my wedding [our wedding?] PG-15

Halo, apa kabar readers? saya bawa FF geje untuk menemani malam minggu kalian lagi.. saya harap kalian tidak bosan, lalu membaca dan komen serta menikmati membacanya juga.. Tidak usah saya ingatkan kegajean ni FF dan nampaknya gak nyambung sama judul *gubrakk* Aaah sudahlah, selamat membaca ^^

mywedding_ourwedding

Chaejin pov

Hari ini aku ada di pernikahan teman Kyuhyun adn Ahra eonni, kalian lihat? sekarang dia sedang bernyanyi di depan dengan Ahra eonni yang bermain biola. Aissh~ mereka benar-benar keren. Cho Kyuhyun, kau benar-benar mau pamer padaku hah? okeeeey, kalau aku boleh jujur dia sangat keren, suaranya benar-benar bagus (.___.) dan bagi yang tidak tahu kalau Ahra eonni adalah kakaknya, pasti akan beranggapan mereka pasangan yang serasi.

Pernikahan yang bahagia.. lalu bagaimana pernikahanku dengan si bodoh itu dulu? Entahlah.. saat menikah dengannya aku merasa biasa saja, tidak ada hal yang spesial karena aku dan dia kan dijodohkan. Cih! menyedihkaaaaan…

[flashback]

Aku menatap diriku di cermin, aissh~ sepatu hak ini benar-benar menyebalkan! Tidak bisakah mereka menggantinya dengan sneakers? dan gaun ini.. aisgooo celana jeans bila perlu! Okey, itu adalah hal paling ajaib dalam sebuah pernikahan jika mempelai wanitanya memakai celana jeans dan sneakers. Aku masih tahu diri untuk tidak mengenakannya dalam pernikahanku.

Walaupun aku menikah karena dijodohkan dengan pria yang baru aku kenal seminggu, dan aku tidak atau belum bisa membayangkan kehidupan pernikahanku dengannya nanti, aku berharap pernikahanku ini hanya sekali seumur hidup. Oleh karena itu, lakukan yang terbaik!

Harusnya disaat seperti ini pengantin wanita gugup kan? Aku gugup sih, tapi entahlah.. sepertinya karena aku –kurang dari 1 jam lagi– akan menikah dengan pria yang baru aku kenal sekitar seminggu yang lalu. HAHAHA ini lucu sekali bukan? apakah ini seperti di drama-drama? SANGAT! tapi inilah yang terjadi saat ini (==’)

“Kau menyesal?”

Aku melirik ke belakang dan seorang pria dengan jas hitam menatapku dingin, tapi ada senyuman ingin mengejek diwajahnya. Aissh~ dia terlihat tampan, tapi nadanya ituuuuu.. sangat menyebalkan! Cho Kyuhyun, dia sepertinya pria yang sangat dingin. Bagaimana bisa aku melalui hari-hariku dengannya? uwooooow bisa dipastikan hari-hariku akan sedingin salju.. Okey, itu berlebihan! Lee Chaejin terima nasibmu! Salah sendiri kau tidak pernah punya pacar dan tidak punya pacar saat appa berniat menjodohkanmu.

“Apakah pantas menyesal disaat-saat seperti ini hah? Ck!”

“Tersenyumlah.. aku tidak mau melihat pengantinku bermuka sadis seperti itu di altar!”

“Uwoooow aku sadis lalu kau apa? Aigoo~ bisakah kau berkaca sekarang?”, ucapku sinis.

“Tidak perlu.. aku sudah sangat tampan jadi tidak perlu berkaca lagi! Hahaha~ “, apakah dia tidak terlalu percaya diri walau harus kuakui dia sangat tampan. Tapi tetap saja kan?? aissh~ pria macam apa dia?

Kyuhyun hendak keluar dari ruangan, tapi masih ada hal yang ingin aku tanyakan pada dia sejak awal. Satu lagi yang menyedihkan, aku dan dia belum sempat mengobrol.. eh, hanya sekali! atau dua kali?

“Tunggu sebentar! Kenapa kau setuju menikah denganku hah? Kenapa kau menolak saat kuajak bekerja sama menolak perjodohan ini?”

Kyuhyun diam dan tampak berpikir. Ia berbalik lalu menatapku, “Entahlah, saat aku bertemu denganmu aku merasa sepertinya jika denganmu tidak apa-apa, kita bisa bersahabat! Tidak buruk kan?”

Jawaban macam apa itu??? Itu bukan jawaban yang aku ingin dengar!

“Uwooooow jawaban macam apa itu? kau itu bodoh sekali!”

“Lalu kau ingin aku jawab apa? ‘aah itu semua karena aku jatuh cinta padamu pada pandangan pertama’ kau ingin aku menjawab seperti itu? jangan berharap! Mengingat pertemuan pertama kita, melihat penampilanmu yang sangat berantakan saat itu, apakah mungkin seorang pria sepertiku jatuh cinta pada seorang gadis seperti itu pada pandangan pertama? Aissh~”

Mworago?? memangnya dia pikir dia itu pria seperti apaaaaa? Kau sial sekali Lee Chaejin!

“YAK!!”

“Sejujurnya, aku merasa jika denganmu aku tidak akan pernah bosan.. Sudahlah, aku akan tunggu kau disana calon istriku! HA HA HA”

Dia akhirnya pergi juga.. bocah sialaaaaaaaan!! Eh, tadi imajinasiku saja atau tidak? Dia memiliki tanduk setan di kepalanya.. Tuhaaan lindungi aku! Aaaaaaaaah menyebalkaaaaaaaan!!!

****

Huaaaaaaa rasanya aku hampir gila! Jika aku punya pacar saat ini, aku akan memintanya mengajakku kabur dari sini seperti di film-film. Tapi kalaupun ada, pria itu adalah pahlawan kesiangan karena sekarang aku sudah resmi menikah dengan pria dengan hati sedingin es ini dan menyebalkan.

“Baik, untuk kedua mempelai, silahkan memasangkan cincin di jari manis kalian!”

Kyuhyun memegang jari tangan kananku lalu tersenyum setan menatapku. Apa yang bisa aku lakukan? memandangnya dengan tatapan tak kalah sadis, masa aku kalah dengan pria seperti itu.

Seseorang menyodorkan kotak kecil berwarna merah marun lalu membuka kotak itu. Aku mengambil cincin dengan malas.

“Chaejin, istriku sayang..”

Astagaaaaaaa bulu kudukku merinding mendengarnya berkata seperti itu sumpah! Aku menatapnya garang.

“Cincin yang kau ambil adalah cincin yang harusnya aku pakaikan padamu, bagaimana bisa kau ceroboh hah?”, lanjutnya

“M..Mwo?”

Aku melihat cincin yang aku pegang. Sial! memalukaaaaaaan… aku memberikan cincin yang aku pegang kepada Kyuhyun. Aku tidak berani menatap wajahnya dan wajah para tamuuuu!! Mereka pasti sedang menertawaiku! Kenapa dia mesti mengucapkannya dengan keras hah?? Mukaku pasti sudah merah! bagaimana bisa kau seceroboh itu?

Kyuhyun memasangkan cincin di jari manisku dan dengan cepat aku juga memakaikan cincin dijari manisnya. Aku bersyukur cincinnya tidak jatuh, kurasa akan lebih memalukan jika terjadi hal seperti itu. Benar kan?

“Baiklah.. silahkan kalian berdua berciuman”

Ya Tuhan, ini berarti adalah ciuman pertamaku? ciuman pertamaku direnggut oleh pria yang baru aku kenal seminggu? Aku menatap Kyuhyun dengan tatapan miris semirisnya. Kyuhyun tersenyum setan lalu mendekatkan wajahnya. Aku rasa mukaku panas. Baiklaaah semoga aku tidak reflek melayangkan tinjuku padanya sekarang. Nafasnya membuatku berdebar.

Sejak prosesi tadi, hal inilah yang paling membuatku gugup. Eotteohke??

Kyuhyun memegang kedua pipiku dan mendekatkan wajahnya perlahan, eh. Dia menyentuhkan bibirnya tepat diujung bibirku. Kyuhyun melepaskan ciumannya lalu tersenyum menatapku. Tatapannya bersahabat kali ini.

“Baik, tersenyumlah Mrs.Cho! Cho Chaejin..”, bisiknya

“Jangan sebut namaku seperti itu! namaku jadi aneh!”, ucapku datar.

 [flashback end]

Pernikahan macam apa itu? tidak ada yang spesial kan? setelah menikah dan resepsi, kami berbulan madu, tapi aku dan Kyuhyun menyebutnya liburan gratis. Karena kami berdua menganggap kami adalah sahabat yang sedang liburan gratis walaupun tanpa diduga akhirnya kami memutuskan untuk pacaran. Aaah sudahlah, tidak ada gunanya menyesali keadaan menyedihkan yang sudah mau 3 tahun berlalu.

Tapi kalau dipikir-pikir ini tetaplah lucu, kalian pasti sudah tahu dan bosan mendengar ini. Setelah menikah, aku dan dia berpacaran dulu selama 2 tahun dan saat anniversary kemarin barulah aku dan dia benar-benar ‘menikah’. Jadi kami ini termasuk kategori pengantin baru, jadi aku tidak perlu agak iri dengan pasangan pengantin di depan! HAHAHA aissh, apkah terdengar agak memkasa? (==’)a

Kyuhyun dan Ahra eonni menghampiriku. Kyuhyun duduk lalu meneguk isi gelas sampai habis. Dia pasti menyanyi dengan segenap jiwa raganya. Aigo aigo.

“Chaejin-aah.. bagaimana penampilan kami tadi?”, tanya Ahra eonni

“Keren sekali eonni, kau terlihat anggun sekali! Tapi menipu sekali sebenarnya penampilanmu tadi hahahaha~”

“Mwo? aku ini memang kan anggun hahaha baiklah aku ada urusan, jadi aku akan pulang duluan!”

“Noona kau pulang dengan siapa?”, tanya Kyuhyun

“Dengan suamiku tercinta, dia sudah menjemputku! Kalian mau pulang kapan?”

“Secepatnya!”, jawabku cepat. Aku sudah tidak tahan dengan dress yang aku pakai. Okey, mungkin kalian berkata aku ini berlebihan, tapi aku bisa masuk angin, sungguh! Aku tidak bohong! Dan high heels ini sungguh menyiksaku, menyaksikan proses pernikahan lebih terpuji daripada hanya ikut resepsi saja kan? Jadi kalau pulang sekarang tidak masalah hohoho~

Aku menoel-noel lengan Kyuhyun sambil menunjukan senyum tiga jariku.

****

“Lee Chaejin!”

“Lee Chaejin? aissh.. Wae?”, jawabku malas

“Kita sudah sampai 5 menit yang lalu, kapan kita akan turun? mau sampai kapan kau melamun seperti itu hah? Menyedihkan sekali wajahmu..”

“Jinja? aku tidak sadar! Kenapa tidak bilang maksimal 2 menit yang lalu saat kita sudah sampai hah?”

Aku membuka pintu dan dengan perlahan –karena high heels sialan–. Lee Chaejin, dia tidak menyebutku Cho Chaejin apa karena tidak menganggap aku istrinya ya? Tapi kalau diingat-ingat tadi, dulu aku yang tidak ingin dipanggil begitu karena agak aneh. Cho Chaejin. Aneh kan ya?

“Chaejin-ah, Kau sedang memikirkan apa?”, tanya Kyu saat sedang menunggu lift.

“Ani, hanya sedang bernostalgia tentang pernikahan kita! Tidakah itu sangat lucu?”

“Lucu? jinja? Kalau bernostalgia tentang itu aku hanya merasa aku tidak menyesal menerima perjodohan kita..”, Kyuhyun tersenyum lalu menggandeng tanganku. Aissh~ mukaku panas!

“Karena kau takut bosan? dan kita bersahabat? Cih!”

“Tidak, sejujurnya.. itu karena aku merasa, saat pertama melihatmu, aah aku pasti akan dengan mudah mencintai gadis ini dan akan sulit melepaskan gadis ini nantinya dan aku akan sangat menyesal jika menolak perjodohan kita! HA HA HA aku romantis?”, tanyanya saat masuk ke dalam lift.

“Kata-katamu itu sulit dicerna.. gunakanlah kata-kata yang mudah dicerna manusia!”,  Apa benar seperti itu? Aaah dia hanya mengerjaimu Lee Chaejin! merinding sekali mendengarnya berkata seperti itu. Hiiiiiiii~ buluk kudukku benar-benar merinding!

“Mwo? Ne, Kau itu kan bukan manusia, jadi sulit mencernanya! Bodoh!”

“Kau pikir kau manusia? kau kan babi!! Cih!”

“Ne, aku tuan babi dan kau nyonya babi! Kita keluarga babi, kau puas? Aissh~ kau itu benar-benar menyebalkan! Selalu begitu saat insting romantisku sedang bekerja! Sekali-kali kau bersikaplah normal Lee Chaejin, setidaknya kau berbasa-basi dengan berkata seperti ini  ‘jeongmal? aigoo~ aku mencintaimu yeobo!’ bagaimana?”

ting! Pintu lift terbuka, aku melepaskan genggaman tangannya lalu keluar duluan. Kata-katanya membuatku mual. Membayangkan aku berkata seperti itu? omoooo~ tidak akan pernah!!

“Hoeeeeeek.. kau membuatku ingin muntah Cho Kyuhyun!”

****

Uwooooooow rasanya segar. Aku tadi mandi dan merendam kakiku sebentar  di air hangat dan terasa agak enakan. Aku pasti bisa tidur dengan nyenyak malam ini. Hahahaha~

Aku keluar kamar, Kyuhyun, bocah itu sedang tiduran di kasur. Sebelah tangannya menahan kepalanya, sambil menatapku keluar kamar mandi. Lampu kamar sudah redup, karena hanya lampu tidur saja yang dinyalakan. Aku benar-benar akan tidur nyenyak malam ini! hohohoho~

“Aissh~ Kenapa kau mengenakan piyama yang seperti itu?”, tanyanya. Aku menatap piyama yang aku pakai, ada yang aneh? Ini piyama favoritku, dan piyama ini sama dengan punyanya. Aku kotak-kotak warna ungu dia kotak-kotak warna biru tua.

“Waeyo? kenapa berkomentar seperti itu?”

“Masih berhubungan dengan topik yang tadi, kau tahu? Sepasang kekasih pada umumnya, setelah mereka menikah, lalu mengadakan resepsi, mereka akan berbulan madu. Anggaplah kita baru menikah dan sedang berbulan madu, apa yang akan kau pakai? dan apa yang akan kita lakukan?”

“Aku memakai bajumu, lalu tidur?”, aku menaruh handuk lalu tidur di sebelah Kyuhyun. Tidur membelakanginya saat ini adalah tindakan yang tepat kurasa!

“Mwo? Kau itu benar-benar bodoh!”

“Setidaknya itu yang aku pakai dan yang kita lakukan saat bulan madu, benar kan?”

“Ya Tuhan, aku akui dan aku terima kebodohan istriku ini! Kan sudah kubilang aggaplah kita baru menikah dan berbulan madu seperti pasangan kebanyakan”, Kyuhyun menghembuskan nafas panjang lalu membalikan tubuhku, “Setidaknya kau memakai baju tidur yang sexy, aku tahu kau itu tidak menggoda.. setidaknya dengan berpakaian seperti itu kau pasti akan tampak sangat berbeda! lalu kita..”

Aku menatap Kyuhyun datar, “Mintalah itu pada Tiffany, tetangga kita yang sangat cantik dan sexy itu! dia pasti akan dengan senang hati melakukannya untukmu Cho Kyuhyun-ku yang bodoh! Jangan berharap aku akan mengenakannya di hadapanmu!”

Aku membalikan tubuhku tapi dia menahannya. Menyebalkaaaaaaan! Aku benar-benar lelah!!

“Aissh.. ara ara, aku tidak akan menyuruhmu memakainya! Tapi kau tahu? setidaknya pasangan pengantin baru biasanya melakukan ‘this and that’ benar kan?”, Dia mengecup pipiku lalu menatapku dan tersenyum… evil? Aku tidak suka tatapannya yang agak…. mesum? entahlah!  Melakukan ‘this and that’?? so inggris sekali sih (-___-)

“Yak! Mau apa kau? jangan melakukan hal yang tidak-tidak karena aku lelah sekali Cho Kyuhyun!”, Aku menahan wajahnya yang ada dihadapanku dengan kedua telapak tanganku.

“Siapa yang akan melakukan hal yang tidak-tidak hah?? Kau ini sok tahu sekali! Bagaimana jika aku melakukan hal yang iya-iya hah? bukankah sudah lama tidak? Kau tahu? banyak readers yang menanyakan kenapa kita sudah lama tidak melakukan skinship!”, Kyuhyun lagi-lagi tersenyum evil.

Aku menjitaknya keras. Apalagi itu hah? melakukan hal yang iya-iya? omona~ Cho Kyuhyun bodooooooooh!!!

“Yak!! Disaat seperti ini pun kau masih sempat menjitak kepalaku hah??”

“Kenapa kau membawa-bawa readers? Bodoooh!”

Aku hendak menjitak kepalanya lagi tapi dengan cepat Kyuhyun menahan kedua tanganku lalu mengecup bibirku lembut.

“Lee Chaejin-ku yang sadis, kau tidak tergoda melihatku hah?”, tanyanya dengan ekspresi innocent menyebalkan. Aissh~ rasanya aku ingin melemparkan sendal ke wajahnya yang aneh itu!

“Cho Kyuhyun-ku yang bodoh, kau itu sma sekali tidak menggoda! Lihat tubuhmu yang kurus itu! Hm?”

Kyuhyun menatapku garang, dia sering mengejek tubuhku tapi tidak terima jika tubuhnya diejek (==). Dengan cepat Kyuhyun mencium bibirku, bibirnya yang tebal itu melumat bibir atas dan bawahku berhantian. Aku menutup mulutku dan tidak membalas ciumannya. Bisa-bisa aku malah menikmatinya. Aigoo apa pantas aku berkata seperti itu? memalukaaaan..

“Kenapa kau tidak membalas ciumanku!”

“Perlukah? Apa alasan kita harus melakukan ini sekarang hah?”

“Lalu memangnya apa alasan untuk kita tidak melakukannya sekarang hah?”

Kyuhyun menatapku dan aku hanya bisa memalingkan wajahku. Karena apa? setiap melihat wajahnya dalam jarak kurang dari 10 cm, jantungku akan berdebar lalu wajahku akan memerah! Tidakkah dia itu sangat menyebalkan?

“Baiklah, tapi dengan satu hal, Cho Kyuhyun-ku yang bodoh, aku ng.. ehm, a.aku ingin mendengarmu memanggilku.. Cho Chaejin, sekali saja! Bagaimana? hanya sekali saja!”

Asatagaaaa.. apa yang kukatakan?? Jantungku berdebar-debar, aku harap Kyuhyun tidak mendengarnya. Dia pasti mentertawakan aku! Jujur, hanya sekali itu saja dia menyebutku Cho Chaejin, dan tidak pernah lagi.

Kyuhyun tersenyum, tapi bukan senyuman mengejek atau setan seperti tadi. Dia mengecup pipiku lalu tersenyum lagi. Kesambet apa dia tersenyum semanis itu?? membuatku akan meleleh dalam hitungan menit!

“Cho Chaejin, istriku yang sadis dan bodoh! Ayo cepat balas ciumanku!”

Kyuhyun mengecup pipiku lalu mencium bibirku dan melumatnya pelan. Aku membalas ciumannya yang basah tapi terasa manis. Dengan erat aku merangkulkan kedua tanganku di lehernya dan merasakan jantungku sangat berdebar-debar. Lidahnya kini menari-nari di dalam mulutku, dan aku hanya bisa menikmati permainannya.

Ciuman Kyuhyun turun ke leherku, dia membiarkanku bernafas sebentar, lalu menghisap leherku pelan.. Aissh~ Lee Chaejin! ingatlah.. kau besok harus memakai scraf atau apapun untuk menutupi lehermu.

Sambil terus menciumi leherku, tangan kanannya kini sudah berada diatas kancing piyamaku, dengan cepat aku menahan lengannya.

“Bagaimana jika.. jika kita matikan lampu? kau tahu? ini privasi.. aku tidak ingin ada yang melihat kita!”

“Mwo? aissh~ baiklah, aku tahu! dasar wanita bersyarat!”, Kyuhyun menggapai lampu tidur diatas meja kecil yan ada disebelah tempat tidur.

“Kau bilang apa tadi??”

“Ani.. sudah gelap,  ayo kita lanjutkan!”

[SKInshiP] —-> (read: SKIP *plakk*)

END

Geje? sudah pasti.. typo? banyak hahaha yang pasti segala komentar baik itu kritik dan saran saya terima asal bukan bashing, yang jelas sejujurnya saya akan merindukan komen dari seseorang yang spesial pake telor di setiap ff saya. Okeeey, buat yang minta skinship KyuJin bagaimana? saya emang gak ahli bikin yang begituan, miaan *bow* hahahaha *dilemparkyu**tangkep*

114 thoughts on “my wedding [our wedding?] PG-15

  1. KYUHYUN-AAA MESUM!!!!!!!
    wahahaha chaejin sabar ya pernikahanmu :)) kyuhyunnya bikin kesel banget XD wakakakakakaka~~~
    pendek tapi intinya dapet :)) kereeen~~~~
    wakakakaka tumben chaejin mau ngeladenin kemesuman kyu XD

  2. huhuhuhuhuhuuhuu ff nyaaa kereeeeeeeeen banget ching

    apalagi pas kyu ngmng ” “Siapa yang akan melakukan hal yang tidak-tidak hah?? Kau ini sok tahu sekali! Bagaimana jika aku melakukan hal yang iya-iya hah? ……… ” huahauhaahuahauhauahauhauahauahaaua ngakak aku bacanya

    next nya mana nih ????

  3. annyeong,,, q reader baru nc
    q suka bgt ceritanya
    pi q bingung nc pengen bca dri awal
    ff awal my wedding tc yg jdulnya ap yha??????

  4. hehehehee bilang aja scr simple Kyu kalo pas ktm Chaejin pertama kali udah ada feel kalo Chaejin ntu jodoh lu ckckckck gitu aja rempong bener

Comment please? ( ื▿ ืʃƪ)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s