You’re Just Too Nice and I Hate It part 1

It’s me Kei and I’m back again.

And now, Hyori will be back with her original pair.

Hope you’ll like it. Don’t forget to comment n silent readers are welcome ^^

 

You’re Just Too Nice and I Hate It (part 1)

Terlihat seorang perempuan yang memberikan pandangan tidak percayanya melihat sesosok laki-laki yang memakai setelan jas berwarna abu-abu muda yang sedang memegang segelas sampanye. Sang perempuan hanya bisa tersenyum lebar dari kejauhan saat sang laki-laki berjalan perlahan ke arahnya.

Mungkin yang di gambarkan di drama-drama televisi saat kamu melihat seseorang dan merasa bahwa semua orang menghilang ataupun adanya tombol ‘pause’ dan ‘mute’ di kehidupan nyata adalah sebuah kebohongan. Tapi  ini nyata. Perempuan itu memandang laki-laki yang berada tidak jauh dari tempatnya berdiri tanpa berkedip. Dia merasa semua orang tiba-tiba diam, tidak sejujurnya semua orang hilang dari pesta, dan hanya ada dirinya dan laki-laki itu beserta benda mati seperti meja, gelas, dan makanan.

Senyum laki-laki itu membiusnya. Sang perempuan hanya bisa tersenyum sambil sedikit tertawa. Jarak mereka yang kurang dari lima meter itu serasa sangat panjang. Waktu berjalan sangat, sangat, sangat, sangat lambat.

Hey, you!” kata sang laki-laki sewaktu dia berada tepat di depan sang perempuan.

I.. How.. You..” jawabnya terbata-bata, masih dalam pengaruh senyuman maut sang laki-laki.

Shouldn’t you give me a nice big hug and kisses instead of giving me that look?”

What look?”

I-saw-a-ghost look?”

“Hahaha, you still hilarious like usual.”

And you love it, don’t you?”

Yes, I do and you know it.” jawab sang perempuan sambil tertawa dan memeluk hangat sang laki-laki. “I miss you much.”

That’s why I’m here now.”

You liar.”

Well, a half lie.” kata sang laki-laki sembari menaikkan sebelah alisnya.

So, what are you doing in here?”

“Menghadiri sebuah pesta pernikahan sebagai salah satu tugas keluarga.” Jawabnya sambil menyesap sampanye.

“Bukan itu, bodoh.” Kata sang perempuan sambil menepuk lengan sang laki-laki.

“Aku di suruh appa pulang untuk mengurusi perusahaannya disini selagi beliau berbulan madu untuk yang kesekian kalinya.”

“Hanya itu? Masa paman Choi memanggilmu pulang hanya untuk itu?”

“Kenapa sih kau itu selalu tidak puas dengan jawaban yang ku berikan?” tanyanya sambil mendekatkan wajahnya pada wajah sang perempuan. “Padahal kalau orang lain langsung percaya.”

“Karena aku mengenalmu dan keluargamu terlalu baik.”

“Perusahaan kami berencana mau membuka cabang baru di London. Karenanya aku pulang untuk mengurusinya.”

“Hahaha. Benarkan kalau kau pulang tidak hanya karena paman dan bibi Choi berbulan madu.” Kata sang perempuan sambil tertawa dan secara tidak sengaja mencondongkan tubuhnya ke arah sang laki-laki. “Kapan sampai? Kenapa tidak menelponku?”

“Baru sampai kemarin lusa dan aku takut mengganggumu. Aku dengar kau bertunangan ya? Mana tunanganmu?”

“Mengganggu apa? Setelah semua yang terjadi diantara kita kau takut menggangguku? Bullshit.”

“Tidak. Benar. Aku dengar kau sibuk dengan pekerjaanmu dan juga tunanganmu. Mana dia? Ayo kenalkan aku padanya.”

Next.”

Next? Kau sedang bertengkar dengannya?”

Next. Bagaimana kalau nanti malam kita makan malam di restoran favoritku? Kau pasti menyukainya.”

“Dan tunanganmu?”

“Ya!! Choi Siwon!!Hentikan sebelum kau merusakkan moodku.” Kata sang perempuan sambil memukul pelan dada Siwon.

Tiba-tiba terdengar suara dehaman agak keras dari arah belakang sang perempuan yang membuat mereka berdua memalingkan kepala mencari asal suara tersebut.

Siwon memberikan pandangan who-are-you nya tapi masih dengan sisa tawanya dan sang perempuan langsung saja mengatupkan kedua mulutnya dan mendengus pelan.

“Hyo, aku perlu bicara.” Kata laki-laki itu pada Hyori, sang perempuan yang saat ini berada di tengah-tengah.

“Nanti. Kau tidak melihat aku sedang bersama dengan seseorang?” jawab Hyori dingin.

“Tapi ini urusan mendesak.” Katanya lagi dengan tegas kali ini.

“Hai, aku Choi Siwon.” Kata Siwon kali ini. “Aku teman Hyo. Kau tunangannya?”

“Iya, aku tunangannya dan maaf bisakah aku berbicara dengan tunanganku?” katanya sambil menekankan kata ‘tunanganku’.

“Silakan.” Kata Siwon sambil tersenyum.

“Terima kasih tuan Choi.” Jawab sang laki-laki sambil melepaskan pegangan tangan Siwon pada pinggang Hyori. “Oh ya tuan Choi, lain kali jangan sembarangan menaruh tanganmu pada tunanganku.”

Bye, Hyo.” Kata Siwon saat Hyori dan tunangannya berlalu.

Hyori yang sebal dengan kelakukan tunangannya itu hanya bisa menuruti. Dia menoleh ke belakang dan tangannya membentuk telpon sambil memberikan isyarat pada Siwon untuk menelponnya.

**

 

“Hei, sudah lama?”

“Belum. Baru saja datang. Kau mau pesan?”

“Pesankan saja makanan favoritmu.”

“Kau itu. Kebiasaanmu setiap makan bersamaku adalah menyuruhku memesankan makanan untukmu.”

You know me too well, darl.”

I’ll take that as a compliment Mr.Choi.” kata Hyori sambil memesan makanan pada pelayan yang berada disamping meja mereka.”

“Jadi itu tunanganmu?”

Sadly yes.”

He’s just like your ideal type. Why should you sad?

He’s just toooo..” kata Hyori tertahan karena kebingungan memilih kata yang tepat untuk menggambarkan tunangannya itu.

Too?

Flirty.”

Flirty? Dan kamu baru menyadarinya sekarang? Setelah kalian bertunangan?” Tanya Siwon tidak percaya.

“Tidak sih. Aku tahu kalau dia itu king of flirting. Tapi…”

“Tapi?”

“Bisakah kita tidak membicarakannya? Aku jadi tidak mood untuk makan.” Kata Hyori terpojok. “Kita membicarakanmu saja.”

“Aku? Ada apa denganku?”

“Kita sudah hampir tidak bertemu selama dua tahun, Siwon.” Kata Hyori bersemangat. “Bagaimana kabarmu, siapa pacarmu sekarang, apakah banyak perempuan yang masih mengejarmu, dan yang lainnya.”

“Hahahaha. Aku baik-baik saja Hyo. Seperti yang bisa kau lihat. Aku tidak bertambah gemuk ataupun kurus.”

“Tapi perutmu semakin six packs.”

“Aku kembail tergila-gila dengan gym.” Jawabnya sambil mengelus perut.

“Dan pasti banyak sekali perempuan-perempuan yang datang ke gym tempat kau latihan.”

“Hahaha, aku tidak tahu dan aku tidak peduli.”

Girlfriend? Atau bahkan tunangan atau istri?”

Nope. Belum ada yang bisa menggantikanmu di hatiku.”

“Hahaha, dasar kau tukang rayu. Kita sudah berteman lama dan kau masih saja merayuku?”

“Tapi kau suka kan?” tanyanya menggoda.

“Hey, perempuan mana yang tidak suka dirayu? Terutama dengan laki-laki sepertimu tuan Choi Siwon. Korean number one bachelor.”

“Kau itu berlebihan.”

“Tapi kau suka kan?” Tanya Hyori mengulang kata-kata Siwon dan ditambah dengan kerlingan manja.

“Makanan dataaaaang.” Kata Siwon tiba-tiba saat seorang pelayan membawakan pesanan mereka.

“Hey, kau suka kan?”

“Kenapa dagingku lebih banyak?” kata Siwon setelah melihat piring Hyori. “Aku tidak boleh makan banyak daging.”

“Hey Choi Siwon. Jawab pertanyaanku.”

“Tukar.” Katanya sambil mengacuhkan pertanyaan Hyori dan menukar piring mereka.

“Aku bisa gemuk kalau kau selalu menukar piring makan kita, Siwon.”

“Kau sendiri kan yang bilang kalau kau tidak punya gen gemuk dalam tubuhmu. Makanya, makan!”

“Tapi kalau seperti ini terus aku bisa gemuk, Siwon.”

“Hahaha, tidak apa-apa kau gemuk. Toh kau sudah punya tunangan.”

**

 

“Kau masih suka cotton candy, Hyo?” Tanya Siwon sambil mengangsurkan sebuah cotton candy berwarna pink ke Hyori.

“Masih kok.” Kata Hyori mengambil cotton candy dan memakannya.

“Aku jadi ingat dulu.”

Yeah, me too. Kau yang selalu bisa menemukanku disaat tidak ada orang yang bisa menemukanku.”

“ Padahal gampang lho menemukanmu. Kau kan suka sekali bersembunyi di salah satu mainan di taman bermain.” Kata Siwon sambil memaju mundurkan ayunannya.

“Kita sudah berteman berapa lama sih?” Tanya Hyori tiba-tiba.

“Aku tidak tahu. Mungkin selamanya?”

“Hahaha, tidak. Kita bertemu saat aku tahun pertama kuliah. Kau adalah senior tampan yang di gilai teman-teman seangkatanku.”

“Kau sendiri?”

“Aku? Kenapa?”

“Menggilaiku?” Tanya Siwon penuh dengan percaya diri.

“Emmm, iya. Dulu dan sedikit. Lalu tidak.”

“Kenapa tidak?”

“Aku terlalu mengenalmu. Pertemanan kita selama enam tahun itu tidak sebentar.” Kata Hyori sambil menggapai dan memberhentikan ayunan Siwon. “Kita sudah melewati fase dimana aku tidak akan lagi termakan rayuan gombalmu.”

“Yakin kau tidak akan termakan kata-katamu sendiri lagi?” Tanya Siwon menekankan pada kata ‘lagi’.

“Iya, Mr.Choi.” jawab Hyori. “Aku yakin itu.”

I’ll be there saying I’ve told you so happily if you broke that promise.

I won’t buddy.” Kata Hyori sambil tersenyum. “All that I need is just Choi Siwon my best buddy. Not Korean number one bachelor, can u do that?

Sure. I’m here.” Jawab Siwon sambil berdiri dari ayunannya dan berdiri didepan Hyori. “What happened?

“Bisakah aku bersandar padamu sebentar?” Tanya Hyori. Segera setelah melihat anggukan dari kepala Siwon, Hyori menyandarkan kepala di perut Siwon. Siwon hanya bisa mengelus kepala sahabatnya itu. Dia tahu Hyori tidak akan menceritakan masalahnya kalau didesak. Lebih baik dia menunggu dan memberikan bantuan yang Hyori minta.

Sementara itu di sudut taman yang lain terlihat seorang laki-laki yang berada di balik kemudi mobilnya. Dia sudah agak lama berdiam diri disitu. Matanya menyiratkan pandangan tidak suka dengan apa yang dilihatnya.

“Jadi ini balasanmu padaku, Hyo?” tanyanya monolog. “Dengan laki-laki itu?”

“Baiklah kalau memang begitu maumu. Akan kulayani permainan kekanank-kanakanmu ini Kim Hyori.”

**

Gimana?? Penasaran??

Mbuahahahaaa,,, >;)

Btw yang berharap Hyori bakalan jd tokoh antagonis,,mohon maaf

Disini Hyori bakalan jadi tokoh protagonist tapi tetep dengan Hyori’s style yang bakalan tanpa air mata dan dibikin se-manusiawi dan se-keren mungkin.

Oke?? *winks*

Tags: Choi Siwon

 

49 thoughts on “You’re Just Too Nice and I Hate It part 1

  1. Wah,emang buat penasaran kei :D
    Gimana ga coba,tu tunangan dia siapa?
    yg jd antagonis tunangannyakah?
    konfliknya blom ketemucdtnggu part selanjutnya :D
    Penasaran ama mslah hyo n tunangannya :D
    Aduhcapa lee hyuk jae kah :D
    Hahahahahaha :D
    Aq jd inget hyuk jae trus *dijewer hyori :P

    Hwaiting kei :D

  2. Thor,,bkin penasaran deh.. XD
    Tunanganny hyori spa? Hyuk? Hae? Teuki? Kyu? *sbutin aja smw oppadeul suju* wkwk
    Hm,thor, tp jgn kyu ya, lg bosen ma kyu ni XP *plak* hehe

  3. knp aq yakiiinnnn bgt tunangannya itu eunhyuk!!! hyori-hyukjae kn prnh di ff yg satunya,yg si hyorinya jd antagonis kn??? hoo,pnasaran ama lanjutannya…!!! :)

  4. Bagus kak ngebuat penasaran,
    siwon suka rayu2 gitu akh…
    Wits bahasanya pas siwon megang pinggang hyo..
    Hohoho . Ditunggu kak

  5. hmm..sapa ya tunangan hyo?! Kyaaa!! masa bodo..yg penting ada laki aye disini ..#ditabok author# kkkkkkk~ duhh,dirimu berhasil membuat penasaran chingu…ahh,siwon selalu bikin wanita terpukau,bahasanya itu lohh..hahaha …nice ff..lanjut-lanjut..;p

    • iya deh yg lakinya nampang disini ^^

      itu siwon yang slalu ada dipikiranku
      dan eM dy selalu bkin cewe2 terpukau

  6. AAAAAA aku suka suka suka thor ​ㅋㅋㅋ itu cowonya sapose sih*ala ibu2 rumpi* lanjut yaaaaa aku suka alur nyaa

  7. seruuuu…
    penasaran sapa tunanganx hyo..
    trnyata mrka dlu prnah pcaran y??

    d tnggu next part nya.. !!

  8. Long time not see u’re ff, chingu..
    Ɨƚε ‎​ټ Ɨƚε ‎​ټ Ɨƚε Ɨƚε ‎​ټ
    Aku baru menyadari ini ff kmu, jd lgs buka wlw udh lama jga
    Nice ff ;)
    Hyo tampil beda, tp tetep dingin
    Hhihihi

  9. OMGODNESS!!! YOU BACK KEI!!!
    NICE STORY AS ALWAYS! KIM HYORI <3

    MY ALL TIME FAV AUTHOR!
    remember me? jaejin? ^^
    km jd ke korea tak ?

Comment please? ( ื▿ ืʃƪ)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s