[Freelance] My Story

Title : My Story

Author : niebum

Main Cast :

Choi Minho

Rating : PG 13

Genre : Romance

Ps : FF ini udah pernah aq publis di FB aq sama di blog aq http://mykpopzone.wordpress.com/ .. n mian kalau ff ini lagi2 ceritanya kecepetan kayak ff aq biasanya.. hehe..

 

Tahun 1996

 

“minna kamu mau gag jadi pacar aku??”

“aku mau minnie”

“berarti mulai sekarang kita pacaran yah,, tapi jangan bilang siapa – siapa kita sembunyi – sembunyi ajah”

“oke Minnie”

 

****

Tahun 2011

 

Gubraaak…

“Aduuuuh”

Sumpah sakit banget, bisa – bisa nya aku jatuh dari tempat tidur. Dan lagian kok bisa – bisanya aku mimpi kayak gitu. Itu kan kejadian udah lama, aku yakin dia juga pasti udah gag inget. Apalagi kalau liat gimana hubungan aku ma dia sekarang.

“minnaaa!! Ayo cepet bangun, nanti kamu kesiangan” teriak seseorang yang hampir setiap pagi aku dengar.

“iya umma, aku udah bangun ko” jawabku lalu langsung pergi mandi karena hari ini aku ada kuliah pagi.

 

****

Oiyah aku belum memperkenalkan diriku namaku kim hae min tapi keluargaku atau orang – orang tertentu yang mengenal aku sejak kecil memanggil aku minna. Usiaku 19 tahun dan sekarang aku sedang kuliah di salah satu universitas negeri di seoul.

 

****

 

“umma aku pulang” ucapku saat aku sampai dirumah.

“oo kamu dah pulang minna,, anterin umma ke rumah choi umma yuk” pinta ummaku.

“aku ganti baju dulu yah umma” ucapku lalu aku pergi kekamar untuk mengganti bajuku. Seperti biasa umma ku memang sering memintaku untuk mengantarkannya ke rumah choi umma. Kalian pasti bertanya – Tanya siapa choi umma, choi umma itu teman umma ku tetapi karena kami sangat denkat sekali jadi kami sudah saling menganggap saudara dan aku sering memanggilnya choi umma dan suaminya choi appa.

 

****

 

@Rumah Choi umma

 

Seperti biasa aku selalu bosan setiap nemenin umma ke rumah choi umma. Mereka selalu asyik sendiri dengan obrolan mereka, sedangkan aku hanya diam. Sebenarnya choi umma mempunyai anak lelaki yang seusiaku namanya Choi Minho, saat masih kecil kami sangat dekat namun semakin kami beranjak dewasa semakin lama hubungan kami menjadi seperti orang asing. Setiap aku disini pasti dia sedang asyik di depan laptopnya atau pergi dengan kekasihnya . Kalau bukan aku yang mengajaknya bicara pasti dia tidak akan bicara padaku itupun aku hanya berbicara kalau aku perlu atau butuh bantuannya. Lagi pula aku juga sangat benci sama dia, kalian bayangkan saja semua hal yang aku ingin selalu dia yang mendapatkan dari barang, sampai ke sekolah dan sekarang universitas yang aku idam – idamkan. Apalagi saat mendengar cerita choi umma yang selalu membanggakannya benar – benar membuatku muak.

Untung saja hari ini dia sedang pergi dengan kekasihnya jadi aku tidak perlu bertemu dengannya hari ini. Ngomong – ngomong soal kekasih hal ini juga yang membuat aku semakin membencinya. Selama 19 tahun hidupku aku baru pernah sekali merasakan indahnya memiliki kekasih dan itupun hanya sekali sedangkan dia sudah berkali – kali dan orang tuanya selalu mendukungnya, sedangkan aku harus backstreet karena orang tua ku melarang. Huh tidak bisakah sekali saja aku lebih beruntung darinya???

 

****

 

Hari ini aku bersama teman – temanku sung young dan ri rin pergi ke taman hiburan lotte world untuk menyegarkan pikiran kami dari semua tugas – tugas kampus yang sangat memuakan. Tapi tanpa sengaja aku melihat minho sedang duduk sendirian disalah satu bangku yang menghadap kearah danau.

“Minnie?? Kamu ngapain sendirian disini???” panggilku. Aku memang selalu memanggilnya minho dengan nama Minnie, itu nama kecilnya. Hanya aku, keluarganya dan orang – orang terdekatnya yang memanggilnya dengan nama itu.

“minna??” ucanya kaget.

“kamu pergi sama temanmu??” tanyanya tanpa membalas pertanyaanku yang hanya aku jawab dengan anggukan.

“bisa temani aku disini??” pintanya sambil menatapku tajam. Dari sorot matanya terpancar kesedihan. Aku tidak tega menolak ajakannya. Akhirnya aku menerima permintaannya itu.

Sudah hampir 2 jam aku menemaninya disini dan dia hanya dia tanpa bicara sedikitpun. sebenarnya ada apa sih dengannya??. Dan kenapa juga aku mau menemaninya?? aku kan benci sama dia.

“mian membuatmu bosan” ucapnya tiba – tiba.

“gwenchana”

“sebenarnya ada apa sih??” tanyaku.

“aku baru saja putus” ucapnya lirih.

“mwo?? Bukannya kalian sudah lama berpacaran” ucapku tidak percaya. Setahuku selama ini mereka baik – baik saja.

“dia tadi memutuskanku,, dia bilang dia sudah memiliki lelaki lain. Kenapa dia bisa setega itu padaku padahal aku serius dengannya bahkan aku sudah berencana untuk menikahinya saat lulus nanti” ucapnya emosi kemudian dia memegang kepalanya sambil menundukkan. Aku dapat melihat bahunya bergetar hebat karena amarahnya itu. aku tidak tega melihatnya yang seperti itu aku lalu memeluk dirinya. mencoba menenangkannya. Aku bisa mengerti bagaimana perasaannya untuk tipe orang yang selalu serius dalam berhubungan pasti hal ini sangat menyakitkan sekali.

“bagaimana kalau  sekarang kita main, sayang kan ada disini tapi kita cuma duduk – duduk ajah” ajakku saat dia sudah mulai tenang. Dia hanya diam saja.

“kaja!!” ajakku lagi sambil menarik tangannya.

Kami bermain semua rekreasi yang ada disini. Awalnya dia hanya diam saja tapi lama – kelamaan dia mulai bisa tersenyum. Dia mengajakku untuk naik rooler cooster padahal dia tau kalau aku paling takut naik itu, aku sudah berkali – kali menolak tapi dia terus saja membujukku hingga akhirnya aku menyerah. Dan kalian tau apa yang terjadi sesudahnya?? Badanku seketika lemas dan wajahku pucat pasi dan dia dengan senangnya menertawakanku dengan lepasnya. Benar – benar menyebalkan tetapi aku bersyukur setidaknya dia bisa tertawa lepas setelah kejadian tadi.

Tidak terasa hari telah berganti malam. Kami memutuskan untuk pulang dan dia mengantarkan aku hingga ke rumah dengan mobilnya.

“gomawo” ucapnya saat aku akan turun dari mobilnya.

“untuk??” tanyaku tidak mengerti.

“untuk mau menemaniku” ucapnya sambil tersenyum manis kepadaku. Entah mengapa saat melihat senyumannya itu jantungku menjadi berdetak kencang. Ada apa dengan diriku ini??

“ne” ucapku sambil membalas senyumannya.

 

****

 

Seminggu kemudian…

 

Drtttt….drtttt….

Tiba – tiba hp ku berbunyi saat aku sedang tidur – tiduran di kamarku.

“minnie?? Tumben sekali dia meneleponku” gumamku.

“halo” ucapku  saat mengangkat telponnya.

“halo minna,, kamu sedang apa??apa aku mengganggu??”

“tidak kok, aku lagi tidur – tiduran di kamar doang. Tumben kamu nelpon aku,, ada apa??”

“kamu mau nggak nemenin aku??” tumben banget dia ngajak aku jalan.

“kemana??” tanyaku lagi

“ke bioskop,, aku lagi butuh temen”

“oo…oke”

“setengah jam lagi aku jemput yah”

“oke see you” ucapkku lalu dia mematikan telponnya.

Ngomong – ngomong tentang bioskop aku jadi ingat dulu umma ku selalu melarangku pergi ke bioskop walau sekarang sudah boleh lalu dia mengajakku ke bioskop dengan teman – temannya saat itu aku senang sekali akhirnya aku bisa juga merasakan bagaimana rasanya nonton dibioskop tetapi saat hari H umma ku. Aku masih ingat saat itu aku ngambek berhari – hari ke umma ku sampai aku sakit. Tidak menyangka akhirnya sekarang aku bisa pergi dengannya.

 

****

 

Sejak hari itu dia jadi sering mengajakku jalan untuk menemaninya. Dan hubungan kami pun semakin lama semakin membaik. Rasa benciku pun juga sudah hilang, mungkin karena selama ini aku bukan membencinya tapi hanya iri saja kepadanya.

Seiring dengan dekatnya hubungan kami entah mengapa aku merasa ada perasaan lain saat aku ada didekatnya. Rasanya tenang, damai, nyaman dan senang sekali saat didekatnya, jantungkku juga selalu berdebar kencang. Sebenarnya ada apa denganku ini. Tidak mungkin kan kalau aku jatuh cinta kepadanya???

Memang sih secara fisik dia itu sangat tampan. Tidak ada satupun wanita yang akan menolak pesonanya itu. Terlebih dia selalu memperlakukan wanita dengan baik sehingga banyak sekali wanita yang selalu menarik perhatiannya. Tapi kan tidak mungkin aku jatuh cinta kepadanya.

 

Drtt…drtt….

 

Tuh kan baru juga diomongin orangnya sms aku.

 

From : Minnie

 

Kamu lagi ngapain??

 

To : Minnie

 

Lagi bengong – bengong ajah. J

 

From : Minnie

 

Bengong mikirin aku yah??hhe..

 

Wah  dia tau aja kalu tadi aku lagi mikirin dia. Sepertinya dia berbakat jadi peramal. Hhe.

 

Tapi gag mungkin kan kalau aku bilang kalau memang bener aku lagi mikirin dia. Mau ditaro dimana muka aku kalau gitu.

 

To : Minnie

 

Dih PD bgt,, siapa juga yang lagi mikirin kamu. :p

 

Kamu sendiri lagi apa??

 

Akhirnya aku memutuskan berbohong.

 

From:  Minnie

 

Sama kayak kamu aku juga lagi bengong – bengong ajah nie gag da kerjaan nie. Hhe.

 

Temenin aku ngobrol yah. ;)

 

Akhirnya kami bersms ria hingga malam. Dia benar – benar orang yang menyenangkan. Kenapa gag dari dulu aja kami kayak gini. Huh dasar payah. hhe…

 

 

****

 

Hari ini minho mengajakku pergi ke lotte world. Sudah dari pagi tadi aku menyiapkan diriku. Aku ingin tampil cantik di depannya. Sekitar pukul 9 dia menjemputku. Saat tiba disana dia tiba – tiba menggenggam tanganku. Saat dia melakukakan itu aku hanya bisa diam karena jujur aku sangat senang dan jantungku berdetak sangat kencang. Aku hanya dapat menundukkan wajahku agar dia tidak dapat melihat wajahku sekarang yang pasti sudah memerah karena malu.

Berbeda saat pertama kali kami disini, kini kami menghabiskan waktu kami dengan gembira. Kami bercanda bersama. Tertawa bersama. Sesekali dia juga merangkulku atau mengelus kepalaku dengan lembut. Hal ini membuatku sangat senang. Seandainya kami bisa menjadi sepasang kekasih. Tapi sepertinya hal ini tidak berlangsung lama karena….

“minho-ah” ucap seseorang.

“min gi??” ucap minho kaget kemudian melepas genggamannya di tanganku.

“bisa kita bicara sebentar??” ucap wanita itu, yang bernama min gi.

“bicara saja disini” ucap minho dingin.

“tapi…”

“kalau nggak mau yaudah nggak usah” potong minho masih dengan nada dingin.

“oppa, mianhe… aku salah… aku menyesal telah meninggalkanmu…aku mohon kamu mau balik lagi sama aku” ucap min gi sambil menangis.

“semuanya udah telat” ucap minho dingin.

“oppa aku mohon,, aku ngaku aku salah…mianhe oppa.. aku mohon oppa mau balik lagi sama aku.. aku masih sayang banget  sama oppa.. saranghae oppa” ucap wanita itu sambil menangis.

“aku bilang udah telat”

“lebih baik kita pergi dari sini mina” ucapnya kemudian menarik tanganku.

“oppa aku mohon oppa” ucap min gi sambil menarik tangan minho.

“lepaskan” ucap minho sambil menghempaskan tangannya yang tadi digenggam min gi. Minho lalu kembali menarikku pergi.

 

****

 

Saat di mobil

“Minnie apa tadi kamu tidak terlalu keras kepadanya??”ucapku hati –hati.

“aku terlalu keras?? Kamu tau sendiri kan apa yang sudah dia lakukan ke aku??” ucapnya emosi.

“tapi kan kamu bisa bicara baik – baik” ucapku lagi.

“baik – baik??? nggak akan pernah!!” ucapnya lagi masih dengan emosi.

“aku kecewa sama kamu!!” ucapku ikut emosi lalu aku turun dari mobilnya.

 

****

 

Sudah hampir sebulan aku tidak bertemu dengannya. Dia sama sekali tidak pernah menghubungiku. Sebenarnya aku ingin sekali menghubunginya dan jujur aku sangat tersiksa karena hal ini tetapi rasa kecewaku jauh lebih besar daripada hal itu.

 

****

 

Saat ini aku sedang ada makan dikantin kampus ku bersama teman – temanku. Tiba – tiba ada seseorang yang berdiri di depan mejaku makan.

“Minnie??” ucapku tidak percaya dengan apa yang aku lihat.  tiba – tiba saja sekarang dia ada dihadapanku.

“bisa kita bicara??” aku hanya mengangguk menjawab pertanyaanya.

 

****

 

Sekarang kami berada di danau yang ada di kampus. Tempat ini sangat sepi, hanya ada kami berdua. Aku pikir ini tempat yang baik kalau – kalau kami harus sampai bertengkar seperti kemarin.

“mianhe”ucanya tiba – tiba. Aku menengok kearahnya.

“mianhe karena telah membuatmu kesal” ucanya lagi menyesal. Melihatnya seperti itu semua rasa kesalku seketika hilang.

“gwenchana” ucapku akhirnya.

“Setelah kita bertengkar waktu itu, aku memikirkan kata – katamu lagi. Dan aku pikir apa yang kamu ucapkan itu benar. Aku akhirnya mendatanginya dan berbicara baik – baik dengannya. Dia juga memintaku untuk kembali kepadanya, karena aku pikir aku masih mencintainya jadi aku menerimanya kembali” Deg.. hatiku sakit sekali saat mendengar perkataannya itu. Ternyata selama ini aku hanya bermimpi bisa menjadi kekasihnya.

“Benarkah?? Chukae” aku memaksakan senyumku saat mengatakannya.

“Tapi tenyata aku salah” ucanya lagi.

“Maksudmu??” keningku mengkerut tidak mengerti perkataannya.

“Setelah aku balikan dengannya aku sadar kalau aku sudah tidak mencintainya. Aku mencintai wanita lain” Deg.. kali ini hatiku benar – benar sakit. Ternyata dia sudah memiliki wanita yang dia cintai. Pupus sudah harapanku.

“Siapa itu??”aku menahan air mataku saat menanyakan hal itu.

“Dia adalah wanita yang sangat special bagiku. Dia adalah wanita yang selalu ada disisiku saat aku terpuruk. Dia wanita yang membuatku bangkit saat aku terpuruk. Selalu menemaniku. Membuatku bisa tertawa lagi. Beberapa hari ini tidak bertemu dengannya sungguh membuat hidupku hampa. Dia si teman kecilku yang dengan bodohnya aku baru sadar kalau dia sangat berharga bagiku” aku menatap matanya saat dia mengatakan itu. Jangan bilang kalau dia…..

“Wanita itu adalah kamu” ucapnya sambil tersenyum. Aku tidak salah dengar kan??

“Saranghae minna” ucanya lagi

“jangan bercanda minnie” ucapku meyakinkan kalau dia tidak berbohong.

“Aku serius minna,, saranghae” ucanya sambil menatapku tajam. Aku terdiam menatap matanya itu. Tidak ada kebohongan dari matanya.

“Nado” ucapku akhirnya.

Dia langsung menarikku kedalam pelukannya saat mendengar jawabanku itu. Aku membalas pelukannya itu.

“gomawo” bisiknya saat melepaskan pelukkannya. Aku tersenyum. Dia kemudian menatapku lembut lalu mendekatkan wajahnya kearahku. Dapat aku rasakan nafasnya diwajahku. Bibirnya akhirnya bertemu dengan bibirku. Dia mengulum bibirku lembut. Menyalurkan semua rasa cintanya kepadaku. Aku memejamkan mataku dan membalasnya.

Terima kasih Tuhan akhirnya aku bisa bersama dengannya.:D

 

The End

 

5 thoughts on “[Freelance] My Story

  1. diawal cerita tadi, aku kirain minnie itu sungmin,
    eh ternyata minho ya? hehehe.. =.=a

    bener kata author-nya, alurnya kecepetan, mungkin lebih di set lagi ya.. ^^

    Tapi ceritanya bagus kok ^^
    terus nulis ya ^^

    oia, annyeong, saya reader baru nieh..

  2. crita.a singkat,padat&jelas

    *gw ngomong.a kyk host brita aj*

    aq kira,Minna bkal ptah hati,Eh, tpi kyk dpt kejutan,

Comment please? ( ื▿ ืʃƪ)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s