[Freelance] Give Up or Die part 1

[Freelance] Give Up or Die?

Author: Dian Linglung

genre:action, romance

cast: Choi Shiwon, all member super junior

          Onew

           Choi Minho

            Choi Ha Ni

Rating: G

P.s: siapapun yang baca ff ni harap meninggalkan jejak...

          

happy reading okeh ^.^

Ha ni POV

2 tahun telah berlalu setelah kematiannya. Kematian seseorang yang sangat berarti dalam hidupku, yang telah menjadi bagian dari hidupku bagian yang sangat penting, layaknya organ jantung yang ada dalam tubuh manusia. Tanpa jantung manusia takkan bisa hidup. Beginilah diriku selama 2 tahun ini, memiliki kehidupan tetapi tidak ‘hidup’.

Selama 2 tahun ini aku masih mengharapkan kalau dia kembali, menemuiku dan tersenyum padaku. Secercah harapan itu muncul ketika polisi menyatakan kalau dia tidak ditemukan di lokasi kejadian. Tapi harapan itu musnah, setelah menyadari kenyataan bahwa seseorang tidak akan selamat dari kecelakaan pesawat yang jatuh di lautan yang dalam.

Hari ini adalah tepat 2 tahun dia dinyatakan meninggal. Di sinilah aku, di tepi pantai menangis sendirian. Aku janji pada diriku sendiri bahwa ini akan menjadi tangisan terakhirku. Aku sadar, 2 tahun menangisi dirinya merupakan hal yang sia-sia, dia tidak akan kembali.

Aku akan kembali ke kehidupanku yang normal sebagai gadis biasa dan juga sebagai polisi wanita di kepolisian pusat, meskipun berat tapi aku yakin aku bisa menjalaninya demi 2 orang yang kusayang kakakku dan sahabat baikku dan juga orang tuaku yang sudah berada di tempat terindah entah dimana.

Aku menghapus air mataku dan melemparkan satu buah lollipop rasa coklat ke pantai, permen loli kesukaanya. Dan berteriak “Saranghaeyo loliboy, saranghaeyo kim heechul!”.

I will always love you forever, you are the one in my heart.

***

 

Author POV

“Black evil.” Gumam choi siwon kepala kepolisian Seoul, sambil menggengam surat ancaman yang dipegangnya sampai remuk tak berbentuk.

Isi surat itu => You must die, we will kill you soon. By: Black Evil

“Dalam 3 bulan ini terdapat 5 kasus yang diperkirakan pelakunya orang-orang yang sama, yang menyebut dirinya black evil.” Jelas shindong tangan kiri kepala kepolisian choi siwon.

“Mereka sepertinya bukan penjahat-penjahat yang biasa kita tangani, kejahatan-kejahatan mereka terencana dengan rapih, dan berhasil mengelabui polisi. bukan hanya itu, mereka tidak segan-segan membunuh korban.” Tambah choi minho tangan kanan kepala kepolisian.

Choi siwon bangkit dari tempat duduknya dan memandang jendela dengan pandangan yang sulit dijelaskan. Shindong dan minho hanya bisa saling bertatapan.

“Bentuk sebuah tim untuk menangani black evil.” Ujar siwon sambil tetap memandang ke arah jendela.

’’Mwo?“ tanya shindong dan minho berbarengan.

“Bentuk sebuah tim yang yang anggota-anggotanya adalah polisi-polisi yang berbakat dan berdedikasi tinggi.” Ujarnya sekali lagi dengan tegas. “dan juga berani mati” tambahnya lagi sambil melihat anak buahnya itu satu persatu dengan tatapan tajam.

Shindong dan minho terkesiap mendengar pernyataan siwon yang terakhir.

“Berani mati?” tanyanya berbarengan.

“Ne,berani mati. Bukankah tadi kalian mengatakan padaku kalau penjahat-penjahat ini bukan penjahat biasa yang tidak segan-segan membunuh korban. Tapi meskipun begitu, aku tidak mau mereka mati dengan mudahnya.”

Shindong dan minho mengangguk mengerti.

“Siap laksanakan.” Ujar mereka berbarengan sambil menghormat.

Mereka pun meninggalkan ruangan kepala kepolisian.

Sementara itu choi siwon kembali menatap jendela sambil bergumam,’’black evil.“

***

’’Tatapan kepala polisi tidak seperti biasa.“ Ujar shindong membuka pembicaraan setelah mereka berjalan dalam diam.

“Ne, ini kasus yang sangat serius. Mereka bahkan dengan berani mengirimkan surat ancaman ke kantor.“

“Kali ini, kita harus bekerja extra keras dari biasanya.“ Ujar shindong yang dijawab anggukan dari minho.

Ruangan kerja shindong

Ckrek..

“Ada kasus penting,tadi pagi kita mendapatkan surat ancaman atas nama Black evil. kepala kepolisian memintaku dan minho untuk membuat tim untuk menangani kasus ini.“ Cerocos shindong ketika tiba di ruangannya.

’’. . .“

’’YAK.. kalian ini!!“ teriak shindong jengkel sambil menggebrak meja.

“Arrgh…. hyung.. kau membuatku kalah.“ Ujar kyuhyun sambil menjambak rambutnya gusar.

Shindong menghampiri kyuhyun dan merampas psp yang ada di tangannya dengan paksa.

’’Hyung!!“ protes kyuhyun.

“Kalian ini polisi bukan sih? Kerjaan kalian hanya bermalas malasan setiap harinya. Kalian ini beda sekali dengan anak buahnya minho, aku malu jadi atasan kalian kalau kelakuan kalian tetap saja seperti ini.“ Ceramah shindong.

Shindong menghampiri donghae dan merampas novel yang sedang dibacanya. Donghae terlihat  pasrah dengan perlakuan atasannya itu. Dan selanjutnya mematikan televisi yang sedang ditonton oleh park jung soo atau yang lebih sering di panggil leeteuk.

“Aku tidak melihat yunho. Dimana dia?” Tanya shindong sambil mengedarkan pandangannya ke seluruh ruangan.

“Yunho sedang membeli makanan.” Jawab donghae

“Baiklah, kita sebaiknya menunggu yunho.“

 

Ruangan kerja minho

Ckrek…

Minho membuka pintu ruangannya dan mendapati anak buahnya sedang duduk di mejanya masing-masing dengan tenang. Berbeda sekali dengan di ruangan shindong.

’’Kalian pasti sudah tahu tentang surat ancaman yang diterima pagi tadi. Kepala kepolisian menyuruh aku dan shindong untuk membentuk sebuah tim untuk menangani kasus ini. ‘’

‘’Ne.’’ Jawab onew dan jonghyun berbarengan.

‘’Dimana Ha ni ? ‘’ tanya minho,setelah sadar bahwa anak buah yeoja satu-satunya tidak ada di mejanya.

‘’Dia sedang keluar membeli permen. ‘’ jawab onew.

‘’Oh.. sepertinya kasus ini kita bekerja tanpanya, onew,jonghyun kau ku pilih menjadi anggota tim khusus yang menangani kasus mafia yang menamakan dirinya black evil. ‘’

‘’Siap. ‘’ jawab jonghyun dan onew berbarengan sambil berdiri dan memberi hormat pada minho.

***

Tok.. tok.. tok..

‘’Masuk.‘’

Minho dan shindong memasuki ruangan kepala kepolisian.

“Mianhamnida telah mengganggu waktu siwon ssi.” Ujar minho sambil menunduk sopan.

“Gwenchana. Apakah kalian sudah membentuk tim yang ku suruh?”

“Ne.”

“Panggil mereka kemari.”

Kedua orang itu mengangguk dan beranjak keluar ruangan dan memanggil anak buah yang dipilih.

Tak lama, mereka sudah menghadap siwon dan memberi hormat. Shindong memberikan sebuah map biru kepada siwon yang berisi data diri polisi-polisi yang ada dihadapannya.

Siwon membaca map tersebut sambil berkeliling mengamati polisi-polisi itu dari atas ke bawah.

“Jung yunho!”

“siap.”

“Lee jinki!”

“siap”

“Park jung soo!”

“siap”

“Lee donghae!”

“siap”

“cho kyuhyun!”

“siap”

“Jonghyun!”

“siap”

Brak…

Tiba-tiba seorang yeoja menerobos masuk dan langsung berdiri disamping jonghyun.

“Mianhamnida choi siwon ssi, anda melewatkan satu orang.”Ujar ha ni sambil menyerahkan sebuah map biru berisi data diri miliknya.

Kedatangan ha ni yang tiba-tiba mengagetkan semua orang yang ada di ruangan,yang paling kaget tentu saja minho atasannya.

Siwon menerima map itu dan membacanya dengan seksama.

“Choi ha ni!’’ panggil siwon sambil memandang yeoja di hadapannya dengan pandangan yang sulit dilukiskan.

“Ne, choi ha ni imnida siap melaksanakan tugas. ‘’

‘’Minho ssi tolong jelaskan. ‘’

***

‘’Saya berharap kalian dapat bekerja sama dengan baik dan dapat menangkap black evil.“ Ujar siwon. “Jung yunho, saya percayakan posisi ketua tim ini kepadamu.“ Tambah siwon sambil menepuk bahu yunho.

’’Siap laksanakan!“ jawab yunho

Ha ni pov

       Setelah mendapatkan instuksi dari kepala polisi, aku pergi meninggalkan ruangan duluan menuju tempat favoritku di atap gedung. Dari sini aku dapat melihat seluruh pemandangan pusat kota.

‘’Sudah kuduga kau pasti disini.’’ Ujar seseorang mengagetkanku, suara itu pasti onew oppa tebakku. Aku pun berbalik menuju asal suara dan benar saja itu dia.

’’Pabo!“ ujar onew menoyor kepalaku.

’’Yak.. lee jinki, kenapa kau menghinaku hah?“

’’Kalau kau pintar, kenapa kau tidak duduk manis di ruanganmu bukannya datang ke ruangan kepala polisi dan mengajukan diri mengikuti kasus khusus ini hah? Apa kau bosan hidup choi ha ni ssi?“ ujar onew kesal.

’’Aku masih ingin hidup oppa.. “ ujarku menggantung. “aku sangat penasaran dengan mafia yang menamakan dirinya black evil, mereka bukan penjahat biasa yang sering ku tangani.“ Tambahku. Onew hanya menggelengkan kepalanya.

“Hey.. kau itu tidak melihat expresi kepala polisi saat melihatmu?“ tanya onew sambil mengelus rambutku dengan lembut. “Sepertinya kau akan mendapatkan masalah loligirl.“ Tambahnya.

Loligirl, nama panggilanku hanya onew dan dia yang memanggilku dengan panggilan loligirl.

“Ne, aku tahu. Tapi aku benar-benar harus ikut menangani kasus ini oppa“

’’’Ya sudah, terserah kau saja. Oppa akan melindungimu, oppa tak akan membiarkan mereka menyakitimu seujung rambut pun.“

“Oppa.. berhenti menganggapku seperti anak kecil, aku bisa menjaga diriku sendiri.“

Dia hanya tersenyum sambil mengacak rambutku gemas, onew oppa adalah rekan kerjaku semasa di kepolisian, dia sudah ku anggap sebagai sahabatku sekaligus oppaku.

Rekan-rekan kerja yang lain mengira kalau kami memiliki hubungan khusus karena kami sangat dekat. Onew seperti bayangan diriku sendiri yang selalu mengikutiku kemana pun aku pergi, begitu pun sebaliknya.

“Yak.. ternyata kalian disini.“ Ujar minho mengagetkan aku dan onew.

“Ada apa hyung?“ tanya onew

“Ha ni kau di panggil kepala polisi.“ jawab minho sambil menunjukku dan memberi isyarat agar segera pergi.

‘’Ne.’’ Aku pun berjalan meninggalkan onew dan minho

‘’Sampai kapan kau berhenti membuat masalah ha ni ssi ? kau selalu memberikan kejutan. Lama-lama aku bisa memiliki penyakit jantung.‘’ keluh minho. Atasanku ini hobi sekali mengeluh, aku bosan tiap kali mendengar keluhannya.

Aku berbalik dan menatap atasanku tercinta minho dengan tatapan tajam.

‘’Sampai aku menggantikanmu sebagai tangan kanan kepala polisi.’’ Jawabku enteng, tapi tepat mengenai sasaran. Aku kembali berbalik dan meninggalkan minho yang melotot dan onew yang berusaha mati-matian menahan tawa.

“MWO?“ tanya minho setengah berteriak.

Aku tidak mempedulikannya, aku hanya melambaikan tangan tanpa menoleh ke belakang.

Author pov

       ‘’Kenapa ha ni tiba-tiba muncul sih ?’’ tanya donghae ketika mereka sampai di ruangan shindong.

‘’Waeyo ? ‘’

‘’Dia itu setan betina, aku sudah pusing dengan setan jantan yang bernama cho kyuhyun. Nah sekarang, malah nambah satu setan lagi, jinjja.’’

Pletak

Kyuhyun memukul donghae dengan map yang dipegangnya, donghae hanya bisa meringis kesakitan tanpa bisa membalas perlakuan kyuhyun. Dia sadar  tidak ada gunanya membalas setan jantan yang ada di hadapannya.

‘’Dia memang setan betina, tapi kemampuannya dalam penyamaran dan penyelidikkan lebih unggul dibandingkanmu hyung, dia lulus di akademi kepolisian dengan nilai tertinggi.’’ Jelas kyuhyun. ‘’Kau yang baru ditempatkan di kantor pusat baru 6 bulan tidak ada apa-apanya dibandingkan dia.‘’ Tambah kyuhyun.

Lee donghae dan yunho adalah polisi yang baru di tugaskan 6 bulan di kantor pusat. Mereka berasal dari kepolisian mokpo. Karena prestasi mereka yang sangat baik, mereka di pindah tugaskan di kepolisian pusat.

Donghae yang mendengarkan penjelasan dari kyuhyun hanya bisa melongo dengan mulut menganga. Sedangkan leeteuk,shindong menganggukkan kepala setuju dengan penjelasan kyuhyun. Lain halnya dengan yunho, dia tidak bereaksi sama sekali.

‘’Yeoja dingin,jutek,judes itu ? dia bahkan tidak membalas sapaanku tadi, apa dia tidak melihat seorang lee donghae yang sangat tampan ini.”

Pletak, kali ini shindong yang memukul kepala donghae dengan tangannya.

‘’Yak.. hyung sakit. ‘’

‘’Jangan coba-coba untuk menggodanya, kau hanya menyia-nyiakan waktu dan tenagamu.’’

***

Yunho, leeteuk, donghae, ha ni, kyuhyun, onew tanpa jonghyun yang ternyata memiliki tugas lain di pulau jeju. Ha ni yang menggantikan posisinya dalam tim.

Mereka berlima berpatroli di pusat kota, di tempat-tempat yang dicurigai. Mereka di bagi menjadi 3 tim, Yunho dan leeteuk, kyuhyun dan donghae, onew dan ha ni.

Ha ni POV

‘’Nih.. ‘’ ujar onew sambil menyerahkan satu gelas hot capuccino padaku

       “Gomawo oppa!”

Kami sedang duduk di kursi taman, setelah berkeliling tak jelas. Tak ada pembicaraan berarti diantara kami. Sampai seorang namja lewat dihadapan kami.

Deg.. ada perasaan aneh saat namja bertopi iitu lewat. Aku memegang dada yang terasa sesak dan jantungku berdetak lebih cepat dari biasanya. Perasaan ini, perasaan yang sudah 2 tahun lamanya tak pernah kurasakan .tidak mungkin itu dia. Aku menggelengkan kepalaku. Onew menatapku heran.

“Waeyo?“

Aku tidak menanggapi pertanyaannya, aku mencari sosok namja itu, aku mulai berlari mengejarnya. Aku tidak tahu kenapa harus mengejarnya, hatiku yang menyuruhku.

“YAK!“ teriak onew,dia mengikutiku berlari.

Aku mengejarnya sampai ujung jalan,dia sudah menghilang entah kemana, aku mengedarkan pandanganku mencari sosok namja itu, hasilnya nihil aku tidak menemukannya sampai akhirnya terdengar suara rentetan tembakan dari arah berlawan dariku. Aku dan onew berbalik dan berlari menuju asal suara.

Aku mengambil pistol yang ada di balik kemejaku, onew pun melakukan hal yang sama denganku. Setelah sampai di lokasi yang tak lain di depan sebuah bank tak jauh dari taman tempat aku dan onew duduk tadi.

Ternyata adu tembak itu antar 3 orang berbaju hitam yang salah satu diantaranya yeoja dengan yunho dan leeteuk, aku tidak melihat kyuhyun dan donghae. Kemana 2 anak itu.

Tak pelik aku dan onew terlibat adu tembak. Tak lama kyuhyun dan donghae tiba.

Yunho mengisyaratkan pada kami untuk mundur, meskipun kami lebih unggul anggota tapi, mereka ternyata menyandera seorang yeoja di dalam bank. Hal ini akan semakin berbahaya, terutama bagi seseorang yang dijadikan sandera oleh mereka.

Cih.. pintar sekali mereka padahal mereka sudah dalam posisi terdesak. Kami berlindung di balik mobil yang terparkir tak jauh dari tempat kami beradu tembak.

“Cih.. mereka licik sekali.“ Ujar kyuhyun emosi sambil mengisi pistolnya dengan peluru.

“Ne, kita harus hati-hati, jangan sampai jatuh korban warga sipil.“

“Mereka black evil? Mana 2 orang lagi?“tanya donghae

“2 orang lagi berada di dalam bank.“ Jawab yunho sambil menujuk ke arah bank.

Author pov

Adu tembak diantara mereka tak terhindarkan, sampai akhirnya ketiga orang berbaju hitam itu masuk ke dalam bank karena mereka sudah dalam posisi terdesak.

Dan yunho mengisyaratkan untuk mundur, mereka berlindung di balik mobil.

Tak lama seorang namja keluar dengan mendekap seorang yeoja sambil menodongkan pistol di kepala yeoja itu. 4 orang lainnya mengikuti di belakang.

“Keluar kalian polisi-polisi bodoh“ teriak namja yang membawa sandera di tangannya.

Yunho keluar dari balik mobil diikuti onew, leeteuk, kyuhyun,donghae, dan ha ni sambil tetap mengacungkan senjata para mafia itu.

Tiba-tiba ha ni diam membeku melihat sosok namja yang keluar membawa sandera di tangannya. bukan hanya ha ni yang kaget, tapi semua anggota tim kaget, termasuk kyuhyun.

“Eun chan.“ Gumam kyuhyun, sambil menatap yeoja yang menjadi sandera mafia itu.

“Ternyata kalian datang polisi-polisi bodoh, masih ingat dengan surat ancamanku?“ tanyanya sambil menyeringai. “Akan ku bunuh kalian satu persatu.“ Teriak namja yang diperkirakan ketua kelompok mafia. Mereka berlima kaget dengan ucapan namja  berdiri tak jauh dari hadapan mereka.

Kyuhyun menarik pelatuk pistolnya dan mengacungkan pistol itu ke arah heechul. Yunho yang berdiri tepat disampingnya memegang tangan kyuhyun dan menurunkun tangan kyuhyun. “Kau akan membunuh gadis itu, bukannya menyelamatkannya. Jangan gegabah.“ Ujarnya. Kyuhyun hanya diam, dia mengepal tangan kirinya, berusaha menahan emosi.

Mereka sadar, sekarang mereka dalam posisi terdesak sedikit saja kesalahan yang mereka perbuat maka satu nyawa akan melayang dengan sia-sia. Bukan hanya satu tapi puluhan nyawa orang yang berada di sekitar sini yang sedang berjongkok dan memegangi kepala mereka masing-masing.

Sementara itu,Tubuh ha ni tiba-tiba menegang, tangannya bergetar bahkan dia menjatuhkan pistol yang ada di tangannya. Pandangannya lurus menatap sosok namja yang ada di hadapannya.

“Ha ni~a kau kenapa?“ tanya donghae yang ada di samping ha ni yang tetap waspada.

Ha ni sama sekali tidak bergeming, sampai akhirnya seorang namja anggota black evil menarik pelatuk pistolnya dan mengarahkan pistol itu pada ha ni.

“HA NI~A AWAS!“ Teriak Onew,donghae,kyuhyun berbarengan.

Duarrr…

—TBC—

16 thoughts on “[Freelance] Give Up or Die part 1

  1. yeobo aye jd kepala polisi…hwee..keren, kyk di Athena nihh crita ‘na…tuh sapa yg nembak yah?! Chulie kah,pasti iya dehh…*ditabok author* hehehe …keren nih,full action ..

  2. Hani kunaon? SuperKyu help her! :)
    Daebak story’a… action! =0

    ntu chulie kaia’a…
    dy ga akn smudah itu u/ d singkirkn! *otoy*

Comment please? ( ื▿ ืʃƪ)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s