Different Love-Part8

Image and video hosting by TinyPic

Cast:

Kim Ki bum – Lee Hyuk Jae [Super Junior]

Choi Eunyoung – Kim Rae Ra – Han Je Mi – Choi In Hyeong [OCs]

Beberapa langkah menuju mobil Kibum, In Hyeong menghentikan langkahnya, begitu juga denganku.
Bagaimana tidak, Kibum datang membawa Jemi. Aku cukup kaget. Bagaimana Kibum bisa mengenal Jemi??
Kibum dan Jemi seperti akan pergi ke sebuah acara yang sangat romantis… apa ini??
Aku dan In Hyeong menghampiri Kibum dan Jemi.
“Oppa?” In Hyeong berdiri di sebelah Kibum.
“ne. apa Eunyoung sudah bersiap-siap?? Aku sudah membawanya…” ujar Kibum pelan. Mwo? Membawanya?? Tunggu!! Calon yang ingin dinikahi dengan Kibum kan Raera, kenapa dia membawa Jemi??

“Oppa!! Calonmu ada didalam…” ujar In Hyeong pelan. Kibum sedikit tersentak. “mwo??” Kibum kaget.
Kibum POV
Apa yang dikatakan In Hyeong? Calonku didalam?? Bukankah calonku itu Jemi?? Lalu siapa??
“Mwo??” tanyaku kaget, sedangkan In Hyeong menatapku tajam, aku tahu dia pasti sangat kaget melihatku membawa orang lain..
In Hyeong terlihat shock, aku juga, aku tak tahu kalau aku salah membawa calonku sediri??
“Jemi??” In Hyeong memanggil Jemi, dia mengenal Jemi??
“In Hyeong? Kau adik Kibum??” Tanya Jemi tak tahu menahu, tunggu, Jemi juga mengenal In Hyeong?? Eh? Ada apa ini?
“Iya!! Kau?? Ada hubungan apa kau dengan Kibum Oppa??” In Hyeong sedikit meninggikan suaranya.
“Kibum… dia…” “Dia suamimu??” tebak In Hyeong. Jemi mengangguk pelan. Suami?? Dia menganggapku suaminya??
“Dia yang kumaksud Hyuk… tapi aku benar-benar tak tahu kalau…”
Apa lagi ini?? Jadi selama ini, Jemi menganggapku suaminya??
“Apa maksudmu Kibum suamimu?? Kibum… Kibum adalah Ayah Kimi??” Tanya Hyukjae, aku melihat Jemi menunduk, dia pasti bingung, sedang In Hyeong, dia terlihat menahan marahnya.
Jemi mengangguk pelan.
“Unnie… Eunyoung Unnie tak boleh mengetahui ini…” ujar In Hyeong lirih menatapku yang makin merasa bersalah.
“Terlambat In Hyeong…” aku mendengar suara Eunyoung. Aku menoleh, dan benar… Eunyoung berjalan menuju ketempat kami.
“Unnie… unnie..ini hanya…” “Jangan pernah menyembunyikan sesuatu dari Unnie, In Hyeong…” Eunyoung memandang Jemi.
Eunyoung… aku.. aish!!! Aku tak ingin menyakiti hatinya…
“Eunyoung…” aku memanggilnya, Eunyoung tersenyum kecil, dia tersenyum tapi matanya berkaca?
Suasana malam ini tegang, aku bingung harus menjelaskan apa..
“Kimi… aku tak ingin Kimi tahu tentang ini” ujar In Hyeong lirih menatapku dan Jemi tajam. Jadi teman Jemi selama ini adalah Hyukjae dan In Hyeong?? Ya Tuhan!! Kenapa aku baru menyadarinya?? In Hyeong pergi kedalam rumah, diikuti Eunhyuk.
“Eunyoung… jadi siapa??” tanyaku pelan.
“Ada didalam… Raera…” ujarnya tersenyum manis. Raera?? DEG!!!
Jantungku tak bisa diatur. Eunyoung, Raera, Jemi…
Ya Tuhan!! Kenapa hidupku begini!!!
“Mian… kalian bisa melanjutkan pertunangan ini… sebelum semua tahu…” ujar Jemi, Eunyoung menahan tangan Jemi. Apa yang dia lakukan lagi??
“Kau ibu Kimi, dan Kibum Ayah Kimi, benar kan?” Tanya Eunyoung, Jemi mengangguk.
“Berarti harusnya kau kenalkan Jemi padaku Kibum… dia adalah Ibu dari anakmu… anakmu anakku juga kan??” Tanyanya. Aku makin tak mengerti dengannya. Dan sekarang, dia berusaha membuatku tenang, tapi itu makin membuatku ingin menangis melihat tingkahnya.
Eunyoung memeluk Jemi perlahan, itu membuatku kaget. Pertama aku fikir, Eunyoung akan memarahi Jemi, tapi kenapa dia… aish!!!
Berhenti membuatku seperti ini Eunyoung…
“Ah,.. ayo masuk, In Hyeong dan Hyukjae pasti sudah mengajak Kimi berjalan-jalan lewat pintu belakang” ajak Eunyoung, menggandeng Jemi, aku tak pernah membayangkan mereka bertemu, terlebih lagi, aku tak pernah membayangkan mereka akan akur secepat ini!!
Aku masuk kedalam rumahku, kulihat Raera duduk disofa.
Dia cantik, mungkin karena aku baru sekali melihatnya memakai make-up, aku jadi sedikit tak mengenalinya.
“Raera…ini kenalkan, namanya Jemi…” ujar Eunyoung mengenalkan Jemi pada Raera… aish!! Dia itu istri yang ajaib.
“Ah.. Ayo duduk… sudah kupersiapkan semuanya…” ujar Eunyoung mengajak kami keruang makan. Aku tak pernah bermimpi akan jadi seperti ini, tiga orang wanita, cinta, dan aku…
Aku dan Raera duduk dimeja makan, sedangkan Eunyoung dan Jemi, masih berdiri.
“Tak ikut makan?” tanyaku pelan, Eunyoung menggeleng.
“Kalian makanlah duluan, aku dan Jemi akan mengobrol di depan sebentar…” ujarnya,lalu meninggalkanku dan Raera.
Aku melihat Eunyoung pergi keruang depan menggandeng Jemi. Sedang aku, hanya terdiam bersama Raera.
Aku menatapnya yang masih melihat Eunyoung dan Jemi. Dia cantik, ternyata, jika memakai eye liner matanya terlihat indah, aku sedikit gugup, mungkin karena aku tak pernah melihat Raera berpakaian seperti ini, dress itu membuat kulitnya bersinar.
“Raera… sejak kapan kau tahu?” tanyaku pelan, Raera menatapku.
“Sejak awal…” jawabnya pelan, sejak awal??
“kenapa kau tak pernah menyinggung ini di kantor??” tanyaku lagi.
“Sewaktu pertama bertemu, aku menunggumu di café dekat kantormu dengan kemeja putih yang dirancang Eunyoung, tapi sepertinya kau tak datang, setelah itu juga Eunyoung ataupun In Hyeong tak pernah menghubungiku lagi, aku kira perjodohan ini dibatalkan. Tapi In Hyeong mengagetkanku dengan berita malam ini, dengan tiba-tiba. Aku fikir kau sudah tahu kalau aku adalah calonmu?” tanyanya, aku menggeleng.
Tunggu!! Kemeja putih?? Jadi saat itu aku salah mengenali orang?? Ya Tuhan!! Kenapa mereka bisa memakai kemeja putih dalam waktu bersamaan? Dan kenapa yang memakai kemeja sama itu adalah Jemi??
Jemi POV
Setelah mengantarkan Kibum dan Raera duduk di meja makan, dia mengajakku keruang tengah.
“Kau cantik sekali Jemi…” ujarnya melihatku, aku tersenyum padanya.
“Gumawo…”
“Tak usah gugup seperti itu… biasa saja…” ujarnya, memang aku masih gugup, mungkin karena aku baru pertama kali mengenal keluarga Kibum. Dan yang paling menyakitkan adalah aku mengetahui Kibum sudah beristri…
“Jemi… berapa lama kau mengenal Kibum?” tanyanya pelan, aku melihatnya.
“Sejak masuk SMA…” jawabku, Jemi tersenyum padaku.
“Apakah kau pacar pertama Kibum??” tanyanya lagi, dia memang bertanya seperti itu, tapi aku sama sekali tak merasa tersinggung…
“Dia bilang seperti itu… tapi aku tak tahu…” ujarku tersenyum, Eunyoung ikut tersenyum mendengar jawabanku.
“Hahaha, kau tak percaya pada Kibum??” tanyanya lagi, kini Eunyoung mungkin bercanda…
Aku mengangguk.
“Mungkin jika namja lain yang mengucapkannya aku tak percaya, tapi jika Kibum… sepertinya aktingnya terlalu bagus Eunyoung…” ujarku lalu tertawa kecil, disusul tawa kecil Eunyoung.
Kini, aku memang agak terbiasa dengan Eunyoung, aku tak segugup tadi.
Eunyoung cantik, apa Kibum menyukai mataku, aku merasa mataku dan mata Eunyoung sama.
“Jangan melihatku seperti itu…” ujarnya, aku tersenyum kecil.
“Kau cantik Eunyoung… pantas saja Kibum mencintaimu…” “Dan menikahiku??” tanyanya, ah… aku tak bermaksud bertanya sepert itu..
“Hahaha… menikah denganmu adalah pilihannya kan??” tanyaku
“Apa kau masih mencintai Kibum??” tanyanya…
Eunyoung melihatku.
“Jemi… jawab aku… aku ingin tahu perasaanmu…” tanyanya lagi, aku melihatnya.
“Eunyoung… boleh aku bertanya satu hal padamu??” tanyaku, dia mengangguk.
“Ada apa ini sebenarnya??” tanyaku pelan. Eunyoung tersenyum.
“Aku berniat menjodohkan Kibum dengan Raera, tapi diluar dugaan, Kibum malah bertemu denganmu…”
“Tapi kenapa??” tanyaku pelan. Eunyoung menunduk.
“Em… kalau aku tak boleh tahu juga tak apa…” ujarku cepat-cepat mengalihkan pembicaraan.
“Aniyo… aku akan memberitahumu, tapi jangan beritahu Kibum…” aku mengangguk pelan.
“Aku terkena tumor rahim…” ujarnya pelan… astaga!!
“Awalnya, aku sangat optimis dapat sembuh tapi sebulan kemudian… diameternya bertambah 2 kali lipat, dan itu membuatku sangat putus asa…” ujarnya, mata Eunyoung memerah.
“Aku hanya ingin Kibum mempunyai anak… tapi ternyata, Tuhan menjawab do’aku dengan datangnya kau Jemi… kau datang disaat Kibum ingin menimang anak, ingin mencium seorang anak, dan ingin bermain dengan seorang anak…” dia tersenyum melihatku, tapi matanya sudah membendung air mata yang siap tumpah.
“Gumawo Jemi…” ujarnya, aku mengelus pundaknya untuk meredakan perasaannya.
“Tapi Eunyoung… aku memang hanya ingin Kibum tahu kalau Kimi anaknya… aku tak bermaksud lain…” ujarku, Eunyoung memejamkan matanya seperti menahan sakit.
“Eunyoung??” aku melihatnya.
“Aku tak apa-apa… aku kekamar mandi sebentar…” ujarnya, aku mengangguk.
Aku melihat punggung Eunyoung, sampai dia menghilang.
Kulihat sekeliling ruangan itu, ada foto pernikahannya dengan Kibum. Cantik dan Tampan… mereka cocok sekali.
Aku juga melihat foto Kibum, bersama eunyoung dan In Hyeong.
Aku mengeluarkan ponselku, aku ingin tahu dimana Kimi.
Aku mencari kontak nama In Hyeong, lalu menelponnya.
Aku mendengar nada tunggu.
“Yobseo… Jemi-ah… wae??” suara In Hyeong terdengar, dia tak seramah sebelumnya, yah, dia pasti masih kesal denganku karena kejadian tadi.
“In Hyeong… kalian dimana?? Bagaimana Kimi??” tanyaku.
“Aku ada ditaman bermain… Hyukjae mengajak kami kesini… ramai sekali, Kimi sangat senang…tenanglah…” ujarnya.
“Ne… gumawo In Hyeong sudah menjaga Kimi…”
“Ne…” ujarnya lalu memutuskan pembicaraannya.
Aku menutup teleponku.
Beberapa saat kemudian, ponselku bergetar. Aku membuka pesan yang masuk.
“Jemi… tes akan dilakukan minggu depan, kau harus kembali dengan cepat…”
Astaga, minggu depan??
“Iya. Aku akan kembali…”
Huft!! Cepat sekali… apa aku bisa kembali secepat itu??
Kemana Eunyoung?? Kenapa lama sekali? aish!! Aku bingung harus melakukan apa disini…

Hyukjae POV
Kulihat Kimi dan In Hyeong sangat dekat… tapi aku lebih menginginkan kalau In Hyeong itu menjadi istriku dan bermain bersama anakku…
Aku melihatnya berjalan kearahku.
“Lelah??” tanyaku
“Sangat…” ujarnya, lalu melihat kakinya, aku melihat kearahnya melihat kakinya.
Pantas saja… bagaimana tak lelah bermain dengan Kimi sedang dia memakai high heels yang tingginya sekitar 10 cm.
“Biar aku yang ganti menemani Kimi…” ujarku lalu tersenyum.
“Sepertinya dia sedang asik bermain bersama temannya Hyuk…” ujarnya, melihat Kimi.
Aku melihat Kimi sangat senang…
Ponse In Hyeong bergetar, aku mengambilnya di tas tangannya yang kupegang.
“jemi menelponmu…” ujarku memberikan ponsel In Hyeong.
“aish!! Mau apa lagi??” tanyanya suntuk.
“Angkat saja dulu…” saranku, In Hyeong mengambil ponselnya dan mengangkat panggilan Jemi.
“Yobseo… Jemi-ah… wae??” suara In Hyeong lebih sedikit cuek, pasti dia masih kesal dengan Jemi.
“Aku ada ditaman bermain… Hyukjae mengajak kami kesini… ramai sekali, Kimi sangat senang…tenanglah…” ujarnya lagi
“Ne…” ujarnya lalu memutuskan pembicaraannya.
“Kau tak perlu seketus itu…” ujarku, In Hyeong menunduk.
“Iya, kau benar… aku memang tak seharusnya seketus itu, tapi aku masih kesal…” ujarnya.
Aku tersenyum melihat ekspresi wajahnya, dia merasa bersalah, tapi juga kesal.
“Kau lapar??” tanyaku, In Hyeong menggeleng.
Aku melihat keringatnya di pelipisnya.
Aku mengusapnya pelan, In Hyeong melihatku.
“Gumawo…” ujarnya pelan. Aku mendekatkan wajahku perlahan kewajah In Hyeong.
Aku melihat wajahnya, wajahnya sangat imut… aku mencium bibirnya perlahan.
“noona…” In Hyeong menjauhkan wajahnya, aku melihat Kimi menarik rok In Hyeong. Aku kembali duduk ketampatku semula.
“ne… kenapa sayang?” Tanya In Hyeong mengangkat Kimi.
“Aku lapar…” ujarnya sambil memegangi perutnya. In Hyeong tersenyum kecil dan melihatku.
“Ne… ayo kita makan!!” ajakku semangat, lalu mengambil Kimi dari pangkuan In Hyeong.
Aku memberikan tas In Hyeong padanya dan menuju mobil bersama Kimi dan In Hyeong.
Aku, Kimi dan In Hyeong mencari tempat makan terdekat.
“Ingin makan apa??” tanyaku melihat In Hyeong lalu melihat Kimi yang berdiri di antara kursiku dan In Hyeong.
“Terserah saja… aku sudah lapar…” jawab In Hyeong, aku menengok melihat Kimi yang mengangguk dan menyenderkan kepalanya di kursiku. Aku tersenyum melihat tingkahnya, dia mirip Kibum saat sedang suntuk… hahhaaha… yah… dia memang anak Kim Kibum.
Aku berhenti didepan sebuah restoran dengan fasilitas bermain anak-anak, Kimi sangat senang kuajak kesini.
Usai makan, Kimi langsung berlari menuju arena permainan.
“Hyuk…dia lucu…” ujar In Hyeong, aku melihatnya. Iya In Hyeong… dia lucu, dan aku ingin sekali mempunyai anak sepertinya…
“Ne. dia lucu…” jawabku.
In Hyeong’s POV
Ah!! Rasanya aku ingin sekali menjadi ibu dari anak-anak Hyukjae…
“Hyuk…dia lucu…” ujarku, aku tahu Hyukjae melihatku, aku terus melihat Kimi yang cepat akrab dengan anak seumurannya.
“Ne. dia lucu…” jawabnya. Aku melihatnya yang masih melihatku.
Dia pasti ingin mengucapkan permintaannya lagi… kenapa tak lagi?? Apa dia takut padaku?
“huft!! Rasanya aku ingin pulang dan berbaring Hyuk…” ujarku pelan…
“Hm? Iya benar… kau lelah sekali… seharian ini kau sangat sibuk dengan Raera kan?” tanyanya, aku mengangguk. Hyuk mengelus kepalaku, dia melihatku hangat.
“DEG!!” kenapa masih seperti ini?? 4 tahun bersama rasanya seperti ini…
Ada yang salah dengan perasaanku… kenapa aku selalu gugup jika disentuh Hyukjae… atau karena aku tahu dia sudah mengetahui tentang seluk beluk tubuhku? Astaga!! Berfikir apa aku ini!!
Aku berharap dia menikahiku, tapi aku juga berharap tak disentuh olehnya.
“Ingin pulang sekarang?” tanyanya, aku menggeleng.
“Lebih baik kita jalan-jalan lagi saja… Kimi belum lelah sepertinya…” jawabku. Hyukjae tersenyum kecil.
“Dia akan terlelap di mobil nanti…” ujarnya. Aku mengerutkan keningku tanda tak percaya.
“Hm? Tak percaya?? Kita buktikan saja..” ujarnya, Hyukjae membayar makanan malam ini, dan mengajak Kimi pulang. Untungnya Kimi dengan senang hati menerima ajakan Hyukjae… dia langsung menggendong Kimi masuk kedalam mobil.
Aku masuk kedalam mobil dan melihat Kimi duduk diam di kursi belakang. Dia sangat lucu jika seperti itu…
“Noona… apa kita akan pulang?” tanyanya, aku menengok dan mengangguk.
“Ne… kita akan pulang… waegure?” tanyaku.
“Anieyo… aku rindu Omma…” ujarnya, dia sangat menyayangi Jemi yah…
“Hm… iya sayang, kita akan pulang… tunggu sebentar yah…” ujar Hyuk.
“Noona…kau tahu, beberapa bulan lalu aku bertemu Appaku…” ujarnya, ah… bertemu Kibum yah…
“Dia sangat tampan Noona… dia sepertiku…” ujarnya… iya Kimi… semuanya dari Kibum Oppa menurun kedirimu… bahkan kedekatanmu denganku…
“Hm…itu pasti Kimi… kau kan anaknya…” ujar Hyukjae.
“Iya… aku menyayangi Appaku Hyung…” ujarnya, lalu menyanyi lagu untuk Appanya…
Kimi duduk tenang dibelakang, sambil masih menyanyikan lagu untuk Kibum Oppa…
Suaranya yang lucu terdengar riang…
Hyukjae mengusap air mataku.
“Ah… gumawo…” ucapku pelan. Hyukjae tersenyum.
Dia tahu aku menangis… dia memang selalu perhatian… perhatian yang tak pernah aku perhatikan…
Hampir dua puluh menit, aku dan Hyukjae sampai didepan rumah.
“Kim…i… dia sudah tidur Hyuk…” ujarku melihat Kimi tertidur dibangku belakang… dia lucu sekali…
Hyukjae melihat Kimi dan tersenyum.
“Benar kan?” tanyanya, aku mengangguk dan tersenyum.
Hyukjae mengangkat Kimi keluar mobil bersamaku, masuk kedalam rumah.
Aku melihat Eunyoung Unnie, Jemi, Raera dan Kibum Oppa diruangan tengah. Mereka cepat sekali akur…
“Annyeong…” sapaku. Mereka semua melihat kedatangan kami.
“In Hyeong… bagaimana Kimi?” Tanya Jemi langsung menghampiriku.
“Dia baik…” ujarku pelan. Jemi langsung mengambil Kimi dari gendongan Hyukjae.
“Unnie…” sapaku pada Raera dan Eunyoung Unnie. Mereka tersenyum. Sedangkan Kibum Oppa… dia bingung harus berbuat apa…
“Maaf merepotkan kalian…” ujar Jemi, aku dan Eunhyuk mengangguk bersamaan.
“Ah,,, iya, aku pamit…” tambahnya.
Aku melihat Kibum Oppa ingin mengantarnya…aku melihat Eunyoung Unnie juga sedikit kasihan pada Jemi karena menggendong Kimi yang sedang tertidur.
“Jemi…aku antar yah…” tawar Hyukjae. Ya!! Kenapa jadi dia yang menawari Jemi? Ck! Dia itu!!
“Tak usah Hyuk… aku bisa naik taksi…lagipula sudah malam…”tolaknya… aish!!! Jangan-jangan dia itu tak enak padaku!!
“Justru karena sudah malam…kau harus diantar!!” ujar Kibum Oppa… oh, berani juga dia…
Kibum Oppa mengambil Kimi dari gendongan Jemi, dan membawanya kegendongannya.
“Kau berangkat bersamaku…kau juga harus pulang bersamaku…” tambahnya.
Raera POV
Kenapa aku jadi kesal saat melihat Kibum sebegitu perhatian pada Jemi?
Walalupun dia mantan pacar Kibum… tapi kan Jemi itu sudah memberikan seorang anak… dan saat ini yang dipermasalahkan juga tentang anak…
Bisa saja Eunyoung membatalkan perjodohan ini… aish!! Kenapa aku jadi khawatir dia akan membatalkan pertunangan ini??
“Aku pergi sebentar…” pamit Kibum.
Eunyoung mengajakku mengobrol, sedang Eunhyuk dan In Hyeong, mereka memilih menjauh dari kami. Yah!! Mereka memang anak muda…
“Raera…kau jangan terpengaruh dengan keadaan ini yah?” ujarnya saat aku dan Eunyoung duduk diruang tengahnya.
“Eunyoung…tapi…bukankah Kibum sudah memperoleh hal yang dia inginkan?” tanyaku pelan, Eunyoung tersenyum.
“Bukan anak yang langsung berumur 5 tahun…” ujar Eunyoung pelan.
“Raera…aku tak akan mengubahnya…setelah In Hyeong menerima lamaran Hyukjae…aku akan melakukan operasi itu…”tambahnya.
Jadi dia serius…
“Jangan memikirkanku…aku akan baik-baik saja… jika operasinya lancar… kita bisa tinggal bersama kan? Kita bisa shopping bersama… memasak bersama… lucu kan?” tanyanya, dia ini mahluk apa? Kenapa dia begitu tegar?
Kenapa tak ada sedikitpun rasa khawatir jika Kibum akan mencintaiku…
“Aku berjanji akan menjalankan ini…” ujarku pelan.
Eunyoung tersenyum padaku, dan memelukku.
“Gumawo Raera… tak salah aku memilihmu…” ujarnya lagi. Aku mengangguk dan sedikit tersenyum.
“Ah iya… bisa kau temani aku besok?” tanyanya, aku mengangkat kedua alisku.
“Kedokter… aku akan mengecek keadaanku…” tambahnya, aku mengangguk.
“Bilang saja…kapanpun kau butuh, aku akan selalu ada untukmu Eunyoung…” ujarku pelan. Eunyoung tersenyum mendengar perkataanku itu.
Senyum karena senang aku menjaganya, atau senang mengejekku karena telah menukarnya dengan Kibum? Aish!!!
Dua puluh menit aku mengobrol bersama Eunyoung. Sepenuhnya kami membicarakan tentang Kibum.
“Annyeong…” sapa Kibum, aku melihatnya masuk kedalam rumah.
“Ayo…” ajaknya, oh? Dia mengajakku?
“Raera…Kibum akan mengantarmu…” ujar Eunyoung. Eh? Dia? Baik sekali…
“Tak usah…”
“Sudah malam… besok kau harus bekerja kan?” Tanya Kibum melihatku. Aku mengangguk.
“Ayo…” ajaknya lagi, kali ini Kibum menarik tanganku.
“Annyeong Eunyoung…” pamitku, melihat Eunyoung sebisaku karena tanganku ditarik Kibum.
Kukira setelah sampai depan rumahnya, Kibum akan meninggalkanku dan menyuruhku pulang, tapi tidak… Kibum menyuruhku masuk kedalam mobilnya dan mengantarku pulang.
Biasanya Kibum menyenangkan…tapi kenapa malam ini dia terlihat sangat tak mengenakkan?
“Gumawo…” ucapku setelah sampai didepan rumahku. Aku tak berani melihat Kibum, aku beranjak keluar dari mobil Kibum.
“Raera…” Kibum menahan tanganku. Aku melihatnya yang juga melihatku.
“Ne.” jawabku pelan.
“mimpi indah…” ujarnya pelan lalu tersenyum, ah!! Senyumnya manis sekali!! aku mengontrol diriku agar tak terus memandangi senyumnya. Aku mengangguk.
“ne. kau juga…” ujarku membalas senyum Kibum. Aku keluar dari mobil Kibum dan melihatnya sampai menghilang dari depan rumahku.
Huft!! Aku tak tahu perasaan apa ini… dan kenapa harus aku yang masuk kedalam permainan gila ini…
Aku masuk kedalam rumah dan harus tidur karena besok aku harus bekerja.
*****
Aku mencari mengambil kunci mobilku dan langsung pergi keluar rumahku.
Saat aku membuka pintu rumah, hampir saja aku berteriak karena begitu kaget, aku melihat senyum manis pagi ini…

to be continued…

23 thoughts on “Different Love-Part8

  1. Yes, 1st..

    sudah lama buuaaangggeetttt …………

    akhirnya NolGa… nongol juga…

    aaaahhhhh 3 wanita, 3 cinta, 1 anak dan 1 pria..

    Kibum senyum mu sungguh mematikan 3 wanita itu ….!!!

  2. wah lama banget baru di publish
    wah makin penasaran saya
    istrinya Kibum baek amat? 0.o
    masih adakah wanita seperti itu?!
    haha
    Author lanjutannya cepetan ya, penasaran…

  3. ya ampuun lama bangeeeettttttt
    onnie cepetan lanjut aku penasaran TT,TT
    ki bum ama siapa ntar???
    trus eunyoung gimana cerita.
    ahhhhh onnie aku penasaran -____-”
    lanjutkan onnie~~~~~

  4. onnieeeeeeeeeeee, lama banget publish nya, saya sampai lupa udah baca sampai part berapa hehe ^^a lanjutannya ditunggu onn, jangan lama-lama yaaaaaa :D *banyak minta nih-..-“*

  5. Hiks..sumfeh itu cewek masuk surga!
    demi apa baik banget, jd pngen nangis..
    ayo dong sembuhin aja dia trus kibum jd gk nikah sm siapapun kecuali dia T.T
    onnie jebal :(

  6. hoaaa~~
    eunyoung baek banget…
    klo aku dah pingsan ngeliat kibum ma yeoja.. :(

    kibum terlalu baek ma yeoja, jd’y byk yg salah paham ma dy…

    jgn lama2 publish kelanjutan’y yah, penasaran tingkat akut… :D

  7. Eunyong lovers… Hjaaaahhjjj
    admin pleas jng lama lagi ya next part.a ,,
    n satu lagi,,, jangan pisahkan eunyong n kimbum,,
    buat 2 wanita lagi hanya sesaat aj,, kan kasian hanya demi anak istri di singkirkan ;(

  8. Ya allah ie ff kmn ajj?! (~_~)
    Aku mohon dng sgt aq ga rela ga rido klo kibum nikah lg! Sumpah de!! :P *ngamuk*
    Pliisss, aq moho dng sgt! :) *bujuk*

    Lanjuutt~
    and jng lama! Okay!! ^^

  9. akhirnya muncul juga ff ini waaaaw
    astaga ini tokoh utamanya hyukbum T-T
    abang kibum astaga ampe tiga cewe gitu
    curiga raera jahat aku mah
    aaaaaa hyukie ayo lah lamar in. kekeke-

  10. akhirnya chingu!! km posting jugaaaa :D
    haaaaaaaaah lanjut deh ya ak penasaran sama ending kkisahnya Hyuukjae :p

  11. akhirnya chingu!! km posting jugaaaa :D
    haaaaaaaaah lanjut deh ya ak penasaran sama ending kkisahnya Hyuukjae :p

  12. Akhirny, ya Tuhan, nie ff ada lagi…
    Kibum ama jemi aja please, hikzzzz kasian kimi kan ya *maksa*
    Apa ini, 3cinta u/ kibum, eeeerrrr bummie km laris bgt seh, tp please plih salah atu aja, jgn 3.3nya -__-”
    Udeh sma jemi aja, ama jemi, kan ada kimi kan, jd hrus ama jemi *mshmaksa*

  13. aaaahhhh
    akhirnya part 8
    lama bgt sih thor?
    *ditendang author*
    aku smpai lupa sm ff krn saking lamanya kamu ngepost lanjutannya

    aigo~
    aku sllu mesem2 sendiri pas baca part hyuk sm in hyeong
    *blushing*
    ayo in hyeong segera terima lamaran hyuk

    oow
    jd gmn itu
    hati kibum psti bimbang bgt deh
    msh sangat sayang sm eunyong istri sendiri, tp jg msh syg sm ibu dr anaknya, tru jd bimbang krn kecantikan raera

    ayo thor jgn lama-lama post lanjutannya!
    ^^

  14. aku sedih bgt nih jd y author, ngak tega n miris bgt sama eunhyong. . . .
    Kibum lg tega bgt, perasaan n sikap y mana ngak nentu gt lg bikin sebel, sumpah bikin nyesek hati. . . .
    Tu in hyeong n hyuk pa lg coba masalah y, knp ngak nikah ja sih?

  15. akhirnya keluar jg , udh lama nunggu nih hehehe
    kibum keren jg ya bisa dptin 3 cewek sekaligus mana semuanya suka lg sm dia ,, waaa =)

  16. arrgghhh akhirnya ada lanjutannya ni ff… ^^
    berbulan blan di tngguin baru nongol skarang ^^ hihi

    aduuuhh Eunyoung baik bnaget sii…
    kibum oppa pilih satu aja dong, masa mau tiga tiga’y…?

    tp ahh kibum oppa ma eunyoung aja, kan kasian istri baik gtu masa mau di slingkuhin,,, kalo emang pngen anak akan udah ada kimi,,,
    jgn sama raera,,, ma eunyoung aja…

    ayooo thor,, lanjutttt…. tp jangan lama lama yaa,,, jgn ampe bbulan bulan ok ^^b

Comment please? ( ื▿ ืʃƪ)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s