[Freelance] Neorago [part 1]

Cast : cho kyuhyun, choi hyun soo, Victoria f(x),

Support Cast: member Super junior, member f(x).

Rating :13

Genre : Romance and friendship

Type: continue

Annyeong, chingudeul…!! Ini ff pertama qu moga suka yach..! mian kalau kurang bagus maklum bru blajar bikin ff , pas bikin ff ini author aungguh memeras otak dan  kalau mau tau author di bantuin ma kyuhyun oppa uri nampyon#PLAKK *abaikan*. Lansung baca ja yach..^^

Hyun soo POV

“omma.. aku pergi!”

aku bergegas menuju halte terdekat di daerah rumahku, tak begitu lama bis yang aku tunggu datang, cukup kosong memang bis ini hanya ada beberapa orang di dalamnya. Aku memilih duduk disebelah seorang pria.

Pria itu terlihat lemas dan murung memang aku tak bisa melihat wajahnya karena dia memakai masker yang menutupi sebagian wajahnya sehingga aku hanya bisa melihat matanya.

Di perjalanan cukup hening tak ada percakapan diantara kami. Aku kembali melihat pria yang ada disampingku, ku rasa dia cukup tampan dengan wajah yang ditutupi masker itu, hidungnya terlihat mancung,  matanya pun terlihat indah rasanya ingin menatapnya terus. “ah.. apa yang kau pikirkan choi hyun soo, sejak kapan kau jadi wanita yang genit” fikiran ku pun berkecamuk.

Bis yang ku naiki tiba-tiba berhenti dan ternyata sudah sampai di halte selanjutnya. Pria itu segera berdiri setelah bis ini benar-benar berhenti, aku pun memberi jalan padanya karena ku rasa dia cukup terburu-buru setelah dia berada di depan ku, aku pun ikut berdiri karena tujuanku juga disini tapi tiba-tiba badan pria itu oleng, dengan reflek aku memegani pundak pria itu dari belakang.

“kenchana ?” tanyaku panik

“ne, gomawo!” jawab pria itu sambil berbalik melihatku masih dengan suara yang lemas dan kembali lagi meneruskan langkahnya untuk keluar dari bis. Aku pun mengikuti langkahnya karena sedikit khawatir. Setelah turun dari bis tiba-tiba dia berbalik menghadap padaku yang jalas jelas dari tadi seperti orang yang menguntitnya.

“ya… apa yang kau lakukan, aku sudah bilang terimakasihkan !” bentak pria itu dengan perubahan 180 derajat.

“hah..” aku menghela nafas kesal ”anio..ini untuk mu , arraso!” segera ku berikan air mineral yang sedari tadi sudah ku genggam dengan sedikit melemparkannya dan memang aku berniat memberikan air mineral itu padanya. Pria itu dengan reflek menangkap botol itu.

“minumlah itu, agar lebih baikan!” ucapku sambil berbalik meninggalkan pria itu.

Kyuhyun POV

Aku seketika diam mematung sambil melihat punggung wanita itu yang semakin menjauh. Aneh masih adakah wanita yang seperti itu di muka bumi ini, peduli terhadap orang lain. Ah… anio dia melakukan ini semua pasti karena dia tau siapa aku. Tiba-tiba suara klakson mobil mengagetkanku,

“ya.. cho kyuhyun mau sampai kapan kau berdiri disitu cepat masuk ?” teriak leeteuk dari dalam mobil putihnya. Memang aku yang memintanya untuk menjemputku di halte ini.

“arraso” teriaku sambil menghampiri mobil itu.

“heh… kenchana? Tanya leeteuk setelah aku duduk dimobilnya dan membuka maskerku.

“ne..” jawabku singkat.

“ kenapa wajahmu pucat?” tanyanya lagi sambil memegangi dahi dan leherku untuk memastihan suhu tubuhku.” Ya… badan mu panas, mana bisa kau bilang kau baik-baik saja dasar babo!” teriaknya lagi sambil segera menancap gas mobilnya menuju drom.

Hyun soo POV

Aku terduduk lemas memikirkan kejadian tadi, bisa-bisanya aku khawatir pada orang yang meyebalkan seperti itu. AH..dasar babo.

“Hyun soo.. cepat kita latihan!” teriak jieun teman satu perjuanganku. Aku sekarang memang sedang treining untuk menjadi artis di SM entertainment. Mungkin sudah dua tahun aku melakukan kegiatan treining ini.

“arraso!” aku berlari menghampiri temanku itu. Rasanya tak sabar bisa menjadi artis bersamanya pasti menyenangkan. Nama teman ku ini adalah lee jieun dia ingin menjadi artis hanya karena satu hal yaitu dia ingin menjadi teman dari lee hyuk je member super junior. Menurutnya menjadi teman itu sudah cukup karena kalau lebih dari itu dia tak bisa membanyangkannya. Aku selalu tertawa ketika dia sedang kumat kegilaannya pada si Eunhyuk itu.

Kyuhyun POV

Setelah kejadian di bis kemarin Sekarang aku berbaring di sofa yang ada ruang tengah drom karena menurut dokter aku terkena deman akibat kelelahan dan sekarang aku disini dengan sungmin hyung yang masih sibuk mengompres ku. Anehnya sejak tadi bayangan wanita itu muncul terus dalam fikiranku, apa karena aku sedang sakit panas? Tanyaku dalam hati.

*Flashback

Setelah mengganti bajuku, aku bergegas keluar studio dan menaiki bis yang kebetulan berhenti di halte yang berada tepat di depan gedung yang baru saja aku singgahi. Memang kebiasaan ku ketika mood ku kurang baik aku slalu menaiki bis umum untuk menghilangkan penatku. Di dalam bis cukup sepi hanya ada beberapa orang didalamnya. Baguslah kalau sepi seperti ini tak akan ada yang menyadari siapa aku.

HOT TIMES ne ipsurul humchil ttae

Ne simjangdo modu jaega dwego mara

Da hayahke bamul saedo ajik mogi mallaso

Narul mumchul suga obsotji

Tiba-tiba HPku berbunyi. tertulis di layarnya Teuki hyung. Ternyata dia yang menelpon ku segera kuangkat telpin itu.

“nuguseo?”jawabku lemas.

“ya.. kenapa kau pergi begitu saja. Dimana kau sekarang ?” teriak orang yang ada di seberang sana.

“aku di bis” jawabku singkat.

“ya… apa kau babo? Bagaimana kalau ada yang mengenalimu?” betak leeteuk yang masih diseberang sana.

“annio.. tidak akan ada yang tau lagi pula aku pakai masker!” jawabku dengan suara datar.” Baiklah.. Hyung jemput aku saja di Halte myondong!” pinta ku pada hyung ku itu.

“Arraso!” jawab leeteuk singkat, sambil memutuskan teleponnya.

Ku masukan kembali HPku ke dalam saku celanaku. Bis pun berhenti di sebuah halte, ku lihat seorang wanita masuk dengan terburu-buru dan dia segera duduk di sebelahku, aku sedikit kaget kenapa dia duduk di sebelahku. Segera ku palingkan wajahku menghadap jendela agar dia tidak bisa melihat wajahku. Di perjalanan aku sesekali menatap wanita yang ada disebelahku itu, dia cukup cantik hindungnya mancung, matanya indah , dengan rambut lurus berwarna coklat tua yang diikat rapi. Segera aku berbalik ketika dia menyadarai pandanganku. Rasanya canggung dan kaku, sepertinya sekarang dia yang memperhatikan ku. Tiba-tiba kepalaku pusing dan tubuhku lemas. Ketika aku mencerna rasa sakit di kepalaku, bis pun berhenti, ternyata sudah sampai di halte myondong. Aku bergegas untuk turun, wanita itu memberikan jalan untuk aku bisa lewat. Tapi tiba-tiba badanku oleng dan dengan sekejap ada sepasang tangan yang menangkap tubuhku dengan memegangi bahunku di kedua sisinya.

“kenchana ?” tanya suara lembut di belakangku, meskipun dengan nada panik.

“ne, gomawo!” jawabku sambil berbalik melihatnya. Aku terkejut ketika melihat wajah wanita itu dari jarak pandang sedekat ini, dia memang cantik. Aku bergegas turun setelah dia melepaskan tangannya dari pundakku. Ku rasakan wajahku sepertinya memerah. Aku segera melanjutkan langkahku setelah benar-benar turun dari bis itu. Ketika aku berjalan aku melihat pantulan wanita itu dari jendela toko-toko yang berjajar rapi dipinggiran jalan, dia terlihat seperti sedang mengikutiku, aku segera berbalik menghadapnnya.

“ya… apa yang kau lakukan, aku sudah bilang terimakasih kan !” aku berteriak padanya, sebenarnya hanya untuk menutupi kecanggungan ku padanya.

“hah..” dia menghela nafas sepertinya kesal ”anio..ini untuk mu , arraso!” dia melemparkan sebuah botol air mineral kearahku, dengan reflek aku menangkapnya,

“minumlah itu, agar lebih baikan!” ucap wanita itu setelah itu dia pergi begitu saja. Dan aku hanya mematung melihatnya berjalan semakin jauh.

*Flashback end

“hey… cho kyuhyun kenapa kau bisa sakit !” Tanya eunhyuk dengan muka polosnya.

“heh.. babo tentu saja bisa dia itu juga manusia” jawab donghae sambil memukul kepala eunhyuk pelan.

“sudah sudah, lebih baik kita makan aku sudah membuatkan ramyeon untuk kalian.” Sela ryeowook dengan celemek yang masih terikat di tubuh mungilnya.

“annio, aku tidak mau ramyeon !” teriaku pada hyung ku itu.

“ya.. kau itu ! wooki sudah cape cape buat ramyeon untukmu!” teriak hechul hyung yang dari tadi terdiam.

“apa yang kau mau kyunhyun-ya?” Tanya leeteuk dengan lembut.

“aku ingin bubur labu!” jawabku singkat.

Tiba-tiba hyung-hyung ku menatap eunhyuk serius.

“weo? Menatapku seperti itu ?” Tanya eunhyuk setelah menyadari semuanya menatapnya.

“nah, karena magnae kita ingin bubur labu, jadi kau yang beli!” pinta leeteuk dengan tatapan jahilnya.

“arraso..arraso aku akan membelinya.” Jawab eunhyuk dengan sedikit terpaksa.

Autor POV

Eunhyuk segera mengambil kunci mobilnya . dan bergegas menuju tempat yang menjual bubur labu terdekat.

“weo? Selalu aku yang diperbudak oleh mereka mengesalkan !” gerutu eunhyuk di dalam mobilnya dengan tidak sadar ia semakin mempercepat laju mobilnya.

“annyeong! Ada yang bisa saya bantu?”Sapa seorang pelayan.

“em… aku pesan bubur labu satu porsi dibungkus.” Jawab eunhyuk dengan singkat dan masih dengan kekesalanya. Untung saja aku pakai topi jadi muka kesal ku tidak terlihat orang kalau tidak imej eunhyuk yang selalu terseyum akan musnah, gerutunya lagi dalam hati.

Eunhyuk POV

“ini pesanan anda!” pelayan itu memeberikan sebuah bungkusan.

“ne, gomawo!” jawabku sambil memberikan uang pada pelayan itu dan mengambil bungkusan yang diberikan pelayan tadi.

Aku berjalan keluar toko bubur itu dan segera menghampiri mobil ku yang terparkir.

“CHAKAMAN…!”teriak seseorang dibelakang. Aku segera berbalik kearah sumber suara itu. Ternyata seorang pelayan dari toko bubur tadi.

“weo?” tanyaku bingung.

“ini…dom..pet..mu.. ter.. ting..gal..ha..hah..!” jawab pelayan itu terengah engah dengan tubuh yang masih menunduk, kurasa untuk menstabilkan nafasnya. Tiba- tiba dia menegakkan badannya dan memberikan dompet yang ada di tangannya, tapi ketika menegakkan badannya tiba-tiba wajahnya berubah kaget.

“ah.. gomawo..em !”aku menatap tanda pengenal yang ada di sakunya” Lee- Ji – Eun” lanjutku dengan sedikit mengeja.

Dia terdiam sejenak “ah, ne hyukie Oppa!” jawabnya sumeuringah, kurasa aku tau kenapa dia kaget tadi. Aku terseyum kepadanya kutatap pelayan itu dia cukup cantik dan kurasa kurang pantas untuk menjadi sorang pelayan. Matanya berwarna hitam, dengan rambut hitamnya bergelombang yang tergerai sampai pundak badannya pun tinggi semampai.

“weo… oppa?” Tanya wanita yang bernama Ji Eun itu ,yang membuat Aku tersadar dari lamunanku.

“ah.. annio, sekali lahi gomawo!” jawab ku salah tingkah.

“Ne, Cheonmanimnida!” jawabnya lembut dengan senyum manis.

Autor POV

Eunhyuk segera masuk kedalam mobilnya, sebelum dia meninggalkan tempat itu dia melambaikan tangannya kepada ji eun yang masih menatap kepergian eunhyuk dengan senyum yang masih terkembang diwajahnya.

Ji Eun POV

Apa ini mimpi? Aku menepuk nepuk kedua pipiku tak percanya. Masih dengan tubuh yang mematung dan wajah yang masih tersenyum, seseorang memukul pundakku dari belakang.

“Jieun-ya kau baik-baik saja ?” Tanya hyun soo cemas yang baru saja datang.

“ne…” jawabku masih berseri seri.

“ya… ada apa denganmu ?” tanyanya lagi.

“kau tau hyun soo, aku tadi bertemu dengan Eunhyuk oppa..!” jawabku sumeuringah

“chinca.. Eodi? Eonje?” Tanya hyunsoo bertubi-tubi.

“baru saja di sini dia baru saja membeli bubur di tempatku bekerja dan dompetnya ketinggalan dan aku yang mengembalikannya!’ jawabku panjang lebar.

“wah… beruntung sekali kau!” jawabnya kagum.

“kau tau dia juga menyebutkan namaku!” tambahku.

“wah… kapan aku bertemu dengan Kyuhyun yah?” teriak temanku itu.

Memang temanku ini Choi Hyun soo adalah seorang Sparkyu dan aku Jewels, dia sangat tergila-gila dengan satu magnae itu. Tapi aku senang bisa berteman dengannya dan firasatku mengatakan sebentar lagi keinginan kami untuk bertemu dengan bias kami masing-masing akan tercapai. Memang sejak awal kami mengikuti treining untuk bertemu bias kami. Tapi aku sekarang harus bekerja keras untuk menabung sehingga aku berkerja paruh waktu di toko bubur ini setelah pulang sekolah.

Pertama kali bertemu dengan Hyun soo adalah di sekolah aku memang bukan orang seoul aku pindahan. Keluarga ku termasuk keluarga yang sederhana. Sedangkan Hyun soo bisa dibilang keluarganya cukup kaya, tapi kelebihan dari dia adalah dia tidak pernah sombong dan memilih milih teman. Kami bisa berteman dekat karena kami satu hati dan satu tujuan yaitu kami ingin menjadi ELF dan bisa bertemu dengan bias kami masing-masing.

“pasti kita akan bertemu mereka… tenanglah..!” jawabku menenangkannya.

Hyun soo POV

“ah, iya kemarin aku belum cerita kan ?” tanyaku pada Jieun.

“cerita apa ?” jawab jieun bingung.

“kau tau kenapa kemarin aku kesal karena aku bertemu seorang pria di bis dan pria  itu sangat menyebalkan, aku bermaksud menolongnya, eh dia malah membentaku, dasar tidak tau diri !” cerita ku panjang lebar.

“benarkah? Hah, harusnya jangan kau tolong dia ! apa kau lihat wajahnya?” Tanya Jieun penasaran

“annio.. soalnya pria itu pake masker dan aku hanya bisa melihat matanya!” jawab ku.

“hahahaha…..!”tiba-tiba jieun tertawa puas.

“ya…kenapa kau mentertawakanku!” teriakku.

“annio, kau kan suka kyuhyun dan kyuhyun itu adalah evil, siapa tau pria itu kyuhyun karena pria itu mirip evilkan, hahah…!” jawab jieun sambil melanjutkan tawanya.

“aish… mana mungkin, kyu oppa tidak akan sekejam itu arraso!” aku memukul kepalanya pelan dan pergi meninggalkannya.

“ya.. kenapa kau marah, aku  hanya bercanda, ya… Choi Hyun Soo…!” teriak Jieun di belakangku.

Autor POV

Dua minggu telah berlalu. Kyuhyun semakin penasaran dengan wanita yang memberinya air mineral itu. Setiap hari bayangan wanita itu selalu muncul . setiap hari setelah latihan atau show ia selalu memandangi botol air mineral itu. Bahkan tak ada yang boleh menyentuh botol itu meskipun orang itu adalah hyung-hyungnya sendiri.

Kyuhyun POV

Aku seperti orang bodoh, setiap hari memandangi botol air mineral itu. Benar-benar aneh baru pertama kali di hidupku ada seorang wanita yang terus muncul di dalam otakku, kalau seperti ini terus aku bisa gila. Hatiku mengatakan aku pernah memiliki hubungan yang dekat dengan wanita itu dan rasanya hati dan pikiranku ini terikat padanya.

“kyuhyun-ya konsentrasi sedikit!’ teriak eunhyuk yang sedang mengajariku gerakan baru.

“eh…mianhae hyung!’ jawabku sepontan.

“mwo? Coba ulangi lagi magnae kita bilang apa tadi!” teriak siwon kaget.

“hahah.. baru kali ini kau memanggilku hyung, rasanya naeh!” sambung eunhyuk

“coba sekali lagi…!” pinta sungmin yang ingin mendengar perkataan langka itu dari mulutku.

“SHIRO…!” teriakku.

“ya… sudah..sudah kita latihan lagi!” pinta sindong yang sedari tadi hanya memakan cemilannya.

Ah.. bisa gila aku kalau begini terus latihanku bisa kacau. Gerutu ku dalam hati.

“ah.. hyung aku istirahat dulu..!” pintaku pada teuki hyung.

“arraso, sepertinya kau sudah lelah!” jawab leeteuk sambil melempar handuk padaku.

Aku menangkap handuk itu dan bergegas mandi.. agar badanku lebih segar. Ku biarkan tubuhku dibasahi oleh air. Bayangan wanita itu muncul lagi, dengan rambutnya yang diikat rapi, poni yang penutupi keningnya dan mata coklat itu yang menatapku lembut.

“ah…. Kenapa aku jadi babo,!” teriakku.

Ku putuskan besok aku akan pergi ke halte dimana wanita itu naik. Agar aku tidak benar-benar jadi orang gila.

Autor POV

“ada apa dengan kyuhyun akhir-akhir ini dia aneh?” Tanya eunhyuk pada leeteuk.

“entahlah, mungkin dia sedikit kelelahan!” jawab leeteuk tanpa memalingkan wajahnya dari TV

“lelah, sepertinya bukan!” sela donghae yang sama-sama sibuk sedang menatap TV

“ah.. kau pernah memegang botol mineral punyanya?” Tanya sungmin yang baru saja keluar dari kamar.

“benar, botol air mineral itu!” teriak eunhyuk seperti teringat sesuatu.

“memangnya kenapa dengan air mineralnya?” Tanya ryeowook yang sedari tadi mengaduk cangkir kopinya.

“kau tau waktu itu setelah latihan aku haus dan aku salah mengambil botol , aku malah mengambil botol mineral kyuhyun dan dia langsung mengamuk padahal sebelumnya kalau aku salah ambil dia tidak akan semarah itu !” jelas eunhyuk.

“ah, yah aku juga pernah, air minumku habis dan aku memintanya dia benar-benar tidak memberiku meski satu tetespun dari botol air mineral itu, tapi dia langsung memberiku air minum yang lain.” Sambung siwon

Haechul hanya menggeleng mendengar cerita eunhyuk dan siwon.

“ah, sekarang dia dimana? Apa dia bawa botol air mineral itu?”sindong baru angkat bicara.

“tentu saja dibawa biasanya botol itu ada disamping tempat tidurnya tapi sekarang tidak ada.”sambung sungmin.

Kyuhyun POV

Aku memacu mobilku dengan cepat menuju halte wanita itu naik. Setelah sampai aku mulai mengamati sekitar halte itu dari dalam mobil ku. Saat itu dia naik bis di halte ini sektar jam 2 sore, kemung kinan dia akan naik bis di halte ini juga jam 2 sore, hari ini juga hari yang sama ketika dia naik bis. Tapi sudah 2 jam aku menunggu wanita itu.dia belum muncul juga, untung saja hari ini jadwalku kosong sehingga aku bisa leluasa menunggu wanita itu.

“aish… kenapa selama ini, wanita macam apa dia membuat seorang namja sepertiku kelimpungan mencari dia !” gerutuku yang sedari tadi terus memandangi halte itu. Kulihat lagi jam tanganku kini jarum jam sudah menunjuk ke angka 7, berarti akau sudah menunggu disini selama 5 jam.

Don’t! Don! Modeun ge don sesang won ane gadhin nuh What is your mind

HPku berbunyi nyaring membuyarkan konsentrasiku.

“aish.. kenapa ada yang mengganggu disaat seperti ini!” kulihat layar hp ku ternyata Teuki hyung yang menelpon.

“nuguseo?”jawabku.

“ya… kau dimana sudah jam berapa ini?” teriak leeteuk di sebrang sana.

“aish.. aku bukan anak kecil ini baru jam…” kata-kataku terhenti ketika wanita yang kutunggu dari tadi muncul.”a..hyung nanti aku telpon lagi!” kumatikan HPku dan aku segera bergegas menuju wanita sialan itu.

Hyun soo POV

Flashback

Oh my super girl
Ojik naui baby girl
Neoreul molla boneun geureon namjadeuri baboya

HPku berbunyi dengan lantang memecah keheningan di dalam kamarku.

“nuguseo!” jawabku

“hyun soo-ya hari ini kita tidak latihan seperti hari biasanya!” jelas Jieun diseberang sana.

“waeyo?” tanyaku bingung.

“kata pelatih hari ini ada urusan, jadi kita laitahn jam 7 malam kau bisa?” Tanya ji eun lagi.

“tentu saja aku pasti bisa, gomawo sudah memberitahuku!”

“Ne, Cheonmanimnida!”jawab jieun lembut. Sambil menutup telponnya

Aku segera mamasukan kembali hpku ke dalam saku celanaku setelah jieun menutup teleponnya.

“Hyun soo!” teriak omma dari lantai bawah.

“ne!” aku segera bergegas menghampiri omma ku.

“ah hyun soo apa hari ini kau latihan?” Tanya omma tanpa memalingkan wajahnya pada ku.

“ne waeyo? Tapi nanti jam 7 aku harus latihan !” jelas ku.

“ah bagus, kalau begitu bantu omma membuat kue ini, omma mau membagikan undangan ini dulu ketetangga, minggu depankan saudaramu choi hye sun menikah.” Pinta oma padaku sambil memakaikan celemek ke tubuhku.

“ne.. tapi omma harus pulang jam 7, karena aku mau latihan..!” pinta ku.

‘arraso..” lanjut omma sambil meninggalkanku di dapur.

Memang sulit menjadi anak perempuan satu-satunya pasti hanya aku yang bisa diandalkan. Appa sedang pergi ke pulau jeju untuk mengerjakan bisnis perhotelannya dan oppa ku Choi Junsu sedang kuliah di AS. Jadi siapa lagi yang bisa omma andalkan. Aku segera melakukan apa yang disuruh oleh omma dengan secepat kilat. Saat kulihat jam di tanganku ternya sudah jam 6.30 pm aku segera bergegas mengganti pakaian ku untuk pergi latihan, tapi omma belum datang juga. Segera ku tulis surat di secari kertas untuk omma ku karena aku sudah terlambat, tak ada waktu lagi untuk menunggu omma pulang. Aku takut seosengnim akan marah kalau aku terlambat. Setelah ku kunci pintu rumah, aku segera berlari meuju halte di dekat rumahku.

Flashback end

“ya… kau!” teriak seorang pria yang baru saja keluar dari mobilnya setelah aku sampai di depan halte. Aku sedikit bingung karena sedikitpun aku tidak mengenali pria itu, mana bisa aku mengenalinya dia memakai topi dan kerah jeket putihnya diangkat untuk sengaja menutupi bagian mulut dan hidungnya.

“nugu….?” Tanya ku dengan sedikit ragu.

“aku adalah orang yang kau berikan botol air mineral waktu itu!’ jawab pria itu sambil perlahan mendekatiku. Setelah mendengar perkataannya tadi tiba-tiba aku teringat pria bermasker waktu itu.

“ah… kau ternyata, mau apa kau?” tanyaku sinis.bukannya menjawab pertanyaan ku pria itu malah menurunkan kerah jeketnya yang dari tadi menutupi sebagian wajahnya. Ketika aku melihat seluruh wajahnya aku tersentak dengan apa yang ku lihat.

“kau…!” teriaku kaget

“apa waktu itu kau tidak mengenaliku?” Tanya pria itu tanpa memperdulikan teriakanku.

“a..nn..nio..!” jawab ku gugup.

“ oh… berapa nomor HPmu?”Tanya pria itu dengan tubuh sudah berada di dekatku.

“mwo…!” belum sempat aku menjawab ia segera mengambil HPku yang memang sedari tadi sudah ku genggam. Pria itu terlihat sedang menekan nekan tomabol di HPku.

“ini nomor hpku, ah iya kau tau siapa aku kan?” sambil menunjukan layar hpku yang dilayarnya sudah tertera beberapa dijit angka.

“ne, kau cho kyuhyun!” jawabku kaku.”ah, chakaman!’ lanjutku ketika dia akan pergi.

“waeyo?”tanyanya heran.”kenapa kau tulis nomor telponmu di hp ku ?”tanyaku dengan tampang bodoh.

“em….!” Dia berpikir cukup lama.”saranghaeyo.” lanjutnya singkat. Aku terkejut mendengar perkataannya tadi hingga tubuhku mematung melihat kepergiaannya.

“aa… apa ini mimpi!” teriaku saat mobil kyuhyun sudah tak terlihat lagi, aku menepuk nepuk kedua pipiku tak percanya.

“annio pasti dia hanya mengejeku, mana mungkin dia menyukai orang yang tidak dia kenal.. annio..annio..!”ucapku menenangkan diri.

Kyuhyun POV

Segera ku palingkan wajahku yang kurasa sudah memerah sekarang setelah mengatakan hal bodoh tadi. Aku segera menuju mobilku yang terparkir di pinggir jalan. Di dalam mobil sebelum aku menancap gas pergi aku menoleh ke arah wanita yang bisa kubilang telah ku tembak tadi. Dia hanya diam mematung seperti telah melihat setan tentu saja mana ada orang yang biasa biasa saja setelah di tembak oleh orang seperti ku.pikir ku dengan bangga.

Ketika sampai di depan drom,Aku turun dari mobil dan bergegas menuju dromku itu. Ketika ditengah jalan aku teringat sesuatu yang cukup penting.

“aish.. babo kenapa aku tidak menanyakan dulu namanya!” teriak ku.

“ah …!” segera aku rogoh saku celanaku dan menelepon nomor yang baru saja aku dapat.

“nuguseo?” Tanya orang diseberang sana dengan lembut.

“ini aku cho Kyuhyun, aku lupa menanyakan siapa namamu?” jawabku datar dengan nada tak berdosa padahal aku sudah membuat jantung orang itu hampir  berhenti berdetak.

“a…aku, eh namaku Choi Hyun soo!” jawab wanita itu dengan sedikit ragu.

“oh.. Choi Hyun soo!” jawabku ringan “em sudah dulu oke.. Jo-eun jeonyeogimnida, jagi-ya!” lanjutku sambil menutup telponku dengan sedikit terkekeh.

Hyun Soo POV

“mwo.. jagi!” teriaku setelah menerima telpon dari orang aneh itu.

“waeyo?” Tanya Ji Eun heran yang sedari tadi di sampingku.

Sambil menunggu Sonsengnim datang aku menceritakan kejadian hari ini yang membuat jantungku hampir berhenti berdetak.

“mwo Cho Kyuhyun kau bilang!” teriak Jieun setelah mendengar ceritaku yang aku pikirpun memang tak masuk akal.

“ ada apa ini kalian ribut sekali?” Tanya Sonsengnim yang baru saja datang.

“ah.. annio Sonsengnim!” jawab ku dan Jieun serentak

“arraso langsung saja, aku meminta kalian datang hari ini bukan untuk latihan tapi karena aku punya kabar bagus untuk kalian, bulan ini kalian akan memulai debut kalian sebagai artis!” jelas Sonsengnim.

“kya… chinca yo ?” teriak ku dan Jieun tak percanya.

Sonsengnim menyuruh kami berdua untuk datang ke SMTWON besok untuk membahas mengenai kontrak kami berdua. Rasanya bagaikan mimpi aku mulai melupakan masalahku dengan cho Kyuhyun rasanya sangat menakjubkan hari ini ada 2 keajaiban dalam hidupku yang datang bersamaan. Tak sabar rasanya menunggu hari esok.

Author POV.

“Ya.. cho kyuhyun dari mana saja kau?” Tanya leeteuk ketika kyuhyun baru masuk keruang tengah drom kami.

“mencari udara segar!” jawab kyuhyun datar. Tapi tiba-tiba semua hyungnya yang asalnya sibuk dengan pekerjaan mereka mulai mengerumuni kyuhyun.

“waeyo?” Tanya kyuhyun kesal.

“mana botol air mineral itu?” haechul mulai angkat bicara.

“geledah saja tasnya!” perintah eunhyuk.

“ya.. apa yang ingin kalian lakukan!” gertak kyuhyun ketika sungmin, donghae, sindong dan siwon mulai merebut tas kyuhyun.

“cepat cari botol itu, memangnya apa yang special dari botol itu!” perintah enhyuk lagi.

“dapat..!” teriak donghae.

“ya.. berikan botol itu!” pinta kyuhyun pada satu fish itu.

“annio.. kami ingin tau dulu kenapa botol ini berarti bagimu?” teriak donghae sambil menjauhkan botol itu dari kyuhyun.

“ya.. itu hanya botol air mineral biasa!” bantah kyuhyun pada hyungnya itu.

“mana mungkin hanya botol air mineral bisa, karena botol ini kau jadi tak konsen latihan kan ?” leeteuk mulai angkat bicara.

“arraso..arraso akan ku jelaskan semuanya tapi berikan dulu botol itu !” pinta kyuhyun sambil memohon. Setelah mereka memberikan botol itu pada kyuhyun, kyuhyun menceritakan semua yang terjadi padanya setelah mendapat botol air mineral ini. Mulai dari banyangan wanita itu yang selalu muncul didipikrannya, dirinya yang mulai tersenyum sendiri ketika mengingat kejadian itu sampai kejadian hari ini ketika dia menyatakan perasaannya pada wanita itu.

“ya.. no baboya?” bentak heechul setelah mendengar cerita kyuhyun.

“apa kau gila ! wanita itu bukannya akan suka padamu tapi dia malah akan menjauhimu karena dia kira kau itu orang aneh, mana bisa ada seorang pria menyukai dirinya padahal pria itu tidak mengenalnya!” lanjut heechul.

“ya heechul, kenapa kau jadi marah ! kapan lagi magnae kita ini jatuh cinta!” sela leeteuk sambil memegang punda kyuhyun .

“benar, lagi pula ada pepatah cinta itu buta bukan!” tambah eunhyuk

“memang tapi apa wanita itu bisa menerima begitu saja, bisa-bisa imej kyuhyun rusak kalau wanita itu memberitahu orang lain dengan kalakukan kyuhyun seperti ini!” bela heechul

“tapi mana mungkin dia menolak, kalau dia tau siapa kyuhyun kita ini.. !” jelas donghae

“itulah yang aku hawatirkan, aku tidak mau dongsaeng ku mencintai orang yang hanya memandang status socialnya saja..” jelas heechul sambil menatap kyuhyun ku lekat-lekat.

Autor pov

*Di gedung SMTWON*

“MWO.. sajangnim benar-benar akan menerbitkan girl band baru?” teriak ember di ruang ganti grupnya.

“ne.. menurut manager grup itu akan menjadi icon SMTWON menggantikan kita!” sambung Luna.

“mwo.. sehebat apa grup baru itu sampai bisa menyingkirkan kita?” tanya krystal.

“kurasa mereka memang hebat karena waktu itu aku pernah melihat CD demo mereka dan akupun terkagum dengan tehnik mereka menyanyi dan menari!” jelas sulli.

“ya.. apa kau mau kita di depak dari proyek besar itu, kalau kita berhasil kita bisa go international! Kau tau itu!” bentak Victoria yang sedari tadi hanya terdiam.

“arra..arra.. !” jawab sulli.

“baiklah, kita harus membuat rencana untuk menyingkirkan mereka, tapi bagaimana caranya?” tanya victoria pada teman satu grupnya.

Hyun soo POV

Hari ini tiba juga, ku pandangi pintu kaca besar itu lekat-lekat dan sesekali ku tepuk-tepuk pipiku tak percanya ini terjadi dan sepertinya itu juga yang dilakukan Jieun disampingku.

“ya mau sampai kapan kalian diam disutu ayo masuk!” teriak Sonsengnim.

“ne..!” jawabku dan Jieun serempak.

Kini aku sudah melewati pintu kaca besar yang sedari tadi kupandangi. Rasanya kaki mulai lemas.. dan jantungku mulai tidak teratur berdetak.

“hyun soo.. lihat siapa itu!” teriak jieun sambil menunjuk sebuah kerumunan yang berada di dekat lobi.

“bukan kah itu Super Junior!” lanjut Jieun dengan histeris. Ketika aku mendengar satu kata itu aku semakin lemas. Apa yang harus ku lakukan bila kyuhyun melihatku, aku bisa gila sekarang.

“hyun soo!” teriak kyuhyun dari balik kerumunan itu yang sekaligus membuat orang-orang disana tepatnya member super junior ikut menoleh melihat ke arahku. Aku hanya bisa terdiam membeku.ketika dia mulai mengahampiriku dengan member super junior yang lain mengikutinya dari belakang.

“oo.. ini yang membuat mu gila cho kyuhyun!” sindong mulai angkat bicara

“ternyata kau tak salah pilih!” sela donghae yang sedari tadi melihatku lekat-lekat.

“mwo?” tanyaku bingung.

“Jieun apa yang kau lakukan disini!” tiba-tiba eunhyuk angkat bicara.

“eh, a..ku.. dan Hyun..soo disini..!” sebelum Jieun menyelesaikan kalimatnya Sonsengnim muncul dari belakang.

“ah.. ayo masuk Sajangnim sudah menunggu kalian!” jelas Sonsengnim.

“ne..” jawabku dan jieun

“ah.. oppa nanti aku jelaskan, sekarang aku pergi dulu!” jelas jieun pada eunhyuk sambil membungkuk untuk berpamitan, aku pun ikut membungkuk tanpa mengucapkan sepatah kata pun karena masih shock. Ku lihat kyuhyun tersenyum manis padaku begitupun dengan member yang laininya kecuali heechul, mukanya terlihat ditekuk seperti tidak menyukai kehadiranku.

Kyuhyun POV

Aku terus memandangi punggunnya yang mulai tak terlihat. Apa yang dia lakukan disini dan mengapa dia harus bertemu dengan direktur.

“kau kenal wanita tadi?” Tanya siwon pada eunhyuk.

“ya, dia adalah pelayan toko bubur waktu itu yang aku ceritakan padamu.” Jelas eunhyuk

“aish.. kalian berdua ini memang selera kalian tinggi, mengapa mengenal wanita secantik itu tidak memberi tahuku!” rengek leeteuk yang sedari tadi tertegun melihat kepergian 2 wanita tadi.

“hah.. cantik biasa saja!” sela heechul sambil berlalu meninggalkan kami.

“ya. Kim heechul ada apa dengamu!’ teriak donghae sambil mengejar heechul.

“aish, ada apa dengan hyung, apa dia benar-benar tidak suka dengan Hyun soo!” jawabku kesal.

“ tenanglah kyu.. kita lihat dulu bagaimana wanita itu, lagi pula dia belum menjawab pernyataanmu kan ?” jelas sungmin menenangkanku.

“benar, ayo kita berjuang kyu!” teriak eunhyuk.

“maksudmu?” tanyaku bingung dengan kata kami.

“annio..!” jawab eunhyuk sambil seidkit terkekeh dan berlalau meninggalkanku.

Hyun soo POV

Aku baru saja keluar dari ruangan direktur lee soo man, rasanya sungguh campur aduk antara bahagia dan terkejut. Mimpiku kini sudah di depan mata. Besok skejulku sudah ditentukan aku harus datang lagi kesini untuk mengambil teks lagu yang akan ku nyanyikan dengan jieun dan kim gein teman baruku yang baru saja direktur kenalkan padaku yang merupakan partnerku sekarang. Oh, iya aku lupa Sonsengnim memberitahu nama grup kami adalah 2SM.

“kya.. akhirnya mimpi kita jadi kenyataan!” teriak Jieun ketika keluar dari ruangan direktur lee.

“hem.. benar akhirnya kita bisa jadi penyanyi yang sesungguhnya!” jawabku dengan senyum lebar mengembang diwajahku.

“yah.. jadi kita harus berjuang!” sambung Gein dengan senyum yang lebar pula.

“oh.. kau adalah artis baru yang di bicarakan direktur lee!” aku segera menoleh setelah mendengar kalimat tadi. Ternyata yang mengatakan itu adalah Kyuhyun.

“benarkah kalian artis baru itu?” Tanya eunhyuk histeris di balik tubuh kyuhyun

“ne.. oppa!” jawab Jieun dengan malu-malu karena kini eunhyuk sudah memegang kedua tangan Jieun.

“chukae!” sela kyuhyun sambil menepuk pundakku ringan.

“ne..!’ jawabku singkat.

“nugu?” Tanya eunhyuk sambil menatap Gein.

“eh, choneun kim Gein imnida!” jawab gein sambil menunduk.

“ah… !”jawab eunhyuk sambil tersenyum pada wanita mungil itu.

“dia teman satu grup kami!” jawabku menjelaskan.

“yeppo!” ucap ryeowook. Memang dengan tubuhnya yang kecil Gein sangat cantik rambutnya yang lurus sebahu berwarna coklat tua dengan pita menghiasi disana, juga sikapnya yang ramah dan lembut. Pasti namja yang melihatnya akan mengatakan hal yang sama dengan ryeowook.

“ya… Cho kyuhyun, Eunhyuk. mau sampai kapan kalian disitu ?” teriak sungmin yang sedari tadi mengawasi kami dari jauh.

“ne.. hyung!’ jawab kyuhyun”nanti aku telpon!” lanjut kyuhyun sambil berlalu pergi meninggalkan aku dan teman-temanku. Dengan eunhyuk mengikutinya dari belakang.

“apakah ini bukan mimpi, kya… eunhyuk oppa mengucapkan selamat padaku!’ teriak jieun sumeringah.

“ya, kau tidak mimpi!” jawabku dengan lemas sambil meninggalkannya.sedangkan gein hanya terseyum melihat tingkah jieun.

Author POV

Hyun soo pergi begitu saja meninggalkan jieun dan gein  sendiri. Tapi tak lama mereka mengikutinya dari belakang.Sungmin yang menatap tiga wanita itu terlihat sangat kesal dengan kenyataan yang terjadi bahwa ketiga  orang wanita itu akan masuk kedunia yang sama dengannya.

——–

——–

——–

——–

——–

Waktupun berlalu dengan cepat seluruh member super junior telah selesai dengan skejul mereka hari ini kini kyuhyun dan hyung-hyungnya segera pulang ke drom mereka. Lain dengan Hyun soo dan teman-temannya ,mereka harus merundingkan bagaimana konsep saat mereka tampil diatas panggung dan bagaimana gaya berpakaian mereka di panggung yang cocok dengan lagu yang merka bawakan.

“ah.. melelahkan sekali hari ini!” keluh hyun soo sambil melemparkan tubuhnya ke atas kasur.

Sorry Sorry Sorry Sorry
Naega naega naega meonjeo
Nege nege nege ppajyeo
Ppajyeo ppajyeo beoryeo baby

Tiba-tiba HP hyun soo berdering dengan cepat hyun soo mengangkat telpon itu.

“he..llo o..ppa..!’ jawab hyun soo gugup.

“apa kau sudah tidur?” Tanya kyuhyun dari sebrang sana.

“annio oppa, waeyo?” jawab hyun soo dengan nafas yang masih ditenangkan.

“em… aku ingin menanyakan jawaban pernyataanku waktu itu!” jawab kyuhyun dengan nada datar.

“mwo…!’ jawab hyunsoo kaget”eu… bisakah oppa memberi waktu padaku untuk berfikir?”lanjut hyunsoo sambil memilih-milih kata.

“berapa lama?” tanya kyuhyun

“em…satu hari bagaimana?” Tanya hyun soo.

“arraso satu hari aku tunggu jawabanmu!” jawab kyuhyun masih dengan nada suara datar.

“ne.. oppa Jumusipsio annyeonghi!” jawab hyun soo lembut.

“ne..!” jawab kyuhyun sambil menutup telponnya.

Kyuhyun POV

Ku pegangi kedua pipiku, rasanya udara disekitarku begitu panas, kini aku mulai menggerakan tanganku seperti sedang mengipas-ngipas ke arah wajahku.

“ah.. babo, kenapa aku begitu dingin padanya!’ teriakku frustasi. Memang sikapku tadi di telpon hanya untuk menutupi  kegugupanku.

“bagaimana kalau dia menolakku, karena sikapku tadi yang terlihat tidak begitu berharap padanya!” ucapku dalam hati.

“ada apa denganmu?” Tanya sungmin hyung yang baru saja memasuki kamar.

“ah.. annio!” jawabku ringan, kalau aku beritahu dia pasti dia akan memarahiku.

“cepat tidur besok kita kan harus datang ke acara Musik bank!” perintah sungmin hyung sambil menutup pintu kamar.

“hyung apamenurutmu heechul benar-benar tidak menyukai hyun soo?” tanyaku setelah dia menutupi tubuhnya dengan selimut di kasur sebelah tempat tidurku.

“entahlah!” jawabnya singkat tanpa berbalik kearah ku.

“lalu kenapa dia selalu sinis ketika aku membicarakan hal itu?” tanyaku dengan kaku.

“mungkin, heechul hyung itu tidak mau kau salah pilih dan pada akhirnya kau terluka, memangnya kau benar-benar menyukai wanita itu?” jelas sungmin sambil memunggungi ku.

“entahlah aku juga bingung hyung, ketika melihat wanita itu rasanya aku telah mengenalnya lama !” jawabku sambil menatapi punggung hyungku itu.

“suadah cepat tidur, besok kita harus bangun pagi, kita bicarakan lagi lain kali!” jawab sungmin ringan.

Author POV

*drom F(X)*

“kalian masih ingat dengan pembicara kita waktu itu?” tanya victoria mengawali obrolan.

“ne.. tentang grup baru itu kan?” jawab ember.

“katanya nama grup itu 2SM” lanjut sulli.

“ah.. aku tidak peduli dengan namanya. Ku dengar salah satu grupnya dekat dengan kyuhyun.”jelas Victoria.

“chinca? Kata siapa?” tanya krystal penasaran.

“aku dengar dari heechul oppa, dia bilang kyuhyun menyukai salah satu member dari grup itu. Namanya em…. Kalau tidak salah Hyun soo, ya.. hyun soo!” jelas Victoria sambil mengingat ngingat.

“lalu apa hubungannya rencana kita untuk menghancurkan grup itu dengan hubungan kyuhyun dan salah satu member  grup 2SM itu?” tanya ember.

“ya.. kau bodoh atau apa ? kalau seandainya kyuhyun benar-benar  memiliki hubungan dengan si hyun soo itu, otomatis grup itu akan ikut terangkat namanya, kalian tentu taukan super junior itu sangat tenar!” jelas Victoria.

“tapi bagaimana bila fans suju malah membuat grup 2SM itu jadi dibenci banyak orang, itu akan mempermudah kitakan kalau kyuhyun dan hyun soo itu memiliki hubungan!” jelas luna.

“ya.. member suju yang lain pasti akan menyakinkan fans mereka dengan hubungan kyuhyun, dan pasti fensnya itu akan menurut dan otomatis mereka juga akan menyukai 2SM.” Bentak Victoria pada temannya itu.

“lalu kita harus bagaimana?” tanya sulli.

“kita gagalkan hubungan kyuhyun dan hyun soo, atau lebih bagus lagi kalau kita ambil alih cerita cinta kyuhyun dengan salah satu member grup kita!” jelas Victoria sambil tersenyum sinis.

“lalu bagaimana kalau 2SM akan tetap terkenal dengan kemampuan mereka, meskipun tidak menggunakan hubungan kyuhyun dan hyun soo. apa yang harus kita lakukan?”tanya ember.

“itu mudah kita jebak salah satu member 2SM untuk melakukan hal yang tidak di sukai fans.” Jawab Victoria dengan penuh bangga.

“kalin sungguh mengagumkan!” pekik seseorang di  depan pintu.

“manager!” teriak sulli kaget.

“ku kira kalian akan pasrah dengan situasi ini, tapi memang kalian itu yang terbaik dalam menyingkirkan lawan!” puji manager f(x) pada wanita-wanita itu.

“lalu apa rencananya ?” tanya manager penasaran.

“ini rencananya!” jawab Victoria sambil tersenyum penuh kemenangan.

-TBC-

AUTHOR : tanks for you all, mianhae buat fansnya f(x) ini Cuma cerita fiksi aja yach..autor juga minta maaf kalau ff nya aneh.. hehehe, semoga kalian suka, ff ini masih ada lanjutannya meski Cuma 2 part… buat nambah kreatifitas  autor tolong komen yach.. kritik dan saran selalu autor tunggu.

Gomawo….

12 thoughts on “[Freelance] Neorago [part 1]

  1. Wow…Daebak!!!^^

    Disini Vic Onni jadi Jahat,terus kok nama Amber jadi Ember sih???hehehe

    Pokoknya FF nya keren,Lanjut!!!^^

    Jangan Lama-lama lanjutannya!!!!Okay? :D

  2. aigo agaaak miris sbenernya
    ini trlalu …. apa ya?
    penuh konspirasi?
    nah iya begitulah

    tp overall nice ff kok
    mngkn cm typo doang
    sip, next part ditunggu oke..

  3. wooohohooooooho
    kereeeen :D
    asik banget hyunsoonyaaa, jieunnya juga! kenapa namanya jieun coba? aku jadi ga bisa marah2 kan ke dia gara2 deket ama eunhyuk (?)
    lanjut yaaaa. motong ffnya pas banget pas deg2annya -,-
    oh iya, itu kalo pas nelpon, bnyk yg bilang “nuguseo?” setau aku nuguseo atau nuguseyo itu “siapa kamu?” jadi rada aneh bacanya. hehe maaf g ada maksud ngebash ^^

  4. Dasar mak picto lampir! Sepet aq ama unni! Baong! (~_~) *hehehe, esmosi*

    Kasian babykyu sakit! ='(
    Aq dkung hyun soo jd bini’a kyu! :P
    So sweet de kyu & hyun soo :)

    Lanjuut~

  5. ngak bisa ngebayangin member f(x) jd jahat, semua y muka y ngak mendukung tp it’s ok ini kan cuma ff. . . .
    Kyu ada2 ja br kenal udah nembak siapa yg shock coba. . .
    Lanjut. . . .

  6. haduh. . . f(x) di sini jahat ya. . .
    tapi,amber kenapa jadi ember?
    SMTOWN kenapa SMTWON
    masalah ms word ya chingu. . .tp gpp. .
    tetep keren. . .

  7. kenapa F(x) jadi jahat githu..

    hah…. si magnae…. sok Jaim…

    padahal ngarep banget cintanya di terima…

    koq chullie gak suka…

    jangan jangan naksir, neeehhhhhhhh !!!!

  8. mian chingu nama amber jd ember…soal’x lupa gg di edit dlu *plakk ngeles* … Gomawo wat komen’x…jeongmal gomawo…^^

  9. mnrt aq FF ni bagus bgt..
    author’ny kreatif cz ide cerita’ny menarik..
    ad byk POV dr tiap2 pemain..

    tp klo mnrt aq pribadi klo dibwt gt mlh bkn bingung yaw lbh enk klo POV ny thu dr pemain utama aj..
    cz ideal’ny sudut pandang dlm suatu cerita thu ckp 1 aj..
    jd lbh enk aj gt sich klo mnrt aq..

    (maaf klo koment aq mnyinggung..)

Comment please? ( ื▿ ืʃƪ)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s