True Love [part 7]

Author           : Eunhaekyu

Main Cast       : Super Junior Lee Donghae, Choi Hye ri, Super Junior Cho Kyuhyun

Support Cast  : Super Junior Eunhyuk, Super Junior Leeteuk, Super Junior Ryeowook, Super Junior Heechul, Super Junior Siwon, Shin Hyun Hee, Jessica SNSD, Member Super Junior.

Genre : Romance, Love, Friendship, Commedy

 

 

Donghae’s POV

Waktu sudah menunjukan pukul 1 Dini hari. Aku terjaga dari tidurku. Padahal aku baru tertidur beberapa jam yang lalu. Mungkin karena hari ini jadwalku sangat padat sehingga aku tertidur saat menjaga Hye ri.

 

Aku mengucek kedua mataku dengan perlahan. Kenapa ada air mata? Apa aku menangis? Aku tidak menyangka kalau aku memang benar – benar menangis. Aku kira hanya di mimpiku yang aneh tadi aku menangis.

 

“Aneh sekali!“ pikirku

 

Aku hari ini memang tidak pulang ke dorm. Aku sengaja ingin menjaga Hye ri. Kebetulan jadwalku besok tidak terlalu padat dan baru dimulai jam 11 siang. Aku melirik yoeja yang sedang tertidur di hadapanku. Tangannya yang mungil itu juga masih ada di genggamanku. Sepertinya aku tertidur sambil menggenggam tangannya. Aku mengecup keningnya sekilas dan tiba – tiba saja tangannya bergerak. Aku tersentak lalu kembali menatapnya.

 

“Jaggi, k…kk….kau sudah sadar?“ kataku agak terbata – bata.

 

Aku berlari keluar kemudian berteriak – teriak memanggil perawat. Aku senang dan gugup. Saking gugupnya aku sampai tidak ingat bahwa aku hanya perlu memencet tombol panggilan untuk memanggil dokter atau perawat.

 

Dokter Lee masuk dengan diikuti beberapa perawat di belakangnya. Dan aku juga mengikutinya di belakang para perawat itu. Aku senang karena ini adalah rumah sakit Siwon. Karena dengan kebijakan yang dibuat oleh Siwon tersebut Dokter dan perawat yang menangani Hye ri adalah Dokter dan perawat khusus hanya untuk Hye ri. Jadi mereka selalu ada untuk Hye ri.

 

Dokter Lee memeriksa Hye ri dengan teliti. Begitu pula dengan para perawatnya. Mereka mencatat perkembangan Hye ri dengan cermat. Aku yang gugup hanya bisa berdiri agak menjauh dari nya agar tidak mengacaukan konsentrasi Dokter Lee.

 

“Chukkae Lee Donghae~ssi. Keadaan Nona Hye ri sudah stabil sekarang. Dia sudah terbebas dari masa kritis” kata dokter Lee itu padaku

 

“Jinjjayo? Ahh kamsahamnida Dokter Lee. Jeongmal kamsahamnida karena sudah menyelamatkan Hye ri“ kataku sambil membungkuk pada Dokter Lee

 

“Gwenchana Lee Donghae~ssi. Itu adalah tugas saya sebagai dokter. Ah iya tapi dia masih harus dirawat disini sampai kondisinya benar – benar pulih. Saya permisi dulu“ dokter Lee membungkuk kemudian pergi meninggalkan ruangan ini.

 

Aku yang sangat senang itu langsung duduk disamping Hye ri kemudian mengecup keningnya. “Jaggiya. Gomawo sudah mau kembali kepadaku. Bagaimana perasaanmu Jaggi? Jeongmal bogosshippeo“ ucapku sambil menggenggam tangannya.

 

“aiisshh. Kau ini aneh sekali. Naddo Bogosshipda. Jangan menangis. Kau itu cengeng sekali seperti seorang yoeja” katanya sedikit penuh penekanan meskipun masih sangat lemah. Aiisshhh aku senang dia kembali seperti ini. Setidaknya ini adalah sifat aslinya. Jadi sebentar lagi pasti dia akan segera sembuh.

 

Kyuhyun’s POV

Aku baru selesai latihan vokal dengan grup SuJu KRY. Aku seperti biasa datang diam – diam menjenguk Hye ri. Karena aku yakin Hyung akan menjaganya setiap malam. Yaahhh walaupun hanya melihatnya dari kaca pintu namun aku sudah sangat senang. Setidaknya aku melihat keadaannya baik – baik saja.

 

“Jadi dia sudah siuman? Syukurlah, setidaknya hal itu bisa membuat Hyung dan para member lain tenang” aku melihatnya dari jendela seperti biasanya. Dan hatiku tiba – tiba bergemuruh. Aku melihat Hae Hyung sedang mengobrol dengan Hye ri dan… dan… menggenggam tangannya dengan penuh kasih sayang. Seandainya saja aku datang lebih dulu dikehidupannya, pasti aku yang sekarang ada di sampingnya.

 

“aiisshh apa yang kau fikirkan Kyu? Kau harus melupakannya segera“ kataku menyadarkan diri. “lebih baik kesini besok saja“ aku memutar tubuhku dan berjalan menjauhi pintu itu. Aku segera menuju ferarri hitamku dan mengemudikannya dengan cepat menuju dorm.

 

***

Keesokan harinya

Aku berjalan memasuki lorong rumah sakit dengan santai. Aku memegang sebuah amplop berwarna biru muda yang beberapa hari yang lalu dititipkan oleh Jong Hun. Namja itu sepertinya benar – benar menyesali perbuatannya, karena aku sudah tidak pernah melihatnya menganggu Hye ri lagi.

 

Aku masuk ke ruangannya tanpa mengetuk pintu dan aku melihatnya sedikit terlonjak kaget karena kedatanganku.

 

“YAKK, Kau itu tidak sopan sekali. Ketuk pintu dulu sebelum masuk“  sungutnya padaku. Aigoo cepat sekali pulihnya. Baru kemarin malam siuman dan sekarang sifat bawel dan judesnya itu sudah muncul kembali. Aku sangsi, apakah dia benar – benar sempat tidak sadarkan diri selama satu minggu lebih? Jangan – jangan dia Cuma pura – pura saja.

 

“aiissshhh kau ini. Kau juga tidak sopan pada kakak tingkatmu, hah? Aku punya nama. Dan namaku bukan ’KAU’“ aku menjawabnya dengan ketus karena dia menyebalkan sekali. Aiisshh membuatku emosi saja. Setiap bertemu selalu saja beradu mulut.

 

“Kyuhyun~ssi, mau apa kau kemari? Bukankah kau sedang sibuk? Kenapa bisa ada di sini?“

 

“Aiiigoo. Memangnya aku tidak boleh kesini, hah? Kau ini sombong sekali Hye ri~ya. Kau seharusnya bersyukur karena ada namja tampan sepertiku menjengukmu. Para ELF saja berharap aku datang ke rumahnya. Ini suatu keberuntunganmu, arasso!“ aku sedang bertambah jengkel padanya. Apa yang dia harapkan hanya Donghae Hyung saja yang menjenguknya? Aiisshhh Hye ri BABO.

 

“Ciihhh. Kau itu narsis sekali KyuHyun~ssi. Aku tidak yakin kalau kau punya IQ yang tinggi dan kau pernah menjuarai olimpiade Matematika. Narsis mu saja sudah tingkat akut seperti itu. Jadi tidak mungkin IQ mu bisa tinggi. Sudah seperti Heechul oppa saja“

 

“MWO? Kau mengajakku bertengkar, hah? Aiisshhh kau ini sebenarnya baru sembuh dari sakit tidak sih? Kenapa baru sembuh dari sakit bisa menyebalkan seperti ini? Ahhh aku tahu. Kau pasti pura – pura agar Donghae Hyung yang BABO itu merawatmu dan memanjakanmu. Iya kan? Aku mengatakannya dengan nada penuh selidik.

 

“MWO? YAKK, jangan menuduhku macam – macam. Aiisshhh kau memang evil. Membuatku sebal saja. Kau kesini hanya untuk mengajakku bertengkar?“

 

Hahahahaha lucu sekali melihatnya seperti ini. Saat dia sedang jengkel jadi terlihat sangat manis. Aigooo stop Cho Kyuhyun. Dia itu milik Hyung mu. Jadi kau tidak boleh merebutnya.

 

Aku mengambil amplop biru di saku ku kemudian menyerahkannya padanya. “aku mau menyampaikan ini padamu. Titipan dari namja yang di kampus waktu itu. Sebenarnya beberapa hari yang lalu tapi kau baru siuman kemarin jadi aku menyerahkannya hari ini padamu“

 

Hye ri’s POV

“MWO? YAKK, jangan menuduhku macam – macam. Aiisshhh kau memang evil. Membuatku sebal saja. Kau kesini hanya untuk mengajakku bertengkar?“ aigooo dia menyebalkan sekali. Ternyata benar apa yang dikatakan semua member. Cho Kyuhyun benar – benar evil. Aiissshhh membuat Mood ku hancur saja.

 

“aku mau menyampaikan ini padamu. Titipan dari namja yang di kampus waktu itu. Sebenarnya beberapa hari yang lalu tapi kau baru siuman kemarin jadi aku menyerahkannya hari ini padamu“ dia menyerahkan amplop biru padaku. Aku menerimanya dan dengan malas  aku langsung meletakkannya disamping meja.

 

“kau tidak mau membacanya?“ Kyuhyun bertanya dengan heran. Mungkin karena aku tidak membacanya dan malah meletakkan di meja.

 

“nanti saja. Aku sedang malas padanya. Kejadian waktu itu masih membuat dadaku bergemuruh jadi aku benar – benar sedang tidak mau melakukan apapun yang berhubungan dengannya“ aku menekankan beberapa kata padanya dan itu sukses membuat Kyuhyun terdiam.

 

“Ara, ara. Terserah kau saja. Bagaimana keadaanmu? Ah kau tahu? Gara – gara kau sakit kampus kita tidak mengikuti kegiatan seni itu. Aissshh sayang sekali, ya?“ Kyuhyun cemberut dan sedikit memajukan bibirnya. Hahahaha ternyata namja ini lucu juga.

 

“Jeongmal? Aiisshh sayang sekali. Padahal kalau aku bisa menghadirinya aku yakin sekali kampus kita akan mendapatkan juara satu saat peragaan seni“ kataku dengan menyombongkan diri.

 

“YAKK, YAKK. Percaya diri sekali kau,hah? Yang narsis itu sebenarnya kau, bukan aku. Aiisshhh aku juga sangsi, apakah kau benar – benar mahasiswa terpintar se angkatanmu? Kau bahkan tidak mengenali ku sebagai namja tertampan di Super Junior“ cerewet sekali namja ini. Apa dia tidak capek berbicara dengan mengeluarkan otot – ototnya seperti itu? Sudah badan kerempeng begitu. Dari mana tampan nya?

 

“arrgghhhh kau itu menyebalkan sekali Kyuhyun~ssi. Kim Heechul jauh lebih tampan daripada kau. Aku rasa member yang paling tampan itu adalah Kim Heechul. Bukan kau“ kataku sambil meleletkan lidahku padanya.

 

“OMO OMO. Kalau Heechul sedang ada disini dia pasti akan memelukmu bersamaan dengan menjitakmu. Apa kau tidak tahu dia paling anti kalau ada orang yang lebih muda memanggilnya KIM HEECHUL“ katanya sambil menunjuk – nunjuk kepadaku. Aigoo ternyata Kim Heechul seram sekali.

 

“kau ini seperti kau paling benar saja. kau bahkan tidak menyebutnya Hyung. Hahahahahahaha kau pasti akan dibunuh duluan olehnya“ aku tertawa keras sekali. Meskipun menjengkelkan ternyata Kyuhyun bisa membuatku tertawa juga.

 

Donghae’s POV

Aku baru pulang dari latihan syuting reality show dengan beberapa member. Setelah selesai kami langsung menuju ke rumah sakit untuk menjenguk Hye ri. Aku juga sudah merindukannya. Para member juga ikut menjenguk karena mereka juga sudah merindukan Hye ri.

 

“Jaggiya….. i’m comming“ aku masuk ke ruangannya dan langsung berlari memelukknya. Hahahahaha senang sekali melihatnya sudah ceria seperti ini.

 

“Uhhuuukk Uhhuuulkk. Y…YAAKKK. fishy…..uhuukk uhuukkk. L…lee…p…paskan pelukanmu. Babo! Aku tidak bisa bernafas“ Hye ri memukul – mukul kepalaku. Aku hanya bisa meringis dan tersenyum melihat tingkahnya itu. “Kau mau membunuhku, hah? Sesak tahu!“ katanya sambil mendengus kesal.

 

“hehehehehe mianhae Jaggi. Aku hanya merindukanmu“ kataku sambil menggaruk kepalaku yang tidak gatal.

 

“Oppadeul juga datang? Mianhae merepotkan kalian selama ini. Jeongmal mianhae“ Hye ri berkata sambil merundukkan kepalanya.

 

“Gwenchanayo Hye ri~ya. Kami senang kau sudah siuman dan kembali ceria secepat ini“ Leeteuk Hyung mendekati Hye ri kemudian memberikan bunga kepadanya.

 

“Gomawo Oppa. Indah sekali bunganya“

 

“Hyung? Kapan kau membeli bunga itu? Aiisshh seharusnya kan aku Hyung yang memberikan bunga pada Hye ri. Bukan Teukkie Hyung“ aku mendengus kesal karena Hye ri ternyata menyukai bunga pemberian Teukkie Hyung.

 

“kau seperti anak kecil saja Fishy. Begitu saja kau sudah cemberut. Aku saja hanya diam setiap kali kau bermesraan dengan pasangan ikanmu itu. Itu jauh lebih menyakitkan tahu“ kata Hye ri dengan bersungut – sungut.

 

“MWO? Apa yang aku lakukan dengan Eunhyuk? Aku tidak melakukan apa – apa padanya. Hyuk~ah kau melakukan apa padaku? Lihat Hye ri jadi cemburu padaku” aku menatap Eunhyuk yang sedang berdiri di dekat Wookie.

 

“Wae wae? Aku tidak melakukan apa – apa padamu Hae. Kau saja yang selalu terobsesi padaku. Setiap tidur kau juga selalu memelukku. Hye ri~ya jangan salahkan aku karena ini. Kau tahu sendiri bahwa Donghae lah yang terobsesi padaku“ aiisshh kenapa Eunhyuk membocorkan semuanya ke Hye ri? Dia pasti tambah marah padaku.

 

Hye ri’s POV

Aiisshh pasangan ikan ini membuatku pusing saja. mereka berdua pasti selalu ber EunHae ria dimanapun berada. Ini kan rumah sakit. Untung saja ini rumah sakit milik Siwon jadi mereka bisa seenaknya saja disini. Aku tidak akan menghiraukannya lagi.

 

Hye ri~ya. aku membawakanu kue kering. Kau tahu aku memasak ini sendiri tadi pagi“ Ryeowook memberikanku sebuah kotak berwarna merah.

 

“Gomawo Ryeowook~ssi. Mianhae sudah merepotkanmu“ aku menerima kotak itu darinya kemudian membukanya. Aku mencobanya satu kemudian menawarkannya pada member lain.

 

“enak sekali Ryeowook~ssi. Oppadeul cobalah. Ini enak sekali“

 

Tanpa aba – aba lagi Shindong oppa langsung menyahut dan memakannya. Diikuti dengan member lain di belakangnya. Mereka saling berebut kue kecuali Ryeowook dan pasangan ikan itu. Aigooo mau sampai kapan mereka terus seperti itu? Membuatku pusing saja.

 

Enam bulan kemudian

 

          “Hye ri~ya, kenapa kau bengong saja, hah? Kau merindukan kekasihmu itu?“ Hyun Hee datang dari arah belakang dan mengagetkanku. Anak ini selalu saja seperti itu.

 

“ne? Aniyoo, aku hanya sedang melamun saja. dan tidak ada hubunganya dengan ikan itu“ jawabku berusaha tenang.

 

“sudah berapa lama kalian tidak saling berhubungan?“ tanya Hyun Hee padaku. Apakah sudah tertulis dengan jelas di keningku kalau aku merindukannya? Kenapa dia pintar sekali menebaknya?

 

“mollayo. Aku tidak ingat. Mungkin sekitar satu bulan ini. Sejak aku berangkat ke Jerman untuk proyek seni kita ini dia sama sekali tidak menghubungiku“ jawabku lemas.

 

“jinjjayo? Kenapa bisa begitu? Kau tidak mencoba menghubunginya?“

 

“aku sudah beberapa kali menghubunginya tapi tidak diangkat“ aku memang mencoba menghubunginnya tapi tidak diangkat. Kadang nomornya juga tidak aktif. Siapa sekarang yang bersalah? Aku atau dia?

 

“tenanglah, pasti semuanya baik – bauk saja. Maaf aku tidak bisa membantumu apa – apa“ katanya dengan nada menyesal.

 

“Gwenchana Hee~ya. Kau tidak perlu meminta maaf. Kajja kita mulai lagi diskusi kita ini. Kemana anak – anak yang lain?”

 

Hyun Hee adalah temanku selama satu bulan ini di Jerman. Dia sebenarnya warga Korea jadi karena alasan itulah kami jadi cepat akrab. Kim Seonsaengnim memintaku mewakili Kyunghae untuk Proyek seni di Jerman. Kebetulan dari korea hanya diwakili oleh dua orang yaitu aku dan Shin Hyun Hee dari universitas Seoul. Kami disini untuk satu bulan dan maka dari itu hubunganku dengan Donghae sedikit merenggang.

 

          Di Seoul Korea

 

Saat ini pihak SM-Ent sedang membuat kolaborasi antara Boyband suju dengan Girlband SNSD. Hal ini disambut baik oleh para netizen dan para fans mereka semua. Awalnya tidak ada berita miring tentang hal ini. Gossip juga tidak ada yang beredar. Namun lama – lama para netizen mencium kembali kedekataan Donghae dengan Jessica. Mereka juga sering kali tertangkap papparazi saat sedang berdua. Tentu saja hal ini membuat para fans gempar.

 

Donghae’s POV

“aiiissshh kenapa sampai ada berita seperti ini siihh? Kalau sampai Hye ri mendengarnya atau membacanya pasti akan terjadi perang dunia ke 9“ kataku sedikit kesal setelah melihat berita di tabloid ini. Mereka selalu saja seenaknya sendiri membuat berita miring seperti ini.

 

“tenanglah Hae, Hye ri tidak akan membacanya. Dia sedang di Jerman sekarang” kata Eunhyuk tanpa menoleh padaku. Matanya masih tertuju pada laptop yang ada di depannya.

 

“Hyung, kau sudah menghubungi Hye ri belum?“ tiba – tiba Kyuhyun bertanya padaku. Ah aku sudah lama tidak menghubunginya. Hampir satu bulan mungkin. Jadwalku yang super sibuk ini membuatku tidak punya waktu untuk menelponnya.

 

“Pasti belum!!!“ timpal Kyuhyun lagi. Kini dengan nada yang sedikit datar namun terdengar penuh emosi. Ada apa dengan anak ini?

 

“kau tahu sendiri Kyunnie~ya. jadwal kita yang super padat ini membuatku tidak punya waktu untuk menghubunginnya“ jawabku berusaha membela diriku sendiri.

 

“sekarang kau kan sedang tidak sibuk Hyung, cobalah menelponnya“ balas Kyu lagi. Kini dengan intonasi yang lebih tinggi.

 

“di Jerman ini kan sudah tengah malam Kyu, pasti dia sudah tidur. Aku tidak ingin mengganggunya“ balasku lagi. Tidak mungkin aku menelponnya saat dia sedang istirahat kan?

 

“Kau ini pandai sekali beralasan Hyung. Jangan sampai kau kehilangan dia karena hal ini“ Kyuhyun berkata tajam padaku sambil berjalan menuju ke kamarnya. Kemudian dia menutup pintu kamar itu dengan sedikit keras.

 

TBC

Hahahahaha ceritanya pasti tambah geje yaaa??? Hehehehe mian yaa. Maklum masih amatiran. But jangan lupa commen yaa!!!

12 thoughts on “True Love [part 7]

  1. thor kyunya dah mau merebut hye ri ya thor??
    Hae lagi,, kok nggak ada nelfon hye ri?? Emangnya mau kejadian sebelumnya terulang lagi?
    Nanti kalau kehilangan hye ri hae bakalan nangis lagi, tapi dia ngak ada nelfon..
    Thor asli penasaran dg ff ni
    nanti akhirnya hye ri dg siapa ya thor??
    Ditunggu lanjutannya ya thor :)

  2. hae kok slalu gt sih gak pernah nelpon hye ri, kyk masa bodo jd y. . .
    Kyk y kyu punya rencana buat ngerebut nih. . . .
    Lanjut. . y kyu punya rencana buat ngerebut nih. . . .
    Lanjut. .

  3. kyuhyun na baekk amat yaaa, ga kyk image kyu biasanya……

    *kyu : lo ngeraguin kebaikan hati gue??
    gue : hmm.. dikitt..
    kyu : plaakkk…. #abaikan..

    kereeenn..

  4. Ihh bebep knpa sie,?amuk2an mulu…,
    jgan gtu ah,g baik!!!
    c’Onge lgi,knpa pacarNya kgak dksih kabar Bang,?

  5. waduh ada2 aja deh hambatan hae-ri couple. Hmhmhm bikin hubungan mereka renggang.

    Smoga masalahnya gak tambah rumit. Amiiiin.

    Lanjuuut ah… :)

Comment please? ( ื▿ ืʃƪ)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s