I’m Your Secret Admirer part 1

Title                : I’m Your Secret Admirer part 1

Author             : shineofshinee

Main cast        : Min Hyo Rin, Kim Kibum (Key), Hyun Jai, Kim Yoora

Support cast    : Hyena, Hyun Ji, Shinee

Length             : Chapter

Genre              : Romance, Humor, Friendship

Rating             :  General

Ps                    : Hey readers, tolong tinggalin komen yaa buat masukan part ataupun ff selanjutnya. Gomawo ;)

 

 

 

I’m your secret admirer part 1

 

-HYO RIN POV

Masih saja kupandangi poster poster  SHINee  yang terpampang lebar di setiap sudut kamarku. Disana ada cowok manja yang imut Taemin, si flaming charisma Minho , Mister Dubu alias Onew, si Bling-bling Jong Hyun, dan Sang Almighty Key yang sangat aku kagumi. “Huff,  andai saja aku bisa bertemu dan dekat dengan mereka semua, sungguh bahagianya hidupku ini!” ucapku ber andai-andai dan menghempaskan tubuhku di atas kasur yang empuk. “Yaah, kalau saja aku mengenal mereka sebelum mereka memiliki banyak fans,  mungkin aku akan ikut terkenal, haha”, sahut Hyena dengan khayalan yang lebih tinggi daripadaku. Ya, Hyena adalah sahabatku yang slalu setia menjadi shawol sama seperti diriku.

*  * * * * *

            “Hey Hyo Rin!!”, teriak Hyena sambil melambaikan tangannya dan berlari menujuku. “Hey! Ada apa?”, tanyaku ketika dia bergegas duduk di kursi kantin yang kosong tepat sebelahku. Kemudian dengan asal langsung ia seruput minuman yang baru saja aku pesan. Keterlaluan sekali. “Kau tahu? Lihatlah ini! SM mengadakan lomba menarik loh sebagai perayaan ulang tahunnya”, jawabnya tanpa rasa bersalah karena telah menghabiskan setengah gelas minumanku  (-_-“). “Memangnya lomba apa sih? Sepertinya kau heboh sekali”, tanyaku lagi  dengan santai karena cukup kesal dengannya. “SM mengadakan lomba membuat puisi terbaik yang bisa menarik perhatian artis-artisnya”, jelas Hyena padaku. “oh hanya itu, paling hadiahnya hanya uang, aku tidak minat, lagi pula aku tak pandai membuat puisi”, sahutku dengan cuek. “Oh Hyo Rin, hadiahnya sangat menarik. Ayolah ikut!!”, paksanya. “Lihat ini! Hadiahnya berlibur bersama artis SM yang kau inginkan!”, lanjut Hyena sambil menunjukan sebuah majalah padaku. “MWO??? Kau serius? Berarti aku bisa berlibur bersama SHINee doong! Aku harus ikut! HARUS!”, aku begitu kaget mendengarnya. Ya, membuat ekspresiku berubah 180 derajat menjadi sangat bahagia. “Tentu Hyo Rin akupun akan mengirimkan puisiku. Mudah mudahan saja kita berdua bisa terpilih, karena untuk SHINee hanya terpilih 5 orang dan itu member member SHINee sendiri yang memilih” jelas Hyena padaku. “Baiklah, aku harus mencari ahli puisi yang bisa membantuku membuat puisi itu. Pokoknya aku dan kamu harus terpilih Hyena! Kita harus terpilih! TITIK!!!” kataku meyakinkan diriku sendiri bahwa pasti aku dan Hyena akan terpilih.

* * * * * *

“Jadi kau mau kan membantuku? PLEASE!!!”, pintaku pada Hyun Jai. Dia memang sangat ahli dalam membuat puisi, aku jadi ingat kejadian 2 tahun lalu saat dia mengirimkan sebuah puisi cinta untukku, ah! Sudahlah tak usah diingat ingat lagi hal itu! “Baiklah, aku akan membantumu membuatkan puisi, tapi kau dulu yang membuat awal puisinya, yaa minimal satu bait saja nanti biar aku lanjutkan. Bagaimana?” jawabnya. “Oh Hyun Jai!! Kamu memang temanku yang paling baik. Aku sangat setuju!!”, sahutku padanya. “Ya Hyo Rin besok serahkan saja padaku puisi buatanmu! Oh iya, harus ada bayarannya yaa!!” jelasnya padaku dengan ekspresi yang meyakinkan. “Memang kau ingin dibayar berapa? Akan kusiapkan”, kataku asal. “Tenanglah Hyo Rin, aku tak akan meminta uang padamu”, jelasnya lagi. Dia tidak meminta bayaran uang? Lalu apa? Oh god! Jangan jangan dia menginginkan sebuah kecupan dariku atau bermalam denganku. Tidaaaaak!! Aku ini bukan wanita murahan, aku tidak akan membiarkan hal itu terjadi. Aku tahu Hyun Jai pernah mencintaiku, bahkan menyatakan perasaanya berkali kali, oleh karena itu aku sangat khawatir kalau dia meminta hal itu. Tapi, sepertinya Hyun Jai bukanlah orang seperti itu, jadi aku yakin dia tak akan meminta hal yang tidak tidak. “Lalu kau ingin bayaran apa?”, tanyaku penasaran. “Haha, mukamu panik sekali! Aku hanya ingin berkencan denganmu”, jawab Hyun Jai dan membuat jantungku berdetak cepat sekarang. Kencan? Dia ingin kencan denganku? Untuk apa? Apa dia masih belum bisa melupakan perasaannya itu? “Hey! Kau kenapa? Kaget yaa? Haha. Hyo Rin aku hanya ingin berkencan pura-pura denganmu. Santailah! Aku sudah melupakan hal yang pernah terjadi diantara kita, jadi bagaimana?”, syukurlah ternyata hanya kencan pura-pura yang Hyun Jai maksud. “Mwo? Untuk apa?”, aku jadi bingung dengannya.  “Hyung-ku mengajak untuk double date. Dia ingin melihat kekasihku katanya, apakah sudah cantik dan pantas untukku atau belum. Jadi aku harus menerima ajakannya itu”, Hyun Jai menjawab pertanyaanku itu. “Yasudah ajak saja yeoja-mu!”, kataku. “Oh Hyo Rin!! Sejak kapan aku memiliki yeoja? Tidak pernah. Aku sudah terlanjur bohong berkata memiliki kekasih cantik pada Hyung-ku. Tidak disangka, ternyata itu membuatnya penasaran, lagi pula kurasa tampangmu itu lumayan. Jadi, kau mau kan?”, pintanya sambil mengacak rambutku. “Baiklah.  Tapi cantik itu relative tahu! Mungkin menurutmu aku ini memang cantik *melayang* ,tapi bagaimana di mata hyung-mu? Aku tak tahu!”, jawabku menerima permohonannya. “Sudahlah aku tak memikirkan hal itu, yang penting kau sudah mau kan!”, ucapnya asal dan langsung pergi dari hadapanku.

* * * * * *

“Ini sudah kubuatkan awal puisinya! Silahkan kau lanjutkan yaa! Ingat, harus yang bisa menarik perhatian para member SHINee!!”, aku menyerahkan sebagian puisi kepada Hyun Jai. “OKE”, dia hanya menjawabku santai.

 

(Author tampilkan sebagian puisi yang dibuat Hyo Rin)

 

 

YOU’RE THE BEST, SHINee

 

Kulewati malam dengan semua khayalan

Kugoreskan pena diatas selembar kertas putih yang bersih

Dengan penuh rasa cinta dan bahagia,

Telah kutuangkan semua isi hatiku ini hanya untukmu

 

SHINee,

Sungguh, cahayamu telah menerangi duniaku

Membuat hati terasa hangat bagaikan mentari di pagi hari

 

“Wow! Puisimu lumayan juga”,  katanya memujiku. “Gomawo! Yasudah, lanjutkan yaa! Besok berikan padaku lagi karena akan segera kukirimkan!”,sahutku senang.

“Hyo Rin!”, Hyun Jai memanggilku yang sedang duduk di kantin. Ada apa lagi? “Wae?”, tanyaku langsung. “Ini, sudah selesai kubuat dan telah kusalinkan juga semuanya, jadi kau bisa langsung mengirimnya”, jawab Hyun Jai sambil menyerahkan sebuah amplop coklat kepadaku. “Mwo? Cepat sekali. Kalau begitu terima kasih banyak Hyun Jai, aku akan langsung mengirimkannya sekarang”, aku menyampaikan perasaan terima kasihku padanya. “Ne, kau tidak ingin melihatnya dulu?”, Tanya Hyun Jai. “Tidak usah, aku percaya padamu, pasti kau telah membuatkan puisi yang bagus dan menarik”, jawabku yakin.

 

* * * * * *

Aku masih duduk termenung ragu menatap hp ku, berharap ada telpon dari SM dan mengabarkan bahwa puisiku terpilih. Tapi tiba tiba konsentrasiku terjaga karena dikagetkan oleh dua makhluk aneh yang berteriak-teriak datang menghapiriku. Ya, mereka adalah Hyena dan Hyun Jai. “Hyo Rin, Hyo Rin! Aku sangat bangga padamu!”, teriak Hyena sambil mencium  pipiku dan memelukku. Anak ini memang selalu berkelakuan aneh. “Hoy! Kalian ini berisik sekali!”, omelku pada mereke berdua. “Hyo Rin, ini semua berkatku, jadi kau harus berterima kasih banyak padaku, karena puisimu terpilih Hyo Rin!”, ucap Hyun Jai dengan tampang kegirangan. “Benarkah? Memang kalian berdua tau dari mana?”, tanyaku heran dengan ekspresi menggelegar. “Ini Hyo Rin, namamu terpampang di antara 4 nama yang berhasil untuk berlibur bersama SHINee”, jelas Hyo Rin bangga dan menunjukan namaku di sebuah majalah. “Oh!!! Thank you so much GOD! Hyun Jai, gomawo gomawo!!”, aku berteriak senang dan tanpa sadar Hyun Jai telah berada di pelukanku. “Aku jadi penasaran dengan puisi buatanmu. Di majalah ini ditampilin kan? Coba sini!”, kataku penasaran sambil menarik majalah yang ada di tangan Hyena. “Emm, sebaiknya kau tidak usah melihatnya! Puisiku sangat jelek”, ucap Hyun Jai sambil menutupi puisiku yang ada di dalam majalah dengan telapak tangannya. ”Sudahlah Hyun Jai, aku yakin puisi tambahan mu itu dibuat sebagus mungkin, makanya aku terpilih”, bantahku sambil menarik tangannya yang menutupi puisiku itu. “Oh Hyo Rin!”, dia hanya mengeluh. “WHATSSSSS?? Kau membuat puisi seperti ini Hyun Jai? Membuat ku malu saja!”, teriakku kaget ketika membaca puisinya. “Hehe, minhae Hyo Rin. Tapi menurutku itu unik makanya terpilih”, aku melihat muka Hyun Jai memerah karena malu. Tapi puisinya benar benar menggelikan, dan yang membaca itu kan member SHINee, mau taruh dimana mukaku ini?

(author tampilkan puisi lanjutan Hyun Jai)

YOU’RE THE BEST, SHINee

 

Kulewati malam dengan semua khayalan

Kugoreskan pena diatas selembar kertas putih yang bersih

Dengan penuh rasa cinta dan bahagia,

Telah kutuangkan semua isi hatiku ini hanya untukmu

 

SHINee,

Sungguh, cahayamu telah menerangi duniaku

Membuat hati terasa hangat bagaikan mentari di pagi hari

 

Oh SHINee,

Akankah kita bertemu?

Rasa kagumku ini begitu luas, seluas samudera di dunia

Rasa cintaku ini begitu tinggi, setinggi langit yang biru

Dan,

Perasaanku untuk bertemu kalian,

Benar benar tak bisa kutahan

Rasanya,

Bagaikan aku ingin buang hajat

 

“Hahahahaha, tapi yasudahlah Hyo Rin, yang penting kau sudah terpilih”, ucap Hyena tiba-tiba. “Sayangnya kita tidak bisa bertemu SHINee bersama. Aku tidak seberuntung kau, puisiku tidak terpilih”, tambahnya dengan wajah yang murung. Kemudian aku merangkulnya, berusaha mengerti apa yang dirasakan oleh sahabatku yang satu ini. “Aku akan sangat sedih karena tidak bisa kesana bersamamu. Tapi mungkin ini memang belum menjadi keberuntunganmu. Tenang saja Hyena, nanti akan kusalamkan pada mereka dan berusaha mengenalkanmu pada sang magnae”, sahutku pada Hyena berusaha membuat wajahnya kembali ceria lagi. “Kau memang sahabatku yang segala-galanya di dunia ini Hyo Rin!”, jawab Hyena tersenyum, dan akupun berhasil.

* * * * * *

 

Aku berdiri di balcon kamarku, menikmati dinginnya udara malam. Kupandangi langit yang terlihat gelap, tapi bintang dan bulan berusaha meneranginya. Kulihat bintang bintang kecil itu menaburi langit malam dan membuatnya terlihat indah. Disana kubayangkan ada wajah Taemin tersenyum manis padaku, Key yang sangat sangat tampan, Onew dengan muka imutnya itu, Minho bersama flaming charismanya berhasil membuatku melayang-layang di udara, dan juga Jong Hyun yang mentapku begitu tajam. Hmmm… ternyata impianku untuk bertemu mereka semua sudah ada di depan mata. Sebentar lagi aku akan bertemu bahkan menghabiskan waktu besama SHINee, betapa senangnya! Tapi, hanya satu impianku yang belum bisa kuwujudkan, menjadi seorang designer terkenal dan memiliki butik ternama yang dikenal oleh seluruh dunia. Tak bisa kubayangkan, jika nanti banyak sekali orang orang yang memakai model model bajuku. Ya.. tahun ini aku harus menyelesaikan studi, umurku juga sudah menginjak 21 tahun. Tiba tiba lamunanku melayang karena hp ku berdering, dan ternyata itu telpon dari Hyun Jai. “Yoboseyo?”, aku langsung mengangkatnya. “Hey Hyo Rin, kau belum tidur kan?” jawabnya dan menanyakan hal yang tidak penting menurutku. “Ye, wae?”, aku bertanya cuek. “Aku hanya ingin mengingatkan, jangan lupa yaa besok kau harus menepati janjimu! Jadi bersiaplah pukul sepuluh pagi karena aku akan menjemputmu! Ingat yaa! Baiklah sampai ketemu besok! Daaah!!!”, Hyun Jai langsung mematikan telponnya, tanpa menungguku berbicara lagi, keterlaluan sekali dia.

* * * * * *

            Jam wekerku sudah berdering keras membangunkan tidurku yang lelap. Kulihat ternyata sudah menunjukan pukul 09.00 pagi. Aku berusaha mengumpulkan nyawa dan kemudian teringat janjiku dengan Hyun Jai.  Segera aku menuju kamar mandi dan dalam waktu empat puluh menit, aku pun telah siap. Sepuluh menit berlalu, tak lama kemudian Hyun Jai datang menjemputku. Dia langsung mengajakku ke sebuah butik dan memilihkan baju yang menurutnya cocok untukku. Setelah itu, dia membawaku ke sebuah salon. Aku tak mengerti apa yang diinginkannya, mungkin dia hanya ingin aku terlihat lebih cantik di hadapan Hyung nya itu. Baiklah kuturuti saja apa keinginanya, lagi pula dia juga telah mewujudkan salah satu impianku.

Hampir satu jam aku berada di salon, dan sekarang pun telah kulalui make over nya. Aku menatap cermin lebar yang ada dihadapanku. Disana kulihat seorang yeoja yang sangat cantik. Kuperhatikan dari sepatu, gaun, hingga tatanan rambutnya yang begitu indah, dan make-up nya membuat wajah yeoja itu terlihat benar benar indah. Ternyata itu adalah diriku. Tak pernah kusangka aku bisa secantik ini, Hyun Jai merubahku 180 derajat dalam waktu sekejap.

* * * * * *

Sekarang di hadapanku sudah berdiri seorang namja yang menggandeng yeoja cantik. “Annyeong haseyo! Aku Min Hyo Rin, senang bisa bertemu dengan kalian!”, sapaku dengan senyuman kepada sepasang kekasih itu. “Annyeong haseyo, aku Hyun Ji, senang juga bisa bertemu denganmu!”, jawab namja itu dan dia adalah Hyung nya Hyun Jai. “Aku Kim Yoora, senang juga bertemu denganmu. Kau terlihat cantik Hyo Rin”, ucap seorang yeoja cantik itu. Aku jadi ingin terbang dibilang cantik olehnya. “Hyo Rin, jadi sudah berapa lama kau pacaran dengan adikku?”, tanya Hyun Ji yang sedang melirik adiknya. “Kami sudah hampir satu tahun pacaran, Hyung”, jawab Hyun Jai tiba tiba yang sedang berdiri di sebelahku. Huh! Untung saja kita tidak menjawab bersamaan, kalau jawaban kita berdua berbeda, akan bagaimana? “Oh baguslah”, sahut Hyun Ji santai.

* * * * * *

Semuanya sudah aku cek, sepertinya tidak ada yang tertinggal. Baiklah, pagi ini aku akan berangkat menuju SM building untuk melakukan meeting sebelum berlibur bersama SHINee. Dan baru setelah melakukan meeting aku menuju suatu tempat yang masih dirahasiakan SM. “Hyo Rin! Sudah siap kan semuanya? Ingat ya! Kabari eomma slalu keadaanmu disana. Walaupun hanya satu minggu, tetap saja eomma khawatir”, eomma mengingatkanku sambil menyiapkan sarapan pagi. “Ne eomma”, jawabku. Ketika sudah akan berangkat, Hyena dan Hyun Jai datang, aku berpamitan pada mereka.

* * * * * *

Akhirnya meeting bersama SM selesai. Sekarang aku berjalan menuju sebuah mobil pribadi bersama 4 orang shawol lain untuk menuju lokasi berlibur. “Hey! Perkenalkan namaku Min Hyo Rin”, sapaku kepada setiap shawol yang terplih. Lalu mereka pun memperkenalkan nama mereka masing masing padaku. Tak terasa ternyata perjalanannya hanya menghabiskan waktu selama 2 jam, dan selama perjalanan pun aku hanya tertidur pulas. Saat ini aku sudah berada di suatu pulau dengan pantai yang amat indah, sepi dan tenang. Aku tak melihat satupun reporter TV. Sekarang aku tahu kenapa SM merahasiakan tempat ini, mungkin agar reporter ataupun paparazzi tidak mengganggu kami. Kurasakan jantungku mulai berdebar debar ketika manager SM mempersilahkan diriku untuk masuk bertemu member SHINee di dalam sebuah ruangan khusus. Aku hanya bisa memejamkan mata dan mengintip sedikit-sedikit ketika masuk ke ruangan itu. Perlahan aku mencoba membuka mata, di hadapanku sudah berdiri namja namja tampan yang kemudian menyapaku. “Halo, aku Min Hyo Rin, senang sekali bisa bertemu denganmu!”, ucapku gugup pada Taemin dan langsung menggapai tangannya yang sudah dijulurkan sedari tadi. “Aku Taemin, waah tanganmu dingin sekali”, ejek Taemin sambil menyunggingkan senyumnya dan sedikit terdengar tawa dari mulutnya. “Minhae, aku terlalu grogi”, jelasku berusaha menutupi ekspresi yang tak karuan. Setelah itu aku juga bersalaman dengan Onew, Jong Hyun, Minho, dan terakhir Key. “Hey Key! Senang sekali bertemu denganmu!”, ucapku senang padanya. “Ya, aku juga senang bertemu denganmu!”, Key menatapku dalam. Bisa kulihat bola matanya berkaca-kaca, seperti ingin menangis, tapi untuk apa? Tiba tiba dia tersenyum manis padaku dan pergi begitu saja meninggalkan aku dan member SHINee lain. Dia kenapa? Aneh.

Inilah saatnya aku menerima surat dari manager SHINee. Entah isinya apa, tapi aku akan langsung membukanya. “Min Hyo Rin, selamat selama liburan bersama SHINee ini, kamu akan lebih banyak menghabiskan waktu dengan Kim Ki Bum!!”, itulah isinya.  Aigoo, aku tak menyangka kalau Key yang akan menghabiskan banyak waktu denganku daripada shawol lain yang terpilih. Aaah.. begitu indah duniaku saat ini.

* * * * * *

“Maukah berjalan-jalan denganku?”, ajak Key tiba tiba dan berhasil membuat aku salting. “Tentu mau”, jawabku girang. Sepanjang pejalanan mengitari pantai, dia terus mengajakku mengobrol, tapi aku hanya ternganga melihatnya. Dia menggunakan sweater hitam dengan kupluk dibelakangnya, rambutnya hitam kecoklatan dengan poni miring yang membuatnya terlihat sangat tampan.  Aigoo, tampan sekali namja ini, hingga membuatku tak berkutip sama sekali ^_^.  “Namamu Min Hyo Rin kan?”, tanyanya. “Ne, memang kenapa?”, aku bertanya balik. “Nama yang bagus”, pujinya. “Gomawo Key”, jawabku dan membungkukan setengah badan. “Oh iya, tadi kau kenapa pergi setelah bertemuku?”, tanyaku hati hati. “Oh tidak ada apa-apa. Hyo Rin, puisimu itu unik sekali”, ucapnya mengalihkan pembicaraan membahas soal puisiku, dan kulihat dia ingin sekali tertawa. “Gomawo, itu aku sengaja membuatnya unik, mungkin saja bisa terpilih”, jelasku dengan muka merah. Oh ini semua ulah Hyun Jai yang telah membuat puisi seperti itu, sungguh membuat aku malu saja di depan sang Almighty. “Haha, kau berhasil! Kau tahu, yang memilih puisimu itu adalah aku. Aku benar benar geli membacanya, tapi itu memang sangat menarik Hyo Rin, oleh karena itu aku memilih puisimu!”, sekarang Key benar benar membuatku malu setengah mati, apalagi setelah mendengar bahwa dialah yang  memilih puisiku itu. “Tak usah jadi malu begitu Hyo Rin, aku malah suka dengan puisimu”, yakinnya padaku. “Ne”, darahku masih terasa meyebar di wajah, dan pasti membuat wajahku terlihat merah. “Oh iya Hyo Rin, aku bisa membacamu. Mau mencoba?”, tawarnya padaku. “Baiklah aku mau”, jawabku santai. “Kalau begitu aku pinjam telapak tanganmu, dan tolong pejamkan mata yaa!!”, pinta Key dan aku hanya menurut. Aku merasakan tangannya menyentuh tanganku, dan mebuat seluruh tubuhku  menjadi hangat. “Kau adalah seorang yeoja yang sangat ahli dalam men-design sebuah baju. Warna kesukaanmu adalah pink. Kau memiliki impian untuk menjadi seorang designer terkenal dan juga memilki butik ternama di dunia. Suatu saat nanti impianmu ini akan tercapai. Apakah aku benar?”, jelas Key dengan sangat antusias. Dia benar benar bisa membacaku, hebat sekali. Aigoo, manisnya dia, benar-benar tampan. Untung saja dia tak tahu bahwa aku terus mengintipnya sedikit-sedikit melalui celah celah bulu mataku yang lentik, dan aku juga melihat Key terus mamandangi wajahku saat aku memejamkan mata. “Kau memang hebat Key! Pantas saja kau disebut Almighty!”, candaku. “Haha, kau ini!”, sahutnya sambil mengelus kepalaku, itu membuatku benar beenar nyaman. Sepertinya dia juga nyaman berada di dekatku, PD sekali aku. “Aaah Key! Kau ternyata sangatlah baik dari yang aku pikirkan”, aku tersenyum manis padanya. “Gomawo Hyo Rin, aku hanya merasa nyaman berada di dekatmu”, dia membalas senyumanku. Oh Tuhan! Ternyata feeling ku benar, kekeke.. “Apakah member lain akan sepertimu?”, tanyaku penasaran. “Ya, mereka tak jauh beda denganku”, dia kembali menyunggingkan senyuman manis di bibirnya. “Sepertinya sudah mulai gelap, kita harus kembali ke kamar”, tambahnya. “Iya, annyeong Key!”, ucapku padanya dan kemudian kami berpisah.

* * * * * *

 

-KEY POV

Aku begitu terpaku melihatnya. Masih berusaha menyadari kalau itu memang benar benar dia, wanita yang ternyata masih aku cintai. Kurasakan mataku sudah mulai tergenang air karena bahagia bertemu dengannya lagi, dan akhirnya aku harus pergi untuk menutupi air mata itu sebelum jatuh di pipiku saat kami berkenalan. Untunglah saat itu aku menemukan puisi buatannya yang dia kirimkan ke SM, jadi aku bisa memilih Hyo Rin untuk berlibur bersama SHINee. Aku masih mengingat saat saat 6 tahun yang lalu, jatuh cinta kepada seorang yeoja yang tak mengenaliku. To be continue…

 

8 thoughts on “I’m Your Secret Admirer part 1

  1. wkakak, ngakak sumpah thor
    puisinya berasa jayus jayus gimanaa gitu. wk-__-VV tapi gue tetep ketawa kok thor*gakpenting
    tapi keren kok … ——>key nya. wkwk #plak*kkaaaabbbooorr
    wkwk, canda doang thor. saya tau saya memang org yang menyebalkan-_-
    oke sebenernya saya juga gaktau apa yang lagi saya omongin ini. yang jelas saya cuma pengen komen ini doang : saya penasaran bgt sama lanjutannya #author : ha?! udah?! ini doang?!*shock | gw : hehe iye thor. cuma itu komen ane

    jadi jangan lamalama ya thor lanjutannya.
    like this so much :)

Comment please? ( ื▿ ืʃƪ)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s