[Freelance] Good Bye My Love

Author : niebum

Main Cast :

Lee Donghae

Kim Haemin

Support Cast :

Eunhyuk

Rating : PG 13

Genre : Romance, Sad

Ps : Annyeong… ini pertama kalinya aq ngirim FF kesini,, ini juga FF pertama yang pernah aq buat.. mian yah kalau jelek.. .FF ini udah pernah aq publis di FB aq sama di blog aqhttp://mykpopzone.wordpress.com/

“Hai hae!! Ko dari tadi kamu cemberut terus” ujar seorang pria saat melihat sahabatnya donghae yang dari tadi melamun sambil cemberut dikelas. Hal ini sukses menyadarkan donghae dari lamunannya.

“nggak ada apa – apa ko hyuk” jawab donghae santai. Namun pria yang bernama eunhyuk itu masih tidak percaya dengan jawaban dari sahabatnya itu. Tetapi ketika dia ingin menanyakan hal itu lagi tiba – tiba bel masuk berbunyi sehingga dia pergi ke bangkunya.

Tidak lama jungsoo songsaenim masuk kedalam kelas. Namun dia tidak sendiri, dia membawa seorang gadis cantik yang sepertinya adalah anak baru.

“Selamat pagi anak – anak !! hari ini kita kedatangan murid baru. Silahkan kamu memperkenalkan diri”. Ujar jungsoo songsaenim sambil mempersilahkan gadis itu untuk memperkenalkan diri.

“annyeong ,, jonun Kim Hae Min imnida. Saya pindahan dari sinhwa high school. Sekarang saya tinggal bersama sepupu saya disini” sapa gadis itu sambil tersenyum manis membungkukkan badan yang sukses membuat seluruh siswa tersihir oleh senyumannya itu.

“baiklah hae min, kamu bisa duduk dibelakang donghae” ujar jungsoo songsaenim sambil menunjuk bangku kosong yang berada dibelakang donghae.

“kau ini memang pembohong ulung yah, tinggal bersama sepupu hah??” bisik donghae dengan nada dingin ketika hae min telah sampai dibangkunya yang terletak dibelakang bangku donghae.

“oh jadi kamu mau aku jujur kalau aku tinggal bersama tunanganku yang manis ini hah?? “ jawab hae min tidak kalah dingin.

“siapa lagi yang nyuruh kamu jujur,, dasar cewe nyebelin” kesal donghae.

Yah mereka berdua memang bertunangan. Namun pertunangan itu terjadi karena mereka dijodohkan oleh kedua orang tua mereka. Oleh karena itulah hae min sekarang tinggal di apartemen donghae.

****

Bel pulang pun berbunyi.

Ketika donghae sedang bersiap – siap keluar dari kelas tiba – tiba ada seorang gadis yang menghampirinya.

“donghae – ssi , bisa bicara sebentar” ucap gadis itu malu – malu. Namun donghae hanya menanggapinya malas.

“ada apa??”

“be…begini… ada yang ingin aku katakan” gadis itu berkata dengan gugup sambil menunduk malu.

“bilang saja”

“aku…a…aku suka sama kamu donghae – ssi” kata gadis itu akhirnya dengan terbata – bata .

“mian, tapi aku belum mau pacaran” mendengar jawaban itu si gadis kemudian berlari meninggalkan kelas dengan wajah sedih menahan tangis.

Tanpa mereka sadari, saat itu ada seorang gadis yang tanpa sengaja melihat kejadian itu. Dihatinya terbelit rasa cemburu namun mendengar jawaban pria itu hati sang gadis menjadi lega dan dia tersenyum kecil.

“hae min – ssi, apa yang sedang kau lakukan disini?” ucap seseorang laki – laki yang sukses membuat si gadis kaget dan salah tingkah.

“eh.. aku… aku nggak ngapa-ngapain kok eunhyuk – ssi. Aku duluan yah” ujar gadis itu buru – buru.

“aneh” gumam eunhyuk.

****

@ apartemen donghae

Begitu tiba di apartemennya donghae merasa heran melihat kedaan apartemennya yang sangat bersih. Dia bertanya dalam hati siapa yang telah membersihkannya, namun pertanyaannya terjawab ketika dia mendengar suara seorang gadis yang sangat dia benci tiba – tiba memarahinya karena meletakkan sepatu sembarangan.

“aish, cerewet sekali sih gadis itu” gumam donghae. Kemudian dia beranjak kedapur untuk membuat makanan.

“apa kau selalu makan mie?? Itukan tidak baik.” Ujar hae min tiba – tiba saat melihat donghae yang sedang makan mie.

“memangnya kenapa sih?? Kau itu cerewet sekali!! Bentak donghae.

“tapi hae…” belum sempat hae min melanjutkan kata – katanya donghae sudah masuk kamarnya dan menutup pintu dengan kencang.

“huppfff… kenapa dia masih saja memperlakukanku seperti itu sih?? kapan dia akan menyadari perasaanku??akankah dia membalasnya??Apakah saat itu waktuku masih sempat?? “ batin hae min sedih.

****

Keesokan malamnya.

Malam ini eunhyuk pergi ke apartemen donghae, dia ingin menginap disana. Dan betapa terkejutnya dia saat melihat orang yang membukakan pintu.

“hae min – ssi?? ko kamu bisa ada disini??” Tanya eunhyuk bingung namun hae min hanya menjawab dengan senyuman dan mempersilahkan eunhyuk untuk masuk, kemudian dia pergi ke dapur untuk menyiapkan minuman.

“Oh kamu sudah datang” ucap donghae dan kemudian menghampirinya.

“hae, ko hae min bisa ada disini?? Tanya eunhyuk penasaran.

“oh dia, dia itu tunanganku dan sekarang dia tinggal disini. “ ujar Donghae santai namun sukses membuat eunhyuk terkejut.

“mwo?? tunanganmu?? Bagaimana bisa???”

“orang tua kami menjodohkan kami, huh aku tidak menyukainya”

“hah?? Memang kenapa?? Bukanya dia cantik dan baik???”

“dia itu cuma pandai bermulut manis saja” kening eunhyuk mengkerut mendengar jawaban itu.

****

Beberapa Minggu Kemudian.

Hari ni eunhyuk menjenguk saudaranya dirumah sakit tanpa sengaja dia melihat hae min sedang bicara dengan seorang dokter, karena penasaran setelah hae min pergi dia langsung menghampiri dokter itu.

“mian dok, gadis yang tadi untuk apa yah dia datang kesini?” Tanya eunhyuk kepada dokter itu.

“oh dia kesini untuk berobat”

“berobat??? Memang dia kenapa???”Tanya eunhyuk penasaran.

“dia mengidap penyakit kanker darah.”

Eunhyuk tidak dapat menyembunyikan rasa keterkejutannya itu. Dia tidak habis pikir bagaimana mungkin hae min bisa menderita penyakit ini. Selama ini dia tidak melihat ada hal yang aneh pada diri hae min.

***

Besoknya setelah pulang sekolah eunhyuk langsung menghampiri hae min. Dia ingin menanyakan perihal kemarin kepada hae min secara langsung.

“hae min – ssi…. “begini…. Ada yang ingin aku tanyakan” eunhyuk terlihat ragu saat ingin menanyakanya.

“apa itu???”

“be…begini” dia terdiam sejenak, dia ragu untuk melanjutkanya tetapi kemudian meneruskannya lagi.

“hae min – ssi… apa benar kamu …. Kamu… mengidap penyakit kanker darah??” Tanya eunhyuk hati – hati.

“i….itu tidak benar. Darimana kamu mendengar berita itu??” Ujar hae min gugup.

“kamu tidak perlu berbohong, aku sudah tau semuanya. Kemarin aku tidak sengaja melihatmu dirumah sakit dan kemudian aku bertanya kepada dokter yang memeriksamu” hae min mematung. Akhirnya rahasia yang selama ini dia simpan rapat – rapat terbongkar juga.

“hae min – ssi…” ucapa eunhyuk saat melihat hae min yang hanya diam mematung.

“eunhyuk – ssi… bisakah kamu merahasiakan hal ini pada orang lain termasuk donghae” pinta hae min dengan wajah memohon.

“tapi kenapa?? Bukankah dia itu tunanganmu.”

“aku sangat mencintainya. Aku tidak ingin membebaninya” pinta haemin lagi. Kini matanya telah berkaca – kaca.

Eunhyuk terdiam sejenak, dia bingung dengan apa yang harus dia lakukan tetapi saat melihat raut wajah hae min akhirnya dia menyetujuinya.

Tidak lama donghae datang dan mengajak eunhyuk pulang bersama.

****

Saat dijalan.

“Hae apa kamu menyukai hae min??” Tanya eunhyuk tiba – tiba.

Donghae mengkerutkan keningnya “ada apa tiba – tiba kamu menanyakan hal itu?? Oh… aku tau, kamu menyukainya kan?? Kamu tenang saja aku tidak menyukainya ko. Kalau kamu mau kamu ambil saja dia”

Mendengar jawaban itu eunhyuk langsung memukul wajah donghae. Dia tidak habis pikir sahabatnya itu bisa berbicara seperti itu, seolah – olah hae min adalah sebuah barang yang bisa diserahkan seenaknya.

“kau ini!! Hargai dia sedikit saja!!” Bentak eunhyuk dan kemudian berlari meninggalkan donghae yang masih bingung akan sikap eunhyuk.

****

Apartemen Donghae.

“aku pulang” ucap donghae saat tiba dirumah, tetapi betapa terkejutnya dia saat melihat hae min yang tergeletak pingsan dilantai.

****

Dirumah Sakit.

“sebenernya dia kenapa dok??”

“saudari hae min menderita kanker darah dan keadaanya sekarang semakin memburuk dan sepertinya dia tidak dapat bertahan lama”

“Mwo?? Apakah bisa disembuhkan dok?? Tanya donghae tidak percaya.

“melihat keadaanya sekarang sangat kecil kemungkinannya”

Donghae dia tidak bereaksi, dia masih tidak percaya pada apa yang didengarnya.

****

Keesokan harinya.

Dengan susah payah hae min mencoba untuk membuka kedua matanya. “ ehh… aku dimana??” ucapnya lemah.

“kau sudah sadar?? Sekarang kamu ada dirumah sakit” ucap seseorang.

“donghae – ah?? Apakah selama ini kamu yang menungguku?? Donghae hanya mengangguk. “ gomawo”

Sepi. Tidak ada dari mereka berdua yang berbicara. Mereka berdua terlarut dalam pikiran masing – masing.

“hae min – ah” ucap donghae tiba – tiba.

“ne??”

“apa…apakah…” ucap donghae terbata – bata.

“yah??”

“apakah kamu mau menjadi yeoja chingu ku??” ucap donghae akhirnya.

Hae min mematung, dia tidak percaya dengan apa yang didengarnya. Perasaan yang selama ini dia pendam akhirnya terbalas juga. Dia sangat senang, matanya berair karena bahagia, diapun mengangguk malu. Melihat anggukan itu donghae lalu memeluk hae min.

“mungkin dengan ini aku bisa membuatnya bahagia” batin donghae.

Donghae telah tau bagaimana perasaan hae min selama ini kepadanya dari eunhyuk oleh karena itu dia meminta hae min untuk menjadi kekasihnya. Dia ingin membuat gadis itu bahagia walau sebenarnya dia masih belum mencintai gadis itu.

****

Beberapa minggu kemudian.

“Hae apa kamu sudah mulai mencintai hae min??” Tanya eunhyuk.

Donghae terdiam. Dia sendiripun bingung dengan perasaanya kepada gadis itu. Sejak ia meminta hae min menjadi kekasihnya entah kenapa dia menjadi selalu memikirkan gadis itu, dia ingin selalu bertemu gadis itu, dia tidak mau jika harus kehilangan gadis itu. “Apakan ini tandanya aku telah mencintai hae min” Tanya donghae dalam hati.

****

Hari ini seperti biasanya donghae datang menjenguk hae min. Sejak mereka menjadi sepasang kekasih donghae setiap hari memang selalu datang menjenguk hae min. Hingga…

“hae… gomawo kamu telah menjadikan aku sebagai yeoja chingumu” donghae mengkerutkan keningnya. “aku sangat bahagia sekali tapi aku tau selama ini kamu hanya berpura – pura hanya untuk membuatku bahagia” Ucap hae min sambil tersenyum.

“hae min – ah…”

“tetapi mulai sekarang kamu tidak perlu memaksakan dirimu. kamu tidak perlu berpura – pura lagi. pergilah,, carilah gadis yang benar – benar kamu cintai. Kamu tidak perlu mengkhwatikan aku, aku baik – baik saja. Selama beberapa minggu ini menjadi kekasihmu sudah membuatku senang. gomawo” hae min tersenyum tulus saat mengatakan hal itu.

“andwe!! Kamu tidak boleh berbicara seperti itu!!” teriak donghae sambil menatap tajam hae min kemudian memegang kedua telapak tangan hae min lembut.

“memang kamu benar, awalnya aku menjadikan mu kekasihku karena hanya ingin membuatmu bahagia tapi sekarang aku benar – benar mencintaimu. Kamu telah membuat aku mencintaimu dan perasaan ini tulus, bukan karena terpaksa ataupun simpatik, aku benar – benar mencintaimu. Saranghae kim hae min jeongmal saranghae” ucap donghae tulus sambil menatap hae min lembut.

Hae min balas menatap mata donghae, matanya mencari kebenaran dari ucapan lelaki itu. “na do saranghae” ucap hae min senang. Matanya sudah berkaca – kaca karena senang kemudian donghae memeluknya erat.

Donghae melepaskan pelukannya, dia mendekatkan wajahnya ke wajah hae min, dia menutup matanya kemudian mencium bibir hae min dengan lembut. Hae min sangat terkejut namun akhirnya dia ikut memejamkan matanya dan membalas ciuman donghae.

“donghae maukah kamu melakukan sesuatu untukku” ucap hae min saat mereka sudah melepaskan ciuman mereka.

“apa itu??”

“jika aku tiada nanti jangan pernah tangisi aku, aku tidak ingin melihat kamu bersedih. Carilah penggantiku yang akan selalu bisa menemanimu dan berada disisimu kelak. Dan jangan pernah lupakan aku” Ucap hae min tersenyum. Matanya sudah berkaca – kaca.

“apa maksud mu?? Kamu tidak boleh berkata seperti itu selamanya kamu akan selalu ada disisiku” ucap donghae tegas. Dia tidak mengira gadis itu akan berbicara hal seperti itu. Dia tidak ingin jika hal itu sampai terjadi.

“aku mohon hae” pinta hae min sungguh – sungguh.

“ne” Dengan sangat terpaksa akhirnya donghae menyetujuinya. Dia tidak ingin membuat sedih kekasihnya itu. Hae min tersenyum bahagia saat mendengarnya Dan kemudian memeluk donghae erat. “ saranghae donghae – ah”

“na do” jawab donghae lirih. Tiba – tiba pelukan hae min mengendur dan kemudian tangannya terjatuh lemah.

Akhirnya apa yang paling donghae takuti terjadi. Gadis itu menghembuskan napas terakhirnya didalam pelukannya.

“selamat tidur chagiya… Selamanya kamu akan selalu ada dihatiku” ucap donghae dalam hati sambil mencium lembut kening hae min untuk yang terakhir kalinya.

Goodbye my love…

I’ll always love you. My chagiya…

Saranghae kim hae min…

The end

7 thoughts on “[Freelance] Good Bye My Love

  1. Pas baca “huppfff… kenapa dia masih saja memperlakukanku
    seperti itu sih?? kapan dia
    akan menyadari
    perasaanku??akankah dia
    membalasnya??Apakah
    saat itu waktuku masih sempat?? “,endingnya pasti ada yg meninggal,tyt bner…
    Cuma crita’y terlalu pendek,lanjutkan y chingu… ^.^

Comment please? ( ื▿ ืʃƪ)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s