Forever Love You part 2

Forever Love You part 2 end (twoshoot)

Author : Choi Jiseok aka RhaNew

Tag : Ryeowook, Cho Kyuhyun, Park Jungsoo

Gendre  : Romance, Sadness, Brothership, Family,Twoshoot..

 

@@@

 

Main cast :

Kim Ryeowook as Ryeowook

Park Hyora YOU (reader Yeoja)

Cho Kyuhyun as Kim Kyuhyun

Park jungsoo (cameo, pelengkap saja)

Rating : Rating : gak tahu saya.. J

Summary: Kisah yang penuh dengan pengorbanan

 

Sebelumnya..

“Kyu Gwencana..” kudengar teriakan Wookie hyung samar2

“Hah oppa.. kau kenapa,, ku mohon kau jangan..” kini sentuhan hangat yeoja yang kusayangi, dan semakin lama tubuhku berat dan..

 

Selanjutnya…

 

Ryeowook pov

 

Kulihat mereka dengan tatapan yang sangat menyedihkan, Yeojachinguku yang ku sanjungi dan kukagumi adalah yeoja Saengku sendiri, tepatnya mantan yeoja nya, tapi walaupun begitu aku tidak bisa berontak melihat mereka.. kulihat saengku melemah dipelukan Hyora aku pun berlari

“Kyu gwenchana..”

“Hah oppa.. kau kenapa,, ku mohon kau jangan.. Wookie oppa panggilkan dokter” Suruh Hyora

“Ne..” aku menekan tombol darurat, tak lama kemudian dokter datang bersama beberapa suster dan menyuruhku dan Hyora keluar..

 

Author pov

 

Ryeowook segera menelpon Ummanya, dan tak lama kemudian wanita separuh baya dengan berjalan sambil memegang dadanya datang menghampiri mereka..

 

“Bagaimana keadaan kyuhyun Wookie??,,” Tanya Wanita itu pada anakknya.

“Dokter belum keluar Umma..” Jawab Ryeowook

“Kau kah Hyora itu?” tanya Umma pada gadis di sebelah Ryeowook yang sama- sedang terisak

“Ne Ahjuma,, aku minta maaf Ahjuma, karena aku..” Hyora merunduk di kaki umma

“Jangan begitu ku mohon, bangunlah.. aku jadi merasa bersalah jika kau begitu” Umma mengangkat tubuh kecil Hyora yang terisak

“Apa yang harus aku lakukan Ahjuma..” isak lagi Hyora

“Tetaplah cintai anakku, dan jangan pernah berfikir macam-macam, pikirkan semuanya akan baik-baik saja,, ara!”

 

Hyora menatap Ryeowook, dan Ryeowook sendiri dia berpura-pura tegar mendengar permintaan Ummanya Kyuhyun atau Ummanya juga,, Ryeowook menghampiri Hyora..

 

“Lakukanlah,, aku tidak apa,, kumohon lakukanlah Hyora,, ini adalah pintaku sebagai Hyungnya Kyuhyun.. bukan sebagai NamjaChingumu..” kata Ryeowook yang sedikit menekankan kata di ‘Namjachingu’ “Hyora Jebal..” lanjut Ryeowook

“Wookie oppa Sarangahae..”Hyora menatap Namja dihadapannya degan wajah ‘tolong maafkan aku dan menegertilah keputusanku’

 

Umma dengan cepat mengerti maksud Ryeowook dan Hyora, mereka pun bertiga berpelukan erat, dan saling berdoa supaya Kyuhyun baik-baik saja. Tak lama kemudian dokter keluar..

 

“Eotteokha Dokter”

“Pasien Kyuhyun baik-baik saja, dia hanya sedikit stress, sekarang dia belum siuman namun dapat ditemui, tapi kuharap jangan buat dia terlalu banyak bicara jika sudah sadar..” Ujar Dokter pada ketiganya

“Jincha Dokter?” ucap kami berbarengan pada dokter

“Ne, dan anda?” menunjuk pada Umma “Bisakah ikut keruanganku? Ada sedikit hal yang perlu saya bicarakan ”Ujar dokter

“baiklah dokter. Wookie dan Hyora disini saja umma pergi sebentar”

“Ne..”

 

Umma pun menghilang dari pandangan mereka, Ryeowook dan Hyora menghampiri kamar rawat Kyuhyun , disana Kyuhyun sangat terlihat lemah.. Ryeowook dan Hyora hanya bisa menatap Kyuhyun dengan tatapan nanar..

 

Diruangan Dokter

 

“Jeongmal?”raut Wajah Umma yang terlihat berbinar

“Ne, tes yang dilakukan pekan lalu menyatakan anak anda yang satunya cocok dengan pasien..”

“Masalahnya apa Anakku itu mau mendonorkannya..” tanya Umma

“Kurasa anak nyonya tiidak akan menolak..”

“Oh ne, berapa persen harapan berhasilnya dokter?” Tanya Umma  lagi

“Mianhae nyonya,, Untuk pasien dilihat dari perkembangannya yang sekarang bisa 50%.. tapi untuk si pendonor?”

“maksud anda?”

“pasien bisa sembuh total jika berhasil, dan itu mudah-mudahan.. dan untuk si pendonor hanya 20% keselamatannya..”

“Stop dokter, stop.. apa tidak ada cara lain selain anakku yang satu,, bisakah digantikan denganku atau orang yang lain?”

“Waktu itu hanya anda dan anak anda yang melakukan tes itu, dan jika menunggu pendonor lain akan sangat menyita banyak waktu dan sangat jarang, selain itu juga kondisi anak anda akan semakin memburuk jika tidak segera.. jadi Mian hanya sebatas itu dulu yang kami bisa lakukan saat ini..”

“Kamsa,, Kamsahaminda atas berita ini dokter, saya pamit ingin menemui anak saya.. annyeong”

“Ne, saya mengerti perasaan anda,, Annyeong Nyonya..” balas Dokter

 

Umma pov

 

Apa yang harus aku lakukan anak2ku, umma menyayangi kalian,, Kyuhyun Umma sangat menyanyangimu dan ingin kau sembuh,, Tapi Ryeowook aku juga tak mau kehilanganmu juga,, Suamiku yang sangat kejam, seandainya kau tak meninggalkan ku dan anak-anakmu mungkin kau akan menangis bersamaku sekarang,, sekarang aku hanya bisa menangis sendirian denan banyak kebimbangan, aku benar-benar hanya bisa menangis saat ini entahlah dengan cara ini aku merasa bebanku sedikit melayang. Ku buka pintu ruangan dokter dan beranjak keluar dan bermaksud menemui anak-ankakku

 

“Apakah itu benar??..” Tanya seseorang tiba-tiba, aku mengenal suara ini.. suara Anakku Ryeowook

 

Ryeowook  Pov

Aku memasuki ruangan Kyu sebentar.. Kulihat Hyuora langsung menggenggam tangan saengku yang masih belum sadar, aku tahu apa yang dirasakan ‘Yeojaku’.. hah Yeojaku, entah kenapa aku tak mau melepaskan kata-kata itu dari mulutku yang ditujukan Untuk Hyora seorang.. melihat pemandangan ini, tak bisa dipungkiri hatiku terasa sakit, sakit yang luar biasa. Aku pun memutuskan untuk meninggalkan mereka berdua. Ironis memang, tapi beginilah yang harus kulakukan,, aku berniat menyusul Umma di Ruangan dokter, saat tiba disana kulihat dibalik pintu yang sedikit terbuka, obrolan mereka begitu sangat serius, aku tak masuk dan berniat menguping saja, aku mendengar semuanya, aku berhasil mendengar apa yang mereka bicarakan.. ummapun keluar..

“Apa itu benar???” tanyaku tiba-tibapada Umma

“Rrryeo Wook, kenapa kau ada disini, bukankah..” Ucap Umma Gugup

“Umma Jebal,, bicaralah padaku jika apa yang ku dengar saat kau berbicara dengan dokter itu benar..”

“Wookie Umma..” Umma tiba-tiba memelukku  dan menangis terisak

“Jika itu benar, lakukanlah Umma,, benar apa kata dokter, aku rela mendonorkan Sum-sum tulang belakangku untuk Kyu, asalkan dokter itu berhasil menyembuhkan Adikku,, Kyuhyun..”

“ttapi wookie.. Umma tak mau kehilanganmu,, Umma..”

“Ssst Umma.. apa setelah aku donor aku akan mati begitu saja? Tidak  Umma.. Dokter hanya menakut-nakuti mu.. aku berjanji akan selamat Untukmu Umma.. percayalah..”

“Ryeowook kau sangat menyangi saengmu,, Gumawo,, Umma sangat berharap padamu, dan tepatilah janjimu untuk tetap hidup untuk Umma dan Kyuhyun..”

“Ne, aku akan tepati itu.. sekarang ayo kita keruangan Kyuhyun, siapa tahu dia sadar sekarang”

 

Kyuhyun Pov

 

Aku mencoba membuka mataku yang terasa sangat berat, setelah kubuka, kurasakan tanganku tergenggam erat oleh seseorang, ekspresinya begitu terlihat bahagia saat aku menoleh kepadanya.

 

“Oppa.. kau sudah.. Wooki oppa.. AHJUMA..” teriaknya yang membuat telingaku sedikit pengang “Opps Mianhae Oppa, ekspressiku terlalu berlebihan”..

“ada apa Hyora?” tanya Ummaku yang terlihat sedikit berlari

“Kyuhyun oppa sadar Ahjuma..”

“Jeongmal? Anakku.. akhirnya. Kumohon jangan begini lagi” Umma menghampiriku dan mencium keningku dan membelai rambutku

“Kyu kau sadar juga akhirnya..” senyum Hyungku Ryeowook

“hah kkau hyung, kukkira akku takkan bangun lagggi..” Ucapku yang pasrah

“Oppa kau jangan dulu bicara..” aku tau ini siapa

“hhyorra kkkau kkkah ini? Bbbogoossshipoyoo..” ucapku padanya

“nado Oppa.. kau jangan dulu bicara banyak..”

“Ya anakku, benar apa katanya nanti kau bisa drop lagi..”Perintah Umma

“Ahni, biarkanlah.. ttoh penyakitkku takkan sssembuh, buatt apppa aku menyimpan-nyimpan tenagaku jika akhir-akhirnya juga aku akan mattti..”ucapku kembali

“Kyu, kau jangan bicara seperti itu, kau akan sembuh sebentar lagi,, kau tahu sem buh” tukas hyungku

“hah appa kkau ini hyung, akku bbukkan annak keccil yang muddah dibbodohi, inni sakit serius Hyyung,,”

“kali ini dengarkan ucapanku, akan ada yang mendonorkan sum-sum tulangnya untukmu saeng,,”Ucapnya Tiba-tiba

“jjjeongmmal”

“ne, kau harus percaya padaku” katanya meyakinkan

“Umma. Apa yang ddikatakan Hyung itu bbbenar..”Aku menanyakan lagi untuk memastikan

“Ne,, ne,, kau akan segera sembuh nak..”

 

Aku benar-benar senang saat mendengarkan hal itu yang diucapkan hyungku, terlebih umma mengiakan seakan ada cahaya penolong bagiku, entah kenapa aku merasa sedikit takut setelah mendegarkan semuanya, tapi siapakah pendonor yg mau bersedia menolongku itu..

 

“Umma kalau boleh aku tahu, siapa orang yang mau mendonorkan sum-sumnya untukku..” tanyaku yang membuat Umma dan Hyung saling bertukar pandang dan Hyung mengangguk

“Aku Kyu..” ucapnya datar

“Mwwoo Hyung??.. kau?? bagaimana bisa”

“ya bisalah Kyu, kita sangat cocok jadi aku bisa mendonorkan sum-sumku untukmu.. Gwencana Kyu. Yang terpenting sekarang kau segera sembuh”

“hmmh… aku akan sangat berhutang budi padamu Hyung..”

“jangaan berlebih begitu..”

 

Author Pov

2 minggu kemudian

Sejak saat itu, Kyuhyun mulai membaik, sampai kondisinya pun bisa dibilang sangat pas untuk melakukan operasi,, sebelumnya Hyora pun sering mengunjunginya di Rs.. begitu dengan Ryeowook dan Ummanya.. hari ini tanggal 20 juni.. 1 hari lagi Ryeowook ulang tahun dan 1 hari lagi juga Kyuhyun akan melaksanakan Operasi.. perasaan Ryeowook kali ini berbeda dari biasanya, dia ingin sekali bersama Hyora yang masih ia anggap Yeojanya. Meskipun di pandangan lain Hyora lebih memilih Kyuhyun .. Wookie menelpon Hyora.

.

“Yeoboseo Hyora kau dimana sekarang..” tanya Ryeowook  memulai pembicaraan

“Yeoboseo Oppa, aku dirumah.. Wae? Apa ada yg terjadi dengan Kyuhyun Oppa.. maaf aku terlambat menjengukknya.. tunggu aku ya.. aku tu..” ucap panik Hyora yg membuat Wookie sedikit ‘huh

‘Huh kanapa yeoja ini, Kyu dan Kyu saja yg ia fikirkan’ batin Ryeowook

“Ahni, kau tenang saja pelan-pelan. Tidak ada sesuatu pun yg terjadi pada Kyuhyun,, ini soal aku.. maukah kau menemaniku hari ini..” Tanya Ryeowook

“hoh.. mianhae,, kebetulan tidak ada apa-apa hari ini.. memangnya oppa mau kemana?” Tanya Hyora balik

“Ummh,, kau boleh penasaran dulu.. aku jemput ½ jam lagi kerumahmu”

“Ne, ne, arraso.. aku tunggu..”

 

Setelah pembicaraan singkat itu, ½ jam pun berlalu, Ryeowook sudah sampai ke rumahnya Hyora, memakai motornya dan menyalakan klakson

“Annyeong,, kau sudah siap?” tanya Ryeowook

“Ne,” Hyora pun melangkah maju menuju Ryeowook dan hendak menggambil helm yang selalu di pakainya jika di jemput oleh Ryeowook untuk menjenguk Jinki di Rs

“Stop, sebelumnya aku mau mengajukan beberapa syarat padamu..”

“Oppa, kau ini kebiasaan sekali.. ne apa syaratnya”

“1. Jangan pernah meneteskan air mata di hadapanku hari ini maupun seterusnya,”

“Ne, ayo…”

“2.”

“Na masih ada lagi..??”

“Ne, 2. Jangan meminta pulang sebelum aku memutuskanmu untuk mengantarkan pulang ”

“masih ada lagi? 3 nya gitu..”

“Masih kupikirkan, kau naiklah sekarang..”

“ Ne, kau ini namja yang aneh ya Oppa..” Grutu Hyora pelan

“Mwo?”

“Ahnio, jalanlah”

 

Hyora pov

 

Aku heran dengan sikap Wookie Oppa hari ini, dia mengajakku pergi.. apa ini ada hubungannya dengan keputusanku 2 minggu yang lalu.. ah Hyora jangan berprasangka yang aneh-aneh.. Setelah beberapa waktu Wookie oppa melajukan motornya aku di ajaknya ke beberapa tempat yang membuatku senang dan juga sedih dan ingin menangis, namun aku tak menunjukkann tangisku.. karena aku mau melaksanakan syaratnya yang ke 1.. dan setelah cukup lelah Wookie oppa mengajakku ke tempat terakhir yaitu Tempat Favoritku besama Kyuhyun Oppa dulu..

 

“Ketempat ini?” tanyaku

“waeyo.. kau mau protes,, ya berarti syarat yang keduaaa,” ucapnya terputus

“Ne ne Arraso,,” aku pun memanyunkan Bibirku dan melipat tanganku

 

Hyunmi end pov

 

#####

 

Author

Hyora memanyunkan bibirnya dihadapan Wookie, dan Wookie tersenyum Geli melihat kelakuan Yeoja yang masih dianggapnya YeojaChingunya ini..

“Hmm kau lucu sekali.” Senyum wookie

“Lagian kau oppa,, aku kan sudah berjanji takan pulang, tapi kau malah..”

“Malah Apa hah?? Kau malu ya,,,”

“Ahnio,, mana bisa Seorang Hyora malu pada Namja cengengesan seperti dirimu..”

“Haha, Ya sudah.. Hyora” panggil Wookie

“Ne Oppa..” sahut Hyora

“Aku sangat mencintaimu Hyoea,, kumohon jangan lepaskan dulu pelukanku ini,, aku janji ini yang terakhir..” Ryeowook tiba2 memeluk Hyora, dan dengan spontan Hyora membalas pelukannya

“Opppa..” Hyora membalas pelukan Ryeowook

Mereka pun berpelukan dan setelah dirasa cukup taemin pun melepaskannya

 

“Mianhae,, tak seharusnya aku bersikap seperti itu padamu”

“Ahni Oppa,, kau menangis”

“ahni, mataku terkena debu,, oh ne,, kau ingat bagaimana kita bertemu?”

“Tentu, mana mungkin aku melupakan hal itu,, pulsamu habis, hpku dipinjam dan..’

“Sudah-sudah ingatanmu bagus sekali,, tapi kau ingatkah besok itu hari apa?”

“21 juni?? Kyuhyun Oppa di operasi kan.. Waah aku sangat menantikan hari itu,, kuharap Kyuhyun oppa selamat,, kau Juga…”

“kau benar,, Gumawo”

“Oh, kau juga Ulang tahun kan?”

“Ah ne, kau mau memberiku apa..” Tanya Ryeowook

“Aku belum ada persiapan, kau kan mengajakku kesini,,”

“Kau tak usah repot-repot memberiku hadiah barang, karena sebenarnya secara tidak langsung akau sudah memberiku hadiah..” Yjar Ryeowook pada Hyora

“yang mana oppa?”tanya Hyora

“Hari ini.. ya sudah kita pulang.. pakailah Helmnya,,”

“Oppa, kita ke Rumah sakit dulu yuk..”

“Ini sudah malam,, bagaimana jika besok saja,, kau tidak capek memangnya??”

“Ahnio.. ayolah Oppa,,”

“Okay..”

 

Hyora pov

 

Aku tak mengerti apa yang diucapkan Ryeowook oppa, apakah dia masih mengagapku Yeojanya?? Mianhae Oppa,, entah kenapa fikiran dan hatiku hanya untuk Kyuhyun Oppa.. memang aku ini egois, itu kulakukan karena cintaku masih besar buat kyuhyun Oppa, aku tak mau kehilangannya, aku hanya ingin merasakan penderitaanya,, maaf aku tak bisa mencintaimu Oppa,,

 

Setelah ini Wookie Oppa mengajakku pulang tapi kenapa perasaanku sepertinya terjadi sesuatu dengan Kyuhyun Oppa, aku memintanya untuk pergi kerumah sakit, dugaanku tak meleset,,

 

“Wookkie anakku,, Kyuhyun..” isak ahjuma pada Wookie Oppa ketika kami baru datang

“adda appa dengan Kyuhyun Umma,,” tanya Wookie Oppa pada Ummanya

“Kondisinya menurun, kata dokter malam ini juga harus dilaksanakan Operasi..”

“Malam ini juga ahjuma,,”

“Ne, Hyora,, padahal tadi Kyuhyun baik-baik saja tapi saat kami mengobrol dia terbatuk dan,,,”

“terus sekarang bagaimana??..” Tanya lagi Wookie oppa

“masih ditangani dokter.. tadi dokter sempat keluar, dan umma mau menghubungimu Wookie.. tapi kau sudah datang”

 

Saat kami sedang bersedih dokter keluar

“Bagaimana keadaan anakku..” Tanya Ahjuma

“Pasien ingin bertemu dengan hyungnya…”Ujar Dokter

“Saya dokter..” Ujar Ryeowook Oppa

“Ne, ikutlah saya..”

 

Aku melihat Wookie Oppa memasuki ruang Dokter sampai sosoknya tak terlihat di balik pintu ini, aku dan Ahjuma menungu di sini untuk menunggu kepastian dari apa yang di ucapkan dokter tadi

 

Ryeowook  pov

Aku masuk keruangan Kyuhyun, disana dia tengah bersandar di bantalnya,, hidungnya memakai selang oksigen dan ditangannya memegang papan dengan beberapa lembar kertas dan balpoinnya,, aku menghampirinya..

“Kyu… Annyeonghaseo” Sapaku

“Annyeong hyung,, hah akhirnya” balasnya

“kau sedang apa??” tanyaku

“ini,,” dia melipat surat itu dan memasukkannya pada amplop berwarna merah muda.

“Surat untuk siapa itu Kyu?” Tanyaku lagi

“Ini untukmu, ini untuk Umma, daan ini Untuk Yeojamu Hyung..”

“Yyyeojaku?? Siapa maksudmu itu…” tanyaku tak mengerti

“kkau jangan pura2 tidak mengerti, siapa lagi kalau bukan Hyora.. aku sudah tahu sebenarnya Hyung, hubungan kalian.. kau masih sangat mencintainya kan..”

“Kyu.. terus apa maksud surat ini??”

“Aku merasa Operasi ini akan gagal, mengingat penyakitku..’

“Kyu kau..”

“jangan memotong pembicaraanku dulu hyung, aku meminta padamu jaga Umma dan Kekasihmu yang juga kekasihku juga Arrachi??”

“Tapi hyung,,”

“Jebal Hyung.. ya sudah kau kembali pada Umma,, dan berikan ke 2 surat itu  2 minggu setelah kepergianku.. ”

“Kyu kau akan selamat, kalau kau bilang operasi ini akan gagal itu salah besar, aku akan menuntutmu jika kau tak selamat,, karna berarti kau tak menghargai pemberianku.. kau akan selamat.. camkan itu Kyu ” ucapku pada Kyuhyun dengan air mata yang tiba2 saja terjatuh dan aku meninggalkannya

“hyung..” kudengar Kyu masiah memanggil aku tak memperdulikannya,, aku membantingkan pintu dan menuju Ummaku dan Hyora

 

“kenapa wookie..” tanya Umma

“Ahni Umma,, aku sangat senang sebentar lagi Kyu sembuh dan akan berkumpul lagi dengan kita,,” ucapku yangkembali tak yakin

“Memangnya apa yang dikatakan Kyuhyun padamu..”

“Dia, dia ingin aku mendonorkan sum-sumnya sekarang,, “ Ucapku berbohong

Saat kami berbincang dokter mengampiri kami

“saudara Ryeowook apakah anda sudah siap..”

“Hufft,, saya siap dokter..”

“wookie,, ingat janjimu pada Umma… kau dan Kyuhyun harus selamat”

“Arraso Umma.. Yaksokhe..” aku memeluk Umma sekejap kemudian menatap Hyora

“Sarangahae Hyora..” batinku dan memberikan senyumanku

“Ya sudah ikutlah bersamaku..” Ujar Dokter lagi

“Saranghae umma, saranghae Hyora.. Nan Jeongmal Saranghae Uri Yeoja..”batiku kembali entah kenapa persaanku ini yang terakhir aku menatap mereka. “ Mianhae Umma jika ku tak menepati janjiku”  batinku kembali terucap

 

~~~~~

 

Author pov

Ryeowook memasuki Ruang Operasi pukul 09.00 pm..

“aPakah anda sudah siap..”Tanya Dokter pada Kyuhyun

“Ne Dokter..”

“baiklah..”

Dokter membius Kyuhyun, dan Kyuhyun sudah tidak sadarkan diri,, kini dokter bertanya pada Ryeowook..

“Apakah anda juga sudah siap,,” tanya dokter yang lain

“Dokter bolehkah aku megajukan pertanyaan padamu..”

“ne, apa itu,,”

“Aku pernah membaca beberapa artikel kesehatan, jika pendonor sum-sum tulang belakang kemungkinan selamatnya sangat tipis, benarkah itu..”

“Ne, tapi akan kuusahakan kalian berdua selamat,,”

“Jincha?? Tapi mengapa persaanku aneh dok,, jika sesuatu terjadi,, aku minta kau selamatkan saengku sampai sembuh dokter…”

“ttappi bagaimana..”

“Aku hanya meminta ini pada dokter,, dan bolehkah aku minta 10 menit waktu dokter..”

“Untuk apa?”

“Aku ingin membuat suatu kenangan buat keluarga dan kekasihku jika kau tidak selamat..”

“ne..”

10 minutes later

“tolong berikan  rekaman video ini jika aku tak selamat dokter.. dan aku minta buanglah ke 3 surat ini.. jika aku tidak selamat, katakan jangan pernah bersedih karenaku karena aku sangat berbahagia melakukan semua ini,, dan katakan pada mereka jangan lihat videoku ini jika mereka masih menagis,, bisakah dok??”

“Ne,, arraso.. aku kan membantumu..”

“Ya sudah,, aku sekarang siap..’’

 

Diluar

 

“Hyora,, bagimana kedaan kyuhyun.. maaf Oppa baru tahu sekarang..” ujar seseorang yang tak lain adalah Jungsoo oppanya

“Oppa, mereka sedang diruang operasi..”

“Kau..”

“Aku oppanya Hyora ahjuma.. Aku turut berdoa semoga anak-anak ahjuma selamat,,”

“Gumawo nak..”

Dalam kebimbangan, Umma, Hyora serta Jungsoo  masih menunggu proses operasi..

At 18 juni 00.00 am

Dokter keluar..

“Dokter bagaimana” ucap ketiganya

“Mianhae,, diantara mereka ada yang tidak selamat.. suster bawa pasiennya..”

“baik dok”

Suster membawa orang yang disebutkan tidak selamat oleh dokter tadi  itu dengan kondisi kain putih menutupi seluruh tubuhnya..

“aku tak rela,, Kyuhyun mengapa kau meninggalkan Umma.. mengapa kau tak berusaha selamat demi umma dan hyungmu..” Umma menghampiri anaknya yang sudah terbujur kaku di atas tempat tidur itu..

“Mmmh,, Kyu oppa,, mengapa kau meninggalkanku,,” Hyora pun ikut menghampiri

“Hyora..” Ucap Jungsoo menepuk2 pundak adiknya

“Nyonya,, kau bilang anakmu Kyuhyun,, Kim Kyuhyun anak anda itu selamat,, dia masih hidup,, operasinya selamat,, yang ini adalah anak anda yang memberikan sum-sum tulangnya..” Ujar seorang dokter lagi

“Apa maksud perkataan anda..”

“ini anak anda Kim Ryeowook.. Mianhae karna pendarahan serius,, anak anda ini tak selamat” jelas dokter

“kau salah kan dokter,, kau salah..” umma segera mebuka kain yang menutupi wajah Ryeowook ,, setelah  terbuka, terlihat Wajah damai nan teduh Ryeowook..

Ryeowook yang mencintai Hyora kini sudah meninggal dia sudah tak ada,, pengorbanannya begitu nyata..

“hah,, mana janjimu anakku,, kau kan hidup demi umma dan Kyuhyun,, tapi kau malah menyerah di meja operasi,, maafkan Ummamu.. Saengil Chukkae Hamnida anakku,, kita akan merayakan hari ulang tahunmu,, tapi kenapa kau malah pergi nak,, Saranghae saranghae yeongwonhi anakku..” Umma mengecup kening Ryeowook dan kemudian tertunduk karena tak kuat dengan isakannya

“Bangunlah Nyonya,, anakmu berpesan padaku kau jangan bersedih karenanya karena dia bahagia melakukan ini..”

“Apa maksud anda,, berarti anda??”

“Mianhae, tadi anakmu berpesan itu padaku dan menyuruhku memberikan ini pada anda..”

“apa Ini??”

“sebelum operasi dilakukan anak anda sempat merekam, dan anakmu bilang jangan pernah dilihat jika kalian masih menagisinya..”

“Ryeowook anakku.. Hyora” Umma menatap Hyora dan Hyora mengampiri jasad Ryeowook

“Oppa,, mengapa kau meninggalkanku,,  kau pembohong kau,,,”

“Sudahlah, kau dengar tadi jangan pernah bersedih,, kau mau Wookie bersedih melihatmu menangis..” Ujar Jungsoo menenangkan adiknya

“Tapi Oppa..”

“Percayalah padaku..”

“Selamat tinggal Wookie Oppa,, Gumawo  atas semuanya..”

Ryeowook  pergi untuk selama-lamanya.. beberapa Minggu kemudian Kyuhyun pulih,, dia sudah mengetahui kenyaataan yang ada, jika Ryeowook Hyungnya sudah tidak ada karna tidak selamat,,

### flasback end story..###

Kau akan tetap dihatiku Wookie Oppa.. sesuai permintaanmu kami belum melihat isi Videomu, karna kami masih bersedih.. dan besok kau tahu aku dan Jinki oppa akan melangsungkan pernikahan,, dan tepat hari ini Video darimu akan kami lihat..

“Chagi,, ayolah..” ajak Kyuhyun Oppa

“Ne oppa” sahutku,, kau tahu aku akan melihat Video dari Ryeowook Oppa,, kami memutuskan melihat diruang tengah, disana ada Ahjuma yang sebentar lagi menjadi Ummaku sudah siap melihat Video itu..

“cepatlah  Kyu putar Videonya..” Suruh ahjuma

“ne Umma..” Kyuhyun Oppa memasukan video itu dan videonya terputar.. Wajah ryeowook oppa.. inilah yang kami tunggu

Author pov

Videonya pun terputar

Annyeong,, akhirnya kalian melihat video dariku,, syukurlah jika kalian sudah tak menangisiku lagi.. bagiamana perasaan kalian,, rindukah dengan pria tampan sepertiku.. haha aku geer sekali..

Hya Kyuhyun adikku,, bagimana keadaanmu sekarang. Kau pasti terlihat lebih sehatkan?? Hhaaahah siapa dulu dong, hyungmu ini…. maaf surat darimu itu aku suruh dokter membuangnya.. dan aku gantikan dengan video terbagus abad ini yaitu adalah aku.. haha. Saranghae NamDongsaeng jagalah kekasih kita baik baik Arrachi??

“Hyung, aku berjanji” isak Kyuhyun

Umma maafkan aku,, aku tak menepati janjiku.. tapi tenanglah akan ada Kyuhyun yang menemanimu.. aku yakin itu..sarangahae Umma.. jeongmal Sarangahae. Anakmu akan selalu menyayangimu. emmmuach

Hyora.. hai apa kavbar kau sekarang,, bahagia kah?? Itu pasti tentu.. Hyora sebenarnya aku masih mencintaimu sampai detik ini.. aku tahu kau lebih memilih Kyuhyun,, kau tenang saja aku sudah tak ada di antara kalian,, tapi dengarkan ini yang terakhir HYORA SARANGHAE YEONGWONHI,, aku janji ini terakhir.. Kyu  jangan cemburu yah (Ryeowook membentuk V)

ah waktuku tak lama,, aku menyayangi kalian,, sangat menyayangi.. jangan pernah lupakan aku ya,, Umma, Kyu, Hyora.. Annyeong.. (ucapnya sambil menangis dengan suara yang sedikit lirih) sarangahae,, sarangahae nan Uri family.. Annyeong

video yang cuma sebentar itu sangat singakat… dan Umma, Jinki termasuk Hyora tak kuasa menahan tangis..

“Sarangahae Hyung.. Sarangahae Yeongwonhi..”

“Nado saranghae Wookie Oppa,,,”

“Saranghae Anakku,, bahagialah disana”

“Sarangahae Yeongwonhi..” ucap ketiganya

 

 

END

 

Haaaaa hiks hiks ngurung di kamar kunci pintu,, ff saya gaje nih ceritanya,, tapi kok nangis ya saya… Mianhae Jika endnya tak sesuai harapan.. Bow 90 drajat..

Semoga para reader tidak kapok baca FF dari saya,, karna mungkin beberapa pekan kedepan saya akan sering kirim FF,, jangan lupa comenya..

Oh ya aku mau sekalian ucapin Saengil Chukae Hamnida Ryeowook Oppa.. dan mudah-mudahan ff ini pas momentnya..

Annyeong..^^

 

15 thoughts on “Forever Love You part 2

  1. huhuhuhuhu…
    nangis neeehhhhh…
    nulis koment juga masih nangis…
    ampe ampe hidungku tersumbat…
    Hhuuwwwaaaaaaaaaaaa……….. sedddiiiihhhhhhhhhhhh

  2. Mian karena aku comentnya baru sekarang,
    ffnya bagus sekali chingu,
    huhuhuhuhuhu…….Wookppa pengorbananmu sungguh besar untuk dongsaengmu dan yeoja yang sangat kau cintai,
    huaaaaaaa…..huhuhuhu kenapa aku jadi nangis kayak gini*ambil tissu satu lusin*…..

  3. Aku pgn nangis bacanyaaaaaaaaa…………
    Sayangnya lg puasa…..hiks. Gaboleh nangis-_- hiks

    Daebak! Keren ffnyaaaa>< ah….speechless.
    Tapi itu ada beberapa kesalahan ketik nama ya? Kok ada nama Taemin&Onew nyasar?._. kkk~

  4. Mian thorr baru coment d last part’a ..
    Authorr daebak sukses buat mata aq bengkak, hiks hiks pngorbanan wookie oppa patut d acngin jmpoll..
    Nice ff thorr..
    Oia thorr salam knal ya new reader nich..
    Annyeong.. :D

  5. hwa.. sedih.. wookie oppaku sayang..
    tp kykx ada kslahan penulisan ya? bbrapa kali yg mestinya ditulis ‘kyuhyun’ malah ditulis ‘jinki’..
    keren ceritanya..

Comment please? ( ื▿ ืʃƪ)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s