12

[Freelance] I Wanna Love You part 4

 

 

Aku masih memakai handuk yang melilit di tubuhku. Aku bingung harus memakai baju apa. Di kamar ini semuanya pakaian pria. Dan aku juga tak menemukan pakaianku kemarin. Aku tidak mungkin menemui pria mesum itu dengan menggunakan handuk seperti ini. Itu sama saja dengan membangunkan singa yang sedang tidur.

Tiba-tiba kudengar suara ketukan dari balik pintu kamar. Dengan segera aku berlari ke belakang pintu kamar.

”Nugu???”

”Naneun Jung ahjumma, agaesshi,” jawabnya.

Aku membukakan pintu kamar itu sedikit dan membiarkan wanita paruh baya itu masuk. Ahjumma itu membungkukkan badannya kepadaku.

Kulihat dia berjalan ke arah ranjang dan meletakkan pakaian di atas ranjang itu. Dia menoleh ke arahku dan tersenyum.

”Pakaian ini dari tuan muda untuk anda agaesshi,” ucapnya.

”Ehmmmm, gomawo ahjumma,” jawabku salah tingkah.

Dia tersenyum padaku. ”Tuan muda sudah menunggu anda di bawah untuk sarapan,” ucapnya lagi.

Aku menganggukkan kepalaku.

Ahjumma itu membungkukkan badannya lagi kepadaku kemudian berjalan menuju pintu.

”Ahjumma,” panggilku.

”Ne, agaesshi,” jawabnya.

”Boleh aku tanya sesuatu???” Ahjumma itu menganggukkan kepalanya. ”Boleh aku tau, siapa yang menggantikan pakaianku tadi malam??? Benarkah bukan dia???” tanyaku.

Lagi-lagi ahjumma itu tersenyum ramah padaku. ”Tuan muda memang sangat suka bercanda dan terkadang sedikit keterlaluan tapi tuan muda tidak sekurang ajar itu, agaesshi. Tuan memerintahkanku untuk mengganti pakaian anda yang basah, tuan muda takut anda sakit, agaesshi,” jelasnya.

Aku sedikit malu mendengar ucapan ahjumma ini. Benarkah aku terlalu buruk menilainya??? Jika dia memang tak seburuk itu, lalu kenapa dia selalu bersikap menyebalkan.

*****

            Pria ini memarkirkan mobilnya di garasi rumahku. Aku masih duduk di dalam mobilnya. Ntah kenapa aku tak mau pulang ke rumah. Aku sungguh tak mampu untuk bersandiwara lagi tapi Aku juga tak mau onnie dan oppa menyadari isi hatiku, terutama kejadian tadi malam.

”Ya!! Kenapa tidak turun???” ucapnya.

Aku hanya diam di tempatku.

”Ya!!! Jangan tunjukkan wajahmu yang seperti itu dihadapan Hyukjae dan onnie mu. Kau ingin membuat kebohonganku terbongkar ya???”

Aku menoleh ke arahnya. ”Aku tak bisa berpura-pura bahagia saat ini,” jawabku.

”Kau tidak perlu berpura-pura,” balasnya. Aku berdecak kesal ke arahnya. ”Karna aku yakin, tanpa kau sadari jauh di dalam hatimu, kau juga ikut merasakan kebahagiaan mereka,” lanjutnya lagi.

Aku menatapnya bingung tapi dia tak berusaha menjelaskannya lagi. Sesaat kemudian, senyum jahilnya kembali terlihat di wajahnya.

”Jangan bilang, sebenarnya kau ingin menghabiskan waktu yang lebih banyak bersamaku. Ayo mengaku saja,” ucapnya.

”Ya!!! Dasar Pria Mesum!!!” teriakku kesal.

Tapi tiba-tiba raut wajahnya berubah menjadi serius. Dia menatap dalam ke mataku.

“Kenapa kau tak pernah mau memanggil namaku???” ucapnya yang membuatku tersentak.

Aku memutar bola mataku mencari alasan.

“Aku tak tau namamu,” jawabku asal. Sungguh alasan yang bodoh. Tapi aku juga tak tau kenapa mulutku berat sekali menyebut namanya.

“Namaku Lee Donghae dan jangan gunakan alasan itu untuk membodohiku,” balasnya.

Aku menggembungkan pipiku kesal. “Shiruhhh!!” Teriakku kemudian aku turun dari mobilnya.

Aku berjalan masuk ke dalam rumahku. Kulihat Hyuk oppa sedang mengelus pelan perut Ahra Onnie. Mereka terlihat sangat bahagia.

Continue reading

5

[Freelance] Unusual Way part 2

Title       :  Unusual Way (Part 2)

Genre    :  Romance, a little action and tragedy

Rate       : PG 15 (Just because of the scurrility, so then)

Tags       : Cho Kyuhyun, Lee Donghae, Kim Kibum

Author   : Kafkanisa Octaryoto (Hong Yoo Ra)

“Hipnotis?  Tidak, bukan. Bukan sekedar hal itu hyung. Mana mungkin ia melakukan hipnotis padaku hanya dengan tersenyum? Aku gila hanya karena gadis itu tersenyum,hyung. Wajahnya, aku terlalu terbiasa melihat wajahnya, seperti oksigen untukku”

Author P.O.V

Mobil itu berhenti di sebuah rumah yang cukup besar, lalu seorang gadis yang mengenakan skinny jeans dan sweater longgar berwarna peach itu keluar, dan membungkukkan badan pada sang pengemudi. Gadis itu berbalik dan memegang dadanya. Jantungnya masih berdetak dengan cepat, padahal si pencuri hati itu sudah meluncur pergi entah kemana.

Jung Nara P.O.V

Aku memandang rumah dihadapanku, menghela nafas berat dan bergumam “baiklah, terima nasibmu, Jung Nara”

Perlahan aku masuk ke rumah. Membuka kenop pintu, lalu mengintip keadaan didalamnya.

“Masuklah”

Suara bass itu terdengar dari balik sofa, sedang memegang remote TV dan mengalih-alihkan channelnya sembarang.Kututup pintu lalu berjalan pelan kearah tangga.

“apakah aku tidak pernah mengajarkanmu sopan santun ?!” ia sedikit berteriak, aku kembali turun dan menghadapinya. Ia lalu berdiri dan berjalan kearahku.

“apakah aku juga lupa untuk mengajarimu bertatak rama yang baik? Nara-ya ! KAU TAHU INI JAM BERAPA?”

aku hanya bisa menunduk, meremas tali tas selempangku, keringat dingin mengucur dari pori-pori kulitku. Sudah lama sekali ia tidak marah besar seperti ini. Terakhir kali, ia marah karena nilai ulanganku jelek, dan kau tahu? ia mendekapku di gudang dengan setumpuk buku untuk dipelajari selama sehari semalam. Mengingatnya saja sudah bisa dibayangkan apa yang akan ia lakukan selanjutnya padaku.

Continue reading

10

[Freelance] I Wanna Love You part 3

Gaeul’s POV

Aku melangkahkan kakiku masuk ke dalam rumah. Perutku sungguh lapar. Sudah tak sabar memakan masakan Ahra eonnie yang tak ada tandingannya. Tapi tiba-tiba ada sepasang tangan yang memeluk pinggangku dari belakang. Tangan itu mengangkat tubuhku dan memutar-mutarnya.

”Hoahhhh Gaeul-ah!!!!!!” Teriaknya masih memutar-mutar tubuhku.

Aissshhh dari suaranya aku tau suara ini milik siapa.

”Ya, Oppa!!!!!!! Apa yang kau lakukan?????????? Onnie!!!!!!!!!!” Teriakku.

Hyuk oppa menurunkan tubuhku kemudian langsung memelukku. Dan samar-samar kudengar suara Ahra Onnie yang terkekeh pelan.

Apa-apan ini??? Oppa, aku mohon bantu aku membunuh perasaanku padamu. Jangan bersikap seperti ini padaku…

Kulihat tawa bahagianya menghiasi wajah tampannya.

”Kau tau??? Sebentar lagi kau akan menjadi seorang ahjumma.”

DARRRRR..

Aku terperangah mendengarnya. Ahjumma??? Itu berarti…

Perasaanku mulai berkecamuk.

”Maksud oppa, Ahra onnie sedang mengandung???” tanyaku memastikan.

Hyuk oppa mengangguk cepat. ”Dan itu artinya sebentar lagi aku akan menjadi seorang appa.”

Lagi-lagi hatiku terasa seperti di tusuk oleh anak panah. Apa yang aku rasakan??? Seharusnya aku ikut bahagia tapi kenapa perasaanku seperti ini???

”Gaeul-ah,” panggil Hyuk oppa. ”Kenapa kau diam saja, apa kau tidak senang akan menjadi ahjumma???” tanyanya.

Continue reading

5

[Freelance] Weird Feeling~ part 2

Cast:

Myungsoo – Kim Myungsoo (L) (Infinite)

Laejin – Jaejin (FTI)

Jinwoon – Jinwoon (2AM)

Kyuhyun – Kyuhyun (Super Junior)

Seohyun – Seohyun (SNSD)

Song Je Hwa

Han Na Ra

And other Cast :)

 

Length: Part 2 – :)

Genre: Friendship, Romance

Rate: AG (All Age)

Author: Nana (@keiichiro_nana)

Myungsoo POV

“astaga, kau!!” ya bukan merasa, tapi aku memang mengenalnya.

aku bangkit dari kursiku lalu menatapnya sedikit tajam.

dia pun menatapku dengan matanya yg bulat.

“nugu si??” tanya Je Hwa

“kau??” ujarnya pelan setelah melihatku

“mwo?? Kalian kenal??” tanya jungsoo sonsaengnim. yeoja itu diam menatapku.

semua murid kelas pun bingung menatap kami bergantian

“annyeong!” sapa nara dari depan kelas dengan senyum licik.

kenapa selalu ada dia ketika aku galau, dasar yeoja tengil. dia selalu bicara dengan kalimat halus saat memberi saran, & ketika berteriak, rasanya saat itu telingaku berguncang. Dan rasanya ingin ku cekik atau ku gantung. sifatnya tak beda dengan Kyuhyun. ku rasa begitu.

“kau duduklah samping Myungsoo” perintah sonsaengnim

“myungsoo??” tanya nara bingung

“itu myungsoo” jungsoo sonsaengnim menunjukku

“ah, ne, arasso” dia tersenyum licik ke arahku. berjalan sambil terus memandangku. dan akhirnya dia duduk di sampingku

Continue reading

16

[Freelance] Unusual Way part 3

Title       : Unusual Way Part 3

Genre    : Romace, a little action and tragedy

Rate       : PG13

Tags       : Cho Kyuhyun Lee Donghae Kim Kibum

Author   : Kafkanisa Octaryoto (Hong Yoora)

 

 

 

 

 

 

 

 

“Unusual way, seperti aku, padamu Nara-ya” ia mendongak, lalu memutar bola matanya, terlihat seperti berpikir. “oppa, kau sudah kerasukan Griffith Frank sepertiku ya ?” Ia tertawa. Aku tersenyum, memandangnya sejenak, lalu kembali menatap menara Eiffel yang ada dihadapanku. “Ya, sepertinya”.Nara menyenderkan kepalanya ke bahuku lagi, menatap Eiffel dengan kagum. “Ya, Griffith Frank memang keren sekali. Aku langsung jatuh cinta pada karya pertamanya“

”Bukan Griffith Frank, Nara-ya. Itu, lagunya. Seperti aku yang mencintaimu, dengan cara yang tidak biasa”

Lee Donghae P.O.V

“kenalkan hyung, ini pacarku,Jung Nara”

Mataku terbelalak seketika, mengingat nama mungil itu diucapkan oleh kyuhyun, dan.. apa tadi? pacarnya?

“anyyeong haseyo, Jung Nara Imnida”

gadis itu membungkuk, tersenyum, suaranya.. ya, aku masih merasakan siratan suara mungilnya saat memanggilku 10 tahun yang lalu. Dan aku yakin, Kyuhyun merencanakan sesuatu dibalik semua ini.

“Kyuhyun-ah, bisakah aku bicara denganmu?”

“As your wish, hyung”

Kyuhyun lalu tersenyum pada Nara, dan memintannya menunggu diluar. Nara hanya mengangguk dan menurutinya.

“bisakah kita mulai, hyung?”

“Tsk. aku tahu ini pekerjaanmu, Kyuhyun-ah. Tak kusangka bisa secepat ini. Bisakah kau menjelaskan semuanya padaku–“

“aku tidak akan menyerahkannya padamu, hyung” Kyuhyun menyergah ucapanku dengan nada dingin.

Continue reading

6

[Freelance] Unusual Way part 1

Title       :  Unusual Way (Part 1)

Genre    :  Romance, a little action and tragedy

Rate       : PG 15 (Just because of the scurrility, so then)

Tags       : Cho Kyuhyun, Lee Donghae, Kim Kibum

Author   : Kafkanisa Octaryoto (Hong Yoo Ra)

“Bahkan seorang sepertimu bisa bertahan cukup baik di sisiku?” Ia menarik nafas berat, lalu menghembuskannya. Mencari objek pandangan lain lalu kembali menatapku, gusar. “Jangan katakan kau melakukannya karena kau menyukaiku. Itu berbahaya Jung Nara-sshi”

 

Seoul, 2 Januari 2011

Jung Nara P.O.V

Hari ini benar-benar buruk. Bagaimana bisa kejadian itu hinggap lagi di kepalaku? Oh Tuhan, aku bisa mati gila kalau begini caranya. Belum lagi Park Songsaenim yang sudah menatapku dengan wajah kesetanannya, mulai mengedikkan kepalanya ke arah pintu. “hhh…algepseumnida songsaenim”. Aku sudah mengerti, mungkin ini kali ke-4 aku dikeluarkan saat jam pelajaran karena aku tertidur, dan sialnya lagi aku bermimpi buruk. Mimpi buruk yang selalu sama.

Flashback

Incheon, 1 Maret 2001

“eomma..odieyo?” aku berjalan menuruni tangga sambil memeluk Teddy Bear berukuran besar. Aku melihat sedikit cahaya dari kamar yang pintunya sedikit terbuka, lalu sedetik kemudian.. “BRAKK !” pintu itu tertutup secara kasar, membuat kakiku refleks mundur beberapa langkah. Lalu aku melihat sesuatu keluar dari celah dibawah pintu itu, darah. Terlalu cepat sehingga aku tak sadar bahwa orang di dalam kamar tadi keluar dan mendekatiku yang masih terkaget-kaget. Setelah sampai dihadapanku, ia berjongkok dan menyejajarkan badannya dengan badanku.

“Kau pasti Nara? Matjayo?”

Aku mengangguk takut, badanku gemetar, lalu memeluk Teddy Bear lebih erat. Berbeda dengan instingku, ia kemudian tersenyum dan memberiku sebuah cincin perak, aku menerimanya dengan ragu-ragu.

“mungkin nanti oppa-mu butuh ini, jadi kau simpain baik-baik. arasseo?”

aku tidak mengangguk, hanya menatapnya lekat. ia lalu beranjak meninggalkanku. Sebelum ia mencapai pintu, aku mencegahnya oleh rasa penasaranku.

“ahjusshi !”

Ia berbalik, memasukkan kedua tangannya ke saku celana lalu menatapku lembut seraya tersenyum.

“ada apa?”

“emm, ahjusshi tadi sedang apa di kamar eomma? ahjusshi mengenal eomma?”

Ia tertawa kecil lalu mendekatiku lagi, berjongkok seperti pertama kali ia berbicara denganku, lalu mengusap kepalaku pelan.

“kau, pintar seperti ibumu Nara-ya”

“ye?”

Continue reading