[Freelance] Rain Of Rememberence

(Freelance) Rain For Remembrance

Author : Annisa Rahmawati

Cast : Lee Donghae

Cherry

Cho Kyuhyun

Genre : Romance, Friendship

Length : Oneshot

Enjoy my fanfict and don’t copy!
Don’t forget to comment my fanfict J

Cherry Pov

Aku ingin sekali bertemu dengannya lagi. Aku ingin cerita tentang semua kenanganku tentang dia dan juga tentang semua perasaan yang selama ini terpendam dalam hatiku.

“Cherry…”. Kimi memanggilku.

“Kimi, sedang apa kau disini?”. Aku bertanya.

“Trala… liat ini”. Dia menunjukan sesuatu padaku.

“Scholarships? Aku berhasil mendapatkan ini?”. Aku tidak percaya. Aku mendapatkan beasiswa untuk kuliah S1 kedokteran di Seoul.

“Iya, kau harus temui dia disana!”. Kimi menyarankanku.

“Apakah mungkin dia masih mengingatku? Aku hanya takut dia melupakanku!”. Aku bergumam.

“Kau harus percaya pada takdir”. Kimi menasehatiku.

Aku harus memaanfaatkan kesempatan ini. Aku harus bertemu dengannya. Atau mungkin aku harus mencari jalan lain dan melupakannya?. Entahlah…yang pasti aku sangat rindu padanya. Rindu sekali.

Aku sampai malam hari. Udara disini sangat menusuk tulangku. Dingin sekali. Sesaat ku buka twitter milikku. Ada seorang Elf yang bilang bahwa SuJu baru pulang dari Taiwan dan baru sampai di Incheon.

Aku menunggunya. Kemana dia?. Kenapa dia tidak muncul-muncul?. Aku memutuskan untuk berjalan sambil menunggu nya. Tiba-tiba sekerumunan orang datang menyebutkan nama ‘SuJu’. Itu pasti dia, dia pasti ada di antara mereka.

Aku mencoba mencarinya. Aku berada di tengah-tengah orang yang berlari dan meneriakkan nama idolanya. Aku hanya bisa diam ditempat dan berputar-putar disana. Ada apa dengan mataku? Aku tahu aku menderita rabun malam, tetapi kenapa harus sekarang? Ya Tuhan tolong sekali saja. Aku ingin melihat dia dengan jelas. Aku ingin melihatnya setelah 10 tahun aku tidak pernah bertemu dengannya.

“Sini”. Seseorang mengambil buku catatanku.

“Siapa namamu?”. Ini memang kebiasaan artis bertanya nama sebelum dia memberi tanda tangan.

“Cherry”. Apakah respon dia? Aku ingin sekali tahu responnya.

Kenapa dia belum merespon?. Dia mulai membukanya dan mengambil pulpen dari sakunya. Dia mulai mengukir namanya di atas kertas buku catatanku.

“Ini untukmu, namamu keren!”. Dia memberikannya untukku dan juga memberi hand shake padaku.

Aku tidak mau tanda tangan. Aku hanya ingin dia mengingatku. Atau sekedar menyadari namaku.

Donghae Pov

Aku bertemu dengan seseorang. Sepertinya dia sangat kaget saat melihatku. Memangnya aku seperti hantu yah? Hahaha. Tetapi aku mengakui bahwa namanya sangat keren ‘Cherry’. Sepertinya nama itu juga sangat familiar bagiku.

Cherry Pov

Aku harus memberitahunya. Aku ini sahabat masa lalunya. Aku ini orang yang dulu pernah mengisi hari-harinya. H-A-R-U-S. Aku tidak ingin aku menyesal nantinya.

Aku memasuki dorm SuJu. Untunglah staff disana mengizinkanku masuk, tentunya setelah aku merengek-rengek dengan alasan yang masuk akal. Aku berjalan pelan, aku harus menikmatinya. Karena tidak semua orang boleh masuk sini.

“Kau siapa?”. Seseorang bertanya padaku. Aku tau siapa dia ‘Cho Kyuhyun’

“Aku Cherry. Aku sedang mencari Donghae”. Aku terus terang padanya.

“Oh hyung. Hyung……”. Dia berpikir sangat lama “Hyung sedang keluar sebentar, lebih baik kita keluar saja. Kau pendatangkan, aku akan menjadi guide mu hari ini?”.

Aku agak ragu dengan perkataan Kyuhyun. Sepertinya dia menutupi sesuatu. Sesuatu tentang Donghae yang tidak harus diketahui orang lain. Aku juga aneh, memang ada yah seorang artis terkenal mau mengajak fans nya? Setau aku itu hanya ada di fairytales doang.

Kyuhyun Pov

Aduh bagaimana ini?. Kata hyung semua ini rahasia. Yang boleh tau hanya keluarga, manajemen, dan SuJu. Tidak ada lagi yang boleh tau. Aku harus bagaimana ini?. Staff bukannya cegah dia, agar dia tidak masuk. Aku jadi kelimpungan nih…

Setelah aku berpikir lama. Lama sekali. Aku memutuskan untuk mengajaknya keluar. Meskipun aku tau, apa akibatnya bagiku.

Cherry Pov

“Sudah siap?”. Kyuhyun memandangku yang sedang duduk di sebelahnya. Kami mencoba permainan roller coaster

“Siap”. Aku berkata dengan kencang.

Oh ya, aku lupa cerita, sekarang aku dan Kyu ada di taman hiburan. Kalian harus lihat penyamaran Kyu. Dia lucu sekali. Dia tidak tampak seperti Kyuhyun yang ada di atas panggung. Memakai wig, kacamata, dan yang paling lucu adalah kumis palsunya.

“Saat roller coaster ini jalan. Kau harus berteriak apa yang menjadi uneg-unegmu selama ini. Pasti kau akan langsung lega”. Kyuhyun berbisik padaku.

Roller coaster bergerak cepat. Aku pun mengikuti saran Kyuhyun. Aku akan berteriak dengan kencang ‘Aku ingin kau mengingatku Donghae!’ dengan bahasa Indonesia. Hahaha…kasian Kyu, dia tidak mengerti apa yang aku ucapkan.

Author Pov

“Apa yang kau katakan tadi?”. Kyu bertanya.

“Bukan a–”. Belum sempat Cherry bercerita ia melihat sebuah berita tentang Donghae di tempat ia beristirahat.

Terpampang di headline layar acara gossip itu ‘DONGHAE BERTUNANGAN DENGAN GADISNYA’

Cherry kaget setengah mati. Ternyata selama ini Donghae sudah memiliki yeojachingu?. Kekecewaan pun langsung terlihat di wajahnya, air mata jatuh perlahan yang setiap kali jatuh langsung diseka olehnya. Kenapa Donghae harus melakukannya dengan orang lain? Bukan aku?.

Kyu tidak tau kenapa Cherry tiba-tiba menangis mendengarkan itu. Dia hanya berpikir wajar. Karena kebanyakan fans pasti akan menangis –sedih atau bahagia– saat melihat idolanya berpacaran, tunangan, atau menikah. Tetapi yang ganjil disini, kenapa Cherry menangis seolah-olah Donghae telah menyakitinya.

“Ayo kita pulang, sudah gelap. Mataku tidak bisa melihat jelas”. Cherry mengajak Kyu.

Kyuhyun mengejar Cherry yang sudah berjalan duluan. Dia melepas seluruh atribut palsu yang dia pakai.

“Cherry tunggu…”. Kyu berteriak.

Cherry akhirnya berhenti. Kyu langsung menuju ke arahnya.

“Kau tidak mungkinkan pulang dengan mata bengkak bekas air mata. Nanti disangka orang aku berbuat yang bukan-bukan padamu”. Kyu berbisik pada Cherry.

“Kau harus lindungi aku sekarang. Aku takut, aku benar-benar takut. Cepat bawa aku ke tempat yang banyak cahayanya. Aku tidak bisa melihat disini. Terlalu gelap”. Cherry respect melampiaskan kesedihannya pada Kyu.

Ternyata semua orang yang ada disana menyadari bahwa itu Kyuhyun. Ada yang memfotonya. Ada pula wartawan yang cekrak-cekrek dengan kameranya. Dan yang paling parah ada seorang fans yang menangis bahagia. Dia bilang ‘Kyu Oppa sudah bahagia sekarang. Kami sangat mendukung itu”.

“Siapa dia Kyu?”. Seorang wartawan mencoba mewawancarai Kyu.

“Maaf yah. Dia lagi tidak enak badan, aku harus mengantarnya pulang”. Kyu langsung bergegas membawa Cherry yang ditutupi menggunakan jaketnya.

Cherry yang tidak bisa melihat di saat gelap terima-terima saja ditutupi Kyu dengan jaketnya –meskipun sesak. Dia tau maksud Kyu baik, dia tidak ingin dia terluka.

Kyuhyun Pov

Aku terpaksa membawanya pulang ke rumahnya. Tadi setelah aku kembali dari taman hiburan, dia malah mengajak ku ke café. Eh giliran di café, aku malah kelimpungan lagi. Dia menangis terus-terusan dengan kata-kata yang aku tidak ketahui artinya –ya jelaslah orang bahasa Indonesia. Minum soda berlebihan. Dan sekarang dia sudah pingsan di depanku. Omo, dia selalu menyusahkanku?

Tapi ada satu kalimat yang aku ngerti –karena dia berbicara dengan bahasa Korea- “Aku hanya ingin Donghae mengingatku”. Kata-kata itu membuatku penasaran dengan dia.

Ada satu lagi rahasia tentangnya. Tadi saat dokter yang aku panggil memeriksanya, dokter itu mendiagnosa Cherry terkena kanker otak. Unbelieveble, seseorang yang ceria ternyata menderita kanker otak. Dokter juga bilang, dia tidak boleh mendengar berita yang mengecewakannya. Karena kankernya akan semakin parah.

Aku harus bagaimana. Dia tinggal di Korea hanya sendiri. Dan bagaimana dengan kuliahnya disini, kalau kanker nya semakin parah. Akhirnya setelah beberapa jam Cherry sadar.

“Aku… aku kenapa?”. Dia berkata sambil memegang kepalanya. Aku tau itu sakit sekali. Karena dia bertanya sambil meringis.

“Kau tadi pingsan di kedai, jadi aku membawamu kesini”. Aku menjawabnya dengan hati-hati.

“Berarti kau sudah tau semua kan? Aku ini seorang penderita kanker? Orang yang tidak berguna!”. Dia berkata sambil menangis.

“Kata siapa kau tidak berguna. Kau tadi sudah membuatku ceria sepanjang hari. Kau juga sudah mewujudkan cita-citamu dengan mendapat beasiswa di Korea”. Aku menenangkannya.

“Kau mau kan janji satu hal denganku?”. Dia bertanya lagi.

“Iya. Kau mau aku janji apa?”.

“Kau harus membantu Donghae mengingatku!”. Wajahnya selalu saja ceria saat mengucapkan nama Donghae.

“Ok, jaga baik-baik dirimu ya. Aku pulang dulu”.

Author Pov

Apa ini?, pikir Kyuhyun dalam hati. Dia menemukan foto dan sebuah nomor telepon yang berkode 021. Hmm… foto ini pasti fotonya Cherry dengan temannya saat kecil. Dan nomor telepon ini mungkin nomor telepon teman atau keluarganya di Indonesia.

Kyuhyun akhirnya memutuskan membawa nomor telepon dan foto itu. Dia sangat penasaran.

Kyu yang semakin khawatir dengan kondisi Cherry. Mencoba menelpon nomor yang ada di kertas itu.

“Halo, apakah ini keluarga atau teman dari Cherry?”. Kyu berbicara dengan menggunakan bahasa Inggris.

“Iya, kau siapa?”.

“Aku temannya Cherry. Aku mau bertanya sesuatu”.

“Apa?”.

“Kau mau bercerita sedikit tentang Cherry dan Donghae?”.

“Ok. Donghae itu sempat tinggal di Indonesia saat kecil. Dia bersahabat baik dengan Cherry. Cherry memang sangat kehilangan Donghae, saat Donghae memutuskan untuk balik ke Korea. Dan saat itu juga ada headline, pesawat yang ditumpangi Donghae kecelakaan. Dan Cherry tidak tahu apakah Donghae itu selamat atau tidak? Tapi sejak munculnya Super Junior dia yakin salah satu anggotanya yang bernama Donghae, adalah sahabat masa kecilnya. Sejak saat itulah dia punya ambisi untuk ke Korea. Gitu ceritanya..”.

“Ok, terima kasih. Nanti kau akan aku telpon lagi”. Kyuhyun menutup telponnya.

Cherry Pov

Aku berjalan menuju fakultas kedokteran. Kenapa gedung ini besar sekali? Aku sangat susah mencarinya. Tetapi kenapa yah orang-orang di depan mading itu sangat banyak? Mereka sedang apa?.

“Permisi…”. Aku melihat headline mading itu.

Ternyata foto Kyuhyun dengan… dengan siapa dia? Sepertinya aku kenal… ternyata itu fotoku yang sedang memeluk Kyuhyun. Untunglah orang yang sedang melihatnya tidak mengenaliku sama sekali.

Tiba-tiba hujan turun dengan derasnya. Aku pun berlari sekuat tenaga. Tetapi tiba-tiba ada yang memanggilku.

“Hei kau, tunggu…”. Seseorang memanggilku. Sepertinya aku belum punya teman disini, kenapa sudah ada yang mengenaliku.

“Kau kuliah disini juga, jurusan apa?”. Ternyata Donghae. Aku tidak kuat bertemu dengannya. Aku takut aku akan kecewa lagi.

“Kedokteran, aku bisa menebak kau pasti jurusan hubungan internasional”. Aku bisa menebaknya. Karena memang itu cita-cita Donghae sejak kecil, dia ingin kuliah jurusan hubungan internasional.

“Kau memang fans yang baik. Pasti kau membaca biografi ku di majalah yah?”. Dia meledekku dengan mengelus kepalaku.

Aku sangat bahagia saat ini. Meskipun dia tidak tahu kalau aku ini Cherry orang yang dulu pernah mengisi hari-harinya saat kecil, tetapi dia sudah menghargaiku sebagai fans.

Donghae Pov

Aku tidak tahu kenapa aku selalu bertemu dengannya. Kenapa aku bisa dekat dengan seorang fans dengan mudah. Aku juga bisa melupakan almamaterku sebagai artis saat ada di depannya.

“Aku mau cerita padamu”. Dia menjelaskan “Dulu saat aku kecil, aku mempunyai seorang sahabat, tepat di saat hujan dia memelukku dan juga mengucapkan selamat tinggal untukku. Dia pergi ke suatu tempat dan setelah 3 jam keberangkatannya aku mendapat kabar bahwa pesawat yang dia tumpangi kecelakaan. Dan aku tidak tahu apakah dia masih hidup atau tidak, yang pasti dia akan selalu ada dihatiku”. Cerita nya begitu mendalam sampai air matanya jatuh bercampur dengan hujan. Tapi tunggu dulu deh, 10 tahun yang lalu aku kehilangan kedua orang tua ku karena kecelakaan pesawat. Kenapa ceritaku sama dengan ceritanya.

“Lalu, apa rencanamu untuknya?”. Aku bertanya.

“Aku akan terus mencoba mengingatkannya, kalau aku ini sahabat masa kecilnya”. Dia menjelaskan.

Author Pov

“Hyung, namja di foto ini sangat mirip denganmu yah”. Kyuhyun mencoba mengingatkan Donghae.

“Coba aku lihat”. Donghae mengamati nya dengan seksama. Ini sangat mirip denganku, dan foto ini… kenapa foto ini diambil saat hujan. Dan yeoja disampingku siapa dia? Kenapa aku tidak ingat. Dan yang paling aneh kenapa hari ini semua orang membicarakan kenangan tentang hujan.

“Ini hyung kan?”. Kyuhyun memastikan lagi.

“Entahlah, itu mungkin aku. Tetapi aku tidak tau siapa yeoja disampingku itu”.

Binggo… hyung udah mulai ingat. Aku harus mencoba mengingatkannya lagi, ucap Kyu dalam hati.

“Hyung, kau tau siapa nama yeoja yang ada disini?”.

“Siapa?”

“Wanita hujan. Seseorang yang sudah lama menanti seseorang yang ada disebelah fotonya itu untuk mengingatnya kembali”.

“Wanita hujan? Tadi ada juga yang menceritakanku sebuah kenangan tentang hujan. Apakah mungkin cerita wanita hujan itu sama seperti orang yang tadi aku temui?”.

“Jackpot. Hyung 1000% benar, orang yang ada di foto itu dan wanita hujan itu adalah sahabat masa kecil hyung. Namanya Cerry”. Kyuhyun menjelaskan.

“Aku tidak percaya. Apa buktimu kalau dia itu sahabat kecilku?”.

“Hujan.. sebuah kenangan tentang hujan. Hyung ingat kan 10 tahun lalu, pesawat yang hyung tumpangi kecelakaan. Orang tua hyung meninggal, dan saat itu juga hyung hilang ingatan”.

Semakin lama Donghae mendengarnya. Otak Donghae seperti mengingat sesuatu. Seseorang menangis dan memeluknya. Hujan. Pesawat. Dan orang tuanya meninggal.

“Dimana wanita itu sekarang, dimana? Aku janji aku akan menemuinya saat itu. Cepat bawa aku!”. Donghae menarik tangan Kyuhyun.

—-

Cherry Pov

Ya Tuhan kepalaku sakit sekali. Aku mohon jangan ambil aku sekarang. Aku belum siap. Sahabatku belum mengingatku. Aku hanya ingin dia kembali mengingatku. Setelah itu.. aku hanya menjalankan takdirku.

Kyuhyun cepat kau harus mengingatkan hyung mu. Aku sudah tidak kuat lagi. Kepalaku sakit sekali. Tubuhku juga sudah tidak bisa berkompromi dengan jiwaku.

Donghae Pov

Sekarang aku ingat semuanya. Kenangan tentang hujan, wanita hujan, pesawat, dan meninggalnya orang tuaku. Kenangan ku sudah sempurna. Tapi ada sesuatu yang mengganjal diriku, aku pernah berjanji pada wanita hujan kalau aku akan menemuinya kembali.

Aku dan Kyuhyun sudah sampai di rumah Cherry –wanita hujan. Aku sudah tidak sabar untuk memenuhi janjiku padanya.

“Cherry… cherry buka cepat”. Kyuhyun mengetok rumah Cherry berulang-ulang.

Aduh kemana wanita hujan itu? Aku semakin khawatir. Aku takut aku tidak bisa menepati janjiku.

Kyuhyun mendobrak pintu rumah Cherry. Aku dan nya berjalan menyusuri semua kamar dan kami tiba di satu kamar. Tapi yang aneh, kenapa ada darah di depan kamar itu.

“Cherry buka, ini aku Donghae sahabat kecilmu”. Aku berteriak kencang.

Untunglah pintu nya tidak dikunci. Aku membukanya. Aku melihatnya di bawah tempat tidur. Di hidungnya keluar darah banyak sekali.

Author Pov

“Kyu kenapa dia? Kenapa dia?”. Donghae terus bertanya pada Kyu.

“Dia sudah lama menderita kanker otak”. Kyu menjelaskan.

Saat itu juga tubuh Donghae jatuh ke lantai. Dia menangis dan terus menangis. Kyu yang ada saat itu, juga tidak bisa menahan air matanya.

Tiba-tiba dokter keluar dari ruang ICU…

“Kami sudah berusaha. Kita liat saja nanti takdirnya”. Dokter yang merawat Cherry memberi tahu.

3 Bulan kemudian…

Cherry Pov

Ini sebuah keajaiban. Aku berhasil melewati masa-masa kritis ku. Meskipun aku tidak tahu, aku akan bertahan lama atau aku hanya diberi waktu sementara oleh Tuhan.

“Dimana aku?”. Aku bertanya-tanya, karena aku tidak tahu dimana ini. Selama ini aku seperti tidur panjang dan mengalami banyak sekali mimpi tentang orang-orang yang ada di sekitarku.

“Kau sudah sadar?”. Ternyata Donghae ada disampingku. Apakah dia sudah benar-benar mengingatku.

Aku hanya tersenyum.

“Kata dokter aku boleh membawamu keluar sebentar. Kau mau ikut?”. Dia bertanya.

“Baiklah”.

Aku keluar dari kamar rawatku. Ternyata di depan ada Kyuhyun. Aku pun langsung menemuinya dan memberi sesuatu padanya. Sesuatu yang rahasia.

“Trala… kita sudah sampai di sini”. Donghae berkata.

“Wah indah sekali”. Aku melihat sekelilingku. Damai sekali tempat ini.

“Sebenarnya, aku dan tunanganku sudah putus. Aku tidak mencintainya, kami hanya dijodohkan”. Donghae berkata.

“Maafkan aku ya”.

“Ini bukan salahmu. Ini memang murni karena kami tidak cocok”. Donghae kembali menjelaskan.

Tiba-tiba hujan turun dengan derasnya….

“Ayo kita meneduh. Disini kau akan kehujanan!”. Donghae mengajakku.

“Aku tidak mau. Aku hanya ingin meneduh di hatimu”. Aku berkata.

“Aku mencintaimu”. Tiba-tiba Donghae mencium pipiku.

Aku hanya tersenyum bahagia. Hujan telah memenuhi kenanganku. Tentang aku dan semua kenangan hidupku.

“Oh ya bagaimana kalau kita membuat sebuah novel judulnya ‘Rain For Remembrance’ tentang kenangan kita dan hujan”. Aku meledeknya. Tetapi Donghae malah memelukku.

Tiba-tiba rasa itu datang lagi, setelah 3 bulan lalu aku merasakan rasa yang sama. Kepalaku sakit sekali. Mungkin Tuhan hanya memberiku waktu sampai detik ini.

“Donghae, terima kasih karena kau sudah mengingatku”. Aku berkata dengan terbata-bata. Mungkin ini kata-kata terakhirku untukmu.

Donghae Pov

“Donghae, terima kasih karena kau sudah mengingatku”. Cherry berkata padaku.

Aku memeluknya sangat lama. Lama sekali. Tetapi lama-kelamaan aku sudah tidak bisa merasakan hembusan nafasnya. Kenapa dia?.

Aku membuka pelukanku. Aku melihatnya, bajuku sudah penuh dengan darah. Darahnya yang keluar dari hidung. Hujan telah memenuhi kenanganku dan Cherry. Bahkan hingga saat ini, saat ia menghembuskan nafas terakhir di pelukanku.

Mungkin saat kau membuka surat ini aku sudah tidak ada di dunia ini…

Oppa… maafkan aku karena aku pergi terlalu cepat. Rasanya seperti baru kemarin aku kenal denganmu. Aku masih ingat saat kita pertama bertemu, kau datang ke rumahku dengan kedua orang tuamu. Dan sejujurnya, saat itulah aku jatuh cinta padamu. Saat itu turun hujan juga kan?.

Oppa, kau tau saat kau pergi meninggalkanku aku tidak bisa tidur, sepanjang hari aku hanya menangis. Dan akhirnya setelah 10 tahun aku mendapat beasiswa ke Korea. Setelah aku disini, aku terus mencarimu. Untunglah takdir mendukungku, aku bertemu Kyu dan dia mau membantuku untuk mengingatkanmu.Dan yang aneh, hujan selalu ada di hidupku. Saat aku pertama kali bertemu denganmu hingga aku menghembuskan nafas di pelukanmu.

Kau juga harus janji membuat novel tentang aku, kamu, dan hujan. Dan hasilnya harus disumbangkan ke yayasan kanker atau anak-anak yang tidak beruntung.Sudah dulu yah Oppa, aku tidak mau air mata mu keluar terlalu banyak…..

“Hyung ini untukmu”. Kyu memberiku sebuah surat setelah pemakaman Cherry. Aku ingat, ini surat yang dititipkan ke Kyu dari Cherry.

Terima kasih Tuhan. Kau telah menyusun takdir ini. Kau telah mengenalkanku pada Cherry. Sejujurnya aku juga sudah mencintai Cherry saat aku pertama kali bertemu dengannya.

Oh yah tanpa sepengetahuan Cherry, di sela-sela kegiatanku, aku menulis sebuah cerita tentang aku, Cherry, dan hujan. Dan aku beri judul sesuai dengan keinginan Cherry, Rain For Remembrance. Kemarin aku sudah selesai merampungkannya, sebenarnya aku sudah mengirimnya ke penerbit 3 bulan laluu, tapi ada yang aku tambah sedikit. Pre-order novel nya sudah terpesan 1000 eksemplar dan ada juga sebuah perusahaan yang menawarkan untuk memfilmkannya. Dan hasilnya sudah aku kirimkan ke yayasan kanker otak dan panti asuhan.

Semoga kau bahagia disana Cherry J

The End

5 thoughts on “[Freelance] Rain Of Rememberence

  1. Sedih bgt cherry’a grs pegi… :'(
    Sad ending!! :(
    I like this. So deep!! :)
    Terharu bgt baca surat’a cherry!! HUaaaaaaaa…

Comment please? ( ื▿ ืʃƪ)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s