[Freelance] Strawberry Cream Kiss part 4

~Strawberry Cream Kiss ~ ^Part 4^

By        : Yenna Kim a.k.a. Kim Youngmi

Genre  : Romance/ Humor

Length : Part 4/?

Rate    : All Ages/ PG-13

Cast     : Lee Donghae, Lee Donghwa, Kim Youngmi and others.

Anyoeng Yoerobeun…

Sebelumnya aku mau ngucapin makasi banyak buat admin yg udah mau publish ff gaje ini. Okay ini ff pertama aku *ga ada yg nanya*..

Kalo chingudeul ngrasa pernah denger neh judul , emang bener bnged loh… Ff ini diadaptasi dari novel yg judulnya sama “Strawberry Cream Kiss” karya Felice Cahyadi. Novel favorit aku, plus penulis indonesia favorit aku juga.. Disini aku ganti castnya ma Donghae, tapi nanti ada beberapa adegan yang aku tambahin dikit,, hehehe! Namanya juga adaptasi…

Sorry banget buat readers yang kurang gimanaa gitu sama cara pembacaanya, part ini aku coba bakuin deh kata2nya… Mian juga publishnya lamaaaa,, soalnya author happy bis ketemu Yeobbo di Kimchi *cium Hae* tapi sedih juga karena hape raib diembat orang *curcol gaje, readers: bodo amat*. Huhuhu,, ya sudah langsung aja deeh..

 

Chek it out…

 

 

~Author POV (eksis,,, huhuy)~

 

— Donghae’s Room —

 

Donghae masih saja senyum-senyum sendiri mengingat kejadian tadi siang saat di taman berduaan dengan Youngmi, lalu saat dia mengantar yeoja itu pulang. Ya,,, walaupun mereka tidak banyak bicara lantaran Donghae harus tetap menjaga sikap dan mempertahankan sifat sok cool dan menyebalkan milik Donghwa agar yeoja ini tidak curiga. Selain itu juga Donghae selalu gugup apabila berada dalam jarak yang sangat dekat dengan Youngmi, jantungnya jadi error hanya dengan memandang wajah Youngmi saja. Makanya Donghae bersikap dan dingin untuk menutupi rasa gugupnya itu..

 

Saat sedang asyik melamunkan gadis pujaannya itu, tiba-tiba pintu kamar Donghae menjeblak terbuka tanpa diketuk. Donghae tidak peduli dengan perilaku saudara kembarnya yang tidak tau sopan santun itu, hatinya sedang berbunga-bunga saat ini..

Donghwa langsung tiduran diranjang Donghae yang rapi, semantara Donghae duduk di karpet dan menyandarkan punggungnya di tepian kasur.

 

“Bagaimana hari pertamamu di Nadam?” Tanya Donghae dengan senyum manis tentunya

“Penggemarmu,, jinja sarami,, menyeramkaan!” kata Donghwa asal. “Dan yang namanya Shin Raena itu, yeoja itu sudah cinta mati padamu Hae..” tambah Donghwa lagi sambil meraih gitar yang ada di samping ranjang Donghae lalu memainkannya asal sambil menyanyikan lagu ‘Noona neomu yeppo’ milik SHINee yang dengan seenak jidatnya dia mengganti liriknya menjadi ‘Saenim neomu yeppo’.. Kekeke *author maksa*

Donghae mengernyit heran atas kelakuan sodaranya ini, akan tetapi dia kembali ingat dengan ucapan Donghwa tentang Raena.. “Donghwa-ah, aku kadang bingung dengan cara apa lagi aku menolak sikap Raena itu. Dia terlalu baik, perhatian sekali padaku, setiap hari selalu membuatkanku bekal makan siang’..” ucapnya Donghae lesu

“Arrasseo, tapi dia itu cerewet sekali.” Ucap Donghwa sambil memanyunkan bibirnya

“Tapi cantik kan??” goda Donghae

“No comment…!” balas Donghwa sambil menggenjreng gitarnya kencang sehingga membuat Donghae harus menutup telinganya jika tidak ingin tuli..

“Kau tidak melakukan hal yang membuat pamorku turun kan?” Tanya Donghwa lagi

“Emmm,, sebenarnya tadi aku salah menyebut nama kepala sekolahmu..” ucap Donghae ragu

“Benarkah?? Hahaha, gwenchana. Itu malah akan membuat pamorku semakin naik.” Katanya disertai seringaian tidak jelas. Donghwa lalu bicara lagi. “Oh ya, sepertinya aku menyukai..”

“Raena?” potong Donghae cepat. Donghwa nyaris membanting gitar yang dia pegang ke kepala Donghae, tapi segera diurungkan karna dia tidak tega kalau kepala sodara kembarnya ini sampai bocor..

“Micheseyo!! Mana mungkin aku jatuh cinta pada yeoja cerewet itu, kiamat kedua namanya!” teriak Donghwa

‘Aisssh, bocah ini senang sekali berteriak-teriak.’ Batin Donghae. “Bukan Raena? Lalu nugu?” Tanya Donghae penasaran, Donghae bingung koq bisa sodara kembarnya ini menyukai seorang yeoja.. selama ini Donghwa selalu menganggap semua yeoja itu merepotkan, dia bahkan selalu cuek dengan yeoja manapun.. Ya,, walaupun dia tampan sudah pasti yeoja yang menyukainya akan berpikir 10000000x lagi *berapa kali tuh ya mikirnya* untuk menyatakan cintanya pada Donghwa.. Sebenarnya banyak sekali yeoja yang menyukainya, walaupun tidak sebanyak aku *jitak Donghae, narsis abis neh orang*. Pernah suatu ketika saat kami duduk di bangku sekolah menengah pertama, ada seorang yeoja yang menyatakan perasaannya pada Donghwa, yeoja itu memberikan kue tart pada Donghwa, dia bilang itu kue tart buatannya dan khusus dia buat untuk Donghwa seorang. Yeoja itu sangat manis kurasa… tapi kau tau apa yang dilakukan Donghwa? Dia malah membuang kue itu tanpa mencicipinya sedikitpun. Tadinya Donghae kira kalau Donghwa akan melempar kue tart ke wajah yeoja itu, tapi itu tidak mungkin.. Sekasar-kasarnya Donghwa dia tidak akan pernah bersikap kasar pada yeoja. Dia melempar kue tart hanya agar yeoja itu berhenti berharap. Bagi Donghwa gadis tercantik di dunia ini hanya ibunya dan Kim TaeHee idolanya.. Dan sekarang mendengar Donghwa menyukai seorang yeoja tentu sangat membuat Donghae penasaran, memangnya yeoja seperti apa yang bisa menaklukan hati iblis kembarannya ini..

“Lee Hyorin Saenim.” Ucap Donghwa datar dan sok cool sambil memiringkan kepalanya.. Ciri khas Donghwa tentunya

“MWO???” Donghae berdiri saking terkejutnya. Donghwa menatap Donghae dengan pandangan sadis. “Waeyo??” Tanya Donghwa heran

“Hahaha, aniyo.. Hanya saja guru olahragaku JungSoo Seanim juga menyukai Hyorin Saenim.” Jelas Donghae. Donghwa lalu meletakan gitar milik Donghae ke samping ranjang lalu bangkit dari ranjang Donghae dan duduk di tepian ranjang *ribet amat sich bahasanya, kebanykan kata ranjang.. moga-moga readers ga pada bingung deh*..

”Guru olah raga??” Tanya Donghwa bingung

“Nde…” sahut Donghae

Park JungSoo Saenim adalah guru olah raga yang sangat diidolakan oleh murid-murid yeoja di Nadam High School, bagaimana tidak? Jungsoo saenim adalah guru yang masih sangat muda *sumpah, author bohong soal ini*

(teuk: jadi maksud loe gue udah tua gitu?? Me: bukan tua teuk, cuma overload za umurnya.. teuk: yeee, sama aza, aaah gue jadiin bini loh.. Me: sujud sukur dijadiin bini, Hae: Author, loe gue END *niru gaya wendy*)..

Lanjut ah!!

Jungsoo Saenim memiliki wajah yang tampan dengan postur badan yang ideal ditambah dengan lesung pipi sebelahnya semakin menambah pesona yang dimiliki Jungsoo Saenim.. Banyak orang yang berpendapat Hyorin saenim sangat serasi jika bersanding dengan Jungsoo saenim, dan gossip yang beredar adalah bahwa Jungsoo saenim sudah menyatakan cintanya pada Hyorin saenim. Tapi Hyorin saenim belum member jawaban atas pernyataan Jungsoo Saenim.

“Tapi mereka belum pacaran kan??” Tanya Donghwa antusias

“Molla,, sepertinya belum.” Balas Donghae

Donghwa menghembuskan napas lega lalu menyeringai. “He he he,, Well See!” gumamnya dengan wajah super licik..

Keesokan harinya..

— Paran High School—

Susana pagi hari dikantin PHS mendadak jadi agak tegang, murid aniyo maksudnya preman no 1 di sekolah sedang berjalan ke arah kantin menuju ke sebuah meja yang terletak di pojok kantin. Sekilas terdengar suara bisik-bisik dari murid lain yang melihat pemandangan spektakuler nan luar biasa yang akan terjadi itu..

Pagi itu, Donghae yang masih menyamar jadi Donghwa terlihat akan menghampiri seorang yeoja manis yang tengah sarapan seorang diri, tentunya dengan memasang tampang bengis. Sehingga aura kelam selalu mengikuti kemana pun dia berjalan *lebaaayyy*. Tapi yeoja itu belum sadar kalau ada namja tampan tapi galak yang sedang berjalan menghamirinya, yeoja itu masih asyik dengan sarapannya..

BRAAAKKK

Donghae menggebrak meja agak keras sehingga membuat yeoja yang tengah asyik sarapan itu langsung menelan sendoknya bulat-bulat.. *bo’ong readers, mang dikira tuh yeoja kuda lumping ato pemain debus gitu?*… yeoja yang tengah asyik sarapan itu langsung mendongak saking kagetnya.

“Do..Donghwa??” kata si yeoja agak kaget

“Yaa,, Kim Youngmi. Sore ini pukul 4, aku tunggu kau di Babtoll Café. Harus datang, awas kalau tidak!” ucap Donghae cepat lalu pergi tanpa mendengar jawaban Youngmi yang masih bengong

Sedetik kemudian Youngmi langsung tersadar dari bengongnya dan tersenyum senang. ‘Ommo,, Donghwa bilang apa tadi?? Bukankah itu artinya ajakan kencan ya? Kyaaa, apa aku sedang bermimpi?’ ucapnya dalam hati. Saking tidak percayanya Youngmipun mencubit pipinya agak keras.

“Awww, ternyata tidak mimpi. Cih, dia itu mengajak kencan atau mengajak berkelahi sih? Tapi muka Donghwa lucu sekali, mukanya memerah saat mengajakku kencan tadi.” Gumam Youngmi pelan.. “Aigooo, Kim Youngmi, itu mungkin bukan ajakan kencan, jangan terlalu percaya diri dulu..” ucap Youngmi lemas..

~Donghae POV~

Aiissshhh, seharusnya tadi aku tidak menggebrak meja seperti itu. Aku kan mengajaknya kencan, tapi kenapa aku malah bersikap kasar padanya? Kalau bukan untuk menjaga reputasi Donghwa aku pasti akan mengajak Youngmi kencan dengan lembut, tapi yasudahlah mudah-mudahan dia datang…

— Babtoll Café —

Sudah sekitar 30 menit aku menunggu Youngmi disini, tapi wajah cantiknya belum terlihat juga. Apa dia lupa bahwa ada janji denganku ya? Atau dia tidak datang karena takut dengan ajakkan kencanku yang seperti ajakkan berkelahi? Aisshh, tadi kan Youngmi belum bilang mau datang atau tidak.. tapi aku kan sudah mengancamnya supaya datang… Arrrghh sudahlah lebih baik aku menunggu lagi..

~Author POV~

Tidak lama sosok gadis manis muncul dari arah pintu masuk café dengan masih menggunakan seragam, Donghae yang sudah putus asa menunggu langsung beringsut seketika dan memasang tampang datar khas Donghwa.. Donghae agak bingung. ’Ini kan kencan, kenapa dia masih pakai seragam?’ pikirnya, tapi yasudahlah toh gadis itu tetap sangat mempesona di mata Donghae..

Youngmi menggigit bibir bawahnya, terlihat sekali di wajahnya perasaan bersalah telah membiarkan Donghae menunggu..

“Mianhae Donghwa-ah, aku telat. Tadi Kim saenim menyuruhku merapikan kertas ulangan.” Ucap Youngmi sambil menunduk

‘Aigooo, jadi dia tidak sempat pulang kerumah untuk mengganti seragamya karena takut aku menunggu lama?? Aissh,, rasanya aku ingin memeluknya sekarang.’ Batin Donghae, tapi Donghae tidak akan melakukannya, karena Donghwa pun tak akan mungkin memeluk sembarang yeoja..

“Gwenchana.” Sahutnya datar

“Kau sudah lama menunggu ya?” Tanya Youngmi lagi

“Tidak juga..” balas Donghae singkat. Youngmi merasa bersalah, tidak enak dengan Donghwa. ‘Donghwa pasti marah sekali..’ pikir Youngmi. Padahal Donghae tidak marah sama sekali, Donghae malah khawatir takut terjadi apa-apa pada Youngmi, selain itu juga karena dia gugup. Inikan kencan pertamanya dengan seorang yeoja.. maklum Donghae itu kan anak baik, dia belum pernah berkencan apalagi pacaran dengan yeoja manapun.. *masih gress neh Donghae*.

Pelayanpun datang dan memberikan daftar menu..

“Silahkan, anda mau pesan apa?” Tanya pelayan itu ramah

“Samgyeopsal satu, orange juice satu!” ucap Donghae sok datar ke pelayan tersebut. “Kau mau pesan apa?” Tanya lagi ke yeoja yang ada dihadapannya itu.

“Oh,, aku samgyetang saja.” Jawabnya Youngmi cepat

“Minumnya?” Tanya pelayan itu ramah

“Air putih saja.” Jawab Youngmi. Pelayan itu mengambil kembali dafta menu dan berlalu..

“Air putih? Kau sedang sakit ya? Kenapa pesan itu?” Tanya Donghae agak khawatir

“Aniyo, ingin makan itu saja.. Lagi pula kan cuacanya sedang dingin.” Sahut Youngmi sambil tersenyum manis membuat Donghae gemas..

Tak berapa lama pesananpun datang, Donghae langsung menyantap Samgyeopsal-nya dengan lahap membuat Youngmi tersenyum sendiri melihat kelakuan badboy sekolah yang amat rakus ini..

***

Berani sumpah Donghae sebenarnya tidak ingin bersikap seperti ini pada Youngmi. Sedang makan berdua dengan Youngmi harusnya Donghae bersikap lembut, bukan malah cuek dan bersikap jutek seperti ini. Tapi Donghae juga agak kecewa dengan Youngmi hari ini, selain tidak memberi kabar sama sekali kalau dia telat datang, hari ini Youngmi juga membiarkan rambutnya tergerai bebas tak diikat. Padahal Donghae suka sekali melihat rambut Youngmi yang dikuncir ekor kuda. Itu mengingatkan pada pertemuannya dengan Youngmi setahun lalu..

Lama mereka makan dalam diam, Donghae terus menerus mencuri pandang kearah Youngmi, Sesekali mata mereka berdua bertemu yang membuat jantung mereka berdesir-desir *halah*. Keduanya malah membuang pandangan kearah lain, berusaha menutupi rasa malunya, berusaha menahan agar wajah keduanya tidak memerah.

Youngmi menatap lekat namja didepannya yang sedang asyik melahap samgyeopsal dan kimchi  dengan nikmat. Perasaan Youngmi jadi bergejolak hebat, belum pernah dia merasakan secinta ini pada seorang namja. Rasanya ingin sekali Youngmi mengakui perasaannya pada Donghwa, tapi Youngmi ragu kalau Donghwa tidak punya perasaan yang sama padanya.

Donghaepun menelan suapan terakhir makanannya dengan nikmat, kemudian meneguk habis orange juice-nya. “Joha???” tanyanya pada Youngmi, suaranya datar mirip suara Donghwa.

Youngmi tersenyum manis. “Neomu Joha…” kata Youngmi senang

Donghae tersenyum kecil, matanya menatap mata Youngmi. ‘Andaikan aku tidak perlu berpura-pura seperti ini agar bisa dekat denganmu.’ Batin Donghae. ‘Aku hanya ingin kau tahu, kalau aku tidak seperti yang kau kira. Tapi apa kau akan percaya? Mustahil, aku tidak yakin.’ Tambah Donghae dalam hati.

Donghae mengeluarkan dua buah strawberry cream-candy dari sakunya lalu menawarkan pada Youngmi. Youngmi bengong, lalu tertawa kencang. Donghae jadi ikut bingung.

“Wae??” tanya Donghae ketus

Youngmi berhenti tertawa. “Aniyo,, hanya saja aku tidak menyangka namja sepertimu suka makan permen seperti ini..” Ucap Youngmi sambil mencomot strawberry cream-candy itu dari tangan Donghae dan memakannya..

Donghae juga memasukkan permen itu kedalam mulutnya.. “Memangnya aku namja seperti apa??” tanyanya sambil menautkan kedua alisnya.. *sumpah author ngebayangin mukanya Donghae yg Cool abis pas nautin alis, apasih*

“Namja yang pastinya membuat semua orang bergidik ketakutan..” sahut Youngmi enteng

“Berarti kau takut padaku??” tanya Donghae penasaran

“Nde,, sangaat… Apalagi saat aku ketahuan menguping di depan ruangan sajangnim, dan saat aku ingin minta maaf kau malah mengajakku sarapan bersama.. Disitu aku takut sekali padamu..” kata Youngmi pelan. Donghae menautkan alisnya lagi *author pingsan*, jujur saja dia tidak tau kejadian yang mana pula itu. Youngmi menggigit bibir bawahnya. “Tapi sejak kejadian saat kita di taman sekolah itu aku tidak takut lagi padamu, kau sangat berbeda Donghwa-ah..” ucap Youngmi sambil cengengesan, Donghae jadi gemas melihat ekspresi wajah Youngmi..

“Memangnya aku seram ya?” tanya Donghae datar

“Nde,, kau tanya saja seluruh murid Paran semuanya pasti takut padamu.. Jangankan teman-teman yang lain, Sajangnim saja kau taklukan..”

Donghae tersenyum tipis. “Kalau aku seram, kenapa kau mau makan bersama denganku??”

DEG.. Youngmi menjilat bibirnya. “Ya,, siapa sih yang tidak suka di traktir, biarpun dengan preman sekolah sepertimu, gwenchana asalkan gratis..” ucap Youngmi enteng

“Mwo?? Jadi itu alasanmu?? Donghae melongo, dia agak kecewa

Youngmi malah tertawa kencang.. “Hahaha,  tentu saja tidak! Kau ini, walaupun seram ternyata babo juga ya? Seperti itu saja percaya..”

Wajah Donghae langsung memerah. ‘Sial!!’ umpatnya dalam hati. ‘Kenapa aku jadi bodoh seperti ini sih?’ batin Donghae lagi.. “Lalu, kenapa kau mau makan bersama denganku? Kau bilang aku seram?” tanya Donghae akhirnya..

“Ehmm,, soalnya aku sukaa,,, dengan namja seram.” Sahut Youngmi menggantung

Donghae menatap lekat yeoja yang ada dihadapannya, dia tak tau harus bicara apa lagi. Youngmi suka dengan najma yang seram? Berarti itu Donghwa! Sama sekali bukan dia, dia tidak seram. Dia namja baik-baik, namja idola dan murid teladan. Pasti itu terlihat sangat payah dimata Youngmi, pikir Donghae.

Donghae menunduk, dia benar-benar kecewa. Yeoja ini menyukai Donghwa, bukan aku. Aku ukan siapa-siapa kan? Cuma seorang namja bodoh yang tidak bisa berkelahi, namja bodoh yang rela menyamar menjadi sodara kembarnya hanya untuk bisa berdekatan dengan yeoja pujaannya yang ternyata menyukai sodara kembarnya sendiri. Siaaall!! Batin Donghae

Youngmi mengamati reaksi Donghae. Dengan segenap keberanian dan harga dirinya dia sudah mengirimkan sinyal yang cukup jelas pada namja ini, tapi kenapa reaksinya seperti ini? Kenapa wajahnya jadi suram seperti ini? Aisshhh, itu memalukkaaan, harga dirikuuu?? Batin Youngmi lemas

“Kalau kau, suka yeoja yang bagaimana?” tanya Youngmi belum putus asa

Donghae menatap Youngmi. ‘Aku suka kau..’ jawabnya dalam hati. “Aku suka yeoja yang rambutnya dikuncir ekor kuda, yeoja yang manis dan ceria.” Jawabnya jujur. Dalam benak Donghae berkelebat sosok Youngmi setahun yang lalu..

Youngmi tersenyum lebar mendengar jawaban Donghae. Kemudian secepat kilat dia mengambil ikat rambut dari dalam tasnya. Donghae mengamati gerak-gerik Youngmi. Yeoja itu mengikat rambut panjangnya membentuk ekor kuda. ‘Perfect! Dia benar-benar terlihat seperti saat itu.’ Batin Donghae

“Bagaimana?? Bagus tidak??” tanya Youngmi sambil memamerkan rambut ekor kudanya

‘Benarkan? Sampai taraf itu dia menyukai Donghwa. Tanpa buang waktu sedetikpun, dia mengikat rambutnya. Pasti karena yeoja ini sangat menyukai Donghwa, gadis ini sudah mengirimkan sinyal yang sangat jelas padaku. Mianhae Youngmi-ah, aku bukan Donghwa.’ Ucap Donghae dalam hati. “Jinja Yeppoeda..” sahut Donghae lemas

Youngmi melebarkan matanya. ‘Kenapa Donghwa jadi muram seperti itu? Apa aku salah? Aisssh, jangan-jangan dia memang tidak suka padaku? Kenapa aku percaya diri sekali sampai memberi sinyal seperti ini.. Kim Youngmi, kau babo,, babo,, baboo!’ batin Youngmi

Rasanya Donghae ingin sekali memberi tahu Youngmi kalau dia bukan Donghwa, tapi rasanya itu sudah tidak perlu lagi. Toh harapannya sudah sirna, sepulang nanti Donghae akan bicara pada Donghwa kalau permainan sudah usai.

Dalam perjalanan mengantar Youngmi pulang, Donghae terus-menerus menekuk wajahnya. Dia tak bisa mengusir kekecewaan yang ada dihatinya.. Donghae tak henti-hentinya menghisap strawberry cream-candy saat dia sedang mengemudi, dia memang gila-gilaan mengkonsumsi permen ini saat sedang galau *apadeh*, dan sekarang lidahnya mulai perih, langit-langit mulutnya juga terasa sakit.

Ditengah perjalanan hujan tiba-tiba saja turun dengan deras, membuat Donghae harus menepikan motornya.. Dia melihat kearah box telephone umum dan memutuskan untuk bertedduh disana.. Sesampainya di depan Box telephone umum, Donghae menyuruh Youngmi masuk, sementara dia tetap diluar. Itu karena Box telephone-nya terlalu sempit untuk mereka berdua.

“Kau tidak masuk?” tanya Youngmi

“Tidak usah.” Jawab Donghae pelan

“Nanti kau basah, hujannya deras sekali loh!” ucap Youngmi sambil membuka helmnya

“Gwenchana, aku…” belum sempat Donghae menyelesaikan perkataannya, Youngmi sudah menariknya kedalam box telephone.

“Kau bisa sakit, lihat kau sudah kebahasan begini.. lagi pula kau,, haaatcchi!!” *bunyi bersin*

Donghae tersenyum tipis. “Lihatlah, malah kau yang sakit begini.” Ucap Donghae sambil memakaikan sweaternya ke tubuh Youngmi.

Setelahnya suasana mejadi canggung, mereka berdua bingung mau bicara apa.. Youngmi melihat pakaian Donghae yang basah, membuat bentuk tubuh Donghae dengan otot dan abs-nya semakin jelas terlihat. Apalagi saat tetesan air mengalir dari ujung rambut Donghae, kedagunya yang lancip, keleher Donghae dan lalu kedadanya.. *author mimisan* membuat Youngmi berpikiran yang tidak tidak.. Youngmi memukul kepalanya sendiri ‘Apa yang kau pikirkan Kim Youngmi?’ rutuknya dalam hati..

Donghae juga tidak kalah gugupnya, berada di ruang terbatas seperti ini dengan gadis pujaannya di tengah hujan pula.. Rasanya Donghae ingin sekali memeluk gadis yang ada disampingnya ini sekedar untuk menghangatkan tubuh Youngmi yang sedikit menggigil..

Untuk menghilangkan kegugupannya Donghae lebih memilih menghisap habis Strawberry cream-candynya sampai habis tanpa bicara sepatah katapun, saat Donghae akan mengambil kembali permen itu dari saku celananya, tiba-tiba tangan Youngmi menghalangi tangan Donghae. Donghae mendongak dengan ekspresi bertanya, tiba-tiba saja Youngmi mencium pipi kiri Donghae. Donghae kaget setengah mati, kakinya lemas atas perlakuan yeoja pujaannya secara tiba-tiba ini. Tak berhenti sampai disitu, tanpa diduga Youngmi sudah menempelkan bibirnya pada bibir Donghae, tangan kiri Youngmi melingkari leher Donghae sedangkan tangan kanannya meremas kepala Donghae.

Jantung Donghae rasanya mau pecah, tapi dia sama sekali tidak dapat menolak ciuman gadis ini, gadis pujaannya. Maka dia membalas ciuman Youngmi dengan perlahan dan penuh perasaan.

Tanpa sadar Donghae meraih pinggang Youngmi, menghilangkan jarak antara mereka berdua. Donghae menjilati bibir bawah Youngmi, lidahnya menelusup ke rongga mulut Youngmi. Youngmi jadi merinding atas perlakuan Donghae. Youngmipun heran kenapa dia bias melakukan hal itu, dia mencium namja terlebih dahulu.. ‘Gadis macam apa aku ini? Bodoh,, bisa-bisanya aku mencium Donghae terlebih dahulu? Bukankah aku terkesan seperti,,, gadis murahan?? Tapi apa yang sedang terjadi ini tak mungkin bisa dihentikan, ciuman ini benar-benar sempurna..” pikir Youngmi.

Ciuman mereka berdua terasa special karena aroma cream strawberry dari mulut Donghae. Donghae terlalu banyak makan permen itu sehinnga meninggalkan rasa yang manis pada ciuman mereka, dan itu merupakan sensasi tersendiri. Youngmi mempererat pelukannya kekepala Donghae seolah menyuruh Donghae agar memperdalam ciuman mereka, begitu-pun dengan Donghae yang semakin menarik tubuh ramping Youngmi kedalam pelukannya.. Mereka berdua terus menikmati ciuman itu di tengah derasnya hujan yang mengguyur kota Seoul tanpa ampun.. Tubuh mereka yang tadinya dingin dan sedikit basah karena hujan, kini terasa hangat karena pelukan dan sentuhan masing-masing..

Tiba-tiba Donghae menarik kepalanya, mengakhiri ciuman itu. Youngmi tersentak pelan, iapun memundurkan wajahnya. Ciuman rasa strawberry mereka telah berakhir.. dan ketika Youngmi tersadar dengan apa yang sudah terjadi diantara mereka, dia merasa sangat malu. Youngmi selalu menundukan wajahnya, tak berani menatap Donghae. Donghae-pun merasakan hal yang sama, sangat malu, bisa-nya dia menerima ciuman seorang gadis yang tidak mencintainya? Pikir Donghae.

‘Youngmi menciumku pasti karena dia kira aku ini Donghwa, dan aku dengan bodohnya menerima ciuman yang bukan untukku..’ rutuk Donghae dalam hati

‘Kim Youngmi babo,, kenapa kau tiba-tiba menciumnya?? Aisshh, apa yang kau pikirkan saat itu hah? Pasti Donghwa menganggap aku gadis yang,, akkhhh…’ maki Youngmi dalam hati

Youngmi mendongak, memberanikan diri menatap namja yang ada didepannya. Dia kira namja ini aka menyatakan cinta setelah semua ini terjadi, tapi kenyataan berkata lain. Namja itu malah mengajaknya pulang..

“Kajja kita pulang, hujannya sudah reda..” kata Donghae canggung. Youngmi hanya mengangguk pasrah

Sesampainya dirumah Youngmi, gadis ini mengira Donghwa mungkin akan menyatakan cintanya setelah mengantarnya pulang, tapi lagi-lagi namja itu tidak melakukan hal apapun..

“Masukklah, sesampainya dirumah aku telepon kau..” ucap Donghae berusaha tenang

Youngmi hanya mengngguk.. “Hati-hati ya!!” ucapnya tak kalah gugup

Donghae mengangguk kecil “Emm,,” katanya sambil memakai helm dan memacu motor sportnya meninggalkan rumah Youngmi. Dijalan Donghae mengendarai motornya dengan kecepatan penuh, dia ingin segera sampai di rumahnya. Memikirkan dengan tenang masalah yang sangat rumit ini..

~Youngmi POV~

—Youngmi’s Room—

Kubanting pintu kamarku dengan keras, dan langsung bersandar lemas di balik pintu.. “Aigooo, Kim Youngmi babo, kenapa kau agresif sekali?? Kau itu seorang gadis, bisa-bisanya mencium namja terlebih dahulu?? Dimana otakmu??” makiku pada diri sendiri, sambil membentur-benturkan (?) *saraf nih Youngmi* kepalaku ke pintu..

“Apa yang akan Donghwa pikirkan?? Dia pasti berpikiran kalau kau tiu yeoja,,, murahan??” tanyaku pada diri sendiri

“Huweeee,,, kenapa tadi Donghwa tak memberi respon sedikitpun? Preman itu benar-benar… Ommo,, apa dia tidak punya perasaan apa-apa padaku? Tapi kenapa saat dia membalas ciumanku, aku merasa kalau Donghwa itu menyayangiku?? Ciumannya begitu lembut dan penuh perasaan…”

‘Laki-laki itu sama saja, jika kau mencium namja duluan siapapun namja itu pasti akan membalas ciumanmu walaupun namja itu tidak punya perasaan padamu…’

Seketika terlintas ucapan ChaeKyoeng yang pernah mengatakan namja manapun tidak akan pernah menolak ciuman yang diberikan seorang gadis meskipun namja tersebut tidak mencintainya…

‘Arrggghh,, siaaal. Donghwa tidak mungkin seperti itu. Dia tidak mungkin membalas ciumanku hanya karena ingin bersenang-senang…’ tegasku dalam hati. Tapi tetap saja kau sudah melakukan hal yang amat sangat memalukan Kim Youngmi… Akhhh,,, otthoeke??

“Kim Youngmi babbbooooooo!!!” teriakku frustasi

“Yak… Kim Youngmi kenapa kau nak??” Tanya Oemmaku dari arah lantai bawah

“Aniyo Eomma,, gwenchana… Hanya sedang latihan acting..” jawabku asal

“Oh oemma kira ada apa.. Sudah, cepat mandi lalu istirahat!” perintah Oemmaku

“Arrasseo Oemma,..” sahutku..

Aisshh, kau benar-benar bodoh Kim Youngmi, latihan acting?? Sejak kapan hah?? Gara Donghwa otakku jadi bergeser seperti ini… untung Oemma tidak curiga, kalau anaknya saat ini sudah mulai gila.. Sudahlah,, yang penting aku sudah menunjukan sinyal yang cukup jelas kalau aku menyukainya.. tegasku pada diri sendiri..

~Donghae POV~

Aku memacukkan motor sport Donghwa dengan kecepatan penuh, otakku benar-benar tidak bisa berpikir saat ini.. Jantung masih terus berdebar kencang jika memikirkan hal yang baru saja terjadi antara aku dan Youngmi *ciuman tadi maksudnya, ga lebih*.. Bisa-bisanya aku menerima ciuman yang jelas bukan untukku..

— Donghae’s House—

Sampai juga aku dirumah, begitu motorku kusimpan di bagasi aku secepat kilat langsung masuk kedalam rumahku tanpa bicara sepatah katapun.. Moodku benar-benar jelek saat ini, bukannya aku tidak senang karena Youngmi menciumku, anni bukan menciumku. Youngmi pasti berpikir kalau aku ini Donghwa, itulah yang membuat kesal..

Aku melihat Donghwa yang sedang asyik nonton pertandingan sepak bola di televisi, aku mengacuhkannya berjalan langsung kekamarku tanpa menyapanya.. bukan karena aku marah pada Donghwa, tapi seperti yang tadi kubilang kan kalau moodku sedang hancur saat ini..

“Kau sudah pulang Hae-ya?? Dari mana saja kau??” tanyanya sambil menaikkan dagu dan memiringkan kepalanya *sok cool*

Aku tidak menjawab pertanyaannya dan langsung masuk kamarku dengan membanting pintu cukup keras.. ‘Mianhae Donghwa, aku sedang tidak ingin bicara saat ini.’ Ucapku dalam hati

~Author POV~

“Cihh, kenapa bocah itu?? Aneh sekali..” kata Donghwa sambil menggaruk-garuk kepalanya yang memang gatal

“Tampang saja seperti malaikat, tapi kalau sudah marah lebih menyeramkan dari pada aku..” tambahnya disertai dengan gesturnya.. “Lebih baik aku dong, preman asli, sifatku seperti ini apa adanya tidak ada yang kututupi.. Mau marah atau tidak marah tetap seram. Hehehe” ucap Donghwa bangga..

Dikamar Donghae langsung membasuh badannya dengan air hangat yang mengalir dari shower di kamar mandi yang ada di kamarnya.. Setelah badannya segar dia membaringkan tubuhnya di ranjang empuk miliknya sambil menatapi handphonenya dengan pandangan yang tak bisa diartikan *gilaaa, bahasa gue*.. Untuk sesaat Donghae bingung apa yang harus dia lakukan, tapi sedetik kemudian dia ingat kalau dia harus menelepon yeoja itu..

Akhirnya Donghae memutuskan menelepon yeoja itu dengan perasaan campur aduk, dia tak tau apa yang harus dia ucapkan.. Donghae menekan tombol 2 yang merupakan panggilan cepat untuk Youngmi, sedangkan tombol 1 dia khususkan untuk panggilan cepat ibunya..

Donghae menunggu beberapa saat sampai telepon itu diangkat, selama menunggu jantungnya benar-benar berdebar kencang.. Donghae bingung..

“Yoebsseo??Donghwa-ya, mianhae! Tadi aku benar-benar bodoh, maafkan aku..” cerocos yeoja disebrang to the point

“Anni, aku yang bodoh..” kata Donghae lemas.. ‘Tentu saja aku yang bodoh, sudah tau ciuman itu bukan untukku, tapi kenapa aku malah menerimanya bahkan… menikmatinya??’ Tambah Donghae dalam hati

Mereka lalu terdiam sejenak.. “Donghwa-ya,, besok kita harus bertemu. Ada yang ingin aku bicarakan..” kata Youngmi

Donghae terdiam sejenak, nada suara Youngmi seperti memerintahnya.. “Oke..!” sahut Donghae pelan

Pembicaraan mereka berduapun berakhir, setelah memutuskan taman sekolah sebagai tempat mereka bertemu.. Donghae semakin kalut dengan pikirannya, dia terus mengutukki dirinya sendiri yang dengan bodohnya melakukan semua ini untuk seorang gadis yang menyukai sodara kembarnya sendiri.. “Aisssh,, sepertinya aku tidak akan bisa tidur malam ini..” ucapnya frustasi. “Besok aku harus mengatakan yang sebenarnya pada Youngmi, permainan sudah usai.” Ucap Donghae pelan

Sementara itu ditempat lain, keadaan Youngmi-pun tidak jauh beda dengan keadaan Donghae.. Setelah pembicaraannya di telepon dengan Donghae, Youngmi seperti orang frustrasi.. Dari tadi yang dia lakukan hanya menghembuskan napasnya pasrah dan mengacak rambutnya frustrasi..

“Aku harus menyatakan perasaannku pada Donghwa besok, tidak peduli apa tanggapannya, tidak peduli dia punya perasaan yang sama padaku atau tidak, tidak peduli aku ini seorang gadis yang harus punya harga diri dan menunggu supaya Donghwa menyatakan perasaannya padaku terlebih dahulu, bisa tua aku kalau harus menunggu Donghwa mengungkapkan perasaannya.. Akukan tau benar Donghwa tipe namja seperti apa?? Fighting Kim Youngmi!!” ucap Youngmi sambil mengepalkan tangannya keatas…

“Oemmaaaa, doakan anakmu ini…..!” teriak Youngmi sambil menutup seluruh tubunya dengan selimut..

 

 

T.B.C

Part 4 nya kelaaarrr… Aduh mian buat para readers yg kecewa dg part 4 yang gagal abis ini..

Makasi juga buat Comment readers, sorry ga bisa balas.. Tapi aku baca koq commentnya.. Lucu-lucu..

 

Notes: Kiss scenenya terinspirasi dari pengalaman pribadi Uri leader Teuki.. dia kan pernah bilang kalo ciuman pertamanya dia lakuin di Box telepon umum dan waktu itu lagi ujaannn *so sweeeettt*

 

Comment en Like ya!! Seperti biasa comment berkualitas bakal jadi pairing Kyu di ef-ef aku selanjutnya *siapa yang mau baca*.. jangan lupa cantumin nama korea kalian ya pas comment..! ^^

 

GOMAWOO…. ^^

Yenna Kim or HaeWonKyu91

Add my FB: Ney Hae Wonkyu *promosi*#Plaakkk

 

41 thoughts on “[Freelance] Strawberry Cream Kiss part 4

  1. Wah akhirnya dipublish juga
    ah bener bener sweat
    aku suka bgt thor! Romantis
    tp kasian juga si hae jd galau,
    jd pengen kissu di box telpon umum wkwk

    next chap asap ^.^

    • Okee..

      Mwo?? pen kisseu di box telepon umum?? aku mah udah tuh ma Hae.. heheh #saraaap

      Stay turn terus ya!!
      Gomawo dah baca en komment *bow*

  2. hahahahahahaa kluar jga akhirny hehehehee..^^
    wwaaahahahhahaa donghwa gk nyangka bsa ng-fans ma arti cwe jga toohh hahahhahaa (maksd lo -_-‘??)hahahahahhaaa
    kta donghae kan dy p’nah ktemu youngmi sthun yg lalu,, trus youngmi mkirny tu donghwa
    krna muka.ny hae mirip ma donghwa,,nah yg d sklh youngmi tu donghwa bkan hae..
    jd dy gk tw klo yg dlu tu donghae… (asal tebak,,hahahahaha mian y saya sok tw hehehehe)
    ydhlah lnjut ja thor dr pda sya nambah sok tw hahahahahaaa…^^

  3. Wahaha kereen , ah kesian donge nyah. Ahh ngebyangin donghwa kyk.a cool bogt ye haha ahaha donghwa sukanya ama noona ih. Itu adegan kiss nya so sweet bngt loh ! Ahhh so sweet , ayo lanjot !

    • Gomawoo..

      Tau tuh Donghwa sukanya ma yg lebih tua.. hehe

      Stay turn terus ya!!
      Gomawo dah baca en komment *bow*

    • Sweet kah?? aku pikir maksa scene’y.. hehe

      Untung bukan ma Hae, low ma dia.. Hemmmmm *tabok* heehehe

      Sabar ya, Stay turn terus ya!!
      Gomawo dah baca en komment *bow*

  4. aduh thor….. ff nya kerennn kali…
    hae nya patah hati deh… thor gimana ceritanya waktu hae ma youngmi pernah ketemu 1tahun yang lalu?
    penasaran thor…. trus gimana kisah cintanya donghwa…ah pasti keren yaa.. ah nggak ngebayangin..
    hae nya mau jujur yaa? youngmi mau ngungkapin perasaan? jadinya mereka nanti gimana ya? ah penasaran kali…
    hae makan permen pasti lucu.. peluk hae… *plak

    ditunggu lanjutannya thor :)

    • Gomawoo..

      Ntar di part terakhiran juga di jelasin koq kpan Donghae ma Youngmi ketemu..

      Kisah cinta Donghwa kaya gimana ya???

      Stay turn terus ya!!
      Gomawo dah baca en komment *bow*

  5. kyaaaa, co cuiittt kayak tobeli *sok cadel*
    masi ada tiponya tuh kakak, tapi serruuu.. =)
    ga sabar baca next partnya ni, kikikikik..

  6. Akhirnyaaa!!! Diublish juga!! Bagus thor.. Tp kasian bgt itu donghaeny…..
    Hwwaaaa gila donghwa suka cewek yg lebih tua!! Knp g suka raina aja?? Biar lee hyori sm jungsoo aja hweeheheheheehhe

    • Lama ya nggu’y?? hehe

      Mian author lge sibuk ulangan.. *sok sibuk*

      Raena bawel sich maka’y Donghwa ga suka.. hehehe

      Stay turn terus ya!!
      Gomawo dah baca en komment *bow*

  7. donghae pesimis gt, udah jujur ja dulu n kejar dr awal dgn Id diri sendiri. . .
    Donghwa suka guru y, penasaran ma cara donghwa pdkt he he he
    hae kissu2 gt, mana pas ujan lg uh romantis n kiss y hot. . . .
    Author ada yg salah tulis ya. . .
    . ‘Gadis macam apa
    aku ini? Bodoh,, bisa-
    bisanya aku mencium
    Donghae terlebih dahulu?’ tu harus y donghwa kan? Kan si youngmi blm tau kalo tu hae. . .
    Lanjut. . .

    • Iya Hae bneran menggoda.. Aku za pe mimisan.. bwaahaha *lebaay*

      Stay turn terus ya!!
      Gomawo dah baca en komment *bow*

    • MWO??? Donghae punyaku… *tarik en karungin Hae*

      Stay turn terus ya!!
      Gomawo dah baca en komment *bow*

    • Waaah, bneran mpe di print?? aigooo, jdi tersanjung..

      Stay turn terus ya!!
      Gomawo dah baca en komment *bow*

  8. Kyaaa…!!! so sweet…*aq jga’ mkir ko’ kyk teukpa’ ya? kissu d’box telpon*

    Lanjutt..!! pengen tau nasib mreka smua

    • Iya soalnya pas teukppa bilang gtu aku pkir ntu romantis banget..

      Stay turn terus ya!!
      Gomawo dah baca en komment *bow*

  9. huwah , pesennya saya jadi kesindir . Mianhae *deepbow*

    Donghae ~
    Donghwa ~

    Ayo bah , show us your love *apadeh*

    Lanjutkan , aku telat koment ==

    • Gapapa lagi.. itu komment yang bagus en membangun.. jadi aku bisa memperbaiki kekurangan’y..

      Stay turn terus ya!!
      Gomawo dah baca en komment *bow*

  10. Sudah lama tak berjumpa dgn ff ini! Kangen dan pas dibaca seru! Wah, penasaran sama kelanjutannya!! Onnie, fighting!
    PS : aku mau tanya, di dunia nyata donghae-donghwa itu kembar apa saudara sih?

    • Nde fighting… ^^

      Aslinya Donghwa ntu old brother’y Donghae, hyung’a.. Bukan sodara kembar koq.. cuma dsini aku jdiin kembar aza.. hehehe #plaak

      wajahnya juga agak mirip dikit ma Hae, wong kaka;y, sama2 kyeopta..

      Stay turn terus ya!!
      Gomawo dah baca en komment *bow*

  11. memang sii teukkie oppa romantiic *muter lagu romanticnya shinee* tp kok sii teukkie bisa kiss di box saat ujan yaah??? waaah,setan lewaaat *pletak mlah bahas teukki* baguss thoor,,,ceritanya menarik buat di dramain,aku sih pengen meranin youngmi kekekeke khan di skul ku di adain drama hoho *jadi curcol* tp yg kiss scene.a anak2 dibawah umur jgn liat wakakakkakaka XD btw,LANJUUUUUUUUUUUT *bawa popcorn mau liat actingnya hae #pa hubungannya coba? o.O

  12. Waddduuuuh, mo di dramain di skul??? boleh banget tuh #plaaak

    tpi yg kissing’y jan ditiru yaa!! HARAM…. Bwahahaha

    Gomawo dah baca en komment *bow*

  13. wah aku baru tau ada ff ini juga disini!
    dulu aku bacanya di sjff baru sampe part 2, eh ternyata udah sampe part 4 toh!
    bagus author, lanjutin ceitanya!
    Hwaiting!(telat banget nih komen)
    nggak papalah daripada jadi siders

  14. Author..
    Kamu memang keren bangeeet..

    Novelny endingny gmana sh..?
    Kalo’ aq mauny youngmi sma donghwa..
    Donghae sama aq..
    Hahahaha #plak..
    Bukan deng..
    Donghae sama raena aja..
    Kasian tu cewek dah nungguin donghae mati2an..
    *hallaaahh..

  15. waah keren bgt :D blm ada lanjutannya ya? Aku akan setia menunggu lanjutannya ;) banyak typo sih, tp tetep enak d bca kok :) bikin ngakak pula :D daebak deh authornya!
    Kiss in the phonebooth? So sweet :3 hwaiting, author! Terusin ff nya!yak typo sih, tp tetep enak d bca kok :) bikin ngakak pula :D daebak deh authornya!
    Kiss in the phonebooth? So sweet :3 hwaiting, author! Terusin ff nya!

Comment please? ( ื▿ ืʃƪ)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s