[Freelance] Forever Love You part 1

Title : Forever Love You part 1 (twoshoot)

Author : Choi Jiseok aka RhaNew

Tag : Ryeowook, Cho Kyuhyun, Park Jungsoo

Gendre : Romance, Sadness, Brothership, Family,twoshoot..

 

@@@

 

Main cast :

Kim Ryeowook as Ryeowook

Park Hyora YOU (reader Yeoja)

Cho Kyuhyun as Kim Kyuhyun

Park jungsoo (cameo, pelengkap saja)

Rating : gak tahu saya.. J

Summary: Kisah yang penuh dengan pengorbanan

Ps        : ini adalah Ff keduaku yang dikirim kesini.. mohon minta Comentnya jika ada kekeliruan.. Jika kurang sedih maaf karena masih belajar… Oh ya pernah aku kirim ke www.alwayskpop4ever.wordpress.com .. Oke kita lanjut saja,, ini baru Part pertama saja.

 

Hyora P.o.v

Aku telah mendapatkan cintaku lagi berkat kau, kau adalah cahaya kedua untukku membuatku harus membalas budi muliamu untukmu, entah mengapa aku tak bisa berhenti menangis,, aku tak bisa…

 

### Flash Back story ( pov) ###

 

Park Hyora pov

 

“Kurasa hubungan kita cukup sampai disini saja.” Ucap seorang namja yang 1 tahun belakangan ini statusnya adalah seorang namjachinguku.. hati ku pun tiba2 terhenyak

“Waeyyo Kyuhyun oppa.. apa salahku, apa aku buat oppa menderita, apa kelakuanku terlalu kekanak2an,,apa kau malu punya yeoja ..” tanyaku bertubi-tubi namun tangannya menyetopkan pembicaraanku.

“Ania..” jawabnya singkat

“Lantas kenapa tiba2..”ucapanku terpotong kembali

“Karena ummaku telah menjodohkanku dengan seorang yeoja kenalannya, dan aku tidak bisa melawan kehendaknya, aku tidak akan melupakanmu  Hyora. Kumohon kau mengerti ara?”  jelasnya panjang lebar

“Apa kau pernah kenal dengan yeoja itu, siapa dia, aku tidak rela kau dimilikinya..” kataku histeris sambil memukul-mukul dadanya

“Tenangkanlah dirimu..” katanya sambil memelukku

“Aku tidak rela oppa, kau harus tahu perasaanku kau harus tahu..” teriakku parau

“Aku mengerti…sarangahae yeongwonhi Hyora..” ucapnya dengan menunduk kutahu dia sedang menangis kemudian dia mengecup keningku lembut. ”Annyeong Hyora..” dia pamit padaku dan pergi begitu saja, sungguh menyedihkan diriku di awal musim semi  ini mengapa hatiku malah menjadi gugur???, aku sungguh sangat menyedihkan..

 

Kyuhyun p.o.v

 

“Aku mengerti…sarangahae yeongwonhi..” ucapku pada Hyora kekasih yang terpaksa harus aku lepas, hatiku sebenarnya teramat hancur, namun apalah daya itu yang harus kulakukan demi kebaikannya juga, dan aku meninggalkannya begitu saja di tempat itu, ironis memang tapi itulah satu2nya agar aku bisa kuat pergi meninggalkannya.

 

~~~~~~

 

Author pov

 

Setelah kejadian yang menyedihkan itu Hyora pulang dengan langkah yang gontai, tatapannya kosong, matanya sembab dan hatinya begitu hancur..

“Aku pulang..” kata Hyora saat memasuki rumahnya, dan tanpa menyapa siapapun yang ada di rumah itu, dia langsung pergi ke kamarnya

“Hyora… ya! Hyora..” panggil seorang namja  di rumah itu

 

BLAM.. suara pintu kamar yang di banting keras.

 

“Umma kenapa dengan anak itu, tak seperti biasanya” Tanya seorang namja pada ibunya, yang tak lain adalah Park Jungsoo oppanya Hyora..

“Molla Jungsoo, tolong kau lihat dia, takut takut ada apa2..” perintah ummanya

Jungsoo pun pergi ke kamar Hyora

“Hyora~ya gwencana?” tanya Jungsoo pada dongsaeng tercintanya yang terlihat membenamkan wajahnya di tempat tidur sambil menangis terisak

“Kau menangis?” Tanya Jungsoo

“Hemmh.. op..ppa..” Hyora bangkit dan langsung memeluk oppanya sambil menangis segukan

“Menangislah, dan ceritakan semuanya padaku jika kau sudah tenang..ara!” kata Jungsoo sambil mengelus2 rambut panjang Hyora yang sudah sangat kusut

“Oppa aku benar- benar tidak percaya dengan kejadian yang baru saja aku alami.. heemh,, T,T..” ucap Hyora yang masih saja menagis tersedu – sedu

“Kubilang menangislah dulu, kau belum tenang.. kalau perlu jadikanlah oppamu ini pelampiasan, pukullah sesukamu, asalkan dirimu menjadi tenang..” perintah Jungsoo

“Aku tidak mau menyakitimu oppa,,,”

“Ya sudah buatlah dirimu tenang, dan mulailah bercerita padaku”

 

2 jam Hyora menangis, dan dia sedekit bercerita soal kejadian yang dialaminya barusan.. dan Hyora tertidur begitu saja..

 

“Ah dasar Yeodongsaeng babo, menangis sampai segitunya gara2 masalah seperti itu, biarlah mungkin ini suatu pelajaran buatnya supaya lebih dewasa ..” Jungsoo menyelimuti adiknya dan mengecup kening Hyora dan pergi keluar..

 

Author end Pov

 

 

#####

 

 

1 bulan pun berlalu, Hyora sudah bisa menerima keadaan ini dan terlihat tegar.. meski kadang jika ia teringat hal itu lagi, air matanya akan jatuh tanpa di perintah (?)..

 

“Huft dinginnya sore ini, oppa kenapa belum  menjemputku?” gerutu Hyora

“Aigoo pulsaku habis.. bagaimana ini” Ucap seorang Namja yang beridiri sebelahan dengan Hyora dan ia terlihat resah, dan Hyora hanya menoleh sedikit.. “Agasshi, apa kau punya handphone???” Tanya namja itu pada Hyora

 

Hyora hanya menoleh kecil seperti tak menggubris ucapan namja itu..

 

“Eotteokha Agasshi,” tanyanya lagi

“Mwo? Ne ne..” Hyora pun dengan polosnya memberikan hpnya pada namja yang tidak dikenalnya itu meski dengan wajah yang cuek.

“Gumawo agasshi aku pinjam sebentar..” ucap Namja itu “Yoboseo umma.. bagaimana keadaan Saeng, apa dia sudah siuman?” tanya namja itu pada orang yang di panggilnya  ‘Umma’ sepertinya di sebrang telpon

“Rupanya dia sedang menelpon ibunya..” ucap Hyora yang tak sengaja nguping

“Baiklah umma sebentar lagi aku pergi ke hospital” namja itu menutup telpon dan berbalik ke Hyora “Sekali lagi Jeongmal gumawo Agasshi” sambil menyerahkan Hp Hyora “Joneun Kim Ryeowook Imnida” Namja itu menyodorkan tangannya

“Park Hyora Imnida,” jawab Hyora masih dengan Ekspresi yang sama

“Kau sendirian disini?” tanya Ryeowook

“Ne, aku sedang menunggu oppaku.. oh ne.. tadi aku tak sengaja mendengar pembicaraanmu ketika menelphon, katanya kau akan pergi ke hospital??”

“Aigoo, aku lupa, dasar Wookie babo.. Hyora kuharap kita akan bertemu lagi.. Annyeong..”

“Annyeong Ryeowook..”

 

Ryewook  berlalu di hadapan Hyora.

 

Diiiiiiiiiidt

“Hyora mianhae, tadi oppa harus praktek di Rs jadi sedikit sore menjemputmu.. cepatlah naik..” ajak oppanya

“Nee oppa..” jawabnya singkat

 

#######

 

Ryeowook pov

Aku sudah tiba di hospital, kulihat Saengku terbaring lemah di atas tempat tidur hospital, dan umma disampingnya sambil mengelus2 keningnya..

“Kau sudah datang?” Sambut Umma dengan suara yang parau

“Bagaimana Kyu bisa masuk hospital lagi umma, bukankah 3 hari yang lalu dia baru keluar umma” tanyaku

“Tadi dia memaksa untuk pergi kuliah, umma telah melarangnya karena umma tau keadaannya yang sekarang sedang buruk tidak seperti dulu..tadi dia di temukan pingsan di koridor kampus, untunglah temannya langsung memberi tahu umma..” jelas umma

“Kasihan Dia kalau ada donor mungkin saat ini dia tidak akan merasakan penderitaan seperti ini..” ucapku parau

“Nee Wookie” sambung umma dengan tatapan hampa

“Hemh..” gumam pelan dongsaengku Kyuhyun yang terbangun dari pingsannya

“Ha,, saeng kau sudah siuman??”

“Umma, hyung aku dimana..” tanyanya seperti orang yang kehilangan ingatan

“Kau di hospital Kyuhyun ..” jawab umma

 

Kyuhyun  pov

 

Kepalaku sangat berat, nafasku sesak sepertinya aku pingsan lagi, bau obat-obatan yang sangat menyengat menusuk hidungku  bau khas hospital mulai tercium, aish apa aku berada di hospital lagi??? aku mulai membuka mataku dan kulihat keluargaku Umma dan Wookie hyung dengan ekspresi yang berbinar

“Hemh..” gumamku pelan

“Ha,, Saeng kau sudah siuman??” tanya Hyungku

“Umma, Hyung aku dimana..” tanyaku pada mereka untuk memastikan

“Kau di hospital Kyuhyun..” Umma menjawab, dan aku pun langsung ingat

“Aku ingin pergi keluar Umma.”

 

Pintaku langsung pada umma dan ku lihat wajah kecemasan melihatku

“Kau kan baru saja siuman, diluar sangat dingin Kyuhyun ” Jelas umma

“Aku hanya ingin melihat  langit malam ini apa cerah atau malah sebaliknya Umma,  Jebal!!” pintaku sambil memohon

“Ne, Wookie temani Saengmu.. dan ingat jangan lama2, umma sangat mengkhawatirkan kondisimu Kyuhyun..”

“Okay Umma.. Ayo Hyung” Aku pun berjalan dengan dipapah oleh Wookie hyung dan mulai berjalan melewati lorong-lorong Hospital

“Kita kemana Kyu..” tanya hyungku

“Ditaman saja” suruhku

 

Aku dan Wookie hyung duduk di bangku taman, indahnya langit  malam ini.. Kau sedang apa sekarang Hyora, apakah kau rindu dengan suaraku?? batinku…

 

Kyuhyun end pov

 

~~~~~

 

Hyora pov

 

Aku membuka jendela kamarku, dan aku mendongkakkan mataku kearah langit, indahnya.. gumamku, namun tak seindah saat aku bersamanya,, kali ini sangat terlihat begitu menyakitkan..

“Huft..andai saja kau masih denganku,, kau pasti akan mengajakku melihat bintang itu oppa dan kau akan bernyanyi untukku.. kau sekarang  sedang apa Kyuhyun oppa.. aih lagi2 kau memperdulikannya Hyora orang yang dengan teganya meninggalkanmu demi yeoja pilihan ummanya..” aku sangat  frustasi dan kuacak2 rambutku

 

Clek

 

“Kau sedang apa Hyora.?” Seorang namja yang membawa makanan di tangannya tidak lain adalah oppaku memergokiku yang sedang tak karuan ini

“Ahni oppa, aku..” kenapa tiba2 saja pandanganku samar oppa aku tidak bisa melihatmu dengan jelas, kemudian semuanya gelap..

“Hyora kau kenapa,, Irona Hyora..” suara teriakan itu masih sedikit samar2 ku dengar dan tubuhku terasa melayang

 

Jungsoo p.o.v

Aku memasuki kamar adikku, untuk mengantarkan makanan dan setelah itu aku ingin mengajaknya jalan2 ke hamparan kota Seoul yang sangat indah ini, alasanku karena aku benci melihatnya murung seperti itu, tanpa ketukan dan basa basi aku membuka pintu kamarnya, kulihat seperti biasa dia layaknya orang gila bergumam2 sendiri di kamar..

 

“Kau sedang apa Hyora.?” Tanyaku sambil tersenyum simpul melihatnya.

“Ahni oppa, aku..” tiba2 saja dia terlihat lesu dan ambruk

“Hyora kau kenapa,, Irona Hyora..” teriakku, dan tanpa tanggung2 aku mengangkatnya dan membawanya ke mobilku, ku bawa dia ke Hospital, aku tidak memberitahu ummaku yang kebetulan saat ini sedang pergi ke rumah Kang Ahjussi, takut2 dia malah sama pingsan dan aku jadi kerepotan.. Ataupun Appa yang sedang sibuk di kantor.. Sampainya di Hospital aku bergegas memanggil suster ataupun dokter disana..

 

“Jungsoo kau tunggu diluar saja” Ucap dokter itu yang tak lain adalah seniorku yang terlebih dahulu menjadi seorang dokter sungguhan, aku pun hanya tertunduk lemas di lantai, kuharap adikku baik2 saja..

 

Ryeowook pov

 

“Kyu udara sudah sangat dingin, Umma pasti sangat cemas.. kita masuk kyu..” pintaku pada Saengku yang terlihat sedikit menangis “Kau menangis Kyu??” tanyaku

“Ahni, mataku hanya perih, mungkin karena angin yang berhembus, Ne ayolah kita masuk hyung” Jawabnya sambil berbohong, aku bukan anak kecil yang mudah dibohongi, jadi aku tahu dia sedang menangis, pasti karena Yeoja itu.. ingin aku menemuinya,, sayangnya aku tak mengenalnya..

Aku pun membopong saengku, disekitar lorong hospital aku iseng melihat orang2 yang sibuk dengan takdirnya, ada yang senang, sedih dll.. Namun pandanganku terpusat pada seseorang yang menggendong seorang yeoja yang terkulai lemah dan sedang berteriak2 memanggil dokter, aku mengenal Yeoja itu.. Hyora, Yeoja baik sore tadi, dia kenapa?? Tanyaku heran.

.

“Hyung, kau sedang melihat apa??” Saengku bertanya dan membuat lamunanku buyar

“A, Anio Kyu.. ayo kita masuk..” Jawabku yang sedikit gugup.. Saat sampai kekamar

 

“kalian sudah kembali” Tanya Umma

“Diluar sangat dingin jadi kuputuskan untuk masuk Umma”

“Apa Umma bilang tadi.. berbaringlah nak”

“Ya sudah kau Istirahatlah.. Aku tinggal sebentar ya Kyu, Umma.” Ucapku sambil membaringkan saengku

“Gumawo Hyung.. kau mau kemana?”

“Aku lapar Kyu.. mau keluar dulu cari makanan” kataku bohong namun memang benar perutku sekarang sedang lapar

“MWO.. cepatlah kau cari makan, aku tidak mau kau juga sakit.. pergilah” suruh Umma

“Ne Umma”

 

Aku pun pergi dari kamar rawat Kyuhyun, aku masih penasaran dengan Hyora.. aku pergi mencari letak kamarnya.. yep dapat kamar 161 ku harap aku bisa bertatap muka dengannya lagi.. disitu Hyora terlihat sudah sadar. namun aku tidak berani masuk.. Namja itu, aku takut dia namjachingunya.. Aigoo Kim Ryeowook,, kau kenapa, apa ini yang dinamakan Jatuh cinta pada pandangan pertama??  Tapi sebentar, tadi sore Hyora bilang sedang menunggu oppanya, yep namja itu pasti oppanya yang di maksud.. Aku pun memutuskan untuk menguping saja..

 

“Hyora oppa pergi dulu ke R. Dokter untuk memastikan keadaanmu..” ucap namja tadi

“Nee, oppa! Chamkaman” panggil Hyora pada Oppanya itu

“Hyora waeyo..” jawab Oppanya..

“Apa umma dan appa sudah diberi tahu? Kuharap jangan, aku baik2 saja soal” apa? Hyora bilang Appa&umma.. tidak salah lagi dia adalah Oppa kandungnya.

 

Kulihat oppanya keluar dari r. Hyora, aku pun dengan tak tahu malu masuk keruangan itu..

“Oppa kenapa kau kembali lagi.. ap..” ucap Hyora yang langsung merubah ekspresinya ketika melihatku

“Annyeong Haseo.. Akhirnya kita bisa bertemu lagi ya Hyora..” ucapku dengan senyuman terbaikku

“Kau..” tanyanya

“Heran kan kenapa aku bisa ada disini..?” pertanyaanku

“Ne,”

“Hei.. Kan tadi aku pergi kesini dan sampai sekarang aku belum pulang, dan tadi tak sengaja aku melihatmu masuk hospital,, ngomong2 Kau kenapa bisa masuk Hospital?? Kulihat tadi sore kau baik2 saja..” Tanyaku

“Molla, Kau sendiri kenapa masih disini, siapa yang sakit?”

“Namdongsaengku sakit.. dia harus di rawat disini cukup lama.. jadi untuk hari pertamanya disini aku dan ummaku sampai larut menungguinya..” jelasku

“owh, aku turut prihatin, memangnya dia sakit apa?”

“Kasih tahu tidak ya..” aku ragu2, tapi mulutku seakan tak bisa di kendalikan aku ingin bercerita padanya

“Ya sudah aku tidak memaksa” ekspresinya sangat lucu, dia menggembungkan pipi chubynya

“Asalkan kau jadi temanku” ucapku..

“Aku mau jadi temanmu, ups mianhae.. aku yeoja penasaran soal..” Ujarnnya

“Ne, kita sekarang teman..” aku pun mulai bercerita

 

Hyora pov

 

“Ne, kita sekarang teman..” sambung namja yang bernama Ryeowook , yang sore tadi awal kita bertemu dan sekarang berteman, kejadian yang sangat singkat, tapi aku benar2 nyaman bersamanya dan suka.. dia mulai bercerita tentang Saengnya yang katanya sakit sama2 dirawat di hospital ini.. entah perasaan apa yang menghampiriku, aku penasaran dengan cerita teman baruku ini, yang tak segan2 berbagi padaku.

 

“2 bulan lalu Saengku divonis menderita kanker Darah atau Leukimia.. kata dokter penyakitnya sudah stadium dua, jika tidak dapat donor secepatnya leukimia itu akan cepat mengancam nyawa Saengku. saat terkena vonis itu hyungku tidak tahu, hanya aku dan ummaku saja, kemudian beberapa hari dari itu Saengngku tahu dan hidupnya langsung berubah drastis yeoja yang di cintainya di putuskan begitu saja alasannya dia tidak mau yeoja yang disayanginya tak ingin menjadi Yeojanya lagi, karena dia yang sekarang penyakitan, saengku kira lebih baik dia memutuskanya terlebih dahulu..” entah kenapa aku menangis mendengar ceritanya

“Kau menangis Hyora?” tanyannya, saat aku menangis oppaku datang sambil membawa bungkusan besar yang dibungkus plastik hitam, dan ekspresinya begitu terlihat.. MARAH.. dia beranggapan kalau aku menangis karena di apa2kan oleh Namja yang di sampingku ini.

 

BUGH.. pukulan keras pada pipi Ryeowook

 

“Asssh..” rintih Wookie yang pipinya langsung terlihat memar

“OPPA KAU KENAPA MEMUKULNYA..” Teriakku pada oppaku

“Hyora kau menangis karenanya kan.. jadi jangan mencoba membelanya..”

“Ania oppa, dia adalah temanku, justru dia menemaniku dan menghiburku saat kau keluar tadi..” jelasku

“Oh ya.. mianhae atas kelakuanku” oppaku meminta maaf pada Ryeowook “Kau tak apa kan..”

“Ania hyung..” jawabnya

“Syukurlah, gumawo telah menemani adikku.. Joneun park Jungsoo Imnida.. Oppanya Hyora”

“Ne, Kim Ryeowook Imnida kau boleh memanggilku Wookie.. “

“Oh ya oppa, kau habis menemui dokter kan.. bagaimana keadaanku..” tanyaku pada oppa

“Ah Ne.. kata dokter kau itu terlalu banyak pikiran makannya tadi kau pingsan, oppa harap kau jangan memikirkan Namja itu lagi,, jika sampai ketahuan lagi oppa tidak akan segan2 memberinya pelajaran..ara!”

“Ne oppa..”

Hyora pov end

 

######

 

Sejak saat itu Ryeowook dan Hyora semakin dekat keduanya sering bercerita tentang masing2 dan ryeowook selalu menjenguk Hyora sampai sehat kembali, Jungsoo pun tidak menentang hubungan mereka malah berharap mereka bisa pacaran karena mereka sangat cocok. Dan Hyora dapat melupakan namja bodoh yang menurut kakaknya itu telah menyia-nyiakan cinta tulus Hyora.

 

“Heemph sepertinya ada yang mau kencan nich..” goda Jungsoo pada adiknya

“Ah oppa bisa saja, aku hanya ingin pergi  jalan2 dengan Wookie..”

“Aish kau ini, babo atau pura2 babo, sepasang yeoja dan namja jika berjalan beriringan bukankah mereka sedang berkencan??

“Terserah oppa saja,, aku pamit oppa..” hyora berlalu di hadapan Jungsoo

 

Diluar

 

“Kau sudah lama menungguku..”

“Ahnio.. Ah Ne Hyora..” panggil Ryeowook

“Ne,”

“Sebelum kita pergi aku mau mengajukan satu pertanyaan padamu, tak lebih”

“Ne, apa itu”

“Maukah kau menjadi yeojachinguku?”

“Mwo?” lonjak Hyora kaget

“Jika kau menolak aku akan pergi sekarang juga dan tidak akan pernah muncul dihadapanmu lagi, dan jika kau menerimaku akan ku ajak kau ke suatu tempat.. tempat yang banyak keindahan didalamnya” lanjut Ryeowook

“Wookie oppa, apa harus kujawab sekarang? ini terlalu mendadak untukku”

“Harus sekarang” jawab Ryeowook mantap dan Hyora dengan cepat menjawab

“ Ajak aku ketempat itu”

“Jinca? Gumawo Hyora.. Kalau begitu cepatlah naik..” Ryeowook mengajak Hyora dengan motornya dan sampainya ke tempat itu..

“Oppa apakah ini tempat yang kau maksud?..” tanya Hyora dengan suara yang sedikit bergetar

“Ne, indah bukan.. kau tahu, ini hadiah dariku karena kau telah menerimaku”

“aku mau kita pulang lagi Oppa.. tempat ini.. aku tidak suka melihatnya..” pinta Hyora histeris..

“waeyo Hyunmi, kita baru saja sampai..”

“Aku akan pergi sendiri saja kukira kau berbeda dari namja yang lain, tapi tetap saja kau sama dengan Namja itu,, kau membuka luka lamaku Oppa..”

“Hyora Chankaman.. mianhe Hyora aku sungguh tidak tahu,, ya kita pergi sekarang dan cari tempat yang baru..”

 

Ryeowook mengajak Hyora kesuatu tempat, disitu Hyora tidak henti2nya menangis dan Ryeowook terlihat merasa begitu sangat bersalah karena telah membuat YeojaChingunya menangis ..

“Hyora mianhae, jeongmal mianhae..”

“kau tidak salah Oppa, aku hanya syok saja, kejadian itu benar2 membuatku sakit, kau tahu dia meninggalkanku begitu saja disana..”

“berarti Kau sama seperti Yeojchingunya Saenggku yang ditinggalkan ditempat itu, kau sudah tahu kan alasannya, selama 2 bulan sejak kejadian Saengku meninggalkannya aku diam2 mencari sosok yeoja itu tapi nihil, dan karena itu aku mulai menyukai tempat itu dan kukira kau pasti senang melihat tempat itu..” jelas Ryeowook yang membuat Hyora mengerutkan dahinya heran..

“mwo Oppa apa kejadian yang kau ceritakan tadi benar2 sama dengan kejadian yang aku alami…”

“Ne,”

“Wookie Oppa apppa boleh aku tahu nama Saengmu.. “ ‘kuharap itu bukan’ batin Hyora

“Ne, ah nee aku belum memberitahumu kan, Aish bodohnya aku ini.. namanya Kim  Kyuhyun..”

“Aigoo (tubuhku serasa mati sementara, jadi selama ini aku membencinya padahal dia tak bersalah) wookie oppa aku mohon antarkan aku ke hospital, jebal”

“kau kenapa Hyora” Tanya Ryeowook yang belum mengerti

“Nanti aku jelaskan, Jebal Oppa palli..”

“Nee”

 

Di Hospital

 

“Oppa, saengmu dirawat dikamar mana??”

“ayo ikut aku..” ajak Ryeowook sambil menarik tangan kecil Hyora “Itu Kyuhyun..” tunjuk Ryeowook pada sosok Namja tampan dengan wajah pucatnya dan tubuhnya yang sedikit kurus

“Oppa..” Hyunmi duduk terkulai di depan pintu saat melihat orang yang sedang duduk dikamar itu sendirian sambil menatap kosong ke jendela.

 

Kyuhyun pov

 

Sudah beberapa lama aku disini, hah aku sudah tidak tahu, aku rindu  angin, panas dan udara segar diluar sana, aku rindu semua musim, terutama musim gugur, ya tuhan berikan aku kesempatan melihat keindahan alammu bersama orang yang aku sayangi, aku rindu kau Hyora kau sedang apa, apakah suasana hatimu saat ini senang atau sedih kah.. aku harap yang terbaik untukkmu.. apakah kau pernah mengingatku lagi?? Ah dasar kau Kyuhyun pabo, siapapun orang yang hatinya disakiti orang itu takan segan2 membencimu..

 

Brakk.. kudengar pintu kamar rawatku terbuka

“Oppa..” kudengar suara parau seorang yeoja.. yeoja yang kurindukan selama ini.. dia terduduk ambruk di lantai..

“Hyora bangunlah..” Hyungku membantunya berdiri apa hubungan mereka, apa itu yeoja yang selalu Wookie hyung ceritakan??? “Jadi kau Yeoja yang.” Hyora tak memperdulikan ucapan Wookie Hyung

“Oppa..bogoshipo,, jeongmal bogoshipoyo” kini Yeoja itu berlari menghampiriku dan tak segan2 mencuri pelukanku erat.. matanya mencucurkan air mata kesedihan  dan kerinduan yang sangat dalam

“Kkau kenapa..” tanyaku gemetar

“kau yang kenapa Oppa, ini yang dinamakan Jodohmu itu, kau tidak jujur oppa.. kau tak mau berbagi kesakitanmu padaku, kau ini kenapa oppa..” kini ucapannya sedikit keras

“Hyyyorra” ucapanku berat karena apa yang harus kulakukan sekarang, tiba2 tubuhku serasa lemah, sakit sekali dan kurasakan darah segar keluar dari hidungku..

“Kyu Gwencana..” kudengar teriakan Wookie hyung samar2

“Hah oppa.. kau kenapa,, ku mohon kau jangan..” kini sentuhan hangat yeoja yang kusayangi, dan semakin lama tubuhku berat dan..

 

 

 

TBC

Mian aku putuskan disini  karna kepanjangan soal… part 2 (end) aku kirim bareng kok…

Mudah_mudahan ada yang suka..

Gumawo 4 reading..

Annnyeong..

 

9 thoughts on “[Freelance] Forever Love You part 1

  1. Kya chingu, aku sukaa…
    kasian Wookienya T.T
    ternyata Hyora pcr adekknya sndiri :'(
    ama kau aja yoo Wookppa XD
    kkekekeke–
    lanjut ya Thor!

  2. mian chingu.. memang banyak yang salah namanya cz itu hasil requesan eh namnya di ganti semuanya yang tadinya hyunmi aku ganti jadi hyora.. dan tar di part 2nya juga banyak yg slah.. mianhamnida…

  3. Salam kenal kak :))
    alurnya kecepetan kak,coba dibuat basa basi dulu wookie sm hyo nya..
    Hahaha..
    Tapi sedih ohh…
    Keren kok ff nya.ditunngu lanjutannya

  4. Huh Hah… aku ga tega kalo main cast nya itu sakit2an… huhu,, nyeseekkk… kasian kyu, ninggalin org yg dsyg krn sakit… trz wookie gmn??? aduuh… wookppa sing sabar aja yaa… ^^

Comment please? ( ื▿ ืʃƪ)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s