[Freelance] Weird Feeling part 3

Cast:

Myungsoo – Kim Myungsoo (L) (Infinite)

Kyuhyun – Kyuhyun (Super Junior)

Song Je Hwa

Han Na Ra

And other Cast :)

Length: Last Part

Genre: Friendship, Romance

Rate: AG (All Age)

Author: Nana (@keiichiro_nana)

————————————————-

panjang lebar aku menceritakan tentang Yoona. jantungku berdegup kencang & menunggu respon apa yg Nara akan katakan. Tapi dia ….

.

“zzzzz…..” Nara tertidur!!!!

“mwo?? ya!!” aku membentak Nara keras sampai orang-orang melihatku

“uri chingudeul!” ngigaunya. aku tertawa

“yah, better if you don’t know anything about her, nara. just let it flow.” aku mengangkat tubuhya, lalu menggendongnya di belakang. tangannya melingkar di leherku. rasanya hangat, dan aneh

.

**  2 months later **

sejak saat aku menggendongnya di taman, perasaan ini semakin aneh. rasanya senang melihatnya selalu tersenyum. melihatnya tertawa seperti orang bodoh.

.

seperti saat ini. dia sudah jauh jauh berbeda ketika aku ataupun kami bertemu dengannya. dia mudah tertawa & tersenyum

.

ternyata Kyu berpacaran dengan Je Hwa.

Seohyun dengan teman Jaejin, Yonghwa.

Heechul dengan anak kelas sebelah Kkot Min Ah.

Jinwoon dengan Jo Chaerin, sepupu Seohyun.

Jaejin dengan Cho Eun Sya, sepupu Kyuhyun.

aku? sedang menunggu waktu yg tepat tuk menyatakannya pada Nara.

.

“aduh kepalaku gatal!” keluh Je Hwa pada Nara. seohyun mendekat & melihat kepala Je Hwa

“ya!! kau pst belum mandi! babo yeoja! aaauuu” gerutu Kyuhyun yg langsung di tendang Eun Sya

“babo oppa!!” bentak Eun Sya. semua orang tertawa. Kyuhyun menggerutu

“…….” Nara terdiam. kami pun terdiam melihatnya begitu

“waeyo, chingu?” tanya Chaerin

“aniyo. gwenchana” senyum Nara

.

“nanti dia juga berulah lagi, chagi. hahaha” seru Jinwoon yg langsung membuat Jaejin mendekat dan tersenyum. lalu mereka memukul kening mereka bersama. Mina bengong melihat mereka

“tenanglah. kami biasa begini. hahaha, aduh, aduh!!” tawa heechul berhenti ketika Kyuhyun menendangnya dari belakang. aku bahagia dengan keadaan kami sekarang. dulu kami hanya ber-8, sekarang kami selalu ber-14. semoga kami selalu bersama. dan kau Han Nara, jeongmal saranghaeyo.

.

“aku harus pindah ke Jepang” ujar Nara tiba-tiba. kami semua sangat kaget, termasuk anggota baru kami, Eun Sya, Yonghwa, Mina, Chaerin

“apa maksudmu!!” tanyaku penasaran. dia menundukkan wajahnya & suasana menjadi hening, aku tak suka keadaan yg begini, sungguh

“yaa!!!” tanyaku ulang. dia hanya diam & hampir menangis

“aku,,, ke Jepang,,, pindah!” ucapnya terbata-bata. seohyun & Chaerin menangis pelan. diantara kami semua, mereka berdua hatinya paling halus

“pindah ke Jepang??” tanyaku dengan nada 1 oktaf, dan Nara pun menangis. ada apa ini?? mengapa semua terasa terlalu tiba-tiba! ada apa dengan semua!!!

.

**ring ding dong ring ding dong**

.

“na,,, ah, aniyo, na…” ucap Nara terbata-bata. seohyun menangis dengan chaerin

“waeyo, nara??” tanya Minah halus

“aku harus mengurus semua” jelasnya

“semua??” tanya Kyuhyun

“Docomo??” seru Jinwoon. Nara tersenyum & mengangguk pelan

“terserahlah!!” aku pergi meninggalkan mereka.

aku tak peduli mereka memanggiku. aku tak peduli Nara berteriak sangat kencang saatku mengataiku ‘babo namja’ di hadapan mereka. mereka yg mengizinkan Nara pergi dari hidup kami. mereka yg mengizinkan Nara pergi dariku. tapi Nara tak bertanya apapun padaku. semua terasa lebih aneh ketika aku berbuat nekat begini

.

** 2 days later **

selama 2 hari aku tidak mengikuti pelajaran sebagaimana semestinya. rasa malas & marah membuatku tak ingin melihat Nara tuk sementara waktu

.

pagi ini ku putuskan sekolah

*kreek*

“annyeong, myungsoo!!” sapa Je Hwa dengan senyuman paginya

“yoo!” jawabku singkat. semua lengkap. aku tersenyum

“Je Hwa, Jinwoon, Seohyun, Kyuhyun, Heechul, Jaejin, Nara. mwo Nara” bathinku. aku sontak kaget & berlari menghampiri mereka

“Nara?? Nara??” aku menunjuk-nunjuk tempat duduk Nara. tempat duduk yang saat ini kosong meskipun bel sekolah sudah berbunyi

“waeyo?” tanyaku

“hmm, Myungsoo,,,,” Heechul terbata-bata

“waegeurae!?” tanyaku ulang dg nada lebih tinggi. hee mundur, di gantikan Kyu dg tatapan sayu

“she’s gone, myungsoo” jelas Kyu singkat dg tatapan meyakinkan. aku terdiam memandang bangku Nara

.

“seharusnya kau dengarkan dia saat itu” lanjut Jaejin

“seharusnya juga kau mau menemuinya!!” imbuh Jinwoon

“dan seharusnya kau melihat ketika ia menangis karena ulahmu!!!” kalimat terakhir yg di ucapkan Seohyun hingga menangis membuatku terduduk. Je Hwa melempar tissue padaku

“aku tidak menangis” jelasku dg wajah msh tertunduk

“kau mencintainya?” tanya Kyuhyun

“…..” aku diam

“myungsoo??” panggil Je Hwa

“…..” dan aku tetap diam. berpikir bagaimana jika dia tak kembali. seharusnya aku tak mencintainya. dia bukanlah untukku

.

#backsound: why did i’m fallin love with you – DBSK

“yaaa!!! babo namja!!” teriak Seohyun yg suaranya lebih dari yg ku bayangkan. kami semua kaget, terutama aku

“seo??” tanyaku kaget.

dia menangis. suasana kelas jadi hening. semua melihat kami tanpa komentar apapun.

ku lihat 1 persatu teman sekelasku meninggalkan ruangan & memberikan kebebasan bagi kami tuk bicara. dan pintupun tertutup

.

“Nara-ah joha shireo??” tanya Jinwoon

“molla…” jawabku ragu

**buuuaaakkkk**

“Kyu!!!” teriak Jinwoon. aku merasakan hantaman keras dari tangan Kyu yaang mengepal. Heechul berusaha menahan Kyu, dan Jaejin berusaha menjauhkanku dari Kyu

“yaa!!! sudah” bentak Seo dengan suara terisak-isak

“dengar! kau tak perlu bicara apapun!! kalau kau begini, kau lebih buruk dari Nara saat dia pertama kali datang!!” Jinwoon mendorongku keras hingga terduduk di bangkuku. wajahnya menyeramkan. seo berusaha menahan Jinwoon

.

“when you’re gone the pieces of my heart are missing you!!”

tangisku pecah. suasana sangat hening, sangat pas untukku

.

.

“annyeong… mwo?” dari jauh aku mendengar suara Eunsya, Chaerin & Minah dari luar pintu

“ssttt….” suara Jinwoon meredakan volume mereka.

mereka menjauh & berbicara. tak tau apa yg mereka bicarakan.

yang aku pikirkan adalah Nara. mengapa dia tega pergi tanpa pamit? tanpa menungguku? tanpa menjelaskan apapun padaku?

.

“Nara-ah joha shireo, myungsoo” suara Chaerin menyapaku. aku mengdongakan wajahku

“ne, saranghae. jeongmal saranghaeyo” tak terasa air mataku jatuh. ku paksakan tersenyum. ku lihat Kyu menatapku iba

“jeongmal babo namja” celetuk Jaejin pelan sambil tersenyum kecil ke arahku

“trying to let her go. arasso” lanjut Heechul

.

 ‘trying, trying, trying’

.

kata-kata itu terngiang di pikiranku. haruskah aku melakukannya lagi?

melupakan seseorang lagi? cukup sekali saja, itu sudah membuatku hancur

.

“kau akan mengerti suatu saat nanti” jelas Minah padaku. senyumnya menjelaskan sesuatu, tapi tertahan

“sudahlah, kita sudah menyita waktu teman-teman yg lain. pikirkan nanti. chagi, kembalilah ke kelas dengan Chaerin & Eunsya” tegur Heechul dari arah pintu

“jalgayo, myungsoo” chaerin, Eunsya & Minah melambai padaku.

entah mengapa senyum mereka itu terasa aneh. ya, rasanya aneh

****

.

1 hari, 2 hari. 1 minggu, 2 minggu.

.

mencoba menjalani hari tanpa yeoja yg selalu ada di sampingku dulu. yeoja yg selalu berulah denganku ketika jam pelajaran. sampai membuat jengkel Yuri Seonsangnim & membuat Jaejoong seonsangnim melempar penghapus papan tulis ke arah kami. aku mencoba bangkit saat aku sudah di bangkitkan oleh yeoja itu dulu.

.

#backsound: Because I’m Stupid – SS501

.

ku tengok arah kanan, kosong.

biasanya dia selalu tertawa & menawari aku & yang lain makanan.

bercerita tentang pelajaran bisnisnya.

bercerita tentang pembantunya yang super duper lucu & membuat kami tertawa lepas.

bercerita tentang perusahaan yg berkembang tiap harinya. senyumnya membuat hatiku semakin terpukul melepasnya pergi.

kurasa hati ini lebih hancur dari yg dulu. miss you so, nara.

.

“bogoshipoyo, nara-ah” panggilku pada meja tak bertuan

“gwenchana??” tanya Kyu khawatir

“ne, gwenchana” jawabku sambil tersenyum lebar

“jangan memaksa tersenyum. Jelek!!” ujar Eunsya tiba-tiba

“mwo? sejak kapan kau disini?” tanya Jaejin spontan

“baru saja” jawab Eunsya tanpa melihat Jaejin.

Jaejin langsung menepuk keningnya, lalu menatap Jinwoon. lalu menepuk kening mereka bersamaan

“gwenchana” jelasku lagi

“…..” tak ada yg menjawabku. aku menundukan diri di meja. suasana sangat hening. aku tak suka!!

“mengapa kalian semua diam! bicaralah, aku ingin menangis jika begini!!” berontakku dalam bathin. suasana tetap hening, sepi. terlalu sepi malah. aku mulai galau & ingin menangis, berteriak betapa aku mencintai Nara & ingin dia kembali kesini

.

#backsound: ONE – SHINee

.

“annyeong!!!!” aku mendengar suara yeoja sangat keras dari arah pintu.

.

.

“…….” ku angkat perlahan wajahku, namun pandanganku sedikit kabur, dan mulai terlihat siapa yg berteriak & mengagetkanku

“kau??”

.

“kau??” aku kaget & berdiri di samping mejaku

“annyeong” Seohyun & Chaerin berlari & memeluknya

.

“…..” aku bingung melihat semua. knp bisa? knp disini? ada apa ini?

.

“kau tak senang, myungsoo?” tanyanya halus padaku

“ah, aniyo. tapi? kau? mereka?” aku menunjuknya & yang lain bergantian.

dan kulihat semua memalingkan muka dengan wajah sukses mengerjai orang.

Chaerin pun tersenyun licik. aku tak suka saat dia tersenyum begitu, pasti ada hal bodoh & besar yang di sembunyikan

.

“yaa!!!! jelaskan!!!” teriakku yg membuat aku di perhatikan seluruh kelas, bahkan murid yang sedang melewati kelas kami pun kaget

“aduh, mati sudah” gerutu Je Hwa sambil menutup wajahnya di punggung Jinwoon. mati sudah? ada apa? ini?

“yaa!! ada apa?? aku bingung” tanyanya padaku

“aku juga bingung, apalagi kau, nara-ah!!” lanjutku.

.

geurae, uri Nara. dia sudah disini, di hadapanku. tapi aku bingung, kenapa bisa? kenapa disini?

.

Eunsya & Chaerin menepuk keningnya seperti yang di lakukan Jaejin. Jinwoon mendekatin Jaejin, lalu mereka menepuk kening mereka bersama-sama. Minah terbengong-bengong melihat mereka begitu (lagi).

.

“YongSeo??” tanya Nara mendelik. keadaan hening

“molla…” sahut yonghwa dengen ekspresi lucu

“bhahahahaha…..” Kyuhyun pecah, di ikuti yg lainnya

“aigoo….” “hahaha” lanjut Minah & Heechul

.

“yaa!!! babo!! jelaskan” suaraku meninggi namun semua terus tertawa tanpa memikirkan aku & Nara celingukan spt orang bodoh kebingungan

“hahaha, sudahlah, akan ku jelaskan!” ujar Kyuhyun

“sebenarnya ketika kau pergi waktu itu, Nara bukan ingin pindah ke jepang. tapi dia mau memindahkan tugasnya ke jepang” jelas Jinwoon yang langsung di pelototi Kyuhyun. Nara pun mengangguk

“tapi mengapa, hmmffh….” mulutku di bekap Jaejin

“dan kami ingin memberi kau pelajaran!!” lanjut Yonghwa dengan nada mengejek

“pelajaran?” tanya nara yg kebingungan. aku hanya diam mendengarkan

.

“kau tak jujur kalo kau mencintai nara!” ujar Heechul yg langsung membuat aku & Nara kaget. aku melotot ke arah heechul, dan rasanya aneh.

“wae??” “jangan melotot begitu” ujar Minah & Eunsya

“haa??” tanya Nara penasaran

“ah, aniyo, aniyo” aku kelabakan & Kyuhyun tertawa ala evilnya

.

“bukankah kau sudah tau kalau aku hanya 2 minggu di jepang, myungsoo??” tanya Nara padaku

“yaa!! kalian!!!” setelah mendengar pernyataan Nara aku mengerti apa yg mereka lakukan

.

“omo ni omo na!!” Seohyun & Chaerin sembunyi di balik punggung Jinwoon

“kami melakukan ini agar kau jujur!! jujur terhadap hatimu!! jujur terhadap nara!! pikirkan jika kau benar2 kehilangan Nara!!” Je Hwa berteriak ke arahku dengan nada keras. Kyuhyun shock mendengar Je Hwa seperti itu. Nara juga kaget mendengar apa yang di katakan Je Hwa

“chagi, you’re amazing girl. aaauuu” celetuk Jaejin

“yaa!! she’s mine!!” ujar Kyuhyun yg langsung menendang Jaejin dari belakang

.

“maksudmu?” tanya Nara padaku

“na… na…” aku gelagapan. nara berjalan ke arahku

“bukankah aku meninggalkan surat di kolong mejaku?” tanya Nara sambil menunjuk mejanya. lalu aku berjalan ke mejanya, jongkok & mencari surat itu

“ada!!” seruku.

ku buka amplop & ku baca dalam hati. dari arah berlawanan aku masih dengar manusia-manusia bodoh itu tertawa puas

———————————————

To: Myungsoo

yaa!! Kim Myung Soo! kenapa kau pergi sebelum penjelasan selesai? oh iya, aku harus ke jepang, sekitar 2 minggu. aku harus mengurus berkas bisnis. aku tak bisa menghubungimu & ketika aku ke rumahmu, kau tak mau bertemu denganku. hah, jeongmal babo namja. it’s okay. just wait, and be a  good boy ^^

PS: I Love You

From: Han Na Ra

———————————————-

“PS: I Love You??” tanyaku pada Nara yg masih tersenyum di hadapanku. rasanya aneh.

“menurutmu?” ia berbalik bertanya padaku

.

“sadarlah!! sadarlah!!” celetuk Yonghwa yang langsung membuat mereka heboh & tertawa.

.

ya, aku mengerti.

i love you so damn nara.

dan rasa aneh yg ku rasa adalah rasa cintaku yg besar untukmu

.

“Nara, I Love You!!” seruku di hadapannya

“…….” dia tersenyum manis, dia tidak menjawab, tapi dia menyatukan tangan di atas kepalanya & membentuk ‘love’

.

“huwaaa, so sweet. chagi, mengapa kau tak begitu” seru Seohyun

“aku tak bisa, chagi~” jawab singkat Yonghwa dengan nada datar. seohyun langsung mengeluarkan jurus blowfish-nya

.

“gamsahamnida, uri Nara” aku langsung menarik & memeluknya

.

“chagi, aku juga mau!! chuu~” ujar Heechul ke arah Minah & Minah langsung menamparnya pelan

.

*plaak*

.

“auu.. mian” Heechul memeluk Minah dari belakang & di ikuti tawa Minah & yg lainnya

.

***

disaat aku berpikir tak akan pernah bisa mencintai yg lain, dia datang. disaat aku berpikir tak bisa berubah lebih, dia datang.

disaat aku berpikir persahabatan itu tak lebih baik, aku salah. justru dari persahabatan itulah timbul sayang yang eratnya jauh lebih dalam dari perasaan cinta.

so proud have you, guys

****

** 3 Years later **

sudah 3 tahun sejak saat itu.

kami masih tetap bersahabat walaupun berbeda universitas. selalu mencari waktu setiap minggu untuk berkumpul. hubungan kami semua jauh lebih erat dan lebih baik

.

“annyeong!” sapa Je Hwa & Kyu

“i miss you, guys” sahut Minah

“hahaha…. babo!!” balas Jinwoon & Jaejin sambil menepuk kening mereka

“tugasku banyak sekali akhir-akhir ini” keluh Nara sambil memeluk pinggangku

“hey!! bagaimana kita menonton come back BigBang di MuBank minggu depan??” usul Yonghwa

“waaa,,,, TONIGHT, TONIGHT !!” seru Seohyun & Chaerin

“dasar, VIP. hahaha. aku ikuut” imbuh EunSya

“oKEY, BigBang, we’re coming!!” seruku sambil mengacungkan tangan ke atas di ikuti Nara & yg lain

.

“ah, aku lapar!” keluh jaejin

“omo?” Eunsya menepuk keningnya

“kajja! aku yg traktir!!” Nara langsung menarikku berlari, di ikuti yang lain yangnya

.

you always do what you want.

you always make me feel “weird feeling” everyday

and now i know, the weird feeling is love. i will love you more tomorrow. this feel overflowing every day. thank you my lovely best friends, and uri Han Nara.

i hope tomorrow will be better than today with you guys.

.

** FIN **

.

.

Akhirnya FF labilisasi kelar juga ~

Aku juga bingung kenapa bisa begini ceritanya =.= need your comment guys ^^

.

Thanks for reading ^^

**chuuu~~

5 thoughts on “[Freelance] Weird Feeling part 3

  1. Wuaahaaha,, lucu2 mereka.. Kereen ahh ff nya.. Bikin yg lain tp diutamakan kebbrp org aja,, biar reader gg bingung..hehe

  2. si myungsoo panik dikiran nara ninggalin dia ke jepang. lucu juga thor :) tumben thor buat banyak cerita begini ^^ suka ceritanya

  3. Buahahahahahaha~ nara malah bobo! Ra ra.. ckckckckc~
    Bagus la kyu ama je hwa *sedih sih* :[
    itu tanda’a myungsoo falling in love ama nara! ^_^
    bgus de happy ending! bwt sequel’a donk :)

Comment please? ( ื▿ ืʃƪ)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s