[Freelance] You’re Too Far part 7

 

Super Junior Fanfiction

 

AUTHOR : ACHIE AMAR

CAST : SOJIE, SUPER JUNIOR, etc.

=====================================================

 

 

Sojie POV

 

 

From : Park Gaemi

 

 

Apa kau tidak ada acara malam ini? Hari ini anniversaryku dengan nae namja chingu. I hope you can come to replace Henry!

 

 

To : Park Gaemi

 

 

Sepertinya bisa. Tapi aku tidak kenal siapa siapa kan? Dimana acaranya?

 

 

From : Park Gaemi

 

 

Ah aku hanya akan mentraktir makan di McD dan nonton. Sebenarnya hanya ingin jalan jalan dengan pacarku tapi dengan temanku juga. Ayolah datang. Mungkin kita hanya bertiga atau berempat kok!

 

 

To : Park Gaemi

 

 

Henry tidak bisa datang?

 

 

 

From : Park Gaemi

 

 

Dia bilang dia bisa datang sih. Tapi aku mau kau datang. Ayolah teman Indonesiaku yang cantik, datanglah. Ya? Lagipula kan kau belum kenal dengan Imma. Dia personil band loh, siapa tau dia mengajak temannya yang ganteng. Dari pada jomblo terus, mendingan cuci mata.

 

 

 

To : Park Gaemi

 

 

Yaaa! Sial kau Gaemi. Hahaha yasudah nanti aku kabarin lagi yaaa. Jam berapa?

 

 

 

From: Park Gaemi

 

 

Jam 7 sudah di McD dekat apartemenmu! Abis itu jam 9 kita udah mulai nonton. Imma sudah pesen tiketnya buat kamu juga. Hahaha jadi kamu wajib datang atau besok akan ku acak acak masakanmu dan Haera Onni!!!

 

 

Aku tersenyum sendiri membaca sms dari Gaemi. Aku mulai menyadari sifatnya yang baik. Pantas saja Kyu oppa menyukainya.

Sebenarnya bukan salah Gaemi kalau Kyu oppa menyukainya. Jadi aku tidak berhak membencinya. Toh dia sudah punya namja chingu.

 

 

Sudah jam 7 dan aku sudah duduk di McD sejak 20 menit yang lalu. Tapi Gaemi belum datang juga. Aku tidak ada kerjaan makanya memilih datang duluan. Sekitar jam 7 lewat 10 aku melihat Gaemi dan seorang namja datang. Namja itu bertubuh tinggi, berkaca mata, rambutnya sedikit gondrong. Saat mereka jalan berdampingan begitu, mereka terlihat sangat serasi. Ah kasian Kyu oppa.

 

“Maaf kami telat!” Gaemi duduk didepanku, namja itu duduk di sebelah Gaemi.

“Anyeong” katanya padaku. Aku hanya tersenyum. Wah dia ramah sekali, tidak seperti orang Korea yang biasanya.

“Ah iya, ini Choi Imma, namja chingu-ku! Imma, ini Sojie. Dia dari Indonesia!” Gaemi memperkenalkan kami. Wajah Imma tiba tiba jadi semangat sendiri.

“Loh! Lo dari Indonesia juga?!” MWO?!

“Hah?” aku kebingungan, kenapa dia bisa bahasa Indonesia dengan lancar begitu?!

“Hahaha. Iya Sojie, kamu pasti bingung ya? Aku juga kenal Imma karena dia orang Korea yang pernah tinggal di Indonesia, dan dia lancar banget bahasa Indonesianya. Makanya kita jadi deket” kata Gaemi

“Ah lebay lo” kata Imma. Astaga Imma kasar sekali pada Gaemi

“Apaan sih lo kan emang bener. Diem ah!” loh Gaemi juga begitu ke Imma? Wah pasangan yang aneh.

“Sojie, pesen makanan dulu yuk” Gaemi berdiri dan aku mengikutinya.

 

Kami memesan banyak makanan dan menunggu sebentar. Setelah makanannya datang kami kembali ke meja. Tapi betapa kagetnya aku saat aku melihat Kyu oppa sudah duduk manis di meja bersama Imma. Aku menghentikan langkahku.

“Gaemi!” teriakku tertahan “Kenapa ada Kyu oppa?!!!”

“Hah? Oh iya aku lupa bilang ada dia. Hehehehe” lalu Gaemi dengan santainya pergi menuju meja. Saat Gaemi datang ke meja, Kyu oppa menyadari keberadaanku. Wajahnya menunjukkan kekagetannya, tapi 1 detik kemudian dia tersenyum padaku. SENYUM! APA?!

“Pluk” aku merasa sesuatu yang dingin di badanku. Dan tiba tiba Kyu oppa menghampiriku. Aku masih tidak bisa berkedip melihatnya.

“YA! Bajumu basah! Kau membawa nampan tidak benar! Babo!” Kyu oppa berteriak di depan wajahku. Dia mengambil nampan yang ada di tanganku dan saat itu aku baru sadar bahwa soft drink yang kubawa tumpah ke bajuku karena aku membawanya dengan keadaan miring. Ah Sojie baboooo!

Kyu oppa menaruh nampan berisi makanan yang sudah kena soft drink itu ke meja. Gaemi dan Imma malah ketawa ngakak melihatku. Rasanya mereka ingin aku timpuk pake sandal.

“Ganti baju dulu baru makan” kata Kyu oppa yang tiba tiba menarikku.

 

Ia membawaku ke mobilnya dan Kyu oppa menyetir ke arah apartemenku yang tidak jauh dari McD.

“Sana ganti baju” kata Kyu oppa. Aku hanya turun dari mobil dan Kyu oppa pergi dengan mobilnya. AAAAH apa sebenarnya dia tidak ingin ada aku? Makanya dia membawaku pulang?! Bodo! Pokoknya aku mau makan gratis! Kyu oppa kesal kek apa kek terserah, yang penting aku mau ke McD lagi.

 

Aku naik ke atas dan mengobrak abrik isi lemariku. Mati aku. Baju lengan panjangku kan di cuci semua, dan ini yang terakhir! Ah sudahlah, aku pakai kaos biasa saja.

 

Aku keluar dari apartemenku dan mendapati Kyu oppa berdiri bersandar pada tembok dengan tangan dilipat di dadanya dan melihat ke arahku.

“Kajja” katanya. Hah?

“Oppa tadi bukannya pergi?”

“Apa? Aku parkir” katanya.

“Ooooh” kataku.

 

Berjalan di sebelahnya seperti ini, melihat badannya yang tegap tinggi dan rambutnya yang lucu, membuatku tidak akan pernah rela untuk melepaskannya kepada wanita lain. Mungkin dia boleh menyukai wanita lain sekarang, tapi nanti dia pasti akan menyukaiku. Ya! Pasti!

 

 

****

 

 

Aku sedikit kasihan melihat Kyu oppa. Apa dia tahan melihat Gaemi dan Imma pacaran seperti itu? Mungkin, karena itu dia sangat baik padaku hari ini. Dia ingin mencoba membuat Gaemi cemburu balik. Ya kan? Ah aku hanya bisa pasrah dengan nasibku sekarang. Aku ikhlas membiarkan diriku menjadi alat untuk membuat Gaemi cemburu. Kenapa? Karena aku tau apa yang Kyu oppa rasakan sekarang. Cintanya bertepuk sebelah tangan. Sama sepertiku. Urusan mendapatkannya, aku akan membuat persaingan sehat dengan Gaemi. Dia sangat baik, tidak mungkin aku menyakitinya.

 

Karena bioskop tidak terlalu jauh, kami memutuskan untuk berjalan kaki. Sekalian irit bensin katanya. Dasar Imma pelit.

Aku berjalan di sebelah Kyu oppa, di belakang Gaemi dan Imma. Gaemi dan Imma tertawa tawa bahagia. Mereka berbicara menggunakan bahasa Indonesia.

“Apa sih yang dari tadi mereka bicarakan?” tanya Kyu oppa padaku

“Bercanda bercanda doang” kataku

“Loh kok kamu mengerti?!”

“Aku kan orang Indonesia! Masa gak ngerti?!”

“Oh iya aku lupa” katanya sambil tertawa kecil. Aku berani bersumpah, ini bukan Kyu oppa yang biasanya aku kenal. Aku tersenyum senang melihat kenyataan ini.

“Oppa, aku tidak apa apa menjadi seperti ini selamanya” kataku sambil mengusap usap tanganku yang mulai merasa dingin

“Menjadi seperti ini? Seperti ini apa?” Tanya Kyu oppa bingung.

“Alat” kataku datar.

“Alat?” aku hanya tersenyum dan mengangguk. Kyu oppa terlihat sangat bingung. Aku tidak mau menjelaskan lebih jauh, jadi aku berjalan mendahului Kyu oppa sambil tertawa senang meninggalkannya penasaran seperti itu.

 

Tiba tiba sebuah jaket bertengger di bahuku. Jaket Kyu oppa? Kyu oppa hanya tersenyum saat aku melihat ke arahnya.

“Kau sepertinya kedinginan. Udara di sini berbeda sekali ya dengan di Jakarta?” kata Kyu oppa dengan senyum manisnya. Aku berhenti dan terpaku karena perlakuannya. Sedangkan dia jalan terus meninggalkanku berdiri diam bersama jaket abu abunya yang sangat hangat. Aku mencium jaketnya. AAAH WANGI CHO KYUHYUN!

“Oppa chamkamaaan!” Aku berlari sambil tersenyum senang dan memakai jaketnya.

 

Mungkin malam ini adalah malam yang terindah yang pernah kurasakan dalam hidupku.

 

 

****

 

Aku terbangun dan menyadari bahwa aku masih memakai pakaian semalam. Aku semalam sangat lelah sampai tidak sanggup berdiri lagi. Jaket Kyu oppa juga masih kugunakan. Ah sangat hangat. Aku mengguling gulingkan badanku di atas kasur sampai aku mendengar suara TV menyala. Aku langsung bangun dan berjalan keluar.

 

“Henry?” aku bingung mendapati Henry duduk di sofa dengan segelas susu dan roti di tangannya. Diapun masih memakai baju tidur.

“ANYEONG!” katanya dengan mulut penuh roti.

“Kau kenapa bisa masuk?” tanyaku bingung.

“Hm, pintunya tidak dikunci. Jadi aku sekalian saja masuk dan membuat sarapan. Aku lapar dan tidak ada makanan di apartemenku hehehehehe” katanya sambil tertawa garing. Aku hanya tersenyum.

“Kau mau kemana?” tanya Henry bingung.

“Ah? Mau mandi”

“Kok pake celana jins?”

“Oh ini, hahaha aku semalem gak sempet ganti baju malah ketiduran” kataku sambil tertawa kecil.

“Ooooh. Ya sudah, hari ini aku antar ke rumah Haera noona ya?”

“Hah? Tidak usah nanti kau terlambat” kataku merasa tidak enak selalu saja merepotkan namja ini.

“Aku libur 2 hari ini. Aku malah mau seharian menemanimu. Tidak apa apa kan?”

“Jongmal?”

“Yup! Aku mau makan enak yang banyaaaak seharian” katanya tersenyum lebar menunjukkan pipi mochinya.

 

Ah andai aku tidak mencintai Kyu oppa, mungkin aku akan langsung menyukai namja ini. Henry…

 

 

****

 

 

“MWO?! Ah onni, aku takut nanti tidak enak!” kataku panik saat tau Haera onni akan kedatangan banyak tamu.

“Kwaenchana! Pokoknya aku mau kamu yang masak. Gak mau tau. Kamu sekarang masak, yang banyak karena bakalan sekitar hmm… karena ada Henry juga ya kira kira ada 10 oranganlah. Udah deh pokoknya kalo gak enak kan bisa aku sentuh dikit jadi daebak. San asana aku mau tidur aja. Henly kamu bantuin dia ya” lalu Haera onni benar benar masuk kamar.

“Ah mochiiii ottokhaeeee” keluhku pada Henry yang sedang tertawa di meja makan.

“Ahahaha it’s okay! I’ll help you! What should I do? You can just tell me and I’ll do it!” kata Henry semangat. Aku langsung tersenyum senang saat mendnegarnya. Ah paling tidak aku tidak sendirian. Haha

 

 

Aku dan Henry mulai memasak setelah memutuskan akan memasak apa dan membeli bahan bahannya. Karena sudah masuk jam makan siang, kami memutuskan untuk makan siang dulu baru masak. Toh tamunya akan datang saat jam makan malam.

Henry juga sangat banyak membantu. Entah kenapa aku merasa ada yang aneh dari Henry. Dia sangat baik padaku dan hari ini dia sangat ceria. Atau mungkin ini hanya perasaanku saja karena aku sendiri lagi bahagia gara gara Kyu oppa semalam? Ah iya, Kyu oppa. Apa yang sedang dia lakukan ya? Betapa bodohnya aku, sampai sekarang aku tidak punya nomer hapenya!

 

Sekitar jam setengah 6 sore kami selesai memasak. Dan makanan yang tersedia sangaaaaaatlah banyak. Benar benar banyak. Sampai aku tidak yakin akan habis semua. Aku dan Henry tadi terlalu semangat memilih makanan dari resep sampai tidak sadar kalau ini terlalu banyak.

“Tenang, kalau tidak habis, aku yang akan menghabiskan!” kata Henry sambil memukul mukul dadanya.

“Aku juga!” kataku sambil menahan tawa karena melihat ekspresinya yang bingung.

“Baiklah kita taruhan! Siapa yang akan menghabiskan paling banyak, akan menjadi boss selama satu hari penuh besok! Bagaimana?!” tantang Henry. Astaga apa aku kuat? Ah tapi masa aku takut?

“OKAY!” kataku sambil mengangkat piring piring yang akan di atur di meja makan dan tertawa bersamanya.

 

 

Aku sedang harap harap cemas melihat Haera onni mengecek rasa masakan masakanku saat tiba tiba ada sms masuk ke hapeku.

 

 

From : Park Gae Mi

 

NAE BABOOOO! Besok kau harus ikut denganku ke kelas musik!

 

 

 

To : Park Gae Mi

 

Hah? Mau apa?

 

 

From : Park Gae Mi

 

Ah sudahlah percaya padaku. Bertemu di depan SM. Okay?

 

 

To : Park Gae Mi

 

Aku sedang bertaruh dengan mochi. Kalau aku kalah aku tidak bisa ikut denganmu besok karena aku akan jadi babu. Tapi kalau aku menang, dia akan menggendongku kesana! Hahaha see you!

 

 

Entah apa yang membuatku malah jadi sangat dekat dengan Gaemi. Padahal dia beda 5 tahun lebih tua dariku. Dia seumuran dengan Henry.

 

 

Sekitar jam setengah 7, Eteuk oppa datang. Aku masih sedikit syok bisa melihat leader tampan ini ada di depanku.

“Wah, apa kau ini ELF?” tanya Eteuk oppa padaku saat kami sedang menunggu tamu tamu yang aku tidak tau siapa mereka itu datang.

“Ne. Dan sekarang aku malah bisa ada di sini. Mungkin bangga sudah tidak cukup mencerminkan perasaanku. HAHAHAHAHA” aku tertawa terlalu keras saking bahagianya. Dan itu cukup membuat Haera onni dan Henry ikut tertawa terbahak bahak karena tingkah bodohku.

“Ah aku ke toilet dulu” kata Henry tepat saat beberapa detik kemudian, ada suara ramai dari depan pintu.

“Biar aku yang buka!” kataku pada Haera onni.

 

Aku berjalan ke pintu depan dan membuka pintu itu. Betapa lemasnya aku saat aku bisa melihat Kim Heechul, Kim Young Woon, Kim Jong Woon, Lee Donghae, Kim Kibum, Kim Ryeowook, dan Cho Kyuhyun di depanku.

“KAU! Apa yang kau lakukan di sini?!” kata Kyu oppa kaget.

“Kau kenal dia?” tanya Heechul oppa yang terlihat sedang menggandeng seorang yeoja yang tidak terlihat seperti orang Korea yang sangat cantik.

“Ah? Ha… hahaha” dan Kyu oppa pergi meninggalkanku. Sepertinya dia benar benar tidak mau ada yang tau bahwa aku mengenalnya. Huh, jahatnya.

 

“Anyeong! Kau siapanya Haera noona?” Kata Donghae yang berdiri didepanku bersama seorang wanita cantik, sedangkan yang lain sudah masuk.

“Ah anyeonghaseyo. Aku… Aku muridnya Haera onni” kataku sambil tersenyum.

“Woah, Haera noona punya murid? Hahaha yasudah ayo Hyeseung masuk” kata Donghae pada perempuan di sebelahnya. Perempuan itu hanya tertawa mengikuti arah jalan Donghae.

“Kenapa kau masih diam di sini?” Kyu oppa tiba tiba muncul dengan senyum malaikatnya. Sepertinya dia mendengarkan percakapanku dengan Donghae. AAAAAAAAAAAAAH AKU BISA MATI KALAU IA TERSENYUM BEGINI TERUS!

“Ah ye ye” kataku lalu menutup pintu dan masuk.

“Wah sudah ramai!” kata Henry yang baru saja keluar dari toilet.

“Kau? Kau ada di sini dari tadi?” tanya Kyu oppa yang terlihat kaget melihat Henry.

“Ne, aku dari pagi bersama Sojie di sini”

“Oh… Arasso” kata Kyu oppa dingin. Sepertinya Kyu oppa ada masalah dengan Henry.

“Henry, sini” kataku mengajak Henry ke dapur. Henry mengikutiku saja.

“Mwo?” tanya Henry

“Kau ada masalah dengan Kyu oppa?” tanyaku bingung

“No. Why?”

“Aniyo. Kwaenchana. Just feel there’s something weird between you and him” kataku jujur.

“Gak apa apa Sojiiiie” kata Henry sambil mengacak acak rambutku. Aku hanya tertawa saja karena ternyata perasaanku salah. Hah untunglah.

 

 

Kyuhyun POV

 

 

“Gak apa apa Sojiiiie” kata Henry sambil mengacak acak rambut Sojie. Mwo? Mereka sepertinya sudah benar benar dekat. Apa yeoja itu benar benar sudah tidak menyukaiku lagi?

 

Aku kembali berjalan ke meja makan setelah berhasil menguping tadi.

“Ini semua muridku, Sojie yang memasak!” Kata Haera noona saat Sojie muncul bersama Henry dari dapur.

“Hoaaa! Sepertinya sangat enak!” kata Kangin hyung yang langsung duduk dimeja makan tanpa dipersilahkan.

“Jangan tertipu dengan tampilan” kataku yang masih tidak yakin dengan masakan Sojie.

“Ah kau ini, evil” kata pacar Heechul hyung, Park Eun Soo. Sekarang semua member sudah duduk rapih di meja makan besar ini.

“Ah, coba saja! Ini sangat enak loh!” kata Henry yang langsung mengambil sumpit dan mengambil sepotong daging lalu menyuapnya.

“Sojie kau belum mencoba yang ini kan tadi? Ini kan hasil masakan yang tadi kita bikin bersama! Say aaaa” kata Henry sambil menyodorkan sumpit dan sepotong daging kecil ke mulut Sojie. Sojie terlihat pasrah dan memakan daging itu.

Apa apaan mereka?! Mau pamer kalau mereka pacaran?!

“Henry! Dia pacarmu?! Kenapa tidak cerita apa apa pada hyung hyungmu?!” Teriak Ryeowook.

“Wah Henry akhirnya kau menemukan yeoja juga!” kata Yesung hyung.

“Uhuk uhuk uhuk!” Sojie tersedak dan Henry memberikan segelas air pada Sojie sambil menepuk nepuk punggung Sojie.

“Ya hyung! Lihat, gara gara kalian! Lagipula, dia bukan pacarku!” kata Henry kesal. Ah jinjja? Tapi dalam waktu dekat akan kan?

 

Entah mengapa aku sangat emosi sekarang. Rasanya kepalaku panas dan aku ingin pergi saja dari sini. Aku memakan sesuap nasi dan lauk yang telah ku ambil tapi aku tidak bisa merasakan apa apa karena aku terlalu panas melihat Henry dan Sojie.

“Kyuhyunah, kau kenapa? Wajahmu merah sekali” tanya Kibum Hyung.

 

Ah sudahlah! Aku langsung berdiri dan menghampiri Sojie. Sojie dan Henry melihatku bingung. Dan semua member dan kekasih kekasih merekapun melihatku dengan tatapan penuh tanda tanya.

“Kajja” kataku lalu menarik Sojie hingga ia berdiri dan aku menariknya keluar. Pergi secepatnya dari sini dan menjauhkan mereka berdua. Ah jinjja! Aku ini kenapa?!

v\:* {behavior:url(#default#VML);}
o\:* {behavior:url(#default#VML);}
w\:* {behavior:url(#default#VML);}
.shape {behavior:url(#default#VML);}

Normal
0
false

false
false
false

IN
JA
X-NONE

/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:”Table Normal”;
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-qformat:yes;
mso-style-parent:””;
mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
mso-para-margin-top:0cm;
mso-para-margin-right:0cm;
mso-para-margin-bottom:10.0pt;
mso-para-margin-left:0cm;
line-height:115%;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:10.0pt;
font-family:”Times New Roman”,”serif”;
mso-fareast-font-family:”Times New Roman”;}

I Love You Endlessly Part 3

Tittle : I Love You Endlessly -3-

Author : Flyingfish & Gameri

Backsounds : (I Love you -Taeyon-) (Haru-haru-big bang-)

Cast : Kim Kangin,Zhoumi,Choi Siwon,Henry,Cho Kyuhyun,Lee Donghae,Kim Hyeri,Hyeonnie

 Support Cast: Member Super Junior,Park Sunghyo

Genre : Romance

Desclaim : FF 100% is mine and don’t be plagiator 

Type: continue

Annyeong, chingudeul…!! Waa setelah berhasil nyelesain part 1 & 2,author udah nyiapin part 3 nya loh hehe oiya tapi mianhae chingu kalo masih ada salah dalam penulisan.bagi yang belom baca part 1&2 nya bisa liat di sini http://ariefhary.wordpress.com/2011/05/27/i-love-you-endlessly/

http://ariefhary.wordpress.com/2011/05/27/i-love-you-endlessly-part-2/

selamat membaca ya chingu :D

 

 

 

Aku ingin hatiku menjadi bagian dari hatimu tapi darahku telah menjadi bagian dari darahmu.Aku harus pergi.Jeongmal mianhae.Chagiya ”I LOVE YOU ENDLESSLY”

 

Author pov-

“Eomma..eommaa aaaa”Hyeri tiba2 menangis saat tidur.Lalu kedua oppanya yang sedang asyik bermain langsung ke kamar Hyeri

“Chagiya tenanglah”Hae langsung mengangkat Hyeri yang masih mengigau sambil menangis lalu mengelus2 punggung Hyeri

“Eommaa jangan pergi”Hyeri masih mengigau lalu menjerit-jerit

“Hyung apa badannya panas?”Kyu langsung panic lalu memegang kening Hyeri

“Dia tidak panas mungkin dia sedang rindu pada eomma”kata Hae sambil memegang kening Hyeri juga

“Ambilkan minum Kyu,ppalli!”Hae menyuruh Kyu

“Ne”Kyu langsung berlari mengambil minum

Hae masih memeluk Hyeri sampai Hyeri tertidur lagi.

“Ini hyung”Kyu memberi minumnya

“Tidak jadi,Hyeri sudah tidur lagi”Hae membaringkan Hyeri ke tempat tidur lalu menyelimutinya

“Aku akan menemaninya malam ini,kau kembali tidur sana”

“Baiklah hyung.Selamat malam adikku sayang”Kyu mengecup kening Hyeri,lalu kembali ke kamar.

 

Keesokan harinya

“Oppa,oppa kenapa oppa tidur disini?”Hyeri sudah bangun lalu bingung melihat Hae tertidur di kursi samping tempat tidurnya sambil memegang tangan Hyeri

“Aa.aah kau sudah bangun chagiya”suara Hae masih serak karna baru bangun tidur

“Oppa kenapa tidur disini”

“Oh tidak papa aku hanya ingin menemanimu”hae mengelus rambut Hyeri dengan lembut

“Aaaaa oppa ayo kita siap2 ke sekolah.”Hyeri langsung turun dari tempat tidur dan siap2 mandi

“Baiklah”Hae mengucek-ngucek matanya lalu berjalan ke luar kamar

“Ihiiiiiiiiiiiiiihiiiii geli heebum!jangan menjilati tanganku terus.Ihihihi.”tangan Hyeri dijilati Heebum.Heebum itu kucing yang diberikan Hae dan Sunghyo pacar Hae sebagai kado ulang tahunnya.Hyeri sangat menyayangi Heebum

“Nona kecil ayo pakai dulu baju ini”Wookie menyuruh Hyeri untuk memakai baju anti peluru.Kangin selalu menyuruh Kyu,Hae dan Hyeri memakai baju anti peluru setiap ke sekolah karna Kangin trauma akan kejadian di masa lalu.

“Aaaah berisik sekali ahjussi itu,aku risih memakai baju itu!Haiish”Hyeri terlihat ngedumel dari jauh

“Hyeri!ayo cepat kita berangkat!”terdengar teriakan Hae dari garasi

“Aigoo  kenapa semua orang di pagi ini sangat senang teriak2!Aku kan tidak tuli”Hyeri mencium Heebum dan Dangkoma kura-kura hadiah ultah dari Kyu

“Sampai nanti ya jagoan2 kecilku!Kalau ada yang menjahatimu.Gigit saja.Ihihi”Hyeri mengelus-ngelus Heebum dan Dangkoma lalu langsung menyusul Hae.

@Sekolah

-Hyeri pov-

“Oppa!!!”

“Yaa!kau tidak ke kantin?”Tanya Siwon oppa padaku

“Anniya,aku ingin bersama oppa saja,hihi”

PLETAAAK!

“Yaak!sakit Henry oppa!!!haish kau ini jahat sekali sama adikmu sendiri”kataku sambil memegangi kepalaku yang habis dipukul Henry

“Sejak kapan kau jadi adikku!weeek”Henry menjulurkan lidahnya!ingin sekali rasanya aku tarik lidahnya yang menyebalkan itu

“Kau itu eommaku !bukan adikku!”Henry menganggapku eommanya karna eommanya sudah meninggal saat dia kecil,dan dia tidak pernah merasakan kasih sayang seorang ibu.Henry bilang kelakuanku mirip sekali seperti ibunya jadi dia menganggap kalau aku ini eommanya.Huh hanya dia yang menganggapku eomma.

“Baiklah anakku sayang”ejekku sambil mengelus2 rambutnya

“Aku ingin menemui dosenku dulu ya.Sampai jumpa nanti ya”Henry beranjak dari tempat duduknya dan melambaikan tangannya pada kami.Aku dan Henry beda 4 tahun sedangkan dengan Siwon oppa beda 5 tahun.Sekolah kami ini luas sekali.Jadi SMP SMA sama universitas jadi 1.Makanya setiap hari aku bisa bertemu dengan siwon oppa.

“Oppa aku kangen sekali padamu”kataku sambil makan es krim coklat kesukaanku

“Aku juga sangat merindukanmu”Siwon oppa hanya melirikku dan tersenyum.Siwon oppa itu sangat dingin,tetapi sangat lembut.Aku sangat menyayanginya.Mmm bahkan mencintainya

-flashback-

“Aaaa aku lepas disini saja”aku lalu menghampiri lemari besar yang sudah tidak terpakai

“Haaah akhirnya aku terbebas dari baju aneh ini!”aku sudah hampir tidak bisa menghirup oksigen lagi disini karena lemari ini aku tutup agar tidak ada yang melihatku sedang melepas pakaian anti peluru ini.Lalu aku membuka pintu lemari dan bingo!pintunya tidak bisa terbuka dan aku sangat panic!ditambah lagi disini gelap dan aku hampir kehabisan oksigen

“Tolooooong!toloooong aku!”aku berusaha teriak sekuat tenaga dan menggedor2 pintu ini,berharap pintunya dapat kebuka.

Kira-kira hampir setengah jam aku terperangkap di lemari mengerikan ini.

“Oppa tolong aku,aku takut.op..pa”suaraku sudah hampir habis dan nafasku sudah tersengal-sengal.aku hanya memukul-mukul pintu itu tanpa tenaga

“Tuhan tolong aku,kumohon.siapapun yang menolongku aku akan mencintainya dan sangat berterima kasih padannya.

GUBRAAAAK!

Tiba-tiba pintu itu terbuka,penglihatanku sudah kabur-kabur,semua sudah gelap aku fikir aku sudah ada di surga.Dan aku melihat sosok laki-laki tapi aku tidak bisa melihat wajahnya dan tiba-tiba aku tidak bisa melihat apa-apa lagi saat laki-laki itu menggenggam tanganku.

…..

“Gwaenchana yo?”aku berusaha membuka mataku dengan pandangan yang masih buram.Berusaha mencari darimana asalnya suara yg seperti malaikat itu

“Apa aku sudah di ada di surga,eomma apa itu kau”suaraku hampir habis.

“Tidak,kau sedang berada di UKS,kau tadi pingsan karena terkunci di lemari tua itu.”Aku berhasil membuka mataku dan aaaa di hadapanku ada malaikat yang sangat tampan.

“Tuhan apa ini malaikat utusan darimu untukku”tanyaku dalam hati

“Ya yeoja,gwaenchana yo?”tanyanya lagi padaku

“aaa,na gwaenchana.mm gomawo.”aku tidak berani menatap matanya.

“cheonmaneyo.”Dia lalu tersenyum,dan 2 lesung pipi nya terlihat sempurna saat dia tersenyum.

“Kau kelas berapa?”tiba-tiba dia bertanya padaku dan aku terperanjak kaget

“Aaa aku SMA kls 1A.”jawabku sambil menggaruk2an kepala yang sebenarnya tidak gatal

“Waa daebak,kau 1A ya hehe.”dia sepertinya kagum karna aku anak kelas A haha kelas dimana isinya semua master.*author mulai lebay

“Kalau kau kelas berapa?”

“Aku kuliah semester 3”jawabannya begitu dewasa,aaa sepertinya aku ingin pingsan lagi.

Tuhan tolong aku,kumohon.siapapun yang menolongku aku akan mencintainya dan sangat berterima kasih padannya

Aaa aku langsung teringat pada kata2ku saat aku hampir mati tadi.Aku akan mencintai malaikat penolongku ini.

“Mmm sebentar lagi kakak2mu akan datang kesini,jadi aku harus pergi…Oiya jangan dekat2 sama lemari tua itu lagi”Dia yang tadinya sudah keluar dari uks tiba2 masuk dan mengingatkanku.

“Aaah,ne”aku masih menatapnya sampai dia sudah tidak terlihat lagi

“Haiiiiiiish!!!!aku belum berkenalan dengannya!aaaah bagaimana ini!!!!”aku langung berusaha bangkit dari tempat tidur dan berjalan tertatih-tatih karna aku masih lemah.

“Yaaa kau mau kemana chagiya!”Tiba-tiba Kyu oppa ada di depan kamarku dan langsung memegangiku

“Yaaaa awas oppa!aku mau mengejarnya!”aku berusaha melepaskan pegangan Kyu oppa dan aku ingin mengejar laki-laki itu

“Ayo kau harus istirahat,sebentar lagi Wookie ahjussie akan datang dan membawamu ke rumah sakit.”Kyu oppa membopongku kembali ke kamar dan aku hanya bisa menatap lorong uks yang sudah tidak ada tanda-tanda keberadaan dia lagi

“Apa ini”aku membuka selimutku dan tiba-tiba ada kalung salib

“Ini pasti miliknya,aaa Ya Tuhan terimakasih kau telah membuatnya meninggalkan ini”aku mencium salib itu lalu memeluknya di dadaku

“Itu apa Hye?”Kyu menatapku bingung

“Aah tidak oppa ini hanya barangku yang  pernah hilang”aku terpaksa berbohong pada oppaku yang 1 ini,karena aku takut dia tahu kalau dongsaeng tersayangnya sekarang sedang jatuh cinta.

….

“Siwon..Siwon..oh jadi Siwon namanya,aaa besok kita akan bertemu kembali malaikatku”aku menarik selimut dan tidur sambil memeluk salib itu.

“Permisi onnie,apa kau tau dimana kelas siwon?”tanyaku pada wanita yang sedang duduk di lorong kelas anak-anak kuliahan.

“Oh dia sedang di lab fisika”jawabnya ramah

“ooh,gomawo onnie”

Aku langsung berlari ke lab fisika dan aaaaa jantungku mau loncat keluar saat melihatnya sedang menggunakan jas lab putih itu.Aku menunggunya di depan lab,dan terus memandangi wajahnya.Dan akhirnya kelasnya selesai.

“Oppa”

“Yaa kau yeoja lemari tua itu kan?”dia menyebutku yeoja lemari tua.haiiish tak apalah

“aah,ne oppa”

“Oppa apa ini milikmu?”aku menunjukkan salib yang ada di telapak tanganku

“Aaaah Ya Tuhan!aku kira salib ini hilang!gomawo!”Dia mengambil salibnya dan langsung memelukku dengan erat.Aku hampir tidak bisa bernafas.Aku hampir terbang.

“Aaaa gomawo!aku sangat menyayangimu yeoja”kata-katanya sangat mengejutkanku

“MWO??”

“Aku berdoda pada Tuhan,siapapun yang menemukan kalung salibku ini,aku akan menyayanginya seumur hidupku.

-flashback end-

                                                                        ***

“Hyeri,nanti pulang sekolah kau bisa ke halaman belakang tidak?”Siwon tiba-tiba menutup bukunya dan melontarkan pertanyaan itu.

“Mmm bisa kok oppa.”sambil tersenyum bahagia

 

Ring ding dong ring ding dong

“Aah aku benci sekali mendengar suara bel itu!selalu mengganggu saat2 indahku bersama siwon oppa saja.”kataku pelan

“Hah kenapa?”sepertinya Siwon mendengar kata2ku

“Aaa anniya oppa.aku masuk kelas dulu ya oppa.Sampai ketemu nanti”aku berlari dan melambaikan tangan padanya.

….

“Hyeri kenapa kau senyum-senyum daritadi?”Sulli sahabatku itu tiba-tiba menyenggol lenganku.

“Siwon oppa mengajakku bertemu sepulang sekolah di halaman belakang”aku senyum-senyum lagi

“Aaaa kau beruntung sekali!kau berdua kan dulu sama2 berdoa pada Tuhan pokoknya intinya siapa yg menyelamatkanmu atau yg menemukan kalung salibnya siwon akan menyayangi orang itu selama2nya.Dan ternyata kalian juga ternyata orang yang mengabulkan doa itu sendiri.Aaaaa itu namanya takdir!Hyeri.Percayalah padaku kalau dia nanti akan menyatakan cintanya padamu dan memintamu menjadi yeojachingunya”Sulli jadi ikut senyum-senyum

“Amiiin,aku berharap kami sudah ditakdirkan untuk bersama selamanya”

-Ring Ding Dong Ring Ding Dong-

“Sulli aku duluan yaaa!doakan aku!!!!”Aku langsung keluar kelas mendahului teman-temanku

“Oppa,apa sudah lama.haah haah haah”aku masih ngos-ngosan karna berlari dari kelas ke halaman belakang.Jauh sekali!haah derita banget kalo sekolahnya seluas ini

“Duduklah Hyeri.ini minum”Siwon menyuruhku duduk di sampingnya dan memberikan aku minum

“Gomawo oppa.Haaah segarnya”

“Hyeri bolehkah aku mengatakan sesuatu”Siwon langsung menatapku lekat-lekat

Tiba-tiba terngiang-ngiang ucapan Sulli tadi di kelas” Percayalah padaku kalau dia nanti akan menyatakan cintanya padamu dan memintamu menjadi yeojachingunya.”

“Hyeri kau kenapa?”Siwon memegang pundakku,dan sontak aku langsung sadar dari lamunanku.

“Ah,gwaenchana oppa.oiya oppa mau bicara apa tadi?”tanyaku mengalihkan pembicaraan

“Hyeri apa kau ingat kalau dulu aku pernah berjanji pada Tuhan siapapun yang menemukan kalung salibku ini,aku akan menyayanginya seumur hidupku.”Tanya Siwon sambil memegang kalung salib yang menggantung di lehernya.

“Ya aku ingat.”

“Dan selama ini jatuh cinta padamu,Aku cinta padamu bukan karena janji yang aku buat pada Tuhan tetapi karena ini memang tulus dari hatiku yang paling dalam.Saranghae Hyeri.”aku kaget bukan main mendengar kata-kata indah Siwon

“Aa..aa.”belum aku melanjutkan pembicaraanku,Siwon oppa langsung memelukku

“Aku tidak mengerti dengan perasaanku ini,Hyeri-ah.Aku tau ini mungkin membuatmu kecewa karena kau pasti sudah menganggapku sbg kk tapi aku malah menyatakan cinta padamu.Tapi aku tidak bisa kehilanganmu Hyeri.Aku seperti orang gila,aku tidak pernah suka pada seorang yeoja sekali pun,tapi setelah menemukanmu di lemari tua itu,hatiku berdebar sangat kencang dan aku sangat mencintaimu.Mianhae Hyeri.”Siwon mendekapku ke pelukannya sangat erat

“Oppa,saat aku terkunci aku juga berdoa pada Tuhan,siapapun yg menyelamatkanku,aku akan menyayanginya seumur hidupku.Dan ternyata kau yg menyelamatkanku.Aku sangat bahagia.Aku juga mencintaimu,bukan Karena janji yang aku buat karena tuhan tapi itu karena hatiku yang paling dalam.”

***

Hari-hariku sangat sempurna.Aku benar-benar bahagia.Aku mencintai Siwon oppa.Aku sangat bahagia.

“Eomma,lihatlah!putrimu ini sudah dewasa dan sudah mendapatkan cinta sejatinya”Aku memeluk foto eommaku

@Zoumi’s house

-Zoumi pov-

“Siwon,aku bangga melihat IP mu yang selalu meningkat.Sebentar lagi kau akan lulus dan aku sudah menyiapkan 1 cabang perusahaanku untukmu.Jadi kuharap kau persiapkan dari sekarang.”

“Baik oppa.”Siwon selalu menjawab pertanyaanku hanya sepatah dua patah kata.Dia itu anak yang sangat pendiam

“Henry IP mu juga selalu meningkat,aku mau kau harus selalu mempertahankan itu agar kau bisa menyusul hyungmu.”

“Iya oppa,aku tidak akan membuatmu kecewa.”Kata Henry dengan percaya diri padaku

“Siwon,Henry aku mau kalian mengalahkan perusahaan Kim Kangin!dan hancurkan hidupnya!seperti dia menghancurkan hidup kita.dan ibu kalian.”

“Tentu saja oppa.”Henry menjawab dengan tegas sekali

“Siwon..”aku memandang siwon dan berharap dia akan menjawab seperti Henry

“Aku sudah selesai makan,aku ke kamar dulu ada tugas yang harus kuselesaikan.”Hanya Siwon yang sulit sekali aku bujuk untuk menghancurkan Kangin.Siwon lihat saja,suatu hari kau sendiri yang makan memaksa dirimu untuk menghancurkan Kim Kangin.

“Hyuk!”

“Iya tuan”Hyuk langsung menghampiriku

“Apa Siwon sudah memiliki yeojachingu?”

“Sepertinya sudah tuan,kemarin aku mendapat laporan dari pengawal Hee kalau tuan Siwon sedang berpelukan bersama seorang yeoja di halaman belakang sekolah.”Hyuk bisik-bisik padaku”

“Cari tahu asal usul gadis itu sekarang.”

“Baik tuan”Hyuk bergegas pergi

…..

-Author pov-

“Permisi tuan,saya sudah mendapatkan apa yang anda mau.”Hyuk menyerahkan beberapa file berisikan foto dan asal usul Hyeri

“KIM KANGIN!DIA PUTRI KIM KANGIN!AKU TIDAK  AKAN MEMBIARKANNYA!”Zoumi membanting gelas yang berisi alkoholnya itu ke lantai kayunya

“Cepat panggil Siwon”perintah Zoumi pada Hyuk

“Baik tuan”Hyuk langsung berjalan secepat kilat

“Aku tidak akan membiarkan yeoja itu bahagia!aku akan membuatnya menderita!aku akan membuatnya merasakan sakit seperti apa yang dirasakan anak-anakku.Mianhae Siwon,aku harus melakukan ini padamu,tapi ini juga demi kau.”Zoumi memukul meja kerjanya sambil menatap fotonya bersama Hyeonnie.

Knock out Knock out

“Permisi appa,kata Hyuk ahjussi kau memanggilku.”Siwon mengetuk pintu yang setengah kebuka

“Masuklah nak,ada yang appa mau bicarakan.”Zoumi menyuruh Siwon duduk di kursi depannya

“Siwon apa sudah tau kalau kau sedang mencintai seorang yeoja.”Ucapan Zoumi membuat Siwon yang tadinya menunduk jadi langsung menatap Zoumi

“Eee.aa.”belum sempat Siwon menyelesaikan kata-katanya Zoumi langsung memotong

“Siwon apa kau tau,orang yang kau cintai itu adalah adik tirimu.”Zoumi membohongi Siwon agar Siwon menjauhi Hyeri dan meninggalkannya

“Apa?”Suara Siwon meninggi.Selama ini Siwon tidak pernah menunjukkan respon seperti itu pada appanya

“Ya Siwon,Kim Hyeri adalah putri dari Kim Kangin dan eommamu”HYEONNIE”.”Zoumi membuat tekanan saat menyebutkan nama eomma Siwon

“Kau tidak mungkin mencintai adik tirimu sendiri kan?darah ibumu mengalir juga di darah yeoja itu

“Aku tahu appa bohong kan,appa hanya ingin aku menghancurkan Kangin ahjussi.”air mata Siwon tiba-tiba jatuh membasahi pipinya.

“Lihat ini!!!!LIHAT!!!”Zoumi menarik wajah Siwon dan menunjukan secarik Koran lama yang sudah berwana kuning karna sudah terlalu lama,disitu ada foto Hyeonni eomma Siwon yang sedang menggendong bayi perempuan dan di sampingnya Nampak Kangin sedang mencium bayi itu.Di Koran itu tertulis jelas”Pemilik perusahaan Audi Ag telah memiliki seorang putri dari istri keduanya Park Hyeonnie.

“Tidak..”Siwon langsung melepaskan wajahnya dari tangan Zoumi dan langsung pergi meninggalkan Zoumi

***

@ Kangin’s house

-Hyeri pov-

“Aaaaa Sulli gaun yang mana yang cocok untukku!”

“Hyeri lihat bajumu sudah berserakkan di lantai!siapa yang akan membereskannya?”ucap Sulli menggeleng-gelengkan kepalanya sambil memilih-milih baju yang tepat untukku

“Aaaaaahiyaaa appa pernah memberiku ini!!”aku mengambil kotak di bawah tempat tidurku

“Waaah indah sekali!gaun siapa itu Hye?”Sulli memutar-mutarkan baju itu dan ditempelkan ke badanku

“Ini gaun yang dipakai eommaku saat dinner bersama appaku,kata appa di hari itu  eomma sangat cantik sekali memakainya dan di hari itu lamaran appaku diterima oleh eommaku.”suaraku memelan saat ingat eomma

“Hyeri pasti eommamu saat ini sudah bahagia melihatmu”Sulli memelukku,dia memang sahabat paling baik.

….

“Wookie ahjussie,appa kemana?”

“Dia sedang ada tugas di Jerman jadi seminggu lagi baru akan pulang”Wookie ahjussi menjawab sambil memberi makan heebum dan dangkoma

“AAAAAA TANGANKU!!”Wookie menjerit seperti wanita gila dan sambil memegang jarinya yang digigit dangkoma,lalu memukul tempurung dangkoma

“Aigooo!jelas saja kau digigit!kenapa kau memberi dia tebu!memang kau kira dia ini keong!”aku langsung mengelus2 dan menggendong dangkoma

“Ayoo heebum kita main ke luar”aku meninggalkan Wookie ahjussi yang sepertinya ingin menangis

“Chagiyaaa!Chagiiiyaa!”terdengar dari ruang tamu,Hae oppa memanggilku

“Ada apa oppa?mwooo?siapa dia?”Aku terkejut melihat perempuan yang cantik sekali,kakinya seperti kaki cengcorang,badannya seperti biola,rambutnya bergelombang seperti ombak,aigooo cantik sekali.

“Annyeong,Park Sunghyo imnida.”dia menundukkan kepalanya,dia sangat ramah

“Annyeong,Kim Hyeri imnida.”aku tidak berhenti-hentinya menatap dia yang begitu cantik

“Chagi,dia ini yeojachinguku.”Hae oppa merangkul Sunghyo onnie

“Aaaaa oppaku sudah besar sekarang kkkk.”aku tertawa jahil padanya sambil mencubit perutnya yang gepeng itu

“Nanti malam aku akan pergi makan malam dengannya,Kyu sedang ikut appa karena dia ingin melihat-lihat perusahaan kita.Jadi kau di rumah ya chagi!jangan nakal!Hey Heebum,Dangkoma jagalah dongsaengku tersayang ini ya.”kata Hae sambil mengelus2 Heema(Heebum dan dangkoma)

“Waa syukurlah kalau begitu!aku bisa lebih mudah untuk kabur dan pergi dinner bersama siwon oppa.Siwon oppa tunggu aku.”kataku dalam hati sambil senyum-senyum

….

“Bersenang-senanglah oppa,onnie.”aku melambaikan tangan dari depan pagar dan pengawal-pengawalku berdiri di sampingku.

“Hey kalian!jangan macam-macam selama tidak ada kakak-kakakku!”aku mengancam pengawal-pengawalku itu.

….

“yeobbosseo Sulli,Hae dan Kyu oppa tidak ada di rumah begitupula dengan appaku.Jadi bagaimana cara selanjutnya!”aku menelefon Sulli dari balik selimut karena takut ada yang mendengarkan pembicaraanku.

Sulli sudah memberitahu aku bagaimana caranya pergi ke pinggir danau yang indah itu.

Aku mengunci kamar dan aku sudah membuat tempat tidurku seperti seolah-olah ada aku yang sedang tidur dengan menutup seluruh badanku dengan selimut,tapi aku menggantinya dengan guling.

Aku sudah memakai gaun ibuku dan high heelsku aku masukkan dalam tas tanganku.Lalu aku melewati kamarku,aku terpaksa meluncur lewat genteng,untung saja bawahnya ada tanaman-tanaman hijau yang sangat gembur jadi aku tidak terlalu sakit saat jatuh

“Aaaau”upps aku terlalu kencang sepertinya.

Tanganku lecet karena terbeset genteng saat meluncur tadi.Lalu selanjutnya aku harus memanjat pagar rumahku yang begitu tinggi.Aku tidak bisa memanjatnya.

“Ahaa aku ingat dulu kan aku,Hae oppa dan Kyu oppa pernah membuat lubang di tanaman hijau yang bentuknya seperti tembok itu.Lalu appa menghukum kami.Semoga lubang itu masih ada”aku meraba-raba tanaman itu.Dan ahaaaa masih ada.Aku langsung keluar lewat situ dan ah rambutku nyangkut2 di ranting tanaman itu.Siwon oppa tunggu aku.aku akan datang

“Haish kenapa tidak ada taksi yang lewat sih!”dandananku sudah hancur sekali karna tadi harus seperti tarzan untuk keluar dari rumah itu.

“Aaa ada bis!aku naik bis saja,disini dingin dan aku tidak membawa jaket!”aku langsung naik ke bis.

CIIIIIT

Aku langsung cepat-cepat turun dari bus itu.Aku mulai menelusuri danau itu.Di situ sudah Nampak satu buah meja dengan 2 kursi tetapi meja itu kosong dan telah Nampak pria yang berdiri mengenakan jas hitam itu.

“Oppa,maaf aku terlambat.”dia langsung menatapku dan melihatku dari atas sampai bawah.

“Tidak papa,aku tidak akan lama Hyeri ah.”ucapannya membuat aku tercengang.apa dia akan langsung bilang”Hyeri maukah kau menjadi yeoja chinguku”sudah lama aku menjalani hubungan ini tanpa status dan aku sangat menunggunya untuk ini.

“Ayo oppa cepat katakan”kataku dalam hati seperti ingin berteriak

“Mianhae Kim Hyeri,aku tidak mencintaimu.Aku tidak bisa mencintaimu Kim Hyeri,tidak bisa.Kumohon lupakan aku.Aku minta maaf.”kata-kata itu seperti suara letupan senapan yang membuatku takut seperti 11 tahun yang lalu.Aku seperti kehilangan pandangan dan pendengaranku.Aku mengingat kembali saat dia bilang”Aku mencintaimu Hyeri,sangat mencintaimu.Tapi sekarang dengan mudahnya dia bilang seperti itu

“Tidak,kau bercanda kan oppa?kau ingin mengerjaiku.haha”aku berusaha menutupi kenyataan

“Tidak Hyeri,aku tidak bisa mencintaimu.maafkan aku.”Siwon memelukku dengan erat.Kenapa dia memelukku seperti tidak ingin melepasku.Sedangkan dia bilang kalau dia tidak mencintaiku.

“Lepaskan aku.kalau benar kau tidak mencintaiku.Kumohon lepaskan aku,pergilah dan jangan menoleh ke arahku.Lepaskan aku Choi Siwon.”aku bicara dengan nada datar, tidak dengan kata2 oppa lagi.lidahku sudah kelu.Aku sudah hampir membeku.Disini dingin sekali.

Siwon melepaskan pelukannya perlahan dan dia pergi dan membelakangiku.

“Siwon,kumohon baliklah!balikkan badanmu!aku tau kau mencintaiku”aku hanya dapat teriak dalam hati

Perlahan bayangan Siwon menghilang dan angin malam terus menusuk ke dalam tubuhku yang hanya menggunakan gaun tanpa kerah milik ibuku.Aku berjalan seperti orang gila,dengan dandanan yang sudah berantakan ini.Aku berjalan kaki sampai rumah,aku tidak peduli seberapa jauh aku melangkah.aku tidak peduli.Nafasku sudah hampir habis.Aku tidak peduli dengan angin yang dari tadi menembus ke dalam kulitku ini.

“Siwon oppa,kenapa kau lakukan ini padaku.”air mataku sudah membeku dan tidak bisa jatuh lagi

“Wae!!WAEYO!”tiba-tiba aku terjatuh dan tidak sadar lagi

….

-Author pov-

CIIIIIT

“Hyeri!!!!!yaaa chagiya!!!kau kenapa!apa yang kau lakukan disini!”Hae yang sedang mengendarai audi putihnya itu berhenti karena melihat Hyeri pingsan di pinggir jalan.Lalu Hae langsung membawanya ke rumah sakit

….

“Kenapa adikku bisa berhasil keluar rumah haa!!!!”teriak Hae pada wookie dan seluruh pengawalnya

“Kalau adikku mati membeku bagaimana!!!”Hae memukul kursi rumah sakit

“Bagaimana bisa kalian yang begitu banyak berhasil ditipu oleh adikku!Haa!bagaimana bisa!Kalian semua Babo!!!!Suara Hae meninggi

“Tenanglah Hae,kau bisa mengganggu ketenangan orang-orang di rumah sakit ini.”Sunghyo mengelus2 pundak hae agar hae tenang

“Aaa oppa bagaimana keadaan Hyeri?”Sulli yang sudah dikabari oleh hae,langsung menuju rumah sakit.

“Dia masih ditangani dokter.”jawab Sunghyo karena Hae daritadi panic dan sepertinya seperti orang gila Karena takut adiknya kenapa-kenapa.

“Mianhae oppa,ini semua salahku.”sulli langsung menunduk

“Apa maksudmu!”Hae langsung memegang kedua pundak Sulli dan menggerak2annya

“Jadi tadi……”Sulli menjelaskan semuanya.

“Apa!namja itu!berani-beraninya membuat adikku menjadi seperti ini!lihat saja besok!”Hae menonjok dinding dengan kerasnya

***

 

Siwon masih berada di sekitar danau itu,dan bajunya sudah berantakan,kemejanya keluar-keluar dari celananya dasinya sudah kendor.Jasnya sudah tidak jelas keberadaannya.Dan baru kali ini Siwon meminum alcohol.Sepertinya dia sudah sangat hancur.

“Eomma kenapa aku harus menjadi kakaknya!wae!!!eomma kenapa setelah kau meninggalkanku,lalu kan membuatku mencintai adikku sendiri!waeee!!”teriak Siwon seperti orang gila dan kembali meminum alcohol itu.

“Hyeri aku sangat mencintaimu!kumohon mengertilah!Yaaa chagiya!”Tiba-tiba Siwon seperti melihat bayangan Hyeri yang sedang berlari-lari memanggilnya lalu Siwon ingin meraih tangannya

“Hyeri jangan pergi”saat Siwon ingin memeluk bayangan itu tiba-tiba bayangan itu hilang.

“Kim Hyeri!KIM HYERI!KIM HYERI!”Saat Siwon teriak-teriak tiba-tiba Siwon terdiam.

Hyeri-ah,aku ingin hatiku menjadi bagian dari hatimu tapi darahku telah menjadi bagian dari darahmu.Aku harus pergi.Jeongmal mianhae.Chagiya ”I LOVE YOU ENDLESSLY”Saranghamnida Hyeri-ah”Siwon langsung terjatuh terlungkup di pinggir danau.

“Hyuuuung!”Tiba-tiba Henry muncul dan langsung membawa Siwon pulang

                                                            ***

“Appa kenapa Siwon menjadi seperti itu?”Tanya Henry pada Zoumi

“Dengar Henry,kau ingat kan kalau ibumu meninggalkan kita karena dia sudah mempunyai keluarga lain!Dan dia mati karena dibunuh oleh pengawal2nya itu!”Zoumi memegang kedua pundak Henry dan mendekatkan wajahnya pada Henry

“Ne appa”jawab Henry pelan

“dan yeoja itu,yeoja itu adalah putri dari keluarga baru ibumu!”Kata Zoumi yang masih memegang Henry

“yeoja itu?”Henry bingung siapa yang dimaksud dengan yeoja itu

“Hyeri!Kim Hyeri”Zoumi menjelaskan pada Henry dengan tatapannya yang tajam

“Ja—ja-di dia adalah saudara tiriku appa?”Henry langsung jatuh berlutut

“Bukan!dia adalah anak dari Kangin dan Istri pertamanya.”Zoumi berbohong karena dia tidak ingin Henry menjadi lemah kalau tau Hyeri adalah saudara tirinya

“Eommamu tertembak karena dia berusaha menyelamatkan yeoja kecil itu henry!padahal dia bukan anak kandungnya”Zoumi semakin membuat Henry geram dan Henry langsung berdiri

“Demi eomma aku akan membalaskan dendamku padanya dan keluarganya.aku bersumpah eomma”Henry bersumpah di hadapan foto Hyeonnie dan langsung pergi meninggalkannya

 

-To Be Continue-

 

Notes:Waaaah part 3nya udah selesai.Tinggal bikin part endingnya deh.yeeeeiy hehe.jangan lupa dicomment ya.mian kalo kepanjangan.huhu.Tunggu ya part 4 nya

Gomawo^^v

 

 

 

 

 

 

 

 

 

14 thoughts on “[Freelance] You’re Too Far part 7

  1. waduh kok kecampur aduk gt autor/admint ma ff I love you endlessly, langsung buyar deh n ngak puas. . .
    Kependekan padahal lg seru tuh kyu lg cemburu tingkat tinggi, lanjut. . .

  2. Part 3? Part 4? Ini kapana ud part 7! Tgal part 8! -_-”
    Hmmm,, dsni spt’a sdg tdk dpt feel’s y.. Soal’a nyampur ada ff lain nyempil! Jd bingung de…
    Kn lg nanggung tuh…

  3. Awalnya bingung…ini kok ada ff lain yah?? Keke
    tpi ternyata ada kesalahan…

    Dasar evil…haha
    cemburu nieh…keke
    mau lanjut baca part selanjutnya…bye :p

Comment please? ( ื▿ ืʃƪ)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s