Sleeping With Kim Heechul part 3

 

Title: Sleeping With Kim Heechul Part 3

Cast:

Im Yoojin

Kim Heechul Suju

Leeteuk as Park Jung Soo

Minor Cast: Jessica SNSD, Lee Sungmin

Cameo: Sulli en Eunhyuk

Author: Soshiiica

Genre: Romance, comedy

Rating: PG -12

Disclaim: 100 % sari otak alami (?)

Pernah dipublish di http://kpopfanfictionandyou.wordpress.com

Warning!: typos, alur dewasa

 

**************************

Ada yang ngerasa part 2 kemarin kependekan?

Huhu mianhae, otak lage buntu nihh~

Coba diliat yang ini, pendek apa kagak. Oke? Keke

Happy reading!

=====================================================

­

Yoojin POV

Sepanjang perjalanan aku membatu. Yang aku lakukan Cuma menatap keluar jendela bis yang aku dan Heechul naiki. Baiklah, semua karena si tetek bengek Heechul itu. Ingat apa yang dia lakukan terhadapku? Dia mencium pipiku! Dia juga memanggil aku dada rata!! Aigoo! Kenapa aku masih saja memperbolehkan dia tinggal di rumahku?! Benar-benar kesal.

 

­Selain itu, sekarang Heechul sibuk main sendiri sama kucingnya. Mengelusnya, menyisir bulunya, memberinya biskuit, menyanyikan dia lagu. Apa yang aku katakan, semua jadi kacang.

Aigoo… apa dia mau kucingnya itu kujadikan kucing panggang besok??!

 

TRIIING~ TRIIING~

Kurogoh saku jeansku, mengambil hpku yang berbunyi.

 

“yeobseo?”

 

“Yoojin? Ini Heejin. Ada Heechul disana?” GLEK. Kenapa harus nona Heejin yang telpon??

 

“ah ne.. ada, nona… akan kuberikan telponnya.”

 

“tunggu. Tidak usah. Aku mau bicara denganmu saja. Sebenarnya…. Hotel ada acara malam ini. Aku lupa memberitaukanmu dan Heechul. Biasalah, acara mengundang tamu V.I.P… Aku ingin kau dan Heechul menghadiri acara itu.”

 

“ne? Malam ini?”

 

“iya. Kau suruh Heechul membeli jas dan kau belilah gaun, aku akan kirim uangnya ke rekeningmu. Kau dan Heechul harus sudah rapi dan tepat waktu malam ini.”

 

“kurae. Algaessimnida, saenim.” Dan Heejin menutup telponnya.

 

Aigoo~ acara lagi? Pekerjaanku masih banyak yang belum selesai….

 

“yak Heechul.” Kupanggil Heechul yang sekarang sedang tertawa-tawa sendiri bersama Heebum.

 

“mwo?”

 

“tadi kakakmu telpon. Katanya kita ada acara malam ini. Tamu-tamu V.I.P hotel akan menghadiri acara ini.”

 

“eeh??! Kenapa tiba-tiba??! Aku malas ah! Kau saja sendiri!” mendengarnya langsung kujitak kepalanya.

 

“aish! Appo!!” keluh Heechul sembari mengelus kepalanya.

 

“ini kakakmu yang suruh! Kalau kau tidak datang, kau mau disuruh tidur di jalanan??!”

 

Heechulpun merenung dan tampak berpikir panjang.

 

“ah. Baiklah. Lagipula di pesta itu, pasti banyak cewek-cewek yang pake mini dress. Sekalian cuci mata…”

 

“AISH!!!”

 

*************

 

Jung Soo POV

 

“acara V.I.P ya?”

 

“ne…”

 

“menurut kabar, ada yang bilang bahwa Haraboji mau menjodohkan anggota keluarganya yang masih muda-muda di acara itu. Mungkin Heechul, mungkin juga anda.” Asistenku kembali menjelaskan acara itu.

 

“penjodohan? Hah. Lucu sekali. Bukankah pesta itu akan jadi acara komedi? Hahaha.”

 

“tapi, tuan…. ada yang tidak biasa di penjodohan itu.”

 

“apa?”

 

“katanya Haraboji mau pilih pekerja kantornya untuk dijodohkan bersama anda. Haraboji sendiri sudah pilih. Dia bilang pekerja kantor lebih banyak mengerti tentang hotelnya, luar dan dalam. Makanya dia mau menyandingkan cucu-cucunya dengan pekerjanya.”

 

“mwo? Ini benar-benar seru.” Gumamku.

Dan sekarang aku yakin kalau jalanku menikah dengan Yoojin semakin terbuka lebar. Haraboji akan memperbolehkan aku menikah dengan orang yang levelnya lebih rendah. Betulkan?

 

**********

 

Heechul POV

“jam berapa acaranya mulai?” aku bertanya pada Yoojin dari balik jendela toko baju. Aku tidak boleh masuk ke dalam karena membawa binatang, jadilah aku suruh Yoojin yang pilihkan bajuku.

 

“entahlah. Katanya nona Heejin akan mengirimkan supirnya untuk kita.” Dan  Yoojin kembali fokus kepada pakaian.

 

“pilih gaunnya yang seksi yah!” jeritku padanya. Tampak Yoojin mendelik kesal. Hihi. Dia sungguh menyenangkan untuk diisengin.

 

Hah… Aku tau dia gadis yang serius pada pekerjaannya dan dia jarang bercanda dengan siapapun. Rasanya sedih juga melihat kehidupannya yang sulit seperti itu. Kalau dibandingkan dengan aku yang selalu bersenang-senang dalam hidupku dan tidak pernah khawatir dengan apapun, kami sangat, sangat berbeda jauh. Jelas..

 

Setidaknya aku hanya ingin mencairkan tawanya. Setiap gadis pasti punya sisi yang manis kan? Setidaknya aku ingin mengeluarkan sisi itu dari Yoojin yang wajahnya selalu serius itu. Aku sudah pernah membayangkannya, pasti dia cantik sekali kalau mau bersikap seperti layaknya wanita.

 

“heh. Kenapa melamun? Aku sudah beres beli baju.” Tiba-tiba Yoojin sudah hadir di sebelahku.

 

“coba lihat kemejaku!” au mengambil bungkusan itu dari tangannya dan mengobrak-abrik isinya.

Tapi tentu saja, aku melihat gaunnya duluan.

 

Aigoo! Apa-apaan ini?! Gaun lengan panjang dan menjuntai sampai tanah. Dia sudah gila apa?!

 

“kau! Tadi kan aku suruh yang seksi!”

 

“tapi ini kan musim dingin, kalau terlalu pendek, aku bisa mati beku!”

 

“AIGOO.” Tanpa pikir panjang lagi, segera aku kembali ke toko baju itu dan mencari gaun yang lebih terbuka.

 

***********

 

“HEECHUUUL!!! Kenapa sependek ini?!!!!!” Yoojin mengacungkan gaun itu di depan mukaku.

Aku tertawa sinis dan kudekatkan wajahku padanya.

 

“seorang sekretaris harus bisa menggoda bossnya tauk.”

 

“HEECHUUUUUUL!!!!!!!!!!!!!”

 

************

 

Jujur saja yah, aku sebenarnya sedang membantu Yoojin. Iya, membantunya. Aku tau di pesta itu pasti akan hadir si Jung Soo. Dan kau sudah tau kalau Jung Soo adalah tunangan tidak resmi-nya Yoojin. Dengan membantu Yoojin berpenampilan terbuka, siapa laki-laki yang tidak menginginkannya. Maksudku, wajahnya kan cantik, cuma saja badannya datar. Dengan mempolesnya seperti itu, dia akan mempesona sekaligus menggairahkan!

Uh uh. Mana ada cowok yang lebih pintar dariku???

 

“omo. Mobilnya sudah sampai.” Yoojin mengagetkanku dengan tiba-tiba muncul.

 

Tapi benar, Yoojin kali ini sangat mengangetkanku.

 

“kau…….” tanpa berkedip kutatap Yoojin. Dia sudah memakai gaunnya, dia juga memakai make up yang tipis, hingga kecantikannya tetap terlihat. Dia mengikat rapi rambutnya yang hitam ikal.

 

“a-apa?” dari raut Yoojin, dia tampak terlihat gugup dengan tatapanku. Akupun memegang tangannya dan memberikan senyumku yang manis.

 

“kau sangat cantik…”

 

**********

 

Yoojin POV

Eh? A-apa tadi katanya itu? Aku tidak dengar.. benar, aku tidak dengar.

Tadikan dia memegang tanganku dan dia berlagak manis, tapi aku kelewatan kata-katanya tadi. Aish. Apa dia mengejekku???

Ah sudah lupakan.

 

“HYA APA ITU?!!” aku menjerit reflek karena si bodoh Heechul itu membawa kandang kucingnya! Apa dia mau membawa kucing itu ke dalam pesta?!

 

“Heebum sudah cukup sakit saat kutinggal 2 hari di Swiss, kalau dia kutinggal lagi……. dia…….. akan buang air di rumahmu!”

 

“mwo?!!”

 

“keke.. itu penyakitnya, kalau aku tidak menemaninya, dia akan buang air seenaknya dimanapun dia berada… nanti rumahmu bau kandang babi……” (GUBRAK)

 

Kusipitkan mataku padanya. Kali ini lebih baik tidak usah ditanggapi. Mau dia bawa kucingnya atau dia bawa anugerah tuhan, terserah sajalah.

Kamipun masuk ke mobil yang dikirim nona Heejin dan berangkat menuju tempat pesta tersebut di salah satu Hotelnya di daerah Incheon.

 

Saat kami sampai, sudah agak malam dan tamu-tamu juga mulai memenuhi hotel tersebut. Walaupun ada nona Heejin, haraboji dan halmoninya Heechul, yang notabene keluarga yang paling utama dalam acara ini, cuma Heechul yang disambut sedemikian rupa. Memang, tamu-tamu VIP itu adalah kerabat dekat atau teman baik keluarga Heechul. Sepertinya mereka begitu merindukan Heechul yang sejak dulu sibuk ‘belajar’ di Swiss.

Walaupun para petinggi di kantor tidak menyambutnya melainkan memberikan tatapan kemarahan pada Heechul. Well, mereka kan sudah mengerti Heechul seperti apa saat bekerja. Aku mendapat laporan dari Sulli bahwa di rapat dewan tadi, dia bicara yang tidak-tidak. Aigooo~ kalau anak ini bisa normal sedikit saja, aku akan tertawa setiap hari untuknya.

 

“Yoojin-a!!” aku menengok pada seseorang yang memanggil namaku. Wah, itu Jung Soo!

 

“annyeong!!” kulebarkan senyumku padanya. Sungguh, setelah menghadapi Heechul itu, kemudian bertemu dengan Jung Soo. Aku merasa sangat lega~~

 

“itu kaukan, Yoojin?” saat sampai di depanku, Jung Soo bertanya. Ish. Memang perubahanku sebesar apa sampai dia tidak mengenaliku? Tadi saja Heechul seperti mengejekku begitu.

Memang sih, gaun yang dipilih Heechul ini cantik. Warnanya pink dengan garis biru tua di pinggangku. Tapi, yang berbeda dari pakaian-pakaian yang selama ini aku pakai adalah, ini terlalu terbuka! Gaunnya hanya sepanjang setengah dari pahaku. Lalu bagian atasnya memperlihatkan seluruh punggungku karena modelnya yang diikat ke belakang *ngerti gak?* Benar-benar si Heechul itu.

 

“tentu saja ini aku! Memangnya ada berapa lagi yangmukanya mirip denganku??” kutinju bahu Jung Soo pelan dan dia terkekeh senang.

 

“mana Heechul?”

 

“dia sedang mengobrol sama keluarganya Sungmin saenim. Itu disana.” Kutunjuk Heechul yang daritadi bersama appa dan eommanya Sungmin saenim. Eh tapi tunggu. Kenapa Heechul jadi dekat sekali???

“OMONA!!!” aku melompat kaget dan hampir jatuh. Heechul ternyata sudah berada tepat di sampingku!

 

“kau! Mengagetkan sekali sih?!”

 

“yak. Dia sudah bukan sekretarismu lagi! Kenapa kau terus menempel sama dia?! Kau ikut aku, cepat!” tiba-tiba Heechul menarik lenganku ke arahnya. Akhirnya aku cuma bisa melemparkan tawa garing pada Jung Soo.

 

“hyaa…. neo wae irae???” aku berusaha melepaskan tanganku, tapi Heechul tetap menggenggamnya dengan kuat.

 

“jangan pergi jauh-jauh dengan pakaian seperti itu. Jung Soo si baik itu tidak akan bisa menjagamu karena dia terlalu lemah!”

 

“mwo?!! Kau sendiri yang pilihkan baju ini untukku! Apa sih maumu?!”

 

“tapi aku serius. Cuma aku yang bisa menjagamu. Lihat aku, tampangku ini tampan tapi ada sisi gelapnya. Semua orang akan takut dengan aura yang kuhasilkan tauk!” aigoo~ lagi-lagi dia mulai narsis. Apanya yang seram? Kalau aku lihat dia saja aku mau ketawa. Huh. Menyebalkan.

Masa aku tidak boleh bertemu dengan pacarku???

 

Heechul menarikku ke sebuah meja yang terletak paling depan di dekat panggung tempat keluarga Heechul akan menyapa tamu-tamu VIP-nya. Di meja itu sudah ada nona Heejin, haraboji, halmoni, dan… Heebum. Ergh. Entah kenapa aku punya dendam tersendiri dengan si Heebum itu.

 

“ah. Akhirnya datang. Ayo cepat, acara sudah mau dimulai!” Heejin menepuk kursi di sebelahnya pada Heechul dan Heechul menyuruhku duduk di sebelahnya.

 

Tidak berapa lama kemudian, saat dikira tamu VIP sudah lengkap, Haraboji-pun naik ke panggung dan melakukan pidato pembukaan.

 

“Selamat malam, tamu-tamu VIP-ku yang saya cintai. Anda tau malam ini akan menjadi sangat, sangat spesial. Karena apa? Cucuku yang tampan sudah pulang dari Swiss! Silahkan Heechul, kau kemarilah.” Dan seketika ruangan penuh bergemuruh dengan bunyi tepuk tangan.

Heechul di sebelahku bangkit dari kursinya. Ih. Dari mataku, dia sungguh berpura-pura kalau dia memiliki karisma! Lihat senyumnya. Seperti bangga akan dirinya sendiri. Ckckck.

 

“ne. Selamat malam semuanyaaa!!!” dan sekali lagi, bunyi riuh tepuk tangan terdengar.

Memangnya apa yang membuat dia begitu dicintai orang-orang ini. Sungguh mencurigakan.

 

“terima kasih karena kalian sudah merindukanku, terima kasih karena kalian sudah menantikan akub bertahun-tahun lamanya….!” lagi-lagi tepuk tangan. Bahkan sekarang ada yang bersiul!

 

“haha. Lihat si Heechul. Dia sangat populer disini.” Heejin tertawa kecil melihat adik satu-satunya itu. Yah.. walaupun dia memakai cara yang sangat mengerikan untuk mendisiplinkan adiknya, aku tau dia sangat menyayangi Heechul.

 

“dari dulu saat masih kecil, Heechul itu anak yang sangat periang. Dia suka sekali menghibur orang-orang tua yang bekerja di kantor. Dia tidak suka melihat orang yang bersedih. Dia pasti akan mendatanginya dan memberikan pelukan untuknya. Dia sebenarnya anak yang baik..” Heejin menoleh padaku. Tatapannya seperti dia sedang mengenang masa-masa saat Heechul kecil.

 

“karena wajahnya yang tampan itu, para tamu VIP semakin menyukainya. Tentu untuk dijodohkan dengan anak perempuan yang mereka miliki. Huhuhu. Sama juga sih denganku, aku yang cantik ini selalu diperebutkan di kalangan anak-anak remaja pewaris perusahaan-perusahaan besar itu. Hohoho.. keluarga Kim punya DNA istimewa….” Heejin kini tengah mengipas-ngipas wajahnya dengan tangannya. Sekarang aku mengerti apa DNA istimewa itu. DNA rasa narsis yang tidak kepalang. Ckckckck.

 

“nah.. sekarang kukembalikan pada haraboji yah.. kita bertemu lagi dibawah panggung~” Heechul dengan pe-denya mengibaskan tangannya lalu memberikan kissbye dengan kedipan mata. Terdengar anak-anak cewek yang berada di belakangku itu mengaduh karena tingkah si Heechul. Huh. Dia pikir dia artis apa sampai segitunya?

 

“hoho. Sekarang kita masuk ke acara utama.” Aku melirik haraboji dengan curiga. Kenapa dia tersenyum seperti itu? Ada apa dibalik senyum itu???

“acara perjodohan~!!” teriak Haraboji dan akhirnya semua tamu berteriak-teriak senang. Kenapa ya tamu VIP itu jadi seperti orang kampungan? Bukannya harusnya mereka itu orang-orang sombong yang menjaga martabatnya, bukan orang-orang yang sukanya berteriak dan menjerit bahagia? Memang, perusahaan Kim ini selalu menjadi perusahaan paling aneh.

 

Kulemparkan pandanganku pada tamu-tamu di seluruh ruangan. Kira-kira siapa yang akan dijodohkan dengan Heechul? Banyak sekali anak-anak cantik disini. Yah, namanya juga orang kaya. Kalau tidak operasi plastik pasti perawatan kulit yang ratusan juta harganya.

Para orang tua tampak merapikan gaun anak perempuannya, sepertinya semua begitu yakin bahwa anaknya akan dipilih.

 

“mm.. Heechul, perusahaan mana yang selama ini kau sukai dari sederet perusahaan yang menjadi tamu VIP kita?” Haraboji memulai pemanasan.

 

“aku suka perusahaan minuman. Minuman keras dan Soju. Aku menyukainya.” Seketika, para pemilik perusahaan minuman langsung cekikikan. Sepertinya mereka sekarang semakin percaya diri.

 

“lalu… adakah anak perempuan disini yang menarik perhatianmu?” tanya Haraboji lagi. Kali ini Heechul melotot kaget, dia tidak mengira haraboji akan langsung tembak seperti ini. Heechul tampak berpikir keras, matanya mencari-cari di kegelapan.

 

“a-a..itu… dia bukan a-anak dari perusahaan manapun….” jawab Heechul gelagapan.

 

Dan kurang dari satu detik, semua tamu terlihat bertanya-tanya dan marah. Sekarang malah ada yang menyoraki. *lebe banget tuh tamunya. Kkk~*

 

“siapa tepatnya?” dan mata Heechul kembali melebar. Dia mengeluarkan tawa garingnya dan tiba-tiba dia melirikku.

 

Eh. Melirikku?! Dia menatapku dengan tatapan pasti, matanya mengunci aku sebagai fokusnya. Hyaa~ kenapa dia memandangku seperti itu?!

 

“aku lebih suka pegawai yang bekerja keras daripada anak pewaris perusahaan yang senang berleha-leha dengan uangnya.” Terang Heechul. Aku menelan ludahku dalam-dalam. Apa sih maksudnya?!

 

“aku suka sama sekretarisku. Im Yoojin.”

 

Sepersekian detik kemudian, hatiku menyanyi. JREEEEENG

 

************

 

Jung Soo POV

“aku sika sama sekretarisku. Im Yoojin.”

 

a-apa? Apa tadi katanya???!

 

Kukepalkan tanganku dengan marah. Apa maksud Heechul? Apa maksudnya dia menyukai tunanganku?!! Kupandang Yoojin di meja sebelahku. Dia. Kenapa….. wajahnya semerah itu?! Apa dia juga menyukai Heechul??!

 

“silahkan, orang yang bernama Im Yoojin naik ke panggung.” Haraboji memanggilnya.

 

Tunggu. Kalau orang-orang melihat Yoojin di panggung, maka dia akan paten menjadi milik Heechul! Andwae!! Tidak bisa! Aku yang sudah menahan perasaanku padanya belasan tahun, aky yang sudah memandangnya dengan cinta sekian lama. Kenapa Heechul yang mendapatakannya dengan begitu mudah?!!

 

“JAMKKAMAN!!!” aku berdiri dari kursiku, mengagetkan semua orang yang ada di ruangan itu.

 

“dia.. Im Yoojin. Dia… adalah tunanganku.” Kutunjuk Yoojin dengan telunjukku dan dalam sekejap ruangan ramai dengan bisik-bisik.

 

“sebaiknya kau jangan berani-berani menyentuhnya, KIM HEECHUL!!!!!!!”

 

**********

 

TBC

18 thoughts on “Sleeping With Kim Heechul part 3

  1. hahaha sumpah ffnya enak bgt dibaca kocak seru hehe
    author cpt jg lg postnya,suka bgt dh,ditunggu chap 4 yahahaha sumpah ffnya enak bgt dibaca kocak seru hehe
    author cpt jg lg postnya,suka bgt dh,ditunggu chap 4 ya

  2. Kyaaa…………. Leethuk_shii…
    Im Yoojin tuh belum punya sapasapa…
    lagian kyaknya dia juga suka tuh sama Heechull….

    wwaaaaaaaaaaaaaa…… Heechul…Hwaitinggg !!!!!!!!

    suka banget……sarangheyoo… Chullie…

  3. Uoo. . Seru bgt!! Lucu!!
    Kata belajar.y mpe d ksh tanda petik gtu. . . Hahahaha. .
    Ichul suka tuh am sekertaris.y..
    Wuah bakal saingan nih ichul ma jungsoo

    d tunggu next ffkertaris.y..
    Wuah bakal saingan nih ichul ma jungsoo

    d tunggu next ff

  4. konflik konflik ayeyeaku kira konflingnya ma sungmin ternyata sesuai posternya la leeteuk muahaha
    lanjut cingu :D

  5. Yeobo…kapan sih sikapmu jadi normal dan tidak heboh?? *apadeh*

    Hahaha…ditunggu kelanjutannya ya ^^

Comment please? ( ื▿ ืʃƪ)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s