Story About Us [part 2]

Author                        : Han RanRan

Rating             : All ages

Cast                 : Lee Donghae (Donghae),Lee Hyukjae (Eunhyuk)

Genre              : Romance, Hurt,Friendship 

Disclaim          : This FF 100% belong to me. DON’T BE A PLAGIATOR

Type                : Continue

 

Annyeong,chingudeul :D

Semoga part 2 ini tidak mengecewakan kalian. Mian yaa chingu lama updatenya. Adakah yang menunggu FF Ini? #plaak. FF ini ASLI hasil pemikiran abal saya. 100% belong to ME.  DON’T FORGET TO COMMENT AND LIKE YAAA CHINGUUU J

Kamshahimda chingu *deep bow

HAPPY READING :)

***
Saat cinta dan persahabatan dihadapkan pada dua pilihan manakah yang akan kau pilih? 

Ini hanya kisah tentang kami. Tentang rasa sakit,penghianatan, persahabatan dan cinta itu sendiri.

 

-DONGHAE POV-

Saat aku menolehkan wajahku kebelakang untuk mengucapkan terimakasih pada namja itu. Aku merasa tidak asing dengan wajah namja itu. Waktu 9 tahun tidak akan bisa membuatku melupakan wajahnya. Aku sangat mengenalnya. Dia sahabatku sebelum aku pindah ke kota Jeolla ini. Dulu kami sering menghabiskan waktu bersama. Tampaknya namja itu juaga mengenaliku. Aku tidak menyangka akan bertemu lagi dengan sahabatku.

“Kau Donghae kan? Sahabatku di Mokpo ?” tanya namja itu yang sama terkejutnya denganku

“Ini benar kau? Eunhyuk-ah? Aku tidak menyangka akan bertemu kau lagi di sini,” tanyaku sambil memeluknya.

“Ternyata kau tidak melupakanku Donghae-ah,aku benar-benar merindukanmu,kau banyak berubah Donghae-ah. Hahaha,” jawabnya sambil terkekeh.

Ya akhirnya setelah 9 tahun tidak bertemu sahabatku di Mokpo aku kembali bertemu dengannya. Dia Lee Hyukjae atau lebih sering dipanggil dengan Eunhyuk. Sebelum aku pindah ke kota ini aku bersahabat dengannya. Bisa dibilang kami cukup dekat. Hampir setiap hari kami bermain bersama.

“Donghae-ah,kau mengenal namja ini?” tanya Ahra sambil menyenggol tanganku

“Ne,aku mengenalnya. Dia sahabatku di Mokpo dulu Ahra-ya,” jawabku

-DONGHAE POV END-

***

-EUNHYUK POV-

“Ne,aku mengenalnya. Dia sahabatku di Mokpo dulu Ahra-ya,” kudengar Donghae menjawab pertanyaan dari yeoja disampingnya

Jadi nama yeoja itu Ahra. Nama yang cantik sesuai dengan pemiliknya. Aish apa yang sedang kupikirkan. Kenapa aku penasaran sekali dengan yeoja itu.

“Lee Hyukjae imnida. Kau bisa memanggilku Eunhyuk. Ya,aku sahabat Donghae ketika di Mokpo dulu,” kataku sambil tersenyum

“Han Ahra imnida,kau bisa memanggilku Ahra Eunhyuk-ssi,” jawabnya sambil tersenyum

Tunggu senyum itu. Aku kenal senyum itu.  Tapi dimana? Apakah sebelumnya aku pernah bertemu dengan Ahra?

“Eunhyuk-ah sedang apa kau disini? Kau sudah tidak tinggal di Mokpo lagi? “ tanya Donghae membuyarkan lamunanku

“Aku sekarang pindah di sini Donghae-ah. Aku tinggal bersama halmoniku sekarang,”

“Wae?” tanya Ahra padaku

“Aku sudah tidak punya siapa-siapa lagi di Mokpo,dan yah akhirnya aku tinggal di sini bersama Halmoni,” jawabku sedih

“Mianhe,aku tidak bermaksud mebuatmu sedih Eunhyuk-ah,” kata Ahra

“Ne,gwenchana Ahra-ya,” jawabku sambil pura-pura tersenyum

Ya kini aku tinggal bersama halmoniku. Orang tuaku telah meninggal akibat kecelakaan sebulan lalu. Karena tidak mempunyai siapa-siapa lagi di Mokpo maka aku mengikuti halmoni. Dan kini aku tinggal di Jeolla. Aku sama sekali tidak menyangka jika bertemu dengan Donghae. Sejak dia pindah ke Jeolla kami sama sekali tidak berhubungan.

“Maafkan aku Eunhyuk-ah aku tidak menghubungimu sejak aku pindah ke sini. Aku benar-benar tidak bermaksud untuk melakukannya. Dan jangan pernah berpikir aku melupakanmu,” kata Donghae seakan bisa membaca pikiranku

“Haha gwenchana Donghae-ah,aku mengerti,” jawabku

“Aku pikir kau akan marah padaku Eunhyuk-ah,oh ya kau sekarang bersekolah dimana?” tanya Donghae sambil mengajakku duduk di taman

“Besok aku mulai  bersekolah di Jeolla Senior High School,” jelasku padanya

“MWO? Jinjja? Berarti kau satu sekolah denganku dan Donghae sekarang,” seru Ahra sambil membulatkan matanya

“Ne,aku juga tidak menyangka,kalau begitu sampai jumpa besok Ahra-ya Donghae-ah aku permisi dulu,” kataku sambil memamerkan gummy smile-ku

“Ne Eunhyuk-ah. “

 -END EUNHYUK POV-

***

-AHRA POV-

Ini sudah ke seratus kalinya Donghae membuatku kesal. Sebenarnya apa yang ada di pikirannya? Kenapa dia begitu menyebalkan. Tetapi tetap saja aku memaafkannya. Apakah karena aku terlalu

menyukainya? Aku rasa kata suka kurang tepat jika menggambarkan perasaanku. Mungkin lebih tepat dikatakan jika aku mencintainya. Ya,mencintai sahabatku sendiri. Tetapi aku memilih untuk menyimpan rasa ini. Mempertahankan persahabatanku dan Donghae. Aku tidak ingin merusak persahabatanku dengannya. Hanya karena perasaan ini. Apakah kalian kira menyembunyikan perasaan terhadap sahabat sendiri itu hal yang mudah. Ini hal tersulit yang aku lakukan ketika melihatnya didekati yeoja-yeoja cantik dari SMA kami.

Dan sekarang aku dan Donghae sedang berada di toko buku  untuk mengganti komikku yang telah dirusakkannya. Untung saja tadi aku bertemu dengan Eunhyuk dan memberikan komiknya padaku. Kalau tidak ada dia mungkin aku harus mencari komik ini sampai ke Seoul hanya untuk mendapatkannya kembali. Eunhyuk adalah sahabat Donghae dulu sewaktu di Mokpo. Tapi aku rasa aku pernah bertemu dengannya. Aku tidak tahu apa ini sekedar perasaanku saja atau memang aku pernah bertemu dengannya. Aku tidak menyangka dia akan bersekolah di SMA yang sama dengan kami. Dan aku rasa dia orang yang baik. Buktinya tadi dia memberikanku komiknya. Dan OMO senyumnya aku menyukai gummy smile-nya. Seakan mengingatkanku pada sesuatu. Tapi apa?

-END AHRA POV-

***

-EUNHYUK POV-

Akhirnya aku bersekolah kembali. Setelah kematian eomma dan appa aku rasa aku tidak mempunyai semangat lagi untuk meneruskan pendidikanku. Tapi setelah halmoni memberiku nasihat aku berniat kembali untuk melanjutkan pendidikanku demi eomma dan appa. Dan disini lah aku sekarang. Jeolla Senior High School. Aku rasa aku tidak menyesal memilih bersekolah disini. Aku dapat bertemu kembali dengan Donghae dan Ahra. Ahra. Kenapa nama itu terlintas dipikiranku padahal aku sama sekali belum mengenalnya.
“Yak Lee Hyukjae,ayo saya antar ke kelasmu,” kata seongsenim menyadarkan lamunanku

“Ne,seongsenim,” jawabku

Aku harap aku dapat sekelas dengan Donghae ataupun Ahra. Bagaimanapun mereka teman pertamaku disini. Jadi akan lebih mudah untukku jika sekelas dengan mereka.

“Yak perhatian anak-anak. Kalian akan mendapatkan teman baru. Pindahan dari Mokpo. Hyukjae-ssi silahkan perkenalkan dirimu,” kata seongsenim setelah mengantarkanku ke kelas

“Ne seongsenim. Annyeonghaseyo Lee Hyukjae imnida. Kalian bisa memanggilku Eunhyuk,” kataku sambil tersenyum

“Hyukjae-ssi silahkan duduk disebelah Donghae-ah,”

“Kamshahamida seongsenim.”

Ternyata tuhan mendengar doaku. Aku sekelas dengan Donghae. Segera aku menuju tempat dudukku dengannya. Kulihat Donghae tersenyum kepadaku.

“Aku tidak menyangka bisa sekelas denganmu Eunhyuk-ah,” katanya sambil merangkulku

“Aku juga tidak menyangka Donghae-ah,ternyata tuhan mendengar doaku. Aku tadi berharap bisa sekelas denganmu. Aku merindukanmu Donghae-ah. Haha,” kataku sambil tertawa

“Nado,Eunhyuk-ah. Nanti sepulang sekolah aku ajak kau ke tempat favoritku dan Ahra,”

“Ne,Donghae-ya,” balasku

Tempat favoritnya dan Ahra? Apa Ahra itu yeoja chingunya Donghae. Beruntung sekali Donghae mempunyai yeoja chingu seperti Ahra. Aish kenapa akhir-akhir ini aku sering memikirkan yeoja itu. Lebih baik aku memperhatikan seongsenim daripada terus-terusan berkutat dengan pikiranku.

-EUNHYUK POV END-

***

-AUTHOR POV-

Terlihat 3 orang di pinggir pantai. Menikmati desiran ombak sembari berbaring mentap awan.

“Jadi ini tempat favoritmu dan Ahra,Donghae-ya?” tanya seorang namja dengan rambut coklatnya

“Ne,ini tempat favoritku bersama fishy pabbo ini Eunhyuk-ah,” jawab yeoja disampingnya

“Yak apa-apaan kau memanggilku fishy pabbo. Kau yang pabbo,” balas namja berambut pirang disebelah yeoja itu

“Haha. Aku rasa aku juga menyukai tempat ini,Donghae-ah. Tempat ini begitu nyaman dan damai. Aku dulu juga pernah kesini. Bersama eomma dan appa,” terlihat rona kesedihan pada wajah namja berambut coklat itu

“Ah mian Eunhyuk-ah aku tidak bermaksud membuatmu sedih,” kata namja berambut pirang

“Ne,jangan sedih lagi ya Eunhyuk-ah sekarang kau punya kami. Mulai sekarang kami temanmu Eunhyuk-ah,” tambah yeoja disampingnya sambil memperlihatkan lesung pipinya

“Gomawo Donghae-ah,Ahra-ya telah menghiburku,emh bolehkah aku bertanya sesuatu pada kalian?” tanya namja berambut coklat

“Ne,tentu saja Eunhyuk-ah,” balas namja berambut pirang disampingnya

“Emh,apakah kalian sepasang kekasih?”

“MWO? Tentu saja tidak Eunhyuk-ah. Kami ini hanya bersahabat,”jawab namja berambut pirang dan yeoja disampingnya bebarengan

“Haha,kalian terlihat seperti kekasih,” balas namja berambut coklat itu

“Tentu saja tidak Eunhyuk-ah,” kata yeoja disampingnya sambil tertawa

Dan semenjak saat itu Eunhyuk memasuki lingkaran persahabatan Ahra dan Donghae. Memberi warna pada persahabatan mereka.

-AUTHOR POV END-

***

-DONGHAE POV-

Semenjak kepindahan Eunhyuk ke Jeolla persahabatan kami semakin bewarna. Eunhyuk banyak mengajari kami pelajaran yang tidak kami kuasai. Dia tergolong siswa yang cerdas. Seringkali aku dan Ahra menginap di rumah Halmoninya ketika ulangan umum tiba. Eunhyuk ternyata cepat sekali akrab dengan Ahra. Entah mengapa beberapa bulan terakhir ini tatapan Eunhyuk pada Ahra berbeda. Tidak seperti tatapan seorang sahabat atau teman. Tatapannya sama seperti tatapanku. Tatapan seseorang yang menyukai sahabatnya.

Dan aku juga melihat tatapan yang sama dari Ahra. Apakah dia juga menyukainya. Aku juga tidak tahu. Yang aku tahu hanya rasa sakit di hatiku ketika melihat mereka bersama. Apakah ini yang dikatakan cemburu? Seperti inikah rasanya ?

Pikiranku kembali ke kejadian beberapa hari lalu

Flashback

“Donghae-ah kau tidak ikut pulang bersama?” tanya Eunhyuk padaku

“Shirro,aku masih ada urusan. Kalian pulang saja duluan,” jawabku

“Arasso,kami pulang duluan ya Dongahe-ah,” kata Ahra memerkan lesuk pipitnya

“Ne,”

“Kalau begitu,kami duluan ya Donghae-ah,”

Belum lama aku berbalik meninggalkan mereka,aku mendengar sebuah teriakan. Itu teriakan Ahra. Aku lihat dia terpeleset dari tangga. Ternyata sifat cerobohnya belum juga hilang. Aku pun berlari untuk menolongnya. Namun aku terlambat,ada Eunhyuk disampingnya.

“Ahra-ya,apakah kau baik-baik saja?” terdengar nada khawatir pada suara Eunhyuk

“Aish,kakiku. Aku tidak bisa berdiri,” terdengar nada kesakitan pada suara Ahra

“Aish kau ini,ceroboh sekali Ahra-ya. Aku rasa kakimu terkilir. Sudah ayo aku gendong,”

“Mian Eunhyuk-ah aku memang ceroboh. Hiks. Aku memang seorang yeoja pabbo Eunhyuk-ah,”

“Sudahlah jangan menangis, Ahra-ya. Jebal. Karena itu akan membuatku sedih,” Kata Eunhyuk sambil menghapus airmata Ahra

“Ne Eunhyuk-ah,aku tidak menangis lagi. Lihat aku tersenyum sekarang,” kata Ahra

“Kau tahu,aku sangat suka melihatmu tersenyum Ahra-ya. Aku sangat menyukai senyumanmu,Sekarang ayo aku gendong. Tidak mungkin kau bisa berjalan. Itu akan membuat kakimu tambah sakit” kata Eunhyuk lagi

“Gomawo,Eunhyuk-ah,” balas Ahra tersenyum

Dari balik tangga aku melihat kejadian itu semua. Entah kenapa dadaku terasa sakit. Senyuman Ahra pada Eunhyuk tadi berbeda dengan senyum-senyum sebelum yang dia berikan kepadaku atau orang lain. Senyuman itu. Dan aku mulai menyadari satu hal. Aku mulai kehilangan Ahra.

-DONGHAE POV END-

***

-EUNHYUK POV-

Semenjak aku tahu bahwa Ahra dan Donghae tidak ada hubungan apa-apa. Aku mulai mendekati Ahra. Aku menyukainya sejak pertama kali kita bertemu. Senyuman Ahra mengingatkanku pada cinta pertamaku ketika aku berusia tujuh tahun. Seseorang yang sampai saat ini masih aku cari.

“Hei Eunhyuk-ah kau melamunkan apa?” tanya Donghae sambil berpura-pura memukul lenganku

“Aku memikirkan seseorang Donghae-ah,”

“Siapa? Apa orang itu Ahra?” tanya Donghae lagi

“Ne,kau benar. Aku rasa aku mulai menyukainya Donghae-ya,” jawabku jujur

“Aku sudah tahu Eunhyuk-ah aku bisa mengetahuinya dari wajahmu,haha” tanya Donghae sambil tertawa. Tapi entah kenapa tawa barusan terdengar hambar. Bukan tawa Donghae yang biasanya.

“Aish. Ternyata aku gampang sekali di tebak ya Donghae-ya. Apakah wajahku sepolos itu? Haha ,” kataku sambil tertawa

“Eunhyuk-ah jangan sekali-kali kecewakan dia ya,dia adalah orang terpenting bagiku setelah orang tuaku,” kata Donghae dengan nada yang berubah serius

“Percaya padaku Donghae-ah aku tidak akan mengecewakannya. Bolehkah aku bertanya satu hal padamu?” tanyaku padanya

“Ne,” katanya sambil melihatku

“Apakah kau menyukai Ahra Donghae-ya. Aku mohon jawablah dengan jujur,” kataku hati-hati

“Aku……………….

TBC/END

 

Yak,akhirnya selesai juga part 2 ini. Gimana menurut kalian? Abal-kah? Semakin membosankan? Atau semakin Gaje.

Oh yaa chinguu makasih buat yang udah comment di prolog and part 1 kemarin. Kamshahamida chinguuu J

Saya harap respon dan commentnya lagi yaa chingu ^^ v

Comment dari kalian sangat berarti buat saya,karena itu menandakan bhawa FF saya di respond dan saya semangat untuk menulis lagi . Hehe #lebay

So,DON’T FORGET TO COMMENT AND LIKE YAAA CHINGUUU :D

Kamshahamida *deepbow :)

 

 

 

4 thoughts on “Story About Us [part 2]

  1. tiba! Akhirnya ffnya tiba! Lama bgt updatenyaaa haha
    Blh jujur? Sebenarny menurut ak yg part ini g sebagus yg kemaren2. Tp pas tbc nya, huwoho jd tetep pengen baca lanjutanny ^^
    Paling ngena pas donghae blg, “ak mulai kehilangan ahra”
    Jreeeeeng! Lgsg sedihlaaaah
    Lanjut ya! :)

  2. kereen chingu..
    penasaran si ahra sma siapa..
    req ya thor, sma eunhyuk ajaa… hehehe…*maksa*

    lanjut thor…

Comment please? ( ื▿ ืʃƪ)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s