[Freelance] Let Me Into Your World

Author : Amy Lee

Categories : One shoot, All Ages, Fanfiction

Genre : Love, Melow Story

Cast :

-Im Sang Hee

-Choi Siwon

-Cho Kyuhyun

-Lee Donghae

-Park Jung Soo

-Kim Hee Chul

-BoA

-another casts

Your browser may not support display of this image. NB : WAJIB KOMEN!, sedikit gaje *seperti biasa! :3*, n menurut author cukup mellow.Happy reading, readers! ^^

”’

Tentang bintang yang bersinar di hatiku,

Tentang kegelapan malamku,

Tentang pelita yang kini perlahan menjauh dariku…

”’

*Sang Hee POV*

Aku tahu kau di sana. Aku tahu kau peduli. Dan aku tahu segalanya. Tetapi, kenapa kau tidak pernah datang menemuiku. Kenapa kau hanya bisa melihatku dari jauh? Jika memang semua itu benar, kenapa kau harus takut? Dan jangan pernah salahkan aku jika semua yang kau lakukan saat ini menjadi sia-sia….

”’

*Siwon POV*

“Wonie-ah! Kau sudah dengar berita terbaru tentang dia belum?”Tanya Donghae siang itu ketika jam makan siang

Aku tidak menanggapinya. Memang, aku belum mengetahui berita apa itu, namun di ujung sana, semuanya sudah tergambar jelas. Bahkan lebih jelas daripada penjelasan Donghae yang biasanya sangat detail itu.

Ya. Im Sang Hee. Ia sedang bersama namja itu. Cho Kyuhyun.

Apakah aku terlambat untuk semuanya? Apakah yang sedang ia lakukan saat ini sudah sangat ‘menjelaskan’ bahwa aku tidak bisa lagi masuk ke dunianya yang kelam itu? Apakah itu semua –baru- akan menghapus segala harapanku?

“Yaa, kau akhirnya sudah tahu,”ucap Donghae setelah mengikuti arah pandangku

Aku kembali tertunduk menikmati makan siangku yang terasa hambar kali ini. Nafsu makanku seketika hilang setelah melihatnya bersama namja yang bernama Kyuhyun itu.

Ini memang salahku. Salahku ketika saat ia membutuhkan seseorang, aku tidak langsung masuk ke dalam dunianya. Dan baru ‘akan’ masuk setelah seluruh ‘penyebab’ kegelapan di dunianya itu kembali. Namja itu kembali membawa pelita yang kembali hadir di dunianya. Apa aku salah jika aku mencintaimu,Im Sang Hee-ssi?

”’

*Sang Hee POV*

Hari ini, setelah jam makan siang, aku ada kelas biologi. Hari ini akan ada praktek dengan Park Jung Soo seonsaengnim. Tidak buruk setelah semuanya-kembali-pada-titik-awalnya. Aku bahkan mulai-bisa-tersenyum lagi setelah ia datag kembali padaku.

Jung Soo seonsaengnim mulai mengabsen sekaligus mengumumkan nama kelompok kami. Satu kelompok terdiri dari dua orang. Dengan siapakah aku sekelompok hari ini?
“Choi Siwon,”absen seonsaengnim

Aku menoleh pada namja yang duduk di pojok kelas itu. Ia tampak seperti biasanya. Berekspresi dingin seperti biasanya. Bahkan nyaris tidak memiliki ekspresi apapun di wajahnya.

“Kau sekelompok dengan Im Sang Hee hari ini,”

Aku mengangkat alisku sambil menatap seonsaengnim dari bangkuku. Aku ingin menolak.

“Ciiieeee!!!”teriak koor seluruh kelas

Apa? Apa ada yang salah jika aku sekelompok dengannya? Apa ada yang merasa dirugikan jika aku sekelompok dengannya? Tidak. Kurasa tidak sama sekali. Dan, aku tahu apa penyebab mereka semua berteriak koor. Choi Siwon menyukai seorang Im Sang Hee, yeoja yang terkenal karena sikap dinginnya terhadap seorang namja.

Andwe! Kurasa itu tidak akan berlaku lagi saat ini. Saat ini, ketika ia kembali padaku. Kembali kepadaku setelah apa yang dilakukannya dua tahun yang lalu. Ia, Kyuhyun, meninggalkanku demi seorang yeoja lain dua tahun yang lalu. Namun, anehnya aku tidak pernah bisa marah padanya. Ia selalu membuatku seperti terhipnotis olehnya. Aku sadar, aku tidak bisa terus selalu mencintainya. Tetapi, jika itu yang terjadi?

“Silahkan amati sel otot lurik yang sudah diberikan, lalu buat laporannya hari ini juga,”jelas seonsaengnim singkat

Aku melirik Siwon yang sedang menulis sesuatu di bukunya, lalu aku memutuskan untuk mengambil mikroskop yang ada di hadapannya. Tepat ketika itu, tangannya menyentuh tanganku. Refleks, kami saling menarik tangan.

“Kau duluan,”ucapku bersamaan dengannya

Aku mengangkat alis dan menatapnya.

Ada perasaan lain yang menyeruak di hatiku saat mataku bertemu pandang dengan matanya. Sebuah getaran lain yang kurasakan. Sama seperti saat aku mengenal Kyuhyun dulu.

“Silahkan,”ucapnya sopan sambil menyodorkan mikroskop siswa itu padaku

Gomawo,”ucapku tertunduk. Aku tidak lagi ingin menatap wajahnya. Karena, jika aku tetap terus menatap wajahnya, semuanya –yang selama ini aku rahasiakan darinya- akan terbongkar. Bukankah mata bisa menjelaskan ‘segalanya’?

”’

*Siwon POV*

Aku tahu ia memperhatikanku saat ini. Dan… selesai juga akhirnya!

Setelah ‘tulisan’ku selesai, aku langsung meraih mikroskop siswa yang diberikan untuk kelompok kami. Tepat pada saat itu, tangannya juga menyentuh gagang *aduh, gw lupa apa namanya* mikroskop itu. Refleks, kami sama-sama menarik tangan dan saling bertatapan.

“Kau duluan,”ucapku. Kali ini juga kembali bersamaan dengannya.

Ia menatapku dengan alis yang terangkat. Yaah, ia tetap cantik. Tetapi, ada semburat lain di mata coklatnya. Aku tidak tahu pasti.

“Silahkan,”ucapku mempersilahkannya

Jantungku selalu berdetak lebih cepat saat aku berada di dekatnya. Apalagi saat ia menatapku seperti tadi yang baru saja terjadi. Aku tidak tahu kenapa tanganku juga ikut gemetaran an berubah menjadi dingin. Apakah aku masih mencintainya walaupun aku tahu ia sudah milik orang lain?

Aku mengamati wajahnya yang sedang serius mengamati objek melalui lensa okuler mikroskop sederhana ini. Beberapa helai rambut coklatnya tergerai dan terlepas dari ikatannya. Aku tidak tau apa yang aku lakukan saat ini benar atau salah, yang jelas tanganku terangkat untuk menyelipkan helaian rambutnya itu ke telinganya.

“Ada masalah?”tanyanya seketika itu. Dan aku kembali menarik tanganku, lalu menggeleng

“Boleh aku lihat?”tanyaku

“Tentu,”jawabnya dingin. Ia tidak menatapku. Aku tahu itu. Memang wajahnya sedang menghadap ke arahku,tetapi matanya tidak menatapku. Kenapa? Kenapa Sang Hee?

”’

*Sang Hee POV*

Hujan turun begitu derasnya sore ini. Aku semakin merapatkan jaket tipis yang sudah kupersiapkan dari rumah tadi. Tapi nyatanya udara saat ini tidak cukup bisa ditahan oleh jaketku ini. Malahan aku makin menggigil olehnya.

Aish-! Kenapa ia tidak menjemputku? Padahal tadi janjinya jam dua siang. Sudah jam tiga, kenapa belum datang juga?!

Hhhuufffttt…. Kemana Kyuhyun sampai ia lupa pada janjinya sendiri?

Ini adalah hari minggu. Aku datang ke sekolah karena diperintahkan oleh Heechul seonsaengnim. Ternyata ia meminta bantuanku untuk mengajar kelas tambahan siang ini. Dan, tadi sebelum beliau pulang, ia sempat menawarkan untuk mengantarku, namun kutolak karena sudah janji dengan namjachinguku,Kyuhyun yang KATANYA akan menjemputku. Tapi,toh sampai saat ini batang hidungnya belum kelihatan di sekolah ini.

Aku memutuskan untuk duduk di bangku yang ada di dekatku.

Keadaan sekolah mulai sepi. Para cheerleaders sekolah yang hari ini ada jadwal latihan sudah lebih dahulu pulang. Dan para atlit basket sekolah juga sudah selesai latihan. Lagian, siapa yang akan datang ke sekolah ditengah cuaca yang tidak menentu seperti ini?

Tapi, tunggu!

Ada suara dentingan piano dan orang bernyanyi dari ruang kesenian.

Bulu kudukku mulai meremang. Apakah ada hantu di sekolah ini? Tapi, inikan masih siang? Kenapa Kyuhyun belum datang sih? Aku takut!

Semakin lama, dentingan itu semakin keras, dan suara orang yang bernyanyi pun semakin jelas terdengar. Mungkin lagunya sudha memasuki bagian reffren. Aish-! Mana ada hantu yang bernyanyi sampai bagian reffren?!

Entah dengan dorongan apa aku berdiri untuk mengintip ke ruang kesenian yang ada tidak jauh dari tempatku duduk saat ini. Dan aku melihat seorang yeoja yang sedang berkonsentrasi memainkan music piano. Di sebelah piano itu, seorang namja sedang serius bernyanyi. Dan…. BUKAN HANTU! Ada BoA seonsaengnim di dalam sana.

Aah, akhirnya!

Kuputuskan untuk masuk karena udara yang semakin membeku karena kupikir di dalam akan lebih hangat.

Yongwonhi idaero, jamdeul gil baredo, yeojonhi geunyeoro, geonado… Dasineun geumgeuji, angireul baredo, oneul do geunyeoro, naneun jami deultende….

Ia terhenti di pertengahan lagu itu saat ia menatapku.

Mworaeyo,Siwon ssi?”Tanya BoA seonsaengnim,”Kenapa kau berhenti?Penghayatanmu ba…”

Seonsaengnim, sepertinya kita harus istirahat dulu,”ucap si yeoja pianis itu sambil menoleh kepadaku

BoA seonsaengnim ikut menoleh ke arahku. Lalu, mereka beranjak meninggalkan kami berdua di dalam sini.

Perasaan itu. Perasaan itu kembali datang. Ada apa ini? Kenapa jantungku berdetak lebih cepat? Aku tidak mungkin mencintai dua orang dalam waktu yang bersamaan! Aku tidak mencintainya. Tetapi, kenapa setiap kali ia menatapku, selalu begini?

Siwon mendekatiku.

“Kenapa kau masih di sekolah?”tanyanya lalu duduk berhadapan denganku

“Mmm… aku… aku hanya…”

“Dia pasti lupa menjemputmu kan?”

Tidak. Kyuhyun tidak lupa. Mungkin saja jalanan sedang macet saat ini karena hujan. Ia pasti ingat dengan janjinya!

“Ini sudah ketiga kalinya ia lupa menjemputmu,kan?”

Ya. Memang. Dua kali sebelumnya, Kyu beralasan sangat sibuk dengan aktivitasnya sebagai ketua OSIS di sekolahnya. Dan yang kali ini?

“Ia tidak sibuk ataupun lupa menjemputmu,Sang Hee,”ucapnya,”Ia hanya melupakannya saja,”

Tidak. Kyu tidak mungkin lupa! Ia pasti datang menjemputku.

Tetapi kapan?

“Baiklah,”ucap Siwon kemudian,”Aku tidak akan mempersulitmu saat ini,”

Mwo?”

Ia tersenyum,”Kyuhyun melupakanmu, dan kau mencintainya, lalu tanpa sengaja akulah yang tertarik ke dalam lingkaran hidupmu, Sang Hee-a,”

Aku menatapnya tidak mengerti. Apa yang dibicarakannya?

“Kau tahu ia berbohong padamu, tetapi kau masih mempertahankan cintamu untuknya, dan membiarkanku tersiksa karena hal itu,”

“Tersiksa?”

Ia mengangguk mantap,”Saranghae,Sang Hee-a!”

Aku mengerjap beberapa kali untuk memastikan ini benar-benar alam sadarku. Ia masih duduk sambil menatapku. Kali ini tidak tersenyum. Hanya ekspresi datar. Saat pandangan kami bertemu, cepat-cepat kualihkan pandanganku.

Otokhe? Jinchanayo?

Aku medengar suara pintu ruang kesenian yang terbuka. Aku dapat melihat dari sudut mataku Siwon langsung berdiri akibatnya. Matanya menatap seseorang yang berdiri di balik pintu.

Dan bukan seseorang.

Seorang namja dan seorang yeoja sedang menatap kami bergantian.

“Sang Hee-a,”ucap Kyu

Apa? Apa lagi yang akan kau katakan? Maaf karena terlambat menjemputku lagi? Lalu, siapa wanita ini?

“Dia Choi Min Ra,”jelas Kyu. Apa dia bisa membaca pikiranku?

Aku melirik Siwon yang masih berdiri diam di tempatnya.

“Dia kekasihku,”ucap Kyu sambil merangkul bahu Choi Min Ra

Tatapan tajam itu kembali bisa kumiliki, setelah selama dua minggu ini lenyap tanpa bekas.

Aku menatap tajam gadis itu. Ia tampak tersenyum tanpa menyadari tatapan tajam dariku.

We broken,”ucapku memperjelas segalanya. SEGALANYA!

“Pergilah kalau dia lebih baik dariku,”kataku selanjutnya

“Maaf….,”ucap Kyuhyun

NAGA!!”bentakku tak lagi mampu menahan emosi dan perasaanku yang lain

“Kuharap kau akan bahagia…”ucap Min Ra

“Kubilang KELUAR!!!”bentakku lagi, memotong ucapan Min Ra. Gadis itu tampak sangat kaget dan ketakutan melihat ekspresiku

Ia benar-benar pergi. Keluar dari ruangan ini. Meninggalkanku tanpa pernah lagi menoleh padaku. Semuanya lenyap. Lenyap bersama hujan yang kulihat semakin deras. Tersapu air hujan yang turun dengan derasnya tanpa pernah memikirkan perasaanku.

Aku menangis. Inilah kedua kalinya ia meninggalkanku demi seorang gadis lain. Semudah itukah baginya untuk jatuh cinta? Semudah itukah baginya mencintai orang lain? Kenapa aku tidak bisa? Kenapa aku tidak bisa semudah itu jatuh cinta?

Siwon meraih bahuku dan membiarkanku menangis di pundaknya. Ia mengelus pelan kepalaku.

“Biarkan aku mncoba untuk masuk ke duniamu, Sang Hee,”ucapnya

”’

*Siwon POV*

Let me into your world. Let me give you a happiness. Let I make you smile again. Saranghae….

Ia tetap tersenyum, walaupun kutahu hatinya masih kosong tanpa pemilik. Setelah hujan hari itu menghanyutkan segalanya. Termasuk cahaya pelitanya.

Dan kini, aku akan menjadi cahayamu dengan sukarela. Walaupun saat ini hatimu bukan milikku seutuhnya, tapi aku yakin, hatimu akan menjadi milikku seutuhnya saat waktunya nanti…

”’

__FLASCHBACK 2 years ago__

*Sang Hee POV*

Hari ini, Kyuhyun mengajakku ke pantai di Incheon sepulang sekolah. Aku tidak tahu alas an apa yang membuatnya membawaku kemari. Ia sama sekali tidak berbicara banyak padaku saat di mobil tadi.Ia hanya diam, dan begitu juga aku.

“Sangie-ah,”ucap Kyuhyun

Ne?”tanyaku sambil tersenyum padanya

“Kau tahu program beasiswa yang ditawarkan Departemen Pendidikan?”

Aku menatapnya heran. Kenapa ia mendadak bertanya tentang beasiswa? Apa dia ‘sudah sadar’ dan ingin mendapatkan program beasiswa? Yaah, kuharap ia sudah sadar untuk belajar, tidak bermain game terus.

“Aku tahu. Kenapa? KAu ingin mendapatkannya? Beasiswa yang ke China atau Jepang?”

Sebenarnya, ada tiga program beasiswa yang ditawarkan oleh departemen pendidikan. Ke China, Jepang, dan Amerika. Aku tahu kemampuan Kyuhyun dan sangatimpossible baginya untuk mendapatkan beasiswa sekolah ke Amerika itu. Temanku Kibum saja tidak lolos, apalagi dia yang kerjanya main game saja.

“Aku akan ke Amerika,”ucapnya

“Mwo? Liburan?”

Ia menggeleng, dan menatapku sedih,”Aku mendapatkan beasiswa itu,”

“Ja…jadi kau adalah salah satu dari dua… orang itu?”

Kudengar langsung dari guruku, kalau hanya dua orang dari Negara ini yang berhasil mendapatkan beasiswa sekolah di Amerika itu. Dan salah satunya adalah Kyuhyun? Apakah itu benar?

Kyuhyun mengangguk,”Hari ini, kuminta kau untuk melupakanku,”

Aku tidak lagi menatapnya dengan tatapan meremehkan itu lagi. Memintaku melupakannya? Hah, yang benar saja!

“AKu akan berada di Amerika selama dua tahun bersama Mi Young,”

“Mi Young? Siapa dia?”tanyaku

“Maaf, aku belum memberitahumu soal ini,”ucapnya tertunduk,”Dia… dia…”

Aku menatap Kyuhyun meminta penjelasannya. Siapa Mi Young itu?

“Dia yeojachinguku,”ucanya masih tertunduk

PLAAKKK…

“Kenapa kau bisa berlaku seperti itu?! Kenapa kau berpacaran dengan orang lain saat kau juga berpacaran denganku?! Apa kau pikir aku tidak punya hati?! Kau pikir aku ini anak-anak?!”bentakku kemudian, lalu aku pergi meninggalkannya yang ‘sepertinya masih’ berdiri menatap punggungku.

Aku benci dia! Aku benci kau,Cho Kyuhyun!

Tapi, kenapa aku hanya bisa memarahinya seperti itu? Apa aku masih ‘terlalu’ mencintainya? Apakah sedalam itu arti first love untukku? Kenapa?

__FLASHBACK END__

”’

WAJIB KOMEN!!!! Satu kata saja, sangat berarti bagi saya! Hehehe….

8 thoughts on “[Freelance] Let Me Into Your World

  1. LANJUUUTTT!!!!!! :)
    Napa lg suami aq jd player? Haish~ tp gpp la ttp Cool koq ^^
    Wonwon oppa daebak!!
    Kyu nya jng jahat2 amat donk,, ksian dy kn polos *hoooek*

Comment please? ( ื▿ ืʃƪ)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s