[Freelance] Please Say I Love You

Title : Please Say “I Love You”

Author : niebum

Main Cast :

Cho Kyuhyun

Park Hyun Hwa

Support Cast :

Park Yoochun

Kim Hae Min

Kim taeyeon

Park Jungsoo

Rating : PG 13

Genre : Romance

Ps : FF ini udah pernah aq publis di FB aq sama di blog aq http://mykpopzone.wordpress.com/. Nama Park Hyun Hwa yang aq pake disini ntu nama korea temen aq.. ^^

Selamat membaca.. ^^

****

Hai nama ku park hyun hwa. Aku memiliki seorang oppa namanya Park Yoochun. Dia adalah penyanyi yang sekarang ini sedang naik daun. Kalian pasti kenal kan??. Aku duduk di kelas 3 sma. Sejak aku kelas 1 sma aku hanya tinggal berdua dengan oppa ku itu. Kedua orang tua kami tinggal di luar negeri untuk mengurus bisnis kami di sana. Walaupun begitu mereka selalu menelepon kami untuk menanyakan kabar kami terutama omma ku, tiap jam pasti dia selalu menelepon kami. Oya aku umma ku tadinya juga seorang penyanyi terkenal tapi sejak menikah dengan oppa ku umma berhenti dari dunia keartisannya. kalian pasti kenal dengan Kim Taeyeon?? Nah dia itu umma ku tapi sejak menikah dengan appa berubah menjadi Park Taeyeon. Sedangkan appa ku Park Jungsoo merupakan seorang pengusaha terkenal.

Oya sudah satu tahun ini aku menjalin hubungan dengan Cho Kyuhyun. Kalian pasti tau kan tentang dia?? Sang penyanyi yang sekarang ini sedang naik daun. Kalian pasti bertanya – tanya bagaimana aku bisa berpacaran dengannya. Awalnya aku bisa berkenalan dengannya karena dikenalkan dengan oppa ku. aku sudah jatuh cinta pandangan pertama dengannya saat mendengar suaranya yang merdu hingga akhirnya aku memberanikan diri untuk menyatakan cintaku dan ternyata dia menerimanya walaupun sampai saat ini dia belum pernah bilang kata cinta ataupun membalas ucapan cintaku tapi aku yakin suatu saat nanti dia pasti akan menyatakannya.

****

Hari ini oppa ku dan kyu sedang manggung di KBS Music Bank aku sengaja datang untuk mengantarkan makanan kepada mereka. Semoga kyu suka dengan makanan buatanku ini.

Saat aku sedang berjalan ke ruang tunggu kyu dan oppa ku tiba – tiba aku seperti melihat kyu di ujung lorong yang sepi tapi sedang apa dia disitu. Saat aku mencoba untuk mendekat tiba – tiba aku melihat dia seperti sedang berbicara denga seorang wanita. Aku mencoba untuk melihat lebih jelas lagi, bukankah itu Kim Hae Min si penyanyi terkenal itu. Sedang apa mereka berdua disitu. Kenapa terlihat mesra sekali. Mereka berdua tertawa bahagia sekali. Aduh kenapa perasaan ku nggak enak gini. Hatiku serasa teriris. Dia tidak pernah sekalipun seperti itu padaku. Dia selalu saja dingin pada ku.

Tiba – tiba saja kyu mata kyu tidak sengaja melihat ku. kemudian dia berjalan ke arahku sedangkan Hae Min pergi meninggalkan kami.

“sedang apa kamu disini?” lagi – lagi dia berbicara dengan nada yang dingin kepadaku.

“ehh,, ini aku sengaja datang kesini untuk mengantarkan makanan untuk mu dan juga untuk oppa terus saat aku lewat sini aku nggak sengaja liat kamu”

“Sebaiknya makanan itu kamu kasih ke yang lain saja aku baru saja selesai makan” ucapnya dengan dingin.

“oo, sepertinya aku telat yah” aku mencoba untuk tetap tersenyum kepadanya walau sebenarnya hati ini sudah sakit sekali. Selalu saja seperti ini.

“aku pergi dulu yah. Sebentar lagi aku harus tampil”

Setelah mengatakan itu dia langsung pergi meninggalkanku sendiri disini. Tanpa aku sadari air mataku mengalir begitu saja tanpa bisa aku cegah. Hati ini sakit sekali.

“hyun hwa. Sedang apa kamu disitu” tiba – tiba sebuah suara menggagetkanku. Aku buru – buru menghapus air mataku.

“oh oppa. Aku nggak ngapa – ngapain ko” ucapku bohong.

“tapi ko matamu merah gitu?”

“oo ini tadi aku kelilipan” ucapku lagi bohong. Aku nggak mau oppa sampai tau yang sebenarnya. Sampai saat ini yang oppa tau hubungan ku dan kyu baik – baik saja. Walaupun oppa selalu curiga karena tidak pernah melihat ku dan kyu seperti pasangan lainnya. “Oya oppa ini aku bawain makanan untuk oppa” aku mencoba untuk mengalihkan topik pembicaraan karena aku tau kalau oppa sepertinya tidak percaya dengan ucapanku.

“wah sepertinya enak, gomawo adikku tersayang” ucapnya girang kemudian mencium pipiku lembut. dasar oppa ku ini. Kalau sudah berurusan dengan makanan pasti selalu seperti ini.

****

Malamnya

Aku mencoba berkali – kali menelepon kyu tapi seperti biasanya selalu saja tidak diangkat. Padahal aku ingin tau dia sedang apa dan mengingatkannya untuk makan. Kalaupun diangkat pasti hanya sebentar dan itupun hanya aku yang mengajak berbicara, dia hanya menjawab pertanyaan ku saja.

Akhirnya aku memutuskan untuk mengsmsnya. Tapi lagi – lagi seperti biasa baru beberapa jam kemudian di baru membalas sms ku. Tidak jarang aku sampai tertidur karena menunggu sms darinya dan itu pun hanya singkat.

Terkadang aku lelah dengan semua ini tapi rasa cintaku kepadanya selalu mengalahkan rasa lelahku ini. Aku selalu yakin suatu saat nanti kyu bisa membalas perasaanku ini.

****

Sudah seminggu ini aku tidak bertemu dengan kyu karena dia sedang konser di cina. Dan oppa ku juga sudah sejak 4 hari yang lalu sedang sibuk promosi di Jepang. Benar – benar membosankan sekali. Kalau saja aku sedang tidak sekolah pasti aku ikut dengan oppa.

Akhirnya aku memutuskan untuk searching internet. Iseng – iseng aku membuaka berita tentang kyu. Tapi sepertinya keputusanku itu salah. Banyak sekali berita tentang kyu dan Hae Min. diberita itu di gosipkan kalau kyu tertangkap jalan bersama dengan hae min bahkan ada foto saat kyu sedang memegang tangan hae min. mataku memanas melihat itu. Dia bahkan tidak pernah memegang tanganku. Aku mencoba berpikiran positif. Pasti itu hanya gosip. Ya itu pasti hanya gosip. Tapi walaupun otakku berpikir seperti itu tapi hatiku berkata lain. Air mata ini jatuh begitu saja tanpa bisa aku tahan.

“jangan nangis hyun hwa. itu hanya gosip. Hanya gosip yang tidak benar. Kyu pasti tidak seperti itu. Ayo hyun hwa jangan nangis” aku terus mengucapkan kata – kata itu untuk menghibur hatiku sendiri. Tapi air mata ini malah semakin deras mengalir.

****

Esok paginya.

Aku merasa seperti ada yang membelai rambutku dengan lembut. Aku pun membuka mataku. Aku melihat yoochun oppa sedang duduk di pinggir kasurku. Saat aku membuka mataku dia terlihat terkejut.

“hyun hwa kenapa matamu bengkak seperti itu?? Kamu habis nangis??” yoochun oppa bertanya dengan khawatir.

“nggak ko oppa” aku mencoba berbohong.

“sudahlah hyun hwa jangan berbohong kepada oppa!!. Sudah cukup kamu berbohong kepada oppa selama ini!!”

“apa maksud oppa??” tanyaku tidak mengerti.

“oppa tau selama ini kamu selalu menyembunyikan kesedihan kamu. Saat itu juga kamu bukan kelilipan tapi kamu memang menangis bukan?? dan semua itu karena kyu kan??”

Deg. Sepertinya aku memang tidak pernah bisa berbohong kepada oppa. Akhirnya aku memutuskan untuk mencurahkan semua yang aku rasakan kepada oppa. Oppa dengan setia mendengar semua ceritaku. Dan memeluk ku sambil mengelus lembut rambutku untuk menenangkanku yang kini tengah menangis. Dan tidak lupa aku meminta agar oppa tidak ikut campur dengan maslahku dengan kyu walaupun awalnya dia tidak setuju dengan permintaan ku ini. Dia sangat marah kepada kyu tapi setalah aku membujuknya berkali – kali akhirnya oppa menyetujuinya.

****

Sudah beberapa hari sejak kejadian itu. Dan sesuai pemintaanku yoochun oppa tidak pernah mencampuri masalahku dengan kyu. Kemarin kyu sudah pulang ke korea. Hari ini aku sengaja pergi ke apartemennya untuk mebawakan makanan. Aku memang sering datang ke apartemenya untuk membuatkan dia makanan walau awalnya dia terlihat terganggu dan tidak suka tapi lama – kelamaan dia menjadi biasa – biasa saja.

Setelah sampai aku langsung menekan bel apartemennya. Tapi dia belum juga membukakan pintu. Mungkin dia masih tidur. Aku lalu mencoba mengsmsnya. Dan memutuskan untuk menunggu didepan pintu apartemennya.

“hatchi…!!!” sudah beberapa kali aku bersin. Udara hari ini memang sangat dingin sekali dan bodohnya aku lupa memakai jaket.

Setelah sejam lebih menunggu akhirnya kyu membukakan pintu apartemennya. Dia pun menyuruhku untuk masuk. Sepertinya dia baru saja bangun.

“kyu kamu pasti lapar ini aku bawakan makanan” ucapku sambil tersenyum manis yang seperti biasa hanya direspon biasa – biasa saja olehnya.

****

Sudah tiga hari ini aku terkena flu. Sepertinya ini karena waktu itu aku lupa menggunakan jaket saat menunggu di depan apartemen kyu. Walaupun sekarang sudah membaik tapi badanku masih saja lemas.

Oya kira – kira kyu sekarang sedang apa yah. Sudah 3 hari ini aku tidak bertemu dengannya. Aku sengaja tidak memberitahunya.

Tiba – tiba pintu kamarku terbuka dan betapa terkejutnya aku saat melihat orang yang masuk ke kamar ku.

“omma… appa…” ucapku senang. Lalu omma dan appa memelukku erat. Aku benar – benar kangen dengan mereka. Sudah dua bulan ini aku tidak bertemu dengan mereka.

“hyun hwa sayang omma kangen banget sama kamu, kamu kenapa bisa sakit seperti ini?? Kamu tau omma sangat khwatir banget” ucap omma sambil mengelus pipiku lembut.

“aku juga kangen banget ma omma dan appa. Aku nggak kenapa – napa ko omma. Aku Cuma flu. Ini juga udah baikan” ucapku menenangkan omma.

“yaudah sekarng kamu istirahat ajah yah” ucap appa. Dan kemudian omma dan appa meninggalkan aku untuk beristirahat.

*****

Malamnya

Malam ini badanku sudah enakan. Aku sudah tidak lemas lagi.

Saat ini kami sedang makan malam bersama di ruang makan. Benar – benar suatu hal yang langka. Senangnya.

Setelah selesai tiba – tiba omma mengajak kami berbicara dan sepertinya itu sangat serius.

“hyun hwa sesuatui yang ingin umma bicarakan. sekarang ini yoochun sudah jadi penyanyi terkenal dan dia jarang banget bisa ada disini menjaga kamu jadi umma dan appa pikir sebaiknya kamu ikut kami hyun hwa. bagaimana??”

“mwo?? Tapi umma aku nggak mau”

“umma tau pasti berat banget buat kamu untuk menerima ini. Tapi umma bener – bener khwatir dengan kamu. Apalagi melihatmu yang sedang sakit seperti sekarang. Sebaiknya kamu pikirkan lagi baik – baik”

****

Bagaimana ini?? aku bingung. bagaimana dengan kyu. Aku tidak akan mungkin sanggup pisah dengannya. Apa yang harus aku lakukan.

Tok.tok.

Tiba – tiba yoochun oppa masuk dan duduk disampingku.

“oppa tau pasti kamu sedang bingung sekarang tapi menurut oppa sebaiknya kamu ikut umma”

“tapi oppa..”

“oppa tau pasti karena kyu kan?? Sudahlah hyun hwa. lupakan dia. Toh nyatanya dia juga tidak pernah menganggap kamu ada kan?? Oppa pikir inilah saatnya kamu mencoba melupakannya dan membuka hati mu untuk lelaki lain yang lebih baik” setelah mengucapkan hal itu oppa langsung pergi.

Aku terus saja memikirkan perkataan oppa. Perkataan oppa memang benar tapi aku tidak sanggup untuk melakukannya. Aku terlalu cinta dengan kyu.

****

Hari ini aku mengantarkan umma dan appa ke bandara karena mereka masih harus mengurusi bisnis disana. Oppa tidak ikut karena dia ada konser di jepang.

Hingga akhir umma masih saja menyuruh ku untuk memikirkan dengan baik permintaanya.

Saat pulang karena bosan aku menyalakan radio di mobilku. Tiba – tiba aku mendengar suara kyu. Dan memang itu ternyata dia. Dia sedang menjadi bintang tamu di salah satu acara radio. Dj di radio itu menanyakan gosip kyu dengan hae min. kyu bilang kalau itu hanya gosip, saat itu mereka tidak sengaja bertemu dan saat mereka berpegangan tangan itu karena tangan mereka tidak sengaja bersentuhan. Senyumku langsung merekah saat mendengarnya.

Lalu sang DJ menanyakan apakah kyu sudah memiliki kekasih. Aku benar – benar gugup menunggu jawaban darinya.

“tidak. Saat ini aku sedang tidak menjalin hubungan dengan siapa – siapa”

Deg…

Hati ku seakan teriris mendengar jawabanya itu. Kenapa dia berbohong seperti itu. Apa benar kalau selama ini dia tidak pernah menganggap ku.

Air mataku jatuh begitu saja tanpa bisa ku tahan. Begitu sampai rumah aku langsung berlari kekamar dan menumpahkan semua perasaanku.

****

Semalam aku sudah memutuskan segalanya. Hari ini aku akan menemui kyu. Aku ingin mengakhiri ini semua walaupun sakit.

****

“kyu bisa bicara sebentar” ucapku kepadanya. saat ini aku menemuinya yang sedang syuting di MBC.

“sebaiknya nanti saja sekarang aku sedang sibuk” ucapnya kemudian dia berlalu namun aku buru – buru menahannya.

“sebentar saja” ucapku memohon sambil menatapnya. Mungkin ini yang terakhir kalinya aku bisa menatapnya.

“kyu….”tiba – tiba aku ragu tapi aku tidak boleh begini aku harus yakin dengan keputusanku.

“kyu gomawo telah mau menerima ku sebagai kekasihmu. Aku tau kamu menerimaku menjadi kekasihmu karena kamu tidak enak dengan oppa kan?? Mulai hari ini kamu tidak perlu untuk berpura – pura lagi. Maaf telah merepotkanmu” dia terlihat bingung dengan ucapanku itu.

Aku tiba – tiba menarik kerahnya. aku mencium bibirnya lembut. Ciuman pertama ku dan ini menjadi ciuman perpisahanku untuknya. Dia terlihat kaget dengan tindakan ku ini. aku tau ini terkesan agresif tapi aku tidak peduli.

“sekali lagi gomawo. Selamat tinggal” ucapku sembil tersenyum manis dan kemudian meninggalkannya. Air mataku kembali tumpah. Tapi aku nggak boleh begini ini sudah menjadi keputusanku.

****

“halo umma,, aku sudah memutuskan kalau aku setuju untuk tinggal dengan umma. Aku sudah meminta oppa mengurus semua berkas kepindahanku”

Yah aku yakin inilah yang terbaik.

selamat tinggal kyu.

****

Sudah sebulan aku tinggal bersama omma dan appa ku disini tapi aku masih saja tidak pernah bisa melupakan kyu. Setiap hari aku selalu merindukannya. Tapi aku tau ini tidak boleh aku harus melupakannya. Park Hyun Hwa ayo semangat!!!

****

Hari ini tumben sekali yoochun oppa mengajakku bertemu ditaman kota. Biasanya begitu sampai disini oppa langsung ke rumah.

Tumben sekali taman sangat ramai. Sepertinya sedang ada syuting. Akupun tertarik untuk melihatnya. Betapa terkejutnya aku saat melihat orang yang berada di tengah kerumunan itu. Kyu. Untuk apa dia disini. Dia memegang sebuah gitar. Tidak sengaja mata kami bertemu dan kemudian dia tersenyum manis kepadaku. Senyuman yang selama ini tidak pernah dia berikan kepadaku. kemudian dia berbicara ke semua orang yang ada disini.

“hari ini aku datang kesini untuk menjemput putri ku. aku tau kalau selama ini aku terlalu bodoh karena telah menyia – nyiakan. Aku harap dia mau memaafkanku dan mau menerimaku kembali” setelah dia mengatakan hal itu dia menyanyikan lagu You’re Beautiful sambil memetik gitar. Sepanjang dia menyanyikan lagu itu dia selalu memandang mataku dalam dan lembut. Setelah lagu itu berakhir dia berjalan menghampiriku kemudian berlutut di depanku. Kamera pun langsung menyorot kami.

“hyun hwa aku tau selama ini aku telah menyia – nyiakan mu. Aku selalu bersikap dingin kepadamu. Selalu tidak menganggapmu bahkan aku tidak mengakuimu. Setelah kamu pergi aku menjadi kacau. Aku merasakan kehampaan. Aku merindukanmu. Merindukan senyumanmu. Merindukan semua ocehanmu. Merindukan semua perhatian mu dan akhirnya aku sadar kalau aku membutuhkanmu. Aku menyayangimu. Aku mencintaimu. Aku tidak bisa hidup tanpamu. Aku mohon kamu mau kembali kepada ku lagi. Aku janji mulai saat ini aku tidak akan pernah menyia – nyiakan kamu lagi. Aku benar – benar mencintaimu. Would you be my girl??” kemudian dia mengulurkan tanganya.

Aku terdiam sambil memandangi tangannya yang terulur itu. Aku masih tidak percaya dengan semua ini. Apakah ini mimpi?? Seseorang tolong sadarkan aku.

“kenapa diam saja?? Ayo terima” teriak seseorang kemudian aku menegok kearah orang itu.

“oppa…” oppa tersenyum kepadaku kemudian mengangguk.

Aku menerima uluran tangan kyu. Dia kemudian bangkit dan memelukku erat. Aku membalas memeluknya erat. Setelah beberapa lama dia melepaskan pelukannya kemudian menatapku lembut lalu mendekatkan wajahnya kearahku. Bibir kami bertemu. Dia mengulum bibirku lembut. Aku memejamkan mataku dan membalasnya. Di lalu melepas ciumannya dan kemudian memandangku lembut “gomawo” ucapnya tulus. Aku tersenyum. Aku masih tidak percaya dengan semua ini. Ini terasa seperti mimpi.

Tiba – tiba aku tersadar kalau kami baru saja berciuman di depan orang banyak dan didepan kamera. Wajahku memerah. Aku pun langsung membenamkan wajahku didadanya. Dia tertawa melihat tingkahku ini. Kemudian dia memelukku. Dan mengecup puncak kepalaku. Aku tidak akan pernah melupakan hari ini. Hari ini merupakan hari yang apaling bersejarah bagiku. Akhirnya aku bisa mendengar kata cinta dari orang yang aku cintai. Terima kasih Tuhan.

Inilah akhir kisah cintaku. Memang sakit diawal tapi berakhir dengan manis.

Bagaimana dengan kisah cinta kalian???

The End

21 thoughts on “[Freelance] Please Say I Love You

  1. itu mnikah dng appaku kali bkn oppaku!! *bnr g sih?*
    mwo? nembak dluan? keren! brani! ^^d
    psti stiap org akan jtuh cinta stiap listen kyupa voice =)

    Aq sebel bgt sama babykyu! jaat! dingin bgt sih ama hyun wa! :(

    Aq berpaling ah ama babteuk, babykyu jaat! :P

    Sumpah tega bgt ampe skit gtu nunggu ddpn aprtment 1 jam! ~_~

    Tp so sweet bgt ahir’a. Kyu sadar ^_-
    hahaha,, poppo ddpn publik. msk tipi noh =O

    Daebak! Good Job!

    • hehe b’arti salah ketik aq..
      so pasti.. suara dia kan palong T.O.P B.G.T.. :D

      mm aq ajah yg bqn sebel.. hehe…
      ywdah gih ke teukie ajah biar kyu cuma bwt aq.. hehe…

      gomawo.. ^^

  2. Dazar evil kyu ,,
    jhaat pzun ma cwex teh ,,
    py untung za akhirna sadar ,,,
    wah ,,
    happy end ung ,, senengnya ,,
    epep na keren chingu ,,,

  3. biarpun kyu gak romantis, tp terkadang dy bs menunjukan sesuatu yg lebih dr sekedar romantis
    hiks hiks :’)

    DAEBAK!

  4. hihihi, endingnya itu lhooo >///<
    mereka kisseu di depan public
    hahah
    itu berarti kyu ngerasa kehilangan selama sebulan ya?
    bagaimana sama love story ku?
    tentu aja donghae romantis! ;)

Comment please? ( ื▿ ืʃƪ)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s