That Should be Me [part 3]

Author : love_yekyu

Categories: fanfiction, superjunior, romance, friendship, comedy(?), continued.

Main Cast : Kim jong woon/yesung , Park Yunha, choi Siwon

Support Cast : All members of Superjunior, choi Hyeri, Han Eun soo

Disclaim: ff ini murni karya author

Annyeong!!! Aku balik lagi dengan cerita baruu… Smoga aja critanya ga ngebosenin y!! >,<

Met baja readers!!! Jangan lupa tinggalin komen ya,, meskipun cma sepatah kata.. Author bakal seneng bangeeeeett!! Gomawo,, love you all!!

That Is Love

I love you like I have loved no other.

You may ask how I know I am in love,

Well let me tell you what love is.

When I am holding you in my arms,

I feel content and peaceful,

That is love.

When we are together,

I want to be nowhere else,

That is love.

When I do anything for you,

Just to see you smile,

That is love.

When you are sad,

I make you happy,

That is love.

When tears come to my eyes,

When I think of you and him,

That is love.

When we kiss,

And the world stands still,

That is love.

I love you. You are the one thing that can always make me happy.

You know I love you,

And yet you play games with my heart.

I know you do not mean it,

But each time you do it my heart grows weaker.

Yunha POV

Hari ini aku mengantar eomma dan appa ke bandara. Mereka akan meninggalkanku dirumah sedirian selama sebulan untuk mengurus bisnis kami di Jepang. Jangan kalian pikir aku mau tinggal dirumah sendirian. Itu tidak akan terjadi, aku ini yeoja penakut meskipun dari luar aku terlihat pemberani. Jadi, aku akan tinggal diapartemen hyeri selama eomma dan appa dijepang. Setelah mengantar mereka aku langsung menuju apartemen hyeri dengan membawa koper berisi pakaianku dan peralatanku.

~~~~~

Yesung POV

” Hyung,,ternyata hyeri itu keponakanmu!??” Tanya donghae dengan mata yang berbinar-binar. Aissh..sepertinya dia sedang jatuh cinta.

“Ne, waeyo??”

“Kyaaa…kebetulan sekali… Antar aku keapartemennya..!”

“Mwo!! Shireo,,!! Mau apa kau hae~ya??”

“Ehmm… Ini penting hyung!!! Ayolah..suatu saat nanti aku akan cerita padamu…tapi tidak sekarang” rengek si ikan ini manja. Ckckckck… Sudah bisa dipastikan jika aku tak menuruti permintaannya dia akan membuat dorm ini kebanjiran gara-gara tangisannya.

“Arra arra,, nanti malam sepulang dari Sukira aku akan mengantarmu..” Jawabku datar

“Gomawo hyung” teriak donghae lalu memelukku. Dia ini benar-benar picisan -___-”

~~~~~

“Hae,, kau masuk sendiri saja, apartemennya ada dilantai 9 nomor 153”

“Mwo!! Shireo… Hyung kan sudah janji akan menemaniku..”

“Aisshh…ne, kajja…” Akhirnya mau tidak mau aku tetap menemani si ikan mokpo ini ke apartemen hyeri.

~~~~~

“KAU…!! Yakk, ajusshi! Kenapa kau bawa ikan ini kemari ha??” Teriak hyeri protes. Sebenarnya sejauh ini aku masih tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi pada mereka berdua. Tapi sepertinya mereka sedang bertengkar, dan donghae mengajakku kesini pasti untuk menyelesaikan masalahnya dengan hyeri.

“Mianhae jaggi~ya, jeongmal mianhae… Aku tidak bermaksud berfoto mesra dengannya..dia hanya ELF yang meminta foto dan tanda tangan dariku. Aku pun tak menyangka kalau tiba-tiba dia memelukku dan ak…..” Sahut donhae dengan mata berkaca-kaca. Astagaa…dia ini namja tapi cengeng sekali. Belum sempat donghae menyelesaikan kalimatnya, kulihat hyeri berlari keluar apartemen tanpa mempedulikan donghae yang berusaha mengejarnya dengan berlinangan air mata. Dan sekarang hanya tinggal aku sendiri diruangan ini, membosankan. Sebaiknya aku tidur sambil menunggu mereka, lagipula aku sangat lelah karena tadi belum sempat istirahat sepulang dari sukira. Kurebahkan tubuhku disofa, lalu kupejamkan mataku.

“Kyaaaaaaaaa…pencuriiiiii!!!” Teriak seorang yeoja lalu kurasakan sebuah tas sukses menghantam tubuhku berkali-kali. Pencuri??siapa yang dimaksud pencuri???

“Yakk!!yakk!! Berhentiiii..sakiit baboo!!” Teriakku berusaha melepaskan diri dari serangannya. Tiba-tiba dia menghentikan pukulannya, lalu aku pun bangkit untuk melihat siapa yeoja yang berani-beraninya memukuliku tanpa alasan yang jelas.

“Mwo!!KAU!!” Pekik ku kaget…

“Yesung~sshi,,, m..mian…hae… Aku pikir kau tadi pencuri…”

“Yakk, otak lemot!!! Bagaimana mungkin ada pencuri setampan aku ha?? ”

“Aissh,,kenapa ajusshi sepertimu masih saja narsis…” Jawab yunha datar lalu dengan santainya dia duduk disampingku setelah sukses membuat tubuhku babak belur

“Yakk!! Jangan panggil aku ajusshi,,!!”

“Salah sendiri kenapa kau panggil aku otak lemot ha???”

“Karena otak mu memang benar-benar lemot,, dan karena ulahmu sekarang badanku rasanya sakit semua”

“Aku kan sudah minta maaf”

“Rasa sakitnya tidak akan hilang meskipun kau minta maaf seribu kali…”

“Lalu kau mau apa?? Mau aku pukul lagi ha??”

“Shireo!! Aku mau kau pijiti!!”

“Mwo!!”

“Kalau kau menolak, akan kulaporkan kau pada polisi dengan alasan penganiayaan seorang artis..”

“Yakk!!!”

“Ayoo cepaaat pijit…”

“Ne..” Jawabnya pasrah lalu memijit pundakku.

“Yakk!! Pijit yang benar.. Kau bukannya membuat aku sembuh tapi malah bertambah parah karena pijitanmu”

“Aku kan bukan tukang pijit.. Lagipula ini bukan sepenuhnya salahku,, kenapa kau tidur di apartemen orang ha?? Jadi tidak salah jika aku mengira kau maling”

“Aisshh..apa kau lupa ini apartemen keponakanku… Jadi wajar kalau aku disini.. Yang tidak wajar itu kau? Kenapa kau ada disini??”

“Aku kan tinggal disini sekarang”

“Mwo!!benarkah??”

“Aissh…kenapa kaget?? Eomma dan appa sedang di jepang, aku kan tidak mau tinggal sendirian dirumah.”

“Owwhhh….” Kataku datar lalu aku berbalik menghadap wajahnya.

DEG

Masih saja jantungku tak bisa bekerja dengan baik saat mata kami bertemu. Aku tetap saja terpesona olehnya, terpikat olehnya dan lebih nya lagi aku mencintainya, mencintai yeojacingu Dongsaengku. Bagaimana ini??apakah dia juga merasakan hal yang sama sepertiku?? Apakah seharusnya aku menyatakan cintaku sekarang?? Tapi bukankan itu berarti aku menusuk dongsaengku sendiri?? Apakah salah jika aku mencintainya??Tidak… Ini tidak benar… Aku tak boleh merusak hubungan mereka dengan cintaku. Setidaknya aku bisa menjangkau nya dalam pandangan mataku itu sudah cukup bagiku. Bukankah cinta tak harus memiliki eh???

~~~~~~

Yunha POV

Aisshh perasaan apa ini?? Saat melihatnya begitu dekat seperti ini membuat nafasku seakan terhenti,, rasanya aku ingin memeluknya, menghirup aroma tubuhnya, bahkan ingin mencium bibir mungilnya. Yakk!! Kenapa otakku tiba-tiba jadi mesum seperti ini…andwae!!andwae!! Ini pasti efek gara-gara aku hanya berdua dengannya disini…Tapi setiap aku bertemu dengannya, kenapa di terlihat semakin tampan!! Apalagi dengan jarak sedekat ini, dia sangat imut.. Senyumnya sangat mengagumkan, pantas saja eomma sangat mengidolakan namja ini..aissh,, Aku tidak boleh seperti ini… Yunha babo,,sadarlah!!!!

~~~~~~

@ Tomorrow

Siwon POV

Akhirnya hari ini aku punya waktu luang untuk mengajak yeojacinguku jalan-jalan.. Aishh..ternyata menjadi penyanyi sekaligus aktor begitu melelahkan, sampai-sampai aku tidak punya waktu untuk menemuinya. Aku sangat merindukan yunha ku. Kuparkirkan mobilku di area parkir sebuah apartemen mewah, dia tinggal untuk sementara bersama temannya selama orang tuanya tidak dirumah. Sebenarnya aku sudah menawarinya untuk tinggal di rumahku, tapi dia menolak. Belum sempat aku masuk untuk menjemputnya ternyata dia sudah keluar dan langsung berjalan ke arahku. OMO, dia sangat manis dengan kaus lengan panjang, celana pendek yang memperlihatkakan paha serta kaki jenjangnya dan sepatu kets kesayangannya itu. Sangat simple tapi mampu mebuatku terpikat.

“Yakk!! Oppa kenapa lama sekali??” Protesnya lalu memanyunkan bibirnya kesal.

“Mianhae jaggi,, aku tadi mampir membeli makanan,, kita akan ke dorm.. Ku kenalkan kau pada hyung-hyungku dan dongsaengku” kataku meminta maaf lalu kutarik tubuhnya kedalam pelukanku

“Aisshh,,,jangan memelukku ditempat umum seperti ini!! Kau mau aku mati dikeroyok fans mu ha??” Celotehnya pura-pura marah tapi dengan senyum yang tersungging dibibirnya. Senyum yang sangat kurindukan.

“Bogoshippeo, jaggi” kataku lembut tanpa melepaskan pelukanku. Lalu kami pun melaju dibalik kemudi menuju dorm.

~~~~~~

Yunha POV

Aku melihat mobilnya memasuki area parkir apartemen. Tanpa menunggu lama, aku langsung bergegas menemuinya. Aku merindukan siwonku, ternyata lama tidak bertemu dengannya membuatku resah meskipun aku sempat bosan dengannya. Bagaimanapun juga dia namjacinguku tentu saja aku mencintainya dan juga merindukannya.

“Yakk!! Oppa kenapa lama sekali??” Protesku kesal

“Mianhae jaggi,, aku tadi mampir membeli makanan,, kita akan ke dorm.. Ku kenalkan kau pada hyung-hyungku dan dongsaengku” katanya lembut meminta maaf lalu menarik tubuhku kedalam pelukannya.. Aigoo, Rasanya sudah lama dia tak memelukku seperti ini.

“Aisshh,,,jangan memelukku ditempat umum seperti ini!! Kau mau aku mati dikeroyok fans mu ha??” Celotehku berpura-pura marah, tapi ternyata aku memang tak bisa marah padanya.

“Bogoshippeo, jaggi” sahutnya lalu menarikku memasuki mobil dan melajukannya menuju dorm. Mwo!! Dorm??? Tunggu!!! Kalau kami ke dorm bisa dipastikan aku akan bertemu dengan yesung. Aduuuuhh,,, bagaimana ini?? Aku pasti akan berpikiran macam-macam jika melihat wajahnya,, lagipula dia pasti masih marah padaku gara-gara aku memukulinya semalam. Tapi kan aku tidak salah,, dia yang salah. Ah, sudahlah… Kalau dia mengajakku perang aku akan dengan senang hati meladeninya. Bagaimanapun juga aku cukup pandai menendang dan meninju..hahaha

“Sudah sampai jaggi, kajja!!” Kata siwon oppa lalu membukakan pintu untuk ku, lalu dia menggenggam tanganku berjalan menuju dorm.

@ dorm

“Annyeong hasseo, park yunha imnida!” Kataku memperkenalkan diri pada mereka. OMO,,, mereka semua benar-benar tampan, pantas saja banyak yeoja yang tergila-gila pada mereka. Aisshh..kalau tahu seperti ini, dari dulu aku tak akan menolak ajakan siwon oppa untuk berkunjung ke sini. Tidak semua member berkumpul, hanya ada ryewook, donghae, euhnyuk,  sungmin, dan shindong. Sedangkan yang lain sedang ada kesibukan diluar, begitu pula dengan yesung. Mereka bilang yesung dan leeteuk harus menjadi MC disebuah acara dan nanti akan langsung menuju SUKIRA untuk siaran. Jadi dapat dipastikan mereka kembali ke dorm larut malam, syukurlah,, aku tak perlu bertemu dengannya.

“Siwon~a,, bagaimana kau bisa mendapatkan yeojacingu secantik dia.. Aisshh…aku saja yang lebih tua darimu belum mempunyai yeojacingu” celoteh euhnyuk yang duduk disamping pasangan ikannya itu. Cantik??aisshh…pipiku pasti sudah memerah sekarang…

“Kau kan sudah punya aku” sahut donghae sambil memeluk euhnnyuk manja. Hahahaha..mereka berdua benar-benar menggelikan.

“Yakk!! Jangan-jangan ini semua gara-gara kau selalu menempel padaku.. Makanya semua yeoja mengira aku ini homo!!” Sahut euhnyuk berusaha melepaskan pelukan donghae

“Mwo!! Kau tega sekali euhnyuk~a” sahut donghae terbata-bata

“Hahahahaha” semua member pun tertawa melihat tingkah eunhae . Tak lama kemudian kami pun bergegas menyiapkan makanan yang kami bawa tadi di meja makan untuk makan siang bersama. Aku bersyukur, ternyata berada ditengah-tengah mereka begitu menyenangkan. Mereka bukan hanya tampan tapi juga sangat ramah padaku. Kami masih makan bersama saat tiba-tiba kyuhyun datang bersama seorang yeoja. Yeoja itu benar-benar cantik, sangat cantik. Dia memakai dress merah muda selutut, highheels dan aksesoris senada dengan bajunya. Aishh… Aku tidak ada apa-apa nya jika disandingkan dengan dia. Bahkan dia terlihat sangat lembut, beda sekali denganku!

“Annyeong, oppadeul!! ” Sapa nya ramah. Lalu dengan seenaknya saja dia mendekati dan mencium pipi siwon oppa. Yakk!! Berani sekali dia,,Kulihat siwon oppa begitu kaget melihat kedatangan yeoja ini. Siapa sebenarnya dia??

“Kyaaa… Eunsoo~a… Kau sudah kembali?? Kenapa tidak menghubungi kami,akan kami jemput kau di bandara” sahut euhnyuk senang

“Yakk!! Apa kau mau dia diterkam oleh fans kita.. Dasar babo!!‎​” celetuk kyuhyun sambil berlalu menuju kamarnya

“Dasaaar evil tidak sopan!!” kali ini euhnyuk menimpali perkataan kyuhyun dengan kesal. Ternyata benar, kyuhyun itu memang evil. Tapi sekarang yang aku pikirkan siapa yeoja ini??eun soo?? Kelihatannya dia sudah akrab dengan mereka semua.

“Oppa, bagaimana kabarmu??aku merindukanmu” Tanya nya manja pada siwonku, lalu menarik siwon menuju ruang tengah. Aku lihat siwon oppa sempat melirikku lalu berusaha melepas tangan yeoja itu. Aku tahu siwon oppa tak mungkin menolak dengan kasar, dia itu sangat menghormati yeoja. Dan kini para member sedang memandang ke arahku iba, mereka pikir mungkin aku akan marah dan segera beranjak dari kursiku. Tapi tidak, aku memilih melampiaskan kemarahanku dengan melahap makanan yang ada didepanku. Itu sudah kebiasaanku. Tapii lihat saja siwon, kau akan matii!!!

~~~~~~

Siwon POV

“Annyeong, oppadeul!! ” Sapa nya ramah. Mwo!! Eun soo.. Han eun soo..dia sudah kembali??. Aku masih terperangah kaget dengan kehadirannya. Lalu dia dengan manja mencium pipiku didepan yunha. Astagaa!! Bagaimana kalau yunha cemburu. Aku masih belum bisa mengontrol diriku saat tiba-tiba dia menarikku, menggandeng tanganku manja menuju ruang tengah. Han eun soo adalah mantan yeojacinguku,, sebenarnya belum ada kata-kata putus diantara kita. Tapi dia pergi meninggalkanku 2 tahun lalu tanpa sepatah kata pun dan tanpa menghubungiku sekalipun. Dulu aku mencintainya, sangat mencintainya. Dia adalah cinta pertamaku dan kami sudah menjalin hubungan sejak kami berada dibangku SMA. Aku bahkan sempat ingin bunuh diri karena dia menghilang tanpa kabar,selama setahun aku benar-benar seperti orang gila. Rasanya benar-benar sakit, hatiku sakit sampai akhirnya aku bertemu dengan yunha. Semula aku berpacaran dengan yunha hanya karena ingin mencari pelarian, tapi lama-kelamaan aku jatuh cinta padanya dan aku tak berniat memutuskan yunha untuk kembali pada eunsoo. Aku akan menjelaskan pada yunha nanti, dia pasti akan mengerti, ini memang salahku yang tak menceritakan masalah eun soo padanya.

“Oppa,!! Aku merindukanmu” katanya manja lalu menyandarkan kepalanya dibahuku

“……..” Aku masih tetap diam, aku bingung harus bersikap seperti apa padanya. Dulu dia pergi tanpa kabar, dan sekarang seenaknya dia kembali dan bersikap seolah semua baik-baik saja..

“Oppa,,jangan diam seperti ini.. Ayo kita jalan-jalan, kita kunjungi kebun teh. Aku sudah lama sekali tidak kesana. Dulu kita sering menghabiskan waktu berdua disana, oppa ingat kan??”

“Eun soo, jangan bersikap seolah tidak terjadi apa-apa” kataku datar

“Mianhae oppa,, aku tahu aku salah…” Katanya lembut lalu memelukku. Aku berniat melepaskan pelukannya tapi kulihat dia menangis. Aku benar-benar tidak bisa melihat seorang yeoja menangis. Aissh..bagaimana kalau yunha tiba-tiba keruangan ini dan melihat kami. Lebih baik aku selesaikan urusanku dengan eunsoo diluar. Agar tidak terjadi kesalahpahaman. Lalu akupun menggandeng eunsoo yang masih terisak menuju mobilku dan mengemudikannya menjauh dari dorm.

~~~~~~

Yunha POV

Aisshh…kemana perginya mereka??? Awas kau siwonie..!! Mati kau!! Aku benar-benar ingin marah padanya, seenaknya saja pergi meninggalkanku tanpa pamit.. Dan siapa eun soo?? Bahkan dia tak pernah menceritakan apapun tentang eun soo?? Aku menunggunya sudah hampir dua jam disini… Sudah habis kesabaranku.

“Aku pamit pulang oppa,, ” kataku pada sungmin dan kyuhyun. Mereka berdualah yang sedari tadi menemaniku, member yang lain sedang ada jadwal sore ini.

“Ne….” Sahut kyuhyun singkat tanpa berpaling dari PSP nya. Aisshh..dasar…

“Mwo!! Kau tak menunggu siwon dulu,,?” Tanya sungmin

“Aahh,,anii…aku naik taxi saja… ”

“Aku antar…” Tawar kyuhyun tiba-tiba. Lalu dia langsung menyambar kunci mobil dan berlalu tanpa menungguku. Aku pun segera membungkukkan badanku dan berlari menyusul kyuhyun.

Aisshh…dia ini niat mengantarku tidak sih??

“Yakk!! Kau ini lambat sekali ha??” Bentaknya kasar

“Aku tidak meminta mu mengantarku, kyuhyun-sshi…aku bisa naik taxi” jawabku dingin,

“Sudah kubilang aku antar,,” bentaknya lagi lalu menarikku menuju mobil.

“Yakk!!! Kau ini kasar sekali ha?? Sudah kubilang aku tak mau kau antar..” Bentakku tak kalah keras. Dia semakin membuatku emosi saja…

“Aisshh…mian..mian.. Aku ada perlu denganmu…” Katanya datar lalu melajukan mobil pelan. Aku tahu kemampuan menyetirnya sangat payah. Awas saja kalau dia berani-berani ngebut, akan ku buat dia menyesal.

“Kau pacar siwon hyung??” Tanyanya tanpa memandangku dan tetap fokus pada jalanan

“Ne, waeyo??” Jawabku dingin

“Kau tahu yeoja yang pergi dengannya tadi siapa??

“Aku tak ingin tahu..”

“Yakk!!aku serius babo!!” Bentaknya lalu memelototkan matanya ke arah ku. Aishh…menyeramkan.!!benar-benar setan…

“Aku juga serius,, aku tak peduli siapa dia.. Apa urusannya denganku ha??” Teriakku

“Tentu saja ada, dia sepupuku sekaligus pacar siwon sebelum berpacaran denganmu”

“Owhh.. Cuma mantan kan?? Jadi tak masalah..” Jawabku santai

“Mereka belum putus…”

“Mwo!!?”

“Tapi tenanglah,, aku rasa siwon hyung benar-benar mencintaimu,, jadi maafkan kelakuan eun soo”

“Cih, kalau cinta dia tak mungkin menelantarkan aku dan pergi dengan eun soo mu itu” cibirku

“Aissh… Jangan beripikir sembarangan”

“Itu kenyataan kyuhyun-sshi”

“Sudahlah…berbicara denganmu tidak pernah ada habisnya,,”

“Kalau begitu diamlah” jawabku datar

“Yakk!!! Bagaimana siwon hyung bisa jatuh cinta pada yeoja seperti mu.. Aku tak habis pikir..!” Katanya datar dengan nada yang mengejek

“Jadi kau mau bilang kalau yeoja yang pantas dengan siwon oppa itu sepupumu tercinta itu,??ha??” Terikaku keras, seenaknya saja dia bicara.

“Anii,,sudahlah.. Kau jangan salah paham pada eun soo.. Dia itu malaikat” sahutnya lembut. Aish, aku tak menyangka evil seperti dia bisa berbicara dengan nada lembut seperti ini. Malaikat??cih..yang benar saja… Sebenarnya apa yang terjadi sampai-sampai evil seperti ini mau melindungi eun soo.

~~~~~~

Kuhempaskan tubuhku disamping hyeri yang sedang asik memainkan macbooknya. Aku benar-benar marah kali ini, padahal aku sudah sering melihat siwon oppa dikelilingi para yeoja. Tapi aku merasa kali ini beda, pandangan siwon oppa pada eun soo berbeda. Apa mungkin dia masih mencintai eun soo?? Dan kagetnya lagi mereka belum putus?? Lalu kalau belum putus kenapa siwon oppa mau berpacaran denganku?? Aggghhh…

“Yunha~ya, gwenchana??” Tanya hye ri khawatir

“Gwenchana…” Jawabku singkat

“Yakk!!! Kau ini kenapa ha??” Teriak hyeri. Aishh.. Aku sedang tak ingin bercerita padanya, aku tahu kalau aku bercerita dia pasti akan membela siwon oppa

“Aku tak apa,, mau mandi” jawabku seenaknya lalu beranjak menuju kamar mandi. Belum sempat aku menggapai kamar mandi tiba-tiba hp ku berbunyi. Siwon oppa calling!! Tak kuhiraukan hp ku lalu aku bergegas untuk mandi. Sekarang aku benar-benar tak bisa menahan tangisku, siwon oppa pasti akan segera memutuskan ku dan kembali pada eun soo.. Lalu aku bagaimana??

Setelah aku selesai mandi aku sama sekali tak beranjak dari kamarku. Aku juga tak menghiraukan suara hyeri yang mengoceh karena khawatir melihatku merenung. Kulirik hp ku yang sedari tadi berbunyi,, aish..siwon menyebalkaaan!!! Kulempar hp ku hingga menimbulkan bunyi yang cukup keras. Bahkan aku melihat hp ku sudah hancur berantakan, tapi aku tak peduli.

“Otak lemot… Jangan bersikap seperti ini!! Kalau ada masalah critakan..” Sahut hyeri lembut. Bercerita??aku bahkan tidak tau apa yang harus aku ceritakan..

“……..”

“Aisshh..jangan diam saja..!” Kulihat hyeri mengacak rambutnya frustasi lalu tiba-tiba dia menariku dengan paksa keluar apartemen. Aku hanya bisa pasrah mengikuti langkah kaki hyeri menuju mobilnya.

Aku tersadar dari lamunanku saat hyeri menghentikan mobilnya disebuah rumah makan mewah dengan dekorasi klasik kuno dan terdapat banyak lukisan-lukisan tertempel disepanjang koridor menuju ruang makan utama. Ckck, hyeri memang berselera seni tinggi, makanya dia selalu tahu tempat-tempat yang unik seperti ini. Tak salah dia mengajakku kesini, sekarang suasana hatiku sudah sedikit membaik. Makanan disini pun sangat enak, kau tahu kan kebiasaanku saat marah. Ya, aku memesan banyak makanan…

~~~~~~

Yesung POV

Masih ada waktu satu jam sebelum aku siaran, kulangkahkan kaki ku menuju mobil lalu mengemudikannya menuju rumah makan terdekat. Aku sudah lapar, sebenarnya tadi aku ingin makan bersama dengan leeteuk hyung, tapi ternyata tiba-tiba dia ada urusan penting. Sehingga terpaksa aku makan sendirian. Aissh,,sendiri itu tidak enak.

Kuedarkan pandanganku ke seluruh penjuru restoran untuk mencari tempat yang nyaman, tapi mataku langsung tertuju pada sosok yeoja yang sedang makan dengan lahapnya, dengan meja yang masih penuh dengan makanan. Aissh..apa dia sudah gila??

“Annyeong..!!” Sapaku pada mereka berdua ramah.

“Yakk!! Ajusshi, kebetulan sekali kau ada disini,, temani yunha sebentar,, aku ada perlu sangat penting..gomawo!!” Tiba-tiba hyeri berlalu begitu saja tanpa menunggu persetujuanku,

“Yakk!! Hyeri~ya!!” Panggilku mencoba menahannya, tapi percuma.

Kulirik yunha yang tiba-tiba menghentikan aktifitas makannya dan memandangku tajam.

“Kenapa berhenti??” Tanyaku heran

“……..” Tapi dia hanya tetap diam dan sedetik kemudian dia malah menangis dengan suara keras seperti anak kecil yang kehilangan permennya.

“Mwo!! Yakk!!!” Aku yang tak tau apa-apa tentu saja bingung dan panik, bagaimana kalau orang-orang disini mengira aku yang membuat yeoja ini menangis, padahal aku kan sedang tidak memakai alat penyamaran. Aishh..bisa-bisa akan ada gosip baru..

“Jangan menangis seperti itu..diamlah..” Kataku pelan lalu membungkam mulutnya agar menghentikan suara tangisnya itu. Kuedarkan pandanganku mencari tahu apabila ada orang yang melihat atau mungkin paparazi yang memotret adegan ini.. Tapi syukurlah, restoran ini memang sangat besar jadi mereka tak ada yang mendengar tangisan yeoja babo ini…

“Yakk!!! Diamlah aku mohon…” Kataku panik sambil tetap membungkam mulutnya,,

“Kyaaaa!!!” Teriakku spontan, dia dengan seenaknya menggigit tanganku membuatku meringis menahan sakit karena gigitannya.. Aisshh…giginya benar-benar tajam.

“Mian….” Sahutnya sambil terisak

“Yakk!! KAu…aisshh,Kenapa kau menangis ha??” Kataku kesal setelah dia menghentikan tangisannya…

“Hyeri pergii,, lalu siapa yang akan membayar makanan ini… Aku tidak membawa uang..” Katanya sambil mengusap air matanya dengan lengan sweaternya. Aigoo… Benar-benar menggemaskan.

“Aissh… Kau ini!!! Merepotkan saja!!” Teriakku tapi tiba-tiba dia diam memandangku dan bersiap akan menangis lagi…

“Yakk!! Jangan menangis lagi.. Arra,arra aku bayar… Tanang saja,, asal kau diam..!” Kataku pasrah, lalu dengan segera aku membayar makanan ini dan menariknya keluar meninggalkan restoran. Jangan sampai dia menangis lagi.. Aisshh…membuatku malu saja…

“Yakk!!! Jangan menarikku seperti itu!! Aku bisa jalan sendiri ajusshi..” Protesnya

“Aisshh… Kenapa selalu memanggilku ajusshi??kau membuatku merasa tua” Aku benar-benar kesal padanya bahkan aku belum sempat makan tadi. Tapi sesaat kemudian rasa kesalku tiba-tiba sirna, kulihat aura kesedihan diwajahnya. Apa yang terjadi pada yunha??

“Yunha~ya,,Gwenchanayeo??”

~~~~~~TBC~~~~~

Note: yeeyy…. Semakin ga karuan ni ff…hohohoho…. Leave your comment please!!! :D gomawo!!!

7 thoughts on “That Should be Me [part 3]

Comment please? ( ื▿ ืʃƪ)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s