[Freelance] I Feel Them Feel, Yeobo

Author: Kang Hyun Rim (putrimrim)

Main cast: Kim Jong Woon (Yesung), Kang Hyun Rim

Support cast: Kim Hyerin

Rating: G

Genre: Romance, geje, curhatan abal-abal :p

Warning: gak jelas, pendek, banyak typo.

Ps: annyeong, ini Cuma drabble gak jelas. Kalau gak suka maaf deh, aku Cuma bisa bikin kayak gini. Tapi kalau yang udah baca makasih banyak ya, aku terharu :’) ah ya. leave comment please, aku mau tau pendapat kalian tentang FF-ku

Disclaim: Yesung punya Tuhan dan orang tuanya tentu saja. Hyun Rim hanya imaginer cast kok ^^v

Selamat membaca

*****

Hyun Rim menghentikan langkahnya di depan sebuah gedung yang selama hampir satu tahun ini sering dia kunjungi. Tempat dimana dia bisa mengenal lebih jauh tentang keluarga kebanggaan Yesung, kekasihnya. Tempat yang semula ramai oleh beberapa orang yang tengah menyantap makan siang mereka itu kini sepi. Hyun Rim tak melihat lagi gadis-gadis yang biasannya berdiri di depan pintu restaurant untuk menanti idola mereka datang ke restaurant miliknya ini.

Restaurant ini telah resmi ditutup beberapa minggu yang lalu oleh Yesung. Hyun Rim tidak mengerti kenapa pria ini menutup restaurant-nya, dia selalu menolak menceritakan hal ini pada Hyun Rim. Kecewa? Tentu saja, di restaurant ini Hyun Rim bisa mengenal lebih jauh tentang Yesung dan keluarganya yang hangat. Karna tempat ini dia bisa dekat dengan ayah-ibu Yesung serta Jong Jin, adik laki-laki Yesung. Meskipun dia dan Jong Jin satu kuliah, bahkan satu fakultas tapi mereka berdua tidak saling mengenal sebelum Yesung membawa Hyun Rim ke restaurant ini dan memperkenalkannya sebagai kekasihnya.

Banyak kenangan di restaurant ini, terlalu banyak sampai Hyun Rim sendiri sempat tidak terima saat dia tau Yesung menutup Baptol. Hyun Rim memang tidak tau apa yang Yesung pendam tapi dia yakin pria itu menyembunyikan sebuah masalah besar.

Berawal dari dia melepaskan Ddangkoma, lalu sekarang menutup Baptol. Pasti ada alasan lain selain karna Ddangkoma yang sudah terlalu besar atau orang tua yang Yesung yang kelelahan mengurus restaurant ini. Hyun Rim mengenal baik sosok ibu Yesung. Sama seperti anaknya, beliau bukanlah orang yang suka mengeluh. Orang yang selalu melakukan apapun sebaik yang dia bisa.

Hyun Rim memang penasaran dengan apa yang terjadi pada kekasihnya. Tapi dia tidak mau memaksa Yesung memberi tahu-nya apa yang terjadi. Tidak, dia tidak mau menambah beban kekasihnya.

Hyun Rim tau ini salahnya juga karna beberapa bulan terkahir gadis ini harus bolak-balik Jepang-Korea untuk menyiapkan debut SHINee disana. Dia tidak punya cukup waktu sekedar untuk mendengar cerita Yesung. Tapi dia tidak bisa melepaskan pekerjaan ini. setidaknya hanya pekerjaan ini yang bisa membuatnya dekat dengan Yesung tanpa dicurugai.

“sedih ya rasanya?” Hyun Rim tersentak kaget saat sebuah suara terdengar di sebelahnya. Hyun Rim memutar kepalanya ke kanan dan mendapati seorang gadis tengah menatap titik yang sama dengannya, Baptol. “aku dulu sering kesini, karna ini satu-satunya tempat yang memungkinkanku bisa bertemu dengannya. tapi sekarang… hhh”

Kerutan di dahi Hyun Rim perlahan menghilang setelah dia mengerti apa yang dibicarakan oleh gadis di sebelahnya, “lalu, kau pernah bertemu dengannya?” tanya Hyun Rim.

Gadis itu memutar kepalanya menghadap Hyun Rim lalu tersenyum manis, “tidak” jawabnya lalu memutar kepalanya lagi ke Baptol, “tapi aku sudah merasa bahagia. Setidaknya aku tau dimana dia dibesarkan, dan bagaimana dia hidup”

“kau pasti sangat mencintainya, benar?”

“hem, dia yang menunjukkan padaku bagaimana hidup itu, terlalu banyak pelajaran berarti yang dia berikan dari perjalanan hidupnya”

Hyun Rim menganggukan kepalanya, gadis itu benar. Semenjak mengenal Yesung, Hyun Rim memang lebih mengetahui seperti apa hidup itu dijalani. Tni. Tanpa mengeluh, tanpa putus asa, dan semuanya akan berakhir indah seperti yang kita inginkan. Tuhan tidak pernah tidurkan? apalagi untuk hamba-hamba-Nya yang tidak pernah menyerah.

“kau tau? aku rasa dia sudah memiliki kekasih” suara gadis itu membuyarkan lamunan Hyun Rim, gadis ini, memngejutkan. Bagaimana dia tau?, “kau tau? yesung oppa bukan lagi remaja yang main-main dengan hidupnya. Memiliki kekasih bukan lagi hal aneh untuknya, yah meskipun dia seorang superstar. Tapi, hah entahlah aku merasa Yesung oppa bukanlah milik kami lagi.Adaorang lain yang memiliki dia seutuhnya”

“kenapa kau berbicara seperti itu? apa kau pernah melihatnya membawa seorang gadis ke sini?”

“aniya, dia tidak pernah membawa seorang gadis pun kesini. Tapi aku hanya merasa senyuman itu bukan lagi dia tujukan hanya untuk kami. Seluruh tubuhnya serasa dimiliki seseorang. Aku berlebihan ya? Tapi, itulah yang ku rasakan. entah benar atau tidak, aku malah merasa seluruh member Super Junior itu sudah memiliki seseorang yang begitu berarti dihidup mereka. Orang yang akan menemani mereka bahkan saat kami, para fans. Sudah tidak berdiri disisi mereka lagi”

Hyun Rim menundukkan wajahnya, gadis ini benar. Seutuhnya benar, member lain memang sudah memiliki orang lain yang mereka percaya untuk menemani hidup mereka. Hyun Rim merasa berdosa, bagaimana dia tega menipu gadis-gadis diluarsana? Mereka –Hyun Rim dan para fans- mencintai orang yang sama. Tapi kenapa hanya Hyun Rim yang bisa memiliki pria itu? sedangkan para fans yang mencintai Yesung lebih besar disbanding dirinya hanya bisa menatap pria itu dari jauh. Tanpa bisa berdiri di dekatnya, apalagi menyentuhnya. Hyun Rim tau rasanya, menyakitkan.

“jika, apa yang kau katakana itu benar. Apa kau bisa menerimanya?” tanya Hyun Rim pelan.

Terdengar lenguhan nafas panjang dari gadis di sebelahnya sebelum dia menjawab, “awalnya mungkin berat. Tapi aku akan mencoba untuk menerima. Dia manusia biasa, hidupnya bukan hanya untuk menghibur kami. Dia butuh seseorang untuk menjaganya setiap saat, dan yang jelas itu bukan kami”

Tak ada jawaban dari Hyun Rim, gadis itu mati-matian menahan air matanya. Lihat, betapa kejamnya dia? Bagaimana dia tega bertindak egois dengan memiliki Yesung padahal di luarsanabanyak gadis yang mencintainya bahkan lebih besar dibanding rasa cinta Hyun Rim. Gadis yang rela menyia-nyiakan waktu dan tenaga mereka untuk berdiri di depan gedung SM. Berharap salah satu dari idola mereka lewat di depan mereka. Hanya sebatas itu dan mereka akan merasa sangat senang.

Hyun Rim merasa malu, selama ini dia hanya peduli pada SHINee. Dia salah, meskipun dia memang bekerja sebagai manager SHINee. Tapi dia punya kekasih yang harusnya mendapatkan perhatian lebih darinya. Jinki benar, hidup Hyun Rim bukan hanya untuk mengurus kelima bocah itu. selama 3 tahun ini apa yang dia berikan untuk Yesung? Tidak ada. Dia hanya sibuk mengurusi keperluan Taemin tanpa ingat bahwa ada orang lain yang harusnya juga dia perhatikan seperti dia memperhatikan Taemin.

“ah, sepertinya aku harus pergi. Senang berbincang denganm… errr”

“Hyun Rim, namaku Hyun Rim, neo?”

“Kim Hyerin. Sampai bertemu lagi, eonni”

“ne. sampai jumpa. Terimakasih untuk semuanya, Kim Hyerin”

*****

Hyun Rim langsung memeluk Yesung ketika pria itu membukakan pintu dorm-nya. Dia tidak peduli jika ada orang lain yang melihatnya. Saat ini yang dia tau hanya satu, menghabiskan waktunya sebanyak yang dia bisa bersama Yesung sebelum dia –lagi-lagi- harus bolak-balik Jepang-Korea.

Yesung yang mendapat pelukan tiba-tiba seperti ini hanya dapat terpaku ditempat. Dia sudah berusaha melepaskan tangan Hyun Rim dari pinggangnya namun yang terjadi gadis itu justru makin mengeratkan pelukannya, “hey, kau kenapa? Apa ada yang mengganggumu?”

Tak ada jawaban, Hyun Rim malah makin membenamkan kepalanya kedada bidang Yesung dan menangis disana. Dia tidak peduli jika airmatanya membuat kaus oblong yang Yesung kenakan basah. Yang dia tau hanya, dia bisa merasakan kehangatan tubuh pria itu dan semuanya sudah lebih dari cukup.

“Hyunnie, ceritakan semuanya di dalam ya? di sini terlalu berbahaya” ujar Yesung lembut. Dia lalu membawa Hyun Rim yang masih ada dalam pelukannya untuk masuk ke dalam ruang keluarga dorm-nya.

Dengan perlahan dia mendudukan tubuhnya –dan Hyun Rim tentu saja- diatas sofa. Dia mengusap belakang kepalan Hyun Rim dan sesekali mencium puncak kepala gadis itu. dia akan menunggu gadis ini tenang sebelum menuntutnya untuk menceritakan apa yang terjadi.

“mianhe appa, jeongmal mianata” ucap Hyun Rim lirih setelah beberapa menit berlalu. Dia melepaskan pelukannya dan menangkupkan wajah Yesung dengan tangannya, menatap dalam mata pria dihadapannya.

“mianhe wae? Kau tidak melakukan kesalahan apapun, eomma”

“aniya, banyak sangat banyak kesalahan yang ku lakukan. kepadamu, kepada fans-mu. Aku berdosa appa, aku tidak bisa melakukan yang terbaik untukmu”

“apa maksudmu? Kau tidak perlu melakukan apapun. Cukup berdiri di sisiku, cukup itu saja”

“tapi aku… aku menipu mereka, aku egois. hanya aku yang bisa memilikimu. Hanya aku yang bisa menyentuhmu semauku. Sedangkan mereka yang bahkan lebih mencintaimu tidak bisa melakukan apapun. Harusnya kau bisa mendapatkan wanita yang lebih baik dibanding aku”

“berhentilah berbicara seperti itu, eomma. Aku tidak suka. mungkin diluarsanamemang banyak yang lebih baik. Tapi aku memilihmu, itu berarti kau adalah yang terbaik dari pada yang lain. Jangan merasa kau rendah, karna itu sama saja dengan menyakitiku, arra?”

“geundae appa…”

“geuman, kau hanya perlu tau. satu-satunya gadis yang dapat membuatku nyaman itu kau. Aku tidak peduli meski banyak gadis lain yang lebih baik”

“appa, saranghae. Aku berjanji aku akan memberikan lebih banyak perhatianku untukmu. Aku tidak akan kalah dengan fans-fansmu disana”

“na do, na do saranghae”

****

Hyerin benar, awalnya mungkin akan susah bagi seorang fans untuk menerima idola-nya memiliki seorang kekasih. Tapi lama-kelamaan mereka pasti mengerti jika idola-nya itu sama seperti mereka, manusia biasa yang memerlukan orang lain untuk kelangsungan hidupnya.

Jangan difikir menjadi kekasih mereka juga merupakan hal yang paling membahagiakan di dunia. Mereka memiliki beban yang berat, ratusan bahkan mungkin ribuan orang mempercayainya untuk menjaga orang yang mereka cintai. Dan itu bukanlah hal yang mudah.

Belum lagi mereka harus melihat kekasih mereka bersama orang lain. Mau marah, tapi pada siapa? Mereka tidak bisa menyalahkan profesi yang ditekuni kekasihnya. Dari awal mereka sudah tau pekerjaan kekasihnya dan mereka harus menerima segala resiko yang ditanggung.

Cinta hanya tidak cukup. mereka butuh kepercayaan, dan waktu yang cukup untuk bisa menjalani hubungan yang baik. Yang jelas rintangan yang harus mereka lalui dua kali lebih besar dibanding pasangan lainnya.

THE END

Akh aku minta maaf. Aku cuma mau berbagi apa yang mengganggu fikiranku belakangan ini. T.T

Gimana ya kalau memang bias-ku punya pacar? Kayak apagayamereka pacaran? Apa sifatnya sama seperti yang ditunjukkin di depan kamera?

Himnae, sekian FF dari saya. Terimkasih udah mau baca apalagi kalau mau ninggalin komen, maaciuw :3

-Kang Hyun Rim-

13 thoughts on “[Freelance] I Feel Them Feel, Yeobo

  1. Yeees..the first..!!! (˘̩̩̩.˘̩ƪ) sumpah aku pengen nangis bca ff km cingu… Aku jg ngrasain kyak gt, bertanya-tanya gmana kalau akhirnya mereka(terutama yeppa) memutuskan untuk menikah dg yeoja pilihannya… Apa aku bisa lapang dada menerimanya.. :'(…

  2. keren chingu T.T
    gimana ya klo Yeppa bneran punya yeoja-chingu?
    Gak kebayang galaunya :’)
    #ga nonton KIMCHI aja galau sama nangisnya kaya gini.
    tp bnr kata Hyerin, kita harus bisa menerima apapun keputuan idola kita :)

    daebaak chingu!!!

  3. Huaaa jd pgn nangis… Aku g tau gimana jadinya kalo biasku bkal pny pacar / nikah sm cewek lain.. Deket sm cewek lain aja udh gregetan -,-

  4. Ini kayanya curahan hati semua org yg suka kpop deh. Tp kalo emg seandainya bener jg emg mau diapain lg ya, kita cuma bisa dukung mereka aja. Nice FF author :D

  5. sdih dan kcwa kalo slh satu idola qta mtsin pny pcr atau mau nkah ,tp bner mrka jga manusia biasa yg ingn pny tman bwt jlnin hdup .
    Aku sbg kpopers hny bsa berdoa bwt idola qta smga dpt yg trbaik .

  6. Jujuuur,, aku jgg ngerasain hal yg sama author. Aku slalu sja gag terima biasku (kyuppa) dket sma cewe manapun. Walopun skedar ngobrol ato jd psangan di acra2. Ak psti lngsng nge-judge yg jelek2 ke cwe itu+ngebenciny. Aneh kan? Tp skrng aku sdr kyuppa pny hidup dn suatu saat nnti dy akn memilih sseorg cewe sbgai psangan hdupny.

  7. Aku stuju banget, kta sbgai fans gk boleh sedih klo idola kta pnya pacar, krena sharusnya kta ikut seneng klo idola kta bahagia dngan pasangannya…
    Stuju gk???

  8. annyeonghaseyo buat semuanya yg udah mau baca ff-ku padahal abal gini ff-nya hahaha
    aku ampe seneng banget pas liat ada komen disini ahahaha *author lebay*

    thanks for komen and like :D *chu~

    ah buat yg galau kimchi. Cheer up say, kita pasti punya kesempatan lain kok buat ketemu mereka. Fighting \\^o^// *menghibur diri sendiri

  9. Bener,
    ini curahan hati kpoper yg ada di dunia akhirat(?) dweh,
    hahaha
    thats why stop bashing smua yeoja yg dket sma idol, idol qt itu manusia biasa, gak lebih. Mereka hanya lebih karena talent mereka.
    They need somebody to take care their live!
    *ngeGALAU

  10. Bener,
    ini curahan hati kpoper yg ada di dunia akhirat(?) dweh,
    hahaha
    thats why stop bashing smua yeoja yg dket sma idol, idol qt itu manusia biasa, gak lebih. Mereka hanya lebih karena talent mereka.
    They need somebody to take care their live!
    *ngeGALAU xD

Comment please? ( ื▿ ืʃƪ)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s