[Freelance] No Other [part 1/2]

Author  : Kirana Park

Genre   : Romance (?)

Rating  : PG 15

Main Cast : Cho Kyuhyun, Park Kyo Ra ( can be replace as U )

Support Cast : Lee Donghae, Kim Heechul

Ps:

Assalamualaikum, annyeong ^^

Ini ff ketigaku yg di publish di wonder ff. buat adminnya makasih udah mau publish ff gaje-ku lagi hehe. Oya ini ff udah pernah aku publish di ffindo sama blog-ku www.kyukirana.wordpress.com

———— Happy Reading ————

      Entah apa yang membuatku betah mempertahankan statusku sebagai pacar seorang Cho Kyuhyun. Sudah dua tahun kuhabiskan hari-hariku bersamanya. Pengalaman yang menyenangkan dan perasaan bahagia memang pernah kurasakan bersamanya. Tapi rasa cintaku seakan memudar dan aku sudah tak merasa nyaman lagi dengannya akhir-akhir ini.

Putus? Kata yang ingin kukatakan. Namun sulit. Dua tahun waktu yang relative lama dan kenangan yang indah yang pernah kurakit bersama Kyuhyun membuatku bertahan menjadi pacarnya.

“Kyo Ra… Kyuhyun sudah menunggumu sejak tadi.” panggil Heechul oppa dari lantai bawah.

“Ne oppa, aku turun.” jawabku lesu.

Minggu pagi ini Kyuhyun mengajakku berkeliling kota SEOUL. Meski aku terlihat lesu hari itu, aku berusaha menutupi itu semua dengan memasang tampang ceria. Walaupun terkesan memaksa.

“Mianhae oppa membuatmu menunggu. Ayo berangkat.” Ajakku sambil menarik tangannya.  Kyuhyun oppa hanya tersenyum.

Hari itu bisa dikatakan menyenangkan bagi Kyuhyun oppa. Berjalan-jalan, nonton bersama, makan ice cream bersama. Tetapi biasa saja bagiku. Mungkin karena itu hal yang sudah biasa kulakukan jika berkencan dengannya.

BUGH~ Kurebahkan tubuhku di atas kasur empukku.

“Akhirnya aku sampai di rumah setelah seharianku bersamanya.” kataku pelan.

Mataku tertuju pada sebuah poster di dekat jendela kamarku. Kuberjalan mendekati poster itu dan kupandangi dalam-dalam poster itu. Tampan dan berbakat. Hanya dua kata itu yang selalu kuucapkan jika kumelihat poster itu. Melihatnya walau hanya di video, foto, ataupun hanya di internet membuatku merasa senang. Bahkan lebih senang jika dibandingkan dengan kencan bersama Kyuhyun.

Malam ini setelah kuselesaikan tugas-tugas kuliahku, aku browsing sebentar tentang Lee Donghae, dancer idolaku sejak SMA dulu.

“Ah, dia akan menggelar konser dua minggu lagi, Tetapi kenapa hanya 500 tiket yang akan dijual?” gumamku heran.

Kuambil handphone di meja kecilku dan segera ku sms Hyun Ra, sahabatku sejak SMA untuk memberi tahunya. Karena yang ada di konser itu tidak hanya Donghae tetapi juga Eun Hyuk, Shindong, dan Leeteuk.

Receiver: Hyun Ra

Hyun Ra, Lee Donghae akan menggelar konser dua minggu lagi. Idolamu, Eun Hyuk juga pasti ada lho. ^____^

Sent:

22:16:08

Ddeerrrt…  ddeerrrt… ddeerrrt… Getar handphone-ku mengagetkanku, mungkin balasan sms dari Hyun Ra.

Sender : Evil Kyu

Malam chagiya, met bobo ya! Have a nice dream… ^___^

Sent :

22:17:55

“Hyaa~ malah Kyuhyun oppa, aku kira Hyun Ra.” kataku sebal lalu meletakkan handphone-ku di atas meja tanpa membalas sms itu.

22.30 pm. Tak ada balasan dari Hyun Ra. Mungkin dia sudah tidur, pikirku. Kumatikan lap top-ku dan segera tidur.

***

      “Kyo Ra… Bangun!!! Kau ini mau kuliah tidak???” kata Heechul oppa sambil mengetuk-ngetuk pintu kamarku.

“Ne oppa, aku bangun.”

Bergegas aku mandi lalu menyusul Heechul oppa sarapan di lantai bawah. Aku memang tinggal berdua saja dengan Heechul oppa, karena appa sedang ada tugas di Canada dan eomma harus menemaninya sejak lima tahun lalu.

“Emmm, sepertinya enak oppa.”

“Coba saja.”

Tttiiinnn… tttiiinnn…

Di tengah aku sedang asyik melahap sarapan buatan Heechul oppa, suara klakson mobil mengagetkanku. Siapa lagi kalau bukan suara klakson mobil milik Kyuhyun. Seperti biasa dia selalu menjemputku untuk pergi ke kampus bersama karena aku dan dia satu kampus dan satu jurusan. Kami sama-sama mengambil jurusan kedokteran.

“Oppa aku pergi dulu ya…” kataku sambil meninggalkan Heechul oppa yang masih melahap makanan.

“Hmm, hati-hati.”

***

      “Kau kenapa tak membalas sms ku tadi malam?” tanya Kyuhyun oppa memulai pembicaraan di mobil.

“Hehe… mianhae oppa, aku sudah tidur.” jawabku bohong.

Sesampai di kampus aku langsung menghampiri Hyun Ra. Aku cari dia di sekeliling kampus tetapi ku tak menemukannya. Mataku tertuju kepada sekerumunan orang yang ada di depan papan pengumuman. Aku berjalan menuju ke tempat itu karena siapa tahu Hyun Ra ada di sana.

Aku menelusup di antara kerumunan mahasiswa-mahasiswa lain karena aku juga ingin tahu apa yang ada di papan itu. Lomba dance se-SEOUL.

“Hyaa~ ternyata hanya itu. Tak berminat.” kataku seraya meninggalkan papan pengumuman itu.

“Kyo Ra…” panggil Hyun Ra dari arah papan pengumuman.

“Mian, tak membalas sms mu tadi malam. Handphone aku charge. Sebenarnya aku sudah tahu dan aku ingin memberi tahumu sebelum kau sms aku, tapi karena batre handphone yang keburu habis, aku tidak jadi sms kamu.” terang Hyun Ra.

“Oh, apa kamu mau menemani aku menonton konser itu?”

“Pasti. Aku tadi sudah memesan dua tiket. Satu buat aku dan satunya lagi buat kamu.”

“Gomawo Hyun Ra.” ucapku sambil memeluk Hyun Ra.

Saat aku tengah mengobrol dengan Hyun Ra, Kyuhyun menyambung pembicaraan kami.

“Oh benarkah?” tanyanya menyahut pembicaraan.

Huff dia lagi. Bisakah aku tak melihat wajahnya dan berbicara kepadanya untuk satu hari saja? Jujur aku semakin bosan. Bosan dengan tingkahnya, bosan memandang wajahnya yang seperti genderuwo, dan bosan melihat warna rambutnya yang aneh seperti gulali itu.

“Ada apa oppa?” tanyaku sambil memasang senyum paksa.

“Chagiya, pulang kuliah kencan yuk?”

“Mianhae oppa, aku mau ada praktek bareng Hyun Ra?”

“Praktek? Praktek ap….” cetus Hyun Ra menggantungkan perkataannya karena ia melihat kerlingan mataku dan ia pun mengerti maksudku.

“Oh, baiklah.” balas Kyuhyun seraya meninggalkanku.

Pulang kuliah, aku dan Hyun Ra tidak sedang praktek di rumah sakit. Aku tadi hanya berpura-pura karena aku memang benar-benar sedang malas dengannya. Aku dan Hyun Ra hanya mengobrol di kamarku.

“Kyo Ra, aku bingung denganmu. Kenapa sikapmu akhir-akhir ini beda terhadap Kyuhyun?”

“Beda bagaimana?”

“Kyo Ra, sudahlah jujur saja. Aku kan sahabatmu. Aku tahu kamu selalu mengelak kan kalau Kyuhyun mengajakmu berkencan?

“Ya, memang aku sedang malas berkencan dengannya.”

“Tapi kenapa? Ingatkah perjuanganmu dulu mendapatkan cintanya semasa SMA?”

*flashback*

Juni 2007

At Shinwa High School

“Aaaa…” teriakku.

“Kyo Ra, kau ini kenapa? Sifatmu jelas-jelas menunjukkan ke dia kalau kamu menyukainya.” terang Hyun Ra

“Tapi aku nervous kalau dia lewat.” balasku sambil menarik tangan Hyun Ra menaiki tangga.

Cho Kyuhyun seorang cowok yang sangat terkenal di sekolahku. Bukan karena dia seorang artis atau anak pejabat negara, namun kepintaran dan ketampanannya.

“Hyun Ra-ssi aku punya rencana.”

“Apa? Pasti tentang Kyuhyun kan?” tebak Hyun Ra.

“Pastinya. Aku mau ngerjain dia. Haha… Tunggu aja besok.”

Malam ini aku menjalankan misi. Meskipun tergolong misi yang sudah pasaran namun aku tetap akan menjalankannya. Ya, aku akan berpura-pura mengirim sms nyasar.

Receiver: 083288111095

Hyun Ra, tugas matematika kita gimana?

Sent:

21:03:45

5 menit kemudian, tak ada balasan dari Kyuhyun. Sampai pada akhirnya aku ketiduran karena kelamaan menunggu balasan darinya.

Ddeerrrt…  ddeerrrt… ddeerrrt… Aku yang masih setengah tidur mengambil handphone-ku dan membuka sms itu.

Sender: 083288111095

Maaf, kamu salah orang. Ini bukan nomornya Hyun Ra.

Sent:

21:30:26

“Aaaaaaa sms-ku dibalas…” jeritku kegirangan.

Receiver: 083288111095

Hyaa~ Maaf. Kamu siapa ya?

Sent:

21:31:01

Sender: 083288111095

Aku Kyuhyun anak Shinwa High School. Kelas XI.

Sent:

21:33:49

Receiver: 083288111095

Oh. Kenalkan aku Eun Ra. Anak Daebok High School, kelas XI juga.

Sent:

21:34:00

5 menit,

10 menit,

15 menit,

20 menit,

25 menit,

30 menit,

“Aissh dia tidak membalas. Sudah tidur kali ya?” kataku sambil menarik selimut dan tidur.

***

      “Kyo Ra, kamu punya rencana apa tentang Kyuhyun?” tanya Hyun Ra saat di kantin sekolah.

“Haha tadi malam aku kerjain tu si Kyuhyun.” jawabku penuh kemenangan.

“Iya apa?”

“Aku pura-pura salah kirim sms terus aku nyamar pakai nama Eun Ra anak Daebok High School. Dan dia pun membalas. Nanti aku kerjain lagi. Semoga dia membalas sms-ku.”

“Wah selamat deh kalau dibalas. Tapi resiko ketahuan siap tanggung lho?”

“Ne, tapi kayaknya tidak bakal ketahuan.” jawabku mantap.

Sepulang sekolah aku kerjakan semua PR-ku dan kusiapkan buku-buku yang akan aku bawa sekolah besok karena nanti malam misi akan berjalan lagi.

Receiver: 083288111095

Hai…  Lagi apa?

Sent:

18:45:23

Seperti hari kemarin, dengan penuh kesabaran aku menunggu balasan sms dari Kyuhyun.

Sudah lima kali aku mengirimkan lima sms yang sama. Tetapi belum ada balasan darinya. Untuk mengatasi rasa bosan aku memutuskan untuk membaca buku-buku pelajaran. Rasa bosan sedikit teratasi namun apa yang aku baca tak satupun masuk ke dalam pikiranku. Yang aku pikirkan hanyalah balasan sms dari Kyuhyun.

Ddrrtt…  ddrrtt… ddrrtt…

Aku terhenyak dan langsung mengambil handphone di atas meja kecilku.

Sender: Hyun Ra

Belajar! Jangan Kyu terus yang di pikir. Hehe…

Sent:

19:35:54

“Hyaa~ aku kira Kyuhyun…” kataku kesal.sambil meletakkan handphone tanpa membalas sms dari Hyun Ra.

Satu jam berlalu. Kyuhyun juga belum membalas sms dariku. Kekesalanku memuncak dan aku putuskan untuk mengiriminya sms lagi.

Receiver: 083288111095

Kau ini sombong sekali ya? Kenapa kamu tidak membalas? Aku kan hanya ingin mengenalmu. Apa itu salah?

Sent:

20:37:06

Aku masih menunggu balasan sms dari Kyuhyun. Namun aku tak lagi membaca buku-buku pelajaran karena menurutku itu percuma. Aku lebih memilih browsing tentang dancer terkenal di Korea. Lee Donghae, tampan, muda, dan berbakat. Dia adalah salah satu anggota SUPER DANCE yang beranggotakan Eunhyuk, Shindong, Leeteuk, dan Donghae sendiri.

“Lumayan lah dapat info terbaru dari Donghae sambil mengurangi rasa penat gara-gara menunggu balasan sms.” ucapku pelan.

Lee Donghae sangat menginginkan seorang perempuan yang rambutnya diikat karena ia mengidamkan perempuan yang memiliki leher yang seksi untuk menjadi pacarnya. Selain itu ia….

      Ddrrtt…ddrrtt…  ddrrtt…

Sender: 083288111095

Kamu yang salah. Kenapa kamu sms aku waktu jam belajar? Itukan mengganggu.

Sent:

21:09:33

“Aissh anak ini rajin benar. Oiya ya kenapa aku lupa kalu Kyuhyun itu anak yang pintar. Pabo!” geturuku.

Receiver: 083288111095

Mianhae. Kalau lewat sms mengganggu, Aku minta alamat facebook kau saja.

Sent:

21:10:59

Sender: 083288111095

Tidak punya.

Sent:

21:11:04

Receiver: 083288111095

Baiklah. Twitter?

Sent:

21:11:48

Sender: 083288111095

Tidak punya. Aku mau tidur.

Sent:

21:12:21

“Kyuhyun… Kenapa kau menyebalkan sekali? Facebook tidak punya, twitter juga tidak punya. Kau ini terlalu pintar sehingga tidak ada waktu untuk seperti itu atau kau terlalu kuper? Balasan smsmu pun terlalu singkat dan bahasa smsmu pun terlalu cuek… Aissh dasar kau!” hardikku kesal.

***

            “Kenapa muka kamu? Dari tadi murung terus. Pasti gara-gara Kyu ya?”

“Iya. Hyun Ra dia memang benar-benar anak yang rajin. Saking rajinnya dia tidak punya facebook maupun twitter. Sungguh kuper anak itu.”

“Hahaha lucu sekali. Benar-benar anak yang polos. Pasti belum terkena virus internet. Tidak seperti kau Sang Ra, yang setiap hari online dan browsing tentang SUPER DANCE…”

“Tapi kamu juga suka SUPER DANCE kan?”

“Kalau Eunhyuk tidak ada aku pasti tidak menyukai group dance itu.”

Aku memang beda kelas dengan Kyuhyun, aku di kelas XI IPA 2, sedangkan dia di kelas XI IPA 1. Setiap istirahat aku pasti curi-curi pandang. Walaupun ia terkenal di sekolah, namun tak banyak siswa perempuan yang menyukainya. Sifatnya yang dingin, suka menyendiri, dan enggan bergaul dengan siswa lain membuat siswa perempuan menganggapnya sombong. Tapi bagiku sosok misteriusnya membuatku tertarik padanya. Wajahnya juga tampan walaupun masih kalah dengan Lee Donghae.

“Hyun Ra, itu…” kataku histeris sambil menunjuk Kyuhyun yang akan berjalan melintasi aku dan Hyun Ra.

“Kyo Ra, calm down. Bersikaplah biasa saja. Kau ingin dia mengetahui kau menyukainya?”

“Huff… Tidak.” balasku singkat sambil menarik napas panjang.

Dag dig dug dag dig dug dag dig dug

“Duuaarrr… Hyaa~ Kyo Ra sadar…”

“Benar-benar tampan. Hyun Ra dia tadi melihatku dan matanya… Aaaa…”

“Ah kau ini berlebihan.”

***

      Sesampainya di rumah aku tidak melakukan hal yang sama dengan kemarin. Aku tidak ingin melakukan kesalahan yang sama. Aku akan mengiriminya sms siang ini dan malam harinya aku gunakan untuk belajar dan browsing sebentar.

Receiver: 083288111095

Hai…

Sent:

15:07:52

Sender: 083288111095

Hai juga…

Sent:

15:08:09

“Aaaa… dia membalas sms dan menyapaku. Aaaaa…” jeritku sambil berjingkrak-jingkrak di atas kasur.

“Kau ini kenapa Kyo Ra? Kau sudah membangunkan tidurku.” protes Heechul oppa di balik pintu kamarku.

“Ne oppa, aku tidak apa-apa. Mianhae telah mengganggumu.”

Receiver: 083288111095

Boleh tahu hobimu apa dan idolamu siapa?

Sent:

15:09:00

Sender: 083288111095

Tidak punya. Aku gamer.

Sent:

15:09:55

Receiver: 083288111095

Wah kau gamer rupanya. Kamu sering ke game online? Game kesukaanmua apa?

Sent:

15:10:20

Sender: 083288111095

Ya. Starcraf dan Diablo.

Sent:

15:10:49

Aku hanya terkikik sendiri karena aku sama sekali tidak mengerti tentang game.

Receiver: 083288111095

Oh. Rumah kamu di mana?

Sent:

15:11:13

Sender: 083288111095

Jalan Seongkok no 11. Sudah ya aku mau les clarinet…

Sent:

15:11:33

Receiver: 083288111095

Wah kalau pulang sekolah aku sering lewat jalan itu. Ya sudah.

***

            “Kamu kenapa Kyo Ra? Kok senyum-senyum terus sejak tadi? Kyu lagi?”

“Ah tebakanmu selalu benar Hyun Ra, kemarin dia membalas sms dariku.”

“Wah misimu berhasil nih…”

“Sepertinya begitu. Hyun Ra-ssi antarkan aku ke alamat ini ya…” kataku sembari menyondorkan handphone-ku ke wajah Hyun Ra.

“Tapi kenapa tidak pulang dan ganti baju dulu?”

“Ah tidak perlu. Kita pulang kan melewati alamat ini. Makanya dibaca yang benar.”

“Baiklah, demi kamu.”

Rumah Kyuhyun tidak terlalu besar namun sangat terlihat indah dan nyaman untuk ditinggali. Pagar bercat putih dan rumah bercat biru dikelilingi tanaman-tanaman membuat pekarangan rumah Kyuhyun terlihat asri. Aku dan Hyun Ra berada di seberang jalan untuk melihat rumah itu. Kami tidak berani mendekat karena anjing besar sudah menghadang di depan rumah Kyuhyun. Rumah itu tampak sepi. Mungkin Kyuhyun juga masih berada di sekolah.

“Kyo Ra, ini rumah siapa?”

“Sudah diamlah nanti kamu juga tahu.”

Setengah jam berlalu Kyuhyun sudah sampai di depan rumahnya. Anjingnya yang menggonggong dari tadi diam seketika setelah Kyuhyun mengelus-elus punggung anjing itu. Aku yang takut ketahuan, menarik tangan Hyun Ra untuk bersembunyi di belakang semak-semak seberang jalan rumah Kyuhyun.

“Sang Ra itu kan Kyuhyun?”

“Ya, itu rumahnya.”

“Bagaimana bisa kamu mendapatkan alamat rumahnya?”

“Kemarin aku tanya lewat sms.”

“Oh. Bagus juga rumahnya.”

***

      Seminggu berlalu aku sudah mengetahui sedikit demi sedikit tentang Kyuhyun. Memang dia pernah mencurigaiku tapi karena aku mempunyai sejuta alasan maka untuk meyakinkannya,  diapun percaya. Mengganggunya setiap hari dengan mengiriminya sms setiap hari terkesan seperti perempuan yang kegatelan, pikirku. Aku harus jujur. Ya aku harus jujur siapa aku sebenarnya.

Receiver: 083288111095

Hai, apa kabar?

Sent:

15:04:12

Sender: 083288111095

Baik.

Sent:

15:05:00

“Ah kau ini masih saja bersikap dingin. Balasan smsmu juga singkat sekali.” gerutuku.

Receiver: 083288111095

Oh. Ngomong-ngomong kamu sudah punya pacar belum?

Sent:

15:05:34

Sender: 083288111095

Kenapa kamu tanya itu? Aku tidak memikirkan pacar. Lagipula aku belum boleh pacaran sebelum lulus SMA.

Sent:

15:06:09

“OMONA~ anak ini benar-benar polos. Berbeda 180 derajat denganku.” batinku.

Receiver: 083288111095

Maaf membuatmu marah. Sebenarnya aku mau jujur siapa aku sebenarnya.

Sent:

15:06:44

Sender: 083288111095

Siapa?

Sent:

15:06:59

Receiver: 083288111095

Aku teman satu sekolahmu. Namaku juga bukan Eun Ra. Maaf aku hanya ingin mengenalmu. Dan dengan cara ini mungkin aku bisa menjadi temanmu. Sekali lagi maaf kalau aku membuatmu marah.

Sent:

15:07:36

Sender: 083288111095

Namamu siapa?

Sent:

15:07:55

Receiver: 083288111095

Aku belum siap memberitahu namaku sekarang. Aku kelas XI IPA 2. Kita masih bisa berteman kan?

Sent:

15:08:21

Sender: 083288111095

Ya.

Sent:

15:08:44

Lega memang mengakui sebuah kebohongan. Walaupun aku belum sepenuhnya jujur, setidaknya aku sudah merasa lega. Tidak, tidak aku memang sudah sedikit jujur namun lagi-lagi aku telah membohongi Kyuhyun. Aku melakukan hal itu bukan hanya untuk mengenalnya sebagai teman tapi juga untuk mengungkapkan perasaanku kepadanya.

***

      Hari Minggu ini aku bosan sekaligus kesepian. Hyun Ra yang biasa pergi denganku hari ini tidak bisa menemaniku jalan-jalan karena neneknya datang. Heechul oppa yang lembur sebagai penyiar di Young Street Radio juga tidak bisa menemaniku mengobrol.

Ah, benar-benar bosan. Memang aku bisa browsing tentang SUPER DANCE di rumah tapi itu juga masih belum mengatasi rasa bosanku. Berita tentang Lee Donghae juga masih itu-itu saja.

Receiver: 083288111095

Hai, lagi apa bosen nih?

Sent:

14:23:35

Sender: 083288111095

Main game. Aku penasaran sama kamu besok ketemuan di sekolah ya…

Sent:

14:25:13

Receiver:

Hah? Besok?

Sent:

14:25:56

Sender: 083288111095

Ya. Kenapa? Tidak bisa?

Sent:

14:27:28

Receiver: 083288111095

Bisa kok bisa. Pulang sekolah di tangga dekat kantin ya?

Sent:

14:28:09

Sender: 083288111095

Ok!

Sent:

14:29:11

“OMONA~ aku tidak sedang bermimpi kan? Kyuhyun mengajakku bertemu. Aaaa…”

***

      “Kyo Ra, kamu mau menunggu siapa?” keluh Hyun Ra yang sudah bosan menemaniku menunggu Kyuhyun.

“Nanti kamu juga tahu. Kalau orangnya sudah datang kamu boleh pergi.”

“Hyaa~ jadi aku diusir nih?”

“Ya bukan begitu… Aaa Hyun Ra…” jeritku saat Kyuhyun jalan menaiki tangga.

“Kyu, Kyuhyun? Ternyata kamu ingin mengobrol dengannya. Baiklah aku akan pergi.” kata Hyun Ra seraya meninggalku.

“Ah ikut…”

“Kau mau kemana…” cetus Kyuhyun tiba-tiba.

Pabo! Kata yang pantas untukku. Kesempatan emas bertemu dan mengobrol dengan Kyuhyun kulewatkan begitu saja. Hanya karena malu aku kabur mengikuti Hyun Ra. Kyuhyun memang sempat menungguku di tangga dekat kantin tetapi karena aku masih takut untuk menemuinya maka kubatalkan.

Receiver: 083288111095

Maaf bertemu dan mengobrol denganmu lain kali saja.

Sent:

14:01:13

Sender: 083288111095

Kenapa?

Sent:

14:01:42

Receiver: 083288111095

Aku masih belum siap.

Sent: 083288111095

Baiklah.

Sent:

14:02:20

***

      “Aaaa…” jeritku sambil menarik tangan Hyun Ra mengajaknya bersembunyi di dekat tangga kantin.

“Kyo Ra, sampai kapan kamu akan terus seperti ini?”

“Aku belum siap. Aku belum siap. Hyun Ra apa Kyuhyun tadi melihatku?”

“Tentu saja. Bahkan dia melihatmu menjerit histeris dan melihatmu bersembunyi di sini.”

“Benarkah? Pabo!”

Jam sekolah berakhir. Aku masih saja memikirkan kejadian tadi. Betapa malunya aku melakukan hal yang bodoh itu. Aku terlihat seperti orang yang sangat ketakutan melihat setan di siang bolong.

Hari ini aku dijemput Heechul oppa yang kebetulan sedang tidak siaran. Raut wajahku yang sedang tidak karuan membuat Heechul oppa heran.

“Kamu kenapa dongsaeng-ku?” tanya Heechul oppa memulai pembicaraan di mobil.

“Ah tidak oppa. Aku hanya kecapaian.” jawabku bohong.

Sesampainya seperti biasa aku mengganti bajuku dan makan siang. Namun saat aku kembali ke kamar, betapa terkejutnya aku saat kubaca sms dari orang yang sebelumnya belum pernah mengajak sms-an.

*TBC*

Gimana-gimana? Gajekah? Hahaha sudah kuduga ==”

Apapun kesannya tinggalin komentar ya J

Oya lanjutannya udah ada di blog pribadi saya www.kyukirana.wordpress.com

Mampir ya hehe *maaf promosi*

Thx admin, thx readers…  chu~

11 thoughts on “[Freelance] No Other [part 1/2]

  1. .sms nya pendek banget :D
    Biasa anak cowok. Kekeke~
    .kyoRa bosan sama Kyuhyun ?
    Sama aku aja Kyu XD
    *digampar KyoRa*
    .daebak thorr, lanjuttt :D

  2. wahhh,, ceritanya seru nehh….
    waduh gawat tuh kyo ra mulai merasa bosan,, :grin:
    ayo…ayo.. buruan d lanjutkan, d tunggu :wink:

  3. Aku prnh bca de,, dsni jg ato dmn y?! Ud lma koq…

    Bwt skrg gpp hyora yg ngejar2 kyu, tp ntr kyu yg bkal ngjar2 hyora,, hohohohoho~

    Ikh, kyujagi tiis amat sih jd namja. Hemat plsa kali y,, biasa org kaya!

    Lanjuutt~

Comment please? ( ื▿ ืʃƪ)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s