[Freelance] My Evil Fiancee [part 1]

Author: Tiwie

Main Cast: Kim Heena, Cho Kyuhyun, Henry Lau

Other Cast: Super Junior member, Wooyoung 2PM (numpang lewat)

Genre: Romance, Love

Rating: G

Length: Oneshoot

Disclaimer: Ini ff berdasarkan imajinasi saya, gimana jadinya kalo ada orang  yang gag terlalu suka sama Kyu tiba-tiba jadi tunangannya? /plaak *digampar sparkyu

A/N: Buat yang nunggu lanjutannya ‘What If I Falling in Love With My Oppa’s hyung’ mianhae……tu ff satu belum kelar-kelar juga…idenya mampet di tengah jalan…..sbagai gantinya aku kasih ini deh….anggep aja Heena itu kalian..OK??

Happy Reading ^^

-Kim Heena POV-

“Heena…cepat!” teriak eomma dari bawah.”Sebentar lagi eomma!” balasku. Untuk terakhir kalinya aku melihat pantulan diriku di cermin. Seragam lengkap, rambut tersisir rapi. Aku berjalan keluar kamar dan tak lupa membawa tas ransel hitam kesayanganku.

“Ada apa sih eomma? Ini kan baru jam 06.15,” kataku pada eomma yang sedang membuat teh.”Ada yang mau appa bicarakan. Appamu sudah menunggumu di depan,” kata eomma. Aku berjalan ke ruang tamu dengan segelas susu coklat di tanganku. Appa ngapain di ruang tamu?, pikirku heran.

“Saya yakin kamu juga pasti terkejut dengan ini. Tapi, kuharap kamu bisa memakluminya,” samar-samar kudengar appa berbicara dengan seseorang. Siapa yang pagi-pagi begini sudah datang bertamu.”Appa…siapa yang datang?” tanyaku sambil duduk di samping appa, tanpa melihat ke arah tamu.

“Perkenalkan dirimu,” perintah appa.”Kim Heena imnida,” tenggorokanku tercekat begitu tahu siapa yang duduk di depanku.”Cho…Kyuhyun?” gumamku hampir tak terdengar.”Kau pasti sudah mengenalku, Cho Kyuhyun imnida,” jawabnya. Keterkejutanku menguap begitu dia mengucapkan kalimat tadi. Dasar narsis.

“Sedang apa dia disini, appa?” tanyaku langsung. Dan kelihatan sekali jika aku mengabaikan seorang CHO KYUHYUN.”Begini, appa mau menjelaskan soal cincin yang kau pakai,” kata appa. Aku mengeluarkan cincin yang jadi bandul kalungku.”Ini?”

“Ya..sebenarnya itu bukan hadiah ulang tahunmu. Tapi, itu tanda perjodohanmu dengan Kyuhyun,” terang appa jelas.”Perjodohan??… Dengan dia?” ulangku. Dan jika kalian tahu, aku benar-benar tak peduli dengan seorang CHO KYUHYUN yang sekarang duduk di hadapanku. Appaku mengangguk pelan.

“Heena, kau berangkat sekolah diantar Kyuhyun-ssi,” kata eomma. Aku mendelik kearahnya.”Mwo?” tanyaku tak percaya. Dan sekarang makhluk dihadapanku ini sedang menyunggingkan senyumannya yang menurut kebanyakan orang sangat manis.”Geurae..ayo berangkat,” kataku sambil berdiri dan berjalan ke arah pintu.

-Kyuhyun POV-

Aku menyetir sambil sesekali memandangi gadis disampingku ini. Dari tadi dia terlihat tidak tertarik padaku. Bagaimana bisa dia bisa mengabaikan seorang Cho Kyuhyun?.”Heena-ssi, kau bukan ELF ya?” tanyaku. Dia menatapku malas,”Well…anggap saja begitu,” jawabnya datar. Dasar gadis tanpa ekspresi -__-

“Kau tahu? Sebenarnya aku agak sedikit tidak suka padamu,” pengakuan yang mengejutkan.”Wae?” tanyaku.”Entahlah,aku sebal melihatmu yang selalu bertingkah jika kau yang paling baik,” bebernya lagi. Aku menahan diri untuk tidak menurunkannya di tengah jalan.”Lalu?” pancingku lagi.

“Tingkahmu seperti mengatakan, ‘aku orang yang punya suara paling bagus di Super Junior’,” lanjutnya lagi. Aku meliriknya sebal,”Jika itu memang kenyataannya?”.”I’m doubt that,” jawabnya singkat yang sukses membuat emosiku naik.

“Oke, kita sudah sampai,” katanya sambil melepas seatbelt. Tak lupa dia melepas headset yang menemaninya sepanjang jalan. Dia keluar dari mobil dengan ekspresi bahagia. Seperti dia sudah dipenjara selama 10 tahun.”Ah…iya, Kyuhyun-ssi,” dia berbalik menghadap ke arahku.”Biarpun yang kau bilang tadi sebuah kenyataan, aku tak akan pernah tersentuh mendengar suaramu,”.

-Author POV-

Kyuhyun masuk ke dalam dorm dengan wajah sebal. Henry yang sedang menonton TV menatapnya heran,”Kau kenapa hyung?”.”Ada gadis yang ingin aku bunuh,” jawab Kyuhyun. Seketika Henry merasakan bulu kuduknya merinding dan langsung kabur menuju dapur.

“Wookie hyung! Kyuhyun hyung kenapa sih?” tanya Henry.”Tadi katanya sih mau ke tempat teman ayahnya. Emang kenapa?” jawab Wookie.”Dia sepertinya ingin membunuh seseorang,” gumam Henry.”Kau kenapa sih? Ayo, bantu aku,” Wookie malah menyuruh Henry membantunya memasak.

Sementara itu, di kamarnya, Kyuhyun memutar-mutar HP-nya dengan malas. Dia teringat dengan pesan ayahnya yang mengatakan bahwa ia harus mengantar dan menjemput Heena sekolah.”Kenapa aku tadi tidak menanyakan dia pulang jam berapa?” gumamnya.

Kyuhyun mencari-cari nama Heena di kontak list-nya. Nomor Heena dia dapatkan pagi tadi dari ayah Heena.”Haruskah aku menanyakannya?” bisiknya pada dirinya sendiri. Tak lama, satu pesan terkirim ke HP Heena.

To: Heena

Kau pulang jam berapa? Kyuhyun

-Kim Heena POV-

“Heena-ya, kau kenapa sih?” tanya sahabat baikku, Ahra.”Ahra-ah,aku mau tanya, jika dihadapanmu ada Kyuhyun, apa yang akan kau lakukan?”. Ahra menatapku heran,”Mungkin aku akan melemparkan sepatuku,” jawabnya kalem. Sama sepertiku, Ahra ini juga tak terlalu suka pada Kyuhyun yang menurutnya terlalu narsis.

“Memangnya kenapa sih? Apa jangan-jangan kau punya affair dengan si evil itu?” well, tepat sasaran.”Kalau iya, terus kenapa?” tantangku. Ahra menyunggingkan evil smirk-nya.”Well, kalau begitu, kau hanya perlu menunjukkan kalau kau tak peduli,”. Sudah kulakukan, batinku.

I don’t wanna be in love alone

Wanna give you my heart

But you can’t be playin’ cause

From: Cho Kyuhyun

Kau pulang jam berapa? Kyuhyun

Aku mengernyit heran. Sejak kapan ada Kyuhyun di kontak list-ku?. Pasti ini kerjaannya appa, batinku.”Siapa itu Heena?” tanya Ahra.”Appa-ku,”jawabku. Segera kuketik balasan untuk si evil itu. Tentu saja sebelumnya kuganti dulu namanya di kontak list-ku.

To: Evil Kyu

Jam 4. Wae? Jangan coba-coba menjemputku atau kau akan bertemu iblis

From: Evil Kyu

Aku akan menjemputmu. Iblis? Kau lupa aku ini siapa?

Aku mendesah pelan.”Ahra-ya, sepertinya keinginanmu akan segera terwujud,” kataku sambil menepuk pelan pundak Ahra.”Ngomong-ngomong, kau mau kan menemaniku sampai aku dijemput?” tanyaku langsung mengalihkan perhatian Ahra.

-Kyuhyun POV-

Aku berjalan memasuki gedung sekolah Heena. Untung jam segini sekolah sudah sepi. Kuedarkan pandanganku mengelilingi halaman sekolah. Tak ada Heena dimanapun. Kurogoh HP di saku jaketku.”Ya,kau dimana?” tanyaku.”Taman belakang? Baiklah, aku segera kesana,” kataku sambil memutuskan telepon.

Taman belakang sekolah ini benar-benar nyaman. Banyak pohon yang rindang dengan danau buatan di pojok. Di bangku dekat danau itu, aku melihat dua orang yeoja sedang mengobrol. Dari gerak-geriknya, aku yakin sekali itu Heena.

“Heena-ah, ayo pulang,” kataku saat sudah berada di belakang mereka. Mereka berdua menoleh padaku. Heena menatap dengan tatapan malas, sedangkan temannya menatapku dengan tatapan…kagum?.”Ah iya…Kyuhyun-ssi, kenalkan ini Han Ahra, Ahra ini Kyuhyun,” kata Heena memperkenalkan temannya.

“Kau benar-benar Kyuhyun?” tanya Ahra. Aku mengangguk. Tapi, nada suaranya benar-benar datar. Sama seperti saat Heena berbicara padaku. Apa jangan-jangan dia sama seperti Heena?.”Senang berkenalan denganmu, Kyuhyun-ssi,” katanya dengan senyum mengembang. Aku bernapas lega.

“Ayo pulang,” Heena berjalan mendahuluiku.”Hati-hati Heena-ya!” kata Ahra. Aku berjalan menyusul Heena.”Kyuhyun-ssi!” panggil Ahra. Aku menoleh dan…BBUUUAGGHH!!. Aku merasa ada sesuatu yang menghantam tubuhku.

“Gomawo!” teriak Ahra. Heena menatapku malas.”Sudah kubilang jangan menjemputku. Kau tahu sendiri kan?”. Aku terus berjalan sambil terus berpikir. Kenapa ada seseorang yang bisa melempar sepatu kets ke tubuh seorang CHO KYUHYUN?.

-Author POV-

“Kau tidak mampir?” Heena berbasa-basi. Kyuhyun menggeleng.”Ohya, nanti malam ikut denganku. Pakai gaun yang bagus. Aku jemput jam 7,” kata Kyuhyun.”Untuk apa?” tanya Heena.”Kau akan tahu nanti,” jawab Kyuhyun lalu segera menjalankan mobilnya menjauhi rumah Heena.

“Appa..nanti malam ada acara apa sih?” tanya Heena.”Ada semacam pesta di SM. Kenapa? Kyuhyun mengajakmu?” tanya Tuan Kim. Heena mengangguk.”Ikut saja, lagipula malam ini kau tak ada jadwal kan?”.

Heena memasuki kamarnya dengan gelisah.”Kalau begitu, aku harus pakai high heels? Andwae…,” ratapnya pilu. Tiba-tiba matanya menatap box di dekat pintu kamarnya.”Apa ini?” gumamnya sambil membuka box itu.

Box pertama, berisi dress selutut tanpa lengan berwarna baby pink belt hitam dipinggangnya.”Aku harus pakai ini?” gumam Heena tak percaya. Segera dia buka box kedua. High heels 5 cm berwarna senada dengan aksen tali di pergelangan kaki.”Yeoppoda,” gumamnya.

“Bagaimana, kau suka?” tanya Nyonya Kim yang sudah berdiri di ambang pintu. Heena mengangguk senang.”Eomma memang tahu aku. Gomawo high heelsnya,” kata Heena sambil memluk eommanya.”Sekarang kau harus bersiap-siap,” kata Nyonya Kim sambil membawa kedua box tadi dan menarik Heena keluar.

-Henry POV-

Aku menatap sekelilingku bosan. Zhoumi hyung kemana sih? Aku kan jadi tak punya teman disini. Hyungdeul juga entah pada kemana. Terakhir aku lihat Leeteuk hyung sedang mengobrol dengan aku-tak-tahu-siapa.”Siapa pun…kalian dimana sih??” gumamku sebal.

Tiba-tiba aku melihat seorang yeoja mengenakan dress baby pink sedang kebingungan mencari seseorang. Dia berjalan ke arahku lalu duduk di kursi sebelahku.”Ah…Annyeong Henry-ssi,” sapanya. Siapa gadis ini? Apa dia salah satu karyawan SM?

“Mian.. Nuguya?” tanyaku hati-hati.”Ah…Kim Heena imnida,” jawabnya.”Namamu mirip Heechul hyun, Heena-ssi,” jawabku.”Jangan panggil aku Heena-ssi, aku 5 tahun lebih muda,” katanya. Aku terlonjak,”Kalau begitu, panggil aku oppa, arasseo?”. Dia mengangguk.

“Ngomong-ngomong, kau ini siapanya SM?” tanyaku.”Kyuhyun belum cerita?” tanyanya. Aku menggeleng. Jadi dia ada hubungannya dengan Kyuhyun hyung?.”Kalau begitu tanyakan saja pada Kyuhyun,” jawabnya.

“Kenapa kau tak memanggil Kyuhyun hyung dengan sebutan oppa?” tanyaku lagi. Saat ini sepertinya aku banyak sekali bertanya (-__-).”Untuk apa?” tanyanya lagi. Aku menggaruk kepalaku kebingungan, tak bisa menjawab.

“Kau kedinginan, Heena-ya?” tanyaku saat melihat Heena menggosokkan kedua telapak tangannya.”Tak apa-apa,oppa,” jawabnya.”Kau tak boleh begitu, kalau kau sakit bagaimana?” kataku sambil melepaskan jasku. Lalu memakaikannya ke Heena.”Begini lebih baik,” ucapku.”Gomawo, oppa,” jawabnya.

-Kim Heena POV-

Oh My God!. Henry oppa memakaikan jasnya padaku!. Eomma…bagaimana ini, batinku berteriak sendiri. Yang sekarang kukhawatirkan bukanlah reaksi dari Kyuhyun, melainkan bagaimana wajahku sekarang. Apakah wajahku sudah seperti kepiting rebus sekarang?.

“Heena-ya, kau tak apa? Wajahmu merah,” kata Henry oppa. Hal yang paling kutakutkan terjadi!.”Tak apa-apa oppa,” jawabku. Henry oppa tertawa,”Kau lucu Heena-ya,”. Bisa kurasakan pipiku memanas sekarang.

Jika boleh kuakui, aku memang mengagumi sosok di sampingku ini. Kelakuannya sangat jauh berbeda dengan si evil itu (-__-).”Kau mau minum apa, Heena-ya? Biar kuambilkan,” tawar Henry oppa.”Jus,” jawabku singkat. Henry oppa tersenyum lalu pergi meninggalkanku sendiri.

Aku mengelus rambutku. Kalau tahu aku akan bertemu dengan Henry oppa, tadi aku akan mengiyakan tawaran stylish untuk melakukan hair extention. Rambutku terlalu pendek untuk seorang yeoja yang pergi ke pesta memakai dress dan high heels.

“Kau disini rupanya? Ayo pulang, ini sudah jam sebelas,” kata seseorang dengan sura khasnya. Aku mendongak, mendapati dua orang namja berdiri di hadapanku.”Ah…geurae,” jawabku sambil berdiri lalu melepaskan jas Henry oppa.

“Gomawo oppa,” kataku sambil mengulurkan jasnya.”Cheonmaneyo,” jawabnya sambil mengulurkan segelas jus jeruk. Kami tertawa lalu mengambil milik masing-masing.”Aku mau mengantar Heena dulu,” kata Kyuhyun lalu berjalan mendahuluiku.

“Aku duluan, oppa,” pamitku. Henry oppa mengangguk. Baru 5 langkah aku berjalan, Henry oppa mengagetkanku,”Heena-ya, boleh minta nomor mu?” tanyanya. Aku tersenyum lalu menyebutkan nomor HP-ku.

”Gomawo, ohya, jangan panjangkan rambutmu ya? Kau cantik seperti itu,” kata Henry oppa sebelum aku berbalik. Eomma, bantu anak gadismu ini berjalan!.

-Kyuhyun POV-

Apa-apaan anak ini?. Bisa-bisanya dia memanggil Henry dengan sebutan oppa, sedangkan aku?. Kalau tidak ‘Kyuhyun-ssi’ paling hanya ‘Kyuhyun’.”Ya! Kenapa kau tidak memanggilku oppa? Aku 5 tahun lebih tua,” kataku.

Dia menoleh.”Oppa? Aku hanya memanggil oppa pada namja yang benar-benar pantas menjadi oppaku,” jawabnya lalu kembali mendengarkan musik. Aku mengambil napas dalam-dalam. Harus sabar mengahadapi gadis macam ini.

“Kau besok sekolah kan? Aku tak bisa mengantarmu,” kataku.”Baiklah, aku juga tak berharap diantar olehmu setiap hari,” jawabnya datar. Anak ini…(-__-“).”Besok kau pulang jam berapa?” tanyaku lagi. Heena berpikir sejenak.

“Jam 4, tapi bukan di taman belakang. Di ruang musik,” jawabnya.”Ruang musik,” tanyaku memastikan. Heena mengangguk,”Aku harus latihan. Besok aku ada jadwal,” jawabnya. Jadwal apa? Batinku. Belum sempat aku bertanya, mobilku sudah berhenti di depan rumah Heena.

“Gomawo sudah mengantarku pulang,” kata Heena sebelum turun dari mobil. Aku memandang punggungnya yang berjalan memasuki rumah. Sesusah itukah belajar menerima kehadiranku, Heena-ah?.

-Author POV-

Kyuhyun berjalan menyusuri lorong sekolah. Matanya mencari-cari dimana ruang musik berada. Tiba-tiba, pendengarannya menangkap suara gitar dan suara yeoja yang sedang bernyanyi.”Apa itu suara Heena?” gumam Kyu.

Baby I’m sorry

Neowa isseodo nan lonely

Saranghagin naega bujokhangabwa

Ireon motnan nal yongseohae

I’m sorry ige neowa naui story

Sarangiran naegen gwabunhanga bwa

Ne gyeote isseodo

Baby I’m so lonely lonely lonely lonely lonely

Baby I’m so lonely lonely lonely lonely lonely

Baby I’m so lonely lonely lonely lonely lonely

Baby I’m so lonely lonely lonely lonely lonely

               “Heena-ah?” kata Kyuhyun mengagetkan Heena.”Cepat sekali kau datang,” kata Heena sambil meletakkan gitarnya.”Kau bisa main gitar?” tanya Kyuhyun. Heena mengangguk sambil membereskan tasnya.”Suaramu juga lumayan. Kau tak ikut audisi?” kejar Kyuhyun.

“Mau memasukkanku ke SM? Sudah terlambat Cho Kyuhyun-ssi,” jawab Heena sambil menyodorkan selembar kertas.”Apa ini?…. Kau trainee di JYP?” tanya Kyuhyun tak percaya. Heena mengangguk.”Sekarang antarkan aku ke JYP. Aku ada tes vocal,” kata Heena.

“Kau mau menyanyi lagu tadi?” tanya Kyuhyun. Heena menatapnya tajam,”Kalau kau mau tahu, datang dan lihat sendiri,”.”Apa aku boleh masuk?” gumam Kyuhyun. Heena melemparkan sesuatu dari dalam tasnya.”Pakai ini!”.

“Kacamata?” Kyuhyun keheranan.”Itu kacamata baca. Tak ada minusnya,” kata Heena. Kyuhyun langsung memakai kacamata itu dan menggandeng Heena keluar.”YA! Lepaskan aku!” teriak Heena. Tapi Kyuhyun tak peduli dan tetap menggandeng Heena berjalan keluar.

-Kyuhyun POV-

Aku memperhatikan Heena dari jauh. Dia menyanyikan Love Song dari Bigbang dengan alunan gitar. Suaranya lembut. Tak seperti saat berbicara denganku (-___-). Matanya terpejam menghayati setiap lirik yang dia bawakan.

“Gadis yang berbakat,” kata seseorang di sampingku. Aku tak bisa melihat wajahnya dengan jelas karena dia memakai topi.”Suaranya yang lembut punya ciri khas sendiri, dia bisa memainkan 3 jenis alat musik,” tambahnya lagi. Aku berusaha mengenali namja di sebelahku ini.

“Wooyoung??” gumamku. Namja di sampingku ini menoleh,”Lama tak berjumpa, Kyuhyun-ssi,”.”Tadi apa kau bilang? Heena bisa memainkan 3 jenis alat musik?” tanyaku. Dia mengangguk,”Dia bisa main gitar, piano dan biola,”. Aku menatapnya tak percaya.

“Selain itu, kemampuan dance-nya juga tak bisa diremehkan,” lanjutnya. Aku kembali melihat Heena. Dia sedang menerima semacam arahan, entahlah aku juga tak tahu.”Ngomong-ngomong, apa hubunganmu dengan Heena?” tanya Wooyoung.“Sebut saja aku dan dia punya hubungan yang tak terduga,” jawabku tak jelas.

“Kyuhyun! Aku butuh bantuanmu!” tiba-tiba Heena berteriak tepat di depanku.” Sepertinya aku harus kembali. Bye Kyuhyun, Heena,” pamit Wooyoung. Heena membungkuk sebagai tanda hormat.”Tadi apa kau bilang?” tanyaku memastikan.”Aku butuh bantuanmu!” ulangnya lagi.

TBC

24 thoughts on “[Freelance] My Evil Fiancee [part 1]

  1. Bagussss…
    Bdw, twitter qm di deactive ya???
    pdhal mo mention nih..
    Aq sk smua crta” qm
    * qm salah satu penulis ff fave aq*..hhe
    Hwaiting chingu yk nulis crta” bagus….^

  2. Bagussss…
    Bdw, twitter qm di deactive ya???
    pdhal mo mention nih..
    Aq sk smua crta” qm
    * qm salah satu penulis ff fave aq*..hhe
    Hwaiting chingu yk nulis crta” bagus….^
    Twitter aq @nakyuna…

  3. aish, kyuhyun oppa dicuekin??? hahahaha tumben banget begitu?
    seru critanya, lanjut..lanjut ya
    next part ditunggu….

  4. wah,,tu ce ahra sadiz amat yak,kacian ce kyu dah di cuekin ama heena kna’ Lempr spatu pula’….hehehehe
    next chap di tnggu ia ^_^

  5. Kyu oppa’ kacian d’lempar spatu *elus” kpla Kyupa’*

    wah, Heena-ssi hebat, ya’ bza’ mainin 3 alat music

  6. YES~ d jodohin =)
    DSni sengsara amat nasib babykyu,, ckckckck~ weleh weleh, kasian kamu ndo ndo..
    Heena daebak de!! Bgus bgus…

    LANJUT!!

Comment please? ( ื▿ ืʃƪ)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s