[Freelance] New Rookie part 4

Title                      : New Rookie -4.Waiting and Loosing Yoo In-

Author                  : Amy Lee

Categories          : Comedy, Romance, Friendship, Chapters

Genre                   : Love, Comedy, Friendship

Cast                      :

-Alodia/Kang Yoo In         -Lee Chae Ri/CR                -Joo Na                -Vanessa              -SHINee

-Donghae            -Eunhyuk             -Choi Siwon        -Lee Taemin        -Super Junior

···

Saat keyakinan itu menguasai dirimu, kau tidak bisa menolak ataupun menghindar.

Keyakinan yang membuatmu terus maju untuk menyonsonnya,

Tidak tahu ia masih di sana atau tidak,

Tetapi keyakinan itu tidak akan pernah lenyap, sebelum mata ini melihatnya secara langsung.

···

Jika ia satu-satunya harapanku, kuharap ia datang tepat pada waktunya,

Sebelum aku berbalik dan meninggalkannya,

Sebelum keraguan menguasai diriku,

Sepenuhnya…

···

*Yoo In POV*

Ia benar-benar tidak ada di sini. Ia sudah pulang. Ia tidak menantiku sampai aku datang.

Aku menyesal!

“Taemin-ssi, apa kau bisa mendengarku saat ini? Kuharap kau bisa mendengarku! Oppa, aku harap kau kembali ke sini. Aku menunggumu saat ini. Aku menunggumu. Aku ingin kau kembali ke sini. Temui aku sekarang!”desisku

Ya, butiran-butiran ini turun, meleleh mengaliri pipiku yang beku akibat angin malam di musim semi. Aku tidak tahu harus melakukan apa. Aku belum pernah merasakan keinginan seperti ini sebelumnya. Aku ingin ia kembali. Kembali menemuiku! Memelukku dan kembali hanya untukku. Hanya untukku.

Bahwa aku mencintainya. Bahwa aku menginginkannya. Bukan sebagai seorang idola dengan fans. Tetapi seperti seorang namja kepada yeoja yang dicintainya. Bahwa aku menunggumu di sini.

Aku menemukan sebuah bangku taman yang kosong. Aku lelah. Lelah mencarimu. Aku tidak tahu lagi harus melakukan apa agar membuatmu kembali.

Ia pasti menungguku di sini.

Aku menghapus air mataku yang ternyata sudah mengalir derasnya dari tadi.

Oppa, saranghae,”desisku sembari mengedarkan pandanganku ke seluruh taman.

Yeoja pabo! Pabo saram yeoja! Aku membiarkannya pergi begitu saja!

Tanganku kananku menyentuh sesuatu. Sebuah benda yang keras.

Aku menoleh dan menemukan sebuah ponsel.

“Ponsel?”

Ponsel itu bordering dan membuatku telonjak kaget dan nayris menjatuhkan ponsel itu.

Walaupun tidak sopan sebenarnya, tetapi setidaknya aku bisa menemukan siapa pemilik ponsel ini dari telepon yang masuk ini.

Yeoboseyo?”ucapku dengan suara yang masih bergetar

“Yaak-! Lee Tae Min! Apa yang kau lakukan saat ini?! Kenapa kau tidak pulang?! Sudah jam berapa ini?! Kau ingin manager membunuhku gara-gara kau tidak pulang malam ini?! Kau di mana,hah?!”

Suara marah, atau lebih tepatnya khawatir itu membuatku ternganga. Namja yang menelepon ini menyebutkan sebuah nama.

“Lee… Lee Tae Min?”ulangku

“Oh,”ucap namja itu seperti terkesiap,”Agasshi? Aish-! Apa kau tahu di mana Tae Min saat ini? Apa kau bertemu dengannya?”

*Taemin POV*

Aku menyandarkan kepalaku di kursi kemudi mobil milik Kibum hyung ini. Ia khusus meminjamkan mobilnya hanya untukku malam  ini. Katanya agar ‘rencana’ku berjalan dengan baik. Berjalan dengan baik apanya saat ini!

Aku ditolak,hyung! Tidak seperti yang kau perkirakan. Ia ternyata hanya menganggapku sebagai temannya saja. Percuma kau meminjamkan mobilmu padaku,hyung. Pada akhirnya tetap sama. Aku ditolak.

Yaah, tidak ada gunanya aku tetap di sini. Lebih baik pulang saja. Dari tadi Jin Ki hyung sudah menelepon. Daripada membuat mereka berempat khawatir, lebih baik aku pulang saja.

Setelah menghidupkan mobil, tanganku mencari ponselku yang ada di saku celana.

Mwo?Mana ponselku?!”pekikku tertahan

“Aish-! Kenapa bisa jatuh?!”keluhku, lalu kembali mematikan kontak mobil dan keluar dari mobil.

Begitu keluar, angin malam segera menyergap tubuhku.

“Bbbrrr… dinginnya! Pantas saja ia tidak akan menemuiku!”gumamku

Aku kembali memasuki taman yang makin sepi ini.

“Ke mana aku harus mencarinya? Aah, aku lupa di mana jatuhnya!”

Hhuaah! Punggunggu terasa remuk! Mencari-cari ponsel baruku itu sama susahnya dengan mencari jarum dalam tumpukan jerami! Lagian pakai acara jatuh!

“Akh!” Aku meraba punggunggu yang baru saja berderak karena terlalu lama membungkuk.

“Aduuh!”keluhku,”Semoga tidak ada yang patah!”

Mwo?!”pekikku tertahan ketika mataku tertumbuk pada sebuah objek yang tengah bersandar dengan keadaan mendekap kaki. Ia sepertinya tertidur. Dan… my phone!!
Aku mendekat ke arah orang yang sedang memegang ponselku itu. Kuharap bukan orang gila!

Semakin lama aku semakin mendekati orang itu. Ia tidak tertidur. Menangis?!

“Yoo In?!”tanyaku memastikan sosok itu adalah orang yang kutunggu sejak dua jam yang lalu

Ia tidak menjawab

Aku semakin mendekatinya. Dan benar! Itu Yoo In.

Tapi, kenapa ia ada di sini?

Apa ia menungguku?!

Aku menyentuh pundaknya. Dan baru aku tahu apa yang sedang dilakukannya.

Ia tidak tertidur. Ia tidak menangis. Tubuhnya menggigil kedinginan.

Kusentuh tangannya. Dingin.

“Yoo In?”ucapku untuk menyadarkannya

*Author POV*

Taemin duduk di sebelah Yoo In yang menggigil kedinginan. Ia menyentuh tangan Yoo In yang nyaris membeku itu.

“Yoo In?”ujarnya berharap Yoo In akan menyadari sosok yang dicari oleh Yoo In itu datang kembali

“D…ddiiingiin…nnn,”ucap Yoo In terbata-bata

“Yoo In? Sadarlah! Kumohon! Aku di sini!”ucap Taemin panik saat tahu suhu tubuh Yoo In yang tinggi

Yoo In membuka matanya perlahan. Awalnya ia hanya melihat namja yang mengenakan pakaian formal nan tampan. Kemudian, pandangannya semakin jelas. Bahwa yang ada di hadapannya kini adalah Taemin.

Oppa….”ucapnya,lalu kembali tak sadarkan diri

“Yoo In!”teriak Taemin sambil mengguncang tubuh Yoo In,”Yoo In-a!”

Tanpa pikir panjang lagi, Taemin menggendong tubuh Yoo In yang ternyata memang sedang panas, menuju mobilnya. Taemin meletakkan Yoo In di kursi penumpang, lalu ia masuk ke kursi kemudi.

Ia menelepon hyungnya yang sudah khawatir dari tadi

Hyung, sediakan tempat tidur dan air hangat! Suruh Dong Yi nuna datang sekarang juga! Aku akan sampai dalam sepuluh menit!”perintah Taemin tidak tahu lagi siapa yang sedang berbicara di telepon dengannya. Tidak peduli itu hyung atau managernya. Yang terpenting saat ini baginya adalah Yoo In yang menggigil.

Chakkamani!Kenapa kau ini?! Darimana saja kau?! Ada apa denganmu?!”balas Key tidak kalah kerasnya

“Cepat saja!”perintah Taemin setengah berteriak lalu menutup telepon

Ia memutar stir dan membuat mobil memasuki jalanan menuju dorm SHINee.

Taemin kembali mengangkat tubuh Yoo In yang sudah tidak sadarkan diri itu masuk ke dalam dorm.

Saat memasuki ruang tamu dorm, ia menemukan ketiga hyungnya berdiri menatapnya. Yang pada awalnya hendak mengomelinya, akhrinya berubah menjadi tatapan khawatir.

“Mana Dong Yi nuna?!”teriak Taemin khawatir pada hyungdeulnya

“A…anu…Key telepon sekarang!”perintah Onew

“Ha?”ucap Key lebih kaget lagi dan langsung menekan tombol 7 di ponselnya untuk menghubungi asisten manager SHINee itu. Untunglah Dong Yi mengangkat telepon Key dengan segera dan mengatakan akan tiba di dorm SHINee dalam waktu 15 menit.

“Ka…kau bertemu dengannya?”Tanya Jong Hyun gugup saat melihat ekspresi Taemin saat ini. Khawatir dan sangat mudah marah

Taemin mengangguk,”Bisakah kau mengambilkan air hangat?”

“Bagaimana keadaannya?”Tanya Onew yang muncul di depan pintu

“Belum sadar,”jawab Taemin lalu berjalan cepat keluar kamar mencari selimut

Kemudian terdengar teriakan Taemin dari kamar Min Ho.

“Mana selimutnya?!”

Min Ho yang sudah terlelap langsung berdiri mendengar teriakan Taemin itu.

“Kenapa kau berteriak?!”balasnya marah

“Mana selimutmu?! Aku butuh itu sekarang! Cepat berikan!”

Onew menatap Min Ho dingin dan membuat Min Ho menyerahkan selimutnya dan satu selimut lainnya dari dalam lemari.

“Dia itu kenapa sih?!”omel Min Ho, lalu kembali berbaring di tempat tidurnya,”Menggangguku saja!”
“Dia berhasil!”ucap Onew sebelum meninggalkan kamar Min Ho

“Dia berhasil?”pikir Min Ho yang baru saja memejamkan matanya

“Oh my God! Maknaeku!”pekiknya tertahan lalu ikut keluar kamar

Sementara itu di kamarnya, Taemin dan Jong Hyun bergantian mengganti kompresan yang diletakkan di kening Yoo In. Ia masih tidak sadarkan diri.

“Bagaimana keadaannya?”Tanya Dong Yi saat baru masuk ke kamar Taemin. Ia menyentuh pipi Yoo In.

“Harusnya kau memanggil dokter bukan aku,”ucap Dong Yi lalu menatap Taemin teduh,”Keluarlah, biar aku yang mengganti pakaiannya. Telepon dokter sekarang agar demamnya tidak bertambah parah,”

Taemin dan Jong Hyun keluar kamar.

···

*Onew POV*

Kulirik Taemin yang duduk gelisah di sofa. Sudah pukul 12 malam, namun ia masih belum tidur. Sebegitu panikkah dia?

Baru kali ini aku melihatnya begitu khawatir seperti itu. Berteriak tidak sabar pada kami yang lebih tua darinya. Ia sebelumnya belum pernah berteriak dan nyaris memarahi kami. Yaa, wajar sih! Yoo In adalah wanita yang selama ini ia cintai.

Dan akhirnya malam ini ia bertemu dengan Yoo In untuk mengungkapkan perasaannya. Aku tidak tahu bagaimana ekspresinya saat itu. Kuharap berjalan lancar.

“Bagaimana ia bisa demam seperti itu sata bertemu denganmu,Taemin?”Tanya Dong Yi nuna setelah mengantar dokter baik hati itu

“Anu… aku… aku menemukannya di taman. Awalnya kupikir ia tidak akan datang. Setelah aku masuk mobil… ponselku ketinggalan di taman… Jadi… jadi aku kembali dan menemukan Yoo In sedang memegang ponselku dalam keadaan panas,”jelasnya

“Oo, jadi agasshi yang menjawab teleponku itu Yoo In?”ujar Key,”Pantas saja suaranya terdengar bergetar. Tenyata menggigil,”

Taemin tidak menjawab. Wajahnya tampak sangat bersalah.

“Jangan seperti itu! Kau membuatku merasa ingin tertawa melihat wajah bersalahmu itu,Taemin!”ucapku sambil melemparkan bantal kursi ke arahnya

Kulihat Taemin mengerang kecil

“Tidurlah,”perintahku

“Besok kau sekolah. Tidurlah sekarang,”perintah Dong Yi nuna

“Bagaimana dengan Yoo In?”tanyanya

“Anak ini!”gumamku,”Biar nuna yang menjaganya! Kau harus sekolah besok!”

Akhirnya, Taemin masuk ke kamar Min Ho. Wooa, kuharap Min Ho mengerti dan tidak seperti tadi!

“Kenapa kau tidur di sini?!”terdengar teriakan Min Ho kemudian

Nah, sudah kuduga bukan?

···

*Chae Ri POV*

Jam 12 tepat. Ke mana anak ini?! Ia ingin membuatku mati ditangan orangtuanya rupanya!

Aku mencoba menghubungi ponsel Yoo In. Dan deringan ponsel itu terdengar dari dalam kamar. Namun seseorang mengangkat teleponku.

“Apa kau tidak punya adab?!”makian itu terdengar jelas olehku. Baik dari dalam kamar maupun dari dalam telepon.

Ponselnya tinggal di rumah.

Hhuuuaaa!! Harus kucari ke mana anak itu?! Diluar pasti sangat dingin! Ia pasti kedinginan. Kalau ia mati bagaimana?! Aku tidak mau dipenjara gara-gara membiarkan member grupku tersiksa di luar sana.

“NIXIE’s CR, Dipenjara Karena Kematian Yoo In”

“CR NIXIE, Penyabab Utama Kematian Yoo In”

“New Rookie NIXIE, Bubar Setelah INSIDEN”

Atau yang lebih parah,

“NIXIE Bubar Setelah Sang Leader Membunuh Member”

Hhuaaa!! Aku tidak mau itu terjadi! Appa,eomma, apa yang harus kulakukan!

“Donghae, Hyuk Jae oppa!”pekikku

Aku berlari mengambil jaketku dan langsung menuju lantai 12 gedung apartemen ini!

Aku langsung masuk setelah pintu apartemen terbuka. Aku sempat diberitahu nomor pin pintu apartemen SuJu oleh Leeteuk oppa.

Gelap. Sepi.

Tanganku meraba setiap dinding untuk mencari kontak lampu. Dan hasilnya lampu hidup. Seluruh lampu hidup di ruang tamu, dapur, dan ruang TV.

Ke mana mereka??? Pikirku

Wooa! CR pabo! Jelas mereka tidur! Ini kan sudah lewat tengah malam!

Aku mengumpulkan setengah tenagaku dengan menarik nafas dalam-dalam. Lalu aku masuk ke salah satu kamar yang tidak dikunci. Kamar ini gelap. Kuharap ini adalah kamarnya Donghae oppa atau Hyuk Jae oppa.

OPPA!!!! YOO IN DICULIK!!!”teriakku

               Terdengar meongan kucing di dalam kamar ini. Kucing? Apa ini kandang kucing?

“Maling!!!!!! Ada pencuri!!!”teriak si pemilik kamar sambil menghidupkan lampu kamarnya

Seluruh penghuni dorm langsung mengerubungi kamar ini. Aku masih tidak tahu ini kamar siapa. Kuharap Donghae atau Hyuk Jae oppa.

“Mana malingnya?”

“Mana?”
“Kau tidak sedang mengigau kan,hyung?”

“Chae Ri?”

“Chae Ri? Sedang apa kau disini?”

“Kenapa bisa masuk?”

Lalu, kulihat Kyuhyun oppa mendekatiku dengan mata yang setengah terbuka. Sudah sadarkan dia?

“Yaak-! Kau yang mau maling di dorm kami?! Apa kau tidak tahu kami ini siapa?! Hah?”ucapnya sambil mengangkat tangannya

“Dongahe oppa!”pekikku. Jujur, aku hampir menangis melihat sosoknya. Aku berlari ke arahnya dan meninggalkan Kyuhyun oppa yang mengira aku adalah pencuri di dorm mereka ini

“Ada apa?”tanyanya

“Yoo In diculik!”teriakku sambil menangis. Kali ini air mataku benar-benar jatuh dan mengalir deras

“Bagaimana bisa?”

“Kau benar-benar yakin?”
“Bukankah kalian pulang bersama tadi?”
“Tadi… sepulang dari sini… ia pergi ke taman. Tapi belum pulang sampai saat ini,”jelasku disela tangisku,”Tadi kami….kami menemukan surat di bawah pintu… dari…dari Taemin… Jadi…Jadi Yoo In pergi menemuinya… Hhuaaa!! Aku tidak mau masuk penjara!”
“Mengganggu tidurku saja kau!”ucap Heechul oppa,”Apa kau sudah menghubungi Taemin?”

Oh,iya! Aku lupa!

Aku menggeleng dan menatap Heechul oppa yang sudah memegang ponsel.

“Ah,yoboseyo!”ucapnya,”Kibum!”

Hyung menelepon Kibum hyung? Mana tahu dia!”celetuk Ryeowook oppa

“Oh, Yoo In di sana?!”serunya sambil tersenyum,”Oh, baiklah… Kalau ia sudah bangun, tolong katakan Chae Ri mencarinya!… Maaf mengganggu,ya? Selamat malam,Key!”

“Bagaimana?”Tanya hampir seluruh member yang akhrinya tahu Heechul oppa bukan menelepon Kibum member Super Junior, tetapi ia menghubungi Kibum SHINee

“Taemin membawa Yoo In ke dorm SHINee. Besok pagi ia akan pulang. Tenanglah, ia tidak diculik!”

“Hhuuuaa!!!”tangisku

“Heh, kenapa kau masih menangis?”Tanya Hyuk Jae oppa

“Aku takut pulang ke apartemen!!”

···

Readers!!! Hahahah… bagaimana nih ceritanya? Komen,yaa??? Ditunggu loh! ^^ *author gaje!* Sekian dulu! Nantikan cerita selanjutnya readers!

6 thoughts on “[Freelance] New Rookie part 4

  1. hahahaaa..
    Lucu liat CR.. Gak bs byangin gmn tampang.a klo lg panik :D

    ups, mianhae :)
    mm,, ntar Yoo In nya gmn nih thor? Taemin nya di terima / gak?
    Penasaraaaaannn..
    Lanjut ahh ;)

  2. Kyuhyun sadis bener -_-” baguuuuus ceritanya author tp harusnya diceritain knp yoo in sm taemin bisa deket sama2 suka gitu, tiba2 udh suka aja.. Ditunggu lanjutannya :D

  3. krennnnn dehh…
    Daebak lah…

    Kocak abisss,,,

    Aku mendukungmu taemin +yoo in …
    Ayo thor,buat mereka jadian terus bertengkar,baikan lgi,terus adegan sedih,seneng,romantis’y dehhh…
    Konflik+puncak konflik’y ya jgn lupa….
    Comment aku’y..????
    Mian comment’y malah aneh…

  4. Chae Ri2 ini orang… udah ngeganggu orang tidur, pake takut pulang lagi! nysahin banget!…ckckckck..
    omo~ Taemin-ah jangan galak galak noona jadi aneh,
    ok lanjutannya jangan lama lama ya…

Comment please? ( ื▿ ืʃƪ)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s