[Freelance] Little Sweet Carols [part 02]

Author  : Afi

Main Cast : Jang WooYoung {2PM}, Cho Kyuhyun {Super Junior}, Lee Hyuk Jae/ Eunhyuk {Super Junior},Jung Ji Rin {yg kemarin itu loh J }, dan Jung Angel

Support Cast : Member 2PM, Member Super Junior, artis dari JYPent dan SMent

Rating  : 15++

Genre  : romance and friendship

Part 2

WooYoung PoV

Ku langkahkkan kakiku keluar dari hotel, hotel yang cukup megah. Ini masih jam 2 pagi, Aku tidak mau membuang buang waktuku. Hari ini hari terakhirku berada di LA. Selama aku masih ada disini. Aku harus mencari Ji Rin disini. Tapi masalahnya…. Aku menghentikan langkahku di depan gerbang hotel. Dimana aku harus mencari satu orang ditempat seluas ini ?

Apalagi aku tidak fasih dalam berbahasa inggris. Kuhela nafas kesal dan berjalan menyusuri jalan yang dihiasi kerlipan lampu jalan yang indah. Walaupun masih pagi, kota ini masih sama ramai. Seperti saat siang hari. Aku menyipitkan mataku dan terus berjalan tanpa memperdulikan orang orang disekitarku. Aish bagaimana bisa orang orang ini memakai baju sependek itu ditengah jalan

Huaaaa makin lama udara makin dingin, ku hentikan langkahku didepan vending machine. Pandanganku terpaku pada sebuah dompet pink yang ada didekat kakiku. Aku menunduk dan mengambil dompet itu. Aku menoleh kekanan dan kiri, hingga kulihat seorang gadis berambut hitam panjang yang berjalan cukup jauh dariku. Ku pakukan pandanganku pada sekaleng orange juice yang ada digenggamannya. Mungkin ini punyanya.

Aku mengikuti langkahnya, langkah gontainya cukup cepat. Aku sampai harus setengah berlari. Ku hentikan langkahku saat melihat gadis itu sudah duduk diayunan sebuah taman yang cukup besar. Aku harus segera mengembalikannya, baru ingin menepuk pundaknya. Kulihat gadis itu mengeluarkan sebuah pisau kecil dari tasnya, ia berbicara dengan cepat dan mau mengoreskan pisau itu kekulitnya

“Yak ! Kau gila !” Seruku dan langsung menarik tangan gadis itu

Ia menatapku bingung, air mata mengalir dari kedua matanya yang indah. Bola mata yang berwarna biru indah menghiasi air matanya. Bukan saatnya mengagumi. Aku menggeleng pelan dan langsung melepaskan tangan gadis itu

“What are you doing here dude ? Who do you think you are ?”

Ucapannya membuatku tersenyum kaku dan mengalihkan pandanganku. Dia bilang apa tadi ?

“Maaf tadi… Aku… Tidak sengaja, habis aku kaget melihatmu mau bunuh diri”

Ia hanya diam dan menatapku dengan tatapan bingung, apa yang kulakukan ? Aku menahan tindakan orang asing dan memarahinya dengan… Bahasa yang tidak dia ketahui. Aigo.

“Aish, kenapa aku bicara dalam bahasa korea. Mana dia ngerti. Babo !” Gerutuku “I’m sorry, I just… Just wow, when I see you want to cut your hand”

“Keep talk with your language ”

“Ha ? Pardon ?”Tanyaku membuatnya mendengus pelan dan langsung kembali duduk di ayunan.

“Just talk with your own language, I can understand”

“Jinjja ? Kau orang korea ? Syukurlah”jawabku dan langsung duduk didekatnya.

Gadis itu tidak menjawab, dia hanya memandang kearah satu titik dengan tatapan kosong. Dari penampilannya, dia baru pulang dari club malam. Apalagi saat dia bicara, wangi alkoholnya sangat keras. Dia peminum yang hebat, kurasa. Aku menoleh kearah pangkuan gadis itu, orange juice. Ah iya aku harus mengembalikan dompet ini dan segera pergi.

“Ahm, agashi. Ini dompetmu bukan ? Tadi ketinggalan di dekat vending machine” ujarku sambil mengulurkan dompet pink yang ada ditanganku

“Oh, thanks”

“Saranku, minum saja orange juice itu. Kau terlihat sangat mabuk, dengan meminum itu. Pengaruh alkohol akan netral. Aku permisi”

“Ahm ! Wait !”Serunya membuat langkahku terhenti dan berbalik lagi kearahnya

“Do you have a dream ?”Tanyanya membuatku tersenyum. Sepertinya gadis ini butuh teman bicara

“Yes, of course I have. I want to be a great dancer”

“Do you think you can reach your dream ?”

“Tentu… Kalau kita berusaha menggapainya”

“Thanks, you can go now”

“Kau mau mendengar ceritaku sebentar ?”Ujarku membuatnya mengangguk dan mempersilahkanku duduk di ayunan sebelahnya

“You can tell me your story with your own accent”

“Arasso, begini… Dulu aku punya sahabat, saat ia masih sma ia punya banyak mimpi. Ingin menjadi ini dan itu. Who knows ? Semua mimpi yang dia ucapkan dibuang begitu saja karna suatu keadaan. Kedua orang tuanya pindah ke kota ini. Dan ia terpaksa ikut, tapi sebelum berpisah. Dia berjanji akan mewujudkan hal yang tidak akan ku duga. Mimpi yang datang secara tiba tiba”

“Apa kau datang kesini untuk mencarinya ?”Tanya gadis itu dalam bahasaku membuatku tersenyum, walaupun berantakan aku masih bisa mengartikan kata katanya

“Yap, aku ada urusan disini. Selain itu aku ingin mencarinya. Karna aku yakin… Dia sudah mencapai mimpinya. Itulah yang membuatku bertahan untuk mencapai mimpiku juga, bagaimana ?”

“Your story… It’s really same like my sister’s story. Thank you”

“Yes you have a dream .you must believe in that dream. You can standing in front of that cold wall called fate. You can firmly face it”

“Really ?”

“Mee too. One day we will pass over that wall, and be able to fly, as high as the sky. Every heavy thing called life can’t tie us down. At the end of our life, on the other day that we can smile, let’s be together. We share our happiness to everyone”

“You…” Aku membuka mataku lebar lebar saat ia mengulurkan tangannya dan langsung memelukku “thank you very much, dude”

“Ne… Kalau begitu aku permisi dulu” jawabku dan langsung melepaskan pelukannya “jangan mencoba bunuh diri ya”

“Aku berjanji… Aku akan mencarimu saat aku sudah mencapai mimpiku” ujarnya membuatku tersenyum

“Aku tinggal di seoul, kau pasti dapat mencariku”

“Who are you ? I’m angel”

“Kau bisa dengan mudah menemukan wajahku di seoul, angel shi” jawabku dan langsung berjalan meninggalkan taman itu.

Mimpi ? Semua itu ada didalam dirimukan ? Aku menoleh kearah langit yang mulai menunjukkan cahaya terangnya. Ku ulurkan tanganku kearah langit, mimpimu seperti kembang api. Biarkan mereka keluar dan membuat hidupmu bercahaya. Apapun… Kalau itu dari dalam dirimu. Pasti kau bisa melepaskan dan melakukannya. Iyakan ? Jung Ji Rin.

***

Ji Rin PoV

Mobilku terus melaju di jalan kota besar ini. Pandanganku terus menyelidiki dan mencari sosok Angel. Tadi malam dia tidak pulang, pasti dia pergi ke bar disekitar sini. Aku memang keterlaluan. Tidak seharusnya aku memaksa Angel untuk ikut ke Korea. Angel punya kenangan yang tidak mungkin ia tinggalkan disini.

Piip… Ponselku berbunyi. Aku langsung menerpi sebentar dan mengangkat telfon yang baru masuk. Dari kantor

“Maaf Ms.Jennie …kami sudah dan perwakilan dari JYPent sudah menunggu di ruang rapat”

“Ahm bisa ditunda beberapa jam lagi ? Aku masih mencari adikku”

“Tapi kita sudah menundanya sejak 3jam yang lalu”

“Ok, I’m coming” jawabku singkat “kau dimana angel ah !”Gerutuku dan langsung menjalankan mobil menuju kantor

Aku merapikan pakaianku dan berjalan memasuki kantorku sendiri. Semua orang menyapaku sambil tersenyum. Ms. Louisa langsung membawakan laptop dan beberapa kertas yang ada ditanganku. Pikiranku bercampur aduk sekarang, angel dan pekerjaan membuatku sedikit gila.

Aku menghela nafas sebentar dan langsung membuka ruang rapat. Aku tersenyum kecil melihat 3 orang pria yang berpakaian sangat rapi. Kulangkahkan kakiku menuju tempat dudukku, kuulurkan tanganku dan berjabat tangan dengan tamu tamuku. Aku tersenyum dan mempersilahkan mereka duduk

“Dia masuh sangat muda”ujar salah satu dari mereka

“Perkenalkan, saya manajer dari JYPent LA, dan ini direktur utama kami Park Ji Young, dan disebelah sana salah satu manajer artis kami. Senang bisa bekerja sama dengan perusahaan VC”

“Ah… Ya. Seharusnya saya yang sangat senang bisa mendapatkan client yang rela menunggu saya selama 3 jam disini. Saya benar benar minta maaf atas keterlambatan ini”

“Tidak apa apa, kami memaklumi orang sibuk seperti anda. Pekerjaan pasti tidak hanya disini”

“Ya.. Untuk mempersingkat waktu, lebih baik kita mulai penandatangan kontrak untuk disini dan di Korea”

Ms. Louisa langsung menyodorkan beberapa kertas didepanku, aku langsung menandatangani kontrak itu. Setelah itu Mr. Park juga melakukan hal yang sama denganku. Aku tersenyum dan langsung berjabatan tangan dengan Mr.Park. Pikiranku berkurang satu, setelah ini aku bisa mencari angel.

“Kalau begitu, kita mulai ke bagian studio. Sekalian Ms. Jennie bisa melihat artis artis kami” ujar Park Ji Young

“Ah ya.. Tentu.. Kita bisa langsung ke studio sekarang”

“Ladies first” ujarnya membuatku mengangguk dan berjalan terlebih dulu di depan

Bagaimana bisa mencari Angel. Aku harus tetap profesional dengan pekerjaanku. Aku harus menghormati clientku. Studio terlihat cukup ramai. Mereka semua berdiri di sisi sebelahku dan memberikanku celah untuk berjalan. Aku tersenyum melihat kameranman dan beberapa gadis dan pria yang berdiri didekatku

“Kalian, perkenalkan ini Ms. Jennifer pemilik Valentine’s Carols” jelas Mr. Park

“Hello, We are Wonder Girls”

“We are Miss A”

“Ne… Annyeonghaseyo… Jennifer imnida”

“Waaah… “Ujar mereka tiba tiba

“Tenang saja, aku besar di korea kok. Jadi aku masih fasih dalam berbahasa korea” jawabku

“Mana yang lain ?”

“Mereka sedang di make up”

“Kalau begitu… Biar saya antar ke ruang make up” ujar Mr.Park membuatku mengangguk pelan

“Maaf Miss… Nona angel menunggu diruangan ”

Aku langsung berbalik saat mendengar nama angel disebutkan oleh sekertarisku. Aku langsung mengangguk dan berbalik pada Mr. Park.

“Maaf, tapi saya harus kembali keruangan saya”

“Tapi… Bagaimana dengan-”

“Manajer Jang dan Ms. Louisa akan mengawasinya. Dan untuk artis yang masih ada di ruang make up, mungkin lain kali kita akan bertemu. Toh kita akan selalu bertemu saat di Seoul nanti”

“Ya.. Anda benar, kalau begitu terima kasih atas waktunya”ujar Mr. Park sambil membungkuk padaku

“Ne..sama sama. Sekali lagi saya mohon maaf, dan senang bekerja sama dengan JYP entertainment” jawabku membalas tundukan Mr.Park “kalau begitu saya permisi”

Aku langsung berbalik, langkahku benar benar sangat cepat sekarang. Bunyi benturan lantai dan hak sepatuku terdengar sangat jelas. Pintu lift terbuka di lantai 13. Aku langsung melangkah cepat menuju pintu mocca besar didepanku. Kudorong pintu itu dan kulihat sosok gadis yang tertidur disofaku.

Rasanya nafasku mulai terasa ringan sekarang, kututup pintu ruanganku. Tubuhku terasa lemas sekarang. Aku tersungkur perlahan didekat pintu masuk. Syukurlah, aku bisa lega sekarang. Angel baik baik saja. Aku melangkah perlahan, aroma alkohol tercium jelas.

Aku langsung membuka kulkas yang ada didekat meja kerjaku, kutuangkan segelas susu di gelas dan meletakkannya di atas meja. Kuulurkan tanganku perlahan menyentuh pipinya yang lembut seperti bayi, matanya perlahan terbuka dan menoleh kearahku. Ia langsung beranjak bangun sambil memegang kepalanya

“Minumlah… Kau pasti minum banyak tadi malam”

“No, just a little”

“Don’t lie. Listen Angie, aku tidak akan membuangmu. Aku hany-”

“I know that sist” jawabnya cepat setelah meneguk susu yang ada dihadapannya “I’ll go with you, I trust to you”

“Really ? But why ?”

“Karna seseorang bilang padaku, mimpiku hanya milikku. Dan hanya aku yang bisa menentukan, karna suatu hari aku akan terbang dan menggapai semua mimpiku”

“That’s great”

“And I think I’m falling in love with him, I want to meet him again. In Seoul”jawabnya dan langsung tersenyum padaku “may I ?”

“Sure ! Aku sangat sangat senang menerima keputusanmu ini” jawabku dan langsung memeluk Angel “that’s my girl”

“Jadi kapan kita berangkat ?”

“Saat graduationmu selesai. Aku akan menyuruh Manajer Jang mengurus semua masalah study mu disana”

“Oke, selama masa itu. Kau harus mengajariku hangul”

“Dengan senang hati”

“Thank you very much Jennie and I’m so sorry”

“No problem, you still be my little angel ever” jawabku membuatnya tertawa dan membalas pelukanku.

***

Aku menghentikan langkahku saat baru menuruni anak tangga terakhir. Kututup mataku perlahan dan menghembuskan nafasku. Musim semi, musim semi pertamaku semenjak 5 tahun yang lalu. Kulangkahkan kakiku dengan tegas hingga ke ruangan yang ramai dengan orang yang berlalu lalang.

Senyumanku merekah indah diwajahku, jantungku berdetak sangat cepat sekarang. Angel langsung menarik koper pinknya yang sudah muncul dihadapan kami. Akupun langsung menarik koper putihku dan berjalan mengikuti Angel dan Ms. Louisa yang sudah berjalan didepanku

Pintu kaca terbuka didepanku. Aku menghentikan langkahku lagi. Aku menghirup nafasku, aku berbalik dan lagi lagi tersenyum. Akhirnya semenjak 5 tahun yang lalu, aku bisa kembali. Aku kembali ketanah kelahiranku, ke tanah kenanganku. Seoul. Aku benar benar merindukan tempat ini. Mi Yeon, aku pulang.

Aku tersenyum kecil saat mobil memasuki sebuah rumah dengan gerbang hitam yang tinggi. Aku langsung menuruni mobil dan melangkah masuk kerumah yang masih terlihat rapi. 5 tahun kutinggal, tidak ada perubahan dengan rumahku. Aku langsung membuka pintu rumah itu dan langsung menarik koperku hingga kamar yang ada dilantai dua

Kubuka pintu kamar itu dan tersenyum kecil. Kasur dengan kelambu putih, meja belajar putih dengan beberapa foto yang terpajang. Lemari baju, meja rias, semua tidak ada yang berubah. Aku langsung berlari dan mengambil sebuah foto yang ada diatas meja belajarku. Aku pulang, aku pulang teman teman.

“Sist, are you ok ?” Tanya Angel yang sudah berdiri disebelahku

“Ya… Aku hanya, bernostalgia” jawabku sambil menghapus air mata yang jatuh dari sudut mataku

“Wah… Itu sahabatmu yang bernama Mi Yeon ?”

“Ya, dia cantik kan ?”Tanyaku membuatnya mengangguk dan tersenyum

“Maaf, Jennie shi.” Seru Manajer Jang membuatku menoleh

“Ada apa ?”

“Mobil nona sudah sampai, mau diparkir atau-”

“Aku mau pergi ke suatu tempat, biarkan saja di depan” jawabku membuatnya mengangguk “kau mau ikut ?”

“Anio… Aku disini saja, membereskan baju. Lagipula lusa aku harus kembali untuk mengurus kelulusanku. Kita akan bertemu 2 bulan lagi” jawabnya dalam dialect Koreanya

“Hangulmu sudah bagus, percaya dirilah. Mulai sekarang panggil aku Ji Rin onnie. Arasso ?”

“Ne, hati hati onnie”

Aku menghentikan mobilku di sebuah rumah kecil. 5 tahun sudah berlalu, tidak sangka aku masih mengingat tempat ini. Aku mengulurkan tanganku dan mengeluarkan sebuah kunci dari dalam. Kuulurkan tanganku perlahan dan berjalan memasuki rumah itu. Rumah ini seperti sudah tak berpenghuni lagi

Aku melihat sekelilingku perlahan, wow bersih. Kakiku terus melangkah hingga ke dapur. Tanganku langsung membuka kulkas, aku tersenyum melihat kulkas yang hanya terisi dengan sayuran dan buah buahan. Beberapa note jadwal juga tertempel didepan kulkas. Sepertinya pemilik rumah ini sedang diet. Aku langsung mengikat rambutku dan langsung membersihkan tempat ini sambil memasakkan beberapa makanan, rasanya seperti seorang istri yang menunggu suaminya pulang

***

WooYoung PoV

Dentuman lagu sudah hilang dari telingaku. Brak. Tubuhku terasa ringan saat ku hempaskan di lantai ruang latihan. Nafasku yang masih terengah seolah mengatur irama yang harmonis dengan nafas JunHo yang berbaring tidak jauh dariku. Latihan untuk comeback benar benar tidak mudah.

Aku menutup mataku perlahan, sial. Kenapa aku tidak berhasil menemukannya saat di LA. Meskipun aku mengatakan aku baik baik saja. Aku tetap saja ingin bertemu dengannya. Setiap kurasakan lelah ditubuhku, fikirkan ku terus melayang pada gadis itu. Apa dia sudah mendapatkan mimpinya ? Aku harus berjuang keras juga untuk mendapatkan mimpiku

“Ayo kita ulang” ujarku yang langsung beranjak berdiri

“Yak ! Kau sudah gila ? Ini sudah yang ke 15 kalinya. Apa kau tidak lelah ha ?” Gerutu JunHo

“Tidak ada waktu, ppalli !”

“Sudah hentikan” seru seseorang “kalian… Bersiap siaplah, nanti malam ada jamuan makan dengan pemilik VC”

“VC ? Valentine Carol ?”

“Ya… Pemiliknya sudah tiba di Korea tadi. Jadi akan ada jamuan penyambutan. Kalian juga akan diundang, jadi bersiap siap. Jangan terlalu lelah. Arasso !”

“Aku tidak ikut hyung” jawabku

“Jangan bercanda, ada Ji Young hyung nanti” jawab Min Jae Hyung dan langsung keluar dari ruang latihan

“Chakeman… Pemiliknya itu Jennifer kan ? Ternyata benar dia memang orang korea. Gossip itu benar ” gumam JunHo yang langsung bertaut dengan laptopnya

“Gossip apa ?”

“Pemilik VC itu masih sangat muda, saat mendengar suzy cerita katanya wajah Jennifer shi itu mirip sekali dengan wajah orang orang kita. Aku belum pernah melihat wajahnya, bahkan tak ada paparazi yang memasukan wajahnya di internet”

“Sebegitu ketatnya ? Memangnya berapa umurnya ?”

“22 tahun. Hebat bukan ? Huah, katanya Valentine’s Carols itu didedikasikan untuk sahabatnya yang sudah meninggal. Brand new yang keren bukan. Dia sedang naik daun makanya sangat banyak yang menajaga wajahnya, lihat ini… hanya ini foto terdekat yang bisa didapat”

Aku menoleh perlahan kearah laptop JunHo, kulihat seorang gadis yang terpotret dari arah samping, memang tidak terlihat jelas wajahnya karna tertutup kacamata dan topi. Ku sipitkan mataku perlahan dan langsung mendekatkan laptop itu padaku. Jemariku mulai menari diatas keyboard dan memperbesar gambar itu. Noda topi ini… rasanya aku tahu. Aku membuka kedua mataku, jantung ku bergemuruh dan berteriak. Topi ini kan, itu kan nomer handphone ku. Jangan jangan dia… Ji Rin ah.

“Si…siapa namanya ?”tanyaku sedikit gugup

“Jennifer…. Kalo tidak salah ayahnya bermarga ‘Jung’ wae ?”

Aku langsung beranjak berdiri, ku raih ponselku dan kunci mobilku. Aku langsung berlari dengan cepat keluar dari kantor. Kunyalakan mobilku dan langsung melaju meninggalkan tempat itu. Kepalaku berputar dan terasa penuh dengan berbagai pertanyaan yang hampir sama. Apa benar dugaanku ini ?

Tiba tiba mobilku terhenti, aku menghela nafas kesal dan langsung keluar dari mobil. Ash, sial. Kenapa bannya bisa bocor. Aku langsung mengambil ponselku dan menelpon manajerku. Kenapa tidak diangkat, aku menggeleng pelan dan berdercak kesal. Aku mengeluarkan ponselku dan melihat wajah seorang gadis yang ada dilayar ponselku.

Biarpun perasaanku sudah yakin kalau mereka orang yang sama, kenapa masih ada saja yang menghalangiku. Aku langsung melangkahkan kakiku berlari. Tidak jauh, sedikit lagi sampai. Selama 5 tahun yang selalu terpikir olehku adalah…seandainya bisa bertemu apa yang akan kukatakan padanya

Aku selalu mencari sosokmu, sosok yang tak berhasil ku gapai saat itu. Saat 6 tahun yang lalu kita bertemu, dan 5 tahun yang lalu kita sudah berpisah. Aku langsung membuka pintu gerbang hitam yang ada didepanku, dan langsung membuka pintu yang setengah terbuka, nafasku masih terengah saat kupakukan pandanganku kearah meja makan

Lalu sekarang, saat semua sudah tiba. Sekali lagi… Sekali lagi kita dipertemukan. Aku terus memandangi gadis yang masih sibuk menata meja makan yang ada tepat didepanku. Ti..tidak salah lagi, dia.. Dia gadis yang kucari selama ini. Jung Ji Rin. Kurasakan dadaku bergemuruh dengan kencang, mataku sedikit memanas hingga kurasakan air mataku mengalir hingga kepipiku.

Gadis itu tersenyum, dan perlahan menoleh kearahku. Ia terlihat bingung saat melihatku yang masih mematung didepan pintu masuk. Aku… Aku ingin sekali bertemu denganmu. Aku langsung berlari kearah gadis itu dan langsung menariknya kedalam dekapanku. Aku… Aku benar benar ingin bertemu denganmu.

“Ji…Ji Rin ah … Jung Ji Rin ah”ujarku sambil memeluknya dengan erat “kau Jung Ji Rin kan ?”

Rasanya banyak sekali yang ingin ku katakan, tapi kepalaku terasa terus berputar, terasa penuh sampai tidak bisa berkata kata. Degup jantungku pun masih berdetak sangat sangat cepat. Tubuhku sampai gemetar, yang bisa kulakukan hanya memelukknya dengan erat. Sampai kurasakan sesuatumenyentuh tulang kering kakiku

Tiba tiba kurasakan pukulan yang kuat pada tulang kakiku, aku langsung melepaskan pelukanku perlahan dan menatap wajahnya yang tertawa melihatku. Ia mengulurkan tangannya dan memukul pipiku dengan ujung jemarinya

“Yak kenapa denganmu ! kau mau mati ha ? Kan sudah ku bilang, kau harus bertambah keren. Terus  bajumu kenapa seperti ini ha ? Kau juga… Aish pasti habis latihan kan ? Keringatmu dimana mana. Dan lihat ini, kenapa kau masih menangis ha ? Kau kan laki laki” celotehnya panjang lebar membuatku tertawa

“Yak ! Kenapa sekarang tertawa Kau mendengarkanku kan ?” gerutunya

Kuulurkan tanganku dan mengangkat tubuh mungilnya sambil berputar putar

“Kau cerewet sekali ! Aku tidak salah, kau pasti Jung Ji Rin” jawabku membuatnya berteriak kecil sambil terus memukul pundakku

“Sudah aku pusing, turunkan aku”serunya membuatku melepaskan pelukanku

“Apa ? Hebat juga bisa ada mobil mewah didepan rumahku”

“Mwo ? Ani… Itu bukan mobilku”jawabnya yang langsung berbalik menuju meja makan

Aku tertawa pelan dan langsung menarik mantel gadis itu, kubaca merek yang dikerahnya. Benar dugaanku memang benar. Ms. Jennifer sudah berdiri didepanku.

“Yak kau. Apa yang yang kau lakukan ha ?”

“Wow, valentine’s carols, JunHo sangat tergila gila dengan merek ini. Dan kurasa kau juga sudah sukses bisa membeli merek itu”

“Ya memang, aku hanya punya satu kok”jawabnya sambil membuka mantelnya. Dia benar benar tidak berubah, dia tidak pandai berbohong dan kerjanya hanya berteriak teriak saja

“Kubantu Ms. Jennifer”seruku mengambil mantel kuningnya itu

“Oh yes, thanks” jawabnya sambil memberikan mantel kuning itu padaku “mwo ? Miss What ?”

“Ji Rin ah, kau tau ? Aku ini anggota 2PM. Aku salah satu orang yang melakukan pemotretan di LA kemarin, dan aku ini juga dari JYPent. Ternyata kau tak sepintar yang kukira”

“Itu… Itu berarti kau … Kenapa kau tidak menemuiku ? Kau bodoh ! Jinjja kau tau berapa lama aku ingin bertemu denganmu ? Aku ingin memukulmu ! Meninjumu ! Sampai sampai-” gerutunya sambil terus memukulku

“Aku tak berhenti mencarimu, bodoh !” jawabku sambil menahan kepalan tangannya

”kau penipu” sangkalnya pelan

”Aku terus mencarimu” ujarku sambil terus menahan tangannya “aku terus mencarimu, sampai hari ini.” Seruku membuatnya menunduk dan sepertinya tersenyum

“lepaskan ! Ppalli. Kau harus makan dulu”

“Apa masakanmu masih seenak dulu ? Kenapa tidak ada burger atau semacamnya ?”

“Tak ada apa apa didalam kulkas, ppalli. Makan !”

“Wow makanannya sehat semua, hanya sayur dan buah”

“Kau sedang diet kan ? Ini sudah kubuatkan makanan sehat, semua sayuran. Ayo jadi vegetarian hari ini saja”

“boleh aku bertanya sesuatu padamu ?”

“apa ?”tanyanya yang baru saja meneguk segelas air

“kenapa kau tidak pernah menghubungiku ? apa kau kehilangan topi yang kuberikan padamu itu ?”

“aku…aku lupa. Mianhae” jawabnya sambil tersenyum kecil dan beranjak meninggalkan meja makan “cepat selesaikan makananmu, aku mau bertemu seseorang”

“Siapa ?”

“Mau tau saja” ejeknya sambil tersenyum dan berbalik kembali memunggungiku “aku mau bertemu cho kyuhyun. Aku juga merindukannya”

Tanganku terasa kaku sekarang. Kulepaskan sendok yang ada ditanganku dan menghentikan aktivitas makanku. Mwo ? apa dia bilang ? dia lupa ? aku terus menatap wajahnya yang terlihat biasa saja saat membersihkan dapur. Dan sekarang dia bilang… Rindu dengan Cho KyuHyun sunbaenim ? Kulangkahkan kakiku perlahan menuju sofa, rasanya lelah sekali. Aku tidak mengerti kenapa aku jadi tidak semangat seperti ini

“sebegitu tak pentingnya kah aku dimatamu, Ji Rin shi”gumamku perlahan

* To Be Continued *

Ps : ayo teman teman saya mau buat Kyuhyun dan Eunhyuk povnya tapi kekurangan ide. Ayo ayo saya butuh comen teman teman biar bisa buat yg selanjutnya. Coba jangan pelit pelit ya comennya. Gomawooooo :D

12 thoughts on “[Freelance] Little Sweet Carols [part 02]

  1. Huaaaaaaaa author jgn lama2.. Da penasaran bgt nh.. Haduhh Kyu blum muncul2.. >.< Angel sk sm wooyoung apa jdnya ini nanti??

  2. waaa~
    nie FF kerennnnn..!!
    DAEBAK!! *kasi 4 jempol*
    lanjutannya cepetan yaa thorrr.. akk suka lw si wooyoung nya cemburu… *cekikik(?)*

  3. cinta segi brp nih?!
    kyu klo mw dbwt pov dy hrs konsisten ska sama siapa!
    haduh, mkin sini mkin mumet aja prcintaan & prtemanan’a… =0

    Lanjuutt~
    next part hrs lbh baik dr ini & lbh pnjg!! :)

  4. Kok si kyu ama si hyuk belum nongol2??gag sabar nih mau liat kyu ama ji rin lagi,mendingan nanti tuh si kyu suka ama si ji rin,tp si wooyoung gag suka kalo kyu deketin ji rin,akhirnya si kyu ama si wooyoung rebutan n yg dapetin si ji rin tuh si wooyoung oppa!*readers cerewet*
    Mian,tp itu cuma sekedar berkhayal aja,tp kalo authornya juga mau kayak gtue ceritanya juga gag pa2#ngarep
    Kekeke~
    Lanjut yau!!

  5. waaaaa~ makin keren XD
    bikin yang EunKyu jg dong thor :3 terus yg bagian Eunhyuk ntar ketemu sama Angel terus jatuh cinta gt deh XD kekkekeke~
    Kyuhyun bikin suka sama Ji Rin dong thor :3
    sekian saran ku (?) :p

Comment please? ( ื▿ ืʃƪ)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s