[Freelance] My Evil Fiancee [part 2/END]

Author: Tiwie

Main Cast: Kim Heena, Cho Kyuhyun, Henry Lau

Other Cast: Super Junior member, Wooyoung, Junsu,Key, Taemin, Junhyung,Yoseob,Gikwang,Doojoon,Soohyun, Dongho, Kevin, Seungho, G.O,  Changmin (2AM), Seulong , Hongki, Yonghwa à semuanya Cuma numpang lewat

Genre: Romance, Love

Rating: PG-15

Length: Twoshoot

Disclaimer: Ini ff berdasarkan imajinasi saya, gimana jadinya kalo ada orang  yang gag terlalu suka sama Kyu tiba-tiba jadi tunangannya? /plaak *digampar sparkyu

A/N: Ternyata ini ff melar..aku kira dijadiin oneshoot udah selesai… .____. Tapi ternyata belum…ya udah ini lanjutannya…

Happy Reading ^^

-Kyuhyun POV-

Bantuan? Aku tak salah dengar kan? Gadis ini butuh bantuanku?. Heena menatapku penuh pengharapan.”Kau..butuh bantuanku?” tanyaku.”Kau hanya perlu melakukan satu hal,” katanya padaku. Dia terus menatapku penuh harap.

“Apa untungnya bagiku?” tanyaku –sedikit usil. Dia tersenyum sarkatis.”Kau terlalu pamrih,” balasnya ketus.”Ayolah…kau hanya perlu melakukan satu hal. Setelah itu, kau tak perlu membantuku lagi,” tambahnya.

Aku berpikir sejenak. Tak perlu membantunya lagi? Oke, aku akan membantunya.”Baiklah, apa maumu?” tanyaku. Seketika senyumnya mengembang.”Pertemukan aku dengan Super Junior,”.

-Kim Heena POV-

Aku tak percaya aku meminta hal ini pada Kyuhyun. Tapi, mau bagaimana lagi, aku harus bertemu dengan Eunhyuk oppa dan Donghae oppa. Mereka berdua yang benar-benar aku butuhkan. Dan untuk betemu mereka, mau tak mau aku harus meminta bantuan Kyuhyun.

Dan sekarang, disinilah aku. Di depan ruang latihan Super Junior. Sebenarnya aku biasa sih masuk ke ruang latihan para artis. Tapi, disini yang kukenal hanya Kyuhyun dan Henry oppa. Kalau di JYP aku bisa ngobrol dengan Junho oppa atau dengan Min unnie.

“Cepat masuk,” kata sesosok iblis di belakangku. Aku menarik napas lalu membuka pintu ruang latihan.”OMO!!!” teriakku lalu aku tak bisa melihat apa-apa. Kyuhyun menutup mataku dari belakang.”Hyung!” gertaknya. Dan beberapa saat kemudian Kyuhyun melepaskan tangannya dari mataku.

Mau tahu apa yang kulihat?. Yang pertama menarik perhatian sih Sungmin oppa yang lagi mojok sambil ndengerin iPod. Sebenarnya biasa aja, tapi kaos pinknya itu yang menarik buat aku. Dan yang lebih parah, aku melihat Eunhyuk oppa, Donghae oppa dan Leeteuk oppa topless alias nggak pake kaos!

“Heena-ya!” panggil Henry oppa. Aku melambaikan tanganku.”Kau Heena? Katanya kau mau bertemu kami ya? Ada apa?” cecar Eunhyuk oppa.”Tolong bantu aku membuat koreo,” terangku.”Aku harus membuat koreo dari lagu ini,” tambahku sambil menyerahkan sekeping CD.

“I Know? 2PM?” gumam Donghae oppa.”Untuk sebagian besar lagu aku sudah buat koreo-nya. Tapi, ada beberapa part yang aku masih bingung,” kataku. Eunhyuk oppa dan Donghae oppa mengangguk-angguk mengerti.”Kalau begitu, tunjukkan pada kami,” kata Donghae oppa.

-Henry POV-

Aku mengamati Heena yang sedang bersiap. Kali ini dia memakai celana panjang hitam dan hoodie berwarna puih. Kelihatan berbeda dengan saat aku pertama kali bertemu dengannya. Rambutnya yang hanya sebatas leher itu dia ikat ke belakang.

Intro musik mengalun. Heena belum bergerak. Mungkin dia belum menemukan gerakan yang cocok untuk intro.”Omo…,” gumamku tak percaya. Seorang gadis semanis Heena bisa menari seperi itu. Aku terus menikmati tariannya. Sungguh berenergi.

“Wooo……,” seluruh ruangan berteriak kagum. Heena melakukan akrobatik di bagian rap lagu. Hal yang jarang bisa dilakukan seorang gadis seumuran dia. Aku melirik Kyuhyun hyung. Matanya juga berkilat kagum. Tapi, dia tetap duduk sambil melipat tangannya.

“Eunhyuk oppa, bagaimana?” tanya Heena. Napasnya tersengal-sengal tak beraturan. Aku bangkit dan mengambil air mineral di tasku.”Heena-ya! Ini!” kataku sambil melemparkan botol air. Heena menangkapnya lalu tersenyum,”Gomawo oppa!”

“Aku suka koreo-mu, apalagi saat akrobatik itu,” puji Eunhyuk hyung. Heena tersenyum senang.”Aku rasa aku tahu koreo apa yang kau butuhkan untuk bagian-bagian yang kosong tadi,” tambah Donghae hyung.

-Author POV-

“Heena-ah! Kau ini bisa menari atau tidak sih?” protes Kyuhyun saat Heena berlatih. Entah sudah yang keberapa kalinya Kyuhyun berkata seperti itu. Padahal Eunhyuk dan Donghae yang mengajari Heena mengatakan bahwa Heena mengalami kemajuan.

“Aku akan berusaha,” jawab Heena tak bersemangat. Dan entah sudah yang keberapa kalinya Heena menjawab dengan kesabaran seperti itu.”Kau istirahat dulu saja, Heena-ya,” kata Henry. Heena mengangguk lalu duduk di sebelah Henry.

“Heena-ya, apa aku boleh bertanya?” kata Henry. Heena memberi isyarat bahwa Henry boleh bertanya.”Kenapa..kau menerima perjodohanmu dengan Kyuhyun hyung?”. Heena tersentak.”Entahlah…aku juga tak tahu. Mungkin ini seperti aku mengucapkan terima kasih pada orang tuaku,” jawab Heena pelan.

“Tapi..apa kau mencintai Kyuhyun hyung?” tanya Henry lagi. Heena tersenyum tipis.”Jika dia bukan Kyuhyun member Super Junior..mungkin?”.”Apa kau akan mencintai Kyuhyun hyung jika dia keluar dari Suju?” kata Henry.

“Bukan begitu maksudku,” Heena cepat-cepat menngklarifikasi.”Maksudku…jika aku ditemukan dengan Kyuhyun sebelum dia masuk suju, mungkin sekarang aku sudah mencintainya,” . Henry tersenyum samar,”Oh…begitu,”.

“Kalau begitu, bagaimana perasaanmu sekarang?” tanya Henry lagi. Heena menghela napas sejenak,”Entahlah. Saat ini rasanya sangat susah bahkan hanya untuk belajar mencintainya,”. Henry mengacak-acak rambut Heena,”Sudahlah, jangan terlalu dipikirkan,”.

“Henry, antar Heena pulang,” Leeteuk menyuruh Henry.”Wae? Mana Kyuhyun hyung?” tanya Henry.”Dia ada jadwal. Tidak bisa mengantar Heena pulang,” jawab Leeteuk. Heena bangkit lalu mengambil tasnya,”Tidak apa-apa. Aku bisa naik bis,”.

“Nggak baik buat yeoja pulang malam sendirian. Aku antar,” cegat Henry. Dengan cepat Henry mengambil jaket dan kunci mobil –entah mobil siapa itu.”Kunci mobil siapa ini? Aku pinjam dulu ya,” pamit Henry lalu menggandeng Heena keluar.

-Henry POV-

Aku menyetir dengan kecepatan sedang. Sesekali aku melirik ke arah yeoja di sampingku ini. Raut mukanya menunjukkan dia sangat kelelahan. Dan ada sedikit gurat kekesalan di wajahnya. Pasti itu gara-gara Kyuhyun hyung.

Aku kembali konsentrasi menyetir. Tapi, pikiranku tetap tertuju pada sikap Kyuhyun hyung. Kenapa dia tega, dan sering, berkata seperti itu?. Bukannya mendukung Heena, dia malah memberikan omelan pada Heena setiap dia latihan.

Padahal, jika dipikir-pikir, saat latihan, Kyuhyun hyung bukan siapa-siapa. Yang melatih Heena kan Eunhyuk hyung dan Donghae hyung. Mereka berdua tak pernah protes. Malah mengatakan bahwa Heena berkembang dengan pesat.

Aku kembali melirik Heena. Ya tuhan, dia tertidur menggunakan tangan sebagai penyangga. Aku menepikan mobil ke pinggir jalan. Lalu kubenarkan posisi Heena. Kuturunkan senderan kursi agar dia bisa tidur dengan nyaman.

Kupakaikan jaketku agar dia tak kedinginan. Sejenak kupandangi wajahnya. Wajah yang teduh. Yang selalu tersenyum saat kali latihan. Belum pernah aku melihat dia marah. Dia merespon semua protes dari Kyuhyun dengan wajah datar.

“Good night, my princess,” ucapku lirih. Kusempatkan pula mencium keningnya. Lalu aku melihat cincin yang menjadi bandul kalungnya.”Andai aku yang menjadi pemilik dari cincin yang satu lagi,” lirihku lalu kembali menyetir. Mengantarkan Heena ke rumahnya.

-Kyuhyun POV-

Aku melihat Heena dengan kesal. Dia ketinggalan tempo lagi!. Jika dia mau mendapatkan nilai bagus saat tes dance, harusnya dia bisa mengikuti tempo.”Perlihatkan energimu Heena-ah! Tunjukkan! Gerakanmu sudah bagus!” teriak Eunhyuk hyung menyemangati Heena.

Cih, bagus apanya? Jelas-jelas gerakannya lebih lambat dari tempo. Kau berharap dapat nilai bagus dengan itu, Heena-ah?.”Hyung, dia ketinggalan tempo kan?” protesku pada Eunhyuk hyung. Tapi, sepertinya dia tidak mendengar -___-“

“Bagus! Saat tes besok kau harus melakukannya seperti tadi, ya Heena!” puji Donghae hyung. Aku menggertakan gigiku kesal. Bagaimana sih mereka ini?. Sudah jelas Heena bergerak lebih lambat dari tempo.”Tapi, sepertinya aku ketinggalan tempo, oppadeul,” kata Heena sedih.

“Heena-aah! Kau ini bisa menari atau tidak sih!!” teriakku akhirnya. Semua orang yang ada di ruang latihan kaget. Bahkan Yesung hyung yang sedang tidur sampai terbangun.”Maksudmu apa, Cho Kyuhyun?” balas Heena dengan menekankan pada kata Cho Kyuhyun.

“Kau itu ketinggalan tempo! Bagaimana bisa seorang penari melakukan kesalahan seperti itu?!!!” aku menumpahkan kekesalanku.”Kalau begitu, aku hanya perlu berlatih!! Apa aku harus berlatih di rumah?!!!” Heena membalas teriakanku.

“Kalau kau terus begitu, kau tidak akan pernah menjadi LEAD DANCER!!” teriakku. Member yang lain sudah sejak lama berkumpul di pojok ruangan.”Lalu kau sendiri??!!! KAU TAK PANTAS JADI LEAD DANCER, CHO KYUHYUN!!!!” teriak Heena membuatku tersentak. Air mata mulai membasahi matanya.

“Maksudmu apa?” gumamku.”APA KAU BISA MENCIPTAKAN KOREO-MU SENDIRI KYUHYUN?? APA KAU BISA BERLATIH TANPA BANTUAN EUNHYUK OPPA?? JAWABANNYA TIDAK!!!” teriak Heena menjawab pertanyaanku.

Aku terpaku di tempatku.”Kau selalu bertingkah layaknya kau adalah penari terbaik di Super Junior. Nyatanya? Bahkan Eunhyuk oppa dan Leeteuk oppa hampir menyerah mengajarimu!” kata Heena lagi. Kali ini air mata mulai mengiringi setiap perkataannya.

Heena berjalan melewatiku, mengambil tasnya dan membuka pintu.”Asal kau tahu, Cho Kyuhyun, suaramu masih di bawah Yesung oppa!” teriaknya lalu pergi keluar. Aku menatap Yesung hyung yang sedang kebingungan.”Kenapa aku dibawa-bawa?” katanya padaku.

“AAAAHHHHHH…..!!!!!” teriakku lalu pergi keluar. Samar-samar bisa kudengar suara Leeteuk hyung yang menyuruh Henry mengantar Heena pulang.

-Henry POV-

Aku menemukan Heena sedang duduk termenung di bangku taman. Air mata tak berhenti mengalir dari kedua matanya. Aku duduk di sebelahnya lalu memeluknya lembut.”Oppa..kenapa dia bisa seperti itu?” tanyanya sambil terisak.

Aku tak menjawab. Hanya membimbingnya masuk ke dalam mobil dan mendudukkannya di kursi penumpang. Setelah memastikan seatbeltnya terpasang dengan baik, aku segera dudk di kursi sopir dan menjalankan mobil.

Sepanjang jalan, hanya terdengar deru angin dan suara tangisan Heena. Aku sampai tak tega melihatnya. Baru kali ini aku melihat Heena se-emosional ini.”Uljima…,” gumamku.”Wae? Waeyo oppa? Kenapa dia tega?” tanyanya lagi.”Mollayo.Kita sudah sampai,” jawabku.

Aku membantu Heena keluar darii mobil. Di depan pagar, dia berhenti dan berbalik menghadapku.”Gomawo oppa. Untuk segalanya,” katanya. Aku berjalan mendekatinya.”Mian…tapi biarkan aku melakukan ini,”.

Aku mendekatkan wajahku dan mendaratkan bibirku ke bibirnya. Awalnya, dia hanya diam. Tapi, lama kelamaan dia melingkarkan tangannya ke leherku, membalas ciumanku. Waeyo, Heena? Batinku. Aku bisa merasakan air matanya di bibirku. Dia menangis lagi.

-Kim Heena POV-

Henry oppa…menciumku??. Aku bisa merasakan hembusan napasnya di wajahku. Bibirnya sangat lembut dan manis. Tanpa berpikir, aku melingkarkan tanganku ke lehernya dan mulai membalas ciumannya.

Tapi, tanpa kusadari aku menangis. Ya, aku menangis. Hatiku masih menangis. Tapi entah kenapa hati dan akal sehatku tak bisa bersatu. Henry oppa menciumku dan aku menangis. Bukannya seharusnya aku senang?.

Henry oppa melepaskan ciumannya lalu menghapus air mataku.”Sudah kubilang jangan menangis. Are you not hear what I’m saying?” katanya. Aku menghapus air mataku lalu mengangguk.”Please, let me see your smile,” pintanya. Aku tersenyum.

“Kau cantik jika tersenyum seperti itu. Masuklah,” katanya. Aku menciumnya sekilas lalu masuk ke dalam rumah.

-Kyuhyun POV-

Aku menyetir mobilku tanpa tahu akan pergi kemana. Yang ada dipikiranku sekarang hanya perkataan Heena tadi. Apa aku sebegitu buruknya? Apa aku tak punya tempat dihatinya?. Begitu banyak pertanyaan di piiranku. Sampai aku tak sadar jika aku ada di lingkungan rumah Heena.

Aku memutuskan berjalan kaki menuju rumah Heena. Walau aku juga tak yakin apa yang akan aku lakukan disana. Tapi, langkahku terhenti saat melihat Henry dan Heena. Henry mengatakan sesuatu dan berjalan mendekati Heena. Dan Henry…menciumnya?

Aku melihat Heena membalas ciumannya. Aku melihat Henry  memeluk erat tubuh Heena. Rasanya aku ingin pergi dari sini sekarang juga. Tapi, kedua kakiku tak mau bergerak dari tempatnya berpijak. Yang kulakukan sekarang hanya menatap mereka berdua dengan tatapan nanar.

Aku berjalan meninggalkan mereka berdua. Dengan perasaan yang tak menentu. Entahlah, mungkin aku patah hati? Sedih? Kecewa?. Ah..aku tak pantas merasakan itu semua. Heena lebih terluka daripada aku.

Aku bersandar di pintu mobil. Membiarkan tubuhku diguyur hujan –yang entah sejak kapan turun. Mencoba membiarkan semua masalahku mengalir terbawa hujan.

-Author POV-

Sejak hari itu, hubungan Kyuhyun-Heena semakin merenggang. Sebaliknya, Henry-Heena justru semakin dekat. Bahkan rutinitas mengantar dan menjemput Heena sekolah digantikan oleh Henry. Hal ini tentu membuat semua member kebingungan.

“Kyuhyun, kenapa kau tak pernah menjemput Heena lagi?” tanya Yesung suatu saat.”Aku sibuk, hyung. Jangan bilang kau tak tahu,” jawab Kyuhyun. Yesung memandangnya heran. Padahal, dulu Kyuhyun juga sibuk. Tapi dia selalu menyempatkan diri menjemput Heena.

Di sisi lain, Leeteuk bertanya pada Henry.”Henry-ah, kenapa sekarang kau jadi rajin menjemput Heena?”. Henry tersenyum –agak misterius.”Kyuhyun hyung kan sedang sibuk. Jadi, aku yang menggantikannya,” jawab Henry lalu berjalan meninggalkan Leeteuk.

Tak hanya Henry dan Kyuhyun, Heena juga mendapat pertanyaan serupa.”Heena-ah, aku tak pernah melihat Kyuhyun. Kemana dia?” tanya Wooyoung. Heena yang sedang pemanasan menatapnya kaget.”Ah..sunbae, Kyuhyun sedang sibuk,” jawab Heena simpel.

“Kau tahu? Dia selalu memperhatikanmu saat kau training,” kata Wooyoung mengagetkan Heena.”Sunbae…kau baru bangun tidur ya?? Apa jangan-jangan kau mengigau?” tanya Heena. Wooyoung menatapnya dengan mata setengah terpejam.”Aku memang mengantuk, tapi yang kuucapkan tadi benar,”.

Woyoung berpindah ke sofa dekat tempat mereka mengobrol lalu tertidur pulas. Sedangkan Heena berusaha mencerna kata-kata Wooyoung.”Memperhatikan? Memperhatikan kesalahanku?” gumamnya.

-Kyuhyun POV-

Beberapa hari ini sebisa mungkin aku menghindari Heena dan Henry. Aku tak mau bayangan itu terus muncul di pikiranku. Dan yang membuat semua itu lebih parah, aku menduga jangan-jangan Henry mengetahui aku melihat semuanya.

“Kyuhyun! Fokus!” teriak Yesung hyung mengagetkan. Aku hanya terdiam. Bayangan itu masih ada, tak mau beranjak dari pikiranku.”Kyu,sepertinya kau butuh istirahat,” kata Sungmin hyung. Ak mengangguk pelan lalu berjalan keluar dari ruang latihan.

Kalian tahu apa yang lebih buruk?. Aku bertemu Henry di lorong. Dan tak ada siapa pun disini selain kami berdua.”Hyung,” sapa Henry. Aku menatapnya datar, berusaha melaluinya. Tapi, Henry mencegatku dengan tangannya. Mencegahku pergi.

“Kau tahu hyung? That night, she’s crying,” bisiknya. Aku malas mendengarnya.”She love you,hyung,” tambahnya lagi. Kali ini mau tak mau aku menatap Henry.”But, she also kissed me and…crying,” katanya. Kau mau aku pukul, Henry?

“Sudahlah,lupakan yang terakhir. Yang jelas, dia mencintaim hyung,” kata Henry lalu berjalan meninggalkanku. Aku berusaha mencerna kata-kata Henry. Tiba-tiba, aku langsung sadar akan semua sikap Heena selama ini.

Setengah berlari aku berjalan menuju ruang latihan. Aku butuh bantuan mereka!.”HYUNG! Aku butuh bantuan kalian semua!” teriakku dari depan pintu.

-Kim Heena POV-

“Oppa,sebenarnya kita mau kemana sih?” tanyaku pada Henry oppa. Mala mini Henry oppa mengajakku jalan-jalan. Tapi anehnya, dia menyuruhku memakai dress yang dia bawakan. Dress putih dengan belt perak dipinggangnya.”Diam. Akan ada kejutan untukmu,” jawab Henry oppa.

Aku diam lalu menatap lurus ke depan. Pemandangan kota Seoul di malam hari memang indah. Tunggu, sepertinya aku kenal jalan ini.”Oppa,kita mau ke Namsan Tower?” tanyaku tak percaya. Henry oppa diam saja sambil terus menyetir.

Begitu sampai, Henry oppa menyuruhku menutup mata.”Jangan banyak protes. Ini kejutan,” kata Henry oppa sebelum aku sempat protes. Aku menurut dan membiarakan diriku dituntun dengan lembut oleh Henry oppa.

“Berhenti,” kata Henry oppa. Tiba-tiba terdengar suara piano.”Buka matamu,” kata Henry oppa. Aku membuka penutup mataku perlahan. Bersamaan dengan aku membuka mata, terdengar lirik lagu yang sangat familiar.

Aku menatap takjub pemandangan di hadapanku. Bagaimana tidak? Semua idolaku ada disini menyanyikan Marry U. Mereka semua memakai jas putih dan membawa lilin sambil menyanyikan lagu tadi bersama-sama.

Aku tetap tak percaya. Bahkan Wooyoung dan Junsu sunbae ada disini. Mau kudaftar satu-satu?. Yesung,Ryeowook, Sungmin, Wooyoung, Junsu, Changmin, Seulong, Junhyung, Doojoon, Yoseob, Gikwang, Soohyun, Dongho, Kevin, Hongki, Yonghwa, Seungho, G.O, Key dan Taemin.

“Kau suka?” tanya seseorang.”Ne,” jawabku.”Jawabanmu?” tanyanya lagi. Aku menoleh ke arahnya. Kyuhyun?.”Maksudmu?” tanyaku balik.”Kau tak mengerti ya? Baiklah,” jawabnya lalu berlutut di depanku.

“Kim Heena, will you marry me?” tanyanya. Aku menatapnya denagn pandangan terkejut.”Tentu saja bukan dalam waktu dekat, Heena-ah,” tambahnya lagi.”Heena-ah! Terima saja!” teriak Wooyoung sunbae dan Dongho bersamaan.

Aku menatap kerumunan orang-orang disana dengan senyuman. Lalu kembali menatap Kyuhyun. Aku menarik napasku dan…,”Ne, I do,”.

THE END

NB: Kayaknya aku bakal dirajam sama sparkyu nih….ohya Cuma mau bilang, semua yang aku cantumin di atas tadi Cuma fiksi ya *nyanyi Fiction bareng Junhyung*…mungkin ada fakta sedikit sih….tapi, tetep..jangan bashing disini. Kalo mau bashing ke twitter saya saja OK? Di @Ti_MaxYH.

20 thoughts on “[Freelance] My Evil Fiancee [part 2/END]

  1. Wahahaha Happy ending ya ^^
    Lumayan ffnyaaa :D di sini kyuhyunnya ngga se-evil biasanya hahaaha
    Boleh kritik dikit? B.Inggrisnya kayaknya ada beberapa yg kurang bener deh. Hehehe (kalo menurut ilmu yg ak punya mah)

  2. . Endingnya kurangg nih , hehe .. Py so sweet jg yak akhirnya si kyuhyun entuh. Henry jg suka ya ma heena ?

  3. @All : kurang pjang ya?? Ak bkinnx jga udah maksimal si…

    @cipacipa : ak klo b.ing gag prnah merhatiin grammar… :P

  4. So sweet,, LANJUT!!!
    ampe mreka pny baby :)
    Panjangin lg donk.. bwt sequel’a yg pnjaaaaaaaaaaaaaaang bgt!! *-*

  5. AKU SUKA BAGET KYAAAA
    KYU PIKIR DIA SIAPA BISA BERSIKAP SOMBONG ANGKUH SEPERTI IOTU HAH?! *ikutan bete*
    nice ff ^^

Comment please? ( ื▿ ืʃƪ)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s