[Freelance] Myctophobia… Someone Please Help Me! part 1

 

 

 

 

Title                 : Myctophobia …, Someone Please Help Me! (Prolog)

Author            : SerlinSelly Sujuyongwonhie

Main Cast       : Yesung

Rating             : General

Genre              : Romance

 

 

Takut terhadap keadaan gelap, inilah yang terjadi pada diriku. Cukup banyak orang yang mengidap phobia ini, ya Mythophobia. Aku adalah salah satu dari sekian banyak penderita mythophobia di dunia ini, sangat tersiksa rasanya ketika kita selalu membutuhkan cahaya setiap saat, sekecil apapun itu, asalkan ada secerca cahaya yang memantul ke mataku, maka aku bisa mengendalikan emosi dan cara kerja otakku dengan baik. Keadaan sebaliknya akan terjadi jika aku terjebak dalam keadaan gelap, aku akan kelimpungan dan tidak bisa mengontrol segala cara kerja tubuhku dengan baik. Bukan tidak pernah aku mengalami hal seperti itu, dan yang pasti rasanya sangat mengerikan.  Gejala yang akan terjadi padaku jika terjebak dalam kegelapan biasanya akan mendapat kecemasan yang ekstrim, atau rasa panik luar biasa yang akan mengakibatkan sesak napas, denyut jantung tidak teratur, berkeringat dingin, merasa mual, gemetar hebat, dan tidak mampu untuk mengartikulasikan kata-kata atau kalimat, hal yang paling mengerikan adalah ketidakmampuan untuk mengartikulasikan kata-kata atau kalimat, karena ketika aku terjebak dalam gelap maka aku tidak akan mampu bersuara atau berteriak meminta pertolongan, dan hanya satu hal yang ada dalam fikiranku ketika terjebak dalam situasi seperti itu, yah benar, MATI.

Aku sangat ingat waktu kecil ketika aku bermain petak umpet bersama adik laki-lakiku, Kim JongJin. Kami adalah dua bersaudara yang cukup akur, mungkin karena sama-sama laki-laki, selain itu umurku dan dia hanya berbeda 3 tahun, jadi tidak ada gap yang terlalu luas. Kami berdua selalu bermain di dalam rumah, ketika itu oemaku masih bekerja di salah satu Bank Swasta, karena tidak ada waktu untuk menjaga kami berdua, maka sejak kecil aku dan JongJin, dijaga oleh seorang pengasuh, Min Ahjuma. Sampai sekarang masih terekam dengan jelas, bagaimana kejadian mengerikan itu menimpaku. Saat itu,umurku 8 tahun dan jongjin 5 tahun, kami berdua sedang bermain petak umpet didalam rumah, Min Ahjuma tidak mengawasi kami karena dia sendiri sedang sibuk membereskan rumah. Laipula siapa yang tahu kalau permainan menyenangkan itu akan membawa perubahan besar dalam hidupku. Mengerikan rasanya jika aku harus memutar otakku untuk mengingat kejadian itu. Saat itu permainan dimulai, JongJin yang harus jaga dan aku yang bersembunyi. Aku mencari tempat bersembunyi yang aman, walaupun saat itu usia JongJin masih 5 tahun tetapi dia sangat pintar dan selalu bisa menemukan tempat persembunyianku, sangat hebat bukan. Karena kehebatannya, aku harus lebih keras memutar otakku mencari ide, dimana aku harus bersembunyi sehingga dia tidak menemukanku. Dibalik selimut atau dibawah meja, itu terlalu mudah untuknya. Maka pada saat itu aku mencari tempat paling strategis, yah, kamar oema dan appa-ku. Dengan mengendap-endap aku membuka pintu kamar dan segera masuk, aku mendengar suara JongJin yang masih menghitung deretan angka satu sampai 10. Hingga akhirnya di hitungan ke 9 aku memutuskan masuk ke dalam lemari baju yang terletak di dalam kamar. Lemari ini sangat besar sehingga tubuhku bisa masuk dengan mudah ke dalamnya. Saat itu keadaan didalam lemari sangat gelap sehingga aku tidak bisa melihat sama sekali. Tidak ada sedikit cahayapun yang menerobos masuk, karena sama sekali tidak ada celah terbuka, benar-benar rapat. Beberapa saat aku di dalam lemari tetapi JongJin tidak juga datang untuk mencari keberadaanku disini. Hingga akhirnya aku memutuskan untuk keluar dari persembunyian, tetapi naasnya, ketika aku akan membuka lemari itu ternyata tidak bisa. Aku terkunci di dalam lemari dalam keadaan gelap gulita, benar-benar gelap. Aku yang ketakutan mencoba meminta pertolongan Min Ahjuma dengan cara menggedor-gedor lemari dan berteriak sekuat tenaga agar dia bisa mendengarku, tetapi hasilnya nihil, Min Ahjuma tidak kunjung datang dan JongJin juga tidak mencariku disini, karena memang kami berdua tidak pernah bermain-main di dalam kamar oema. Keringat dingin mulai membajir, seluruh tubuhku gemetar dan aku merasa benar-benar pusing. Bahkan untuk memompa oksigen kedalam paru-paruku rasanya sangat berat. Lidahku terasa kelu, dan tidak dapat mengartikulasikan kata-kata atau kalimat ketika aku mulai tidak kuat untuk memompa udara. Aku seorang anak laki-laki berusia 8 tahun pada saat itu berfikiran kalau aku akan mati, aku akan segera mati karena ketakutan, karena panik yang luar biasa menderaku. Hingga selanjutnya aku tidak tau apa yang terjadi padaku, karena ketika membuka mata, aku sudah berada di rumah sakit dengan selang oksigen untuk membantuku bernafas. Aku melihat oema menangis sambil menggenggam tanganku dengan erat, dan ahjuma, sedang memeluk JongJin di pangkuannya. Setelah kejadian yang menimpaku itu, ayahku menyuruh oema untuk berhenti bekerja dan fokus pada Aku dan JongJin. Terjebak di dalam kegelapan, sejak saat itu  aku mulai merasa ada yang aneh pada diriku. Aku sama sekali tidak bisa berada di dalam situasi dimana tidak ada cahaya sama sekali, aku akan merasakan panik yang luar biasa, keringat dingin, jantung berdebar, dan secara mendadak akan sulit untuk bernafas. Dan itu yang terjadi padaku jika aku terjebak sendiri dalam kegelapan. Di dunia ini tidak mungkin akan selalu ada cahaya, ada saatnya ketika aku harus mengalami kegelapan. Aku tidak bisa menghindarinya sama sekali, dan untuk Untuk mengurangi kepanikanku  maka aku selalu menyediakan senter kecil di dekatku. Selalu ada senter di kamar, di mobil, dan juga didalam tasku, yang selalu menemani aku di manapun aku berada. Aku tidak akan bisa tidur dengan tenang jika tidak ada senter didekatku, aku selalu mengantisipasi jika tiba-tiba mati lampu ketika aku sedang terlelap tidur, dengan adanya senter maka dalam hitungan detik, aku bisa kembali melihat cahaya didalam kamarku, yah cahaya yang berasal dari senter. Tidak peduli sekecil apapun cahaya itu, asalkan bisa memantul ke mataku, maka aku bisa mengurangi rasa panikku.

Aku adalah Kim JongWon, 24 Agustus 1984. Usiaku saat ini adalah 27 tahun. Dan tolong, adakah seseorang yang bisa membuatku tenang dalam kegelapan? Atau membuat aku berani menghadapi situasi dimana aku tidak dapat melihat cahaya sama sekali. Aku benar-benar ingin terbebas dari Mycthophobia.

 

 

***

 

Ini baru prolog yang kami bikin. Part satu segera menyusul jika respon dari reader baik. Kami sangat membutuhkan komentar kalian untuk kelangsungan part selanjutnya, hehe.

Oh iya Fanfiction ini juga dipublish di blog pribadi author.

Terimakasih yang udah mau baca *bungkuk90derajat*

 

 

 

.

23 thoughts on “[Freelance] Myctophobia… Someone Please Help Me! part 1

  1. Keren…..wlopun prolog ini blom ngasih gambaran jls bwt crta k depan,tp dh ok…heheh
    akhirnya ada jg yg make yesung jd cast…errrrr
    d tunggu next part…:)

  2. Wow
    Prolognya lebih kayak pengetahuan karna belum ada ceritanya
    Yah, yesung pula
    Tp keren & penulisannya rapi banget
    Part 1 ditunggu ^ ^

  3. Lanjutt!!
    Gakepikiran kalo yeppa takut gelap. Harusnya, yg jdi tokoh donghae. Baru cocok. Tapi seru juga sih kalo yeppa yg maen. Biasku kebagian peran deh. Ahaha..
    Cayo! Hwaiting thor!

  4. dari prolog nya aja udh menarik,
    unik dan beda. moga- aja part 1 dst.nya jga bagus,
    Ditunggu lanjutannya thor :))

  5. Sama ky Q . Q jg ga suka glp . Tp Q ga separah yesung . Walopun lampu mati Q biasa aja . Cuma yg Q ga bisa adl kalo Q udah mau bobok , lampu harus tetep nyala . Setdknya wkt Q menjelang bobok sampe Q bnr2 udah lelap musti ada chya walopun cuma chya lilin . Tp tar kalo Q udh bobok biasanya ada yg mati’in lmpu kmrQ . Yah ga separah yesung yg phobia gelap . Hehe , mian malah curhat panjang lebar .

    Ok , cpt lanjut ea chingu , penasaran nich . Feelnya dpt , alurnya jg udh bgus , ga keburu2 . , daebak chingu . Jgn lama2 ea .

    Oya , blog pribadi chingu apa ?

  6. Baru cowo nya ya kak ?? Cewe nya belum ??
    Hayah keren…
    Dibaca dari prolognya alurnya keren dan ga ngebosenin…
    Ditunggu part 1 nya kak

Comment please? ( ื▿ ืʃƪ)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s