[Freelance] Mafia Princess part 2

Helloo I’m back !

Mafia’s Princess (Part 2)

author                         : ifaaaa
Genre                         : Romance, Action
Cast                : Cho Kyuhyun , Nichkhun , Song Victoria , (OC) Cho Ha-Ra
Length                        : Part 2-?

Diclaimer        : This Fanfict is mine, also all of the story is mine except kyuhyun,khuntoria and other cast are belong to them self. Don’t take my ff without my permission.

Pernah dipost di : ahnjunkyong.wordpress.com

NO SILENT READER !

Previously :

“oh yaya. Kau benar-benar gadis yang unik.”

Nichkhun menatap mata Victoria. Ada sesuatu didalam gadis ini yang membuatnya langsung… jatuh cinta sejak pertama mereka bertemu.

“victoria?”

“ya?”

Nichkhun menggaruk kepalanya yang tidak gatal. Ia bingung bagaimana caranya untuk menyampaikan isi hatinya pada Victoria.

“errrr… kau, mau jadi kekasihku tidak?”

****

Author’s pov
“kau mau menjadi kekasihku?”
Victoria kaget dengan pernyataan tiba-tiba dari Nichkhun.
“a..aku, haha kau bercanda ya Nichkhun-ah!”
“aniyo. Jika kau tidak mau juga tidak apa-apa kok.”
“tidak! aku mau kok!” Ujar Victoria setengah berteriak.
“wow, bersemangat sekali Song Qian?” Nichkhun memencet hidung Victoria(.____.)
“aaw, eh darimana kau tau nama asliku?”
“hehe, sebenarnya sudah sejak lama aku menyukaimu. Jadi aku sudah mengetahui segalanya tentangmu, Qian”
“tahu semuanya? aku rasa tidak!”

Victoria mencibir.
ting.. tong..
“sepertinya ada tamu Victoria-ah.”
“sebentar.” Victoria berlalu menuju pintu dan membukanya.
“annyeong onnie!!!” sapa seseorang dengan suara keras membahana(?) ditambah cengiran lebar dibibirnya.
“Ha-Ra!” Victoria langsung memeluk Hara singkat.
“kenapa kau tidak meneleponku dulu kalau kau mau kesini?” Victoria mengacak-acak rambut Hara.
“hhh…kan kemarin aku sudah memberitahu onnie kalau aku akan kesini!”
Victoria mengetukkan jari telunjuknya ke keningnya sendiri.

mencoba mengingat-ingat.
“hmmm..ah ya! aku baru ingat hehe” Victoria tersenyum tiga jari.
“aish! dasar onnie ini!”
Hara melenggang masuk kedalam dan menuju meja makan, disusul oleh Victoria dibelakangnya.
“Onnie kau masak apa?hmm.. sepertinya enak!” Hara mengangkat piring berisi makanan tersebut. Bersiap menyantapnya.
hubungan Hara dan Victoria memang begitu dekat. Hara yang notabene-nya anak tunggal membuatnya sering merasa kesepian. Satu-satunya sahabatnya yaitu Victoria, Victoria lebih tua dua tahun dari dari Hara, sehingga Hara sudah menganggap Victoria seperti kakaknya sendiri. Gadis pintar, baik dan menarik seperti Victoria, siapa sih yang tidak mau menjadi dongsaengnya?
“onnie! ini nasi goreng ya?” tanya Hara lagi.
“Ne. Itu nasi goreng China. Makan saja jika kau mau.”
Tanpa berpikir panjang, Hara langsung mengambil sendok dan melahap nasi goreng tersebut.
“owniw awku banyawk sewkawli tuwgas, kau maw membanwtuwku?” ucap hara dengan mulut penuh makanan.
“telan dulu makanannya.” ujar Victoria yang kini sedang asyik dengan ponselnya.
Hara menelan makanannya dan mulai berbicara lagi.
“aku banyak sekali tugas, onnie mau membantuku tidak?”
“hmmm bisa! tapi aku hanya mengajarimu saja, bukan mengerjakan tugas-tugasmu.”

“Victoria onnie kan pintar, jadi tolong kerjakan tugasku yaa~”
“andwae. kerjakan sendiri! dasar malas.”
Hara merengut kesal, lalu kembali melanjutkan makannya.
“Victoria-ah kenapa lama sekali? Kau membiarkanku sendiri di balkon!” Nichkhun menghampiri Victoria yang sedang asyik dengan ponselnya.
“UHUK! UHUK!” Hara tersedak saat melihat namja yang berdiri disamping Victoria refleks couple baru itu menoleh ke arah Hara.
“Hara, neo gwenchanayo? pelan-pelan makan-nya!” ujar Victoria.
Hara tidak menggubrisnya,, ia malah berteriak kaget.
“NICHKHUN?”
“SHIK SHIN?” teriak nichkhun sama kagetnya dengan Hara. *shik shin = raja makan*
Hara mendelik lalu mendekat kearah Nichkhun dan menjitaknya.
“aku sudah bilang, jangan memanggilku dengan sebutan itu!”
“kalian berdua sudah saling kenal?” tanya Victora heran.
“tentu saja! Cho Shik Shin ini sahabatku.” Nichkhun merangkul bahu Hara. Hara mendelik kearah Nichkhun, ia benar-benar tidak suka dengan julukan itu.
“Nichkhun-ah, kenapa kau memanggil Hara dengan sebutan Shik Shin?”

“karena..Hara ini suka sekali makan, kau harus berhati-hati Victoria dia bisa menghabiskan seluruh persedian makananmu.” Ujar Nichkhun diiringi dengan tawanya, Hara mendengus kesal..
“setidaknya itu tidak mempengaruhi berat badanku. Apa urusannya denganmu Nichkhun-ah? dasar menyebalkan!” sergah Hara.
Victoria terkekeh melihat tingkah mereka berdua. Benar-benar seperti bocah !
“hahaha ngomong-ngomong sedang apa kau disini Hara?” tanya Nichkhun.
“seharusnya aku yang bertanya seperti itu! kalau aku sih memang sudah sering kesini. Iya kan onnie?” Hara melirik ke arah Victoria dan victoria hanya mengangguk.
“Hara, begini. Nichkhun ini..Nichkhun ini baru saja menjadi namjachinguku hehe.”
“MWO??” hara melepaskan tangan Nichkhun dari bahunya dan menatap Victoria dengan kaget.
“kenapa kaget begitu? reaksimu berlebihan!” ucap Nichkhun yang disusul oleh anggukan dari Victoria.
tiba-tiba raut wajah Hara berubah cemas.
Ia menarik lengan Nichkhun ke dapur.
“mianhae onnie, kami perlu bicara berdua.Aku pinjam pacarmu sebentar  yaa!” teriak Hara dari dapur.
Victoria hanya mengedikkan bahunya dan merebahkan tubuhnya diatas karpet lalu kembali berkutat dengan ponselnya. Sementara Hara berbicara serius didapur.
“sebenarnya ada apa hara?”
“Nichkhun-ah! apa kau sudah memberitahu onnie?”
“memberitahu apa?”
“bodoh! Tentu saja memberitahu tentang identitasmu Sebagai seorang mafia. kau seharusnya tahu resikonya! appaku akan membunuh siapapun yang berkaitan denganmu. Nyawa Victoria onne terancam!” Hara menaikkan nada suaranya.
“astaga aku lupa” Nichkhun menepuk keningnya. Ya, ini berbahaya bagi Victoria, Jika Nichkhun,Kyuhyun, dan Junho memang sudah bisa melindungi diri dari berbagai ‘serangan’ tapi bagaimana dengan Victoria? ia bukanlah seorang mafia, bagaimana ia bisa melindungi dirinya sementara memegang pistol pun Victoria belum bisa. Victoria belum tahu apa-apa, ia masih menganggap Nichkhun sebagai pria normal seperti orang lain. So, bagaimana tanggapan Victoria nanti jika ia mengetahui identitas Nichkhun? apakah ia akan pergi meninggalkan atau tetap bertahan untuk mencintai Nichkhun? itu yang sekarang Nichkhun pikirkan.
“Ya Hara. aku harus memberitahunya.” Gumam Nichkhun, lebih pada dirinya sendiri.
***

“nuna!” Kyuhyun berlari kearah ahra -nuna kyuhyun- yang berdiri shock didepan supermarket.
kyuhyun menatap ahra cemas, sedangkan ahra hanya menatap kosong ke jalan raya. Kyuhyun menarik ahra kesebuah lorong sempit.
“nuna tidak apa-apa? aigo! lenganmu berdarah.” kyuhyun menyentuh luka dilengan ahra yang mengeluarkan banyak darah. Perasaannya berkecamuk kesal. Pikirannya sudah melayang jauh mencanangkan berbagai cara untuk membunuh orang yang melukai nunanya, Kyuhyun ingin segera menembak orang itu. Kyuhyun akan sangat kesal jika orang yang ia sayangi terluka.
“apakah lengan nuna saja yang tertembak? atau ada bagian lainnya?”
Ahra menggelengkan kepalanya lalu ia menangis.
Darah dari tangan ahra terus keluar, dan kyuhyun tidak bisa tinggal diam!
SREEEET (.___.)
kyuhyun merobek kaosnya. Membalutkan kain sobekan tersebut ke lengan ahra.
“begini lebih baik.”
kyuhyun menengok ke arah jalan raya, jalanan sudah sepi. Ia melirik jam tangannya, pukul 12 malam lewat..pantas sudah sepi.
“kyuhyun?” panggil ahra dengan suara gemetarnya.
“nde? Sebenarnya apa yang nuna lakukan tengah malam begini? seharusnya nuna dirumah saja! terlalu bahaya pergi malam-malam begini.” oceh kyuhyun yang masih menatap jalan raya yang kosong. Lalu ia melihat sekilas supermarket yang ada di seberang jalan, supermarket itu baru saja tutup.
“aku hanya mampir ke supermarket sebentar kyu, aku tidak tahu saat tiba-tiba seseorang menembakku dan untung pelurunya meleset,jadi hanya mengenai lenganku saja.”
“arasseo. Lagi-lagi jangan pergi malam-malam nuna!” kyuhyun memperingatkan lagi, dan ahra hanya mengangguk.
“kyuhyun, ayo kita pulang…aku takut!” ahra menarik ujung kaos kyuhyun.
“aku tidak bisa pulang sekarang nuna. Aku harus membunuh orang yang telah melukai nuna terlebih dahulu.”
“membunuhnya besok saja, sekarang ayo kita pulang!” ckckck mau bunuh buronan masa ditunda-tunda! m(-__-)m
“aish! nuna pulang sendiri saja bawa mobilku, eh..tapi memangnya nuna bisa menyetir sementar lengan nuna berdarah seperti itu!” kyuhyun mengacak rambutnya bingung.
“nah tuh kan!”
“haaah baiklah biar kutelepon hyukkie untuk mengantar nuna pulang.”
kyuhyun mengeluarkan ponselnya dan menelepon hyukkie.
“yobosseyo?”
“…..”
“hyuk jae! cepat kesini, aku butuh bantuanmu! sekarang aku berada dikawasan Insa-dong.”
“….”
“mwo? kau masih mengantuk?aish jinjja, ini baru jam 12 malam lewat!” *ITU UDAH MALEM BANGET KYUHYUN!!* /ABAIKAN
“…..”
“sudahlah! cepat kesini atau besok kau hanya tinggal nama saja!”
“….”
klik. Kyuhyun menutup teleponnya dan memasukan ponselnya kedalam saku jeansnya.

****

10 minutes later….
“kyuhyun-ah” tiba-tiba Eunhyuk muncul dihadapan mereka. Terlihat sekali wajah eunhyuk yang kucel,kusut dan penuh iler tanda ia baru bangun tidur.
“hyuk jae, tolong antar nunaku kerumah ya! hahaha kau baru bangun tidur ya? mukamu jelek sekali haha.” Ahra menabok tangan kyuhyun, dasar bocah ini! suka berbicara seenaknya.
“memangnya aku supirmu apa? hoaaam aku ngantuk sekali!” Eunhyuk mendecak kesal sambil menguap lebaaaaar sekali :O
“sudah cepat antar ahra nuna! jangan menyetir sambil mengantuk okay?”
Eunhyuk mengangguk lalu berjalan ke arah mobilnya dengan malas, disusul dengan ahra dibelakangnya.
***

Kyuhyun’s pov
Aku memperhatikan mobil eunhyuk yang sudah melaju sebentar lalu menghela napasku dalam-dalam. Jalanan masih sama seperti tadi, sepi.
Aku mengeluarkan pistolku dari balik saku jeansku lalu mengedarkan pandanganku kesekitar jalanan. Aku yakin anak buah Cho Kang Woo (yang menembak ahra nuna tadi) belum pergi, mereka pasti bersembunyi dan menungguku mengibarkan ‘bendera perang’. Baiklah, perang akan segera dimulai
(soundtrack : Suju-knock out / suju- dont don )
Aku melangkah santai ke pinggir jalanan yang sepi ini.
“Cepat keluar pengecut!” teriakku dengan sangat lantang(?)
DORRR!!
sebuar peluru meluncur kearahku dan aku segera memiringkan badanku untuk menghindari peluru tersebut. Refleksku baik kau tahu?

Dua orang muncul dari balik bangunan, dan aku menunjukkan evil-smirkku. Apa yang akan mereka lakukan hah? menembakku dengan pistol bodohnya itu?coba saja!
kedua orang itu meluncurkan pelurunya secara bersamaan, aku diam saja. Dari jauh pun aku bisa mengetahui bahwa peluru itu meleset.. dan ya! benar dugaanku, peluru bodoh itu meleset! menyentuh badanku saja tidak! bodohnyaaa~
mau main-main dengan mafia handal sepertiku hah?
DORR!
tanpa basa-basi aku menembak salah satu dari mereka, yang satunnya berlari dan aku langsung ikut berlari mengejarnya sambil menembaknya, orang itu juga ikut menyerangku. Dia semakin mempercepat larinya, begitupun aku. Dan kemudan dia menghilang, sepertnya bersembunyi dibalik tembok bangunan.
hemm Mudah sekali untuk menemukan orang itu.
“hai” sapaku padanya, aku sudah berdiri dibelakangnya hahaha >;)
Orang itu berbalik, terkejut setengah mati.
satu..
dua…
tiga..
DOR!
orang itu terkapar dengan peluru yang bersarang dikepalanya. mampus!
Aku baru saja berbalik ketika tiba-tiba seseorang membekapku! sial! aku berusaha memberontak, menendang lututnya dan aku terlepas! tapi kemudian ada yang membekapku lagi dari belakang, kini dua orang. sial, ternyata jumlah mereka lima orang, aku kira hanya dua orang saja, yang tadi aku tembak itu.
kini yang membekapku tiga orang dan mereka mengeluarkan pistolnya, aku berusaha memberontak tapi mereka terlalu kuat! bayangkan saja! aku hanya sendiri sedangkan mereka bertiga. Pistol itu sudah mengarah ke kepalaku. tiba-tiba….
DORR!

***
Nichkhun’s pov
aku duduk di depan TV dalam keadaan topless, hanya memakai celana jeans panjangku saja. Berkali-kali aku menghela napasku berat, sedikit frustasi.

Song Victoria…bagaimana bisa kau tetap bertahan denganku?
hhhh..jadi begini, tadi saat aku diapartemennya, akhirnya aku mengatakan kepada Victoria tentang identitasku sebagai seorang mafia.
‘jadi kau seorang mafia? keren!’
‘keren? haaah apakah kau masih mau menerimaku Victoria? aku berbahaya untukmu. Nyawamu bisa terancam.’
‘hmmm aku tidak punya siapa-siapa lagi selain kau. Aku meninggalkan orang tuaku, keluargaku dan saat ini hanya kau yang berada disisiku Nichkhun-ah. Jika aku akan mati untuk orang yang aku cintai, kurasa itu tidak membuatku merasa dirugikan.’
‘Song Qian! lihat aku! kau..kau tidak tahu seberapa besar resikonya untukmu! memangnya aku bisa membiarkanmu mati ditangan musuh-musuhku? Victoria, lebih baik kita.. akhiri saja. Arasseo?’
‘andwae.Maafkan aku Nichkhun, sepertinya aku benar-benar sudah terikat denganmu. Aku tidak bisa mengakhirinya’

itu kutipan percakapanku dengan Victoria tadi. Tidak! ini tidak boleh! ini salah! jika Victoria terluka, aku akan sangat merasa bersalah dan akan menyalahkan diriku sendiri seumur hidup!
“AAAAARGGH!!” erangku semakin frustasi.
mungkin aku harus menceritakan hal ini pada junho dan kyuhyun, lagipula seharian ini aku belum bertemu mereka berdua. Sedang apa ya mereka? aku melirik ke arah ‘jam tanganku’ dan menekan tombol merah, beberapa saat kemudian layar transparan berukuran sedang muncul di hadapanku. Aku terlonjak kaget melihat apa yang ditunjukkan dalam layar itu. Kyuhyun! kyuhyun dalam bahaya!

TBC—-

Any question? You can ask in here and I will answer it.

Gomawoo! Jangan lupa komen yaaJ

8 thoughts on “[Freelance] Mafia Princess part 2

  1. Andwae andwae andwae! Babykyu dlm bahaya! Eoteokeh?! =0
    Kyupa d culik?! -_-‘
    Aduuhh,, mka’a jng kluar mlm2! ~_~

    Lanjuutt~
    aq bingung jd mw comment apa! Byk nih d pala aq yg mw dtnyain! :)

  2. Wuah, jngn2 vic mafia jg y??
    Hmm, yg kna tmbak bkan kyu kn?? Ga mau kyu mati… T.T
    daebak chingu…
    Lnjtnx d tnggu y… ^^

  3. kyuu.. Jangan mati.. Thor, tolong kyuhyunnya ya .. Jangan sampai dia luka.. (hehehe :D) ..
    Waaah.. Mafia.. Keren.. Lanjut thor.. Kelanjutannya ditunnggu smpai kapanpun.. :D

Comment please? ( ื▿ ืʃƪ)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s