5

[Freelance] Two Flavours In One part 1

Tittle: Two Flavours In One

Author: Zara Syahvina

Rating: PG―13

Length: Chaptered.

Disclaimer: ini cerita asli punya saya. Asli dari otak saya, dan imajinasi saya. Dan ini aman untuk dikonsumsi *?* (~^˛^~).

p.s: Ini sedikit dari ceritanya, dan ini pertengahan chap. 1 nya. Comment like karbohidrat (?). hehehe, cara penulisannya masih salah, jadi harap maklum. Happy reading. Dikomen ya, kalau emang tertarik atau suka dengan ff-ku ini^^

“Haaah, snaaack kau dimana ? hanya kau satu-satunya belanjaan yang belum aku beli. tolonglaaah, jebaal, tunjukkan pesonamu. aku ingin makan bubu. lapar snack. kasihanilah aku snack.” ujar Yoonji lemas, sembari terus mencari snack favorit ummanya itu. Saat  sedang seru bermain petak umpet dengan si snack(?) akhirnya dia menemukan snack itu. Senyumpun terukir dan terkembang di wajahnya itu*caah fenomenal bet bahasanya(=w=)b*. yahahaha~ akhirnya dewi fortuna berpihak padanya, dia bergegas mengejar snack itu. Karna itu adalah snack yang kesekian dan terakhir~ XD.

Yap! Yoonji mendpatkan snack itu, hahaha. akhirnya dia bisa makan jugaa~ XD

“ya! lepaskan, ini snack punyaku” ucap seseorang yang juga memegang snack yang Yoonji pegang tadi. ‘ah kalau begini kapan aku bisa makannya? b(=3=)’ pikir Yoonji. dia memasang tampang setenang mungkin.

“maaf tuan yang saya hormati. snack ini saya yang mendapatkannya duluan. jadi saya mohon lepaskan snack ini, sekarang juga!” pinta Yoonji masih menahan emosi sembari menarik snack yang tadi dipegangnya itu. tetapi sayang, orang yang berkelamin namja ini tidak mau melepaskan snack tersebut . Yoonji menatap ganas pada namja itu seolah-olah berkata LEPASKAN-SNACK-INI-SEKARANG-JUGA-! . namja itu dengan polosnya menggelengkan kepalanya

Continue reading

17

[Freelance] My Precious Pendant part 1

Title                   : MY Precious Pendant – Part 1

Author                : @ haninapo

Main Cast            : –   Song hyunra (Fiction)

–      TEEN TOP

Support Cast       : –   Song junggi as Song hyunra’s brother

–      Lee donghae as Song hyunra’s cousin

–      Lee seungyeol as Lee donghae’s friend

Rating                : NC14 (i think so cause i’m still 14)

Genre                 : Love/Friends

Ps                       : Please give me comment ^_^ baik buruknya aku terima apa adanya (?)

HYUN RA POV

“Selamat pagi anak-anak, hari ini kalian akan bertemu dengan teman baru. Semoga kalian dapat berteman baik dengannya” lalu park sonsengnim memberikan  isyarat agar aku masuk ke kelas. Lalu aku pun memberanikan diri melangkah  masuk ke kelas baruku.

“anneyonghaseyo jonen hyun ra imnida” sapaku pada semua anak yang ada di kelas ini.

“ANNEYONG HYUN RA-SSI~~~” ujar seorang namja dari belakang kelas, sebenarnya lebih pantas di bilang berteriak. Teriakan namja itu sontak membuat semua yang ada di kelas ini menahan tawa.

“chang hyun ! ! ! Jaga sikapmu itu !” tegas park sonsengnim

“NEEE~~” jawab namja bernama chang hyun tadi dengan sedikit aegyo

“hyun ra, kau bisa du. .”

*BRAK*

“SELAMAT PAGI SONSENGNIM !! “ tiba – tiba seorang namja yang cukup tinggi muncul di daun pintu kelas baru ku, sepertinya dia terlambat. Keringatnya bercucuran membasahi kerah kemejanya dan nafasnya jelas terdengar dari jauh.

“YAAA TERLAMBAT LAGI ????”

“aniyoo sonsengnim ! Kemarin aku tidak datang terlambat sonsengnim ! aku bersumpah !” ucap namja itu di sela sela nafasnya yang tersenggal. Dari depan aku bisa liat namja yang bernama chang hyun tadi berusaha keras menahan ketawanya.

“CEPAT DUDUK DI TEMPAT MU !”

“nee~ gamsahamnida sonsengnim” ucapnya sambil duduk di depan namja bernama chang hyun tadi

“hyun ra, kau bisa duduk di samping chang hyun” ujar Park sonsengnim

“nee…….” jawabku

Lalu aku pun berjalan menuju tempat duduk chang hyun

“annyeong, boleh aku duduk disini ?” tanyaku

Lalu ia terseyum dan mengangguk angguk seperti anak kecil, waah sepertinya kita akan akrab. Aku pun membalas senyumnya dan duduk di sampingnya

“Sebentar lagi Yong sonsengnim akan datang” ujar Park sonsengnim sebelum keluar dari kelas

Belum ada 10 detik setelah Park sonsengnim, semua yeoja yang ada di kelas ini langsung menggurubungi mejaku

“annyong. . . . seo rim imnida, kau tinggal dimana ?”

“annyong . . . . krystal imnida, kalau kau butuh bantuan bilang padaku yaa”

“annyo…..”

“YAAAA ! ! !” tiba tiba chang hyun berteriak keras yang membuat semua yeoja itu diam.

“aku saja belom bilang apa-apa ! masa kalian duluan yang berbicara !” ucapnya dengan cara yang lucu menurutku.

“annyeong hyun ra-ssi. . . . chang hyun imnida, teman teman yang lain memanggilku ricky ! Karena aku duduk di sampingmu kalau butuh bantuan bilang padaku saja yaa ! tidak perlu minta pada yang lain…” ujar nya sambil terseyum

“Kau bertingkah seperti anak yang rajin sekolah hyung ! semua anak di kelas ini juga tau kalau kau jarang masuk sekolah” sahut namja terlambat tadi

“YAAA ! tidak ada yang menanyakanmu ! Dan berhenti memanggilku hyung ! eeeeh hyun ra, namja aneh itu namanya changjo dann…”

“Ricki-yaaa ! Mau sampai kapan kau memperkenalkan diri ? sekarang giliranku” ujar yeoja berambut panjang dan cantik itu. Ricky yang sedari tadi berbicara langsung cemberut dan duduk dengan lemas.

“annyonghaseyo, krystal imnida, aku ketua kelas disini. Jangan sungkan sungkan padaku yaa” ucapnya manis. Belom selesai krystal berbicara Yong sonsengnim sudah masuk ke kelas, dan konferensi pers dadakan tersebut pun terhenti

*~~~~~~~~~~~~~~~~~*

Saat jam istirahat

Pelajaran Yong sonsengnim cukup meyenangkan, Ricky terus menerus membuat semua anak tertawa. Dan tentu saja berkali-kali kena teguran Yong sonsengnim karena terpergok mengajakku mengobrol.

“hyun ra ! apa kau lapar ?” tanya ricky

“aniyoo….. aku masih kenyang rickya” jawabku

“kalau begitu aku ajak kau berkeliling sekolah ini ya” ujarnya

“apa tak merepotkan ?”

“aniyo… kajja !” katanya sambil menggunakan hoodienya

“kenapa kau menggunakan hoodie ? memangnya kita mau kemana ?”

“nanti kau juga tau” ujarnya sambil menggenggam tanganku

*~~~~~~~~~~~~~~~~~*

“naah disitu perpustakaan, dan di samping perpustakaan itu ada ruangan untuk guru”

Ternyata sekolah baruku lumayan besar. Sekolah ini untuk junior high school dan senior high school. Dan sekolah ini mempunyai 2 gedung, Gedung A dan B. Gedung A untuk senior high school dan B untuk junior high school. Kelasku dan ricky ada di gedung A lantai 1 karena kita baru kelas 10. Dan lantai 2 dan 3 untuk kelas 11 dan 12. Selama berkeliling tadi ricky terus saja menundukkan kepalanya dan menggunakan tudung hoodienya. Ada apa sih ? Apa dia takut dengan seseorang ? Apa dia cukup bermasalah ya ? ah masa sih ?

“Nah ayo kita ke lantai 2 hyun ra !” ucapnya sambil menggandengku

“aaah aniyo, tidak perlu ! kenapa kita harus kesana ?” ucapku sambil melepaskan tanganku

“Memangnya kenapa ? ayolaah !” paksa Ricky

“Rickyaaa kita ke taman saja yaa ! aku sudah capek”

“aku juga capek, ayuuk” ucapnya dengan aegyo, lagi lagi aegyo

*~~~~~~~~~~~~~~~~~*

Angin sejuk menyelir di wajahku, yang lalu menyibak rambut ku kebelakang dengan halus. Daun-daun tergoyahkan dari batangnya dan terlepas dari dimana ia tumbuh. Taman ini sangat nyaman dan sejuk, seperti tidak pernah kosong dari murid murid yang ingin menyejukkan pikiran setelah kepenatan materi belajar.

“hyun ra sebenarnya kau berasal darimana ?” tanya ricky tiba-tiba

“ha ? maksudmu ?” tanyaku

“kalau diperhatikan aksen mu tidak seperti orang korea, wajahmu juga tidak seperti orang korea, kau blasteran ya ?” tanya ricky sambil memasang ekspresi curiga

“hehehehe aniyoo, banyak yang bilang juga begitu”

“lalu ?”

“omma dan appa ku dari korea, saat umur 10 tahun aku pindah ke amerika dan baru kembali sekarang. Kalau tentang wajahku, banyak yang bilang juga begitu hihihihi”

“waaah amerika ? omo~~~ hyung ku, eh maksudku sunbaeku juga pernah tinggal disana. Dari 10 tahun ? berarti kau 6 tahun ya di amerika ? pantas aksenmu agak aneh”

“neee”

“aisssh kau juga mirip sunbae ku yang lain ! dia orang korea juga tapi wajahnya seperti western”

“jinjja ?”

“neee, kau juga ada kemiripan kok sama aku !”

“ha ? apa yang sama ?”

“kita sama-sama baby face hahahhaha”

“masa sih ? aku memang baby face, tapi kau tentu saja tidak, buktinya changjo memanggilmu hyung hihihi” ujarku

“enak saja ! cepat minta maaf !”

“shiroo~~~”

“cepat !!!” ucapnya belagak marah

“shiroo !” lalu aku pun lari kembali ke kelas untuk menghindari kemarahannya

“yaaa ! awas kau ! kau akan menyesal mengatakan itu” teriaknya sambil menyusulku ke kelas.

*~~~~~~~~~~~~~~~~~*

TBC

Please give me comment, let me know what do you think about this FF. Menurut kalian FF ini terlalu singkat atau kepanjangan atau cukup ? mungkin di next chapter bakal aku perbaiki

Thanks for read *bow*

11

[Freelance] Milk For You part 1

Title: Milk for You (Chapter 1)
Author: elfishy
Main cast: Lee Donghae, Irene (Kim Euna)
Support cast: Super Junior members, Serista, Regina, Ahjussi, Ajumma
Rating: PG-13
Genre: Romance
Warning: Ini cerita tentang oppa-dongsaeng. Jadi, perbedaan umur cewek dan cowoknya itu beda jauh banget (10 tahun) dan ceweknya non-korea, meski punya nama korea ^_^
Ps: Aku pernah ngirim cerita ini ke http://kpopfanfic.blogspot.com/  Jadi, kalo kalian nemu ff yang sama, ini MILIKKU. No plagiarism. Oh ya, aku butuh bgt support karena aku sibuk dan susah kalo harus update. hehehe.. Please do comment, but bashing is not allowed^^ Thanks a lot <3

(Irene’s POV)

“Wow!!! Aku suka rumah ini! Apa tadi namanya? Ah! Baeksang Jab! Untunglah kita bisa menyewanya dengan harga murah… beruntung sekali!” seruku senang. Aku menatap rumah itu dengan rasa puas. Rasanya, liburan pertamaku di Seoul akan menyenangkan. Serista, sahabatku dan Regina, sepupuku tampak setuju. Mereka juga terlihat tertarik.
“Wah… teropongnya bagus!” seruku ketika menemukan sebuah teropong di meja makan. Ini sudah hari ketigaku di Seoul. Dan aku sudah menjadi akrab dengan pemilik rumah sewaan ini. Kim Ajumma, Park Ahjussi, dan anak perempuannya yang berusia 6 tahun, Park Jung Hee sangat baik pada kami.
“Itu milikku. Tapi Eonni boleh meminjamnya!” ujar Jung Hee penuh semangat.
“Wah~! Neomu gomapda, Jung Hee yeppeoyo~!” balasku seraya mengelus kepalanya. Ia terkikik malu dan berlari-lari kecil menuju dapur.
Aku mulai iseng memakai teropong itu. Aku menuju jendela dan mengawasi rumah sebelah. Rumah itu bernama Josong Jab dan merupakan rumah sewaan juga. Kudengar dari Kim Ajumma, rumah itu akan disewa sebentar lagi. Tapi, oh! Aku melihat dua orang di dalam rumah itu! Keduanya adalah laki-laki berambut pirang–yang menurutku adalah hasil cat.
Dan tak lama setelahnya, sebuah van hitam berehenti di depan rumah itu. Dua orang pria keluar dari van dan van pun melaju pergi. Yang seorang adalah pria tinggi bertubuh atletis dan yang satunya adalah pria berwajah manis dan mengenakan kaca mata hitam. Keduanya memasuki Josong Jab dan bergabung dengan kedua laki-laki pirang di dalam. Aigo… sebodoh-bodohnya aku (meski aku sebenarnya sama sekali tidak bodoh), aku tak mungkin tidak mengenali mereka! Aku yakin, yang bertubuh atletis itu adalah Siwon, yang berwajah manis adalah Donghae, dan setelah kuperhatikan baik-baik, kedua pria di dalam adalah Leeteuk dan Heechul!!! Apa lagi yang bisa aku lakukan? Mataku terbelalak kaget, jantungku nyaris tak kuat berdetak. Super Junior tinggal di sebelah tempat tinggalku?!?!?!?!
“Eomo! Ada van hitam berhenti di depan rumah sebelah!” seru Serista tiba-tiba.
Aku kembali tersadar. Benar! Sebuah van htam lagi berhenti di depan rumah itu. Lagi, dua orang turun dan van itu pergi.
“EOMO!!!!!!!!! Aku salah lihat atau apa?!?!?!?! Pria tadi mirip sekali dengan Kyupa dan Supa!!!” jerit Serista histeris. Benar! Sekarang Kyuhyun dan Sungmin?
Dan kemudian, dua van putih berhenti di depan rumah itu lagi. Yang keluar kali ini adalah Eunhyuk, Ryeowook, Yesung, dan Shindong, serta dua pria asing yang membantu membawkan barang-barang mereka.
“Eo? Mataku tampaknya rusak…” ujar Regina yang sudah berdiri di sampingku. “Aku seperti melihat Shindong Super Junior…” ia tertawa hambar.
“Itu memang dia!” balasku dan Serista bersamaan.
“Yang benar saja?!” tanya Regina, berusaha meyakinkan.
“ITU MEMANG DIA!” seru kami lagi.
“Jinjja???? Aigo… bagaimana mungkin mereka tinggal d rumah sewaan biasa seperti Josong Jab? Mereka kan punya apartemen…”
“Entahlah… Tapi sungguh… ingin teriak rasanya… Mereka benar-benar di sini! Di samping rumah ini! Aigo… mimpi apa, aku semalam?” ujarku. Aku terlalu gembira sampai tak kuat menjerit. Tubuhku benar-benar lemas dan… jantungku hampir meledak. Untung saja, sejak setengah tahun lalu, aku melakukan diet yang cukup disiplin. Jantungku lebih sehat sekarang, dan aku tidak akan mati karena terlalu gembira. Sungguh, penantian bertahun-tahun agar bisa melihat Super Junior, terutama Donghae yang amat kusukai… akhirnya berbuah manis :)
“Andai saja aku bisa bertemu mereka secara langsung…” gumam Serista.
“Eonni baru saja melihatnya tadi!” balas Regina.
“Memang… tapi…”
Aku tak sempat mendengar ocehan Serista, karena aku sudah melesat menuju dapur, membuka kulkas, dan mengambil sesuatu dari dalam kulkas. “Kim Ajumma! Bolehkah aku mengambil ini?” tanyaku pada Kim Ajumma yang tengah memasak.
Ia menoleh dan tersenyum kemudian mengangguk yakin.
“A~ jeongmal gomawo, Ajumma! Saranghae~!!!” seruku gembira. Aku meletakan kembali benda tersebut ke kulkas. Besok pagi saja aku melancarkan niatku. Tuhan… semoga aku bisa berbicara dengan mereka…

(Donghae’s POV)

“Selamat tidur, semua! Sleep tight!” seru Leeteuk hyung sebeum ia mematikan lampu kamar.
“Ne…” jawab kami serempak. Jarang sekali kami bersepuluh tidur di kamar yang sama. Untunglah ada satu kamar super luas di rumah sewaan ini. Aku sungguh lelah memikirkan kejadian yang sudah lalu itu. Untuk pertama kalinya apartemen kami diserang. Para penjaga dan kamera pengawas bisa dilewati dengan baik. Dasar penjahat pintar!
“Donghae-ya! Kau pasti masih memikirkan kejadian itu, kan? Lupakan saja untuk sesaat. Kita tidur sekarang!” bisik Eunhyuk.
Aku mengangguk dalam gelap, berharap ada hal lebih baik esok.
~~~
“Ileonayo!!! Namja-deul!!! Ileonayo!!!” seru Leeteuk hyung membangunkan kami.
“Gurae…” jawabku lemas. Mataku masih buram. Terbayang kembali wajah seorang gadis yang tadi kuimpikan.
Sial! Mimpi ini lagi! Sudah lama aku tak memimpikan gadis itu. Gadis berambut ikal dan bermata bulat. Senyumnya manis dan suara tawanya renyah, penuh semangat. Tapi sungguh, aku tak mengenal gadis itu. Mirip seseorang yang kukenal pun tidak.
“Donghae-ya! Karena kau yang pertama bangun, ambillah korang di luar. Jung Ahjussi, pemilik rumah ini sedang sibuk membantu isterinya menyiapkan sarapan! Balli, balli!” seru Leeteuk lagi.
Entah mengapa, aku merasa bodoh. Aku hanya mengangguk dan bangkit berdiri. Setelah merenggangkan diri sesaat dan menegak segelas air putih, akulangsung berjalan menuruni tangga, menuju pintu keluar. Kutatap jam dinding di dekat pintu. Astaga, baru jam 6. Rajin sekali tukang koran itu, mengantar koran sepagi ini. Aku membuka pintu dan menemukan sebuah koran di depan pintu. Hebat! Tukang koran itu harusnya menjadi pemain bola saja. Lemparannya jitu; tepat di depan pintu. Ah bodoh… koran itu tak perlu dilempar. Rumah ini kan, tak berpagar. Aish.. jeongmal babo-ya!
Aku berniat kembali masuk ketika sudut mataku menemukan sebuah benda lain di dekat pintu. Letaknya menempel ke tembok sehingga tidak langsung terlihat ketika membuka pintu. Aku tercenung sesaat menatap benda itu.
..

….
Sebotol susu?
Benar-benar susu! Botolnya terbuat dari bahan kaca dan terisi penuh dengan susu segar. Mulut botolnya masih disegel rapi dan susunya… agak dingin. Kurasa susunya sempat dimasukan ke kulkas atau… yah, tak tahu lah. Dan aku menemukan benda lain. secarik kertas kecil berwarna kuning. Terdapat pesan yang ditulis dengan rapi dan menggunakan……. bahasa Inggris???


A bottle of fresh milk every day.
Providing health and spirit.
Have a nice day!
(^_^)

Aku menatap kembali kertas itu. Ake memang tidak ahli berbahasa Inggris. Tapi aku masih cukup mengerti kalimat-kalimat itu. Akhirnya aku memutuskan untuk mengambil susu dan pesan itu. “Hyung!!!!” pangggilku. “Jung Ahjussi!”
Semua orang datang menghampiriku. “Waeyo??? Suaramu kencang sekali! Ada masalah apa?” tanya Leeteuk.
“Aniyo… geunyang…” aku menjuurkan susu itu pada Leeteuk hyung. “Aku menemukan ini. Apa Jung Ahjussi berlangganan susu?”
Jung Ahjussi menggeleng, “Tidak. Kami jarang minum susu, maka kami jarang berlangganan. Ah! Tapi aku kenal botol susu itu. Itu susu yang biasa diedarkan bagi pelanggan sekitar sini. Pemiliknya pasti ada di dekat sini,” jawabnya.
“Eo… beracun tidak?” tanya Heechul dengan tatapan menggoda. Ia kadang bisa jadi sedikit aneh dan pikirannya nyaris selalu mengherankan.
Jung Ahjussi tersenyum. Ia mengambil gelas dan membuka segel susu itu, menuangkan sedikit ke gelas dan meminumnya. Tak ada reaksi. “Aku yakin ini sehat. Rasanya pun segar. Cocok sekali dengan panekuk untuk makan pagi kita!”
“Wuah… baguslah! Kira-kira, untuk siapa ya, susu ini ditujukan?” ujar Yesung.
“Siapa yang paling suka susu?” tanya Nam Ajumma.
Semua langsung memandangku. “Donghae,” jawab Eunhyuk yakin.
“Kalau begitu, anggap saja ini untukmu!” balas Nam Ajumma.
“Whee~ Donghae punya penggemar rahasia!!!” seru Eunhyuk dengan wajah isengnya.
“Semoga pengirimnya wanita cantik…” tambah Yesung.
Yang lain tertawa. Tapi tetap saja…
Siapa orang itu?
Mengapa susu?
Apa benar untukku?

Apa ia mengenalku?

Bagaimana tindakanku selanjutnya?
Aishhh…

12

[Freelance] Always Want You part 6

Title : ( Y-couple ) Always want you!! Part 6

Author : love_yekyu

Main Cast : Kim jong woon/yesung , Park Yunha, choi minho

Support Cast : Cho Kyuhyun, leeteuk, sungmin, ryewook, Lee Donghae, euhnyuk

Length : 7 chapters

Genre : Comedy(?), Romance, continue

A.N: Annyeong!! Ni ff ku yang gak jelas balik lagi..hohohoho..semoga readers suka… Dan jangan lupa coment ya,, ^,^

Love you all..!!

~The hardest thing in life is watching someone you love love someone else ~

Yesung POV

Kubuka pintu dorm dengan kasar. Tidak ada siapa-siapa sekarang. Kerena memang semua member sedang sibuk. Entah kenapa aku benar-benar ingin marah, tak terasa jari-jariku sudah mengepal kuat serta menampakkan otot-otot tanganku dan spontan aku meninju tembok yang ada di depanku skarang. kutinju tembok ini berkali-kali sampai aku puas, tak ku hiraukan darah yg mengucur hangat dari punggung tanganku. Bahkan aku tak merasa sakit sedikitpun. lalu aku pun terhuyung jatuh ke lantai dan kupejamkan mataku. seklebat kenangan-kenangan masa lalu bersama yunha kembali memnuhi otakku..aku merindukannya..

“Yesung hyung~a..gwencana??” Suara euhnyuk membangunkanku.

Continue reading

7

[Freelance] No Title part 2

(Freelance) No Tittle (Part 2)

Author : Annisa Rahmawati

Genre : Love, Romance, Friendship, Family

Catagories : All ages, fanfiction, chapters

Main Cast : Shim Leena, Shim Changmin, Cho Kyuhyun, Key

Support Cast : Super Junior, SHINee, TVXQ, CN Blue, Rain

Thanks buat semua orang yang telah memberi insipirasi untuk fanfiction ini J ….

Mianhe, part 2 nya agak lama (jangan lupa baca yang part 1 juga yah) . Soalnya aku lagi sibuk ikut kompetisi nulis sama tes masuk Sma. Mohon doa nya juga yah, biar aku lulus tes dan lulus UN dengan nem yang bagus.

Dari pada kelamaan langsung baca aja deh… Oh ya, jangan lupa kasih komen yah readers!

^^^

‘Kajja’, kata itu masih bersarang di otak ku. Siapa orang yang menyelamatkanku?. Di sepanjang perjalanan menuju bus, mataku tertutup oleh jaket.

“Are you okay?”. Dia membuka jaket yang tadi ada di kepalaku.

Ternyata orang yang menolongku adalah….. aku tidak tahu siapa dia. Boyband Korea yang aku tahu personilnya hanya Super Junior dan TVXQ. Ironi banget yah, kenapa aku tidak bisa se-bus dengan Cho Kyuhyun.

Handphone ku berdering. Ternyata telfon dari Changmin Oppa

Changmin : Kau ada dimana?

Leena        : Aku ada di bus SHINee, Rain, dan CN Blue

Changmin : Ya sudah. Bye

Changmin Oppa memutuskan sambungan nya. Oppa, aku takut disini. Aku tidak bisa ada di sekitar orang asing sekalipun mereka artis.

Aku mengamati orang-orang yang ada disekitarku, dan pandanganku tertuju pada Rain. Oh my God, Oppa yang satu ini menyempatkan konser sebelum dia wamil.

Continue reading

15

[Freelance] Always Want You part 5

Title : ( Y-couple ) Always want you!! Part 5

Author : love_yekyu

Main Cast : Kim jong woon/yesung , Park Yunha, choi minho

Support Cast : Cho Kyuhyun, leeteuk, sungmin, ryewook, Lee Donghae, euhnyuk

Length : 7 chapters

Genre : Comedy(?), Romance, continue

Annyeong!!..langsung aja deh,, met baca!!! semoga readers suka… Dan jangan lupa coment ya,, ^,^

Love you all..!!

~The hardest thing in life is watching someone you love love someone else ~

Yunha POV

Cih..aku benar-benar jauh dari kata beruntung, bahkan di hari perunangan ku. Apakah aku bahagia??ya tentu saja. Aku sangat bahagia, meski aku melihat raut kesedihan di wajah orang yang ku cintai ini. tapi aku tak peduli, yang aku pedulikan hanya hatiku yg ingin memilikinya. Sayangnya kebahagiaan itu tak bertahan sampai acara petunangan ini selesai. Aku melihat hyori berlari keluar, memang aku sengaja mengundang hyori, supaya dia melihat dengan mata kepalanya sendiri bahwa jong woon sudah menjadi milikku. Tapi beberapa detik kemudian woonie berjalan cepat menyusulnya keluar. Kulirik jam dinding rumahku, hampir jam 12 malam. Meski kami sudah bertukar cincin tapi pestanya kan belum selesai.,mana boleh dia meninggalkan pesta pertunangannya dengan ku. Jadi ku putuskan untuk berlari menyusulnya..

Continue reading