6

[Freelance] Just A Little Happiness part 2

Just A Little Happiness

Author       : Park Kyuchi

Category   : Romance, Friendship / 2shot

 

 

Cast :

Cho Kyuhyun

Park Kyuchi

Lee Sungmin

Kang Hye Seok

Other Cast :

Lee Donghae

Eunhyuk

Kim Heechul

Yesung

Sepulang dari sekolah aku langsung masuk ke kamar dan memainkan game yang baru aku beli minggu kemarin. Saat sedang seru-serunya ada pesan baru dari HP-ku.

 

From : Park Kyuchi

Kyunnie, besok kau jemput aku di depan rumahku. Kita berangkat bersama ke sekolah…

To : Park Kyuchi

Untuk apa? Bilang saja kau butuh tumpangan gratis :p

From : Park Kyuchi

Heh, bukankah mulai besok kita akan berpura-pura pacaran? Masa orang pacaran berangkat ke sekolah gak bareng…dasar Kyunnie BABOO…:p

To : Park Kyuchi

Aigoo…aku lupa…hehe…kau jangan panggil aku BABOO lagi..mulai sekarang aku adalah namja chingu-mu…:D

From : Park Kyuchi

Apa kau bilang? Kita ini hanya BERPURA-PURA pacaran tidak LEBIH…jangan berkhayal!!

To : Park Kyuchi

Baiklah besok aku akan menjemputmu…tunggu aku chagiya ;)

From : Park Kyuchi

YAK~! Hentikan lelucon konyolmu itu >.<

Continue reading

12

[Freelance] Malin Kyuhyun

Title: Malin Kyundang a.k.a Malin Kyuhyun

Author: “Cho Ahna . Marcella Cho” on www.sjismine.wordpress.com . “@idell03” on twitter.

Main cast: Cho Kyuhyun and Lee Ahna

Support Cast: Minho, Taemin, Heechul, Hangeng,

Rating: All Ages

Genre: all ages, humor, oneshot

Ps: FF ini pernah di post di sini à www.sjismine.wordpress.com

Tag: Cho Kyuhyun, Kangin, Leeteuk, Super Junior, SHINee

 

Pada suatu hari, hiduplah sebuah keluarga nelayan di pesisir pantai pulau Jeju. Keluarga ini terdiri dari ayah yang bernama Kangin, ibu bernama Leeteuk, dan anak bernama Malin Kyundang atau lebih sering disebut Malin Kyuhyun yang berumur 10 tahun. Kondisi keuangan keluarga mereka memprihatinkan. Padahal Kangin dan Leeteuk adalah anak orang kaya. Kangin adalah anak pengusaha Bus Damri dan Leeteuk adalah anak pengusaha pabrik ikan asin. Pernikahan Kangin dan Leeteuk ditentang oleh orang tua kedua belah pihak, lalu mereka memutuskan untuk marry run (re: kawin lari) dan menetap di pulau Jeju dan menjadi nelayan. Keluarga ini agak sedikit, ehm, tidak waras. Semuanya memiliki sifat abnormal bin ajaib yang membuat orang lain terheran heran dengan keluarga autis bin sarap ini.

Karena keuangan keluarga mereka yang semakin memburuk, Kangin memutuskan untuk ke luar pulau untuk mencari nafkah di negeri seberang.

“yeobo…” panggil Kangin yang baru masuk ke kamar.

“ada apa?” sahut Leeteuk langsung.

Continue reading

57

PANIC?! [KyuJin]

Okey, lagi-lagi FF abal. Entah drabble atau engga yang jelas pendek *gubrakk* dan sudah jelas GEJE! Ini bukan lanjutan my wedding tapi bisa dibilang sequel why I like you, jadi bisa ditakar keanehannya kaya gimana. Okey, silahkan dibaca dan di komen :D

“..Kyu, apa yang akan kau rasakan jika aku tidak ada?”

“Entahlah, pasti aneh karena aku sudah terbiasa ada kau.. gadis paling bodoh sedunia akhir-akhir ini! kenapa bertanya seperti itu?

“Tidak apa-apa, hanya ingin tahu..”

“Kalau aku yang tidak ada?”

“Damai!”

“MWORAGO??”

******

Continue reading

8

[Freelance] Last Carnival

Title : Last Carnival

Author : Bee

Main Cast : Donghae, Bee, Lee-eon

Support Cast : Siwon, Leeteuk, Eunhyuk, Yuri SNSD

Rating : all age (but kids, because they wouldn’t get it)

Genre : romance, angst (??bener ga sih ini angst??)

Warning! : angst (?)

Ps : I need comment, definitely ^_^. Jadi mohon komennya ya. Pernah dipublished di wp sendiri, tapi jarang yang komen, jadinya pengin dishare untuk tahu pendapat readers yang lain. Di sini dipublished untuk pertama kalinya: http://aineino.wordpress.com/2011/04/05/last-carnival/. Oh iya, saran backsound: Last Carnival-nya Norihiko Tsuru. Happy reading ^b^ !

Disclaim : Murni ide Bee. Oke? No plagiarism!

=======================

Abis baca postingan Donghae tentang Michael, terus aja kepikiran bikin ini. Mohon komen. Sekalian, malah jadi inget Lee-eon. Hiks, hiks, sedih…

=======================

 

Bee melihat sosok itu. Terbaring pucat di atas ranjang. Perasaannya mengatakan dia seharusnya mengenali wanita itu. Tapi entah kenapa dia tidak mampu mengingatnya. Pun demikian, hatinya hanya mengatakan, “Tidak apa-apa, kau tidak harus mengingatnya.”

Dia pun tersenyum. Ini tempat yang aneh. Semua orang menangisi wanita itu. Di sekeliling tempat tidurnya, setiap mata berkerut-kerut jelek meneteskan air mata. Anehnya dia tidak merasa sebal, kepada wanita itu pun tidak, meski wanita itulah yang menyebabkan tangisan semua orang, termasuk tangisan suaminya, Lee Donghae.

Continue reading

32

[Freelance] He’s Mine And That’s It Part 4

He’s Mine and that’s It (part 4)

Hei, it’s me Kei and yes, I’m back

Saya masih suka sama karakter antagonis. Jadi saya kembali dengan tokoh utama karakter antagonis. So, enjoy it, my lovely readers  (^^)v

“Auw.” Kata Hyori sambil memegang tulang keringnya. Dia berjalan tertatih menuju saklar dan menyalakannya. “KAU??”

**

“Apa yang kau lakukan disini?” Tanya Hyori sambil mengelus-elus kakinya.

“Hmm… jam berapa sekarang?” Tanya laki-laki itu sambil mengerjap-ngerjapkan matanya. “Kau kenapa? Perutmu sudah sembuh?”

“Sudah lebih baik dan kakiku sakit menabrak sesuatu.”

“Kau lapar? Akan kupanaskan bubur yang tadi.”

“Apa yang kau lakukan disini? Kau tidak pulang? Ini sudah malam.” Kata Hyori sambil melirik jam di dinding yang menunjukkan pukul 11 malam.

“Aku tadi ketiduran disini.” Katanya sambil menuangkan bubur ke dalam mangkuk. “Ayo makan, nanti keburu dingin.”

Hyori berjalan pelan ke arah dapur dan duduk di stall dapurnya. Dia memakan bubur itu perlahan sambil meniupnya. Hyuk Jae menuangkan sisa bubur di mangkuknya dan menaruh panci di tempat cuci piring. Dia memperhatikan gadis itu sambil tersenyum.

Continue reading

7

My Destiny Is You [2/?]

”Aish~ Donghae-ya~ bagaimana kalian bisa menjalankan promosi kalau mukamu lecet-lecet begini?” kata manager Super Junior M pada Donghae, sambil membersihkan bekas lecet itu dengan alkohol. Ia kemudian menggeleng dan mendesah heran pada Donghae. Bisa-bisanya ia melakukan seperti ini di tengah-tengah kesibukannya sekarang.

“Sebenarnya siapa gadis itu? Kau mengenalnya?” tanya manager itu lagi.

Donghae menggeleng dengan polosnya, “Mollayo,” ia menjawab pendek.

“Lalu? Kenapa kau menolongnya? Bahkan kau terlihat seperti Superman, Donghae-ya,”

“Aku pernah melihatnya sebelumnya… dan ia… melakukan hal yang sama… rasanya ada sesuatu yang membuatnya begitu depresi sehingga ia ingin mati seperti itu… Dan aku… aku hanya… ingin menolongnya,” Donghae menjelaskan dengan terbata-bata. Ia menunduk, dalam hati berpikir. Benar juga, kenapa ia begitu peduli dengan gadis itu? Gadis yang ia bahkan tidak tahu namanya… ia tidak tahu asal-usulnya. Satu-satunya yang ia ketahui tentang gadis itu adalah ia selalu mencoba untuk bunuh diri. Ya, hanya itu.

—–

Donghae melangkahkan kakinya santai menuju supermarket terdekat dari apartemennya. Beberapa menit lalu, Leeteuk menyuruhnya untuk membeli beberapa cemilan untuk di dorm. Sebenarnya Donghae juga sangat malas, tapi Leeteuk memaksanya dan mau tidak mau… ia harus pergi.

Donghae menyumbatkan headset ke lubang telinganya. Seoul pada malam hari sangat ribut. Suara mobil, keributan orang-orang, suara alunan lagu dari restoran-restoran dapat terdengar jelas di jalanan. Donghae memang tidak terlalu suka dengan kebisingan itu, maka ia memutar lagu untuk mengganti kebisingannya dengan melodi-melodi indah yang berasal dari iPhone-nya. Beberapa kali ia mengangguk-anggukkan kepalanya sesuai dengan irama lagu.

Akhirnya sampai. Langsung saja, Donghae mengambil cemilan favorit Leeteuk yang ia hafal diluar kepala, dengan gerakan cepat ia memasukkannya ke dalam keranjang yang tadi diambilnya, dan membayarnya langsung di kasir. Setelah semuanya selesai, ia kembali berjalan keluar, dengan kantungan berisi cemilan-cemilan di tangan kanannya.

Continue reading

4

[Freelance] Dark From Heaven part 2

Title                 :: Dark From Heaven Part 2

Author             :: MirrelLia

Main Cast        :: Cho Kyuhyun Super Junior, Shin Ha Kyo

Support Cast   :: Leeteuk

Rating             :: PG 13

Genre              :: Fantasy Romance

Warning          :: Typo bertebaran di mana-mana hahaha.

Ps                    :: FF ini udah pernah di publish diblog pribadi aku https://anamie.wordpress.com/ dan FF ini ada 4 part dengan judul yang berbeda-beda.

Disclaim          :: This real my imagination. Please don’t sue me!!

Jika dunia bisa melihatku

Jika dunia bisa meraihku

Hal apa yang harus ku berikan pada mereka?

Cinta, simpati atau sebuah kematian…

Chapter I #Living Twice#

Aku terkesiap, merasakan seluruh tubuhku sakit luar biasa. Aku tak bisa bergerak bahkan aku nyaris tidak bisa bernafas. Rasanya seluruh paru-paruku merasa kosong tanpa oksigen. Aku merasakan tubuhku terbakar dan aku sama sekali tidak bisa meneriakkan rasa sakitku. Aku merasa jiwaku lepas dari ragaku. Tidak. Aku bahkan seharusnya tidak memiliki jiwa. Aku seorang iblis. Seharusnya aku musnah, tapi mengapa aku merasakan sakit. Tidak. Apa yang terjadi?

“Kyuhyun-ah, kau sudah sadar?” tanya seseorang padaku.

Suara-suara bising mulai menghinggapi telingaku. Mencoba mendengarkan secara seksama setiap kata yang mereka ucapkan padaku. Aku ingin membuka mata namun entah mengapa sulit rasanya untuk benar-benar melihat. Aku merasa tidur selama berabad-abad.

“Kyu, bicaralah jika kau memang sudah sadar.” Kata seseorang lagi dan entah mengapa aku merasa suara itu begitu familiar di telingaku.

Aku membuka mataku secara perlahan lalu mencoba menggerakkan tanganku. Rasanya begitu menyakitkan dan sangat sulit. Aku terus berusaha untuk bangun hingga sebuah rasa hangat menyapu tanganku. Tangan manusia.

“Hyung, dia sudah sadar. Dia bisa menggerakkan tangannya.” Kata seseorang lagi dengan nada yang begitu gembira. Entah mengapa rasa rindu tiba-tiba menyelimuti hatiku. Aku ingin melihat dengan jelas.

“Kyu…”

Aku menajamkan penglihatanku dan menatap seseorang yang baru saja memanggilku. Seorang pria dengan rambut berwarna keemasan serta satu lesung pipi sebelah kiri tersenyum padaku dengan lembut. Dan saat itulah aku sadari siapa dia, Leeteuk. Tubuhku bergetar hebat, jari-jemariku terasa lemas menahan kekagetanku. Aku meraba punggungku dan tak menemukan sayapku di sana. Aku benar-benar seperti orang bingung sekarang. Mungkinkah aku…

“Selamat Kyu, kau berhasil. Secara perlahan kau akan mendapatkan semua kenangan dari pria yang kau gantikan jiwanya ini.” Bisik Leeteuk padaku. Ia memelukku dan sukses membuatku kaget dan hampir saja meloncat kegirangan.

“Aku manusia?” tanyaku lirih di sela pelukannya.

“Ya, dan kau adalah bagian dari kami.” Jawabnya pelan lalu melepas pelukannya dari tubuhku. Dia, tidak. Mereka tersenyum ke arahku.

***

Hari ini tepat lima bulan setelah aku sadar dari raga manusia ini. Namaku tetap Cho Kyuhyun dan kau tau, ternyata aku adalah member dari sebuah grup terkenal di Korea Selatan. Super Junior. Aku tak menyangka akan menjadi manusia yang di beri berkah suara indah. Terlebih lagi aku di berikan sebuah keluarga yang begitu menyayangiku. Teuki bilang padaku bahwa ingatan manusia ini akan hinggap di pikiranku dan ternyata itu memang benar. Karena secara perlahan aku mulai mengetahui siapa saja orang-orang yang di dekatku serta kenangan yang ku miliki bersama mereka. Teuki juga mengatakan hanya aku dan dirinya yang akan tetap mengingat kenangan sebagai seorang iblis sedangkan Donghae dan Hyuk Jae tidak memiliki ingatan ketika mereka menjadi iblis. Di dunia ini sangat sempit bukan? Seperti yang di katakan Hyuk Jae, kami bertemu kembali di kehidupan manusia.

Aku berusaha menanyakan alasannya tapi Teuki sama sekali tidak memberitahu, ia hanya mengatakan agar aku hidup dengan baik dan memanfaatkan waktuku di dunia dengan sebaik mungkin. Teuki bilang transformasiku termasuk lama ketika menjadi manusia. Waktu di dunia iblis tidak sama dengan waktu di dunia manusia. Aku sebenarnya sedikit heran karena Teuki di izinkan terlahir kembali menjadi manusia. Aku lagi-lagi menanyakan alasanya tapi ia hanya menjawab untuk menjagaku, Donghae dan Hyuk Jae. Hhh jawaban yang benar-benar menyentuh dan mungkin jika Donghae tahu ia akan menangis, mengingat ia yang paling banjir air mata ketika melihatku sadar dari kematian semu.

“Kyu, kau sudah siap kembali ke atas panggung?” tanya Teuki padaku.

“Ne, hyung. Aku sangat merindukan teriakkan para Elf.” Jawabku mantab. Meskipun aku tahu bahwa aku bukanlah jiwa dari raga ini tapi entah mengapa menyanyi adalah hal terindah yang ku miliki.

“Baguslah…. Kau menggunakan hari-harimu dengan baik.” Ucapnya lagi lalu menepuk punggungku pelan sebelum naik ke atas panggung.

Dan di sinilah aku berada, diantara ribuan Elf yang mencintai aku, mencintai kami.

Chapter II #Finding Love# [3 Years Later]

Pernahkah kau melihat malaikat? Jika kau bertanya padaku, aku akan menjawab pernah. Karena Elf adalah ribuan malaikat yang mencintai kami apa adanya. Mendukung kami ketika kami terjatuh dan selalu peduli dengan semua kerja keras kami. Mereka tak pernah marah jika kami tak menang dalam suatu acara musik, mereka tetap berteriak memanggil nama kami di saat kami menangis dan merasa bersalah. Mereka bagiku bahkan lebih dari sekedar Elf.

Malaikat ataupun iblis, aku tak tahu bagaimana mendeskripsikan sesosok gadis yang baru saja ku temui di koridor apartement. Wajahnya yang dingin menyiratkan sebuah ketertarikan yang begitu mempesona, sama seperti iblis yang selalu memperlihatkan kecantikan yang angkuh. Gayanya yang anggun menandakan ia bukan gadis sembarangan dan aku yakin jika ia seorang Malaikat pastilah ia akan menjadi ratu daripada malaikat itu sendiri. Entah bisikan darimana aku merasa hangat menyusup dalam dadaku. Perasaan yang sudah lama tak ku rasakan bertahun-tahun lamanya menjadi seorang manusia.

“Ya, Kyuhyun-ah tak bisakah kau berhenti memandangi gadis itu?” tanya Donghae seraya memukul kepalaku pelan. Sial! Berani sekali mantan iblis biasa seperti dia menyentuh Prince of Evil sepertiku! Argh. Kenapa aku harus di lahirkan menjadi dongsaeng!

“Dia terlihat sangat menarik Hyung.” Jawabku pelan masih memandang arah gadis itu menghilang.

“Aish, jinja. Dasar kau ini!”

Continue reading