[Freelance] I’m A Boice part 9

Title             : I’m A Boice  -Part 9-

Author       : Amy Lee

Genre          : Romance, Family, Friends

Cast             :

©               Cho Eun Hyo / Choi Min Ra

©               Cho Kyu Hyun

©               Cho Ara

©               C.N Blue

©               Kim Tae Yi

©               Han Chae Sa

 

Y¯Y

*Kyuhyun POV*

“Kyu,  bagaimana kabar Eun Hyo di Paris?”tanya Hyukjae hyung saat kami makan siang

Aku terdiam sebentar untuk memikirkan jawaban yang tepat

“Dia baik-baik saja,”jawabku pelan

“Kenapa kau menjawabnya seperti itu?”tanya Ryeowook hyung

“Maksudmu?”tanyaku

 

“Kau pernah bilang waktu itu kalau kau mencintai Eun Hyo bukan sebagai kakak dan adik. Apa kau mencintainya?”tanya Sungmin hyung


Aku menatap bergantian seluruh hyungdeulku ini. Mereka semua menatapku untuk menantikan jawaban dariku. Aish-! Chullie-hyung menatapku dengan tatapan paling mematikan yang pernah ada.

 

Kuputuskan untuk mengangguk.

“Kenapa?Tidak boleh?”

Leeteuk hyung mengangguk. Kemudian, diikuti dengan anggukan dari member lainnya.

Siwon hyung menyodorkan sebuah majalah padaku. Ia kemudian menunjuk salah satu gambar seorang yeoja.

Aku menatap gambar yeoja itu. Lalu, aku kembali menyuap makan siangku.

“Siapa dia?”tanyaku polos

“Choi Min Ra alias Cho Eun Hyo. Orang yang kaucintai itu,”jelas Chullie hyung

Nde???”ulangku tak percaya. Nyaris saja aku menyemburkan seluruh jjangmyeon yang baru saja kulahap

Seluruh hyungku mengangguk

“Ia ada di Seoul saat ini,”ucap Siwon hyung

“Kemarin, aku bertemu dengannya di rapat dengan perusahaan ayahku,”imbuh Sungmin hyung

“Ia menjadi dokter sekarang,”cetus Wookie hyung

“Ia juga jadi model,”imbuh Hyuk Jae hyung

“Dan yang lebih penting lagi,Lee Corp, Cho Corp, dan Hyundai Group akan bekerja sama dengan perusahaan Choi Corp yang berpusat di Paris,”jelas SUngmin hyung

“Appa!”teriakku,”Aku harus ikut dalam rapat selanjutnya!”

“Rapatnya baru akan dimulai lima belas menit lagi di kantor pusat Hyundai Group,”ucap Siwon hyung

 

Aku kembali berbalik dan menarik tangan Siwon hyung dan Sungmin hyung.

“Ayo kita jadi perwakilan perusahaan hari ini!”ucapku

“Eh, aku belum ganti baju!”ucap Siwon hyung

“Aku ada janji!”sambung Sungmin hyung

“Ayooo!!!”

 

Y¯Y

*Min Ra POV*

Aku melirik arloji yang melingkar di tangan kiriku sambil terus menggoyangkan kedua kakiku di bawah meja. Ini adalah rapat terakhir yang membahas tentang kerja sama perusahaan appa dengan perusahaan-perusahaan besar lainnya.

Awalnya, aku kaget karena perusahaan Cho Corp. juga akan bekerja sama dengan perusahaan appa. Juga saat aku tahu Hyundai Group adalah perusahaan milik ayah Siwon oppa. Apakah Kyu dan Siwon oppa akan hadir pada rapat terakhir hari ini?

 

Sepertinya itu hanya mimpi belaka. Soalnya, rapat sudah dimulai sejak lima belas menit yang lalu. Dan pimpinan dan perwakilan seluruh perusahaan sudah hadir di dalam ruangan ini. Appa juga sedang menyampaikan pidatonya.

Tapi, sesuatu dihatiku berkata lain. Hatiku tetap saja tidak tenang dari tadi. Bahkan, jantungku ikut berdetak dua kali lebih cepat dan keringat dingin mulai keluar dari keningku. Tidak biasanya aku gugup seperti ini. Kemarin, saat rapat pertama, aku tidak merasa segugup ini. Tapi kenapa sekarang ini jadi begini?

 

“Silahkan Choi Min Ra ssi!”ucap appaku, eh Choi ahjussi. Hehehe…

Aku maju ke podium sambil membawa buku agendaku. Aku mulai menyampaikan beberapa pidato mengenai perusahaan kami.

Presentasiku terhenti ketika seseorang membuka pintu.

 

Namja yang pertama adalah namja yang membuka pintu tadi. Ia tersenyum pada semua orang dalam ruangan ini, kemudian duduk di salah satu kursi di daerah Lee Corp.

Namja yang kedua, tersenyum lalu melakukan sebae. Ia masuk ke ruangan sambil melempar senyumnya. Termasuk padaku. Ia tersenyum sambil menundukkan kepalanya sedikit, lalu ia menuju bangku di daerah Hyundai Group.

Dan namja yang terakhir, ia mengenakan jas abu-abu. Ia tersenyum meringis sambil menggaruk kepalanya.

“Maaf aku terlambat,”ucapnya lalu duduk di sebelah Ahjussi Cho

 

Aku masih memperhatikan sosok yang terakhir itu. Ia menerima desisan omelan dari Ahjussi Cho. Walaupun begitu, ia tetap tersenyum kecil.

“Min Ra ssi, apa bisa kau lanjutkan presentasimu sekarang?”tegur appa

Ne,”jawabku

 

 

Satu jam kemudian, presentasi dari Choi Corp. selesai dilaksanakan.  Hasilnya, Lee Corp., Cho Corp., dan Hyundai Group mau bekerja sama dengan perusahaan kami. Yaah, hasilnya yang sangat memuaskan. Terlebih lagi, saat pimpinan perusahaan Hyundai Group mengatakan kalau aku cocok menjadi direktur perusahaan jika appa sudah pensiun nantinya.

“Min Ra, apa benar kau sudah lulus menjadi seorang dokter?”tanya Ahjussi Cho saat acara ramah tamah usai presentasi

Aku mengangguk,”Sudah,appa. Mungkin aku akan ditugaskan di rumah sakit anak internasional di Inggris. Surat penugasannya akan aku terima minggu depan,”

“Presentasimu hebat sekali, Min Ra!”puji ahjussi Choi,”Kau pasti bisa menggantikan appamu nanti,”

Appa tersenyum,”Ya. Kuharap begitu. Tetapi, ia lebih senang menjadi dokter daripada menjadi direktur,”

Aku tertawa kecil

 

Ponselku berdering. Dari Chae Sa. Oh, iya, aku ada janji dengan teman-temanku ini. Sudah tiga tahun sejak terakhir kami bertemu dan hari ini pasti Chae Sa dan Tae Yi akan membawaku jalan-jalan keliling Seoul.

“Permisi, aku harus menjawab telepon dulu,ahjussi!”

Aku membuka flat ponselku dan menjawab telepon Chae Sa

“Halo? Kau di mana? Apa acaranya sudah selesai? Kudengar Siwon oppa juga datang,ya? Aku dan Chae Sa sudah di loby. Ayo, turunlah!” serobot Tae Yi. Ternyata kebiasaannya yang satu ini belum juga berubah! Tae Yi suka sekali menelepon dengan menggunakan ponsel Chae Sa. Tidak dengan ponselnya sendiri. Padahal, jika dilihat, ponsel Tae Yi lebih canggih daripada ponsel milik Chae Sa.

“Ya. Acaranya sudah selesai. Aku akan turun sekarang!”

“Ayolah! KAmi sudah lapar!”keluh Tae Yi

“Ya,ya,ya,”jawabku sambil mengangguk, lalu mendekati appa yang masih berbincang dengan rekan bisnisnya,”Appa, aku pergi jalan-jalan dengan Chae Sa dan Tae Yi, ya? Nanti malam aku pulang”

“Hati-hati,ya!”

Ne,appa

 

“O,ya kau sudah lulus jadi dokter,ya?” Chae Sa akhirnya mengambil alih ponselnya. Jujur, aku lebih senang berbicara dengan Chae Sa ditelepon daripada Tae Yi. Karena Chae Sa berbicara sedikit lebih pelan daripada Tae Yi

“Ya,”jawabku sambil menekan tombol angka G pada lift

“Kau juga jadi model untuk majalah fashion?”

Ne. Yang itu baru kemarin pemotretannya,”

“Lalu, kau mau pilih jadi apa?”

“Dokter lah!”

“Dokter apa?”Tae Yi kembali mengambil alih telepon Chae Sa

“Sebenarnya aku ingin jadi dokter spesialis jantung, tapi karena tidak lulus saat tes, jadi aku pilih spesialis anak,”

“Waah!! Aku tidak bisa membayangkan kau jadi menyayangi anak-anak!”

Aku mencibir, kemudian keluar dari lift

“Kalian di mana?”tanyaku sambil mengedarkan pandangan ke seluruh loby

“Ah, aku lihat kau!Tunggu di sana!”perintah Tae Yi

 

Y¯Y

*Kyuhyun POV*

Aku mendekati appa yang sedang bercakap cakap dengan rekan bisnisnya. Tentu saja, ayah Sungmin hyung, ayah siwon hyung, dan ayah Hyeo, eh Min Ra. Aku masih terbiasa memanggil Min Ra dengan Hyeo! ^^

“Nah, ini dia Kyu,”ucap appa ketika aku sampai di dekatnya,”Kyu, ayo bersalaman dengan ahjussi Choi,”

Yang dimaksud dengan ahjussi Choi pastilah ayahnya Min Ra.

“Bagaimana kabarmu, Kyu?”

“Baik-baik saja,ahjussi,”

“Kyu, kau tidak bertemu dengan Min Ra?”tanya Sungmin hyung

Ne?”ulangku

“Kau belum bertemu dengan Min Ra?”tanya appa

Aku menggeleng

“Nanti malam aku mengundang Min Ra, Min Hwan, dan ayahnya ke rumah. Kau harus ke rumah nanti malam,ya?”

Aku mengangguk

“Tadi Min Ra bilang, ia akan pergi jalan-jalan dengan temannya. Mungkin sekarang ia sedang di loby. Aku rasa kau harus mengawasi Min Ra, Kyu,”jelas ayah Min Ra

“Mm… baiklah. Aku akan menyusul Min Ra,ahjussi! Perminsi!”

 

 

Sungmin hyung dan Siwon hyung mengikutiku sampai di loby. Aku mencari cari sosok Min Ra, dan dua ‘teman devilnya’ itu.

“Nah, itu mereka!”ucap Siwon hyung sambil menunjuk tiga orang gadis yang sedang tertawa bersama sambil berjalan ke pintu keluar

“Ayo!”

Dengan setengah berlari, aku mengejar tiga orang ‘devil friends forever’ ini. Devil Friends Forever? Ya, kalau mereka sudah bertiga, Min Ra, Chae Sa, dan Tae Yi, pasti mereka akan bertindak seperti para ELF yang meliat SuJu alias gila-gilaan. Tidak tau tempatnya, mereka pasti tertawa sembarangan, dan menertawakan apapun yang mereka anggap kurang cocok atau lucu. Aku pernah ditertawai oleh DFF itu.

“Min Ra,”ucapku sambil menahan lengan Min Ra

Ne?’tanyanya sambil menatapku dari ujung kaki sampai ujung kepala

“Kyuhyun oppa!”pekik Tae Yi kegirangan. Anak ini! Seperti tidak pernah bertemu denganku saja. Padahal hampir disetiap Show Super Junior ia selalu menonton, tapi walaupun begitu tetap saja seperti Sparkyu yang baru pertama kali melihatku ekspresinya.

“Kau mau ke mana?”tanyaku

Min Ra mendengus,”Tidak bisakah kau menanyai kabarku dulu,Kyu?”

Aku tersenyum evil,”Baiklah. Apa kabar,Choi Min Ra ssi?Bagaimana sekolahmu di Oxford?”

Ia balas tersenyum,”Aku baik-baik saja, Kyuhyun ssi. Kuliahku berjalan dengan baik. Aku lulus bulan kemarin. Dan minggu depan aku akan ditugaskan di Inggris,”

“Dasar, kakak-adik yang aneh!”desis Siwon hyung. Tapi, dapat dengan jelas kudengar

Appamu bilang, aku harus menemanimu seharian ini,”

Nde?!”ulangnya lagi,”Andwe!”

“Harus! Pneumothorax yang kau derita kan lebih parah dari yang kuderita. Jadi, kau tidak boleh sampai keletihan!”

“Aku sudah sembuh!”bantahnya

“Tidak bisa! Pokoknya kau harus kutemani!”

“Aku tidak mau,Cho Kyuhyun!”

 

“STOPPP!!!”teriak Chae Sa,”Aku ingin jalan-jalan dengan sahabatku sekarang! Dan jangan kalian bertengkar hanya karena Kyu ingin mengikutimu, Min Ra! Biarkan saja dia ikut dengan kita! Aku lapar!”

Chae Sa menarik tangan Min Ra menuju mobilnya yang sudah terparkir di depan loby.

Hyung, kalian pulang saja dulu! Aku akan ikut mereka!”

“Hati-hati!”balas Siwon hyung sambil melambai

“Pilih sesuai kata hatimu,ya!”imbuh Sungmin hyung

Aku tersenyum pada kedua hyungku itu

 

Y¯Y

*Min Ra POV*

Uuughhh! Apa maksudnya appa menyuruh Kyuhyun menemaniku jalan-jalan? PAdahal kan aku sudah punya rencana dengan teman-temanku untuk mengunjungi Yong Hwa oppa! Apaan sih,maksud dua hyungnya itu. Senyum yang aneh! Apa maksudnya ini?

 

“Apa kau sudah punya pacar di Inggris, Minnie?”tanya Tae Yi

Aku membuang tampang cemberutku dan tersenyum

“Sudah. Kau tahu Robert Pattinson? Dia mantan pacarku!”

Kyuhyun tertawa, lalu memegang keningku,”Kau sudah panas,ya?AKu tidak percaya kau pernah berpacaran dengan RPattz!”

“O,ya?”ulang Tae Yi,”Aku juga tidak percaya,oppa!”

Aku tersenyum kecil,”Mana mungkin aku bisa punya pacar kalau tiap hari aku diantar jemput dan mendapat pengawalan dari orang-orang appa!”

Mwo?”ulang Chae Sa sambil menatapku sekilas

Kemudian, Tae Yi, Chae Sa, dan Kyu sama sama tertawa keras

“Aku tidak habis pikir kenapa kau masih bisa hidup sampai saat ini!”ucap Tae Yi

“Iya,iya!”imbuh Chae Sa,”Waah, pantas saja kau tidak mau Kyu oppa mengawasimu! Ternyata kau sudah kenyang dengan pengawalan!”

Aku tertawa miris mendengar tawa dari teman-temanku saat ini.

Selama di Paris, setiap harinya aku diantar jemput kemanapun aku pergi dan dikawal oleh Nina, seorang cewek yang seumuran denganku, tapi kemampuan bela dirinya sangat bagus. Menurut appa, banyak penjahat yang berkeliaran di Paris, jadi aku harus dikawal biar aman. Berlebihan memang, tapi Nina selalu mengerti aku. Nina adalah keturunan Ingris dan Serbia. Nama lengkapnya pun ada campuran Serbia-nya. Nina Dobrev *kekekeke ^^*.

Kalau aku ingin pergi keluar dan jalan-jalan tanpa mobil, Nina selalu menemaniku. Ia juga teman ngobrol yang asyik. Saat aku memutuskan untuk kuliah di Oxford, Nina juga ikut dengan beasiswa yang diberikan appa. HAnya saja, bedanya ia lulus satu semester lebih awal daripada aku.

Selain Nina, aku juga punya teman lainnya saat di Inggris. Emma Watson *pinjem bntar yaaa, Emma Watson-nya!*. Artis terkenal yang juga dekat denganku. Kami bersahabat bertiga, dan selalu pergi bersama.

Dan akhrinya, saat aku lulus, Emma yang masih belum lulus, karena tidak mengambil akselerasi, pindah kuliah ke Amerika. Sedangkan Nina???

 

__FLASHBACK  1 bulan yg lalu__

Aula kampus sudah dipadati oleh para mahasiswa yang akan menerima toga dan dinyatakan lulus hari ini. Tak hanya itu, para keluarga mahasiswa juga datang.

Acara wisuda sudah selesai sejak lima belas menit yang lalu, dan aula perlahan mulai sepi. Aku tetap duduk di bangkuku bersama oppa, appa, dan eomma. Min Hwan oppa berkali-kali tersenyum padaku. Ia tampak sangat bahagia karena aku berhasil lulus sebagai mahasiswa terbaik di kelas akselerasi. Tapi, sepertinya ia tidak mengerti apa yang kurasakan.

Aku ingin melihat Nina datang ke sini. Seperti biasanya. Tidak terpengaruhi saat ini appa dan eomma menemaniku. Aku ingin ia ada di sini untuk mengucapkan selamat padaku atau setidaknya hanya tersenyum padaku. Tetapi, sejak acara dimulai tadi, ia tidak terlihat.

“Kau menunggu seseorang,dongsaeng-ah?”tanya oppa

Aku mengangguk sambil tetap memandangi aula sekeliling yang sudah mulai sepi

Eomma mengelus rambutku,”Kau menunggu siapa,jjagi?”

“Nina,”jawabku singkat

Dari sudut mataku, kulihat appa duduk menegang. Juga Min Hwan oppa. Mereka saling bertatapan.

“Ada apa,appa?”

“Hmm…”gumam Min Hwan oppa,”Apa Nina tidak bilang padamu?”

“Apa?”

“Dia…dia… sudah ke…”ucap Min Hwan oppa terbata,”Anu… dia sudah ke… Serbia,”

Nde??!”ulangku tak percaya

Min Hwan oppa mengangguk. Begitu juga appa.

“Ia ditugaskan di rumah sakit di Serbia,”jelas appa

“Ka…kapan… ia berangkat?”

“Hari ini,”jawab eomma

“Aku ingin bertemu dengannya!”ucapku sambil berdiri dan melepas toga-ku

“Dia…sudah berangkat sejak satu jam yang lalu,saeng,”desis Min Hwan oppa

“Kenapa?Kenapa kau tidak bilang padaku?!”bentakku pada oppa

Jjagi,jangan marah pada kakakmu,”ucap eomma,”Nina yang menyuruh oppamu untuk tidak mengatakannya padamu,”

Aku terdiam membisu. Perlahan, airmataku mulai jatuh. Aku tidak tahu. Ia sudah seperti kakak bagiku, walaupun umur kami sama, hanya beda beberapa bulan. Ia adalah satu-satunya sahabat terbaikku selama di sini. Aku ingin ia datang untuk mengucapkan selamat padaku. Bukannya aku ingin menyombong padanya aku berhasil lulus dengan nilai terbaik, bukankah ia lebih pintar dariku?

 

“Kau harus bisa jadi bintang sendiri. Tanpa bantuan orang lain, Min Ra. KAu harus tetap kuat. Saat kau kembali ke Korea nanti, kau harus menemui orang itu! Kau pasti bisa membuktikan padanya kalau kau masih seperti dulu. Aku tahu, kau pasti bisa menjadi yang terbaik. Walaupun kau ingin jadi dokter, tapi jangan lupakan perusahaan ayahmu. Kau mungkin bisa jadi direkturnya. Kau pasti bisa! Fighting,Min Ra!”

 

Itulah ucapan terakhir yang kudengar dari Nina sebelum ia berangkat hari ini. Kemarin malam, ia masih sempat datang ke rumahku untuk mengucapkan selamat padaku. Dan malam itu pula, aku melihat sesuatu yang berbeda dari wajah dan tingkahnya. Ternyata, inilah yang dirahasiakannya!

 

__FLASHBACK END__

 

“Hei, kau kenapa?”tanya Kyu sambil mengibas-ngibaskan tangannya ke arah wajahku

“Aah!”keluhku

“Kau menangis?”tanya Tae Yi

Aku merasakan cairan panas keluar dari mataku. Airmata lagi. Segera aku mengahpusnya dengan tanganku.

“Bisakah kau antar aku ke tempat CN Blue?”

“CN Blue?”ulang Tae Yi, dan Kyuhyun hampir bersamaan

“Baiklah. Tapi, setelah itu, kau harus membayarku karena menelantarkan perutku!”

“Baiklah!”

“Apa yang akan kau lakukan di sana?”tanya Kyuhyun

“Apapun,”jawabku sambil tersenyum dengan arti yang terselubung

 

__FLASBACK 3th yg lalu__

*Author POV*

Yong Hwa menatap Eun Hyo yang besok akan segera berangkat ke Eropa untuk melanjutkan skolahnya di sana. Eun Hyo masih menatap langit malam di sekitar kawasan Han river yang penuh bintang dan tidak menyadari Yong hwa menatapnya penuh arti.

“Hyeo, maukah kau berjanji padaku?”

“Ya?Janji apa,oppa?”

“Janji kalau kau akan menemuiku setelah kau kembali ke Korea nantinya?”

Eun Hyo menatap Yong Hwa tidak mengerti

“Aku pasti kembali ke Korea, oppa. Dan aku pasti akan mengingatmu,”

Saranghae. Nado saranghae,”

 

Eun Hyo terpaku ditempatnya mendengar kalimat terakhir dari Yong Hwa. Ia sungguh tidak menyangka Yong Hwa benar-benar akan mengatakannya.

Dengan sekali gerakan, Yong Hwa memeluk tubuh Eun Hyo.

 

Dalam pelukan itu, Eun Hyo menangis. Ia merasa hatinya pecah. Sakit ketika tahu esok ia akan meninggalkan teman-temannya dan memulai hidup baru di Paris. Sedih ketika tahu ia tidak akan melewatkan natal bersama sahabat-sahabat dan orang yang dicintainya. Dan menyesal ketika tahu ia tidak akan bisa lagi berkeliaran sepuasnya di Seoul saat ia kembali nanti.

“Aku pasti akan merindukanmu,oppa,”ucap Eun Hyo disela tangisnya

 

Yong hwa melepas pelukannya dan menatap Eun Hyo dalam. Kemudian, ia mengeluarkan sesuatu dari saku celananya.

“Ini,”ucapnya menyodorkan sebuah gelang berwarna putih pada Eun Hyo

Eun Hyo tersenyum, lalu mengangkat tangan kirinya

“Gelang ini akan membantumu mengingatku,”

Eun Hyo tersenyum pedih.

 

__FLASHBACK END__

“Sudah sampai”kata Chae Sa ketika ia menghentikan mobilnya di depan sebuah gedung

“Kenapa sepi sekali?”tanya Tae Yi

“Mungkin CN Blue sedang ada show,”terka Kyu

“Aku yakin mereka di dalam,”ucapku dengan yakin, lalu masuk ke dalam gedung itu

Aku terus melangkah ke dalam gedung yang cukup sepi itu. Ke mana semua orang? Kenapa sepi sekali?

Aku melihat seorang pria yang sedang mengangkut banyak kotak yang sudah dihias.

“Maaf, permisi,”ucapku. Pria itu menghentikan langkahnya

“Ada apa,nona?Ada yang bisa saya bantu?”

“Mm… apa saya bisa bertemu dengan Jung Yong Hwa?”

Pria itu menatapku heran,”Anda siapanya Yong Hwa?”

“Ee… saya… temannya. Tiga tahun yang lalu saya ada janji untuk bertemu dengannya,”

Pria itu tampak berpikir sejenak,”Anda tidak tahu Yong Hwa sedang sakit?”

“Sakit?”ulangku

 

Pikiran-pikiran buruk kembali berkecamuk di otakku. Sakit apa? Seberapa parah penyakitnya? Sejak kapan? Apa dia baik-baik saja?

“Yong Hwa ssi menderita demam tinggi sejak kemarin lusa. Sekarang ia sedang di rawat di rumah sakit,”jelas pria itu,”Ah, itu Jung Shin!” ucapnya sambil menunjuk seorang namja berpostur tinggi dengan rambut pirang yang diikat satu ke belakang.

“Jung Shin-ah!”panggilnya

Jung Shin mendekat ke arah kami

“Hyeo?”

Aku mengangguk

“Kau antar agashi ini menemui Yong hwa,ya? Sepertinya ia ingin bertemu dengannya. Oke? Aku pergi dulu!”ucap pria yang membawa banyak kado itu

“Itu kado untuk siapa hyung?”tanya Min Hyuk yang sudah berdiri di sebelah Jung Shin

“Ini untuk kalian. Aku akan meletakkan ini di atas!”

Min Hyuk mengangguk

“Eh, noona!KApan kau kembali?”tanyanya

“Jangan panggil aku noona,Min hyuk. Harusnya akulah yang memanggilmu oppa,”

Nde?”ulang Jung shin dan Min Hyuk

Aku mengangguk,”O,ya oppa sakit apa?”

“Jong Hyun hyung atau Yong Hwa hyung?”tanya Min Hyuk

“Jong Hyun sakit apa?”tanya Chae Sa membuka mulut

“Kalau Jong Hyun hyung hanya tidak enak badan. Sekarang ia di rumahnya. Kalau Yong Hwa hyung, sakit panas. O,ya dia terus mengingau menyebut nama seseorang sejak kemarin. Tapi, untunglah sekarang sudah sadar,”jelas Jung Shin

“Nama siapa?”tanya Tae Yi menyelidiki

“Kalau tidak salah Min Ra. Choi Min Ra,”jawab Jung Shin

Omo-!”pekik Chae Sa dan Tae Yi bersamaan sambil menatapku

“Siapa Choi Min Ra?”tanya Min Hyuk polos

Tae Yi dan Chae Sa menunjuk ke arahku bersamaan.

Omona-!”pekik Jung Shin dan Min Hyuk

Lalu, Jung Shin langsung menarikku keluar gedung.

“Hei, kau mau apa?!”ucapku memberontak

“Ikut saja denganku!”

 

©©©

 

Makasih udah baca readersss…. Tungguin last partnya yaaa??? Okeeehhh??? Gomawo!

Advertisements

5 thoughts on “[Freelance] I’m A Boice part 9

  1. huwaaa..
    kok TBC sih..
    waktu di awl sempet bingung, karena ga tahu udah berapa tahun Min Ra ninggalin Korea…
    minra thu umurnya brp sih?
    kok waktu min hyuk manggil dia noona ga boleh??
    pengen tahu deh, endingnya Min Ra sama Kyu oppa atau Yong Hwa oppa..
    lanjut yaaaa.. :D

Comment please? ( ื▿ ืʃƪ)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s