[Freelance] You’re Too Far part 1

Super Junior Fanfiction

TITLE : YOU’RE TOO FAR…

AUTHOR : ACHIE AMAR

CAST : SOJIE, SUPER JUNIOR, etc.

GENRE : ROMANCE

RATING : G

=====================================================

At Super Show 4 Singapore

Sojie POV

Aku tidak bisa mengontrol diriku sendiri saat Kyu oppa lewat di depanku dan menyalami para ELF. Aku bukannya memberikan tanganku, aku malah memberikan sebuah surat. Entah ini keberuntunganku atau apa, tapi Kyu oppa menengok ke arahku dengan wajah bingung. Ia lalu menerima surat itu dan langsung pergi.

“BACA ITU OPPA!” teriakku dari tempatku menggunakan bahasa koreaku yang tidak begitu lancar.

Aku tidak menyangka. Sambil menyanyikan partnya dia, dia terus memegang surat dariku. Sampai partnya selesai, ia membuka suratku. Entah jantungku harus ku taruh dimana sekarang?!

Kyu oppa membaca surat itu dengan teliti. Tiba tiba Sungmin oppa datang menghampirinya dan melihat surat itu. Mereka berbicara sambil tertawa tawa. Lalu tiba tiba Kyu oppa menengok ke arahku. Wajahnya datar. Tapi tangannya melipat surat itu, dan memasukkannya ke kantong jasnya. Aku kembali mengingat isi surat itu.

Anyeong oppa! Akhirnya aku bisa melihatmu…

Saat ini pasti aku senang sekali bisa melihat suju. Tapi yang terbahagia adalah melihatmu.

Surat cinta dari ELF saat konser. Apa kau pernah mendapatkannya dan membacanya? Akan sangat senang jika kau membacanya di panggung, tapi hanya kau yang membaca.

Aku tidak ingin berbicara panjang lebar, aku hanya ingin memberi tahumu bahwa aku, adalah orang yang sangat mencintaimu dan berjuang mempertahan hidupku karenamu. Terima kasih kau sudah menjadi malaikatku.

Semua orang yang menyukaimu pasti menyangka kau sangat sempurna, maka kau selalu di sebut sebut laki laki sempurna, atau bahkan malaikat, sama sepertiku menyebutmu.

Tapi aku, aku tau, banyak kekurangan di dirimi. Aku bisa dengan mudah menemukannya karena aku sangat mencintaimu. Tapi bukannya aku langsung berhenti, aku malah semakin menyukaimu. Kau menjadi malaikatku dengan ketidak sempurnaanmu. Dan aku harap, suatu saat aku bisa menjadi malaikatmu.

 

Saat kau susah dan terjatuh, ingatlah, ada seorang perempuan yang sangat mencintaimu yang selalu bangun setiap pagi dan berdoa untukmu. Jangan pernah menyerah oppa J

 

@sojieAK

Entah aku harus berekspresi apa. Begitu saja aku sudah cukup senang. Semoga dia tidak membuang surat itu. Walaupun aku tidak berhasil memberikan cincinku padanya, paling tidak, surat itu sampai.

****

Keesokan harinya…

Hari yang sangat kacau. Bukannya aku tidak senang karena waktu penerbanganku dan Super Junior sama, bukan. Tapi aku merasa pusing karena terlalu banyak ELF berkeliaran. Aku pusing sekali jadinya.

Aku memutuskan untuk ke toilet sendirian tanpa memperdulikan 3 temanku yang kebingungan aku pergi secara tiba tiba. Aku membasuh wajahku berkali kali sampai aku merasa lebih segar. Setidaknya, dengan begini aku tidak terlihat terlalu kecapean. Wajahku jadi terlihat sedikit segar.

Setelah mengelap wajahku dengan tissue, aku keluar dari toilet dengan lunglai. Tapi kelunglai-an itu berubah menjadi kekagetan yang sangat saat aku melihat seseorang yang sangat familiar di depan pintu toilet laki laki. Walaupun dia memakai kacamata hitam, bibir, hidung, postur tubuh dan rambutnya sangat mudah dikenali.

Laki laki itu berjalan meninggalkan toilet. Aku langsung berfikir cepat dan berjalan cepat ke arahnya.

“Henry!” teriakku tertahan. Aku takut orang di sekitar menyadari keberadaannya juga.

“Henry wait!” teriakku lagi saat sadar langkah kaki Henry menyepat.

“I won’t disturb you, I just have to say something really important and I really need your help!” aku bicara tidak terlalu keras agar tidak menarik perhatian orang dan memastikan Henry dapat mendengarnya.

Henry tiba tiba membalikkan badannya.

“Why?” katanya. Ah, apakah ini mimpi?! Aku berbicara dengan Henry Lau!

Aku cepat cepat mengembalikan kesadaranku dan berjalan ke depannya.

“Ah thanks god you speak in English. Can you give this to Kyu oppa? I want to give this to him last night, but I don’t have a chance” kataku cepat cepat, takut dia dikejar waktu. Aku mencopot cincinku dan memberikannya pada Henry. Henry bingung dan melihat ke cincin berukiran ‘KYU’ dalam huruf hangul itu. “Ah dan aku mohon kau konfirmasi ke…” aku mengambil spidol di dalam tas kecilku. Aku menarik tangannya dan menulis ‘@sojieAK / sojieAK@gmail.com’

“Hey kenapa kau menulis di tanganku?!” tanyanya seperti sedikit kaget dan bingung dan kesal.

“Ah, so sorry. Aku takut kau lupa konfirmasi. Ini emas asli dan aku membelinya pakai uang tabunganku. Tolong. I’m begging for your help.” Kataku memelas.

“Aku harus pergi” katanya.

“Ah okay. Ohiya ini buatmu!” Aku mencopot syal batikku dan mengalungkannya padanya. “Bye!” aku langsung pergi meninggalkannya. Bukannya apa, aku takut dia mengembalikan lagi cincin itu. Jadi mau tidak mau kan dia akan memberikan cincin itu. Ya kan?

Henry POV

Bukannya aku yang pergi, tapi kenapa perempuan aneh itu yang pergi?! Aku merasa aneh sekarang. Ah aku harus segera berkumpul lagi dengan para member dan staff.

Karena aku tidak sanggup menahan hasrat ingin ke toilet, maka aku kabur ke toilet dengan kenekatanku. Dan ternyata kenekatanku hanya berdampak buruk pada tanganku. Ya, tanganku jadi dicoret coret oleh cewek aneh itu. Hm, sebenarnya tidak sepenuhnya aneh.

Aku memegang syal yang kupakai dan menciumnya. Wangi sekali, wanginya lembut dan enak. Hah perempuan aneh. Aku lalu melihat ke tulisan di tanganku. Apa namanya Sojie? Hm, aku tidak tau.

Aku kebetulan duduk bersama Kyuhyun hyung di pesawat. Aku jadi ingat perempuan tadi. Aku merogoh sakuku, mengambil cincin emas tadi. Aku melihat ke cincin itu. Aku baru menyadari bahwa di dalam cincin itu ada tulisan sesuatu, aku melihatnya. SojieAK and GaemGyu? Apa dia benar benar membeli ini dengan tabungannya? Apakah dia sebodoh itu? Benar benar kejam! Aku hanya diberi syal?!

“Apa itu?” Tanya Kyuhyun hyung padaku dan melihat ke arah cincin yang kupegang.

“Ah, ini.” Aku memberikannya padanya. Kyuhyun hyung mengamati cincin itu. Lalu seketika matanya melotot.

“Henry-ya, apa… kau gay?” bisik Kyuhyun hyung

“MWO?!” teriakku kaget.

“Ya! kau yang memberikanku sebuah cincin berukiran namaku! Apa itu namanya normal?!”

“Hyung! Perhatikan dulu cincin itu! Itu bukan dariku!” teriakku kesal. Oh my god, ada apa dengan orang orang korea?! Seharusnya aku yang meragukan apakah dia normal atau tidak!

Kyuhyun hyung menyadari ada ukiran di dalamnya. Tapi ia tidak bicara apa apa. Hanya mengamati dan diam.

“Dari mana kau dapat ini?” tanyanya akhirnya.

“Tadi saat aku ke toilet, aku bertemu dengan seorang perempuan. Sepertinya umurnya jauh lebih muda dari kita. Dia memberikan itu untukmu. Dan hanya memberikan ini padaku” kataku sambil menunjuk syal yang masih kupakai.

“HUAHAHAHAHAH! Sabar ya, Kyuhyun dan Henry memang memiliki charisma yang berbeda” katanya. Ah memang, mengesalkan saja.

Ah! Aku ingat. Aku harus memberikan konfirmasi padanya. Apa lebih baik aku email ke dia atau ke twitternya? Ah sepertinya twitter akan lebih menyenangkan.

“Hyung, aku harus konfirmasi. Cepat foto dengan cincin itu” kataku. Kyuhyun hyung lalu mengangkat cincin itu tanpa memakainya dan tersenyum pada kamera hapeku.

Kyuhyun hyung and a gift from ELF. What a lucky him got that ring. Haha. Should get something like that in the future http://www.twitpic.com/kajgdhw

Setelah mentweet itu, aku langsung go to user, @sojieAK.

Aku melihat profilenya sebentar. Tertulis nama aslinya. Oh jadi AK adalah inisialnya. Tapi di bionya tertulis So Jie imnida. Dalam tulisan hangul. Oh, sojie nama koreanya?

Aku lalu memutuskan untuk mengirim direct message karena ternyata dia memfollow-ku di twitter.

I’ve give it. You can see in my twitter. Haruskah aku mengharapkan sebuah kata terima kasih? Hahaha

Setelah mengirim direct message, aku baru ingat bahwa aku tidak memfollow dia. Ah, aku rasa aku harus memfollownya sementara. Hanya ingin lihat dia akan balas apa.

Setelah mengklik follow, aku melihat foto avatarnya. Hm, cantik juga. Apa dia benar orang Indonesia? Tidak terlihat seperti itu. Wajahnya cantik dengan rambut panjangnya. Tapi aku yakin wajahnya bukan wajah orang Indonesia.

Saat aku berniat exit twitter, ternyata sudah ada balasan. Aku membuka direct messageku.

Kau memfollowku? Segitunya ingin mendapatkan kata terima kasih? Hahaha. The fact is, I don’t know what to say. I think thanks is not enough. Oh my god, thank you so much Henry. Is it okay to call you just Henry? Cause we’re not Korean, I think it’ll be okay for you rite? So, what do you want from me? I really think that thank is not enough.

Aku tertawa sendiri mebacanya. Aku menengok ke arah Kyuhyun hyung. Dia tertidur? Dasar. Aku melihat ke jarinya. Dia memakai cincin itu? Wah, aneh. Jarang sekali dia memakai hadiah dari fans. Ah mungkin dia takut hilang karena itu emas asli.

Ya, aku memfollowmu untuk tau kau akan balas apa. Hm, I don’t know. Cukup anggap saja itu hutangmu. Suatu saat kau harus membayarnya kalau kita bertemu lagi. Tontonlah konser selanjutnya. Terutama suju m. Haha. Btw, can I ask you something? Are you really Indonesian?

Sent. Dan aku tanpa sadar menunggu balasannya.

Baiklah. Aku berharap kita bertemu lagi. Karena jujur saja, aku juga fans beratmu. HenKyu untuk suju-m! Hahaha. Ya, aku lahir di Indonesia dan hidup di Indonesia. But the truth is, I’m mix. Haha. So I’m not confused why you ask about that. Tapi aku benar benar orang Indonesia.

Pesawat sudah mau take off. Terpaksa aku mematikan hapeku. Ah, apa benar dia fansku? Tidak terlihat seperti itu. Hm, ternyata dia menyenangkan. Akan kubalas lagi nanti.

2 tahun kemudian….

Aku baru saja tiba di Canada. Semua pekerjaanku sudah selesai di korea karena vakum Super Junior. Ya. Super junior vakum setelah 8 tahun menguasai perindustrian musik Asia. Alasan kami vakum juga bukan karena kemauan kami, tapi kemauan negara itu. Dari 15 member, 1 orang keluar pada tahun 2010 (han geng hyung), 1 orang wamil pada tahun yang sama (kangin hyung), 2 orang wamil pada 2012 (eteuk hyung dan yesung hyung), dan 4 orang lagi wamil pada 2013 (shindong hyung, sungmin hyung, eunhyuk hyung dan siwon hyung). Tidak mungkin kami bisa melanjutkan lagi tanpa mereka. Jadi, karena vakum atau yah bisa dibilang, bubarnya Super Junior, kami memulai pekerjaan kami masing masing. Dan aku, memilih untuk melanjutkan pekerjaanku sebagai pemusik di korea dan china dengan album soloku. Tapi sebelum persiapan itu semua, aku mengambil liburan selama 3 bulan. Waktu yang cukup lama bukan?

Saat aku sampai di rumah orang tuaku, aku membuka twitterku. Seperti biasa, sangat banyak mention dari fans fans setiaku. Tapi ada direct message?

Henry! Sudah lama tidak contact! Apa kabarmu? Where r u now? Sangat sedih mendapati sudah jarang ada info mengenai Super Junior. Huhuhu. Sebenarnya aku ingin memberi taumu, bahwa besok aku akan tiba di korea. Malam ini aku berangkat. Kekeke apa kau bisa menjemputku di bandara? Aku benar benar buta korea L

Sojie ke korea?! Besok dia akan sampai?! Apa apaan ini?! Aku baru saja sampai di Canada! Yah. Semenjak hari itu di bandara, aku dan Sojie menjadi teman. Dia adalah seorang perempuan yang sangat baik dan asik. Bahasa inggrisnya juga sangat baik dan bahasa Koreanya juga. Semakin lama, foto fotonya menunjukkan kecantikkannya bertambah. Membuatku sering tersenyum sendiri mengingat kebodohannya 2 tahun yang lalu. Pertemuan kami satu satunya. Ah apa yang harus ku lakukan? Ah aku tau. Sekali kali aku ingin memberinya hadiah.

Aku di Canada! Kenapa kau tidak bilang?! Aku baru saja sampai tidak ada satu jam yang lalu! Haruskah aku memberimu hadiah krn kedatanganmu? Hm, cause I can’t pick you up, I’ll send my friend there to be your tour guide in 4 days. And I’ll be there soon! How bout that? See you soon Sojie!

Sent. Dan aku menekan tombol hapeku, nomer international, Korea.

Sojie POV

 

 

Aku menginjakkan kakiku untuk pertama kalinya di Seoul. Kota impianku. Hari ini, aku akan di jemput oleh… aku tidak tau siapa. Yang jelas dia teman Henry. Sebuah keberuntungan terbesar dalam hidupku bisa mengenalnya. Dan sebuah impian yang sangat besar untukku dapat bertemu lagi dengannya, secepatnya!

Tapi sebenarnya, impian terbesarku bukan itu saat ini. Aku sangat ingin mengetahui dimana Kyuhyun oppa. Jadi saat aku bertemu Henry, aku bisa tau Kyu oppa di mana kan?

Aku melihat namaku di tulis. Bukan namaku sebenarnya. Namaku yang orang orang tau. SO JIE AK terpampang dengan jelas. Aku berjalan ke arah orang itu. Membungkukkan badanku dalam dan tersenyum. Orang itu memakai hoodie, kacamata hitam dan masker. Seluruh bagian wajahnya tidak dapat dilihat.

Orang itu diam saja dan tidak mengatakan apapun.

“Kau mencariku. Aku teman Henry dari Indonesia. Aku bisa bahasa korea, jadi kau tidak usah khawatir untuk bicara denganku” kataku sambil tersenyum. Orang itu hanya mengangguk dan mengambil salah satu koperku dan membawakannya. Orang yang aneh. Apa dia sedang sariawan?!

Karena aku akan di korea untuk waktu yang lama, aku telah disiapkan sebuah apartemen kecil yang disewakan oleh orang aneh ini. Orang aneh itu memberikan kunci apartemenku. Aku hanya mengangguk, karena aku jadi tidak enak sendiri kalau bicara. Apa apaan Henry?! Memberikan aku tour guide seperti dia?

Orang itu mengetik sesuatu di handphonenya. Membuatku semakin bingung. Kenapa dia tidak langsung pergi? Lalu tiba tiba dia menyodorkan hapenya padaku dan menunjuk layarnya. Aku melihat ke layarnya.

Aku sedang sakit gigi. Maaf. Besok aku akan datang lagi

“OOOH kau sedang sakit gigi?! Kenapa tidak bilang dari tadi?! Ah iya kau tidak bisa bicara ya? ya sudah, kau pulang saja dan istirahat. Besok kau kesini kan? Terima kasih sekali ya hari ini” kataku semangat dan ceria. Ternyata dia bukan orang aneh, tapi dia memang sedang sakit gigi. Kasian, Henry pasti memaksanya. Orang itu mengangguk dan menutup pintu apartemenku.

Aku memandang ke apartemen kecil baruku. Sudah terisi komplit perabotan. Karena memang ini apartemen sewaan. Aku menarik nafasku dalam dalam. Hari pertamaku di negaranya. Kyu oppa. Aku akan datang padamu…

Kyuhyun POV

Aku memandang ukiran nama didalam cincinku. Lalu aku menoleh ke arah karton di kursi sebelahku. Sojie. Aku tau dia. Itulah sebabnya aku mau menerima tawaran Henry. Menjadi tour guidenya selama 4 hari? Aku tidak yakin. Aku bukan sakit gigi. Aku hanya tidak mau dia mengenaliku sekarang. Mungkin besok. Atau mungkin aku tidak datang saja besok?

Hm, ternyata benar. Dia perempuan yang sama dengan perempuan yang memberikanku surat di SS4 itu. Dia terlihat banyak berubah…

Sojie POV

 

 

Aku mengaduk aduk isi koperku. Hah, pasti setelah ini akan sangat berantakan. Aku juga tidak yakin apartemen ini akan serapih ini dalam 1 minggu ke depan. Nah ini dia! Sweeter kesayanganku. Sweeter hitam rajutan yang sangat hangat. Mungkin di sini tidak terlalu dingin bagi orang koreanya sendiri. Tapi menurutku, di sini sangat dingin. Huh. Apalagi masih awal musim semi.

“TING TONG” terdengar suara bel dari pintu. Ah itu pasti teman Henry yang kemarin! Aku membuka pintu apartemenku dan mendapati…

****

Aku membuka mataku dan kepalaku terasa sangat berat. Hah, kenapa ini?! Aku melihat sekeliling. Dimana ini? Ah iya, aku kan di korea. Dan ini di apartemen… APARTEMEN?! TADI?! AKU KENAPA?! BISA ADA DISINI… TADI?!

Aku langsung loncat dari kasurku. Walaupun masih terasa sedikit pusing, aku harus menguatkan diriku dan meyakinkan bahwa ini bukan mimpi!

Aku membuka pintu kamarku dan mendapati seorang laki laki dengan kemeja putih yang tangannya dilipat, dan celana jins sedang menghadap ke arah meja makan. Apa dia hanya mirip…

Aku melangkahkan kakiku. Dan saat itulah dia membalikkan badannya. Aku merasa take bertulang saat itu, tapi tidak tau kenapa aku masih bisa berdiri dengan tegaknya melihat langkah orang itu.

Laki laki itu menyodorkan gelas padaku. Aku tidak dapat berbuat apa apa selain menerimanya. Dia menyentuh jidatku. APA?! MENYENTUH JIDATKU?!

“Badanmu tidak panas. Itu air madu. Katanya bagus untuk orang yang baru sadar dari pingsan” katanya

“Apa kau…” aku tergugup dan tak bisa melanjutkan kata kataku.

“Maaf kemarin aku tidak memperkenalkan diriku. Choneun Cho Kyu Hyun imnida, akan menjadi tour guidemu mulai hari ini dan 3 hari ke depan” dia membungkukkan badannya dan aku hanya bisa diam menatapnya di depanku. Apakah ini pertanda kalau mimpiku, akan menjadi nyata?

-TBC

22 thoughts on “[Freelance] You’re Too Far part 1

  1. Aaa…
    Iri deh !
    Enak bgt bsa temenan ma henry dket ma kyuhyun >.<
    Tpi,asli deh ffnya keren abis
    Lanjutkan,jngan lma2 ya unnie :)

  2. Aku kayanya udh pernah baca deh disini jg dan udh sampe beberapa part tp lupa judulnya sama apa beda T_T aku penasaraaaaan. Lanjutannya dooooong

  3. wow!

    Kira2 hati seoji masih buat Kyu gak?
    Trus Kyu suka ma seoji apa gak?
    Henry gimana?

    Dilanjut ya chingue,
    ditunggu next partnya

  4. WOW! Cho Kyuhyun! (o_0)
    Evil vs. Mochi!! Nice…

    henry oppa sbel de agak galak gtu! ~_~
    Ud pko’a gmw tw seoji kudu musti wajib balik ama kyu! Henry ama akuh ^_~ *PLETOK*

    LANJUUTT~

  5. hya. . .jangan nyampe SUJU jadi kayak gitu!
    ceritanya bagus. . .beneran deh. .
    aku juga mau dpet tour guide kyuhyun oppa
    hehe
    aigo. . .lanjut lanjut

  6. pengen punya tour guide kaya kyu :D
    henry nya ga suka sama seoji kan cuma temen aja kan? henrynya buat aku aja #plak
    ffnya seru lajutannya jgn lama lama ya thor
    two thumbs up buat author :)

  7. Huaaaa, critanya seru niihhh… Ntar si sooji *bner ga tuh nulisnya?* jadi ma sapa ya?? Ma kyu ya thor?? Tp low jdi ma kyu ksian si moci.. *nglus pala moci*

    yaudah deh, dripad byk cingcong mending lngsung ke next part’y..

Comment please? ( ื▿ ืʃƪ)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s