[Freelance] You’re Too Far part 4

Super Junior Fanfiction

 

AUTHOR : ACHIE AMAR

CAST : SOJIE, SUPER JUNIOR, etc.

=====================================================

 

 

Sojie POV

 

 

Aku terbangun saat mendengar suara bel berbunyi. Ah siapa sih? Aku menoleh ke arah jam wekerku. Masih jam 8 pagi?

 

Aku tiba tiba teringat Kyu oppa, ahiya, dia kan tertidur di sofa semalam! Aku langsung berjalan cepat keluar tanpa memerdulikan penampilanku.

Benar kan, dia sudah tidak ada. Aku hanya tertawa pada diriku sendiri.

“Ting tong” bel kembali berbunyi.

“Neeee neeee, chamkamanyooo” kataku pada orang di luar. Aku membuka pintu apartemen, berfikir bahwa pasti tidak di kunci karena Kyu oppa kan tadi keluar dari sini tanpa bilang padaku. Tapi, dikunci? Bagaimana caranya dia keluar kalau begitu?

 

Aku membuka kunci apartemenku dan membuka pintunya.

“Anyeonghaseyoooo!” Henry berteriak dan tersenyum ceria depan pintu.

“2 hari ini aku di kagetkan di depan pintu” kataku sambil tersenyum dan masuk ke dalam, Henrypun mengikutiku. Dia membawa sekantong plastik

“What’s that?” tanyaku

“This is our breakfast” katanya sambil menaruh plastik itu yang ternyata isinya kotak bekal.

“Woooow. I think I have to eat first. Baru mandi, hahaha. Jangan kabur ya kalo mencium bau bau aneh” kataku sambil mulai mengecek isi plastik yang dibawanya. Henry hanya duduk dan tersenyum melihatku sibuk dengan kotak kotak bekal.

“What’s this?” tanyaku sambil mengangkat satu kotak yang berisi makanan yang bersaus merah.

“I don’t know. Aku hanya membeli beberapa macam makanan yang ada di toko depan. Supaya kau bisa memilih. Hehehehe”

Aku tertawa kecil lalu mencoba makanan itu satu persatu. Ah ternyata itu seafood. Rasanya sedikit pedas dan tidak begitu enak dijadikan sarapan.

“Coba ini” kataku sambil memberikan makanan aneh itu menggunakan sumpit. Henry membuka mulutnya dan melahap makanan itu besar besar.

1 detik…

2 detik…

“AAAA WATER WATER!” teriaknya sambil berlari ke arah tong sampah, melepeh makanan itu dan berlari ke arah dispenser, mengambil gelas yang ada di sebelah dispenser dan langsung minum dengan kalap.

“HUAHAHAHAHAHAHA! Kau kenapa?!” tanyaku bingung sambil terus tertawa.

“Huh hah huh hah huh hah” dia masih saja meniup niup mulutnya sendiri.

“Kau kepedesan?”

“Aku tidak suka pedaaas” katanya sambil duduk lagi di depanku lalu mengambil makanan lain yang tidak pedas.

“Itu tidak begitu pedas kok… Ah iya aku lupa, lidahku kan mati rasa! Hahahahahaah!” aku tidak kuat menahan tawa melihat wajah Henry yang merah padam mengunyah makanan yang aku tidak tau namanya itu dengan lahap agar rasa pedas di mulutnya hilang.

“Mati rasa?” tanyanya dengan mulut penuh makanan.

“Ah, bukan mati rasa sih, hanya saja, aku tidak bisa merasakan pedas dan pahit secara baik. Hm, mungkin karena aku terlalu suka pedas jadi yang pedas dikit dikit doang jadi gak berasa” kataku menjelaskan. Lalu melahap makanan pedas tadi, sayang kan kalo gak di habisin?

“Waaah, kebalikanku” katanya dengan wajah kagum.

“Hahaha. Henry, bukankah kau kelahiran tahun 89?” tanyaku

“Ya, kenapa?”

“Aku merasa seumuran denganmu. Apa aku yang terlalu dewasa atau kau yang seperti anak kecil?” tanyaku sambil mengunyah makananku. Ah ternyata ini udang. Enaknya.

“Hm, sepertinya dua duanya. Hahaha” katanya sambil berdiri dan mengambil air lagi dari dispenser.

 

“Ahiya, Kyuhyun hyung sudah pergi?” Tanya Henry. Mengingatkanku akan keanehan pintu tadi.

“Sebentar” kataku lalu berdiri dan mengecek kamar mandi, dapur, tempat cucian dan semua seluk beluk di apartemen kecil ini.

“Opso, berarti dia sudah pergi” kataku pada Henry.

“Loh memang dia tidak pamit?”

“Aniyo, tau tau dia menghilang” kataku. Masih berfikir bagaimana dia bisa keluar kalau pintu apartemen ini masih terkunci. Kan kuncinya kunci manual, bukan menggunakan kartu dan terkunci otomatis.

“Oh begitu, aku harus berterima kasih padanya karena dia mau menemanimu. Padahal setauku dia sedang sibuk mempersiapkan bisnis barunya sebagai guru vocal di SM” kata Henry sambil berjalan ke arah ruang tv.

“loh kenapa berterima kasih? Kan dia memang punya hutang kan padamu?” tanyaku bingung.

“Hutang? Hutang apa?” tanyanya bingung

“Loh, katanya, dia mau menemaniku karena dia punya hutang padamu. Iya kan?”

“What? Hahaha. I think it’s a lie. Dia gak pernah berhutang apa apa padaku. Dan sebenarnya juga, aku bingung kenapa dia mau menemanimu. Aku sebenarnya sedikit ragu meminta bantuannya, dan berniat minta bantuan Ryeowook hyung atau Donghae hyung. Tapi ternyata dia menerima dengan lapang dada, malah dia yang mau mencarikan apartemen untukmu, dan kebetulan di depan apartemenku kosong, jadi dia yang mengatur semuanya”

Apa? Kyu oppa benar benar aneh. Untuk apa dia bohong padaku?

“Ah, begitu… Ya sudah aku mandi dulu” kataku meninggalkan Henry yang sibuk memencet mencet remot TV.

 

 

Henry POV

 

“Yeoboseyo?” kataku saat mengangkat telfon. Di layar tertera nomor kantor SM

“Henry-ya, kau di Seoul?” Tanya orang di sebrang

“Nuguseyo?” tanyaku bingung

“Aiiish, baru 1 minggu tidak bertemu kau sudah lupa padaku?”

“Kau kan menggunakan nomor kantor” kataku datar

“Ah iya aku lupa. Ini aku manager”

“Ah, hyung! Mianhaeyo. Iya aku di Seoul. Baru saja sampai kemarin sore. Waeyo?”

“Bagus kau di sini. Aku punya tawaran untukmu memulai latihan dari sekarang. Bagaimana?” memulai latihan dari sekarang? Aku kan masih di masa liburanku.

“Tapi kan aku masih liburan Hyung” jawabku jujur.

“Ne, arayo! Hajiman, kau bisa menyicil kan jadinya? Ini buat keuntunganmu sendiri. Kebetulan kau akan menjadi muridnya Kyuhyun dan Park Gaemi. Jadi karena  mereka ada di sini sekarang, kau bisa mencoba ngobrol dengan mereka dulu kan, lalu coba bantu aku atur jadwalmu. Kau juga jadi tidak perlu capek capek kebut latihan kalau kau mulai dari sekarang” jelas manager Hyung

“Oh begitu, ya sudah kita bicarakan lagi di kantor” kataku akhirnya. Aku sebenarnya tidak enak jika harus meninggalkan Sojie. Tapi benar juga, aku lebih baik menyicil latihanku dari sekarang.

 

“What’s wrong?” tanya Sojie yang sudah selesai mandi dan ternyata sudah duduk di sebelahku.

“What if, kita ke kantor SM. Kau pasti penasaran kan dengan kantor SM?” kataku semangat.

“Hm?” wajahnya tersenyum meneliti.

“Ah, okay okay. Sorry, aku harus membicarakan pekerjaanku” kataku akhirnya

“Hahaha, it’s okay. Aku ikut” kata Sojie sambil tersenyum dan berdiri.

“Really?”

“Aku siap siap dulu ya” lalu dia menghilang masuk ke dalam kamarnya. Hah, dia benar benar tidak merepotkanku.

 

 

 

Sojie POV

 

 

Aku mengobrak abrik isi tasku sekali lagi. Tetap tidak ada. Apa aku meninggalkan kameraku di mobil Kyu oppa ya?

Kesempatan yang bagus untuk menghubunginya. Ah tapi jangan sekarang, aku masih harus menunggu Henry selesai rapat dengan managernya.

 

Dari sini aku bisa melihat beberapa artis SM. Artis artis pendatang baru yang aku tidak ingat namanya, yang aku ingat hanya tadi aku bertemu dengan Sulli, Luna, Taemin dan Key. Keberuntungan besar. Haha

Mataku langsung tertuju pada satu perempuan yang wajahnya sangat familiar. Gayanya keren, dengan rambut sebahu, poni miring dan baju santaipun, dia bisa terlihat sangat keren. Kacamata yang ia pakaipun… Ah, dia! Dia yeoja yang bersama dengan Kyu oppa waktu itu!

 

“Apa yang kau lakukan disini?” aku sangat kaget saat mendengar suara namja yang sangat kukenal. Aku menoleh ke arah suara itu.

“Ah, oppa. Anyeong!” kataku sambil tersenyum ceria.

“Kau sedang apa?” tanya Kyu oppa lagi.

“Aku sedang menunggu Henry” kataku sambil tetap tersenyum, walaupun dia hanya melihatku dengan wajah datar.

Tidak kusangka, Kyu oppa tiba tiba duduk disebelahku dan bersender.

“Oppa tadi bagaimana bisa keluar?” tanyaku teringat kejadian tadi pagi.

“Hm? Ya, aku buka pintu dan keluar” katanya santai.

“Lalu kau menguncinya lagi?” tanyaku bingung

“Hah?” wajahnya menampakkan wajah bingung.

“Ah, aniyo. Abaikan saja” kataku. Oh iya, kameraku!

“Ah oppa! Apa kameraku tertinggal di mobilmu?!”

“Ne” jawabnya sambil mengambil hapenya dari kantong.

“Ah, apa aku bisa mengambilnya?” tanyaku ragu. Ia masih sibuk dengan hapenya.

“Bisa. Apa kau sudah makan siang?” tanya Kyu oppa sambil meilhatku. APA?! Apa dia akan mengajakku makan siang?!

“Ah, belum oppa belum!” jawabku tak bisa menyembunyikan semangatku. Kyu oppa tersenyum kecil. Astaga, aku baru kali ini melihat senyumnya selama aku di sini.

“Kalau begitu kita ambil kameramu, sekalian…”

“KYUHYUNAAAAH!” seseorang berteriak memotong omongan Kyu oppa. Kyu oppa mengalihkan pandangannya ke arah orang itu dan buru buru berdiri. Ah, yeoja itu lagi!

“Ah, Gaemi-ah” kata Kyu oppa dengan senyum 3 jari yang tidak pernah ia tunjukkan padaku.

“Apa kau sudah makan siang?” tanya perempuan berkacamata itu.

“Hm…” Kyu oppa menoleh padaku, lalu kembali melihat ke yeoja itu, “belum” lanjutnya sambil tersenyum.

“Ah, kajja, aku akan mentraktirmu!” katanya sambil menarik Kyu oppa. Lalu mereka mulai melangkah pergi meninggalkanku yang hanya bisa diam saja.

“Siapa itu?” aku masih bisa mendengar percakapan mereka.

“Ah, itu fansku” jawab Kyu oppa.

 

“Huuuh” aku menghembuskan napas panjang. Mungkin memang ini nasibku.

“What’s wrong?” tanya Henry yang tiba tiba sudah ada di sebelahku.

“Ah, sudah selesai?” tanyaku sambil tersenyum paksa.

“Hm, sudah. Bagaimana kalau kita makan siang?” tanya Henry sambil tersenyum menunjukkan pipi mochinya.

“Ah, kajja!” kataku langsung berdiri dan berjalan bersama Henry. Biarkanlah aku tidak bisa makan siang sekarang dengan Kyu oppa, suatu saat aku akan sarapan, makan siang dan makan malam setiap hari dengannya!

 

 

****

 

“Jadi, kau akan sering berlatih mulai besok?” tanyaku pada Henry yang sedang menyetir, dengan nada kecewa.

“Iya, maaf Sojie…” katanya lesu.

“Ah, gak apa apa kok. Kan aku ke sini tidak ada maksud merepotkanmu. Malah aku yang harusnya sangat banyak berterima kasih padamu” kataku sambil tersenyum

“Tapi aku hanya latihan maksimal 4 jam sehari kok bulan ini. Jadi, kita tetap harus jalan jalan setiap hari” katanya sambil membelokkan setirnya.

“Kau memang the best” kataku sambil tertawa kecil.

“Hahaha tentu. Oh iya, aku akan di latih vocal oleh Kyuhyun hyung loh. Berhubung dia belum ada rencana untuk berkarir lagi, jadi dia mulai melatihku sekarang” kata Henry.

“Iya? Waah. Berarti aku harus ikut terus setiap kau berlatih. Hahahahaha”

“Hahaha you babo” katanya. Aku hanya tertawa.

“Apa kau akan menyanyi dengan tetap, hmm, dance?” tanyaku

“Of course. Koreografer untuk singleku kali ini bernama Park Gae Mi. Dia sangat keren” Park Gae Mi?

“Ah, maksudmu, yeoja tinggi langsing bergaya keren dan berkacamata itu?” tanyaku

“Yup! Kau tau?” tanya Henry

“Aaa, ternyata namanya Park Gaemi?”

“Iya. Kenapa?”

“Aniyo. Tadi dia makan siang bersama Kyu oppa” kataku lesu.

“Ah… Mereka memang dekat” kata Henry datar. Dekat? Aaaaaah dekat dalam maksud apa Henryyyy?!! Rasanya aku sangat ingin bertanya begitu padanya, tapi aku tau diri untuk hanya diam.

 

“Apa kau menyukai Kyu oppa sampai segitunya?” tany Henry tiba tiba saat di lampu merah.

“Maksudmu?”

“Kau terlihat cemburu” kata Henry dengan wajah datar, tapi alisnya sedikit berkerut.

“Hah? Aaaahahahahahaha” aku harus menjawab apa? Lebih baik aku hanya tertawa.

“iya kan?” tanya Henry lagi.

“Tadi aku mau mengambil kameraku yang tertinggal di mobilnya” kataku mencoba berbohong.

“Oooh”

 

Huh, bebaslah aku dari rasa penasaran Henry. Semoga dia tidak akan pernah tau kalau aku benar benar menyukai Kyu oppa.

 

 

 

****

 

 

“Ting tong” suara bel memaksaku untuk berdiri dari malas malasanku di ruang TV. Siapa sih sudah malam begini?

Aku membuka pintu dan mendapati seorang namja yang akan selalu kunantikan dalam hidupku. Namja itu memberikanku sebuah kamera tanpa mengucapkan sepatah katapun.

“Gomawo oppa, sudah repot mengantar kesini” kataku sambil tersenyum. Aku sedikit bingung harus apa. Apa aku harus menyuruhnya masuk?

“Maaf soal tadi” katanya. Raut wajahnya sudah tidak sedingin biasanya. Apa dia sudah mulai terbiasa dengan kehadiranku?

“Ah kwaenchana oppaa. Hahaha. Ah iya, apa fotoku dan kau yang waktu di restoran juga tidak tertinggal?” tanyaku

“Hah? Molla” jawabnya sambil mengangkat bahu.

“Apa kau mau masuk?” tanyaku.

“Aniyo. Aku harus pulang. Anyeong” katanya lalu membalikkan badannya dan berjalan menjauhi pintu apartemenku. Tapi tiba tiba dia membalikkan badannya dan tersenyum padaku.

“Kalau kau besok ke SM, bawakan aku makanan, aku tidak akan sempat makan kalau kau tidak membawakannya!” teriak Kyu oppa, lalu ia masuk ke dalam lift.

 

APA APA?! Ah kakiku lemas. Aku langsung masuk dan menutup pintu kencang. Ah, aku harus beli bahan masak besok pagi, dan langsung memasak! Yayaya!

 

 

 

Henry POV

 

 

Aku membuka pintu apartemenku, berniat mengecek apakah Sojie sudah tidur atau belum saat aku tiba tiba mendengar suara yang sangat kukenal.

 

“Kalau kau besok ke SM, bawakan aku makanan, aku tidak akan sempat makan kalau kau tidak membawakannya!”

 

Kyuhyun hyung? Apa yang dia lakukan di sini? Aneh, dia kan sudah tidak ada keperluan lagi dengan Sojie. Dia seharusnya tidak perlu lagi bertemu Sojie!

 

Ah, aku ini kenapa? Haha, apa aku merasakan hal yang sama seperti Sojie terhadap Gaemi? Tapi aku merasakannya pada Sojie? Jealous? I’m jealous? It can’t be Henry…

 

 

-TBC

18 thoughts on “[Freelance] You’re Too Far part 4

  1. Xixixixi :D, si mochi jealous tuh…

    Huhuhu, kyu ntu tipe cwok yg bkin cwek pnasarn, bkin kita rela ngejar dia.. Cwok yg cool dan ga mudah ktebak.. *tipe ideal* dijitak hae

    lanjut thooor,, moga adminnya cpet pub *pdhl gw jg msh pny hutang ff*..

  2. udah baca 3 part sebelumnya.. mian baru komenn..
    keren bgt dah ff nyaa!!! XDD
    lanjutin yaa ^^

    tp aku lbh berharap si sojie ama si mochi Henry aja dripada Kyuuu..
    Kyu nya sama aku.. haha #plaaak

  3. Gyaaaa serunyaaa~
    Mian baru komen di part ini, padahal udah baca dari part 1, bacanya aja ngebut, scr baru buka WFF lagi.. :(
    Aduh demen bgt ama sikap malu2 somsenya Kyu, gemes! (?)
    Dan yg lbh menyenangkan lagi, FF ini keluarnya cepet, jadinya gak usah merana nungguin disini.. Saranghae, thor! Makin seru yah, daebbak! :D

  4. Wedaaaannnn,, enak bgt sojie skrg ada 2 namja dahsyat dkt dy!!
    Ttp kyu ama sojie! :]
    Lucu de klo mochi jealous.. hihihihi~
    Hilangkan jaim kyu!!

Comment please? ( ื▿ ืʃƪ)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s