Secret Love part 7

Tittle: Secret Love [Part 7 end]

Author : Viehyun♥

Cast : cho kyuhyun (suju), choi hyun soo (fik), eunhyuk (suju), park sung gi(fik)

Support Cast: hankyung (suju)

Rating :13

Genre : Romance and friendship

Type: continue

 

Annyeong reader… kali ini ketemu lagi di part 7 alias last part. Moga suka yach akhir dari cerita ini..oke jangan lama-lama cekidot^^

 

Hyun soo POV

Tak sabar menanti jam pulang sekolah nanti. Ku lihat lagi jam tanganku yang masih menunjuk angka satu.

“aissh..kenapa lama banget sich!” gerutuku.

“mwoya?” tanya kyuhyun yang sedang mencatat tulisan sajangnim di papan tulis.

“ah, annio!” jawabku sambil menggaruk kepalaku yang tidak gatal.

“hyunsoo-si! Apa kau tidak mencatat?” bentak sajangnim sambil memelototiku.

“ne, sajangnim!” jawabku sambil segera mencatat apa yang ada di papan tulis.

“hah, ada apa dengamu hari ini?” tanya kyuhyun ketika bel telah berbunyi.

“ne? annio! Aku pulang duluan oke!” jawabku sambil berlari ke luar kelas.

Author POV

“aissh, anak itu!’ ucap kyuhyun sambil memandangi hyunsoo yang langsung menghilang di balik pintu.

“ada apa dengan hyun soo?” tanya eunhyuk pada kyuhyun sambil menepuk bahunya.

“ham..entahlah, mungkin dia ada janji!” jawab kyuhyun sambil tersenyum misterius.

“aku pulang dulu oke!” ucap kyuhyun sambil langsung keluar dari kelas.

“YAK..kenapa kita tidak pulang bersama!” teriak eunhyuk pada kyuhyun.

“aku tidak mau mengganggumu dengan sunggi!” jawab kyuhyun berteriak.

“aissh anak itu!” gerutu eunhyuk ketika kyuhyun sudah jauh.

“oppa!” teriak sunggi dari balik pintu kelas eunhyuk.

“hey!” jawab eunhyuk sambil menghampiri yeojachingunya itu.

“kenapa kyuhyun pergi terburu-buru seperti itu?” tanya sunggi pada eunhyuk.

“entahlah, aku juga tidak tahu!” jawab eunhyuk sambil mengangkat kedua tangannya menandakan ketidak tahuannya.

“arraso, ayo kita pulang!” ajak sunggi sambil menggandeng tangann eunhyuk.

“kajja!” jawab eunhyuk sambil melangkah pergi bersama yeojachingunya meninggalkan kelas,

Sementara itu hyun soo masih berputar-putar mencari namja yang mengajaknya bertemu di taman belakang sekolah yang  sekaligus merupakan  namja yang selalu mengirimkan surat padanya akhir-akhir ini. Namun sudah beberapa kali dia mengelilingi taman itu dia belum menemukan namja itu.

“aiggo..kenapa dia belum datang juga, mana panas lagi!” gumam hyun soo sambil berteduh di koridor yang ada di depan taman itu.

“hah..apa dia ingin mempermainkanku!” ucapnya lagi sambil memegangi kertas yang dia dapatkan di lokernya.

“itu kan!’ ucap hyunsoo ketika melihat hankyung duduk di bangku taman belakang sekolah.

“apa dia orangnya? ucap hyunsoo sambil melangkahkan kakinya menuju namja itu.

PRRRAAAAAAAKKKKKKKKK

Sebuah pot bunga jatuh dari lantai dua tepat di kepala hyun soo.

“hah, rasakan kau!” ucap jisun dari lantai dua.

“jangan sampai kita tinggalkan bukti disini!” lanjut jisun memerintah pada rihyun.

‘tentu, rasakan hyun soo ini pembalasan untukmu karena menjauhkanku dengan eunhyuk.juga membuat rencanaku hancur!” Ujar rihyun sambil melepaskan sarung tangan yang dipakainya.

“mudah sekali mencelakai orang ini!” ucap jisun sambil tersenyum sinis.

“hem, dasar orang bodoh, ayo!” ajak rihyun.

Triiinggg

Tanpa sengaja jisun menjatuhkan salah satu antingnya. Dan anting itu jatuh tepat dimana hyun soo sedang terkapar di lantai satu.

———

——–

“ne, cho kyuhyun imnida!” jawab kyuhyun pada sang penelfon.

“kyuhyun-si apa kau bisa ke sekolah sekarang!” ucap seorang namja panic di ujung sana,

“waeyo?” tanya kyuhyun ikut panic.

“hyun soo, hyunsoo terluka!” jawab namja itu.

“arraso, aku kesana!” jawab kyuhyun sambil menuntup telfonnya dan langsung menyambar kunci mobilnya.

“kenapa bisa seperti ini?” tanya kyuhyun pada namja yang menolong hyunsoo saat sudah ada di dalam mobilnya.

“aku juga tidak tahu, saat aku duduk di bangku taman sekolah untuk melukis, terdengar suara benda jatuh di belakangku, ternyata itu adalah pot bunga yang jatuh dari lantai dua tepat di kepala hyunsoo dan saat aku lihat hyunsoo sudah tergeletak di lantai dengan kepala yang berdarah!” ucap namja itu menjelaskan.

“apa kau melihat seseorang disana?” tanya kyuhyun.

“sayangnya tidak, tapi aku menemukan ini!’ jawab namja itu sambil memperlihatkan sebuah anting.

“itu, milik hyusoo?” tanya kyuhyun memastikan.

“ku rasa bukan, lihat ini!” jawab namja itu sambil memperlihatkan kedua telinga hyunsoo yang masih lengkap dengan antingnya.

“lalu punya siapa?” tanya kyuhyun pada  dirinya sendiri.

“apa kau sudah menghubungi orang tuanya?’ tanya namja itu pada kyuhyun yang serius memperhatikan jalan.

“ne, sudah!” jawab kyuhyun tanpa memalingkan wajahnya dari jalan.

——

——

“ah, choneun hankyung imnida!” ucap namja yang menolong hyun soo tadi pada kyuhyun.saat hyunsoo sudah masuk ke ruang ACU.

“cho kyuhyun imnida!” jawab kyuhyun sambil tersenyum ramah.

“gomawo sudah menolong hyunsoo!” lanjut kyuhyun sambil menatap namja yang bernama hankyung itu.

“ne, genchana!” jawab hankyung menepuk bahu kyuhyun.

“apa aku boleh lihat anting yang kau temukan?” tanya kyuhyun.

“tentu, ini!” jawab hankyung sambil mengeluarkan anting itu dari saku celana sekolahnya yangberlumuran darah hyunsoo.

Kyuhyun terlihat sedang mengamati anting perak itu lekat-lekat. Saat eunhyuk dan keluarga hyunsoo datang.

“bagaimana keadaan hyunsoo?” tanya omma hyunsoo panic.

“hyunsoo sedang di ruang ACU ajjuma!” jawab kyuhyun menenangkan.

“kenapa bisa seperti ini!” ucap omma hyunsoo sambil menitikan airmatanya.

“tenang omma, nuna pasti akan baik-baik saja!” ucap hyun joo menenangkan ibunya yang menghawatirkan kakaknya.

“ne, yeoba..pasti anak kita baik-baik saja!” ucap appa hyunsoo menenangkan istrinya.

“apa yang kau pegang itu?” tanya eunhyuk sambil menatap kearah kyuhyun.

‘ini! Menurutku ini adalah  bukti yang dijatuhkan pelaku saat menjatuhkan pot ke arah hyunsoo!” jawab kyuhyun yakin.

“mwonya? Coba kulihat!” pinta eunhyuk pada kyuhyun.

“ini bukannya!” ucap eunhyuk mengingat sesuatu.

“ya, itu milik jisun!” jawab kyuhyun menyakinkan.

“bagaimana kau tahu?” tanya hankyung bingung.

“karena waktu itu dia membelinya denganku dan eunhyuk!” jawab kyuhyun lesu.

“berarti yang melakukan ini adalah jisun!” ucap hankyung tak percaya.

“aissh.. mereka itu ingin ku bejek saja!” gerutu eunhyuk sambil mengepalkan tangannya.

“kita akan melaporkan ini!” ucap kyuhyun sambil menggenggam kuat anting itu.

——-

——-

“aku ingin bicara dengan kalian!” ucap kyuhyun pada jisun dan rihyun saat dia baru saja sampai di kelas.

“ne.. tentu saja oppa!” jawab jisun manja.

“Ikut denganku!” ajak kyuhyun sambil mengajak kedua yeoja itu ke tempat mereka berdua menjatuhkan pot bunga itu pada hyunsoo. Disana sudah ada eunhyuk, sung gi dan hankyung.

“apa kalian ingat tempat ini?” tanya eunhyuk saat kyuhyun dan dua yeoja itu sampai.

“meoraguyo?” tanya jisun pura-pura tidak mengerti.

“ku rasa kalian pasti masih ingatkan, karena kemarin sore kalian berdua baru saja ke tempat ini!” ucap eunhyuk sinis.

“aku benar-benar tidak mengerti!’ jawab rihyun.

“apa kemarin malam kepalamu terbentur, sampai kau lupa kejadian yang baru saja kau lakukan kemarin!’ kini sung gi mulai angkat bicara.

“kalau ini apa kau ingat!”tanya kyuhyun sambil menunjukan anting yang hankyung temukan di lokasi kejadian.

“itu kan?” ucap jisun kaget.

“apa ingatanmu sudah kembali?” tanya sunggi sambil mendekati yeoja yang bernama jisun itu.

“apa mau kalian sebenarnya?” tanya jisun panic.

“melaporkanmu ke kepala sekolah, atau mungkin ke polisi karena kalian berdua sudah melakukan tindakan yang bisa di bilang sudah termasuk criminal, dan hal ini bukan yang pertama kalinya, ini benar antingmu kan?” jelas kyuhyun sambil menatap tajam ke arah yeoja itu.

“itu bukan milikku, lagi pula banyakkan orang yang memiliki anting seperti itu!” ucap jisun mengelak.

“hah, lagi pula anting itu bukan bukti yang kuat untuk kalian, agar bisa melaporkanku dan jisun ke kepala sekola atau polisi!” jawab rihyun nyakin.

“kami juga sudah memikirkan sampai kesana, aku masih punya ini!’ jawab kyuhyun sambil memperdengarkan rekaman yang dulu direkam oleh hyunsoo saat mereka berbicara dulu.

“ini bisa menjadi bukti bahwa kalian mempunyai motif untuk mencelakai hyunsoo!” lanjut kyuhyun setelah rekaman itu selesai.

“dan ini juga bisa memperkuat bukti kami atas kejahatan yang kalian lakukan pada hyunsoo!” hankyung mulai angkat berbicara sambil memperlihatkan sebuah kaset rekaman video cctv yang merekam jisun dan rihyun saat menjatuhkan pot itu.

“hah, apa kalian belum mau mengaku juga?” tanya sung gi dengan nada menggertak.

“arra, sekarang apa mau kalian?” jawan jisun menyerah.

“aissh, kau ini!” gerutu rihyun saat jisun sudah mulai menyerah.

“aku ingin kalian mengakui kesalahan kalian dan meminta maaf pada hyunsoo!” kini kyuhyun yang menjawab.

“kalau kalian melakukan itu, kami tidak akan melaporkan kalian ke polisi, tapi kami hanya akan melaporkan kalian ke kepala sekolah , bagaimana?”jawab kyuhyun sambil balik bertanya.

“oke, aku akan melakukan itu!” jawab jisun pasrah,

“kau?” tanya hankyung pada rihyun yang tak menjawab apapun.

“oke, aku juga!” jawab rihyun lemas.

———

———

“ada apa?” tanya kyuhyun ketika meliaht omma hyunsoo menangis di depan ruang ACU pada hyunjoo adik hyunsoo.

“nuna, belum sadar juga!” jawab hyun joo sambil meneteskan airmata.

“apa? Inikan, sudah leawat dari 24jam!” ucap eunhyuk panic.

‘apa mungkin terjadi sesuatu yang parah di kepala hyunsoo? Tanya sung gi.

“annio, dokter bilang kepala nuna baik-baik saja hanya memar biasa dan robek sedikit.!’ jawab hyun joo terisak.

“sudah, nuna hyun joo pasti baik-baik saja!” ucap sung gi menenangkan adik hyun soo yang masih berumur delapan tahun itu.

“ne, gomawoyo nuna-ya!” jawab hyunjoo sambil mempererat pelukannya pada sung gi.

“seosengnim!” ucap appa hyunsoo saat dokter keluar dari ruangan hyunsoo.

“bagaimana dengan keadaan anak saya?” tanya Choi ajjushi.

“anak anda hanya mengalami shock di bagian saraf belakang kepalanya, sehingga anak anda belum sadar, tapi setelah shock itu mulai mereda pasti anak anda akan segera sadar!” jawab dokter itu menjelaskan.

“sekarang anak anda juga sudah bisa di pindahkan ke ruangan biasa!” lanjut dokter itu.

“ne, gomawo!” jawab choi ajjushi sambil menunduk.

——-

——-

Hyun soo POV

Aku merasakan kepalaku sungguh pusing dan berat, terasa seseorang menggenggam tanganku dengan hangat.

“hyun soo-ah, cepat bangunlah..aku tidak ingin kehilanganmu lagi!” ucap seorang namja disampaiku sambil terisak.

“mianhae, aku tidak menyatakan perasaanku padamu, padahal aku sudah tahu kalau kau menyukaiku juga, ku akui aku belum mempunyai keberanian mengatakan perasaanku ini!” ucap namja itu melanjutkan kalimatnya.

Aku mencoba membuka mataku sedikit untuk mengetahui siapa namja itu. OMO ternyata itu adalah kyuhyun, aku tertawa dalam hatiku melihat tampang kyuhyun yang sangat frustasi melihat keadaanku yang seperti ini. Seakan aku ini sudah mati.

“chinca-yoo, jeongmal saranghaeyoo!” ucap kyuhyun sambil mengecup tanganku.

Aigoo..aku bisa-bisa mati sungguhan kalau dia melakukan itu, ucapku dalam hati. bisa kurasakan suhu di sekitarku mulai memanas. Dan aku sudah tidak tahan lagi.

“genchana, aku belum mati kyuhyun-ah!’ ucapku sambil membuka mataku dan terlihat jelas kyuhyun sangat malu karena menyadari aku yang sebenarnya sudah segar bugar,

“sejak kapan kau sadar?” tanyanya panic.

“sejak kau mengatakan…hal i..tu..!’ jawabku malu-malu.

“aissh..!” ucapnya sambil mengacak-acak rambutnya yang kecoklatan.

‘genchana, jangan salah tingkah seperti itu!” ucapku padanya.

“hah, apa kau dengar semuanya?” tanyanya sambil kembali duduk di sampingku.

Aku hanya mengangguk menjawab pertanyaannya.

‘apa kau…?” tanya kyuhyun ragu.

“ne, nado saranghae!” jawabku sambil tersenyum malu padanya.

“chinca?” tanyanya  menyakinkan apa yang baru saja dia dengar,

“ne!” jawabku.BRUUKKK kyuhyun segera menghambur memelukku, kini dia mengangkat wajahnya dan sekarang wajah kami saling berhadapan dengan jarak mungkin hanya sepuluh cm. dia mendekatkan wajahnya kearahku, bisa kurasakan deru nafasnya yang membuat bulu-bulu di mukaku tertiup. Kututup mataku seperti di adegan-adegan drama sebelum namaja mencium seorang yeoja biasanya yeoja itu menutup matanya bukan.

“euhem..!” terdengar suara seseorang di arah pintu, aku langsung membuka mataku dan kyuhyunpun langsung berdiri tegak.

“appa!” ucapku ketika ternyata orang itu adalah appaku, kulihat kearah kyuhyun kini mukanya yang putih itu sudah berubah menjadi semerah tomat.

“lakukan itu setelah kalian menikah!” ucap appa pada ku dan kyuhyun dengan nada meledek.

“aissh..appa!” jawabku merengek karena malu,

‘mian,ajjushi!’ ucap kyuhyun menunduk.

“ne, genchana!” jawab appa sambil merangkul kyuhyun dengan akrab.

——–

——–

Dua bulan telah berlalu dari kejadian itu, sekarang aku sedang bersiap-siap ke acara pertunangan eunhyuk dan sung gi. Begitu panjang jalan yang harus ku lewati untuk sampai disini, disisi kyuhyun.ku rangkul tangan kyuhyun saat menuju ruang pesta itu. Setelah tiga minggu acara kelulusan eunhyuk dan sung gi langsung melakukan pertunangan dan rencananya mereka akan menikah 8 bulan lagi. Setelah itu akan kuliah bersama di Inggris.aku sangat senang melihat kedua temanku itu berbahagia.

“kyuhyun, hyunsoo-ah..sini kita foto!” teriak eunhyuk pada ku dan kyuhyun yang baru saja datang. Aku dan kyuhyun segera menghampirinya.

“kapan kalian akan menyusul?” tanya ayah eunhyuk padaku dan kyuhyun.

“ne, em.. mungkin satu tahun lagi!’ jawab kyuhyun malu-malu.

“aissh, itu terlalu lama!” jawab ayah eunhyuk sambil menggoda kyuhyun dan aku,

“appa, hentikan!’ ucap eunhyuk pada appanya.

Setelah makan dan sedikit berbincang dengan eunhyuk dan sunggi aku dan kyuhyun memutuskan untuk pulang kerumah.

“apa yang kau katakana tadi benar?” tanyaku pada kyuhyun saat ada di dalam mobil.

“tentu, untuk apa aku berbohong!” jawabnya sambil tersenyum ke arahku.

Aku tiba-tiba teringat surat itu. Surat yang selalu kuterima saat masih duduk dibangku SMA.

“apa aku boleh bertanya?” tanyaku pada namjachingguku itu.

“tentu, kau mau tanya apa?” jawab kyuhyun sambil mencubit pipiku,

“apa waktu di SMA dulu kau sering mengirim surat ke lokerku?” tanyaku pada kyuhyun.

“annio!”jawabnya sambil mengkerutkan keningnya.

“jangan bohong, waktu itu aku melihat surat itu di tasmu, surat yang berwarna pink dengan gambar hati di pojok kirinya!” jawabku menjelaskan.

“ah, itu! Itu bukan milikku, itu milik eunhyuk!” jawab kyuhyun ringan.

‘mwo? Berarti yang mengirim surat pada ku itu eunhyuk!” ucapku tak percaya.

“aissh, bukan ! surat itu untuk sunggi dia menitipkannya padaku!” jawab kyuhyun mengkoreksi.

“lalu yang mengirim surat itu siapa?” tanyaku bingung.

“aku!’ jawab kyuhyun singkat.

“kau bilang bukan kau?” tanyaku kesal.

“kau bilangkan gambar hatinya di pojok kiri, tentu saja aku bilang bukan dariku. Karena punyaku gambar hatinya ada di pojok kanan!” jawabnya menjelaskan.

“benarkah!” ku ingat-ingat lagi surat itu, dan benar gambar hati itu di pojok kanan.

“aissh..kenapa kau tidak bilang dari dulu!” gerutuku pada kyuhyun.

“karena aku ragu kau akan menolakku!’ jawabnya ringan.

“lalu saat kau mengajakku bertemu di taman belakang sekolah, kenapa kau tidak datang?” tanyaku mengintrogasi.

“karena sebelum aku datang kau sudah terluka duluan!” jawabnya lagi.

“hem, jadi seperti!” jawabku lega, akhirnya pertanyaan itu terjawab juga.

——-

——-

*dua tahun kemudian*

“Yak, cepat bawakan popoknya!’ teriakku pada kyuhyun yang sudah menjadi suamiku.

“aissh, iya ini!” jawabnya sambil menyodorkan sebuah popok.

Kyuhyun benar-benar menepati janjinya padaku setelah kami pacaran selama satu tahun. Kami langsung pindah ke Inggris untuk melanjutkan kuliah kami  sekaligus melakukan pernikahan disini, menyusul eunhyuk dan sunggi yang menikah duluan dari kami. Aku sangat senang apalagi setelah lahir Cho Eun Ra anak pertama kami. Rasanya hidupku sudah sangat bahagia, meski kami menikah muda. Aku sering berfikir untuk menjodohkananakku dengan anak eunhyuk dan sunggi agar persahabatan kami terus berlangsung, tapi menurut kyuhyun cinta itu tak bisa di paksakan dan kami harus memberi keleluasaan untuk anak kami dalam memilih jodoh di masa depan. Niatku untuk menjodohkan anakkupun ku urungkan, karena aku tidak mau membuat anakku tersiksa nanti. Dan aku berharap dimasa depan anakku bisa bertemu dengan namja yang seperti ayahnya Cho kyuhyun.

-The end-

Finish… akhirnya selesai juga ffnya moga suka yach.. sekali lagi gomawo buat reader yang dah mau baca ff author.. jeongmal gomawo^^.. jangan lupa komen yach chingu..

 

 

 

 

16 thoughts on “Secret Love part 7

  1. Aaaaaaaaaaaaaahhh,, bwt sequel’a! WAJIB!! *maksa
    Aq kira jg H itu Geng oppa soal’a d poster ada Geng oppa,, eh weleh weleh gtw’a………………..
    aq msh blom puas, lanjut!!

    ahir’a smw terjawab & terselesaikan! Fiuh~
    senang’a hatiku.. happy ending ^-^

  2. hanya satu kata BAGUUUUUUS!!! hanya satu kalimat BUAT AFTER STORY.A!!! gomawo hahahahahahah *author cengo? #plak

Comment please? ( ื▿ ืʃƪ)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s