[Freelance] One Night With SuJu

Title : One Night with Super Junior

Author : Flyingfishae

Main Cast : all member Super Junior

Genre : Humor

Disclaim : pada benci plagiat kan? Jangan jadi plagiat ya. ini 100% dari otak aku ^^

Anyeonghaseo…. Haebun imnida! Halo ii ff pertama yang aku publish dengan namaku sendiri. Sebenernya dulu aku pernah ngirim ff, tapi fanfic yang dulu itu hasil karya dua orang yang berbeda, dengan melakukan perundingan yang panjaaaaaang sekali hehe. Semoga kalian menyukai ff pertamaku ini. gomawo ^^

 

-one night with super junior-

eunhyuk menyeritkan dahinya, ia merasakan sesuatu yang tidak pernah ia harapkan terjadi padanya, membuatnya terpaksa bangun dari mimpi indahnya, ia mengguling gulingkan badannya. Namun rasa itu tidak hilang, justru semakin menjadi jadi. Ia menggoyang goyangkan tubuh donghae yang sedang terlelap di sampingnya “donghae ya…” katanya pelan berusaha membangunkan donghae, donghae hanya berdeham dan kembali menarik selimutnya.

“haish donghae ya… irona! Temani aku” kata eunhyuk masih berbisik,donghae masih mengacuhkannya dan membetulkan posisi tidurnya.

“YA! DONGHAE YA BABO!!!” kini eunhyuk mulai menaikan nada suaranya, membuat donghae dengan sangat terpaksa membuka matanya yang indah (?)

“wae hyuk?” kata donghae setengah tidak jelas, mungkin karena ia belum sepenuhnya sadar dari alam gaib, alam mimpi maksudnya.

“aku kebeleeeeet” kata eunyuk berbisik ke telinga donghae, eunhyuk masih ‘ngedance’ menahan pipisnya itu. Donghae memperhatikan eunhyuk dari atas sampai bawah.

“oke, oke, ayo ketoilet” pada akhirnya donghae berdiri dan menggandeng tangan eunhyuk, menuju toilet yang jaraknya agak jauh dari kamar mereka. Sekarang mereka dan para member suju yang lain sedang berada di sebuah vila untuk keperluan shooting iklan kemarin.

“kau tunggu di depan pintu ya hae” kata eunhyuk sembari masuk kedalam toilet, donghae mengangguk angguk sambil memegangi gagang pintu toilet.

donghae melihat sekeliling, masih gelap, tentu saja ini kan masih jam 3 pagi, belum ada yang bangun kecuali mereka, donghae takut gelap ia menyeritkan dahi dan berusaha mencari sakelar.

“dimana sakelarnya?” gerut donghae pada dirinya sendiri, akhirnya ia memutuskan untuk berjalan menelusuri ruangan yang gelap itu, ia meraba raba tembok yang kotor dan berusaha mencari sakelar yang ada apapun itu.

“haaah ini dia” kata donghae pada dirinya sendiri. tanpa pikir panjang donghae menekan sakelar itu, namun belum ada perubahan di sekitarnya. Donghae kembali menyeritkan dahinya, lalu tanpa pikir panjang lagi ia menekan satu lagi sakelar yang ada di tembok, tetap tidak ada perubahan.

“haish! Kenapa begini sih?!” gerutnya. Tiba tiba ia merasakan udara dingin di sekujur lehernya, seketika rasa takut menghatuinya, ia langsung terbayang adegan adegan menyeramkan di film horor yang pernah ia tonton bersama member suju yang lain. ia tidak berani untuk memastikan dari mana udara dingin itu berasal. Ia hanya berdoa dan berharap lampu dapat nyala dengan sendirinya.

“apa yang kau lakukaaaan~” suara parau dan menyeramkan berbisik ketelinganya yang sukses membuat tubuhnya kaku, dan jantungnya jatuh ke lambung.

“AAAAAAA” triaknya memecah keheningan malam.

“YA babo!!! Kenapa teriak!!” tiba tiba sang pemilik suara memutarkan tubuh donghae yang hampir stroke itu dan memperlihatkan wajahnya.

“ha, ha, ha, HANTUUUUUU!!!” jerit donghae setelah melihat wajah putih didepannya, donghae tidak berani membuka matanya lagi dan mulai menangis.

“ya! Kenapa berisik sekali??” kini suara muncul dari arah kamar sang leader leeteuk

“hyung… Lihat ikan ini takut padaku” ternyata eh ternyata si suara parau itu adalah kim heechul yang sedang melakukan perawatan kulit dengan masker bengkoang di seluruh wajahnya.

“jelas dia takut! Wajahmu saat ini memang seperti setan!” jelas leeteuk yang segera mengambil alih ikan kecil itu. Heechul hanya dapat memanyunkan bibirnya yang sekseh (?) donghae masih memejamkan mata sambil terisak pelan.

“donghae ya… Dia itu heechul, bukan hantu!” jelas leeteuk berusaha menenangkan donghae yang berubah menjadi anak kecil lagi.

“wajahnya menyeramkan hyung! Suruh dia pergi!” kata donghae masih terisak.

“YA BABO!!! Apa katamu!! Lain kali kubawakan kau hantu yang sesungguhnya!!” heechul tidak terima dibilang menyeramkan, leeteuk memandang heechul dengan tatapan sinis, mengisyaratkan ‘hey dia itu penakut!’ Heechul yang kesal dan mengerti isyarat leeteuk langsung kembali kekamarnya.

“dia sudah pergi hae…” leeteuk ymasih menenangkan donghae.

“ya hyung!! Aku masih mendengarnya!! Nada bicaramu seolah hae phobia dengan ku!!” heechul malah berteriak dari dalam kamarnya. Sepertinya heechul marah sekali, namun karena donghae sudah menangis dan ditambah leeteuk yang kuat, akhirnya heechul memutuskan untuk menesruskannya esok pagi.

“ya!! Diam dan tidur lah!!” seru leeteuk tidak kalah kencang.

Donghae mulai memberanikan diri membuka matanya, betapa senangnya ia melihat seorang leeteuk yang seperti malaikat berada di depannya, seolah leeteuk bersinar dalam gelap. Seperti stiker glow in the dark bintang bintang yang sering di tempel di atap2 kamar anak kecil.

Donghae memeluk leeteuk sampai hyungnya itu sesak napas.

“hyung!! Aku takut sekali” donghae mulai curhat.

“i…iya! Baiklah! Aduh! Aku bisa jadi hantu beneran!” kata leeteuk terbata karena asma dadakan yang donghae perbuat.

“ah mianhe hyung” akhirnya donghae melepaskan pelukannya itu.

“haaah gara2 kau, aku jadi tidak mengantuk lagi” desah leeteuk sambil membetulkan celana kolornya yang bergambar sayap malaikat.

“hyung… Gelap” kata hae polos, leeteuk menghela nafas panjang dan menggandeng tangan hae.

“baiklah, ayo cari sakelarnya” kata leeteuk lalu mereka mulai berjalan dalam gelap mereka meraba2 termbok dan menggesek2an kakinya kelantai.

“hyung… Aku menginjak sesuatu” kata donghae pelan.

“ne… Aku merasa lantainya jadi naik” leeteuk menggesek gesekan kakinya lagi.

“YA!!!! APA YANG KALIAN LAKUKAN!!!” tiba tiba lantai di vila itu bisa berbicara.

“zombieeee!!!!” teriak hae kencang.

“ani!!! Donghae kau harus berhenti menonton film horor!!” seru leeteuk keras.

“kangin ah… Apa kami menyakitimu?” tanya leeteuk yang sadar bahwa tadi mereka menendang nendang kangin yang tersungkur di lantai.

“tidak” jawab kangin singkat dan langsung berdiri.

“hyung mana bajumu?” tanya donghae setelah sadar bahwa kangin tidak pakai baju.

“bukan urusanmu!! Kenapa malam2 begini kalian jalan jalan?” tanya kangin

“kami mencari sakelar hyung” kata donghae meraba raba muka kangin.

“ya ikan babo! kenapa meraba wajahku!!” kangin menyingkirkan tangan donghae “tunggu disini aku nyalakan dulu lampunya” kangin pergi entah kemana, dan dalam sekejap ruangan menjadi terang. Dan betapa kagetnya leeteuk melihat begitu kotornya vila ini. Banyak sampah makanan ringan, dan minuman kaleng, kartu remi yang berserakan dimana mana, monopoli, ular tangga, karet, sampai catur jawa juga berserakan dimana2.

“haish!!! Dongsaeng dongsaeng ku ini benar benar…” keluh leeteuk sambil menggeleng gelengkan kepala.

“YA hyung… Knapa aku tidak di bangunkan?” tiba tiba si evil muncul membawa sesuatu di punggungnya…eh Tunggu dulu!!

“kyu… Suaramu terlalu lantang!” suara sungmin terdengar dari balik punggung kyuhyun yang berdiri memelototi hyungnya yang berantakan.

“sungmin ah. Apa yang kau lakukan di punggung kyu?” tanya leeteuk datar, pasangan ini selalu membuat kejutan tak terduga.

“hyung… Kau pesta?” kyuhyun tidak mempedulikan pertanyaan leeteuk tadi.

“kyu ah… apa aku berat? Turunkan aku!” sungmin juga tidak mempedulikan pertanyaan leeteuk dan langsung turun dari punggung kyu yang bidang.

“aduuuh terang sekali… Kalian sedang apa??” tiba tiba yesung datang dengan rambutnya yang acak acakan.

“ya! Apa kalian sedang berdoa malam2 begini?” tanya siwon yang datang di balik punggung yesung.

“ah kalian semua kenapa bangun?” tanya donghae yang kaget semua member sudah bangun. Kecuali shindong, ryowook, dan kibum. Karena sepertinya hangeng masih menidurkan heechul di kamar mereka.

“kalian malam malam begini kenapa malah bangun?” tanya leeteuk memperhatikan dongsaeng dongsaengnya itu.

“kami kebrisikan hyung” jawab kyu datar.

“tadi ada suara jeritan wanita. Aku takut…” sungmin bermanja manjaan dengan kyuhyun yang bermuka datar(?) *setan dong? *ekspresinya datar…*

“itu bukan jeritan wanita itu aku!!!” donghae membela diri.

“berarti kau wanita hyung…” ledek kyuhyun datar, selalu datar. Donghae ingin meledak namun, keburu leeteuk yang bicara

“karena kalian semua sudah berkumpul….” kata leeteuk sambil tertawa sinis.

“AYO BERESKAN MAINAN KALIAN INI!!!” teriak leeteuk sambil menunjuk kearah barang barang yang berserakan.

“aku tidak mau hyung…” kata kyuhyun acuh sambil berjalan menuju kursi dan duduk di atasnya.

“YA!! WAEYO?” tanya leeteuk geram, evil ini benar benar minta di tombak.

“aku tidak mungkin main2 seperti ini. Kau kan tau seleraku hyung…” jawab kyu asal sambil menguap.

“ya!! Kyu! Kau semalam bermain ular tangga sampai kalah. Dan hampir nangis!! Masih bisa berlagak sombong… “ semprot yesung.

Kyuhun langsung menoleh kearah hyungnya itu.

“sudah sudah lebih baik kita mulai membeskan ini semua….” kata siwon bijaksana, tiba tiba di tangannya sudah ada berbagai macam alat kebersihan dari kain lap, sapu, pengki, kemoceng, baju shindong, koran dan ember. yang lain langsung merespon dan mengambil barang2 tersebut, lalu mulai membereskan barang yang berserakan tadi.

GUBRAAAAAKKKK

Tiba tiba terdengar ledakan tabung gas lpg terjadi. Eeeh salah maksudnya suara sesuatu yang keras menyentuh lantai terdengar.

Terlihat leeteuk sedang terbaring lemah sambil memegangi pantatnya yang sepertinya mendarat dengan keras di lantai. Memecah suasana ke seriusan para member bersih bersih.

“YA BABO!!!! Siapa yang main bekel?” teriak leeteuk semakin memecah suasana. Semua terdiam dan saling pandang.

“won… Kau ya yang main bekel?” donghae mengikut tangan siwon.

“ani. cara memegangnya saja tidak tau” jawab siwon berbisik.

“pasti kau hyung” kata kyu datar.

“ani!! Aku tidak main bekel, semalam aku main congklak bersamamu kan?” jawab sungmin dan diikuti anggukan kyuhyun.

“bukan~ bukan aku” kini yesung membela diri.

“tidak ada yang menuduhmu hyung…” donghae melirik hyungnya yang aneh itu.

“bukan ddangkoma juga.” tambah yesung, semua hening.

leeteuk yang tidak dianggapi memuncak emosinya namun masih ia tahan, lalu ia kembali beres beres dalam diam.

Tiba tiba semua jadi gelap. donghae, sungmin, yesung, leeteuk, siwon diam dan saling menatap walau tidak tau siapa yang ditatap.

tiba tiba terdengar suara berdecit terdengar dari ujung ruangan. Dan suara gesekan lantai terdengar begitu jelas, dan semakin lama smakin jelas.

“won…” kata donghae gemeteran sembari memegang otot siwon yang bulat bulat.

“tenanglah… Doa hae, doa!!” kata siwon meisyaratkan donghae.

“siwon ah…” kata donghae yang masih bergetar.

“kenapa?” tanya siwon. Donghae mendekatkan mulutnya ke telinga siwon.

“ ada yang memegang kakiku…” bisik donghae gemeteran.

“donghae ssi. Berdoalah, semoga kau dilindungi” lalu siwon menundukan kepalanya dan mulai berdoa.

Leeteuk meraba2 mencari masalah lampu padam. Kyuhyun memutuskan untuk duduk bersila di lantai, dan diikuti sungmin di sebelahnya. Yesung? Diam seperti batu.

Tiba tiba bola api melayang layang terlihat jelas didepan mereka, membuat mereka semua kaget dan membuka matanya lebar. Kecuali sungmin yang sudah menenggelamkan kepalanya ke lengan kyuhyun.

“tuhan! Lindungi kami!! lindungi….” siwon terus berdoa. Donghae menangis hampir mengompol malah. Leeteuk kaget dan hanya dapat terpana seperti kyuhyun. Yesung malah tertawa (?)

“ahaiaahahhaha hihihi huhuhu heheh” tiba tiba terdengar suara cekikikan dari arah luar vila, dalam hitungan detik. Donghae sudah tersungkur pingsan di lantai.

###

Eunhyuk mengipas kipaskan koran kearah muka hae yang masih berkeringat. Lampu sudah menyela terang. Member yang lain sedang menonton tv sambil makan cemilan.

“hyuk, ikanmu belum bangun?” tanya sungmin yang duduk di sebelah kyuhyun yang asik main psp.

Eunhyuk menggeleng dengan muka cemas.

“salah sendiri kau memegang kakinya tadi!” semprot yesung.

“habis tadi dia meninggalkanku di toilet…” eunhyuk membela, tiba tiba ia melirik kangin dan kibum yang tergeletak di lantai.

“YA!!! Karena cekikikan kalian, ikan ku jadi pingsan!!!” semprot hyuk geram, yang di semprot diam saja malah seperti mengabaikan.

“ya… Maaf hyung…. Ini… Karena… kangin… Hik,,,,” kibum bicara dengan terbata bata.

“ya! Sana masuk kamar… Ehm mulut kalian bau akhohol!” leeteuk menyuruh kangin dan kibum pergi kekamarnya, namun mereka masih saja bersantai santai di lantai.

“hyung… Maafkan aku juga ya… Tadi aku kira mati lampu, jadi kami mengambil lilin.” kini si eternal magnae ryowook angkat bicara.

“aku juga tidak tau kenapa kami bisa menakuti kalian tadi” shindong ikut menimpali.

“tentu saja takut… Kalian memakai pakaian hitam! Yang terlihat hanya api melayang, untung saat itu donghae masih dapat berdoa!’”

Cekreeek, tiba tiba pintu kamar heechul terbuka, keluarlah 2 pasangan pengantin baru (hangeng dan heechul) sedang memakai masker di wajahnya, yang satu masker putih, yang satu lagi berwarna hijau.

“ya! Kenapa kalian pake masker begitu?” tanya leeteuk melihat hangeng yang ketularan heechul

“untuk kulit hyung, agar lebih cerah!” seru hangeng mantab. Heechul mendekati eunhyuk yang sedari tadi tidak henti hentinya mengipas ipas donghae yang masih ngap ngapan.

“kenapa dia?” tanya heechul sambil menundukan badannya dan memperhatikan wajah hae yang lagi stroke mendadak.

“pingsan hyung” jawab eunhyuk singkat, sambil mengelap keringat donghae yang terus bercucuran.

Hangeng mengikuti langkah heechul dan ikut memperhatikan hae.

“masukan saja ke kolam” kata hangeng sambil menunjuk kolam di belakang vila.

“nanti dia mati hyung…” kata eunhyuk lemah, di ikuti anggukan hanchul yang sok ngerti.

Tiba tiba donghae menggerakan kelopak matanya, menyeritkan dahinya, dan memancungkan hidungnya (?) melihat tanda tanda kebangkitan donghae itu, eunhyuk langsung senyum sumringah

“dia bangun!!! Ikan ku bangun!!” seru eunhyuk menunggu respon selanjutnya dari hae, yang lain akhirnya tertarik untuk melihat kebangkitan dan langsung mengerubungi eunhae. Donghae membuka matanya, eunhyuk tersenyum kearahnya, donghae merasa tenang dan ingin bangun dari posisi tidurnya, namun ia melirik dua mahluk mengerikan berwajah putih dan hijau. Tanpa ada respon apa apa lagi, donghae kembali pingsan di pangkuan eunhyuk.

“kok pingsan lagi sih hyung….” kyuhyun meeenyeritkan dahinya.

“dia mati?” tanya sungmin polos

“mana mungkin mati!!? Itu gawat sekali!!!” seru eunhyuk panik sambil mengguncang guncangkan wajah hae sambil menyerukan namanya.

“hais! Lebih baik kita singkirkan saja hantu ini!!!” kata leeteuk kesal sambil menyeret hangeng dan heechul yang menyeramkan.

Yang diseret hanya pasrah dan pergi kedapur untuk mengambil timun, untuk mereka taruh dimatanya. sepertinya mereka akan terus terjaga hingga matahari menyinari dunia ini, sambil menunggu donghae bangun tentu saja.

-END-

Mian ya kalo aneh :D semoga kalian terhibur dengan ff ini ^^ GOMAWO!

34 thoughts on “[Freelance] One Night With SuJu

  1. Enak aja aq dibilang anak2…!!!
    Aq bukan anak2…!!!
    Emang salah ya Nempel stiker glow in the dark?
    Salah gue?
    Salah pacar gue?
    (emang punya pacar?)
    aq tuh bukan anak2,umurku 1 bulan lagi udah 13 tahun tau…!!!
    Knp koko china q dibilang Setan?
    Apa salahnya?
    Apa salah ibuku yang telah menjadi ibunya sejak ia lahir walaupun tak pernah melahirkan-nya?
    Kami sengsara karna sbg saudara yang tak pernah bersama…
    #Curhat :-(

Comment please? ( ื▿ ืʃƪ)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s