[Freelance] The Ghost From The Past [part 2]

Author : hyunjialmighty95

Cast :

  • Choi minho   as Minho
  • Kim Kibum Shinee  as kibum
  • Kim jonghyun           as  Jonghyun
  • Lee taemin    as Taemin
  • Amber f(x)   as amber
  • Luna f(x)      as luna

Other cast :

  • Victoria  f(x)   as eomma minho
  • Lee jinki    as jinki harabodji

Length : sequel

Genre : mystery , romance, friendship

Rating : PG- 15

********Part 2******

“oppa, bogoshippo….” Ujar seorang yeoja secara tiba – tiba. Tubuhnya yang transparan seperti kumpulan asap tak bisa menipu penglihatan kibum, ya itu amber yeoja yang dirindukannya slama ini. ia masih sama seperti saat kibum terakhir melihatnya.

“amber????”

“ne oppa, aku amber. Neomo bogoshippo “ ujarnya dengan suara yang tercekat.

“amber-a ne neomu bogoshippo .”ujarnya sambil memeluk amber tapi ia tak bisa menggapai tubuh yeoja itu.

“oppa,neomo bogoshippo, tapi mian aku harus pergi, aku janji aku akan menemuimu lagi. Tapi ga dalam waktu dekat ini.” yeoja itu menghilang seusai kalimat terakhir yang diucapkannya.

“amber-a, aku akan slalu menunggumu.”

“nado , oppa aku janji aku akan kembali.”suaranya masih samar terdengar
@ minho apartement

Setibanya di rumah minho dan setelah pergi ke kedai jamjamyeon langganan minho akhirnya mereka duduk diruang tamu. Tiba- tiba taemin mengeluarkan sesuatu dari dalam tasnya.

“nih dia film seohyun yang terbaru, kalian tahu dia adalah sepupuku dan dialah yang akan menjadi patner kita dalam acara amal kita nanti.”

Akhirnya mereka memutuskan untuk menonton video itu di ruang tv. Semuanya tampak serius saat video mulai terputar. Seorang gadis cantik, tinggi , berambut panjang dan tampak ramah tampak sedang memerankan adegan menangis yang sungguh menyayat hati.saat yang lain sedang serius melihat video itu tiba – tiba tv itu mati.

“ya, kau tahu orang yang masuk angin dan kepingin muntah akan muntah dengan suksesnya saat melihat video itu.” Ucap minho yang mematikan tv itu dengan sihirnya.

“ya minho-a aku setuju dengan ucapanmu.” Ujar kibum yang sejak tadi tampak strees saat melihat film itu.

“ya, apa –apaan kalian beraninya menghina sepupuku. Dasar tak punya nilai seni.” Cibir taemin.

“bukan begitu taemin-a, ku akui sepupumu itu sangat cantik tapi kau tahukan aku sangat tidak menyukai adegan seperti itu, aku lebih baik menonton film horor yang ku pinjam dari temanku kemarin.” Ucap kibum membela diri.

———————————– THE GHOST FROM THE PAST———————————-

Kibum pov

Minho, taemin, jonghyun dan aku memutuskan untuk pergi keperpustakaan  minho. Aku memandangi setiap deretan buku yang tersusun rapi di rak buku. Tiba – tiba aku melihat sebuah buku yang tergeletak diatas meja. Lalu kuputuskan untuk membuka buku itu , didalamnya ada seorang yeoja paruh baya yang tersenyum sangat manis. Wajahnya sangat mirip dengan muka minho versi cewek. Mungkinkah dia eomma minho yang diceritakan oleh jinki harabodji ??? Apa dia victoria ajuhmma?

Aku tersentak seperti ada yang menyentrumku.aku bagaikan melihat cahaya putih yang menyilaukan dari buku itu , refleks aku membuang buku itu ke lantai.sentrumannya masih berasa ditanganku.

“gawencahana???” tanya jonghyun padaku

“gawechana.”ujar ku singkat padanya. minho melihat buku yang tadi kulempar dan ia mulai berkosentrasi dengan pikirannya sambil menatap buku itu dan dengan sukses buku itu tersusun rapi di rak buku tanpa menggunakan sentuhan tangan.

“kibum-a apa kau mau merusak buku koleksiku?” ujar minho sambil nyengir gaje.

Aku mengikuti ketiga sahabatku menuju ke ruang baca,aku berusaha untuk mengalihkan pikiranku dari buku itu . aku menyadari dari tadi jonghyun menatapku tapi kutepis saja perasaan itu. Aku seakan melihat aura dari buku itu dan warnanya merah.aku tahu buku ini adalah buku yang ditulis oleh eomma minho yang diberikan oleh kakek jinki beberapa bulan yang lalu, dan aku semakin yakin buku ini mengandung kekuatan sihir, auranya berbeda dengan buku biasa.

Argumentasiku harus diakhiri sampai disini saja karena suara teriakan taemin hampir membuat gendang telingaku seakaan ingin pecah.ia berteriak seakan jarak kami sampai 10 meter saja.

Kibum pov end.

“minho-a , apa aku bisa minta tolong , minho-a bisakah krystal menginap di apartementmu sampai acara amal diselenggarakan?” ujar taemin saat mereka telah sampai diruang bacaan.

“mengapa harus aku, mengapa tidak dirumahmu?” ucap minho yang langsung menolak permintaan taemin.

“ya, karena kau kan hanya tinggal sendiri saja di apartementmu jadi pasti bisa menampung 2 orang lagi?”

“mwo?? 2 orang ??? siapa lagi selain krystal apa kau pikir apartementku ini tempat penampungan , satu orang saja sudah pengap apalagi 2 orang.” minho masih saja menolak permintaan taemin.

“ya kau pikir aku membiarkan sepupuku hanya tinggal berdua saja denganmu, tentu managernya akan tinggal bersama kalian juga, dasar otak mesummu itu tak tahu tempat.” Taemin dengan sukses menoyor kepala minho.

“ya, siapa yang berpikiran seperti itu, lagi pula aku tak tertarik dengan sepupumu itu. Kapan mereka akan mulai menginap?”ujar minho akhirnya, ia tak tahan mendengar rengekan taemin yang bisa membuat kepalanya pecah.

“artinya kau setujukan, mereka akan datang besok pagi jadi kuharap kau mulai bersiap- siap sekarang.”ujar taemin dengan senyum yang merekah.

“ya, apa madsudmu bersiap- siap?, ingat aku takkan mau disuruh – suruh olehnya, kau tau aku sangat tak menyukai yeoja yang manja dan banyak maunya, kalau tidak kau bisa mencari  rumah yang lain araseo??”

“ne, aku tahu tenang saja aku akan mempersiapkan semuanya, lagian sepupu sangat jauh berbeda dengan yeoja biasanya, kau akan menyesal karena telah mengatakan itu.” Taemin kaku mengambil hpnya dan menekan nomor hp seseorang dan setelah tersambung ia sibuk berbicara dengan orang itu.
Besok pagi , @ Minho home

“annyonghaseo, krystal-imnida.” Ujar  seorang yeoja sambil membungkuk 90 derajat. Wajahnya manis, tinggi dan tampak anggun.

“luna- imnida aku adalah managernya krystal salam kenal semoga kau bisa menjaga kami selama kami tinggal disini.” Yeoja yang berada disamping yeoja tadi turut membungkuk. Walau tak setinggi yeoja yang disebelahnya, tapi wajahnya lebih dewasa dan tampak manis.

“ne, masuklah akan kutunjukkan kamar kalian. Anggap saja rumah sendiri.oh ya taemin odiseo?” Ucap minho sambil menunjukkan kamar mereka. Entah kenapa sikapnya tiba- tiba saja berubah, padahal sejak semalam ia tlah mengatur  strategi agar minho dan managernya tak betah tinggal dirumahnya. Apa karena ia melihat wajah polos krystal sehingga ia tak tega berbuat demikian, entahlah ia terlalu pusing.

“dia ada urusan sehingga ia menyuruh kami untuk langsung ke apartementmu, minho-shii.”ucap krystal sopan.

“kalau begitu kalian berkemas – kemaslah , aku mau pergi kuliah. Sekalian tolong jaga rumahnya.annyong”

“ne, hati – hati dijalan. Belajar yang baik minho-shii.” Ucap luna dan krystal kompak.

Mereka pun mulai berkemas – kemas. Setelah berkemas – kemas akhirnya krystal keluar dari kamarnya dan melihat – lihat apartement minho. Akhirnya ia sampai juga di dapur.

“ya berantakan sekali dasar, minho-shii, mengapa ia betah tinggal dengan dapur sekotor ini penuh dengan kemasan makanan cepat saji, apa ia tak pandai memasak sehingga memakan makanan seperti ini setiap hari? Hmmm bagaimana kalau kumasakan saja dia makanan.” Krystal lalu memeriksa bahan – bahan yang bisa dimasak di kulkas.

Setelah beberapa lama berkutat dengan alat- alat masak akhirnya krystal selesai juga dan ia menyajikan makanannya itu ke meja makan, sambil menunggu minho yang pulang kuliah.

“krystal-a, kau yang memasak ini semua.” Tanya luna yang baru keluar dari kamarnya, ia tampak memegang sebuah buku.

“iya, aku ga ada kerjaan jadi kuputuskan saja untuk memasak semua ini, lagian tadi aku ke dapur dan ngeliat dapur tuh penuh dengan sampah makanan cepat saji, kan tidak baik kalau terus memakan makanan yang seperti itu.” Jelas krystal. Ya gadis yang satu ini memang sangat menjaga kesehatan terlebih profesinya yang sebagai seorang model memang mengharuskannya untuk slalu menjaga kesehatan.

“ne, araseo. Kalau begitu aku keruang tv dulu, aku mau membaca buku ini , kau tahu buku ini sangat seru, mulailah kebiasaan membaca buku, kau tahu itu lebih seru debandingkan berlegok di depan kamera.” Ujar luna sambil berlalu ke ruang tv

“ya terlalu sering membaca hingga lupa waktu juga tak bagus, kau tahu kau harus bergaul dengan orang lain juga.” Ujar krystal tak mau kalah.

“ne araseo, tapi  kau juga harus pandai bergaul jangan sembarang memilih teman dan jangan terlalu baik pada seseorang, araseo?

“yaaa, kenapa kau malah menceramahiku?” krystal yang sedari tadi masih duduk di depan maja makan menatap kesal kearah luna.
“annyong, aku pulang.” Suara minho terdengar dari arah pintu

“minho-shii kau sudah pulang??, hmm aku membuatkan sesuatu untukmu makanlah selagi panas.” Ujar krystal dengan kepala yang tertunduk , ia malu menatap minho entah kenapa sejak pertama ia melihat namja itu hatinya menjadi berdebar – debar, mungkinkah ia menyukai namja didepannya ini.hhmm aniyo mana mungkin dia menyukai namja dingin seperti minho.

“gomawo, tapi aku sudah makan jamjamyeon tadi, tapi tak apalah aku masih lapar.masakanmu cukup enak krystal-shii.”ujar minho sambil menikmati  bulgogi yang dimasak krystal untuknya.ia merasa ia mulai menyukai yeoja ini, tapi ia terlalu menjaga harga dirinya mengingat apa yang ia katakan pada taemin kemarin. Dia tak akan menyukai yeoja itu.minho-a kau tlah termakan omonganmu sendiri.Setelah selesai makan minho membantu krystal untuk mencuci piring.

“oppa, kebiasanmu memakan makanan cepat saji itu tak baik, kau bisa sakit nantinya. Cobalah untuk hidup lebih sehat.” Ucap seohyun sambil mencuci piring.

“ya kenapa kau jadi cerewet seperti ini, aku tak bisa memasak apa kau mau aku mati kelaparan atau mati keracunan karena masakannya sendiri kan ga lucu kalau aku mati dengan cara seperti itu.”ujar minho ketus.sambil menyusun piring ke raknya.

“anni oppa, kau bisa belajar memasak mulai dari sekarang, aku mau mengajarkanmu.”

“aku tak ada waktu , lagian aku sedang sibuk mengurusi acara amal yang semakin dekat .” ucapku ketus padanya. Ku lihat ekspresinya yang kecewa da sedih , itu membuatku merasa sangat bersalah tapi aku tak bisa terus dekat dengannya, bisa – bisa aku mati ditempat karena tak bisa mengendalikan detak jantungku. taemin benar pesonanya sungguh sangat memikat.aku pun memutuskan untuk pergi ke kamarku.
saranghae saranghae saranghae neol

(사랑해 사랑해 사랑해 )

[ I love, love, love you]  
dasi mureodo daedabeun ttokgateunde, dollyeo malhago kkumyeobollaedo

(다시 물어도 대답은 똑같은데돌려 말하고 꾸며 볼래도)  

[My answer will be same even you ask me again, even if I want to talk around or make up]  

gyeolgugen nae mameun ireongeoya

(결국에  맘은 이런 거야 (이런 거야)

[After all my feeling is like this (like this)] 

jeongmal neomani neomani jeonbuin na, neoreul bogo tto anado nunmuri na

(정말 너만이 너만이 전부인 너를 보고  안아도 눈물이 )

[Me which you are the only and all trully, tears come out even if I just see and hug as well] 

eotteoke niga naege ongeoni, mideul su eobseul mankeum neoreul saranghae

(어떻게 네가 내게  거니믿을  없을 만큼 너를 사랑해)

[How could you come to me? I love you as much as I can’t even believe] 

K.WILL * MY HEART IS BEATING*
“minho-shii, wae??? Kau terlalu kasar padanya dia kan sudah berbaik hati padamu, cobalah untuk mempeerlakukan wanita dengan benar. Aishhh dasar namja aneh.” Ucap luna yang melihat minho menuju kekamarnya dengan langkah yang cepat.

“bukan urusanmu.” Ucapnya singkat.

“ya, dia artisku. Tentu saja itu menjadi urusanku.” Teriak luna dengan lantang dan berdiri  menatap pintu kamar minho yang dibanting kasar.

“sudahlah eonni, gawechana.” Ucap krystal sambil memamerkan senyum manisnya.

“ya, krystal-a aku beruntung telah mengenalmu. Kau berbeda dengan artis – artis yang lainnya.” Ucap luna membalas senyum krystal tak kalah manis.

In the morning at minho apartement…….

“Waaah ternyata kau sangat cantik krystal-shii, lebih cantik dibandingkan yang ada di tv.” Puji jonghyun saat melihat krystal secara langsung.

“ya, berhentilah mengagumi pesona sepupuku, kau tahu aku yang mengajarkannya hingga ia memiliki pesona seperti itu.” Ujar taemin sombong, semua orang yang mendengarnya hanya membalas dengan tawa.

“aisshh taemin-a bisakah kau menghilangkan sikap narsismu itu, itu sangat menjijikkan.” Ucap jonghyun sambil menoyor kepala taemin.

“kibum odiseo???” ucap minho yang baru keluar dari kamarnya, tampaknya ia baru selesai mandi karena rambutnya masih basah sehabis keramas.

“molla, mungkin sebentar lagi dia datang.” jonghyun berjalan menuju ruang tv, disana ia melihat seorang yeoja yang sedang membaca sebuah buku.

“nuguya?” ujarnya pada yeoja itu. Yeoja itu kaget dan langsung berdiri.

“luna- imnida aku adalah managernya krystal, nuguya?”

“jonghyun – imnida aku adalah sahabatnya minho dan taemin.”

Jonghyun pov

Selama menunggu kibum akhirnya kami memutuskan untuk berkumpul di ruang tamu. taemin dan krystal terlibat dalam sebuah percakapan yang seru tentang fashion, sesuatu yang tak kutahui. Aku heran dengan mereka, entah apa yang mereka ceritakan sehingga terlihat begitu seru sampai – sampai melupakan keberadaanku. Melihatku terdiam sambil sesekali tersenyum menanggapi obrolan gaje krystal dan taemin, luna menegurku dan bertanya apa bacaan kesukaanku, ia menghentikan kegiatan membacanya.

“jonghyun-shii, bolehkah aku bertanya?”

“ne, kau boleh bertanya apa pun padaku.”

“apakah kau suka membaca? Kalau ia apa bacaan kesukaanmu ?”

“aku??? Aku suka membaca dan aku sangat tertarik dengan egyptologi, kau tahu itu sangat seru.” Ujarku dengan muka yang berseri – seri

“jinjja??? Aku sangat menyukai egyptologi juga, mungkin kita bisa bertukar informasi yang kita ketahui.” Ucapnya bersemangat.

“kudae. Akhirnya aku mempunyai teman yang mempunyai hobby sama sepertiku, kau tahu aku sangat senang.” Ucap ku tersenyum padanya.

“bagaimana dengan kutukan makam otutankhamen? Kau mempercayainya?”

“entahlah rasanya aku kurang mempercayainya, kecuali pada howard carter karena ia menjadi gila setelah melakukan ekpedisi membongkar makam itulagi dan makam yang dibongkar itu menyimpan segala jenis bakteri dan jamur. Pada tahun 1960 para arkeolog meneliti kembali tentang makam itu.” Jelasku panjang lebar padanya, ia tampak serius memperhatikan penjelasanku dan itu membuatku semakin senang untuk bercerita dengannya. Dan aku tak akan memberitahu dirinya bahwa aku percaya dengan kutukan dan sihir, aku tak tahu kenapa tapi perasaanku tak nyaman saja.

“ne, tentu saja itu penjelasan yang cukup masuk akal. Kau tentu saja telah membaca buku tentang howard carter? “Aku pun mengangguk.

“kau tahu cara pemabantaian mumi – mumi itu sangat sadis, aku saja merinding saat membacanya.”lanjutnya dengan semangat yang menggebu – gebu, tampaknya iya lebih menyukai egyptologi dari pada yang kukira, dia memang gadis yang berbeda. Aku pun membenarkan posisi kacamataku.

“zaman itu belum ada sinar x makanya ia membedah mumi itu satu persatu.” Jawabku padanya.

“hmmm andai saja ada yang mengajakku untuk pergi ke  mesir tentu saja aku akan pergi bersamanya, kau tahu sangking tertariknya aku dengan mesir aku bahkan bercita – cita meenikah dengan seseorang yang menyukai egyptologi sama denganku dan menikah disana. Sungguh impian yang konyol.” Ujarnya sambil menertawakan impiannya.

“hmmm, kalau begitu kau mau pergi denganku ke sana, kau tahu aku juga ingin pergi kesana.”

“ne??? jinjja, ku harap kau menepati omonganmu jonghyun-shii.”  Ia mengulum senyumnya dan ia semakin terlihat manis dengan senyumnya, dan entah mengapa aku menetapkan inilah senyum nya yang menjadi senyum favoritku.

Cara luna menyampaikan pendapat dan semangatnya membicarakan hal  kegemarannya membuatku sangat nyaman berbicara dengannya dan saat mata kami bertemu, entah kenapa jantungku berdetak tak karuan. Rasanya darahku berdesir dengan cepat sehingga membuat pembukuh darahku terasa hendak pecah, mukaku merah seketika.

“jonghyun-shii gawechana?” ujar luna saat melihat mukaku yang memerah.

“gawechana, bisakah kau memanggilku oppa, kurasa dengan memanggilku begitu kita tak akan merasa canggung, dan aku berpikir kita memiliki banyak kesamaan, kenapa kita tak mencoba untuk menjadi sahabat saja.”ujarku padanya.aku tak berani menatapnya saat berbicara dengannya.aishhh bodohnya aku saat mengatakan hal itu padanya. Sekarang ia tampak berpikir, apa ia akan marah?

“ne oppa,apa kau haus? kau mau kubuatkan minuman? Teh atau susu??”

“susu, aku mau susu saja, gamsahamnida, luna-a.” Ujarku padanya.untunglah ia tak marah padaku. Ia telah beranjak dari tempat duduknya dan menuju kearah dapur.

jonghyun pov end

Kibum pov

jinjja, jalanan pagi ini sangat macet, bahkan aku harus menghabiskan 2 jam hanya untuk di jalan. Sekarang aku sedang menuju ke lantai 5, lantai dimana apartement minho berada. Saat memasuki lift, aku merasakan sesuatu yang aneh, seperti aura seseorang yang kukenal tapi sudah lama aku tak merasakan aura ini, seperti yang kau tahu aku bisa merasakan aura semua makhluk mau dia hidup atau pun benda mati. Dan aura ini sungguh membuatku merasa tidak enak.

Aku segera membuka pintu apartement minho . aku melihat minho yang sedang asik menonton acara bola kesayangannya , taemin yang sedang asyik bercerita dengan seorang yeoja yang bisa aku pastikan itu pasti sepupunya krystal artis yang sedang naik daun itu.jonghyun odiseo??? Aku mengedarkan mataku menatap seluruh ruangan. Aku melihat seorang namja yang sedang dudk di sofa dekat ruangan tv, jonghyun ada disana, aku pun masuk ke dalam apartemen minho.

“annyong, mian aku terlambat, tadi dijalan sangat macet. Annyong krystal-shii, kim kibum- imnida.” Ucapku pada yeoja yang kuyakini sepupunya jokwoon itu.

“annyong.” Ucapnya ramah, ternyata ia jauh lebih cantik dari pada di tv tapi bagiku ia tak bisa mengalahkan kecantikan yeojaku, amber bogoshippo.

Aku pun memutuskan untuk duduk disebelah jonghyun. Kenapa dengan anak itu, senyum – senyum sendiri, apa dia sudah mulai gila? Aisshh aku harus berhati – hati dengannya.

“jonghyun-a kenapa kau senyum- senyum sendiri, kau sudah gila ya?” kataku padanya

“ anni, aku sedang senang sekarang, kau tahu managernya krystal ternyata mempuntai hobby yang sama denganku, jadi kami bisa bercerita banyak tentang mesir.”

“apa dia seorang yeoja?”

“ne, wae? Tanyanya heran padaku

“jangan – jangan kau menyukainya.” Ujarku padanya, ia tampak terbelalak kaget dan mukanya memerah seketika. Hahahaha lucu sekali mukanya.

“anni, aku hanya merasa senang, jaga mulutmu kibum-a. kalau dia dengar bagaimana?

Tiba- tiba pembicaraan kami terhenti oleh suara seorang yeoja yang amat kukenal, aku sudah sangat lama tak mendengar suaranya.

“jonghyun oppa ini susunya sudah siap, minumlah selagi panas.”

“gomawo luna-a, kau baik sekali.”

“luna ??? Mungkinkah dia…” aku pun membuka mataku dan saat melihat yeoja yang ada di depanku ini, aku tak bisa berkata – kata lagi rasanya badanku membeku seketika.

“apa yang kau lakukan disini? Setelah bertahun – tahun menyakiti kami dan pergi meninggalkan rumah , kau malah kembali. Setelah aku mulai bisa melupakanmu kau…” aku tak bisa melanjutkan kata – kataku lagi, terlalu pedih itu yang kurasa sekarang.

“kibum-a….” ucapnya piluh padaku ku tatap matanya yang mulai tergenang oleh cairan bening yang jatuh tetes demi tetes dari pelupuk matanya.

“kibum-a mianheyo jeomal mianhae……..”

Sorry baby sorry baby neoman neoreul saranghaeseo mianhae

Cheongmal mianhae

Shawty baby shawty baby geudaemaneul barabwaseo mianhae

Cheongmal eojjeol suga eobtna bwa                                        

SUJU * SORRY” ANSWER*
Apa hubungan luna dengan kibum ?

Akankah acara amal yang akan mereka adakan akan berhasil?

Jawabannya ada di part 3 ^^
Tbc ( jangan jadi silent reader, jangan lupa RCL ya)

7 thoughts on “[Freelance] The Ghost From The Past [part 2]

Comment please? ( ื▿ ืʃƪ)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s