10

[Freelance] My Life Time part 4

Author               : Afi

Cast                  : all member super junior, khususnya Eunhyuk dan Kyuhyuh, dan beberapa cast tambahan dari SMent

kategori           : on writing, 16+

 

#Part 04#

 

Ji Rin PoV

 

Bel berbunyi dengan keras menandakan jam sekolah sudah selesai. Aku berlari perlahan menuju dapur sekolah. Kutolehkan pandanganku kearah kanan dan kiri, tidak ada siapa siapa. Aku berlari menuju meja dapur dan tersenyum kecil. Kukeluarkan beberapa plastik dari dalam tasku

 

Kuhentikan semua gerakanku dan kembali duduk diatas meja. Apa yang kulakukan ? Seorang Ji Rin masuk ke dapur sekolah ? Aku juga membawa bahan bahan coklat ini ? Untuk apa. Tidak mungkin, aku harus segera membereskan semuanya. Aku menghela nafas panjang dan memasukan semua bahan bahan kembali ke tas

 

Jrek~ tiba tiba pintu dapur terbuka, aku langsung bersembunyi dibawah meja dapur. Si..siapa ? Aduh bagaimana ini ? Bagaimana kalau ada yang melihat aku.. Bisa bisa aku ditertawakan satu sekolah besok. Eottohke, seharusnya aku tidak disini. Bodoh, habislah kau Jung Ji Rin

 

“Yak~ Ji Rin ah, apa yang kau lakukan disitu”

 

“Oh Mi Yeonie, kau membuatku takut saja”gerutuku dan langsung berdiri dihadapan Mi Yeon

 

“Mianhae, hanya saja aku bingung kenapa kau bisa ada disini ? Kau ingin membuat sesuatu ?”

 

“Ani..anio. Aku hanya jalan jalan”

 

“Ei, lalu ini apa ?”Tanyanya sambil mengeluarkan bahan bahan coklat dari dalam tasku

 

“Itu…itu untuk…”

 

“Ayo, aku bantu”ujarnya sambil mengeluarkan celemek dan beberapa peralatan masak

 

“Ahm~tapi aku ingin membuat-”

 

“Tenang saja, aku hanya mengajari. Yang harus membuat ini tetap kamu Ji Rin ah”

 

Aku tersenyum dan mengangguk. Mi Yeon memang paling mengerti apa yang aku inginkan. Aku tersenyum kecil dan mulai mengikuti apa yang dilakukan Mi Yeon di sebrangku. Ini hebat, aku belum pernah merasakan secanggung ini dalam bergerak. Melihat Mi Yeon yang sudah sangat terlatih membuatku semakin semangat

 

Aku menghias choco crackers ku dengan permen diatasnya. Semoga dia menyukainya. Aku meletakkan coklat coklat itu di kotak dan mengikatnya dengan pita berwarna merah. Aku menghela nafas panjang dan kembali tersenyum rasanya puas sekali, walaupun aku banyak gagal. Mi Yeon tetap mengajariku dengan sabar

 

“Kalau boleh ku tau ? Itu untuk siapa ?”Tanya Mi Yeon saat kami sedang menunggu busa yang tak kunjung datang

 

“Ini… Ini untuk seseorang. Dan ini untukmu”

 

“Untukku ? Kau membuat dua ha ? Aku-”

 

“Sudah jangan nangis, itu busnya sudah datang”

 

“Kau tidak ikut pulang ?”

 

“Aku harus pergi kesuatu tempat, ahm mengantarkan ini”ujarku sambil tersenyum malu

 

“Ya sudah hati hati ya, fighting”serunya dan langsung berlari menuju bus yang siap berangkat

 

Aku melambaikan tanganku sebentar, bus berjalan makin jauh meninggalkanku. Sekarang aku harus pergi. Aku berjalan perlahan dan duduk sebentar di sebuah taman. Apa yang kulakukan ? Bahkan aku tidak tahu harus pergi kemana sekarang ini. Aku menghela nafas panjang dan menoleh kearah kanan dan kiri

 

Ah ya, kenapa aku tidak ke kediaman mereka saja ? Ya benar juga ya. Aku langsung mengeluarkan ponselku dan mencari alamat yang kubutuhkan diinternet. Yak dapat ! Aku langsung berlari kecil dan menghentikan taksi yang berjalan didepanku. Untuk kesekian kalinya aku menghela nafas panjang.

 

Aku sudah berdiri disebuah apartemen mewah. Sekarang pertanyaanku, siapa sebenarnya yang aku cari ? Aku mencari seorang super star. Dengan penuh rasa percaya diri aku berjalan perlahan menuju ke lift. Lantai 11, itu yang tertulis dilayar ponselku.

 

Pintu lift terbuka lebar di lantai 11. Kulangkahkan kakiku menyusuri lorong mewah yang sangat sepi ini. Banyak sekali pintu dilantai ini. Dan pintu yang mana tempat tinggal mereka. Aku berdecak pelan dan langsung menekan tombol lift lagi. Lebih baik aku menyerah saja.

 

Kuhentikan langkah kakiku di sebuah taman didekat apartemen tadi. Aku duduk dibangku taman sambil menggaruk kepalaku. Bodoh, apa yang membuatmu jadi begini Ji Rin ah ? Kenapa kau jadi sok memperdulikan hari valentine. Bahkan kau tidak tahu apa apa tentang pria itu.

 

Aku rela menyelinap kedapur sekolah, membuat coklat seperti ini, dan berjuang datang ke tempat ini. Dan hasilnya ? Nol besar Ji Rin ah. Aku berdecak pelan, kuletakkan kotak coklat itu disebelahku dan berjalan meninggalkan taman itu. Lebih baik pulang dan istirahat, pikirku.

 

Langkahku terhenti ketika melihat seseorang yang sudah berdiri didepanku dengan jaket hitam tebalnya. Ia menyipitkan kedua matanya dan tersenyum melihatku.

 

“Ada apa ini ? Kenapa kau berdiri seperti orang bodoh disitu”

 

“Mwo ? Orang bodoh ? Yak kau-”

 

“Hanya bercanda”ujarnya sambil tertawa dan duduk di kursi yang ada di dekatku “ini punyamu ?”

 

“Mwo ? Ya dan itu-“ucapanku terhenti saat ia sudah membuka dan memakannya

 

“Huaaa aku lapar sekali, untung ada kue ini. Ini enak”

 

“Kau kenapa seenaknya makan kue itu? Ya babo ya !”Seruku membuatnya tersenyum dan terus memakannya

 

“Ku kira buatku, nyatanya bukan. Maaf ya”

 

“Kau ! Apa boleh buat, aku terpaksa memberikannya padamu kalau begitu”ujarku sambil menolehkan pandanganku kearah lain

 

Aku tidak bisa bilang kalau coklat itu memang untuknya… Aku tidak bisa menatapnya. Wajahku terasa sangat panas sekarang. Rasanya wajahku mulai memerah. Kumohon jangan lihat aku. Tiba tiba jantungku berdegup sangat cepat mendengar langkah kaki yang berjalan mendekatiku. Omoo~ jangan, jangan mendekat lagi

 

“Terima kasih banyak, Ji Rin sshi”ujarnya sambil tersenyum didepanku “ini enak sekali”

 

“Ya.. Sama sama Kyuhyun shi”jawabku sambil berusaha menahan emosiku dan menatapnya dengan tatapan biasa saja

 

Aku tidak tahu senyumannya itu benar atau tidak. Apa benar coklatku enak, bukannya rasanya terlalu manis. Omoo~ jangan tersenyum seperti itu. Itu membuatku benar benar tidak tenang. Apa yang sudah terjadi padaku. Eottohkeh. Apa benar… Apa mungkin aku menyukainya ?

 

***

 

Mi Yeon PoV

 

Kupandangi wajahku didepan cermin, kuulurkan tanganku perlahan sambil tersenyum. Gadis itu terlihat manis dibalik mantel pinknya yang panjang. Ia mengenakan syal tebal putih, dan juga knitted hat berwarna putih. Kuambil sepatu bootsku dan segera mengenakannya.

 

Waktu sudah menunjukkan pukul 7 malam. Aku harus segera pergi sebelum Eunhyuk oppa pergi. Aku berlari kecil menuruni tangga dan segera berjalan menuju taksi yang sudah berada didepan pintu gerbang rumahku. Hari ini perasaanku benar benar tidak karuan. Apa yang sudah terjadi padaku ? Apa aku benar benar jatuh cinta

 

Apa oppa merasakan hal yang sama ? Apa yang dikatakan Ji Rin itu benar ? Ku gelengkan kepalaku sebentar dan menoleh kearah luar. Hari valentine yang indah, kelap kelip lampu jalan membuat suasana menjadi sangat romantis. Perlahan taksi berhenti disebuah apartemen besar. Tempat tinggal Eunhyuk oppa

 

Langkahku terhenti disebuah pintu yang berada disudut lorong mewah yang sepi. Didekat pintu itu, terdapat dinding yang dipenuhi dengan tanda tangan dan kata kata dari para penggemarnya. Aku menghela nafas dan mencoba menekan bel. Tapi perasaanku menahanku melakukan itu

 

“Apa yang kau lakukan disitu ?”Tanya seseorang membuatku berbalik dan melihat Eunhyuk oppa yang sudah membawa sekeranjang penuh coklat

 

“A..aku-”

 

“Oh Choi Mi Yeon, apa kabar. Long time no see”ujarnya sambil tersenyum kecil “kau datang mencariku ?”

 

“Ne, bisa kita bicara sebentar ?”

 

“Tentu. Ahm chakeman”

 

Ia langsung membuka pintu rumahnya dan langsung meletakkan semua bawaannya di dalam rumah. Setelah itu, ia berbalik dan menggandeng tanganku. Jantungku berdetak sangat cepat, kenapa ? Kenapa semua perlakuanya seolah berkata oppa punya perasaan yang sama denganku. Apa aku terlalu besar kepala ?

 

Kelap kelip lampu ditaman membuatku semakin merasakan suasana yang romantis. Aku sendirian disini. Duduk tanpa siapapun yang menemani. Kurasakan sesuatu yang hangat di pipiku. Aku menoleh perlahan dan melihat Eunhyuk oppa yang sudah menyodorkan segelas susu hangat untukku

 

“Huaaa~ hari ini dingin sekali kan ?”

 

“Ne.. Oppa benar”

 

“Wae ? Kenapa kau terlalu banyak diam hari ini ?”Tanyanya sambil lebih mendekatkan wajahnya padaku

 

“Mwo ? Anio.. Aku hanya-”

 

“Wae ? Kau sakit ? Apa anemiamu kumat lagi ? Waeyo ?”

 

“Aku hanya ingin memberikan ini”ujarku dan langsung menyodorkan sebuah kotak yang ada disebelahku

 

“Untukku ? Ini ?”

 

Ia membuka kotak itu perlahan. Aku memalingkan wajahku dan sangat sangat tidak ingin melihat ekspresi wajahnya. Sesaat aku merasakan sesuatu yang janggal. Tidak ada suara apapun. Tidak ada respon apapun. Kukepal tanganku perlahan dan menioleh kearah Eunhyuk oppa

 

Ia hanya terdiam dan terus menatap miniatur coklat yang kuberikan padanya itu. Eottohke ? Apa dia tidak menyukainya. Apa yang harus kulakukan. Kumohon bicaralah, katakan sesuatu walau itu hanya menyebut namaku.

 

“Mi Yeonnie ah”ujarnya memecah keheningan yang tercipta

 

“Ne ? Wae…waeyo ?”Tanyaku yang sedikit terkejut

 

“Ini benar benar untukku ? Kau yang membuatnya “Tanyanya membuatku sedikit menunduk dan mengangguk

 

“Tapi… Aku-“ucapannya terhenti saat aku mulai melihat kedua matanya. Sepertinya oppa tahu maksudku

 

“Yaa…oppa kenapa ?”

 

“Aku tidak bisa sedekat ini. Aku menyukaimu, tapi perasaanku tidak sama seperti yang kau rasakan”

 

“Mwo ? Ma..maksud oppa ?”

 

“Aku tidak bisa seperti pria yang ada di miniatur ini. Mian”

 

Aku merasa hatiku bergemuruh kencang. Aku ingin berteriak, bahkan aku ingin menangis. Tidak bisa… Aku tidak boleh menangis disini. Tapi… Bagaimana ini. Air mataku sudah mau tumpah. Aku langsung menunduk perlahan dan memaksakan kedua bibirku untukku tersenyum

 

“Anio…ini salahku. Aku memang terlalu besar kepala. Aku memang selalu mengira ngira hal yang tak mungkin”

 

“Mi Yeonnie, bukan begitu-”

 

“Sudahlah, hari begitu dingin. Aku permisi dulu”ujarku dan segera berbalik menuju jalan raya

 

Aku tidak bisa menahannya. Aku tidak bisa menahan air mataku lagi. Taksi yang kunaiki sudah berhenti tepat disebuah gerbang berwarna hitam. Kulihat seorang gadis yang sibuk bermain dengan anak anjingnya di luar rumah. Aku langsung keluar dari taksi, kututup pintu mobil itu membuat gadis tadi menoleh.

 

“Wae ?”Tanya gadis itu dengan tatapan yang sangat cemas

 

“Ji Rin ah”seruku sambil memeluk sahabatku dan menghamburkan semua air mataku dipundaknya.

 

“Mi Yeonie ? Wae ? Ada apa ini ? Mi Yeonie ah jangan membuatku cemas. Ppalli”

 

“Aku…eottohkeh Ji Rin ah. Eottokeh-“ucapaku terputus, gelap sekelilingku gelap. Tubuhku pun lemas. Aku mendengar teriakan Ji Rin. Ada apa ? Apa yang terjadi denganku ?

 

Aku membuka mataku perlahan. Sinar lampu menyapa pandanganku. Terlihat langit langit putih yang sudah tidak asing lagi bagiku. Suara detik jam pun terdengar dengan jelas. Aku menoleh perlahan dan melihat tanganku yang sudah tertempel dengan alat alat medis.

 

Seperti dugaanku, aku ada dirumah sakit. Tiba tiba pintu terbuka dan terlihat beberapa  suster yang berjalan mendekatiku. Aku tersenyum, mencoba menggerakkan tanganku. Salah satu suster itu tersenyum kecil dan melepaskan alat transfusi yang ada ditubuhku. Mereka pun mendorong tempat tidurku, dan mengantarku menuju kamar.

 

Aku menghela nafas panjang saat sudah berbaring di tempat tidur. Omo~ lelah sekali, pikirku. Sinar matahari pun meyadarkanku. Ini sudah siang. Itu artinya aku sudah terbangun dari mimpi burukku. Iya kan ? Itu benar benar mimpi buruk kan ? . Tiba tiba pintu terbuka, terlihat sosok Ji Rin di balik seragamnya.

 

“Mi Yeonie annyong”

 

“Annyong. Kau tidak sekolah ?”

 

“Ani… Aku hanya ijin sebentar. Setelah itu aku akan kembali kesekolah”

 

“Ne… Kenapa aku bisa ada disini ?”

 

“Itu…kemarin kau datang kerumahku sambil menangis, setelah itu kau pingsan dan-”

 

“Cukup”ujarku membuatnya terdiam “ternyata itu bukan mimpi”

 

“Mi Yeonnie”

 

“Ji Rin ah, mianhae. Tapi aku lelah. Bisa tinggalkan aku ? Kembalilah kesekolah”

 

“Arasso. Aku akan kembali nanti malam”ujarnya membuatku mengangguk kecil dibalik senyumanku

 

To Be Continue….

6

[Freelance] I’m A Boice part 7

Title             : I’m A Boice  -Part 7-

Author       : Amy Lee

Genre          : Romance, Family

Cast             :

©               Cho Eun Hyo

©               Cho Kyu Hyun

©               Cho Ara

©               C.N Blue

©               Kim Tae Yi

©               Han Chae Sa

©               Han Mo Sun

©               Ai Suetsuna

©               Seo Hyun SNSD

©               Tiffany SNSD

 

Y¯Y

*AUTHOR POV*

Lee Jong Hyun memutar kepalanya ke arah escalator naik. Sudah hampir satu jam ia tetap menunggu di luar ruangan. Ia memperhatikan beberapa orang yang sedang menaiki escalator naik menuju lantai tempat ia berada saat ini.

 

Lalu, matanya tertumbuk pada seorang wanita yang mengenakan mantel hitam selutut, sepatu highells hitam, dan dengan rambut hitam yang digerai dengan bandana putih di atasnya.

“Seo Hyun?”ucapnya

Continue reading

11

[Freelance] Dont Teach Me (sequel Teach Me How To Love Somebody Else)

Title            : Don’t Teach Me (sequel Teach Me How To Love Somebody Else)

Author        : Amy Lee

Categories   : Fanfiction, All Ages, Romance

Genre                    : Friendship, Love

Cast             :

-Park Hyo Na

-Kim Hyun Joong

-Choi Min Hwan

-Park Hye Sa

-SS501

-FT Island

 

Readers WFF! Ini nih, yang minta after storynya Teach Me How To Love Somebody Else! Tapi, FF ini bukan afterstory, melainkan sequelnya. Sequel terakhirnya. So, mohon dibaca,ya?? ATTENTION NOT FOR SILENT READERS!!!

Baca n komen,yaaa??? Makasih! ^^

☎☎☎

*Min Hwan POV*

Sekali lagi, aku berbalik sebelum memasuki ruang tunggu keberangkatan. Aku masih berharap ia datang menemuiku. Menahanku untuk tetap tinggal di sini. Menyuruhku untuk tetap bersamanya.

 

Aku mendesah setelah sama sekali tidak menemukan wajahnya diantara ratusan orang yang berlalu lalang saat ini. Aku kembali berbalik dan berjalan memasuki ruang keberangkatan.

 

“CHOI MIN HWAAAAAANNNNNNNN!!!!”

 

Aku langsung berbalik setelah mendengar teriakan itu. Ia datang padaku. Ya. Itu benar-benar dia. Ia berlari menghampiriku.

 

Aku langsung memeluk tubuhnya ketika ia sampai di hadapanku.

“Aku tau kau pasti datang, Hyon!”desisku di telinganya

Ia membalas pelukanku,”Maaf, aku terlambat,”

Aku melepas pelukanku,lalu menggeleng,”Tidak. Kau tidak terlambat bagiku,”

Ia menggeleng,”Bukan itu,”

“Ada apa?”tanyaku sambil memperhatikan penampilannya yang saat ini terlihat sangat beda. Wow, its miracle! Ia memakai gaun dan higheels. Dan apa itu? Make up?! Hahaha… aku tidak tahu kalau ia benar-benar ingin menemuiku dalam keadaan sempurna.

“Aku…aku…” ia masih terlihat mengatur nafasnya. Keringatnya bercucuran di wajahnya. Tetapi, tidak sedikitpun mengurangi cintaku untuknya.

Panggilan untuk penumpang American Airlines tujuan California, harap segera memasuki ruang tunggu keberangkatan karena sepuluh menit lagi pesawat akan lepas landas,

☎☎☎

*Hyo Na POV*

Panggilan untuk penumpang American Airlines tujuan California, harap segera memasuki ruang tunggu keberangkatan karena sepuluh menit lagi pesawat akan lepas landas,

 

Aku mendengus pelan mendengar pengumuman itu.

“Ada apa?”tanya Min Hwan mendesakku

“Aku…,”

Otakku kembali berpikir keras untuk menentukan pilihan ini. Kembali atau maju.

Continue reading

10

[Freelance] Wish Blue part 2

Wish Blue (Last Chapter)

 

Title              : Wish Blue

Author       : Kim Freya

Cast             : You (Reader), Lee Donghae,   Yun Hee (Original Character), Kim Tae Hee (as Tae Hee), Jiwon (Original Character)

Rating         : General

Genre          : Full of sadness…

Category   : Two-shots

Summary  : Aku mencintainya. Tidak peduli seberapa besar rasa sakit yang menyerang hati ini, di setiap detiknya. Hingga malaikat datang menjemputku, membuat mataku hatiku terbuka.

p.s.                : Sebelumnya, buat Donghae bias, mianhae yo~ Jangan baca ini jika kalian anti-sad-story….(>.<”)

 


Last Wish

_ _

“Jadi…kenapa unni bisa berada di sini?” tanyaku pelan.

Saat itu, waktu sudah tengah malam. Kami berdua duduk manis di bulan sabit, mengamati langit yang dihiasi dengan berjuta-juta bintang. Merasa kecil saat berpikir, betapa luasnya jagad raya ini. Dan bagaiamana jika tersesat di angkasa yang luas tanpa ujung. Akal pikiran seorang ilmuwan sekalipun tidak dapat menerawang maupun mencari-cari seberapa luasnya.

“Yah, sejak kematianku yang tidak seharusnya, para malaikat lainnya menimbang-nimbang tentang kematianku yang tak ada dalam jadwal mereka. Hingga diputuskanlah aku menjadi seorang malaikat penjemput,” terangnya sambil tersenyum lembut memandangi langit.

Keadaan pun menjadi hening. Masing-masing sibuk dalam pikirannya sendiri-sendiri. Aku yang memikirkan bagaimana kehidupanku di sana nanti, tiba-tiba mendengar suara kakakku yang perlahan-lahan memasuki pikiranku, mengalun seperti suara harpa sang dewi.

“Di sini, selama beberapa saat, aku akan menungguimu hingga sayap putihmu itu benar-benar muncul. Sama seperti orang lain yang meninggal. Dan selama itu, biasanya orang-orang umumnya akan menyelesaikan masalah-masalah yang mengganjal di hati mereka,” gumam Jiwon dengan kalem. Rambutnya yang panjang sepinggang itu bergerak-gerak, menutupi setengah dari sayap putihnya yang indah dan menawan.

Continue reading

7

[Freelance] Tiramisu part 1

Cast:

Kang Minhyuk – CNBlue

Cho Kyuhyun – Super Junior

Irie HyunA

 

Length: Chapter (Part 1 – 8)

Genre: Friends, Love

Rate: AG (All Age)

Author: Anastasia

 

 

 

Hyuna POV

* Sorry Sorry Sorry Sorry. Naega naega naega meonjeo. Nege nege nege ppajyeo. Ppajyeo ppajyeo beoryeo baby* bunyi sms dari hpku, ternyata dari kyuhyun. Ku buka dan ku baca

—————————————————————-

From: Kyuhyun

“baboo, cepat, ada banyak tugas yang harus di kumpulkan!!!”

—————————————————————-

“aish, kyu memang selalu begitu” keluhku. aku bangun dari tempat tidur, lalu melihat jam, ternyata sudah jam 6 pagi. aku bergegas mandi, dan berpakaian. setelah itu ku buka jendela & menengadah ke langit

“hey, terima kasih atas hari yang indah” ujarku pelan

**tiiiin tiiiin**

 

ku lihat ada motor besar, berwarna merah di depan rumahku. aku tersenyum padanya yang sedang melambaikan tangannya padaku

“Ne, chakkanman!!”

teriakku padanya. kemudian ku ambil tas, & bergegas menghampirinya yang sedang berdiri menungguku. lalu ku tengadahkan kembali kepalaku

“terima kasih juga atas Minhyuk yang selalu si sampingku” bathinku.

Continue reading

5

[Freelance] You Are The One I Love

By: Anastasia

Cast:

  • Kim Ryeowook – SuJu
  • Kim Soora

Cameo:

Kim Jong woon (Yesung) – SuJu

Kim Young Woon (Kang In) – SuJu

Kim Kibum – SuJu

Han Chae Young

Length: Oneshoot

Genre: Friendship, Romance

Rate: AG (All Age)

“terlanjur mencintaimu

terlanjur membuat angan-angan denganmu

terlalu berharap padamu

padahal baru saja aku mengenalmu

kau sungguh terlalu”

Ryeowook POV

aku berjalan menelurusi jalan yang saat itu ku lalui denganmu. aku masih  mengingat saat itu adalah saat yang bahagia. ku lihat hp, di layar masih terpampang photo kita sebagai wallpaper. “hey, gadis kecilku, kau cantik sekali disini” tanpa sadar air mataku jatuh. ku tengadahkan kepalaku, dan melihat indahnya langit

“bogoshipoyo” aku memeluk hp ku, berharap bisa memeluku.

You know what?? I Miss You ~~

**flashback**

aku berjalan dari sekolah menuju ke rumah. aku biasa lewat belakang, karena ada banyak pohon. sangat sejuk disini. dari jauh aku melihat seorang gadis terisak-isak. karena penasaran, ku hampiri gadis kecil itu.

Continue reading