My True Love Part 3

Mianhae! Akhirnya FF ini berhasil selesai sampai part 3. Sebenarnya ceritanya masih panjang…… banget. Tapi berhubung author mau ujian makanya aku post dulu part 3. Buat part 4 dan seterusnya sabar ya.. kekekeke Buat yang udh lupa sama part 1 dan part 2 aku kasih linknya…, Komentar kalian sangat sangat sangat aku butuhkan.. kritik saran dan sebagainya juga aku butuh banget… selamat membaca *bow*

Part 1
Part 2

Author : Sofiani ( http://www.sofifisofiani.wordpress.com )
Cast: Cho Kyuhyun
Kim Eunhae / Park Hyena
Super Junior
Park So Yeon
Kategori : Chapter Love,Friendship
Pernah dipublikasikan di : http://www.sofifisofiani.wordpress.com

Bagus. Baru ditembak oleh satu namja mataku jadi bengkak begini. Sialan! Saat aku akan masuk ke dalam kelas aku bertemu dengan Kyuhyun. Dia memandangku heran.

“Waeyo? Matamu kok bengkak begitu? Kau habis menangis? atau begadang?” tanyanya sok perhatian.

“Apa pedulimu?” tanyaku ketus. Ia merengut.

“Tidak bolehkah?”

“Aniyo! Siapa dirimu? Kaukan bukan siapa-siapaku lagi. Oh ya aku lupa. Aku hanya pelayanmu.” Ujarku sambil melangkah pergi. Dia sepertinya ingin menghentikanku tapi si iblis So yeon mendekatinya dan merangkulnya. Membuat beberapa pasanga mata melihat kami bertiga seperti kisah cinta telenovela tragis. Aku melangkah gusar ke dalam kelas. Membanting tas ke meja. Tidak memperdulikan tatapan anak-anak yang heran sekaligus takut. Aku yakin hari ini hariku akan menjadi sangat buruk.

***

Benar apa kataku. Hari ini sangat buruk! Tadi saat istirahat, aku melihat Kyuhyun dan si iblis sedang bermesraan makan di kantin sambil suap-suapan. Membuatku ingin menumpahkan cake yang aku bawa ke muka mereka berdua. Oke aku tidak cemburu. Sungguh. Tapi sikap mereka seperti remaja umur 17 tahun yang sedang kasmaran. Oke. Mereka memang remaja umur 17 tahun tapi tidak sedang kasmaran. Tapi kesetanan. Semua orang menatapku kasihan. Shit!

Dan sekarang sedang aku sedang di studio dan kabur dari sekolah. Aku bisa stress lama-lama disana melihat dua orang kesetanan itu. Aku melangkah disepanjang koridor studio mencari managerku yang menyebalkan. Dia pasti lagi bergosip. Sampai-sampai aku melihat sosok yang aku kenal. Yap. Donghae oppa.

“Annyeong oppa.” Sapaku ramah. Aku memang sudah akrab dengan semua member Super Junior.

“Annyoeng Hyena. Tumben kau sendiri. Mana managermu?” tanyanya sambil memasukan hpnya ke saku jaket. Aku menganggkat bahu.

“yeongsi, mungkin dia sedang bergosip dengan beberapa temannya. Oppa sendiri?” tanyaku duduk disampingnya. Ia mengangguk.

“Kemana yang lain?”

“Sedang pemotretan, giliranku sebentar lagi.” Ujarnya.

“Oh! Oppa pemotretan apa? Aku juga hari ini pemotretan.”

“Untuk brand terbaru SPAO.” Ujarnya tersenyum. Aku mengangguk.

“Pasti bersama SNSD eonni? Mana mereka? Sudah lama aku tidak bertemu.” Ujarku celingak-celinguk memandang sekeliling. Donghae hanya cemberut mendengar aku mengatakan SNSD eonni.

“waeyo?” tanyaku penasaran. Donghae oppa hanya diam sambil cemberut dan memainkan hpnya.

“ah! Oppa, kau punya masalah?” tanyaku. Dia diam. aku melihat pandangan matanya yang lelah.

“Oppa? Apa kau ada masalah lagi dengan Jessica eonni?” tanyaku. Yap! Sebenarnya secara diam-diam Donghae oppa mempunyai hubungan dengan Jessica eonni. Dan yang tau hanya beberapa artis saja. karena aku teman baik SNSD dan Super Junior maka aku juga tau. Bagaimana tidak, akulah yang menjodohkan mereka. Tapi sepertinya sekarang beritanya sudah menyebar kemana-mana. Bahkan ELF. Dan SONE.

“Ne. Aku punya masalah dengannya. Sepertinya aku ingin menghentikan hubunganku dengannya.” Ujarnya sambil menghembuskan nafas lagi. Aku membelakkan mata,

“Waeyo?!” tanyaku heran. Aku merasa Donghae oppa dan Jessica eonni sangat cocok satu sama lain. Yang satu cantik dan yang satu ganteng. Pastinya kalau mereka menikah akan memiliki anak yang lucu.

“Entahlah. Aku hanya tidak ingin dia tersakiti lagi.” Ujarnya. Aku memandangnya heran.

“Kemarin, dia diteror habis-habisan oleh beberapa yeoja. Mereka mengirimkan surat-surat ancaman mengerikan. Dan saat dia sedang berjalan-jalan, banyak orang memandangnya marah dan melemparinya. Aku tidak tega dia diperlakukan seperti itu karena aku.” Sambungnya. Aku menatapnya prihatin. Aku tau perasaannya. Aku tau, mungkin fans hanya tidak terima dia berpacaran dengan yeoja lain. Apalagi kalau itu SNSD atau Jessica eonni. Banyak sekali fans Super Junior yang membenci Jessica eonni. Aku sendiri bingung kenapa.

“Oppa. Bisa saja itu semua tidak ada hubungannya denganmu.”

“Bagaimana tidak? Yeoja-yeoja itu melemparinya sambil meneriakkan “Kembalikan Donghae Oppa! Dia tidak pantas dengan plastik sepertimu!” aku syok waktu Taeyeon memberitahukan aku.” Jelasnya. Ininih yang aku benci. Masih saja ada yang bilang kalau Jessica eonni itu oplas. Kuberitau ya, mana ada artis korea tidak oplas? Kalau tidak, mana ada yang mau mengidolakan mereka?

“Lalu bagaimana tanggapan Jessica eonni sendiri?” tanyaku. Ia tersenyum kecut.

“Dia hanya tersenyum dan bersabar sambil bilang “gwenchana” tentu saja dia tidak baik-baik saja.” ujarnya frustasi. Aku memandangnya khawatir. Kasian kali mereka berdua. Saling mencintai tapi banyak pertentangan. Andai Kyuhyun seperti ini. aku yakin dia sama sekali tidak peduli dengan aku. Bahkan tadi saja dia dengan tenang makan berdua dengan setan itu. apa karena aku jelek? Aish! Aku benci namja yang hanya melihat yeoja dari penampilannya saja.

“Hajiman… bagaimana kalau dengan oppa memutuskan Jessica eonni dia makin tersiksa? Bisa sajakan. Dia sudah berusaha bertahan diperlakukan apa saja oleh fans oppa karena dia mencintai oppa. Masa oppa dengan tega membuat dia tambah hancur dengan memutuskannya?” tanyaku. Donghae oppa tampak berpikir.

“Kau mungkin benar. lalu apa yang harus aku lakukan?” tanyanya. Aku diam beberapa saat.

“oppa hanya perlu melindunginya semampu oppa. Apapun kata orang, bagaimanapun tanggapan orang lain, walaupun nanti oppa akan kehilangan banyak fans. Yang penting orang yang oppa cintai aman.” Ujarku. Donghae oppa menatapku kagum.

“Kau benar. wah! dongsaengku sangat pintar! Gomawo.” Ujarnya sambil mengacak-acak rambutku. Aku tersenyum. Ya Jessica eonni. Kau sangat beruntung.

***

Malam harinya. Saat aku sedang disekitar pusat kota Seoul. Hpku bergetar. Aku mencoba mengambil hp dari sakuku. Sial! Aku berhenti sejenak di sebuah bangku melempar belanjaanku sembarangan dan melihat siapa orang yang menelfonku tengah malam begini. Ini sudah jam 12 malam. Aku tercengang ketika melihat layar hpku. Kyuhyun. Dengan tegang aku mencoba duduk di kursi. Menarik nafas panjang dan menghembuskannya lagi. Saat ini aku sedang menyamar menjadi Kim Eunhae. Jadi tidak ada masalah aku berlama-lama diluar. Aku menekan tombol yes.

“Yeoboseyo.” Ujarku terdengar dingin, tapi suaraku lebih menyerupai orang kangen daripada marah.

“Kau ada dimana?” tanyanya.

“Perlukah kau tau? Terserah aku aku ada dimana.” Ujarku. Terdengar ia menghela nafas.

“Terserah kau! Aku hanya ingin menjelaskan masalah So yeon. Aku ingin kau tidak salah paham dulu dengan hubungan kami. Sebenarnya..”

“Geumanhae!” potongku cepat sebelum telingaku panas mendengar nama iblis itu deisebut.

“Kau tidak usah cape-cape menjelaskan masalah Iblis itu padaku. Terserah. Simpan semua ceramah panjang lebarmu. Kau bebas menentukan pilihanmu. Kau bebas berpacaran dengan siapa saja. lagipula aku bukan siapa-siapamu!” ujarku marah. Entah kenapa saat ini apapun yang berhubungan dengan iblis itu maka darahku akan naik.

“Mianhae.” Ujarnya mematikan telfon. Lalu aku merasakan seseorang memelukku dari belakang. Aku menatap wajah Kyuhyun yang sudah dibelakangku. Menggunakan penyamaran terbaiknya.

“Kyu..” ujarku. Ia mempererat rangkulannya. Membuatku merasa hangat.

“Sedang apa kau disini?” ujarku mencoba melepaskan pelukannya. Kalau dibiarkan lama-lama aku bisa mati jantung.

“Ani. Jangan dilepaskan aku mohon. Aku.. hanya ingin minta maaf.” Ujarnya. Ia membalikan badanku. Lalu memelukku erat. aku melotot saking kagetnya. Benarkah ini Kyuhyun? Namja menyebalkan yang membuat hidupku berantakan? Namja yang manjanya ampun-ampunan dan sangat jahat? Kenapa ia bisa menjadi melankolis dan romantis seperti ini?

“Ne. Aku juga minta maaf Kyu. Atas sikap kasarku. Perkataanku yang mungkin saja menyinggungmu. Dan… atas kebohonganku.” Ujarku. Sepertinya dia terlalu kalut sehingga tidak mendengar jelas ucapanku. Kyu…apakah kau akan tetap seperti ini kalau kau tau, siapa aku sebenarnya?

***

Mobil Kyuhyun tepat berhenti didepan apartmentku. Kami berdua diam sejak tadi. Dan tidak ada satu orangpun yang berbicara. Mungkin aku maupun dia terlalu sibuk dengan pikiran masing-masing.

“naneun…” ujarnya akhirnya. Aku menatapnya. Aish! Sejak kapan aku jadi pendiam dan pemalu seperti ini. benar-benar. namja ini membawa pengaruh besar bagiku.

“Aku mulai besok akan menyingkirkan iblis ratu itu dari hidupku.” Ujarnya. Aku menatapnya.

“jeongmaliya?” tanyaku. Dia mengangguk pasti.

“Maka dari itu kau harus membantuku.” Ujarnya.

“Mwo? Apa yang harus kulakukan?” tanyaku sambil turun dan melongok ke kaca jendela.

“Lihat saja kehebohan besok.” Ujarnya pergi meninggalkanku tercengong didepan gerbang. Aish! Sifat evilnya mulai muncul lagi!

“****

Esoknya disekolah kegemparan mulai terjadi. Pagi hari, dengan sengaja Kyuhyun menungguku didepan gerbang merangkulku masuk kedalam sekolah. Aku yang merasa risih hanya bisa pasrah. Beberapa yeoja dengan pandangan mata merah menatapku cemburu. Malah kulihat ada yang akan pingsan segala.

“Jangan protes. Ini aksi utamaku untuk menyingkirkan iblis itu.” ujarnya berbisik padaku. Aku diam saja. dalam hati ada timbul rasa bahagia, Omo! Kalau saja dia melakukan ini ssetiap hari. Mungkin aku harus terus datang ke dokter untuk memeriksa Jantungku. Benar saja. iblis jahat So Yeon langsung iri melihat kami berdua bergandengan tangan dipagi hari.

“Kyuhyun-ah! Kenapa kau dekat-dekat dengannya sih? Kaukan tau dia bisa menularkan kuman-kuman berbahaya untukmu!” teriakknya saat kami berdua akan masuk kedalam kelas.

“Mwo? Benarkah? Atau mungkin menurutku justru kaulah yang membawa virus-virus berbahaya bagi hidupku.” Ujarnya santai menarikku kedalam kelas. Aku ingin tertawa melihat wajah So Yeon menunduk menahan malu. Rasakan!

***

Kegemparaan kedua terjadi saat istirahat siang. Kyuhyun makan siang berdua denganku. Meninggalkan So Yeon di meja depan kami sambil memandang iri. Aku melihat dia hanya mengaduk-aduk makanannya saja. tidak sama sekali memakannya.

“Kau yakin akan berhasil?” tanyaku padanya berbisik. Dia hanya mengangguk sambil memainkan PSPnya. Aku menghela nafas panjang. tiba-tiba So Yeon datang menghampiri kami dan menumpahkan air entah apa tepat diatas kepalaku. Aku diam. hanya bisa menatap bajuku yang basah. Kyu melotot dan langsung mengambil gelas yang airnya belum habis dan menumpahkannya ke muka So Yeon. Lalu menarikku pergi. aku hanya bisa diam tanpa mengeluarkan ekspresi apapun. Padahal dalam hati aku sungguh ingin melempar So Yeon ke lubang neraka paling dalam.

“Gwenchana?” tanya Kyuhyun menyerahkan sapu tangannya. Aku menolaknya dan mengeluarkan sapu tanganku sendiri.

“Ne.” Ujarku mengusap wajahku. Tiba-tiba dia melepaskan kacamataku dan mengangkat wajahku.

“Apa yang mau kau lakukan!” aku menepis tangannya dan memalingkan wajah. Pipiku merah. Sial!

“Sepertinya dia tidak menumpahkan air putih biasa. Soalnya entah kenapa kulitmu lengket. Dan kau harus ganti baju.” Ujarnya. Aku berdiri.

“andwae. Aku pulang saja. lagipula aku ada urusan.” Ujarku berniat kabur dari sekolah.

“Kalau begitu kau ku antar.” Ujarnya.

“Andwae. Aku bisa pulang sendiri. Lagipula kalau kau ketahuan lagi jalan denganku, bisa-bisa tidak hanya So Yeon saja yang menumpahkan minum diwajahku.” Jelasku. Tapi aku tidak sadar ada batu sebesar kepala kambing didepanku. Membuatku pas sekali terjatuh. Sial! Kenapa harus jatuh sekarang?!

“Hahaha.. dasar babo. Kau tidak sadar disana ada sebuah batu besar?!” tanyanya tertawa puas. Aku memandangnya tajam. Lututku! Eomma! Lututku berdarah dan lecet!

“Aish! Kau itu menyusahkan saja.” ujarnya protes lalu menganggkat badanku. Mwo?! Apa-apaan ini!

“Mwo?! Kau? Apa yang kau lakukan? Turunkan aku!” teriakku dia menjauhkan kepalanya sedikit dariku.

“Dasar yeoja! Kupikir suara yeoja akan sangat pelan. Tapi suaramu besar sekali. kau ini yeoja bukan sih?” tanyanya. Aku menggetok kepalanya.

“Kau merendahkanku ya?!” ujarku meronta.

“Hey! Diamlah! Kau tidak sadar dibelakangku ini sungai kecil?”protesnya. tapi aku tetap memaksanya menurunkanku. Dan sepertinya dia kehilangan keseimbangan. Akhirnya kami berdua sukses terjungkal masuk ke sungai.

***

“Pakailah. Kalau tidak kau bisa flu.” Ujarnya memberikanku handuk kering dan sebuah kaos. Saat ini kami berada di pinggir sungai sambil mengeringkan badan. Entah otakku kemasukan air dan menjadi gila, aku melihat Kyuhyun dengan rambut berantakan yang basah menjadi tambah tampan. Omo! Apa yang aku pikirkan? Buang jauh-jauh!

“Gara-gara kau kita berdua jadi basah begini. Niatku kan hanya mau menolongmu. Kau tau tidak wajahmu saat jatuh tadi? Merana sekali.” ujarnya mengeluh. Aku menunduk merasa bersalah.

“Mianhae.” Ujarku pelan.

“mwo?” tanyanya sok pura-pura tidak mendengar.

“Mianhae. Karena merepotkanmu terus.” Ujarku sambil terus menunduk. Aku melirik dia sedikit tersenyum.

“Joh-a. Sebaiknya kau ganti baju dulu sana. Disana ada kamar mandi kecil.” Ujarnya menunjuk taman tak jauh dari tempat kami duduk. Aku mengangguk dan pergi.

***

“Kau gila!” teriakku sambil melihat T-shirt yang dibelikannya.

“wae?” tanyanya sok tidak peduli. Aku mendesah.

“Lihat! Masa kau membelikanku kaos yang sama denganmu? Apa maksudnya?” tanyaku marah.

“Yeoja babo! Itu t-shirt couple kau tau. Sudahlah! Kau protes mulu. Sudah untung aku belikan kau baju ganti daripada kedinginan dan lengket menggunakan seragammu itu.” ujarnya. Aku hanya menggembungkan pipiku.

“Hey karena sudah terlanjur bagaimana kalau kita jalan-jalan?” ujarnya. Aku menatapnya sinis.

“Jangan mengambil kesempatan! Aku mau pulang!” ujarku sambil melangkah pergi.

***

“Pemandangannya indah sekali.” ujarku menatap ke arah hamparan sungai. Saat ini kami berdua sedang ada ditaman. Naik perahu ketengah sungai. Dia mengangguk.

“Heh. Kenapa kau membawaku kesini? Ku kira kau akan mengajakku ke tempat yang ramai.” Tanyaku heran.

“Ini tempat favoritku. Kalau aku punya masalah aku selalu kesini. Tempat ini sangat terkenal.” Ujarnya.

“mwo? Kalau begitu kenapa sepi sekali sih? Ramai hanya bagian taman saja. padahal aku pikir bakal banyak pasangan disini.” Ujarku. Dia nyengir.

“karena ada legenda mengerikan disungai ini. barang siapa yang datang dengan pasangan ke sungai ini, maka hubungannya tidak akan bertahan lama.”

“MWO?!” teriakku sambil berdiri.

“Kya! Apa yang kau lakukan? Berdiri tiba-tiba begitu. kalau kita jatuh bagaimana? Ah. Jangan-jangan kau tidak mau hubungan kita bertahan sebentar kan?” tanyanya. Aku menjitak kepalanya dan berdiri mencoba menyeimbangkan tubuh.

“Babo! Kau itu terlalu pede sekali. dan sejak kapan kita berhubungan?” Ujarku marah.

“Wajahmu memerah. Mengaku sajalah.” Ujarnya penuh percaya diri. Aku berdiri dan berniat menggetok kepalanya lagi saat tiba-tiba tubuhku tidak seimbang.

“yak yak yak! Hati-hati!” ujarnya. Terlambat. Kami berdua jatuh langsung ke sungai. Sial!

***

“Gara-gara kau, hari ini aku dengan sukses masuk sungai 2 kali.” Ujarnya. Aku menatap langit diatasku. Ternyata berbaring diatas rumput sambil memandang langit cerah sangatlah menyenangkan.

“Suruh siapa kau menceritakan hal aneh itu padaku!” ujarku marah, menatap Kyuhyun yang sedang berbaring disebelahku. Ia memandangku hendak membalas tapi tidak jadi. Kami berdua diam beberapa saat. Tiba-tiba aku mendengar suara dengkuran pelan. Aku menoleh ke arah Kyuhyun. Dia terlelap. Mungkin karena faktor rasa nyaman dan angin sepoi-sepoi membuat suasana nyaman.

“Heu Kyu, kau tidur karena lelah ya?” tanyaku. Dia tidak menjawab. Aku dengan pelan-pelan memandangnya saat tidur. Wajahnya lucu juga kalau sedang tidur. Aku mencoba mengemgan tangannya. Tapi tiba-tiba ia menarik tanganku dan memelukku. Aku menahan nafasku sejenak.

“Hei! Apa yang kau lakukan babo?!” tanyaku marah. Mencoba melepaskan rangkulannya.

“Diam! biarkah begini dulu untuk beberapa saat.”

“Haji….”

“Sttt. Diam atau aku lempar kau ke sungai itu.” ujarnya marah.

“Silakan saja kalau kau berani.” Ujarku sinis. Ia tersenyum. Membuka matanya dan menatapku.

“Saranghae.” Ujarnya singkat. Mendekapku lebih erat. untunglah saat itu suasana sepi. Tidak ada orang sama sekali. kalau ada kami bisa dianggap sedang melakukan perbuatan mesum. Pipiku memerah. Entah kenapa aku merasa nyaman ada disini.

***

“Gomawo.” Ujarku pelan.

“mwo?” tanyanya.

“Gomawo. Telah mengajakku jalan-jalan hari ini. aku sangat senang sekali.” ujarku.

“Kata terimakasihmu sepertinya tidak tulus. Ayo ucapkan lagi.” Suruhnya. Aku memutar bola mataku.

“GO-MA-WO” ujarku kencang. Seketika dia mendekatkan wajahnya ke wajahku dan menciumku pelan. Aku gugup. Sangat! Tapi kali ini dia tidak sekasar waktu dia menciumku pertama kali. Maka aku membiarkan bibirnya menempel di bibirku agak lama. Lagipula aku sedikit menikmatinya. Ia melepaskan ciumannya dan memelukku erat.

“Gomawo.” Ujarnya.

“Untuk apa?”

“Untuk.. terlahirnya kau didunia ini. untuk mengisi hari-hariku. Untuk berada di sampingku saat ini. untuk menjadi Kim Eunhae.” Ucapnya pelan. Lagi-lagi rasa bersalah menyelimutiku. Benarkah? Benarkah semua ini? benarkah aku membohonginya? Kyuhyun, apakah kau akan tetap seperti ini jika aku bilang aku bukan Kim Eunhae? Aku bukan Eunhae. Aku Park Hyena. Park Hyena yang juga seorang artis. Apakah kau masih tetap mencintaiku?

“Arra. Masuklah. Sudah malam dan diluar sangat dingin.” Ujarnya mendorongku ke arah pintu. Aku berjalan pelan dan berbalik.

“Kyuhyun.. sekali lagi Gomawo.” Ujarku melambai. Lalu masuk ke dalam.

To Be Continue

Gimana gaje ya? Hahaha mian kalo gaje… part 4 aku publish kalo udh selesai ujian… Jangan lupa kritik dan saran aku tunggu… *bow*

17 thoughts on “My True Love Part 3

    • Haha maaf eonn… soalnya idenya mendet di tengah2… wktu mau bikin FF lain eh malah ide buat FF ini yang keluar,, hhehe lanjutannya kalo aku udh selesai UN ya.. kekekeke :))

  1. Eonn,, aq ff ini ud prnh d publish blm sih d blog laingtu? Aq jd bingung deh,, aq nemuin ff kyu yg MY TRUE LOVE ini beda2 de yg main’a,, ada yg Hyena, Ah Ra, Eunhae… Haish~ aq jd babo! -_-‘

  2. Hoooo,, kebanyakan bca ff kali y jd pusing! Tuink tuink tuink… :O
    Next part ppali y :) Happy ending 4 Kyujagi!!!

Comment please? ( ื▿ ืʃƪ)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s