5 Drabble Story [PROLOGUE]

5 Drabble Story – Prolog

 

Author                                                           : Shinbidechuw

Title                                                               : 5 Drabble Story – Prolog

Length                                                           : 1-5 Part

Genre                                                             : Friendship, romance, angst

Rating                                                            : Parental Guidance

Cast                                                                :

–       Jung Jinyoung aka Jinyoung (B1A4 Leader)

–       Lee Junghwan aka Sandeul (B1A4 Lead Vocal)

–       Shin Dongwoo aka CNU (B1A4 Rapper)

–       Cha Sunwoo aka Baro (B1A4 Lead Rapper)

–       Gong Chanshik aka Gongchan (B1A4 maknae)

 
   

 

Author POV

 

Di sebuah gedung tua, ,

Hosh, hosh, hosh, hosh, terdengar bunyi nafas yang tersengal sengal dari beberapa orang.

“Hyung, Ottokae? Bagaimana jika mereka mengejar mereka?”

“kita ke ruang rahasia” sahut orang yang tadi disebut sebagai hyung oleh orang tadi.

Mereka langsung menuju ke tempat gelap dan kumuh, tempat terjorok di gedung tua itu, salah seorang dari mereka segera mengeluarkan sesuatu dari sakunya dan membuka pintu masuk ruangan itu.

 

Begitu ruangan tersebut terbuka, kelima namja itu langsung ambruk di sofa panjang yang terletak disisi ruangan tersebut. Berbeda dari ruangan lainnya, ruangan ini lebih besar, lebih bersih walaupun diluarnya sangatlah kotor dan jorok, lebih wangi dan enak dipandang. Letaknya yang terdapat dibawah tanah membuat ruangan ini cukup special bagi mereka yang sering sekali berusaha kabur dari kejaran orang-orang. Bukan, mereka bukan penjahat, ehm, sebenarnya bisa saja di sebut penjahat tergantung dari sudut pandang mana orang yang melihatnya. Hanya saja mereka melakukannya karena, ehm mungkin karena reputasi mereka sebagai penguasa di WM High School. Baru saja mereka merhasil membantai berandalan dari J.Tune High school, tapi sialnya mereka tidak mengerti jika J.Tune berada dibawah kekuasaan JYP High school, maka yang terjadi adalah mereka terus berusaha melawan para berandal dari JYP itu. Tapi karena tenaga mereka telah habis karena baru saja melawan J. Tune, maka mereka berlima memutuskan untuk menghindar kali ini.

 

“kita semakin bahaya sekarang, tidak kusangka mereka ada dibawah bayangan 2PM, jika saja tidak ada mereka, maka kemenangan kita atas MBLAQ tidak akan terkotori seperti ini” ujar seseorang yang sedari tadi sibuk mengobrak-abrik tas yang sedari tadi masih melekat di punggungnya.

 

“sudahlah, itu kita pikirkan nanti, aku haus sekali, Baro-ya, dikulkas ada apa aja?” kata sandeul yang berusaha mengalihkan pokok pembicaran gongchan sedari tadi. Dilihatnya baro yang mendekati kulkas dan menunjukkannya pada seisi ruangan.

 

“Whoa! Siapa yang mengisinya? Seingatku didalam sudah tidak ada apa-apa kecuali bungkus sushi yang kita makan minggu lalu” seru gongchan yang langsung semangat melihat kulkas telah berfungsi sebagaimana mestinya. Tempat makanan.

 

“pelayan Han, membelikannya untuk kita, dia khawatir melihatku semakin kurus” sahut Jinyoung datar. Keempatnya langsung melongo melihat leader mereka. Terbengong-bengong karena ucapannya yang mustahil.

 

“MWORAGO?!?!? hwwakakakaka, kau tidak akan mati karena kelaparan hyung, kita bisa saja meminta makan di warung sebelah” ejek baro yang sekarang sibuk memegangi perutnya yang melilit akibat tertawa terlalu kencang. Akibatnya topi yang selalu melekat dikepalanya jatuh dan dia sekarang kelabakan membetulkan posisi topinya lagi. Sememntara yang lain hanya diam menahan tawa yang sebenarnya akan meledak juga.

 

“diamlah kalian, masih untung aku hanya menuruti apa kata pelayan Han dari pada dia melapor ke aboji, bisa habis aku” jinyoung mulai sebal sekarang. Dari semua orang yang ada diruangan itu. Hanya jinyoung yang bisa dikatakan berlebih di bidang ekonomi. Orang tuanya seorang pengusaha kaya yang jarang sekali berada dirumah, begitu pula ibunya yang harus mengikuti kemana saja abojinya pergi, tradisi dikeluarganya berkata untuk semua wanita diklan keluarganya bahwa suami adalah nomor satu sedangkan anak adalah nomor kesekian yang bahkan bisa dibilang tidak masuk daftar list. Tapi semua itu berubah jika berhubungan dengan yang namanya ahli waris.

 

“pelayan han tidak berusaha mengancammu kan? Aku yakin dia hanya khawatir terhadapmu yang dilihatnya semakin hari semakin jarang ada dirumah” CNU dingin, dia adalah satu-satunya orang diantara mereka yang bisa cepat menguasai keadaan dan selalu melihat dari sudut pandang positif yang terkadang justru dibenci keempat temannya itu.

 

“memang, tapi tidak seharusnya dia terlalu lebay bahkan lari kesini hanya untuk melihat isi kulkas kita” ujar Jinyoung yang kini berwajah semakin kusut karena ucapan CNU yang terkesan membela pelayan pribadi keluarganya itu.

 

“enak dong hyung, kita jadi tidak perlu repot mengurusi perut yang kosong, terus fokus pada penyerangan kita selanjutnya” kata gongchan yang sekarang sibuk mengunyah ayam dimulutnya.

 

“telan dulu makananmu baru berbicara” CNU memotong omongan gongchan. Dari mereka berlima, gongchanlah yang bertindak sebagai ace. Meskipun wajahnya terkesan imut-imut dan sifatnya yang bisa menyulut emosi orang dengan mudah, tapi jika sudah berhubungan dengan fisik, dia adalah ahlinya. Suka sekali membuat orang babak belur akibat keahlian taekwondonya.

 

“untuk saat ini kita masih aman jika kita diam, jangan melakukan penyerangan ataupun hal yang bisa memancing emosi mereka, aku sedang tidak mood untuk berkelahi dengan siapapun” ujar jinyoung sambil memakai jaketnya.

 

“odieyo?” kata sandeul menimpali, dia heran melihat jinyoung yang notabene sangat betah diruangan itu sekarang justru hendak pergi meninggalkan mereka berempat. Padahal mereka tau jinyoung sangat lelah sekali efek dari perkelahian barusan. Penyerangan kali ini justru jinyoung yang menghabiskan banyak lawan. Biasanya itu adalah posisi gongchan, tapi entah apa yang membuat jinyoung bersemangat sekali untuk membuat lawannya jatuh.

 

“mereka pulang hari ini, dan aku tidak mau gedung ini diratakan dengan tanah olehnya” jawab jinyoung datar. Sandeul yang sangat tahu betul apa yang dikatakan jinyoung hanya mengangguk mengerti. Sebenarnya semua tahu apa yang dikatakan jinyoung, hanya saja baro, gongchan dan CNU bersikap cuek malas berurusan dengan keluarga jinyoung yang seenaknya.

 

“aku juga mau pulang, hari ini keluargaku mengirimiku sebuah tablet keluaran baru yang memiliki fitur tercanggih disunia, yang kuketahui sih, fitur kali ini adalah pelacakan khusus yang tidak bisa ditembus alat manapun” seru CNU, sekarang dia berlari menuju pojok ruangan dekat pintu yang bertengger dua sepeda yang tergantung ditembok. Ketiganya yang tersisa hanya memandangi CNU pergi

 

“ada lagi yang mau keluar?” tanya sandeul santai. Baro menggeleng, dia menghampiri lemari es dan mengambil beberapa soda kemudian duduk didepan televisi, memilih kaset game dan memainkannya sendiri.

 

“aku mau keluar sebentar, ada urusan, tapi nanti setelah aku menghabiskan box kelimaku hari ini” kata gongchan yang sibuk mengunyah makanan. Baro yang kaget langsung menoleh melihat gongchan shock.

 

“MWORAGO?!?! itu jatah makan kita berlima!! kenapa kau habiskan sendiri!!” Baro membanting stick PS nya dan menendang kaki gongchan. Sandeul terlalu malas menanggapi mereka berdua memutuskan untuk tidur disofa panjang favorinya.

 

“aish, kau bilang kau bisa minta diwarung sebelah, sekarang aku makan jatahmu kau ribut sendiri, maumu apa?” baro melotot tak percaya dengan apa yang dikatakan gongchan, heran dengan kapasitas perut maknaenya ini.

 

“sudahlah hyung, aku mau keluar, kau bisa tolong aku membereskan remah-remah ayam ini kan? Aku terburu-buru annyeong~” seru gongchan datar dan berlari keluar ruangan. Baro mencak-mencak sebel karena tindakan gongchan yang selalu berhasil membuatnya darah tinggi.

 

-TBC-

 

yap, yap, sebenarnya part ini tidak ada hubungannya dengan jalan cerita, hanya saja sebagai pengenalan tokoh dan latar belakang kehidupan mereka. Part selanjutnya akan membahas kehidupan cinta tiap-tiap member yang tidak terlepas dari cerita prolog ini. Keep wait. ^^

5 thoughts on “5 Drabble Story [PROLOGUE]

Comment please? ( ื▿ ืʃƪ)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s