What Will I Do? [part 3]

Author                  : Cheonna

Main Cast            :

©      Kim Cheon Na

©      Cho KyuHyun

©      Lee Hyuk Jae (EunHyuk)

Support Cast       :

©      Kang Chae Rin

Rating                  : All ages

Genre                   : Romance, Love/Friend

PS : Makasih bwt readers yang udah comment. Walaupun commentnya hanya beberapa orang, tapi Author sangat-sangat berterimakasih. Awalnya Author tidak menginginkan FF ini berlanjut, atau sampai End. Dan berkat commet-comment kalianlah FF ini dapat berlanjut.

Tepat tengah malam aku mendengar suara aneh dari kamar sebelah. Kamar EunHyuk.

Aku membuka tirai pintu. EunHyuk mendengkur. Barukali ini Aku mendengar dengkurannya. Sepertinya malam ini Ia tidur nyenyak.

Aku mengusap kepalanya pelan. Membaca semua mimpi-mimpi yang sedang Ia mimpikan.

Ketika Aku ingin berbalik menuju kamar, Aku melihat sebuah buku diatas mejanya. Aku mengambilnya lalu membuka.

Dear Cheonna,

        Mungkin Kau tak tahu bagaimana perasaanku. Aku sangat mencintaimu.Tapi sebelumnya Aku sudah menyadari bahwa Kau tak mungkin lagi ku miliki.

Andaikan saja Aku dapat mengatakannya !

 

        SARANGHAE KIM CHEONNA !!

***

 

Aku  bangun. Menggeliat sambil meregangkan otot-otot yang lelah. Mengucek-ucek memastikan hari ini akan menjadi lebih baik dari hari kemarin.

Aku mengenakkan sendal rumah. Berjalan menuju ruang dapur dan bersiap-siap menyiapkan sarapan pagi.

Derap langkah yang sudah ku kenali mendekatiku. Semakin lama derap langkah semakin jelas. EunHyuk muncul dari pintu dapur.Ia mendesah.

“ Kau ingin membuat apalagi hari ini ? Apa Kau ingin membuat kita keracunan lagi ?”

Aku tertunduk. “ Anio. Aku hanya ingin membuat sarapan pagi,”

EunHyuk mendekat. Memegang lenganku. “ Tadi pagi Aku sudah membelinya. Ayo makan !”

“ Jinja ? Jadi, Aku tidak perlu memasak lagi?”

EunHyuk menggeleng. Aku dan EunHyuk berpapasan keluar dapur.

Appa EunHyuk sudah berada di luar rumah. Kami akan makan disini. Diluar ada sebuah meja kecil. Tidak begitu kecil. Tapi, cocok untuk makan kami bertiga.

Aku mulai menyuapi sarapanku.

Ketika makananku sudah hampir habis, terdengar suara ketukan pintu berulang kali. Kami semua bertatapan. Akhirnya, EunHyuk membukakan pintu.

Mataku dan Appa EunHyuk mengarah ke pintu. Penasaran siapa yang datang pagi-pagi begini.

EunHyuk membuka pintu. Seorang Namja jangkung yang sudah ku kenali masuk dengan seorang Yeoja yang Aku temui tadi malam.

Aku tersentak. Cho KyuHyun. Kang Chae Rin. Aish~Apa yang mereka lakukan disini ?

KyuHyun menatapku. Dengan perasaan bersalah Ia berjalan kearahku. Menggenggam tanganku.

“ Cheonna ! Maafkan Aku !” Masih menggenggam tanganku dan berlutut.

Aku mengeryitkan keningku kearah EunHyuk. Memberi isyarat bertanya apa yang sedang terjadi. EunHyuk mengangkat bahu tidak tahu.

Appa EunHyuk cemas. Sedangkan Chae Rin menatapku sinis.

Kembali ke KyuHyun. “ Cheonna, Apa Kau mau memaafkanku ?”

Aku berdiri dan mengelakkan tangan KyuHyun. Mendekati EunHyuk meminta bantuan. Aku menyikut EunHyuk. “ Tunggu. Memangnya apa yang terjadi ?” desahku.

KyuHyun berdiri. Mendekati Chae Rin.

“ Kemarin malam saat Kau melihatku dengan Chae Rin,”

“ Diam Kau !” bentakku.” Aku tak ingin lagi mendengarkan ocehanmu. Aku sangat-sangat benci Kau !” tubuhku terjatuh.

Chae Rin tersenyum licik. Kebencian terhadapnya mulai berapi-api. Aku tidak akan membiarkan KyuHyun menjadi miliknya sepenuhnya.

Aku mencoba berdiri. EunHyuk dan KyuHyun membantuku. Aku menepis tangan KyuHyun. “ Aku tak perlu bantuanmu!”

“ Tapi,,” KyuHyun berhenti sejenak. “ Apa boleh Aku meminta waktu berduaan dengan Chae  Rin ? Ada sesuatu yang perlu kami bicarakan !”

Kemarahanku sudah mulai mereda. Aku mengangguk. “ Ya. Silahkan !”

KyuHyun menyeret tangan Chae Rin dengan paksa. Chae Rin mencoba melepaskan. Tapi itu tak berhasil.

KyuHyun menggerak-gerakkan tangannya mencoba menjelaskan. Namun, Chae Rin membentaknya. Ia tidak mau menerima penjelasan KyuHyun.

Mereka mendekat.

Kemudian KyuHyun menggenggam tanganku. “ Cheonna ! Aku dan Chae Rin sudah putus !”

Aku menyunggingkan senyumku. Chae Rin tersentak. EunHyuk terperangah. Dan, Appa EunHyuk terdiam.

Chae Rin menangis. Ia tak tahan atas keputusan KyuHyun. Ia keluar.

KyuHyun menggenggam tanganku. Lagi, lagi, lagi dan menatapku. “ Maukah Kau kembali padaku ?”

Aku menatap EunHyuk. Ya, Aku tahu. EunHyuk juga mencintaiku. Tapi, Apa yang harus ku lakukan ? Memilih KyuHyun sebagai tunangan atau menjadi pacar seorang EunHyuk  ?

“ KyuHyun. Maaf, Aku belum bisa menjawab. Mungkin beberapa hari lagi. Bagaimana ?”

“ Oh, Baiklah. Apa sekarang Kau mau pulang atau menetap disini ?”

Aku berfikir. Merenungkan jawaban-jawaban KyuHyun dan menghela nafas. “ Ya.”

***

Siang ini sangat panas hingga membuat kulitku hampir terbakar. Tak ada yang istimewa hari ini. Kecuali Kang Chae Rin bersama teman-temannya ku buat gigit jari. Haha,,Lucu sekali ekspresi mereka ketika ku buka semua rahasia Chae Rin. Ya sudahlah, Itu sudah sedikit membuatku lega.

Aku memarkirkan mobilku di garasi. Suasana rumah tampak sepi.

Ponselku berderit. Eomma ?

“ Yeoboseo ?”

“ CheonA, Ayo kemari. Ada sesuatu yang perlu kami bicarakan !”

“ Perlu ? Apa itu ?Dimana ?”

“ Ah, sudahlah. Kau harus segera sampai di rumah KyuHyun sebelum pukul enam,”

***

Rumah KyuHyun tak terlalu jauh dari rumahku. Hanya beberapa kilo dan itu bisa di jangkau dengan berjalan kaki.

Tapi, hari ini moodku kurang bagus. Jadi, ku putuskan saja untuk membawa mobilku ke rumahnya.

Ketika mobilku sudah hampir berada di pelataran rumah KyuHyun, Aku melihat beberapa reporter disana. Tidak hanya satu atau dua tapi lebih.

Pertanyaan-pertanyaan dari reporter yang tak Aku pahami membuatku muak. Ku lempar beberapa botol mineral kearah mereka dan mempercepat langkahku.

Mereka meringis dan itu bisa dapat ku acuhkan dengan mudah.

Aku memasuki rumah mewah itu. Mungkin saja ada berjuta-berjuta dollar untuk membuat rumah semewah ini. Lantainya saja terbuat dari ubin mulus.

Mataku dapat menangkap sosok Cho KyuHyun dengan cepat. Wajahnya tegang.

Beberapa rekan kerja Appa KyuHyun sudah berada disana. Mereka semua sama tegang dengan KyuHyun. Pucat pasi. Bibir tertutup dan mata sayu.

Aku mulai mendekat. Menatap aneh kearah mereka.

KyuHyun melihatku, dan dengan gerakan cepat Ia telah berada di sampingku.

“ CheonA, Apa boleh kita bicara berdua ?”

“ Oh tentu,”

“ Kalau begitu, Ayo ikut Aku,”

KyuHyun membimbingku semakin jauh dari ruang tamu. Rumahnya yang luas membuatku sedikit lupa arah.

KyuHyun berhenti lalu memandangku. “ Ayo,”

Kami berada di taman. Taman ini sangat damai. Burung-burung kecil berkicau..Beberapa hewan yang di lindungi berada di kawasan taman rumahnya.Hah ! Seperti kebun binatang saja !

Aku tertawa kecil. Namun sepetinya tidak cocok dengan suasana hati KyuHyun.

Aku kembali melirik taman inii. Rumput-rumput yang panjang sudah di potong dengan tangan-tangan ahli. Dan sebuah kolam besar (bukan kolam renang) berada tidak jauh dari hadapan kami.

KyuHyun duduk di bangku taman. Ia menepuk-nepuk bangku di sebelahnya dan mempersilahkan Aku duduk.

Aku mendekat. “ Apa yang ingin Kau bicarakan ?”

KyuHyun menatap kolam kecil yang  berada di hadapan kami “ CheonA,”.

“ Ya,” ucapku sambil mengikuti tingkahnya.

“ Kau ingat apa yang terjadi kemarin saat Aku memutuskan Chae Rin ?”

“ Tentu. Ekspresi wajahnya membuatku geli,”

KyuHyun tertawa kecil. “ Hmmh,, Ya, Tapi, dampak terhadap perusahaanku sangat besar,”

Aku berbalik arah dan menatapnya. Namun KyuHyun tidak balik menatapku. Ia tetap saja memandang kolam kecil itu. “ Apa yang Ia lakukan ?”

“ Ia menyuruh appanya untuk mengambil lagi saham-saham yang mereka berikan,”

“ Kenapa membuat perusahaan Kau menjadi… Mmm..maaf,, Menjadi bangkrut ?”

KyuHyun terdiam dan kembali buka suara. “ 90% Appanyaalah pembeli saham,”

Kini KyuHyun tidak menatap kolam itu lagi. Tapi, menatapku.

“ Kalau begitu,,” Aku tertunduk. “ Aku akan menemuinya dan bilang padanya bahwa Kau tidak jadi memutuskannya dan memintanya kembali. Dan itu akan membuat perusahaan Kau kembali ? Benarkan ?”

KyuHyun menggeleng. “ Tidak. Itu tidak bisa ku lakukan ?”

“ Kau menginginkan perusahaan Kau kembalikan ? Mau tak mau Kau harus kembali padanya !”

KyuHyun memegang wajahku. “ Aku tidak akan membuat kesalahan untuk  kedua kalinya ?”

“ Kesalahan ?”

“ Waktu itu Aku telah membuat Kau bersedih. Dan itu tidak akan pernah lagi ku lakukan,”

“ Tapi, Kau harus kembali. Ayolah ! Demi Orangtuamu, perusahaan, dan orang-orang yang bekerja di perusahaanmu KyuHyun,”

“ Tidak CheonA ! Tidak !”

“  Baik. Kalau Kau tidak mau melakukannya. Biar Aku yang akan berlutut, dan memohon-mohon padanya, Kalau itu akan membuat perusahaan Kau kembali,”

***

Aku  sudah berada di lantai 11 Apartement Chae Rin. Aku akan berlutut di hadapannya dan memohon-mohon agar perusahaan KyuHyun kembali.

Seorang wanita berada di ambang pintu . Wanita itu adalah salah satu teman Kang Chae Rin.

“ Hai wanita sombong. Untuk apa Kau datang kemari ? Belum puaskah Kau mengata-ngatai Chae Rin ?”

“ Tidak. Aku hanya ingin berbicara padanya.”

“ Apa yang ingin Kau bicarakan ?”

Aku menepis lengannya. Membuatnya kesakitan dan merintih. “ Tidak ada urusannya dengan Kau,”

Aku masuk dan mencari-cari sosok wanita tinggi yang  memiliki tubuh proposional.

Tak jauh dari ruang ini, Aku melihat seorang wanita duduk di kursi sofa sambil menggoyang-goyangkan kedua kakinya. Ia membelakangiku.

“ Oh, ternyata Kau !! Ada perlu apa Kau kemari  ?”

Aku mendekat.

Gugup.

“ A..Ku…”

“ Ayo, segeralah !! Aku tidak punya banyak waktu untuk berbasa-basi dengan Kau !” bentaknya.

Aku makin gugup. Tak tahu apa yang harus ku ucapkan. Semua yang ada dalam fikiranku hilang.

Chae Rin mencengkram kerah bajuku. “ Ayo! Apa yang ingin Kau katakan ?”

Aku terdiam. Tak tahu apa yang harus ku ucapkan.

Chae Rin menamparku. Aku menutup mata mencoba menghilangkan rasa sakit itu di pipiku.

Suara gaduh terdengar dari luar ruangan. Seseorang berteriak-teriak, di ikuti suara-suara lainnya memanggilku. “ Cheon Na ! Cheon Na !”

Pintu ruangan ini terbuka. Disana ada EunHyuk dan KyuHyun dengan muka merah menahan marah mereka.

Sedikit-sedikit Chae Rin mulai melepaskan cengkraman dari bajuku. Kemudian terlepas.

Chae Rin tertunduk. Dan, detik itu juga Ia langsung tak sadarkan diri.

Orang-orang yang berada di ruangan ini panik. Dan dengan satu gerakan EunHyuk menggendongnya dan membawanya menuju rumah sakit. Sedangkan KyuHyun membopongku keluar ruangan untuk menenangkanku.

“ Cheon Na, apa Kau tidak apa-apa ?” tanya KyuHyun ketika kami sudah berada di pelataran rumah sakit. Ia memberikanku secangkir coffee yang masih panas.

“ Gwaenchana. KyuHyun, bagaimana kondisi Chae Rin ? Apa Ia sudah sadar ?”

KyuHyun menggeleng. “ Belum, Ia belum sadar.”

Aku menyesap coffee panas tanpa merasakan panas sebelumnya. Dan sekarang bibirku hampir terbakar. “ Aww, panas.”

“ Cheon Na, Kau tidak apa-apa ?” tanya KyuHyun cemas.

“ Cheon Na, KyuHyun !! Chae Rin sudah sadar,” teriak seorang Namja.

“ Oh, Ayo !” ajakku pada KyuHyun.

KyuHyun mengangguk sambil menggenggam tanganku.

Aku menatapnya. “ KyuHyun !”

“ Oh, Maaf !” ucapnya polos sambil melepas genggamannya.

***

Chae Rin POV

Aku merasakan duniaku berputar-putar. Kepalaku nyeri. Saraf-saraf otakku belum sadar sepenuhnya.

Aku menggerak-gerakkan jari-jariku, meminta bantuan pada semua orang yang melihat gerakan jariku.

Alhasil, nol. Sepertinya tidak ada yang memperhatikanku. Aku mencoba membuka mata. Bau-bau Alkohol serta obat-obat rumah sakit menyebar di semua ruangan ini. Huek, rasanya Aku hampir muntah.

Aku mencari-cari sesuatu yang dapat ku lempar. Aku menangkap sebuah benda. Halus, panjang, dan hanya itu yang dapat kurasakan. Aku kembali meraba-raba. Benda yang Aku pegang bergerak dan mencoba menjauhkannya dariku.

“ Chae Rin,” bisik sebuah suara. Suara itu,, Ya,, Itu suara Namja. Tapi, siapa ? Aku belum pernah mendengar suaranya. Suaranya merdu. Siapa Namja itu ? KyuHyun ? Ah, bukan. Suaranya bukan seperti itu.

Aku kembali mendengar suara itu. Kedengarannya panik. “ Dokter,, Dokter,,” teriaknya.

Tak lama setelah itu, pintu kamar terbuka. Beberapa derap langkah saling berhamburan. Tergesa-gesa dan cemas.

***

11 thoughts on “What Will I Do? [part 3]

  1. Tokoh.a egois smua.. Kcuali hyukkie, dy mrelakn cheona u/ kyunnie.. Smoga kyu ma cheonA dn si hyuk ma chaerin.. Amienn, author next part.a jgn lma” yakk?

Comment please? ( ื▿ ืʃƪ)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s