[Freelance] From Hate to Love

Author   : Meygha

Main Cast   : Cho Kyuhyun, Lee Sungmin, Cho Yeon Me (OS).

Support Cast : Cho Ah Seung, Cho Hae Ra, Cho Yoo Seung, Choi Siwon,

     Choi Sun Hye (OS) , Sunny SNSD.

Rate   : All Ages, PG+13

Genre   : Romance

Strenght : ONE SHOOT

Warning : TYPO bertebaran!! Hahahay*

Disclaim :  FF Ini 100% Asli dari Khayalan dan Otak saya. Beberapa Mungkin diangkat dari Drama Korea atau dari Lagu. Tapi saya garis bawahi sekali lagi, FF ini MILIK SAYA.

PS  : Ini FF pertama saya!! Mohon komentarnya, ya! Boleh Bashing, junk, spam, dll.

Yang penting comment! Karena sebutir comment anda merupakan nyawa bagi saya.*Lebbay* . Pokoknya comment aja deh, sekalipun itu gak kebaca tulisannya atau cuma sehuruf! Hahaahahahankyung.  Ok ? Happy reading xD 
Read More…
CHO YEON ME POV.

Namaku Cho Yeon Me. Umurku 16 tahun. Aku adalah murid kelas 3 SMA GEOSANG.

Eommaku memiliki sebuah restaurant kecil yang merupakan tumpuan hidup kami. Berkat restaurant itulah aku bisa sekolah. Appa sudah lama meninggal, dan dia meninggalkan hutang yang banyak akibat perbuatannya di masa lalu. Aku memiliki seorang adik perempuan bernama Cho Ah Seung, dia berumur 11 tahun. Dia pintar, Rajin, tapi dia sangat menyebalkan. Eomma selalu memujinya karena dia sangat pintar. Berbeda denganku yang ‘Pas Pasan’. Ash, Kkeundae.. Kurasa aku jauh lebih cantik dan manis daripada dia.

Disekolah aku punya sahabat bernama Choi Sun Hye, dia adalah pacar dari Ketua OSIS sekolah kami, Choi Si Won. Aku juga punya idola di sekolahku, meskipun rasanya sangat susah untuk bisa menjadi pacarnya, kkeundae.. Aku selalu bermimpi untuk bisa menjadi pacarnya. Dia bernama Lee Sungmin. Salah satu orang terpopuler dan termanis di sekolah. Ah.. Melihatnya membuatku nafsu makan dan juga semangat belajar. Tapi sayangnya dia berada dikelas A, sedangkan aku dikelas F.

Ck, kadang aku berpikir, kenapa sekolahku bersikeras untuk memisahkanku dengan pujaan hatiku itu?

Kelas A adalah kelas untuk anak anak cerdas berotak cemerlang dengan IQ mulai dari ‘sangat cerdas’ sampai ‘jenius’. Dan kelas F, adalah kelas untuk anak anak yang tidak masuk klasifikasi di kelas A sampai E. Yah.. bisa dikatakan kelas F adalah kelas khusus untuk anak anak bodoh. Guru guru pun jarang ada yang mau mengajar dikelasku.

“Yeon Me~ya..”bisik  Sun Hye.

Aku hanya terdiam sambil terus memainkan pulpen merah mudaku..

“Sebaiknya kau mengatakan perasaanmu langsung pada Sungmin oppa, sebelum dia direbut orang nantinya.”lanjut Sun Hye.

“Tapi apa yang harus kukatakan?”tanyaku

“Katakan kalau kau menyukainya!”

“Begitu saja?”

“Lalu kau maunya bagaimana?”

“Ck, itu terlalu ‘To The Point’, Sun Hye-ya. Bagaimana kalau aku menemuinya lalu aku mengatakannya langsung padanya kalau aku suka padanya?? (?)”

“*Sweatdroped* Bukankah tadi aku berkata begitu?”
“Mm ? hh, kkeundae… Aku tidak mau ditolak..”rengekku,

“Ya sudah, buat saja surat cinta, lalu berikan padanya !”ujar Sun Hye.

“Mwo?? Ah, idemu bagus !”pekikku girang.

~~~

Aku berjalan menuju koridor yang menghubungkan dengan kelas A.

Ah kkeundae.. aku merasa sedikit tidak nyaman dengan seragamku,

aku mengenakan dasi warna ‘biru’, dasi khusus untuk murid di kelas F.

Mereka sudah pasti akan langsung mengenaliku kalau aku adalah anak dari kelas F.

Kelas terbelakang yang tidak pernah dilirik oleh murid dari kelas lain.

Kelas A kan menggunakan dasi warna ‘gold’. Ahh… benar benar merasa terkucilkan.

“Eh, itu anak dari kelas F ya?”bisik seseorang.

“Mm? Ne.. Aku rasa begitu! Setauku dasi mereka warna biru kusam.”jawab yang lainya.

“Berani beraninya dia masuk wilayah kami!”ucap seseorang.

Ash.. terserah mereka mau berkata apa, yang jelas aku harus menemui pangeranku.

Tiba tiba saja langkahku terhenti sesaat setelah seorang namja menabrakku,

Kami pun terjatuh.

“Aash.. YA! Kau buta??”omelnya, dia mulai memperhatikan seragamku.

“Aku sudah berjalan dengan benar. Kau yang menabrakku!!”omelku.

Dia memandangku tajam, dingin, dan menyeringai.

“F ?”tanyanya singkat, sambil mulai berdiri lalu mendekatiku.

“Mwo??”kataku ketakutan sambil menjauh darinya.

“Kau murid ‘F’, kan?”ulangnya.

“N-n-ne..”jawabku. Argh, dia membuatku ketakutan.

“LALU KENAPA KAU BERANI MEMBENTAKKU??? KAU PIKIR SIAPA DIRIMU???”bentaknya.

Suara bass-nya menggelegar hingga membuat bulu kudukku bergidik.

Semua orang memandangku.. Sunyi…

Aku terdiam, Hingga tiba tiba seseorang membawaku pergi dari kerumunan orang orang sinis itu.

~

“Siwon oppa, gomawo..”ucapku gemetar. Aku masih trauma dengan kejadian tadi. Ommona.. Namja itu hampir saja membunuhku,

“Itulah sebabnya kenapa para guru membuat koridor pembatas antara kelas F dengan kelas A, karena mereka yakin hubungan antara murid F dan A tidak sebaik kelihatannya.”ucap Siwon oppa. Dia pasti sudah mengerti semuanya, dia kan juga dari kelas A.

“Hah, Aku jadi trauma ke kelas A lagi.”rengekku.

“Sebenarnya tidak apa apa. Hanya saja tadi itu kau kebetulan menabrak namja berandal, makanya seperti itu”

“Na-namja berandal ? Memangnya di kelas A ada yang seperti itu juga?”

“Setahuku hanya dia yang seperti itu. Dia membuat semua orang menakutinya, bahkan guru guru pun selalu bergidik jika melihat dia.”

SIWON POV

**cerita siwon**

Seorang namja berjalan melewati koridor kelas A, dengan seragam acak acakan dan tampang yang menyeramkan. Dia memakai celana jeans dengan dasi berwarna hitam dan putih (padahal seharusnya warna ‘gold’) dia berjalan dengan pandangan tertuju pada PSPnya.

“Kyuhyun-ssi, kenapa kau berkeliaran di luar kelas?”Tanyaku.

Namja itu hanya diam. Tidak menatapku sedikitpun, dan terus berjalan.

“Kyuhyun-ssi, odiga?”ulangku.

Kyuhyun berhenti, dia menatapku dingin.

“Aku mau pulang.”ucapnya.

“Mwo?? Kkeundae, kau kan harus mengikuti test ujian!”

“Ash.. Kalau begitu cepat ambilkan soal soalnya kesini, aku benar benar sedang tidak ingin masuk ke dalam kelas!”perintahnya.

Kebetulan aku sedang membawa soal soal yang tadinya akan kubawa ke kelas A.

Akupun memberinya satu,

Kyuhyun masih memandang PSPnya, lalu mulai melirik kertas soal itu.

“Kau punya spidol?”tanyanya.

“Memang kau tidak punya?”tanyaku. Kyuhyun menatapku, tajam.

Akupun cepat cepat memberikan spidolku padanya.

Dia mulai mengisi namanya lalu hanya dengan hitungan detik dia menyelesaikan testnya.

“Kau sedang me-nga-rang..?”tanyaku pelan

“Sudah tidak usah banyak bicara! Serahkan ini pada guru guru sok pintar itu ! aku mau pulang.”bentaknya sambil melemparkan spidolku begitu saja. lalu bergegas pergi.
CHO YEON ME POV

“Keuraego?”tanyaku.

“Setelah itu aku memberikan lembar jawabannya pada guru yang sedang mengajar di kelas, untung saja aku tidak dimarahi oleh guru itu. Setelah itu aku mulai sadar, aku tidak dimarahi karena aku tidak terlambat lebih dari 5 menit. Ternyata Kyuhyun hanya mengerjakan test nya kurang dari 3 menit.”ucapnya.

“Lalu bagaimana dengan nilainya?”

“Ajaibnya, dia mendapat nilai sempurna! 100!”

“MWOOO???”mataku membelalak. 100? Dalam waktu kurang dari 3 Menit ? Tanpa persiapan?

“Otokhanya??”

“Molla! Hah.. dia mungkin anak yang istimewa. Aku saja jarang sekali melihatnya belajar ataupun ke perpustakaan, aku hanya sering melihatnya memandangi PSPnya. Teman duduknya saja berkata kalau dia tidak membawa satu bukupun ke sekolah!”

“Tidak membawa satu buku pun kesekolah??”

“Kata teman duduknya, di tasnya hanya ada mainan. Dia saja selalu memainkan PSPnya jika guru sedang mengajar. Dia juga sering tidur jika guru sedang bercerita tentang sejarah korea.. Tapi yang aku tidak habis pikir adalah, dia selalu mendapat nilai sempurna saat Ujian Sejarah”

“Lalu yang kupertanyakan adalah, kenapa kau menyebutnya ‘Berandal’ ??”
“Dia sering bolos sekolah, dia juga sering terlambat dan memanjat pagar sekolah, dia tidak pernah memakai seragam dengan benar, tidak pernah memakai dasi, tidak hadir saat ujian kenaikan, dia juga sering menyiksa para yeoja yang menyukainya, dan dia juga sering marah marah jika dia kalah main game.”
“Menyiksa yeoja??”

“Ne.. Dia pernah menumpahkan minuman soda di rambut dan wajah seorang sunbae yang menyukainya, dia juga pernah menyuruh yeoja yang menyukainya menari dengan bikini di depannya, lalu dia juga pernah..

“STOP!! Ash.. biadab sekali dia!”

“Umm.. Dia itu bisa dibilang misterius, jahat, dan aneh. Kkeundae, aku bingung kenapa banyak yeoja yang menyukainya. Dan aku juga masih heran kenapa sekolah ini mempertahankannya.”

~~~

“Annyeong..”ucapku sambil mulai memasukki rumah.

Ommona! Wae geurae?? Kenapa rumahku berantakan seperti ini?

“Seung~a? Eomma?”teriakku sambil mulai mencari orang orang penghuni rumah itu.

Lalu akhirnya aku menemukan mereka.

Eomma sedang mengeluarkan semua baju bajunya dari dalam lemari.

Eomma terlihat sangat berantakan sekali, ditambah terdapat luka kecil di keningnya.

“Eomma wae geurae?”tanyaku panik.

“Sudah, kau tidak usah banyak bicara lagi, cepat kemasi semuanya!!”tuturnya.

“Seung~ah wae geurae?”bisikku pada Ah Seung.

Dia menatapku sebentar, lalu kembali membantu Eomma mengemasi barang barangnya.

“Eomma, sebenarnya apa terjadi??”teriakku.

Mereka tetap diam..

Oh ya, kemana TV? DVD?? KULKAS?? Kenapa tidak ada? Sepedaku?? Ahh, kemana semuanya?

“Eomma, kenapa barang barang kita banyak yang hilang? Apa sudah terjadi perampokan?”

“Unni! Seharusnya kau mengerti apa yang terjadi. Kau tidak melihat sesuatu di pintu?”bentak Ah Seung.

Aku segera berlari menuju pintu masuk.

“RUMAH INI DISITA”

“Eomma! Apa ini ulah para rentenir itu??”tanyaku kemudian.

“Menurutmu?? Sudah, Sekarang cepatlah ke restaurant! Lihat apakah mereka juga menyitanya. Eomma akan mengemasi semuanya dulu, sebelum mereka mengambil semuanya!”ucap Eomma.

Aku segera berlari ke restaurant kecilku.

Ahh.. Apa lagi ini? Bukankah tahun lalu mereka mengatakan kalau hutang appa telah lunas semua?

Lalu apa sekarang?

Ommona! Restauranku!!

Aku terduduk lesu di depan restauranku yang telah hangus terbakar. Menangis dan menjerit.

Restaurant sejarah keluargaku.. Restaurant yang menemaniku selama 16 tahun..

Restaurant satu satunya yang menyimpan semua kenanganku bersama appa..

“Appa, mengapa semua jadi begini ?”teriakku di sela sela tangisannku.

~~

Eomma mendekapku dan Ah Seung saat kami sudah berkumpul di depan puing puing sisa restaurant kami. Tak ada satu pun yang tersisa.

“Otokhae Eomma ?”Tanya ah seung sambil menangis terisak.

“Molla !”jawab Eomma. Pandangannya kosong.

“Eomma, kita kan masih punya uang di bank ! Uang untuk biaya kuliahku nanti.”pekikku.

“Tapi itukan untuk biaya kuliahmu.”

“Eomma, aku rela tidak kuliah. Yang penting kita bisa hidup, bisa makan, dan punya tempat tinggal. Eomma, ayo kita ke bank!”ajakku.

Kamipun ke bank..

“Annyeonghasimnikka, ada yang bisa kami bantu?”Tanya seorang pegawai.

“Aku ingin menarik semua tabunganku.”ucap Eomma sambil memberikan kartu kreditnya.

“Kkeundae, setelah kami periksa, sudah tidak ada sisa uang lagi direkeningmu.”ucap pegawai itu sambil berusaha mengecek rekening eomma kembali.

“Mwo? Coba periksa kembali.”kata eomma panik.

“Itu benar nyonya. Tabungan di rekening ini telah ditarik semuanya tahun lalu.”ucapnya.

“Kkeundae, aku sama sekali tidak menarik apapun.”desah Eomma.
“Kami punya banyak bukti penarikannya! Apa selama jangka waktu itu anda pernah dirampok?”

“Anni.”
“Geurae? Kalau begitu saya minta maaf, kami tidak dapat membantu banyak. Anda bisa meminta tolong pada pihak berwajib jika memang anda merasa telah dirampok atau ditipu.”ucapnya.

Eomma terduduk lemas sambil terus menangis tanpa suara.

“Otokhae?”katanya lirih.
***

Aku pulang sekolah dengan tatapan ‘Mengenaskan’.

Ash, apa yang harus kulakukan?? Apa kami akan terus terusan tinggal di jalanan ??

Kalau aku sih tidak apa apa, tapi eomma dan ah seung?

Mereka lemah, mereka bisa sakit.

Eomma sudah tidak bisa berharap banyak padaku, aku hanya yeoja babo..

Ck, lalu kenapa eomma masih menyuruhku sekolah disaat seperti ini?

Tiba tiba saja sebuah mobil berjalan menuju ke arahku.

Ommona!!!

“AAAA………….!!!”teriakku sambil menutup mataku dan menyilangkan kedua tanganku ke wajahku.

Apa aku akan mati sekarang???

“TTEEEETTTTTT……!!!!”terdengar suara jeritan klakson mobil.

“Ya! Kau bosan hidup??”teriak seseorang.

Aku masih pada posisi tadi. kakiku gemetar. Ah, nyaris saja aku mati tertabrak.

“K-kau, kau hampir menabrakku !”teriakku. Jantungku masih terus berdegup kencang gara gara kejadian tadi.

“Jika kau tidak berjalan ditengah jalan begini, mana mungkin aku akan menabrakmu!”bentaknya

“Mwoeya?? Heh, trotoar ini kau sebut ‘Tengah jalan’ ? Kau gila?”teriakku.

Dia memperhatikanku. Lalu mulai mengingat ingat sesuatu.

“Kau.. Kan… Murid F itu?”ucapnya.

Ng ? darimana dia tau aku?

Ah, iya! Dia kan?? Dia Kyuhyun anak berandal yang kemarin diceritakan siwon oppa.

Yang  waktu itu menabrakku. Ash, sekarang dia juga hampir menabrakku.

“Ah, kau juga yang waktu itu kan?”teriakku.

“Ya! Cho yeon me-ssi! Kenapa kau selalu mengusikku ha? Minggir!”bentakknya sambil mendorongku menjauhi mobilnya lalu masuk kemobil dan melesat pergi.

“Da-da, dari mana dia ta-hu namaku??”pikirku.

Mataku mulai memandang seragamku, dan terhenti tepat di letter name-ku ‘Cho Yeon Me’.

Ah, pantas saja dia tahu!

~~~

“Eomma!”teriakku saat aku sudah berada di depan sebuah toko yang tutup.

Ne, semalaman kami memang tinggal disana.

“Yeon Me-ya! Eomma punya kabar baik.”ucap eomma girang, matanya berbinar.

Apa beritanya benar benar baik ? Sampai eomma memancarkan cahaya mata seperti itu?
“Mwo?”tanyaku penasaran.

“Kau ingat Cho Hae Ra-ssi?”Tanya eomma.

“ahh, ne. Hae Ra ahjumma yang adalah sahabat eomma sejak SMP itu kan?”

“Ne, tumben otakmu berjalan.”puji eomma. Sedikit tidak yakin juga kalau ini bisa dikatakan pujian.

“Tadi pada saat pikiran eomma mulai kacau, eomma melihat seseorang yang mirip dengan Hae Ra berjalan di depan eomma. Dan dia langsung menjerit saat melihat eomma. Dia langsung memeluk eomma dan menanyakan kabar eomma. Lalu dia juga menanyakanm..”

“Lalu apa kabar baiknya?”

“Karena dia kasihan melihat sahabatnya tinggal dijalanan begini, akhirnya dia menyuruh kita tinggal dirumahnya.”

“MWO?? Eomma, jinjja?”tanyaku

“Ne.” jawab eomma girang.

Akhirnya kami menuju rumah Hae Ra ahjumma.

“Aah.. aku benar benar rindu dengannya. Jeongmal bogoshipoo!”ucap eomma tak henti henti.

“Eomma, apa dia punya anak perempuan seusiaku?”Tanya Ah Seung.

“Kurasa tidak! Setahuku mereka hanya punya satu anak seusia kakakmu.”jawab eomma.

“ah.. lalu, apa dia babo?”Tanya Ah Seung lagi.

“Ya! Kalau dia babo memangnya kenapa?”bentakku.

“Kalau dia babo berarti nanti mungkin jika aku dewasa maka aku akan babo juga. Karena kata bu guru, kepribadian dan kemampuan berfikir otak kita disesuaikan dengan lingkungan tempat kita berada. Kalau semua orang dilingkunganku babo, maka mungkin nanti aku juga akan babo.”jawabnya

“Siapa nama gurumu yang berkata begitu?”teriakku.

“Park Eun Jin Songsaengnim.”jawabnya

“Wah, Kurasa aku harus menuntutnya! Kalau begitu kenapa sekolahku mengumpulkan para orang babo menjadi satu? Kalau begitu kan maka sia sia mereka mendirikan sekolah yang katanya akan membuat orang menjadi pintar itu?”

“Daebak! Kau benar unni. Kkeundae, aku masih belum bisa mengerti dengan semua perkataan songsaengnimku. Apa aku juga mulai babo?”Tanya Ah Seung.

Akhirnya kami sampai tepat di depan sebuah rumah yang benar benar besar, megah, indah, bahkan sudah mirip istana.

“Apa kau tidak salah, eomma?”Tanya Ah Seung.

“Anni. Ommona! Apa Hae Ra menikah dengan seorang pencetak uang?”ucap eomma.

“Annyeonghasseyo.”ucap eomma di security monitor.

“Ne, nugusseyo?? mau mencari siapa??”Tanya orang rumah.

“Mm.. aku Cho Yoo Seung, aku temannya Hae Ra. Apa dia ada?”

“Yoo Seung~ah!! Kau sudah datang???”teriak suara itu sambil menjerit girang.

Tak lama kemudian gerbang besar itu mulai terbuka. Dan terlihatlah sebuah taman megah dengan air mancur yang ada patung cupidnya.

Ommona! Indah sekali!!

“Yoo seung~ah…”teriak seseorang sambil berlari menyambut eomma dan memeluknya.

Ah, dia sudah tentu Cho Hae Ra ahjumma.

Ommona! Dia benar benar manis dan cantik. Bahkan lebih cantik dari eomma yang dulu aku fikir adalah wanita tercantik diseluruh dunia.

“Ah, apa ini Yeon Me?? Ommo! Kkeoptta!”ucapnya girang sambil mencubiti pipiku.

Auh.. ini lumayan menyakitkan.

“Lalu gadis kecil ini siapa??”Tanya hae ra ahjumma pada ah seung.

“Annyeonghasimnikka, Cho Ah Seung Imnida !”ucap ah seung sambil membungkuk.

“Ommo, manis sekali.”katanya sambil mengacak acak rambut ah seung.

Aiigoo, kenapa giliran aku malah dicubit ? Sedangkan ah seung hanya dielus elus begitu!

“Yoo Seung, masuklah!”ucap Hae Ra ahjumma sambil merangkul eomma masuk.

“Ah Seung, kkhajja ! Yeon Me, angkat semua koper!”ucap eomma.

Mwoeya?? Kenapa aku?

“Aiigo, kenapa kau menyuruh yeoja mengangkat benda berat begitu? Biar anakku saja, ya? Kyunniie, bantu tamu kita mengangkat koper !!”teriak Hae Ra ahjumma.

Aku berusaha mengangkat koper koper ini.

Ash, ditarik saja sudah susah, apa lagi diangkat ?
“F!  Kau tidak kuat ? Payah!”teriak seseorang.

Aku berbalik..

OMMONA!!!!!!

Tiba tiba saja aku menjatuhkan koperku begitu saja, dan jatuh tepat di atas kaki namja itu.

Suara erangan dan jeritan pun terdengar.

“Mi-mianhae.. mianhae..”kataku sambil meniup niup kakinya.

“Ommo! Setidaknya kau berfikir seberapa berat koper itu?? ash, Sekalipun kau adalah murid F, apa itu tandanya kau tidak bisa berfikir?? Apa kau benar benar tidak punya otak??!”teriaknya.

“MWO?? Ish, sudah baik aku membantumu!”teriakku.

“Membantu?? Meniup niup kakiku kau sebut membantu? Co2 dan bakteri bakteri dari napasmu akan mendarat di kakiku yang bengkak dan akan membuatnya infeksi !”bentaknya.

“Mwo? Ash, Terserahlah !! Ya! Angkat semua koperku !”teriakku sambil mulai masuk ke rumah itu.

“Mwo?? Heh, berani beraninya kau!”bentakknya.

“Ck, sebagai seorang ‘Pembantu’, sebaiknya kau menurutiku ! Aku kan tamu disini. Memangnya kau tidak takut kalau aku mengadu pada tuanmu dan akhirnya mereka memecatmu? Sebaiknya kau hati hati bicara padaku.”kataku sambil kembali berjalan.

“Heh, tampang sepertiku ini kau sebut pembantu?? Ck, seharusnya SMA Geosang mengeluarkanmu dari sekolah, kau ini selain bodoh ternyata juga BUTA!”teriaknya.

“BUTA???? Heh, kau yang buta !”omelku.

“Kyuhyunie, kenapa masih diluar?? Ayo cepat masuk! Kenalannya di dalam saja. Bantu eomma dan Appa menyiapkan kamar untuk mereka.”ucap seseorang dari arah monitor security.

Aku terdiam, sedikit shock dan…

Astaga! Ternyata dia, dia, dia anaknya Hae Ra ahjumma!!!

Ommo…

“Hm, tadinya aku ingin membantumu mengangkat koper. Kkeundae, sebaiknya lakukan saja sendiri! ”katanya sinis sambil berjalan duluan.

“YA!! YA!! Chakkanman!!”teriakku.

~~~~

“Ah, ini benar benar mengerikan!! Kenapa ini bisa terjadi??”kataku sambil terus mengangkat koper koper berat itu dan membawanya masuk ke rumah yang berjarak 300 meter dari jalan masuk.

“Sini biar aku bantu !”ucap seseorang sambil merebut koperku begitu saja.

“YA!”teriakku.

Dia membawa koper koperku masuk. Ah, apa apaan dia??

“Ah Kyunnie, gomawoo sudah mau membantu mengangkat kopernya.”puji Hae Ra ahjumma.

Cuih! Dia hanya mengangkatnya dari pintu masuk rumah sampai ke ruang tamu yang jaraknya hanya dua belas langkah. Sedangkan aku??? SIALAN !!

Namja itu menyeringai ke arahku lalu berlari masuk ke sebuah ruangan.

“OMMOOOOO!! WAE GEURAE???”teriaknya dari kamar, tak beberapa lama kemudian dia keluar.

“Kenapa kamar bermainku berwarna Pink begitu?? Bukankah tadi siang kau berkata akan mengecatnya dengan warna Hijau??”teriaknya.

“Aiigo, Kyunnie~ya, eomma kan sudah bilang kalau kau harus berbagi kamar untuk tamu kita ! eomma kira Yoo Seung memiliki anak laki laki juga, ternyata dua duanya yeoja.”
“Lalu, maksudmu??”Tanya Kyuhyun, wajahnya pucat.

“Kau pasti sudah mengerti, Sudahlah..”kata Hae Ra ahjumma sambil merangkul Kyuhyun masuk ke kamarnya.

“Eomma, apa maksud ahjumma tadi kita akan tidur di ruangan oppa itu?”Tanya Ah Seung.

“Molla!”jawab eomma.

~~~

Hah, akhirnya mereka menyuruhku tinggal di ruangan yang berada di dalam kamar Kyuhyun.

Sebenarnya tadi Kyuhyun sudah memutuskan agar Ah Seung saja yang tinggal disana, tapi tak tahu kenapa Hae Ra ahjumma malah memaksa agar aku yang tinggal disitu.

Dan beginilah…

Kenapa mereka tidak membuat kamar lagi saja? Atau menyuruhku tidur di kamar eomma mungkin?

“Heh! Dengan sangat sangat sangat sangat terpaksa aku mengijinkanmu tinggal di ruanganku. Tapi jangan pernah sekali kali kau mencoba menyentuh barang barangku atau apapun disini! Arasseo?”teriaknya.

“Ne..”jawabku

“Kau juga dilarang melakukan hal hal yang mengganggu! kau hanya harus diam di kamarmu, dan lakukan semua yang ‘Tidak menganggu’! Arasseo?”

“Ash, bisakah bicara dengan tingkat formalitas yang rendah?? Aku benar benar sulit untuk mencerna kata katamu!”omelku.

“Hah. Aku lupa kalau kau ‘Babo’ ! Mm, yang terpenting adalah, kau harus mengetuk pintu dulu sebelum masuk kamarku! Karena kita berbeda jenis, arasseo?”
“Mm? Ne.”

“Geurae! Kalau begitu, Kha!! Pergi ke ruanganmu!”teriaknya.

“O, ya! Ingat! jangan pernah memberitahu siapapun kalau kita tinggal satu rumah dan satu ruangan! Arrasseo ? Jika kau lakukan itu, MATI KAU!”ancamnya.

Akupun segera menuju sebuah pintu di dekat ranjangnya yang menghubungkan dengan kamarku.

Omona! Apa ini kamar?? Ah, indah sekali!!

~~~~~~~~~~~~

KYUHYUN POV.

“Eomma, Jangan TV!”teriak seseorang.

Ahh, menganggu sekali suara itu.

Ck, jam berapa sekarang??

Aku segera berjalan menuju kamar mandi dan membasuh mukaku.

Lalu melihat kearah jam dinding. Masih jam 6 pagi??
“Eomma, Eomma, hangus !”teriak seseorang lagi.

Aiigo, suara apa sih?? Kenapa ada orang yang berteriak berteriak sepagi ini??

Aku mulai mendekatkan telingaku ke pintu kamar Yeon Me.

“Kebakaran! Hangus!”raungnya.

Yeoja itu mengigau atau membaca mantra sih? Kenapa harus jam 6 pagi?

Setahuku orang mengigau itu selalu pada tengah tengah malam.

Bukan pagi pagi buta begini. Apa ada pengecualian untuk orang babo?

Ah,setahuku sama saja.

Aku kembali ke ranjangku, berusaha untuk memejamkan mataku kembali.

“Eomma!”teriak suara itu lagi.

Ash, aku segera mengambil segelas air dan masuk ke kamarnya.

Omona! Ranjangnya sudah hancur berantakan, tak tau karena apa.

Yeoja itu sudah berada di pojok ranjang dan nyaris jatuh.

Ck, dia itu sedang tidur atau sedang perang sih?

“bagaimana cara membangunkanya?”pikirku, mataku mulai mengarah ke gelas yang kubawa.

Dan setelah itu…….

“BYURRRR!”
~~~

Kami sedang berkumpul di meja makan sekarang, termasuk dengan eomma dan adik Yeon Me.

Yeon Me makan sambil terus menampakkan wajah menyebalkannya.

“Yeon Me, gwaenchana?”Tanya eomma padanya.

“Ne, gwaenchana ahjumma.”jawabnya sambil tersenyum dipaksakan.

“Kyuhyun~Ah, kalian kan satu sekolah, jadi ke sekolahnya bersama saja , ya??”kata eomma girang.

“MWO????”teriakku, hampir saja aku tersendak.

Berangkat sekolah bersama yeoja babo ??

Ah, dibayarpun aku tidak mau.

“Kkeundae eomma, hari ini aku tidak bawa mobil. Aku mau jalan kaki saja.”ucapku. .

“Tapi perginya bersama ya?”

“Mwo?? Ash, terserahlah.”kataku sambil menyelesaikan makanku dan beranjak keluar.
CHO YEON ME POV.

“Yeon me ! Cepat susul Kyuhyun!”perintah hae ra ahjumma.

“Mwo? Aku?”tanyaku

“Ne, Palli ! Palli !”lanjut Hae Ra ahjumma.

Akupun menurutinya dan segera keluar menyusul namja menyebalkan yang telah membuatku basah kuyup tadi pagi.

Ish, bukankah dia yang bilang sendiri kalau harus mengetuk pintu dulu sebelum masuk kamar orang?

Yang dia lakukan tadi pagi, apa ??

Bahkan dia sempat sempatnya menyiramku.

“Heh, Kyuhyun! Chankamman!”teriakku.

Kyuhyun tetap berjalan, lalu tiba tiba berhenti dan menoleh kebelakang.

“Kau mau apa, ha? Kenapa mengikutiku?”teriaknya.

“Ya! Seharusnya kau minta maaf karena telah menyiramku tadi pagi!”omelku.

“Eh, Jika kau tidak berisik dan tidak melakukan sesuatu, mana mungkin aku menyirammu.”jawabnya.

“Tapi sebaiknya jangan begitu. Kau kan bisa lakukan hal yang lebih baik.”

Dia kembali berbalik dan berjalan dengan cepat.

Arrgh, dia bahkan tidak menyebut kata ‘Maaf’ sama sekali.

Benar benar namja sialan !! Kenapa aku bisa ditakdirkan untuk tinggal serumah dengannya??

“Heh, Cho Kyuhyun~ssi !”teriakku.

“Waeyo ‘CHO YEON ME~SSI’ ?? Nona babo?”balasnya sambil memberi penekanan pada namaku.

“Mwo?? Nona Babo?”

“Ck, kau pasti sadar kan kalau kau babo? Kalau begitu sebaiknya tidak usah banyak komentar lagi.”ucapnya sambil terus berjalan.

Iih, Apa apaan sih dia itu??

Seenaknya mengataiku ‘Babo’.

Dia itu yang babo. Selain babo dia juga tak bermoral ! Urgh!

Setelah cukup lama kami berjalan. Dan tidak sampai sampai.. Ah, rasanya kakiku mau patah.

Kenapa jarak ke sekolah bisa sejauh ini??

“Heh, Cho Kyuhyun! Apa kita tidak bisa naik kendaraan? Ini terlalu jauh. Kakiku pegal.”rengekku.

“Siapa suruh kau mengikutiku?!”jawabnya sinis.

“Mwoeya?”

“Ya! Apakah ada satuhal yang kau ketahui ? Kenapa rasanya kau tidak pernah tahu satu hal pun? Apa kau benar benar se-Babo itu?”

“Ya! Kau bicara apa??”

“Heh, siapa yang menyuruhmu mengikutiku? Kau pikir aku akan ke sekolah?”bentaknya.

“Ma-maksud, mak-sudmu??”

“Kau ini naïf, babo, atau apa sih?”

“Ya! Memangnya kau mau kemana??”

“Aku harus ke game center untuk memperbaiki beberapa komponen di PSPku ! Dan aku yakin kau tidak mengerti kalimatku barusan kan? Ash. Arrasseo, sebaiknya aku mulai membiasakan diriku untuk berbicara layaknya orang babo. Ehm, sekarang, kalau kau mau sekolah, pergilah !”ucapnya sambil mempercepat langkahnya.

Aku melihat jam tanganku. Jam 7! Ommona, 15 menit lagi gerbang sekolah akan ditutup.

Aarrrhh, lalu kenapa dari tadi aku rela berjalan ribuan meter bersamanya??

Ah, kenapa aku bisa lupa kalau dia adalah murid nakal??

Aku terduduk lemas di trotoar sambil mengerang dan menangis.

Sialan dia itu ! apa dia tidak punya perasaan sedikitpun??

Dia tidak masalah bolos sekolah karena dia memang sudah pintar. Kkeundae, kalau aku??

Sudah babo, bolos sekolah. Ash, aku akan makin terlihat tidak berguna.

“Huaaa…. T__T!!”teriakku sambil menangis terisak. Kulihat samar samar Kyuhyun menghentikan langkahnya, berbalik melihatku, lalu segera berjalan ke arahku.

Apa yang akan dia lakukan sekarang?

Menendangku? Melempariku uang untuk membeli es krim atau balon?
atau apa?? T_T Rasanya aku benar benar terlihat menyedihkan sekarang.

“Ya! Kau menangis?”tanyanya.

Katanya dia itu pintar, kalau mataku sudah mengeluarkan air mata begini, apa masih bisa dibilang ‘Tertawa’??? BABO!!!

“Tega sekali kau, Cho Kyuhyun !! Shirreooo!!!”teriakku sambil merengek layaknya balita yang baru saja kehilangan mainannya.

Kyuhyun menarik paksa tanganku dan memaksaku berdiri, lalu menarikku ke arah bus dan akhirnya kami naik bus bersama.

~~~
KYUHYUN POV

“Hebat sekali untuk seorang Cho Kyuhyun bisa datang sepagi ini disekolah! Tepat 5 menit sebelum bel peringatan masuk sekolah ! Daebak! d^^b”puji Siwon.

“Jika tidak terjadi kecelakaan yang fatal di jalan, aku tidak akan bisa sampai disini sepagi ini !”jawabku sambil mulai mengeluarkan PSPku.

Ash. Ck, gara gara yeoja babo menyebalkan itu PSPku tidak jadi diperbaiki.

PSPku sayang, mianhae.
Cho Yeon Me POV.

“Yeon Me~Ya, kau berantakan sekali.”kata Sun Hye sambil membantuku merapikan seragamku.

“Ah, ini gara gara namja sialan itu!”jawabku.

“Namja? Sialan? Nugu?”
“Dia itu..

“O, ya! Ingat! jangan pernah memberitahu siapapun kalau kita tinggal satu rumah dan satu ruangan! Arrasseo ? Jika kau lakukan itu, MATI KAU!”

“Dia.. Dia..

“Kau pasti lupa namanya, geuraeyo?? Mm, arrasseo. Oh ya, bagaimana dengan Sungmin oppa?”potong Sun Hye.

“Aku sudah membuat suratnya. Hanya tinggal kuberikan padanya saja.”

“Kapan kau akan berikan?”

“Nanti.”

Aku berjalan ke arah koridor yang menghubungkan kelas F dengan kelas A,

Untuk kedua kalinya rasanya benar benar malu untuk menginjakkan kaki disana, meskipun pada dasarnya kami satu sekolah.

Aku terus berjalan sambil mengenggam erat suratku yang sudah mati matian kubuat.

Setelah sampai tepat di depan kelas A, aku meneliti, memastikan Sungmin oppa sedang ada di kelas,

Namun tiba tiba suratku direbut dengan kasar oleh seseorang.

“Kyuhyun!”teriakku sambil berusaha mengambil kembali suratku.

“Mwoeya?”Tanya Kyuhyun sambil menjauhkan surat itu dari jangkauannku.

“Ya! Kembalikan! Berikan padaku! Cho KYUHYUNNN!!!”teriakku. Ah, aku tidak boleh membiarkannya membaca surat itu! Anni! Anni!

“Ya! Cho Kyuhyun~ssi! Kembalikan!”kata seorang namja sambil merebut surat itu dari tangan Kyuhyun dan memberikannya padaku.

Kyuhyun terdiam. Aku juga, ommo! Kenapa jadi begini??

“Nona, ini milikmu?”ulang namja itu lagi, sambil menyodorkan surat itu padaku.

Aku masih terdiam, darahku benar benar mengalir deras.

Dan aku.. aku.. aku tidak bisa bergerak.

Ommo! Otokhajwo?

“Sungmin! Surat itu milikku! Ck, sampai kapan kau harus naïf? Seharusnya kau menerima kenyataan kalau aku memang namja tertampan disini. Jadi banyak yeoja yang menyukaiku. Sini, kembalikan!”bentak Kyuhyun.

Aish, percaya diri sekali namja itu?? Heh!!! Itu bukan untukmu, tau!

Sungmin oppa menyerahkan begitu saja suratku tadi pada kyuhyun namja sialan itu.

Aiigo, Oppa!! Itu bukan untuknya!! Tapi untukmu!!

~~

KYUHYUN POV.

Baru kali ini aku mengikuti perlajaran sekolah sampai usai, biasanya aku selalu pulang saat pertengahan jam belajar.

Oh ya! Surat bodoh itu!

“Ck, surat apa sih ini??”kataku sambil mulai membuka surat itu.

Dear Sungmin Oppa ^^

Oppa.. kenapa kau bisa sangat manis??

Hah.. dari pertamakali aku melihatmu aku benar benar merasakan rasa yang aneh.

Kurasa aku menyukaimu. Aku tahu aku memang bodoh,, kkeundae.. aku yakin kalau aku memang benar benar menyukaimu!

Oppa.. Chuahae!

Cho Yeon Me

“Jadi untuk Sungmin???? Wah, memalukkan!!”kataku sambil membuang surat itu sembarangan.

Ck, jadi yeoja itu selalu datang ke kelas A karena menyukai Sungmin?

Omoo, selain bodoh dan buta dia juga tidak normal.

Kenapa dia bisa menyukai pria dengan wajah cantik begitu??
CHO YEON ME POV.

Bodohnya aku.

Arghh, kenapa tadi tidak kurebut kembali saja suratnya??

Hwaaaa….. T__T

Kyuhyun!!! Kau benar benar menyebalkan! Surat itu sudah kubuat dengan susah payah, tau.

Berjuang hidup dan mati merangkai kata kata yang benar benar menguras otakku.

“Cih! Baru sehari tinggal dengannya hidupku sudah sengsara begini, bagaimana kalau seminggu atau sebulan? Selain babo aku juga bisa jadi tidak waras.”keluhku sambil mulai menangis.

Aahhhh… memalukkan sekali!!!!

“Ini.”kata seseorang tiba tiba sambil menyodorkan sepucuk surat padaku.

Ng? bukankah itu suratku?

“Su-su-su.. Sungmin.. Su-sungmin oppa?”

Sungmin oppa duduk di sebelahku sambil mengambil sesuatu dari saku seragamnya.

Ternyata sapu tangan! Lalu dia memberikan sapu tangan itu padaku.

“Waeyo?”tanyanya pelan.

Aku benar benar tidak bisa berkata apa apa. Ommona! Kenapa sedekat ini??
Ah, eomm. Aku mau pulang saja!

“Anni.”jawabku singkat

“Tadi kulihat Kyuhyun membuang surat ini ditaman, jadi aku memungutnya. Ah, dia memang tidak tahu diri. Apa dia pernah sekali berfikir untuk mengutamakan perasaan seseorang? Dia selalu mengacuhkan semua yeoja yang menyukainya. Menyiksa mereka dan menertawai mereka karena sudah menyukainya. Aku bingung dengan sikap buruknya itu , kenapa para yeoja masih saja menyukai dia?”komentarnya.

“Sungmin oppa, ng.. Sebenarnya.. sebenarnya..

“Mwo?”Tanya sungmin oppa.

“Sebenarnya surat itu untukmu.”kataku datar sambil menundukkan wajahku.

Ah, rasanya wajahku seperti terbakar. Benar benar malu hingga wajahku memerah dan memanas.

Sungmin oppa diam sebentar.

Lalu mulai membuka surat itu, dan membacanya.

Tak beberapa lama kemudian, dia tertawa kecil. Lalu menulis sesuatu di surat itu.

“Ini balasan dariku! Bacalah jika sudah sampai dirumah! Arrasseo?”ucapnya sambil tersenyum manis lalu mengerdipkan mata kanannya.

Dia pergi..

Surat dan sapu tangannya masih bersamaku.

“Benarkah barusaja dia membalas suratku didepanku? Ah, aku yakin pasti penolakan! Sebaiknya tidak usah kubaca dan kulupakan saja semuanya.”

~~~

“TOK ! TOK TOK!”aku mengetuk pintu kamar Kyuhyun,

Ash, kenapa kamarku harus berada di dalam kamar dia sih?
menyebalkan sekali!!

“Ash, buka saja pintunya !!”teriaknya dari dalam kamar,

Akupun membuka pintu menyebalkan itu.

Kyuhyun sedang berada di depan komputernya dengan banyak makanan ringan dan minuman soda di mejanya.

Selama ini aku belum pernah melihatnya belajar, apa memang dia tidak pernah belajar??

Tapi kenapa bisa sepintar itu??

“YA!!!”teriak Kyuhyun sambil mematikkan komputernya dan berbalik ke arahku.

Menatapku tajam lalu mengeluarkan seringainya..

“Jadi kau menyukai Sungmin?”tanyanya, sinis sekali nada bicaranya.

“Ne ! Wae?”

“Wah, percaya diri sekali, kau! Setauku si Sungmin Pinkyboy itu tidak suka yeoja sepertimu. Yang tidak cantik, tidak manis, tidak cute, tidak bisa bermain alat musik, aah.. intinya kau benar benar bukan tipenya!”

“Tahu apa kau tentang dia?”bentakku.

“Ck, aku tahu banyak tentang orang orang itu! sudahlah, kurasa lebih baik kau menyukai namja dari komunitasmu saja!”

“Maksudmu?”

“Komunitas babomu itu lah.”
“Ah, ternyata benar kata Sungmin oppa, kau itu benar benar namja yang tidak tahu diri. Kau pikir sesempurna apa dirimu? Ha? Kau tidak tampan, wajahmu bahkan banyak jerawatnya, kau juga tidak manis, tidak imut, tidak lucu sedikitpun, dan tentunya.. kau tidak BAIK !”teriakku

“Yang penting aku pintar! Dan asal kau tahu, aku benar benar benci yeoja BABO sepertimu! Jadi enyahlah dari hadapanku. Kau bisa membawa aura kebaboan di hidupku.”

“Ya! Kau pikir aku mau dan bahagia setengah mati tinggal denganmu? Bagiku itu bencana!! Asal kau tahu ya, sampai kapanpun, aku bersumpah, kalau aku tidak akan pernah menyukaimu atau mengagumimu. Karena kau itu benar benar menyedihkan, Cho Kyuhyun! NA SHIRREOOYO!”bentakku sambil segera masuk ke kamarku dan membanting pintu.

Aaaa, seenaknya saja dia berkata begitu.

Kata katanya tadi benar benar menyakitkan.

Ahh, Dasar Cho Kyuhyun SIALAN !!!!!! kenapa dia tidak pernah berhenti menyiksa batinku begini??

Ingat ya, sampai kapanpun, aku tidak AKAN PERNAH menyukaimu. Tidak akan pernah!!!!!!!!!

~~~~

Aku penasaran dengan balasan Sungmin oppa tadi.

Apa sebaiknya aku baca saja??

Ah, bagaimana kalau benar benar sebuah ‘Penolakan’??

Andwae !! T__T

Aku mulai mengambil suratku, membukanya perlahan, lalu membacanya

Kau Manis, aku sedikit tertarik padamu!

Kkeundae.. Buktikan kalau kau bisa masuk kelas A !

“Ng?? kenapa begini? Kenapa balasannya begini?? Kelas A?? aaah, Itu mustahil!! Mana mungkin aku bisa masuk kelas A??”teriakku.

Mungkin sungmin oppa memang tidak suka pada yeoja babo.

Hah, Yeon Me~ya, Jangan naif! Di dunia ini mana ada namja yang menyukai yeoja babo??

Pantas saja sungmin oppa berkata begitu, kau itu dari kelas F, kelas yang benar benar memalukan.

Aahh, -___-  ini benar benar penghinaan secara tersirat!

Huaah, otokhaeya?? Bagaimana caranya aku bisa masuk kelas A??

~~

“Kyuhyun~ssi.”kataku sambil berusaha membangunkan Kyuhyun

“Mwoeya??”Tanya Kyuhyun, matanya masih ditutup, sambil memeluk bantal bergambar ‘Batman’nya.

“Kyuhyun, ajari aku sebentar saja. Jebalyeo.”pintaku. Kyuhyun mulai membuka matanya lalu bangkit.

“Ajarkan apa?”tanyanya sadis.

Seandainya di rumah ini ada yang lebih pintar darimu, aku tidak akan perlu memohon mohon padamu seperti ini.

“Ajari aku beberapa pelajaran yang tidak kumengerti !”

“Mwo??? Kenapa tiba tiba kau memintaku mengajarimu?”
“Karena.. Karena.. Karena aku.. Aku ingin masuk kelas A!”jawabku sambil menunjukkan setumpuk buku pelajaran padanya.

“YA! KAU PIKIR AKU INI GURU PRIVATMU??? SEENAKNYA SAJA KAU MEMBANGUNKANKU MALAM MALAM BEGINI HANYA UNTUK MENGAJARI YEOJA BABO SEPERTIMU! HEH, HANYA SEBUAH KEAJAIBAN YANG BISA MEMBUATMU MASUK KELAS A!”bentaknya. Aish, sialan kau !!

seenaknya saja berkata seperti itu.

“Geurae??? Aku juga yakin akan begini jadinya. Ah,sudah! Aku tidak jadi!”kataku sambil mengangkat semua buku bukuku dan kembali ke kamar.

SUNGMIN POV

Yeoja itu benar benar mirip dia.

Mirip dengan orang yang pernah kusayangi beberapa tahun yang lalu.

Tawanya, tangisnya, dan wajahnya ketika kesal sangat mirip seperti orang yang pernah berada di hatiku itu.

Kurasa, sebaiknya mulai sekarang aku melupakan orang itu.

Aku harus membuka mataku untuk orang orang yang ada di dekatku.

Untuk apa aku terus menunggunya sedangkan dia tak kunjung datang padaku?

Aku sudah terlalu sering menyianyiakan orang orang di dekatku yang juga sangat menyayangiku.

Mulai hari ini, aku harus melupakannya! Ne, melupakannya.

Karena dia tidak pernah datang untukku.
CHO YEON ME POV.

“HWAAAAAAA !!!!!”teriak seseorang yang langsung membuat buku yang sedang kubaca terlempar sembarangan.

Ash, Kyuhyun! Ada apa dengannya?? Menyebalkan sekali dia itu.

“YA! Wae Geudae?”teriakku.

“I-itu.. I.. itu… Chogi.. Ch-chogi.”ucapnya gemetar sambil menunjuk kolong ranjangnya.

“Mwo?”Tanyaku.

“Ada monster!”bisiknya.

Mwo? Monster?

Ash, sebodoh bodohnya aku, aku tahu kalau monster itu hanya ada di film film, Cho Kyuhyun.

“Heh, kau ini mengejekku ? Benar benar masih tidak puas mengejekku , ya? Cih!”bentakku sambil berniat kembali ke kamarku.

“Ya, Jinjja !!”katanya, dia berjinjit dan berlari ke kamarku.

“YA !!! Kenapa kau ke kamarku?? Heh !! Keluar kau!”bentakku.

“HWAAA !!!! Monsternya !! Chogi !”teriakknya sambil menunjuk seekor…. Tikus???

Dia segera berlari dan bersembunyi di belakangku.

Ya! Apa dia tidak malu sembunyi dibelakang perempuan begini?

*sweatdroped* Ash, jadi ini yang dia sebut ‘Monster’ tadi?? -___-

Dia itu masih waras kan?

Ahh… Dasar Cho Kyuhyun, bisakah sekali saja kau bertindak normal?

“Ya! Tikus !! Kha!! Kha!!”ucapku sambil mengambil bukuku dan memukuli tikus yang tadinya ‘Tidak berdosa’ itu sebelum akhirnya menjadi ‘Berrdosa’ karena membuat acara belajarku menjadi terganggu.

Kyuhyun masih berada di kamarku.

Akhirnya tikus itu menemui ajalnya, dan aku segera membuangnya ke tong sampah.

“Ya! Tikus yang tadi kau sebut ‘Monster’ itu sudah kumusnahkan! Sudah cepat kembali ke kamarmu!”bentakku.

Kyuhyun berjalan dan menjadi sok cool kembali.

Aish, dia bahkan tidak berterimakasih padaku.

Ckckck… Setidaknya sekarang aku tahu kalau dia itu takut tikus.

Aiigo, namja sialan dan keji seperti dia takut hewan imut imut semacam tikus?

Ternyata dia benar benar abnormal !
****

Hari ini aku harus menemui Sungmin oppa!

Aku benar benar tidak bisa untuk masuk kelas A,

Apalagi dua bulan lagi kita akan lulus,

Dan ujian untuk kelas A itu sangat susah. Nanti kalau aku tidak lulus bagaimana?

“Oppa!”teriakku saat aku sudah berada di depan Sungmin oppa.

Aku harus berani berbicara seperti ini.

“Oppa mianhae. Aku, aku tidak bisa masuk ke kelas A ! Aku sudah mencobanya. Kkeundae, rasanya aku takut sekali.”kataku lirih,

Sebenarnya aku ingin sekali usaha untuk masuk kesitu,

Kkeundae, selain aku takut tidak lulus ujian akhir, aku juga takut dikucilkan disana.

Karena selama ini belum ada murid dari kelas F yang masuk ke kelas A, dan selamat hingga lulus.

“Hha! Aku yakin kau akan berkata begini.”katanya santai.

“Ng?”

“Ya! Aku tidak peduli kau dari kelas apa, dan kau itu pintar atau tidak !”

“Maksudmu? Kau tidak mempermasalahkan kalau aku dari kelas F?”

“Ne. Kau itu yeoja manis, baik, dan lugu. Aku tidak boleh menyianyiakanmu begitu saja.”ucapnya sambil tersenyum manis, dan menggaruk rambutnya yang mungkin tidak gatal.

Aiigo, dia manis sekali.

Chankkaman!  Apa barusaja dia menerimaku??

“Hari minggu datanglah ke taman belakang sekolah. Okay?”ucapnya.

“Lusa?”

“Ne.”katanya sambil melambaikan tangannya dan masuk ke kelasnya.
HUUAAAA…!!!

Apa dia mengajakku Kencan??? *__*

Ommo, apa yang terjadii?? Hah, aku merasa seperti sedang bermimpi,
KYUHYUN POV.

“Annyeong.”ucap seseorang ramah.

“Mwo?”tanyaku, aku tidak peduli apa aku kurang sopan atau bahkan tidak sopan.

“Apa kau kenal Lee Sungmin oppa?”tanyanya,

Untuk apa dia menanyakan Sungmin padaku?

Apa dia juga fansnya?
“Nuguya?”

“Na, Sunny imnida! Yeojacingunya sungmin oppa.”jawabnya.

MWOORAGO?

Yeo-ye, yeo—yeoja, Yeojacinguu???

“Yeojacingu? Kkeundae, Aku belum pernah melihatmu disekitar sini sebelumnya !”kataku.

“Ne, aku dari Amerika. Aku barusaja datang kesini untuk liburan, aku kehilangan alamat rumah Sungmin oppa. Yang kuingat hanya sekolahnya saja. Mm, apa kau kenal dia?”

“Anni ! Aku tidak kenal ! Jangan tanyakan aku tentang apapun disini. Kau bisa Tanya pada orang lain saja.”kataku kasar sambil segera pergi dari yeoja itu.

Yeojacingu Sungmin?

Kenapa aku baru tahu kalau Sungmin punya yeojacingu?

Jadi dia masih normal?

Ah, anni. Bukan ini masalahnya. Kkeundae, Yeon Me ?

Yeoja babo itu kan juga suka Sungmin, kalau dia tahu dia pasti bisa langsung bunuh diri.

Otaknya kan sempit, Jadi dia tidak akan berfikir panjang lagi.

CHO YEON ME POV.

“Seung~ah. Huaah, bahagianya aku.”kataku sambil memeluk dan membelai rambut Ah Seung yang panjang.

“Unni~ya, kau habis minum soju?”tanyanya.

“Anni~a! Eomma bisa menghabisiku jika aku minum alkohol begitu.”

“Keuraego ? waeyeo? Ah, arra. Kau pasti habis dapat nilai 5 ya?”

“Mwo? Anni ! Ini lebih dari itu.”

“Kkeundae, mwoeya?”tanyanya penasaran.

“Aku akan kencan dengan namja !”teriakku girang,

Ommo, apa aku terlalu senang hingga lupa kalau sekarang aku sedang berada di rumah orang?

Ah, untung saja hanya ada aku , Ah Seung dan Kyuhyun saja di rumah.

Bisa dibunuh aku jika eomma mendengarnya.

Eomma kan belum mengijinkan aku pacaran sebelum aku lulus SMA.

“Geurae?? Lalu apa bahagianya? Itu normal, unni.”ejeknya.

“Arasseo ! Ck, kau tahu, dia ini bukan namja biasa. Dia adalah pangeranku !”

“Semoga jika aku dewasa nanti aku tidak sekonyol kau ! Hm, kencan dengan namja saja sampai seperti ini. Apa itu artinya kau biasa kencan dengan yeoja?”

“Ah Seung !! kau ini menyebalkan sekali !! sebaiknya kau jauh jauh dari Kyuhyun sialan itu, kurasa makin lama sifatmu jadi semakin mirip dengannya. huh,”omelku sambil segera pergi ke kamarku.

Kyuhyun seperti biasa, dia duduk tenang di depan komputernya.

Bahkan dia tidak sadar kalau aku masuk tanpa mengetuk pintu.

Aku berjinjit menuju kamarku, kurasa jika dia menyadari aku masuk, dia akan marah karena tadi aku tidak mengetuk pintu dulu.

“HEH,”katanya yang membuatku terlonjak kaget.

Ash, dia ini.

Kenapa masih saja peka?

Aku berhenti berjalan, seperti biasa, dia menekan banyak tombol keyboardnya dan mematikan komputernya lalu berbalik dan menatapku.

“Sejauh mana hubunganmu dengan Sungmin?”tanyanya tiba tiba.

Ish.

Kenapa tiba tiba bertanya hal itu?

Apa dia ingin ikut campur urusan pribadiku?

“Waeyo? Kenapa kau bertanya tentang ini?”

“Sebaiknya kau menyerah saja.”sarannya. Ah, ini saran atau larangan sebenarnya?

“Kau bicara apa ? Jelas jelas Sungmin oppa barusaja menerimaku, dan kami akan kencan hari minggu ini !”kataku,

“Mworago? Kencan?”
“Ne!”jawabku mantap.

Hha. Kalah kau, Kyuhyun.

Huh, kau pikir Sungmin oppa akan menolakku?

Sudahlah, buka matamu lebar lebar ! Aku ini menarik, makanya Sungmin oppa tertarik padaku.

“Ckckck, dia itu benar benar namja pinkyboy. Sudah begitu, dia masih saja berani menyebutku tidak punya hati dan tidak punya perasaan! Jelas jelas dia yang begitu.”ucap Kyuhyun sambil segera keluar dari kamarnya.

Dia itu bicara apa sih?

Aku benar benar tidak mengerti. ==’

~~~

Akhirnya hari ini tiba juga.

Hah, kencan pertamaku dalam hidupku yang telah lama kutunggu tunggu akhirnya datang juga.

Pangeranku… aku benar benar tidak menyangka kalau aku bisa berkencan denganmu.

Huaaah !!

“YA! Odiga?”teriak seseorang yang langsung membuyarkan lamunanku.

“Mwo??”teriakku. ish, pasti dia iri padaku. Kuperhatikan, dia tidak pernah sama sekali terlihat sedang bersama yeoja ataupun sedang menyukai yeoja, dia hanya berkencan dengan mesin dan dengan mainanya. Benar benar seperti orang autis.

“Pergi kau!”teriaknya.

Mwoeya?? Tanpa dia bentak pun aku juga akan pergi.

Dia itu iri atau apa sih?? Dasar orang tidak waras!!!!

“Heh, kau iri? Kenapa membentakku begitu?”bentakku.
“YA! Kau tidak sadar kau berdiri di depan apa??? Kau menghalangi TVku babo!”teriaknya,

Aku berbalik ke belakang, oh astaga! ternyata karena ini.

Huaaa, betapa bodohnya aku mengira dia membentakku karena iri. -___-

“Mi-mian.”kataku sambil segera keluar dari kamar.

KYUHYUN POV.

“Ck, dia itu babo atau bagaimana sih? sudah tau Sungmin punya yeojacingu, kenapa dia masih saja berkencan dengannya ?”pikirku,

Yeoja babo itu pasti akan sakit hati lalu bunuh diri melihat hal itu.

Ah, aku tidak peduli! Lagipula bagus kan kalau dia tewas?
itu berarti hidupku tidak akan berantakan dan menyedihkan begini.

Tidak ada lagi yang mengatur ngaturku, tidak ada lagi orang yang mencari gara gara denganku,

Tidak ada lagi orang yang babo dan susah diajak bicara, dan tidak ada lagi orang yang membuatku pergi ke sekolah.

Kurasa begitu lebih baik.

Kkeundae,

Siapa yang nanti aku siksa??

Siapa yang aku katai ‘Babo’ lagi?

Lagipula hanya dia tumpuan keluarganya.

Meskipun dia babo, kkeundae..

~~~~

CHO YEON ME POV.

Aku berjalan dengan riang menuju halte bus yang berada tidak jauh dari tempatku berdiri sekarang.

Haah, ini benar benar seperti mim-

“YA!”Teriak seseorang. Dia mendorongku dan akupun terjatuh,

Lututku menatap trotoar dan tergores. Darah pun mengalir.

Auh, perih sekali ! aku menggigit ujung bibirku agar tidak menjerit kesakitan.

Ash, kenapa harus kecelakaan dihari sepenting ini???

“Babo! Temani aku memperbaiki PSPKu!”ucap orang yang tadi menabrakku.

Hyaa… O__O Kyuhyun!!!!!!!

Jadi kau dalangnya??

Ommo! Sudah menabrak, tidak minta maaf, malah memaksaku mengantarnya memperbaiki mainannya, lagi. Ah, Dia itu apa apaan sih???

“Kyuhyun, tega sekali kau.”kataku sambil berusaha berdiri.

“Aiigo, itu hanya luka kecil ! Kau tidak akan mati, tenang saja.”elaknya.

Ne, aku memang tidak akan mati. Tapi KAU yang akan mati kubunuh !

“Heh, kau itu membuat bajuku kotor. Padahal hari ini aku harus pergi menemui seseorang yang sangat penting. Kau mengacaukan semuanya !!! Cho Kyuhyun, kau itu benar benar IBLIS!”teriakku.

“Terserah kau mau mengataiku Setan, Pocong, Kuntilanak, Iblis, Tuyul atau apalah aku tidak peduli ! Yang penting, sekarang kau harus menemaniku memperbaiki PSPku. Kau kan yang membuatnya jadi tidak diperbaiki waktu itu? gara gara aku harus mengantarmu ke sekolah, PSPku tidak jadi diperbaiki.”
“Ya! Aku tidak memintamu mengantarku. Kau kan yang tiba tiba menarikku dan mengantarku naik bus?”

“Tapi kau menangis seperti anak bayi saat itu. Jika aku membiarkanmu, orang orang bisa salah paham padaku dan mengira aku yang membuatmu menangis. Sudahlah, pokoknya temani aku memperbaiki PSP ini !”

“Memangnya kau tidak berani sendiri? Takut tikus, uh?”

“Mwoeya? Anni! Aku hanya minta pertanggung jawabanmu!”

“Mwo?”

“Sudah, jangan banyak bicara !”bentaknya sambil menarik tanganku naik ke bus.

“Ya! Kyuhyun! Kau mau mati , hah???”teriakku sambil berusaha melepaskan tangannya.

Namun naas, busnya sudah berjalan. Dan aku terjebak di dalam, bersama kyuhyun tentunya.

KYUHYUUUUUNNNNNNN, KAU MENGHANCURKAN FIRST DATE~KU !!!!!!!!!!!!!!!

~~~~~~~

SUNGMIN POV.

“kenapa jam segini dia belum datang??”kataku sambil kembali melihat jam tanganku.

Apa dia tidak akan datang?

Apa hal yang waktu itu aku alami terulang lagi?
Ah anni. Mungkin sebentar lagi dia akan datang.

Yeon Me gadis baik, mana mungkin dia tega membiarkanku menunggu sendirian disini.

“Oppa !”teriak seseorang.

“Yeon…

Aku terkejut saat melihat seorang yeoja yang sedang berjalan ke arahku.

Seorang yeoja yang wajahnya sudah tidak asing lagi bagiku.

Yeoja yang selama ini kutunggu tunggu.

Bertahun tahun kutunggu.

Bahkan lebih lama dari menunggu yeon me hari ini.

“Sunny?”ucapku, akhirnya nama itu keluar dari mulutku lagi. Kupikir aku sudah benar benar melupakan namanya.

“Oppa !”katanya sambil berlari ke arahku dan memelukku erat. Seakan akan dia tidak akan pernah melepaskanku lagi.

“Kau datang kembali?”Tanyaku pelan.

“Ne. Aku sudah bilang kan? Aku pasti datang. Aku pasti datang untukmu ! Apa kau masih menungguku?”tanyanya, dia masih memelukku erat.

“Lalu kenapa kau datang sekarang?”tanyaku.

Sunny mulai melepaskan pelukannya.

“Maksudmu?”tanyanya.

“Kenapa kau datang sekarang, disaat aku sudah mulai membiarkanmu pergi ?”teriakku.

Dia hanya diam, menatapku dengan pandangan berkaca kaca.

“Aku sudah seperti orang bodoh menunggumu. Berharap tiba tiba kau datang dan memelukku dari belakang. aku benar benar sudah seperti orang gila setiap aku pergi dan aku melihat orang yang mirip denganmu lalu ternyata itu bukan kau ! Kau tau betapa bodohnya aku selama ini? Kau Tahu seberapa lama aku menunggumu?? Kau tahu seberapa lama aku berusaha untuk mempertahankanmu dihatiku ?”

“Oppa, mianhae.”ucap sunny sambil kembali memelukku, dia menangis didadaku.

“Sekarang disaat aku mulai melepasmu karena aku yakin kau tidak akan pernah datang padaku kau malah kembali.”

“Oppa, apa kau masih menyayangiku? Berilah aku kesempatan sekali lagi.”

“Jujur, aku masih sangat sangat menyayangimu. Kkeundae, aku tidak bisa. Aku tidak bisa membiarkanmu kembali ke hatiku. Aku sudah jatuh cinta pada yeoja lain.”ucapku sambil melepaskan pelukkannya lalu beranjak pergi.

“Oppa! Aku janji aku tidak akan pergi lagi! Oppa mianhae. Jeongmal mianhae! Oppa, aku tidak bisa hidup tanpamu! aku benar benar sadar kalau salama ini aku kehilanganmu. Hidupku sepi, seperti sesuatu telah hilang dari hidupku. Oppa kembalilah, oppaaaa… oppa!!!!!”teriak sunny sambil menangis mengerang dan terduduk di tanah.

~~~

CHO YEON ME POV.

Kyuhyun !! kau tega sekali padaku T___T

Sungmin oppa pasti sudah membenciku karena membiarkannya menunggu terlalu lama.

Ah, sialan kau Kyuhyun !! Kenapa Eommamu yang berhati malaikat dan Appamu yang bijaksana dan baik hati itu memiliki anak berandal, tidak karuan, dan JAHAT sepertimu ??

Apa kau dipungut? Huaa, jahatnya dirimuuu.

“Heh, Kkajja ! si Sungmin itu pasti sudah menunggumu.”ajaknya sambil mengelus elus PSPnya yang barusaja diperbaiki. Padahal PSP itu dia yang merusaknya, kkeundae, kenapa harus aku yang membayar biaya perbaikannya?? T__T kenapa nasibku bisa semalang ini??

“Heh, dia pasti sudah tidur di rumahnya! Kau tidak lihat sekarang sudah jam berapa?? Aku janjian dengannya jam 4, sekarang sudah jam 9 ! mana ada orang yang rela menunggu seseorang hingga 5 jam?”

“Katamu dia baik, kalau dia sudah pergi padahal baru menunggu 5 jam itu namanya bukan namja baik baik. Bahkan bisa dikatakan lebih buruk dariku.”
“Cih! Beraninya kau menyamainya denganmu. Nenek nenek buta saja bisa tahu siapa yang lebih baik!”

“Sia sia bicara dengan yeoja babo sepertimu! Jelas saja nenek itu memilih Sungmin, dia kan buta.  Jadi dia tidak tahu yang mana yang sebenarnya baik.”
“Begitu, ya??”
“BABO!”bentaknya sambil mengetuk dahiku.

YA!! Kyuhyun……..!!!!!

*****

“Sungmin oppa!”teriakku

“Yeon Me !”katanya sambil berjalan ke arahku.

“Mi-mianhae. Kemarin aku tiba tiba ada acara mendadak. Jadi tidak bisa menemuimu.

Aku juga minta maaf karena aku tidak sempat memberitahumu kalau aku tidak bisa datang.

Kau pasti sudah terlalu lama menungguku, kan?”

“Anni. Gwaenchana! Lagipula kemarin juga aku tiba tiba ada urusan, jadi tidak terlalu lama menunggu dan langsung pulang.”
“Geurae?? Mm, aku benar benar menyesal telah membuatmu lama menunggu.”

“Ne, gwaenchana! Mm, maukah nanti sore kita bertemu lagi?”tanyanya

“Nanti sore?”

“Ne.”
“Ne, arra ! Aku pasti datang kali ini!”kataku semangat.
~~~
Hari ini siapapun tidak ada yang boleh mengacaukan kencanku.

Baik itu Kyuhyun, ataupun, siapapun!

Kyuhyun, kau sudah membuatku seperti orang bodoh kemarin, bahkan sempat sempatnya kau melukai lututku. Kau Benar benar namja sialan ! urrghhh !

Untung kyuhyun sedang tidak ada di rumah sekarang,

Syukurlah, aku harap di jalan nanti aku tidak bertemu denganya.

Ne, jangan sampai!

Aku sudah mendekati halte bus sekarang,

Dengan sigap aku menoleh ke kanan , ke kiri dan kebelakang,

Memastikan kalau kyuhyun tidak mengikutiku.

“AMAN!”ucapku girang sambil segera naik ke dalam bus.
SUNGMIN POV.

“Hari ini aku harus mengatakan perasaanku pada Yeon Me. Dan bersamaan dengan itu aku akan meminta Sunny datang dan mengenalkan Sunny pada Yeon Me.”ucapku sambil segera turun dari mobilku dan berjalan menuju taman belakang sekolah.

Taman yang menyimpan banyak kenangan.

Kenangan indahku dengan Sunny.

Sesampainya tepat di depan kursi taman, aku melihat seorang yeoja.

Yang duduk dengan lesu disana.

Wajahnya tertunduk.

Bajunya berantakan, dan rambutnya acak acakan.

“Annyeonghassimnika.”ucapku,

Yeoja itu mulai menyibakkan rambutnya dan menatapku dingin.

“Sunny!”mekikku.

“Oppa, aku yakin kau akan datang” ucapnya.

“Ka-kau sejak kapan kau disini ?”tanyaku.

Wajah Sunny benar benar pucat dan kusut.

Apa yang terjadi?
“Sejak kemarin. Aku tidak pulang dan berjanji untuk terus disini hingga kau datang. Dan ternyata hari ini kau datang.”katanya pelan, suaranya parau.

“Sunny,kenapa kau lakukan ini?”tanyaku.

“Aku akan lakukan apapun agar kau bisa kembali padaku. Aku yakin kau masih menyayangiku. Dan aku juga yakin kalau kau tidak akan pernah membiarkanku sakit.”
“Sunny kau gila? Aku sudah bilang, aku tidak bisa kembali padamu. Aku memang masih menyayangimu, bahkan aku juga tidak yakin aku bisa melupakanmu. Kkeundae, aku benar benar tidak bisa kembali padamu!”

“Oppa! Ayo kita mulai semuanya dari awal. Aku ingin sekali memperbaiki semuanya dan mengulangnya dari awal. Oppa, kembali padaku. Jebal..”
“Sunny, mianhae.”
“Oppa! Aku tidak bisa hidup tanpamu ! Apa kau rela melihatku menderita dan kemudian mati?”tanyanya.

“Sunny, aku..

~CUP~ tiba tiba saja sunny mengecup bibirku pelan..
CHO YEON ME POV.

“Oppa !”kataku pelan.

Dua orang di depanku sekarang mulai menyadari keberadaanku,

“Yeon Me ?”kata sungmin oppa pelan.

“Aku, Aku minta maaf telah mengganggu. Permisi.”kataku datar sambil segera pergi dari situ.

Aku berlari menjauhi mereka.

Sungmin oppa sempat meneriakiku, lalu berniat mengejarku. Kkeundae,

gadis yang bersamanya tadi mencegahnya.

Aku menangis sekencang kencangnya sambil terus berlari.

Kenapa aku harus melihatnya?

Kenapa aku harus mengalami ini disaat pertama kali aku merasakan kencan pertamaku??

Kenapa harus aku ?

Tiba tiba saja hujan turun dan mengguyur seluruh tubuhku.

Air mataku bercampur dengan air hujan.

Aku tidak peduli lagi tubuhku basah.

Aku tidak peduli lagi aku akan sakit karena kehujanan.

Yang sekarang sakit adalah hatiku, bukan tubuhku.

Sekalipun lututku perih karena lukanya terkena air hujan, tapi dadaku lebih perih.

Aku berteduh di dalam box telpon umum.

Aku berjongkok sambil memeluk lututku.

Rasanya dingin sekali.

Aku benar benar merasa kedinginan sekarang, bukan hanya badanku, tapi hatiku juga.

Aku tidak punya siapa siapa yang bisa kuhubungi.

Aku mulai membuka handphoneku.

1 NEW MESSAGE FROM EVIL~KYU

5 MISSED CALL FROM EVIL~KYU

1 VOICE MESSAGE FROM EVIL~KYU

1 E-MAIL FROM EVIL~KYU

Kyuhyun?? Jadi dari tadi dia menghubungiku?

1 NEW MESSAGE FROM EVIL~KYU

YA! ODIGAYO??

  BABO! Kau Ini Punya handphone tidak dipergunakan, hah?

Sekalian buang saja Handphonemu!!!

Mwoeya?? Dia itu bicara apa??

1 VOICE MESSAGE FROM EVIL~KYU

  HEH !! YEON ME !!! ODIGA ???

Jangan coba coba datang kencan dengan Namja Pinky itu !

Aku sudah memperingatkanmu, kalau kau tetap bersikeras, terserahlah..

Hanya satu pesanku, jika kau melihat sesuatu dan patah hati, Jangan pernah menyalahkanku. Karena aku sudah memperingatkanmu !

Dan tariklah kata katamu yang menyebutku namja ‘SIALAN’  !

Karena kurasa si pinky itu yang lebih pantas disebut namja ‘SIALAN’

1 E-MAIL FROM EVIL~KYU

INI YANG TERAKHIR !!!
BERITAHU AKU KAU DIMANA SEKARANG !!!!!!!!

Kyuhyun?

Jadi dia sudah tahu semua ini?

jadi itu mengapa kemarin dia berusaha mengajakku pergi dengannya agar aku tidak bertemu Sungmin oppa dan menjadi seperti sekarang?

Ternyata aku memang babo.

Aku benar benar babo.

Aku mengambil handphoneku kembali.

Menekan tombol tombol di handphoneku dan menelpon.

“Yeobosseyo?”teriak orang di seberang.

“Aku di box telpon sekarang.”jawabku singkat sambil mematikan handphoneku.

Aku tidak ingin dia mendengar suara tangisanku ditelpon.

Tak beberapa kemudian.

Aku melihat namja dari kejauhan yang sedang menuju ke arahku, dia membawa payung dan memakai cardigan biru.

Aku masih tetap diposisiku, sambil terus menangis terisak.

Kyuhyun sudah berada tepat di depanku sekarang, hujan masih deras, dan dia memegang erat payungnya sambil menyandar di kaca box telpon diluar.

“Kau datang?”tanyaku , napasku tersenggal senggal gara gara habis menangis.

“Ne, tentu saja.”jawabnya.

“Gomawo.”kataku lemas.

Dia berbalik ke belakang, lalu ikut berjongkok dan mengetuk kaca yang berada tepat di depan dahiku.

“BA-BO!”ejanya.

“Berani sekali kau mengataiku babo disaat seperti ini? Kau ini benar benar tidak punya hati ya?”omelku

“Lebih baik tidak punya hati atau tidak punya perasaan?”tanyanya

“Lebih baik tidak punya perasaan.”

“Ck, kau itu, sudah disakiti seperti itu masih saja membela dia! lebih baik tidak punya hati tau,

Karena hati itu fungsinya untuk memompa darah keseluruh tubuh. Tiddak punya hati tidak akan menyakiti orang. Tapi kalau tidak punya perasaan, maka akan selalu menyakiti orang. Karena dia tidak akan pernah peduli pada perasaan orang lain. Ah sudahlah, kau pasti tidak mengerti ucapanku ini kan?”ucapnya.

“Arrasseo..”
“Hh, biarpun berkata ‘Arasseo’ tetap saja di dalam hatimu kau berkata ‘Sungmin adalah orang paling baik’”
“Lalu kau mau aku berkata apa ??”
“Aku hanya ingin kau mengubah pemikiranmu tentang aku ! Karena asal kau tahu, aku bukan seseorang yang keji ataupun jahat seperti yang pernah Sungmin bilang padamu.”

“…”

“Aku masih punya perasaan!”

“…”

“YA! Bisakah kau mengatakan sesuatu??? Kenapa diam saja?”

“Kyuhyun mianhae.”kataku pelan, aku kembali menangis.

“Kau itu, kenapa dia di panggil ‘Oppa’ tapi kau seenaknya saja memanggilku ‘Kyuhyun’ ?! dasar pilih kasih! Kau benar benar tidak sopan!”

“Mwoeya?? ‘Oppa’ ?? kenapa aku harus memanggilmu begitu??”

“Adikmu saja memanggilku ‘Kyu~Oppa’, kenapa kau tidak?”

“Shirreo!!”

“Aish,, kau dengan mudahnya memanggil Sungmin dengan sebutan ‘Oppa’. kkeundae, denganku, kau seenaknya memanggil ‘Kyuhyun’!”omelnya, dia mulai mendekati pintu box telponku dan masuk.

“YA! Mau apa kau??”tanyaku.

Dia melepas cardigannya dan memakaikannya padaku. *so sweet*

Ah, ini kebesaran! Dasar babo!

“YA! Kkajja !! apa kau mau selamanya disini? Kau bisa sakit kalau tidak cepat berganti pakaian.”katanya pelan.

Aku tidak menyangka seorang Cho Kyuhyun bisa mengatakan hal ini.

Apa ada malaikat yang merasukinya??

Dia membantuku berdiri.

“Ommo, apa itu akibat aku mendorongmu kemarin?”tanyanya sambil menunjuk luka di lututku.

“NE!”jawabku.

“Ck, ya sudah. Ayo biar aku gendong.”katanya sambil segera merunduk, agar aku bisa naik ke punggungnya.

“Ya! Kau apa apaan?”tanyaku.

“Sudahlah, kau ini. Aku hanya akan menawarimu sekali ini.”omelnya.

Mwo? Kenapa dia malah marah marah begini??

YA!!! Mana ada orang menawari bantuan dengan memaksa begini.

“Ne, arrasseo.”ucapku pasrah sambil segera naik ke punggungnya.

“Pegang payungnya ! Payungi aku !”perintahnya.

“Ne.”kataku datar sambil memegang payungnya dan mengarahkannya ke atas kepalanya.

Tiba tiba, aku melihat sesuatu.. kecil.. imut..

Ommo.. itu kan…

“YA!!! TIKUSSS !!”Teriak kyuhyun sambil melompat keluar dari box telpon, dan membiarkanku terjatuh dengan sangat mengenaskan.

KYUHYUN………….!!!!!

Kenapa kau tetap saja menyebalkan beginiiii?????

Aku segera mengambil payung Kyuhyun dan memukul tikus sialan itu dengan penuh emosi.

Hiyaaaat… tidak akan ku biarkan tikus bodoh ini hidup!!!

Kau sudah membuat pantatku memar !!!!!

~~

“Mianhae.”kata kyuhyun sambil terus berjalan. Baru kali ini aku mendengarnya berkata ‘Maaf’.

Dan pada akhirnya dia tetap menggendongku.

Dia berhutang budi padaku karena aku telah menyelamatkannya dari tikus tadi.

“Kyuhyun?”kataku pelan, sebenarnya agak sebal juga mengatakan ini. Kkeundae,

“Mwo?”bentaknya.

“Kyuhyun oppa, gomawo.”kataku pelan,

Sekalipun ini terpaksa, aku senang mengatakannnya…

To Be Continued…. On After Stories!

THANKS FOR READING !! GOMAWO, GOMAWO, GOMAWO!!!

BTW, Kepanjangan yah ??

Mm.. mian deh, xP

Jangan lupa comment yah ?? hargai karya saya !

Sebutir Komentar anda, merupakan nyawa bagi saya *lebbay*

MIAN KALO ADA KESAMAAN LATAR,ALUR,TEMPAT,TOKOH,dan lain lain.

Itu semua murni KEBETULAN, dan bukan PLAGIAT ! terima kasih..

NB: Untuk beberapa waktu kedepan, saya akan buat After Story~nya…

Sabar ya…  *PLAAAK* #siapa juga yang nunggu#

Originally By : Meygh

75 thoughts on “[Freelance] From Hate to Love

  1. annyeong.. aku reader’s bru,, mianhe br bs koment skr pdhl dah sering bca ff dr sni. hehe :)

    smw crita ttg kyu oppa aku sukaaaa.. hahaha..
    D.A.E.B.A.K!!

    dtggu afstor’a ya thor.. ^_^

  2. OMO….kereeeen cingu…!!!
    :D …. Suka bgt ma ni ff….lanjuuut lanjuuuutt…#teriak teriak smbil meluk author……

  3. wah akhirnya tamat bacanya *mata udah cape
    bagus looooo. yaah, sebenernya sih udah agar rada cukup lumayan sering baca yang alurnya gini (maaf sedikit kritik) tapi tetap tidak bosan. heheehe
    the point is, this ff is good ^^

  4. Dunno what 2 say…

    D.A.E.B.A.K…

    y, meskipun bnyak yg inti critana kek gni..
    Tapi tetep fresh, different…
    Keren lah…
    Keep writting…
    n_n

Comment please? ( ื▿ ืʃƪ)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s