[Freelance] Mafia’s Princess part 4

Helloo I’m back !

Mafia’s Princess (Part 4)

author                    : ifaaaa
Genre                     : Romance, Action
Cast                        : Cho Kyuhyun , (OC) Cho Ha-Ra, Lee Junho, park               Jungsoo, Park Jaeyeon (OC)
Length                   : Part 4-?

Diclaimer     : This Fanfict is mine, also all of the story is mine except kyuhyun,khuntoria and other cast are belong to them self. Don’t take my ff without my permission.

Itu kenapa poster ffnya ganti? Karena di part ini author cuman nyeritain Hara, kyuhyun, junho ama jungsoo doang.. Khuntorianya lagi libur dulu(?)

Hehe okedeh, enjoy!

Previously :

“Kau mafia baru ya?” Tanya hara dengan nada meremehkan.

“Bukan. Aku sudah cukup berpengalaman.”

Hara memutar bola matanya, pasti namja ini berbohong! Namja ini hanya ingin menyombongkan diri saja makannya ia berbohong pikir Hara.

“kau butuh bukti Hara-ssi?”

“hah? Bukti?” Hara mengernyit bingung.

*****

Hara berdiri disebuah ruangan, ruangan yang dindingnya diditutupi oleh lemari yang langsung menempel pada dinding tersebut.
“apa ini?” tanya Hara pada namja yang sekarang berdiri dihadapannya.

Namja itu hanya tersenyum dan menunjukkan lesung pipinya.
Sejenak Hara sedikit terpesona dengan senyum namja itu tapi kemudian ia menggelengkan kepalanya berusaha mengenyahkan pikiran tersebut.
“Lihat ini…” Namja itu berjalan ke arah tembok dan menempelkan telapak tangannya ditembok tersebut, sedetik kemudian pintu-pintu lemari itu terbuka, menampakkan beberapa senjata api yang Hara tidak tahu namanya.
Hara menelan ludahnya dan berdecak kagum dengan pistol-pistol tersebut, pistol yang Hara yakin pasti sangat canggih.
“ini semua milik appaku kan?” Tanya Hara berusaha untuk tetap berpikir positif.
“Bukan. Ini semua milikku.” ucap namja itu.
“Kau…”


“Namaku Park Jung Soo.”
“Ehm ne, Jung soo-ssi benar semua senjata ini milikmu?”
“iya. Kenapa memang? kau terkejut Hara? ini bukti kalau aku bukan seorang mafia biasa.”
Hara menelan ludahnya sekali lagi. Ternyata Jungsoo bukan mafia sembarangan.
“tapi…tapi kenapa kau menyimpan semua ini dirumah appaku? kenapa kau tidak menyimpannya dirumahmu sendiri hah?”
Jungsoo terkekeh,

“Sebenarnya aku tinggal di Perancis. Tapi karena ada sesuatu, aku memutuskan untuk tinggal di Seoul dan tinggal dirumah appamu. Keluargaku dan appamu itu akrab sejak dulu.”
“Oh. terserahlah.” ucap Hara cuek.
“Hara-ssi, Dalam waktu dekat ini aku akan membunuh Cho Kyuhyun, sesuai dengan rencanaku. Kau menginginkan aku membunuhnya dengan cara apa?”
mendengar kyuhyun akan dibunuh, Hara langsung menengok ke arah Jungsoo dengan geram. Refleks Hara menarik kerah kemeja jungsoo dan menatapnya dengan kilatan marah.
“Jangan sekali-kali kau coba melukainya!” ancam Hara.
“Kenapa kau marah begitu? eh? Kyuhyun itukan musuh besar keluargamu, bukankah itu bagus jika aku membunuh musuhmu!” Selidik Jungsoo.
“ah… Ahniyo. maksudku…ah sudahlah! aku pulang dulu.” jawab Hara gugup.
‘babo Hara!’ ucap Hara dalam hati, Hara benar-benar terpancing emosi tadi.
****

Hara duduk sendiri di apartemennya.

Entah sudah berapa botol Soju yang ia teguk, belum juga menghapus rasa gelisahnya.
Tidak!

ia tidak bisa membiarkan semua ini terjadi!

kemampuan jungsoo sepertinya memang jauh diATAS kyuhyun dan mungkin akan mudah bagi Jungsoo untuk membunuh kyuhyun.
Hara mengacak rambutnya frustasi.

Ia benar-benar takut…
Ia takut sekali…
“shik shin!” Tiba-tiba seseorang yang sedang Hara khawatirkan muncul dihadapannya.

Hara mendongak.

“Shik shin, tumben kau minum Soju. Kau kenapa?”
Hara tidak menjawab, ia menatap kyuhyun dengan pandangan sayu.
“Hara-ya, aku sengaja datang kesini untuk mencari makanan diapartemnmu..” Ucap kyuhyun.
Hara masih tetap termangu menatap kyuhyun.

Wajahnya,

Suaranya… Hara masih ingin mendengar suaranya. Hara masih ingin melihat wajahnya.
“hei Hara! emm.. tapi sepertinya kau tidak memasak hari ini ya?”
Hara masih ingin mendengar detak jantungnya.

Hara masih ingin…
“hhhhh…” kyuhyun menghela napasnya.
ya, Hara masinh ingin mendengar desahan nafasnya.
“Apa sebaiknya aku membeli makanan diluar saja? kau mau makan apa Hara?”
Hara masih menatap Kyuhyun. Sungguh, demi Tuhan! Hara belum siap untuk kehilangan kyuhyun!
“hmmm tapi aku ingin jajangmyeon, ottokhae Hara?”
“Hara?”
“Shik Shin KAU TULI YA?????” kyuhyun berteriak kesal, Yeoja yang daritadi diajak bicara tidak menjawab satupun ucapannya.
“eh? wae?” Hara sadar akan lamunannya, ia tersenyum meminta maaf -.-
“ah! sudahlah! aku keluar dulu mau beli jajangmyeon.” Kyuhyun melangkah menuju pintu apartemen dan membuka kenop pintu apartemen.

“chankaman! jangan pergi kyuhyun!” Hara berlari lalu menarik kyuhyun.
“hah? kenapa?”
“kau…kau disini saja, biar aku yang beli jajangmyeon.”
Bahaya bagi kyuhyun keluar sendirian mengingat Jungsoo sedang berusaha mengincarnya itu yang Hara pikirkan.
‘aku ingin memastikan bahwa kyuhyun baik-baik saja. Dia tidak boleh kemana-mana’ batin Hara dalam hati.
“kalau begitu kita beli bersama saja! kajja!” ajak kyuhyun.
“Ahni! kau di apartemenku saja! kau tidak boleh kemana-mana. Arasseo?”
“tapi kenapa?kenapa-”
“Diam bodoh! turuti saja kataku!” sungut Hara kesal.
nyali kyuhyun menciut melihat ekspresi marah yang terpancar di wajah Hara. Kyuhyun hanya mengangguk.
Hara keluar lalu menutup pintu dan menguncinya dari luar.
****

Hara mengendarai porsche-nya dengan kecepatan diatas rata-rata. Ia bingung, Ia frustasi, Ia tidak tahu bagaimana menyelesaikan semua ini.
Apakah Hara harus memberitahu pada kyuhyun tentang Jungsoo?
atau ia harus diam saja agar kyuhyun tidak khawatir?
Hara menyalakan musik didalam mobil, Gadis itu menyetel Lagu Only Hope milik penyanyi Mandy Moore. Lagu indah itu mengalun didalam mobil.

So i lay my head backdown…
and i lift my hands and pray to be only yours i pray to be only yours i know now you’re my only hope…

Hara menitikkan air matanya ketika bait lirik lagu itu mengalun.
Kota Seoul tidak terlalu ramai hari ini, Hara bisa bebas mengendarai porsche-nya secepat yang ia mau.
Ia berhenti disebuah apartemen megah, apartemen Junho.

“Hara? mau apa kau kesini?”
Tanya junho kaget saat tiba-tiba Hara masuk ke dalam apartemennya.

“Aku pusing!”
Hara melempar tas nya dan menghempaskan tubuhnya diatas sofa.
“bukannya Kyuhyun sedang ada di apartemenmu? kenapa kau malah kesini?” Tanya Junho seraya duduk disebelah Hara.
Hara tidak memperdulikannya, dia masih sibuk dengan pikirannya sendiri.
“Hara?”
“apasih? Berisik!!!” umpat Hara dan mendelik tajam setajam silet #eh?
“kau… Ada masalah?”
“ehm..Ya.”
Dan Hara pun menceritakan urutan cerita tentang obrolannya dengan Jungsoo tadi siang.
“…..Jungsoo bilang, dia akan membunuh kyuhyun dalam waktu dekat ini. Apa yang harus kita lakukaaaan?” Hara menutup ceritanya.
“hhh…Mau bagaimana lagi? kita harus melawannya.”
“Tapi kan Jungsoo itu-”
“Jangan berpikir negatif. Kita belum mencoba melawannya bukan? kau hanya melihat koleksi senjatanya. Kau belum melihat kemampuannya.”
Hara mengangguk lalu menggigit bibir bawahnya.
“Kau lupa ya? Aku ini Lee Junho, Anak dari seorang profesor ahli tekhnologi. Aku bisa saja mendapatkan senjata yang lebih canggih dari punya Jungsoo itu.” tambah Junho.
Secercah rasa lega menghinggapi Hara.
“Ya…Aku harus berfikir positif.” gumam Hara.
Junho memang berbakat dalam menenangkan hati seseorang, karena alasan inilah Hara lebih suka bercerita dengannya.
You Are My Everything My Love
Naegen neomani boyeo
Jaggu niga saenggakna
Eonjena naneun useulsu isseo

Ponsel Hara berdering,
“Yobosse-”
“CHO HA-RA!! KAU MENGUNCIKU DIDALAM APARTEMENMU!! AKU LAPAR SEKALI BODOH! MEMANGNYA KAU MEMBELI JAJANGMYEON DIMANA HAH SAMPAI SELAMA INI! AKU HAMPIR MATI KELAPARAN!!” teriakan Kyuhyun dari telepon.

Hara menjauhkan ponselnya dari telinganya. Suara melengking kyuhyun dari telepon benar-benar berpotensi merusak telinga(?)

Hara mendesis kesal lalu melepas baterai handphonenya. Kesal pada bocah itu!
“Kau meninggalkan kyuhyun dalam keadaan kelaparan, Hara?”
“hehehe.” Hara mengangguk dan nyengir gajelas

.
“Yasudah cepat kau beli makanan untuk kyuhyun!”
Hara mengangguk lagi kemudian bangkit dan keluar dari apartemen Junho.
Baru saja Hara menutup pintu apartemen saat tiba-tiba seseorang menepuk pundaknya. Hara berbalik dan melihat seorang gadis berdiri dihadapannya.

Siapa gadis ini?
“Excuse me…” Ucap gadis itu lembut.
“eh? What?” Tanya Hara bingung, melihat dari gaya pakaiannya dan aksen bicaranya, gadis itu bukan orang Korea. pikir Hara.
“Park Jaeyeon imnida.” ucap gadis itu mengulurkan tangannya ke arah Hara.
“oh kau orang Korea? aku kira bukan!” Hara menyambut uluran gadis itu.
Gadis berambut ikal bernama Jaeyeon itu hanya tersenyum.
“oh ya, aku Hara. Cho Hara.”
“Bangapseumnida Hara-ssi. emm boleh aku bertanya?”
“tanya saja.”
“apakah kau mengenal Lee Junho? Setauku dia tinggal di Apartemen ini.” Ucap Jaeyeon sambil mengedikkan kepalanya ke arah pintu apartemen Junho.
“oh Junho? iya aku sahabatnya. Wae?”
“jinjja? aku ingin bertemu dengannya!” Ujar Jaeyeon riang.
“sebentar.”
Hara berbalik lalu membuka pintu apartemen Junho,

“JUNHO-YA! CEPAT KELUAR, ADA SEORANG GADIS BERNAMA JIYOON MENCARIMU!” teriak Hara dan… Jiyoon? Namanya Jaeyeon bukan Jiyoon! Hara babo!

.
“jiyoon?” jawab Junho keluar dari apartemennya.
“Annyeong Junho-ya! Lama kita tidak bertemu.”
“Neo…Jaeyeon?” tanya Junho balik.
Jaeyeon mengangguk.
“aaaa Jaeyeon-ah bogoshippo!” Junho memeluk Jaeyeon dengan hangat.
“Nado!”
“Jaeyeon? siapa? kekasihmu Junho?” Tanya Hara.
“emm iya, sewaktu aku di Perancis. Kau ingatkan aku pernah tinggal cukup lama di Perancis?”
“oh, saat kau bersekolah disana?”
“Ne. Aku sempat berpacaran dengan Jaeyeon diPerancis tapi…”
“Tapi hubungan kami tidak disetujui.” imbuh Jaeyeon.
“ha? Kenapa?” tanya Hara penasaran.
“Karena…hhhh Hara percaya atau  tidak, Jaeyeon ini…. adik dari Park Jung Soo. Dan kau taukan Hara, aku ini ada dipihak Nichkhun dan Jungsoo dipihak appamu jadi ya… seharusnya aku dan Jaeyeon ini bermusuhan.” Junho meringis, ia yakin setelah ini pasti Hara langsung kaget!
“MWO? MWOOO? dia adik dari Jungsoo???”
tuhkan Hara kaget-_-
“kenapa memangnya dengan Jungsoo oppa?” Tanya Jaeyeon polos.
“KAU TAHU TIDAK? JUNGSOO ITU-”
Junho membekap mulut Hara.
“Kontrol emosimu Hara!” tegas Junho.
“Lebih baik sekarang kau pulang saja. Biarkan aku yang menjelaskan pada Jaeyeon.” Ucap Junho lagi dan akhirnya hara berlalu pergi meniggalkan mereka berdua.

****

@ Hara’s apartement.

Hara membuka pintu apartemennya dengan lesu, dilihatnya kyuhyun yang sedang duduk di Sofa ruang Tv-nya.

”maaf menunggu lama. Ini jajangmyeonmu! ” hara melemparkan bungkusan jajangmyeon tersebut ke arah Kyuhyun.

”aku tidak lapar. ”

”hah? Kau kan yang tadi menyuruhku membeli jajangmyeon! Ini aku sudah membelikannya untukmu! Makan sanah”

”tidak mau. Hara… siapa Jungsoo itu? Kenapa ia mau membunuhku?” Tanya kyuhyun tiba – tiba.

Hara terlonjak kaget, darimana Kyuhyun tahu hal ini?

”tentu saja aku tahu hal ini, apa kau kupa kalau Junho mempunyai jam tangan ’ajaib’ itu, dari situ aku bisa melihat kau sedang berbicara dengan Junho. Aku mendengar semuanya.” Ucap kyuhyun panjang lebar seperti bisa  menjawab pikiran Hara.

”oh itu..ehm iya. Eh…kyuhyun… apa kau… takut?” tanya Hara hati – hati lalu ia duduk disamping Kyuhyun.

”takut? Ha ha ha untuk apa aku takut?”

”kau… tidak takut Kyuhyun?”

”ahniyo. Tenag saja hara, aku pasti bisa mengatasinya. Kau tenang saja.”

 

TBC——

*****

PENDEK YA? PENDEK BANGEEEEEEEEEET!!

Author sebenrnya lagi maleeees banget nerusin ni FF hahaha /plak

Maaf ya, pasti readers pada kecewa L

Tapi tetep tinggalin komen loh!!

Okeh?

5 thoughts on “[Freelance] Mafia’s Princess part 4

  1. Gpp,,pendek tp good job :)
    aq lbh ska byk scene kyu-hana ^^
    Kyu cool bgt, lah dy mah kagamgkn tkt, org raja setan dr sgala setan d dunia :P

    LANJUUTT~
    next part hrs lbh panjang & seru y [=

Comment please? ( ื▿ ืʃƪ)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s