13 My Lucky Number [part 5]


 

Author                        : Inkania

Main cast        : Kyuhyun Super Junior, Kim Eunri

Support cast   : Lee Hyorin, member Super Junior

Rating             : PG

Genre              : romance

Disclaimer       : ini FF murni dari pikiran author :D dan pernah dipublish di blog pribadiku inkakania13.wordpress.com

 

annyeong :D muncul kembali dengan part 5. Tolong komennya yaa… aku bikinnya lebih semangat kalo ada yang dengan senang hati member komentar di FF ini… oke happy reading ^^

Don’t be a plagiator!

 

 

KYUHYUN POV

          “kau”, ucapnya. Seperti petir menyambarku. Dia mengutarakan perasaannya padaku? Seorang yeoja mengutarakan perasaannya pada seorang namja?

“kau serius?”, tanyaku. Dia menghapus air matanya memakai tangannya dengan kasar, kemudian langsung berlari menuju pintu keluar.

“kau mau kemana Eunri~ah?”, teriakku. Kenapa dia pergi begitu saja? Saat aku akan mengejarnya tiba-tiba seseorang menepuk pundakku.

“apa yang sedang kau lakukan disini? Cepat ganti bajumu. Aku akan mengurus administrasinya. Lebih baik kau di dorm, disini tidak ada yang menjagamu. Aku sudah menghubungi orang tuamu dan mengatakan kalau kau baik-baik saja”, ah ternyata manager hyung.

“gomawo hyung. Aku ganti baju dulu”, ucapku. Badanku masih sakit, besok saja aku bertemu dengan Eunri.

 

EUNRI POV

 

Aku langsung pergi dari jarak pandangnya saat itu juga. Eunri babo! Kenapa bisa-bisanya kau berbicara seperti itu kepada seorang Cho Kyuhyun! Dimana harga dirimu!? Aigoo aku malu sekali! Sudah hampir malam, kuputuskan untuk pulang ke rumah.

“Eunri~ah kau sudah pulang. Tidak mau memeluk eomma dulu?”, Tanya eomma.

“tidak. Aku lelah eomma”

“ya! Kau ini!”, bentak eomma. Mianhe eomma, fikiranku kacau sekali sekarang.

“mana Kyuhyun?”, Tanya appa.

“eh dia sibuk”, elakku. Ah kenapa appa harus menanyakannya?

“dia jarang main kesini. Lain kali ajak dia kesini untuk bertemu appa dan eommamu yang cantik ini Eunri~ah”, ucap eomma. Kenapa sifat eomma seperti Kyuhyun?!

“mungkin besok dia kesini”, jawabku asal kemudian langsung masuk ke kamar. Otakku harus diistirahatkan dari kata ‘Kyuhyun’ setidaknya untuk hari ini. Tapi bagaimana aku bisa lupa padanya kalau kamarku penuh dengan angka 13 seperti ini?!!

 

***

 

Hoamh segar sekali pagi ini. Malam kupaksakan agar mataku menutup, menjauhkan pandanganku dari angka 13 yang kupajang sendiri di kamarku. Terdengar konyol. Ku cek handphoneku. Omo! Tiga belas pesan dan tiga belas misscall! Banyak sekali! Dan kenapa harus lagi-lagi angka 13 sih? Ku buka satu persatu. Semua misscall tertulis dari namja 13, dan sms nya pun semuanya dari namja 13. Kalau begini caranya bagaimana aku bisa lupa padanya? Ku baca smsnya.

 

From: namja 13

‘hey apa kau sudah tidur?’

 

From : namja 13

‘balas smsku’

 

From : namja 13

‘Eunri~ah aku ingin menanyakan sesuatu padamu. Apa kau tadi itu serius?’

 

From : namja 13

‘hey balas smsku!’

 

From : namja 13

‘kau benar-benar sudah tidur?’

 

From : namja 13

‘baiklah selamat tidur’

 

Aku tidak membuka semua smsnya, terlalu malas. Apa dia gila? Dia mengirim smsnya sendiri dan menjawabnya sendiri. Aku benar-benar masih ingat bagaimana dengan bodohnya aku mengatakan hal itu kepada Cho Kyuhyun itu, mau ditaruh dimana mukaku? Aku malu kalau harus bertemu dengannya!

Ku putuskan untuk mandi dan pergi ke kampus. Lagi pula tidak akan ada lagi yang akan mengganggu hidupku di kampus, dia sudah ditangkap polisi. Belum aku mandi, tiba-tiba eomma dan appaku masuk ke kamar ku, membuatku kaget saja.

“Eunri~ah apa-apaan kau ini! Kemarin kau dalam bahaya dan kenapa kau tidak memberitahu kami?”, Tanya eomma.

“iya kenapa kau tidak memberitahu kami? Kami dengar berita kalau Choi Minho yang hampir saja akan appa tunangkan denganmu ditangkap polisi. Dan kami dengar kalau dia itu telah menculikmu kemarin. Apa itu benar?”, Tanya appa.

“ne, itu benar”

“siapa yang menyelamatkanmu Eunri~ah?”, Tanya eomma. Ah kenapa sih eomma harus mengingatkan aku lagi pada Cho Kyuhyun itu?

“Kyuhyun. Sudah aku mau mandi. Sekarang aku sudah tidak apa-apa. Sudah sana eomma dan appa keluar dari kamarku”, ucapku yang mendapat jitakan dari eomma. Kapan kesialanku akan berakhir kalau seperti ini caranya?

“kau tidak sopan sekali! Oh ya kau kemarin bilang kalau Kyuhyun akan kemari hari ini kan? Tepati janjimu”, ucap eomma sambil melangkah pergi dari kamarku diiringi gelengan kepala dari appa. Mwo? Mengajak Kyuhyun ke rumah ini? Bagaimana caranya?! Bertemu dengannya saja aku tidak mau. Ah sudah aku mau mandi.

Setelah mandi aku bersiap-siap dan langsung menuju kampusku memakai mobil kesayanganku. Tentu mobil spesial dengan plat nomor yang spesial juga E 13 K. E untuk Eunri, 13 tentu nomor keberuntunganku, dan K? Kalian jangan berpikiran K untuk Kyuhyun, tapi K itu untuk Kim margaku. Ah Eunri berhentilah memikirkan namja itu! Setelah sampai di kampus, aku memulai lagi aktivitas sebagai mahasiswi normal di kampus. Semoga tidak ada hal aneh lagi hari ini.

“Hyorin~ah aku rindu padamu”, ucapku sambil memeluk Hyorin.

“kau ini kemana saja? Kenapa sekarang baru muncul?”, tanyanya.

“aku ada urusan jadi tidak bisa pergi ke kampus akhir-akhir ini”

“oh.. kau sudah dengar berita kalau Choi Minho pindah keluar negri?”, Tanya Hyorin. Loh? Aku kira dia akan berkata ‘kau dengar berita kalau Choi Minho ditangkap polisi?’.

“belum. Dia pindah? Syukurlah”, ucapku.

“kau ini. Ayo masuk, sebentar lagi kelasnya dimulai”, ajak Hyorin.

“kajja”

 

AUTHOR POV

 

Sudah tiga hari sejak kejadian di rumah sakit itu Kyuhyun dan Eunri tidak bertemu. Bahkan mereka tidak saling berhubungan lewat handphone sekalipun. Siang ini Kyuhyun sedang tidak ada jadwal di dorm, nanti sore dia harus ke Thailand untuk menghadiri acara disana. Tiba-tiba Donghae menghampiri Kyuhyun yang sedang memandangi handphonenya di sofa panjang yang menjadi sofa favoritnya itu.

“Kyuhyun~ah kenapa kau berubah akhir-akhir ini?”, Tanya Hae.

“berubah apanya hyung? Aku masih manusia sampai sekarang”, balas Kyuhyun.

“kau uring-uringan tiga hari belakangan ini. Wae?”, Tanya Hae.

“gwenchana hyung. Sedang banyak pikiran saja”, jawab Kyuhyun.

“kau juga akhir-akhir ini sering begadang”, tambah Hae.

“bukannya tidak aneh kalau aku begadang? Sudah kebiasaanku”, timpal Kyuhyun.

“tapi kau begadang bukan karena PSP mu, tapi handphone mu. Kau seperti sedang menunggu seseorang menghubungi handphonemu. Sekarang saja kerjaanmu hanya memandangi handphonemu itu. Ada apa heh?”, Tanya Hae.

“ah cuma perasaanmu saja”, ucap Kyuhyun.

“kau sedang jatuh cinta?”, Tanya Hae.

 

KYUHYUN POV

 

“kau sedang jatuh cinta?”, Tanya Hae hyung. Jatuh cinta? Memangnya seperti ini rasanya jatuh cinta?

“jatuh cinta? Memangnya orang yang sedang memandangi handphone sepertiku itu tandanya sedang jatuh cinta?”

“ah kau ini belum pernah merasakannya? Kau sedang menunggu seseorang menghubungi handphonemu kan? Dan kutebak pasti orang itu seorang yeoja”, ucapnya. Kenapa dia bisa tahu?

“kenapa kau tahu?”

“mana mungkin kau menunggu handphonemu demi seorang namja. Ku yakin kau masih normal”, katanya. “akhirnya magnae sepertimu jatuh cinta juga”, ucapnya. Magnae sepertiku? Maksudnya apa dia berkata seperti itu?

“memangnya magnae sepertiku tidak boleh jatuh cinta?”

“ah benar dugaanku kau sedang jatuh cinta. Jika kau masih bingung dengan perasaanmu, cobalah kau jauhi orang yang kau sukai itu, bila kau merindukannya itu berarti kau mencintainya”, ucapnya. Aku terdiam mendengar ucapan dari Hae hyung. Film romantis yang suka ditontonnya benar-benar mempengaruhi otaknya dalam hal cinta. Aku langsung teringat pada Eunri. Aku selalu menunggu kabar darinya. Aku tidak berkomunikasi dengannya setelah kejadian di rumah sakit itu dan aku merindukannya. Apa aku mulai suka dengannya?

“siapa orang yang kau sukai?”, tanyanya tiba-tiba.

“kau tahu orangnya hyung”, jawabku.

“siapa? Sungmin hyung?”, tanyanya. Aku langsung mendelik ke arahnya.

“aku hanya bercanda, tatapanmu menyeramkan Kyu. Kau sedang jatuh cinta pada Kim Eunri itu ya? Yang sering kau sebut dengan yeoja gila? Perbedaan antara benci dengan cinta itu memang tipis Kyu”, dia sepertinya mulai menceramahiku dengan pepatah-pepatah cintanya.

“kau tidak akan memberitahu pada member lain kan? Aku bisa diejek habis-habisan oleh mereka”, ucapku. Aku tidak main-main.

“omo! Kau benar jatuh cinta pada Kim Eunri itu?!”, teriaknya. Baru saja aku bilang jangan bilang-bilang pada member lain dan sekarang dia teriak sekeras ini! Kau cari mati hah?!

“jangan teriak hyung nanti yang lain dengar”, bisikku.

“ah aku lupa. Sejak kapan kau menyukainya? Tapi kenapa akhir-akhir ini aku lihat kau jarang bertemu dengannya? Kau sudah mengutarakan perasaanmu padanya?”, tanyanya. Yang ada dia yang sudah mengutarakan perasaannya padaku, tapi setelah itu dia menghilang.

“dia pernah mengutarakan perasaannya padaku waktu aku di rumah sakit. Tapi dia tiba-tiba menghilang”

“mwo? Dia mengutarakan perasaannya padamu? Lalu bagaimana reaksimu?”, tanyanya.

“dia langsung pergi”

“kau temui saja dia dan utarakan juga perasanmu padanya”, sarannya. Ah benar juga kenapa tidak terfikirkan olehku. Aku kan tinggal datang ke rumahnya.

“sudah kau jangan banyak berfikir, temui dia sebelum kau ke Thailand nanti sore. Aku harus ke Taiwan sekarang. Hwaiting!”, serunya lalu pergi. Ah ada benarnya juga kata ikan itu, aku harus menemui Eunri. Aku langsung bersiap-siap sesiap mungkin dan menuju ke rumahnya. Aku pernah melewati rumahnya saat sedang dengan manager hyung dan manager hyung yang memberitahuku kalau itu adalah rumah pemilik perusahaan SPAO. Semoga saja Eunri ada di rumahnya.

 

***

            Akhirnya sampai juga di rumahnya. Rumahnya cukup besar untuk ditinggali oleh tiga orang. Ku parkirkan mobilku dan kupencet bel rumahnya.

“nugu?”, Tanya seseorang. Sepertinya eommanya Eunrin.

“aku Cho Kyuhyun”

“ah kau namjachingunya Eunri ya? Kau tampan sekali. Ayo masuk”, ucap Kim ahjumma. Ah pesonaku belum hilang bahkan dimata seorang ahjumma sekalipun.

“kau ingin bertemu dengan Eunri?”, Tanya Kim ahjumma setelah mempersilakan ku duduk.

“ah ne. aku bisa bertemu dengannya?”, tanyaku langsung.

“dia sedang kuliah. Tapi sebentar lagi dia pulang, biar ku telpon saja dia”, ucap Kim ahjumma.

“ah ne”, jawabku. Semoga Eunri mau bertemu denganku.

 

EUNRI POV

 

Apa-apaan eomma menyuruhku pulang cepat, padahal tadinya aku berniat untuk berjalan-jalan dengan Hyorin. Kubatalkan acaraku dengan Hyorin dan langsung menuju ke rumah. Tapi perasaanku tidak enak.

Sesampainya di rumah, aku melihat sebuah mobil terparkir di depan rumahku. Mobil siapa itu? Ada tamu ya di rumahku? Aku langsung masuk ke dalam rumah.

“aku pulang… eomma ada siapa di dep-“ DEG! Aku terkejut melihat orang yang terlihat dalam jarak pandangku. Dia tersenyum kepadaku. Kenapa dia bisa ada disini?! Mati-matian aku melupakannya tapi sekarang dia malah muncul di hadapanku! Kejadian waktu di rumah sakit itu terngiang-ngiang lagi di pikiranku. Sial!

“ka-kau sedang apa di rumahku?”, tanyaku. Kenapa aku jadi gugup begini.

“aku ingin bertemu denganmu. Tidak boleh?”, tanyanya. Tidak boleh! Kau hanya membuat kinerja otakku kacau Cho Kyuhyun!

“mau apa kau? Cepat bicara aku sedang sibuk”, ucapku ketus.

“aku hanya ingin bertemu denganmu. Kemana kau selama ini?”, tanyanya. Kenapa aku malah makin gugup seperti ini? Dia hanya bertanya Kim Eunri! Kembalikan kesadaranmu!

“a-aku tidak kemana-mana”, jawabku.

“oh begitu”, jawabnya. Kenapa suasana menjadi sangat canggung sih?

“kalian sudah bertemu?”, Tanya eomma yang muncul dari arah dapur. Jadi ini alas an eomma menyuruhku pulang cepat ke rumah?

“Eunri~ah ajak Kyuhyun ke taman belakang saja. Kalian bisa santai mengobrol disana. Sekalian bawa minuman ini. Eomma tinggal dulu ya”, ucap eomma kemudian pergi keluar, kalau tidak untuk arisan paling berbelanja. Aku masih diam di tempat semula tidak bergerak sedikitpun. Ku lihat Kyuhyun yang berdiri tidak jauh di hadapanku. Kenapa dia selalu tampan dengan pakaian apapun yang dipakainya? Dia juga menatapku membuatku bingung harus berbuat apa saat ini. Beberapa kali aku bertemu pandang dengan matanya membuat jantungku bekerja lebih cepat dari bisanya. Aigoo inikah rasanya jatuh cinta?

“Eunri~ah”, panggilnya. Eunri~ah? Dia memanggilku seperti itu sekarang?

“apa?”, tanyaku.

“sampai kapan kau akan berdiri disitu terus?”, tanyanya. Kau berhasil membuatku mati kutu Cho Kyuhyun!

“ah lebih baik kita ke taman belakang saja seperti yang dikatakan eomma”, ucapku dan aku mengajaknya ke taman belakang rumahku.

 

KYUHYUN POV

 

Dia kenapa jadi berbeda padaku? Apa aku berbuat salah padanya? Dia mengajakku mengobrol di taman belakang rumahnya. Taman yang nyaman. Sesampainya disana, dia masih saja mendiamiku.

“Eunri~ah kenapa kau jadi beda padaku?”

“apanya yang beda?”, tanyanya. Masa dia tidak sadar?

“kau mendiamkanku dari tadi. Apa aku berbuat salah padamu?”, tanyaku. Apa ini gara-gara kejadian di rumah sakit itu? Ah kuledek saja dia.

“apa kau sudah mulai waras? Aku lebih suka kau yang dulu. Gila”, ucapku.

“ya! Aku tidak gila Cho Kyuhyun! Kau yang gila!”, bentaknya. Ah nada bicaranya mulai kembali seperti semula.

“nah aku lebih suka kau yang seperti itu. Kau tidak cocok bersikap manis seperti seorang yeoja”, ucapku yang disambut dengan jitakan dikepalaku.

“appo!”

“memangnya aku ini seorang namja? Enak saja kau menyebutku seperti itu!”, teriaknya. Ah Eunri kembali lagi seperti semula. Akhirnya.

“Eunri~ah apa benar yang kau katakan saat di rumah sakit tiga hari yang lalu itu?”, tanyaku. Dia langsung memalingkan wajahnya dariku dan meminum minumannya dengan sedikit tergesa-gesa kalau kulihat.

“bagaimana kalau kita pacaran?”, ucapku sekenanya.

“kan sudah”, jawabnya. Ah dia tidak mengerti maksudku. Dia ini kalau sedang bodoh, bodohnya sangat keterlaluan.

“yang aku maksud kita pacaran yang sesungguhnya, bukan pura-pura”, jelasku. Dia langsung memuncratkan minuman yang sedang diminumnya.

“hati-hati kalau sedang minum”, ucapku sambil menepuk-nepuk punggungnya. Tiba-tiba dia menepis tanganku.

“jangan bercanda saat aku sedang minum!”, bentaknya. Siapa yang sedang bercanda?

“aku serius Eunri~ah. Siapa memangnya yang sedang bercanda?”

“candaanmu tidak lucu”, ucapnya. Dia masih tidak percaya padaku? Ku raih kedua lengannya dan kuarahkan agar dia berhadap-hadapan denganku. Dia sedikit terkejut dengan yang aku lakukan.

“tatap mataku”

 

EUNRI POV

 

“tatap mataku”, ucapnya. Kutatap matanya. Tahukah kau Cho Kyuhyun, menatapmu dalam jarak sedekat ini membuatku tidak berdaya untuk mengambil oksigen satu hirup pun. Semua organ vital yang membantuku tetap hidup serasa berhenti berfungsi. Tahukah aku gila karenamu Cho Kyuhyun?

“bagaimana? Apa kau masih menganggapku bercanda Eunri~ah?”, ucapnya yang sedikit membuatku sadar dari keterpanaanku. Hanya sedikit. Sebagian pikiranku melayang entah kemana. Aku mengangguk. Dia masih mencengkram kedua lenganku lembut dengan kedua tangan besarnya. Sepertinya aku akan ambruk seketika jika dia melepaskannya.

“kau mau menjadi pacarku?”, tanyanya lagi. Aku benar-benar tidak bisa berkata tidak. Ku anggukkan kepalaku dengan sedikit kesadaran yang masih aku miliki. Kulihat dia tersenyum. OMO! Manis sekali! Kemudian dia memelukku. Tidak bisakah dia membiarkanku mengambil nafas sebentar?

“aku sangat senang Eunri~ah! Kau adalah pacar pertamaku”, ucapnya sambil makin mengeratkan pelukannya padaku. Kau mau membunuhku pelan-pelan dengan pesonamu?!

“lepaskan aku, sesak babo”, ucapku.

“ah mianhe”, jawabnya sambil melepaskan pelukannya.

“jadi apa?”, tanyaku. Kim Eunri! Kenapa kau jadi bodoh seperti ini?

“apanya yang jadi apa?”, tanyanya.

“kita pacaran?”

“tentu saja. Kau ingin ku cium?”, tanyanya. Langsung kuambil vas bunga yang ada di meja dan siap melemparkan vas itu ke arahnya.

“ya! Aku sudah menjadi namjachingumu dan kau masih saja semenyeramkan ini! Bersikaplah lebih manis padaku. Kau ingin membuatku geger otak?”, bentaknya.

“kau menjadi namjachinguku bukan berarti kau menjadi kurang ajar padaku”, ucapku.

“ara, aku mengerti. Tenang saja aku akan menjagamu Eunri~ah”, ucapnya.

“lalu?”, tanyaku.

“lalu apanya?”, tanyanya.

“kau datang ke rumahku dan tiba-tiba mengajakku berpacaran. Tidak romantis sekali kau”

“lalu aku harus bagaimana? Membawa sebuket bunga besar untukmu? Memberi cincin? Coklat? Itu menjijikkan Eunri~ah. Aku tak bisa seperti itu. Tapi aku akan berjanji selama aku bisa bahwa aku hanya akan menatapmu dan memastikan kau baik-baik saja dalam ruang pandangku”, ucapnya. Aku menganga mendengar ucapannya. Jangan-jangan yang di depanku ini jelmaannya? Darimana dia mendapatkan kosakata semenakjubkan itu?

“Eunri~ah sudah berapa kali aku bilang padamu kalau aku ini tampan? Kau tak usah sampai menganga begitu saat melihat wajahku”, katanya dengan wajah datar. Langsung kualihkan pandanganku. Aku harus berhati-hati padanya, salah-salah aku bisa kehilangan imageku didepannya.

“aku benci padamu Cho kyuhyun”

“kau tidak mungkin benci padaku karena kau telah menerimaku menjadi pacarmu”, ucapnya. Ah kenapa sifatnya kembali lagi seperti semula? Baru saja dia membuatku terpukau.

“terserah kau saja”, ucapku sambil melangkah masuk kedalam.

“kau mau menemaniku jalan-jalan?”, tanyanya.

“kemana?”, tanyaku.

“ayolah ikut saja denganku”, memangnya dia mau membawaku kemana?

“tunggu aku ganti baju dulu”, ku gerai rambutku kemudian aku ganti baju dengan baju yang biasa aku pakai. Tak jauh dari celana jeans dan kaos oblong favoritku. Dipadu dengan jaket berwarna biru plus syal putih dileherku.

“ayo”, ucapku. Tapi dia malah melihatku dari ujung kakiku sampai ujung rambutku. Aku risih sekali dilihat seperti itu.

“kenapa? Aku cantik?”, tanyaku.

“penampilanmu buruk. Tapi baguslah, jadi tidak ada namja lain yang akan melirikmu”, katanya. Aku hampir saja akan melayangkan sepatuku padanya saat itu juga, tapi kuurungkan niatku setelah eommaku datang.

“kalian mau kemana?”, Tanya eommaku.

“ahjumma aku akan mengajak Eunri jaan-jalan hari ini”, balas Kyu.

“ah baiklah, hati-hati”, jawab eomma. Kemudian aku pergi. Dia nekat sekali tidak memakai topi ataupun masker. Bagaimana kalau tiba-tiba ada wartawan yang mengenalinya? Dia membukakan pintu mobilnya untukku dan aku pun masuk.

“kau tidak takut akan ada yang mengenalimu? Biasanya kau mati-matian menutupi identitasmu, kenapa sekarang kau terang-terangan begini?”, tanyaku.

“kau tenang saja. Ada wartawan yang memergoki kita pun tidak masalah bagiku, kau kan pacarku”, jawabnya enteng. Lalu dia membawaku ke suatu tempat yang tidak asing bagiku. Sungai Han. Tiba-tiba aku ingat orang itu lagi. Lupakan dia Kim Eunri! Dia masa lalumu! Lihatlah Cho Kyuhyun yang sudah jelas ada di hadapanmu.

“hey sungainya di sebelah sana. Kau mau memarkir mobilnya dimana?”, tanyaku setelah sadar dia terus saja memajukan mobilnya menjauhi sungai Han.

“aku punya tempat yang ingin kutunjukkan padamu”, katanya. Ya sudah aku hanya mengikutinya. Kemudian sampailah di tempat tujuan yang ia maksud. Aku turun dan dia menunjukkan sebuah tempat yang… OMO! Indah sekali! Sepanjang sejarah aku pergi ke sungai Han aku baru tahu bahwa ada sisi lain dari sungai Han yang menakjubkan seperti ini. Dan tempat ini kelihatannya sepi, oh pantas dia tidak memakai penyamarannya.

“kau suka?”, tanyanya. Aku mengangguk.

“aku sering datang kesini kalau aku sedang banyak pikiran”, katanya. “tapi aku tidak bisa lama-lama disini sekarang, sekitar dua jam lagi aku harus ke Thailand”, ucapnya.

“pergi lagi? Memangnya tidak lelah terus pergi dari satu tempat ke tempat lainnya?”, tanyaku.

“kau cemburu dengan scheduleku? Sepertinya tidak perlu”, ucapnya. Siapa yang cemburu hah?

“tidak”, jawabku. Kemudian kudengar dia mengehembuskan nafasnya pelan.

“aku kan sudah mengenal keluargamu. Lain kali kau harus bertemu dengan appa, eomma dan noonaku”, katanya. Dia punya seorang kakak?

“kau punya kakak perempuan?”

“Ne. Kapan-kapan kuajak kau bertemu dengannya”, kata Kyuhyun.

“kalau aku boleh tahu siapa nama kakakmu?”, tanyaku.

“Ahra, Cho Ahra”, balasnya. Aku tersentak mendengarnya. Nama itu, nama itu kan…

 

***

TBC

Ah gak seru banget part ini T_T.. mian ya kalau part ini kacau, hiks… hiks… terimakasih buat readers yang mau tetep baca… komennya jangan lupa :D *hug*

19 thoughts on “13 My Lucky Number [part 5]

  1. ayeeey~ akhirnya keluar juga part 5 nyaa~~ kenapa thor?! kenapa cho ahra thor! (sengaja di ulang biar makin panik – -‘) ah bikin penasaran aja. o iya thor, kyu nya kurang menyebalkan thor *maaf* maafkanlah readersmu yang banyak maunya ini thor. semangat ^ ^

  2. mian br meninggalkan jejak chigu^^
    waah *langsung nyosor aja* jd arwah penasaran ni thor jgn-jgn cho ahra onnienya kyu itu cwe yang ngerebut pcrnya dulu??
    ditunggu aja deh next partnya jgn lama ya thor

  3. kyu nya romantiss tapi ttp evil…..
    ad apa dgn ahra onnie ???

    ditunggu chinggu next partny…
    can’t wait ………

  4. .nahh, ini sepertix noona nya kyu ada apa apa sama eunri.
    :?
    .gaya pacaranx kyu ngegemesin deh.
    .haha, :D.nahh, ini sepertix noona nya kyu ada apa apa sama eunri.
    :?
    .gaya pacaranx kyu ngegemesin deh.
    .haha, :D

  5. mian ya telat comment nyaaa.. aku bnr2 nunggu nih ff.. jd baca ulang2 trs cepet ya lanjutaannya.. sangat penasaran haha :D

  6. kyuu..
    trnyta kmu g’ gengsi” amat ama prsaan kmu ya? hahahahah,, bgus2 anak baik #plak!
    eh,, tpi knpa dgn ahra onnie?? wah,, mngkinkah mnyngkut dgn msa lalunya eunri??
    hmm.. okeeh d tggu aja klanjutan.a thor..
    hehe ^^

  7. Ikh~ poster’a baru,, unyu kyupa :)
    Ttp ga mw jujur! Kyu kyu =.= *leng geleng*
    Tp ttp so sweet ^_~
    Hoooaaahh,, ahra noona syelalu ada skrg d tiap ff kyu [o-0]
    But what happen?!

    LANJUUTT!!

  8. Aih~ ‘pernyataan cinta’nya Kyunnie-ku romantis~
    Iya banget itu si Kyu-nya ga mau jujur-_- tp kok sama aku jujur2 aja ya?._. *plak*

    Aiiihh, penasaran>< lanjutkan lagi yah :3

  9. Annyeong disini aje commentnya lanjutin critanya,nape kenal ahra kyknya orang ketiga dengan namja yg ktemu d paris #ST banget ya hehehe
    jadi da konflik lagi nih seneng teruskanlah

  10. kenapa ci para author tuch ngepost kelanjutannya lamaaaaaasaaaaaaaaaaaaaa bangetz.. pahal q udah penasaran banget dech,,,,!!
    *maksa,, kekeke,,,

Comment please? ( ื▿ ืʃƪ)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s