[Freelance] Just Smile Like That For Me

Title                 : Just Smile Like That for Me

Author                        : ChoHyunGiLee

Genre              : Romance, Fluff, BoyxBoy Love

Cast                 : Super Junior’s Kyumin (Cho Kyuhyun/Lee Sungmin), Eunhyuk, Zhoumi

Kategori          : One-Shot

 

 

Just Smile Like That for Me

Kyuhyun sedang bermalas-malasan di depan laptopnya hari itu. Akhirnya, setelah hari-hari yang penuh kesibukan dengan jadwal promosi album terbaru Super Junior M, hari ini dia mendapat hari libur yang berharga. Dia sedang surfing internet untuk mencari bagaimana kemajuan album terbaru mereka saat salah satu artikel menarik perhatiannya.

‘IS THIS THE END OF KYUMIN?’ by: HyunGilovekyumin

Kyuhyun mengerutkan alisnya begitu membaca judul besar itu. Penasaran, dia langsung mengklik-nya. Di sana dia melihat beberapa foto candid dirinya bersama dengan Zhoumi. Dia berbicara dengan Zhoumi, bercanda dengan Zhoumi, tertawa dengan Zhoumi, berpelukan dengan Zhoumi, dan sejenisnya. Kyuhyun membatin bingung. Dia memang dekat dengan Zhoumi sejak dulu. Apa masalahnya dengan Sungmin? Bukankah dia memang selalu seperti itu bila bersama dengan Zhoumi dan tidak menimbulkan masalah selama ini?

Akhirnya Kyuhyun sampai di gambar terakhir. Gambar itu berukuran paling besar, bisa bergerak, dengan bingkai merah besar di sekelilingnya. Di bawahnya, sang pemilik artikel menuliskan, ‘Aku mengerti ini Super Junior-M. Dan aku juga tahu bahwa Super Junior-M berarti Qmi. Tapi tetap saja hatiku sakit melihat foto-foto ini. Poor Sungmin-oppa. Dia sekarang harus menyaksikan semuanya di depan matanya langsung. Bahkan, Kyuhyun oppa mengabaikannya. Karena Zhoumi! Untung Henry ada di sana. Untuk semua Qmi shipper dan Zhoumi bias, aku MINTA MAAF, tapi aku benci Qmi! Aku benci Zhoumi! Dan untuk Kyuhyun-oppa, meskipun biasku adalah dia, aku kecewa padanya. Apakah ini akhir dari Kyumin?’

Kyuhyun membelalakkan matanya kaget membaca komentar itu. Dia kemudian memperhatikan gambar bergerak itu dengan seksama dan tersentak kaget. Gambar itu diambil saat interview album terbaru mereka dua hari yang lalu. Kyuhyun berdiri di samping Zhoumi seperti biasa, dan di sebelah kanannya adalah Sungmin yang berdiri di samping Henry. Di gambar itu, nampak dirinya  sedang asyik berbicara dengan Zhoumi hingga tidak menyadari Sungmin di sampingnya mengajaknya bicara, sepertinya ingin menanyakan sesuatu padanya. Sungmin nampak kaget tapi langsung menguasai diri dan segera berbalik ke arah Henry, bertanya padanya.

Kyuhyun membuka mulutnya kaget. Dia bahkan tidak sadar ada kejadian seperti itu selama interview. Sungmin, hyung kesayangannya, mengalami kejadian seperti itu karena dirinya. Dan dia sama sekali tidak menyadarinya. Sungmin adalah orang yang sangat sensitive. Dia paling benci diabaikan. Perasaan bersalah langsung memenuhi seluruh indra Kyuhyun. Kejadian tiga hari yang lalu memasuki ingatannya.

“Sungmin-hyung, kau kenapa? Aku belum melihat senyummu seharian ini. Apakah kau sedang ada masalah?”

“Tidak apa-apa Kyu. Aku hanya sedikit tegang.”

“Tegang? Karena debut pertamamu di Cina besok?”

“Iya. Aku harap semuanya berjalan lancar. Aku agak kesusahan belajar bahasa Cina. Semoga aku tidak begitu merepotkan.”

“Tenang saja, hyung. Kau orang yang hebat, kau selalu yang terhebat. Aku yakin kau pasti akan melakukannya dengan baik.”

“Semoga saja, Kyu. Terimakasih.”

“Sama-sama, hyung. Tapi tetap saja kau belum tersenyum. Tersenyumlah, aku paling suka senyummu, Sungmin-hyung.”

“Kyuhyun-ah…”

“Begini saja, jika besok hyung merasa kesulitan, bilang padaku. Aku akan membantumu setiap saat. Aku akan berada di dekatmu sesering mungkin. Aku berjanji. Jadi tersenyumlah.”

“… aku mengerti, Kyuhyun-ah. Aku akan berusaha melakukan yang terbaik.”

“Nah, begitu. Saranghae-yo, hyung.”

“… nado saranghae Kyuhyun-ah.”

Kyuhyun mendesah dan menutup laptopnya. Dia merasa bodoh. Dia memang merasa aneh dengan sikap Sungmin sepulang dari interview itu. Tentu saja Sungmin tetap seperti biasanya, tersenyum padanya seperti biasa dan tertawa dengannya seperti biasa. Tapi ada yang aneh dengan senyumannya. Biasanya matanya akan melembut saat dia tersenyum padanya, hanya padanya. Hal itulah yang paling Kyuhyun sukai. Senyuman khas Sungmin yang hanya ditujukan padanya. Tapi saat itu Kyuhyun tidak begitu memikirkannya. Dia mengira Sungmin hanya merasa kelelahan.

Apalagi Sungmin bersikap seperti biasa hingga hari ini. Dia tetap membangunkan Kyuhyun dengan ciuman di kening seperti biasa, menyuruhnya untuk sarapan sebelum bermain game, dan membuatkan ddukboki kesukaannya untuk sarapan (pembantu libur mode : ON). Tapi Kyuhyun tidak menyadarinya sama sekali. Paboranikka! Gumamnya pada dirinya sendiri.

Dia seharusnya tahu ada hal yang mengganggu hyung favoritnya itu. Mereka sudah berpacaran selama 2 tahun. Dan menjadi teman sekamar hampir 3 tahun. Jadi seharusnya dia langsung menyadarinya. Hyungnya itu lebih memilih untuk diam dan memaafkan saat sesuatu menyakiti hatinya. Selalu seperti itu. Sungmin memang orang yang baik dan pemaaf.

Kyuhyun kemudian berdiri dan beranjak keluar kamar, bermaksud mencari Sungmin. “Sungmin-hyung?” panggilnya mencari-cari di seluruh ruangan. Dia kemudian berhenti saat mendengar suara orang berbicara dari arah dapur dan segera berjalan ke sana.

Dan di sanalah dia, Sungmin, dengan daster terusan hello kitty kesukaannya, sedang mencuci piring, ditemani oleh Eunhyuk yang duduk di kursi. Mereka nampak sedang mengobrolkan sesuatu tentang ddangkoma dengan serius hingga tidak menyadari kedatangan Kyuhyun. Kyuhyun mendengar Sungmin tertawa menanggapi komentar Eunhyuk. Dan saat itu Kyuhyun sadar dia merindukan suara tawa itu.

Kyuhyun tidak berusaha repot-repot menyapa mereka. Dia langsung berjalan cepat melewati Eunhyuk dan memeluk pinggang Sungmin dari belakang, membuat Sungmin berteriak kaget.

“Omo! Kyuhyun-ah! Kau membuatku kaget!” kata Sungmin begitu melihat siapa orang di belakangnya. “Ada apa? Kau sudah lapar lagi?” tanya Sungmin kemudian.

Kyuhyun bisa mendengar suara dengusan Eunhyuk dari kursi di belakangnya, tapi dia mengabaikannya. Dia malah mengeratkan pelukannya di pinggang Sungmin, membuat Sungmin mengerutkan alisnya bingung.

“Kyu, ada apa?” tanya Sungmin menyadari sesuatu yang tidak beres terjadi pada dongsaengnya itu. Dia kemudian mematikan kran, melepaskan sarung tangannya dan berbalik. Alisnya mengerut saat dia mendongak dan melihat ekspresi Kyuhyun.

“Kau kenapa, Kyuhyun-ah? Sakit?” tanya Sungmin khawatir. Dia berusaha meletakkan tangannya ke kening Kyuhyun untuk mengecek suhu badannya saat Kyuhyun memeluknya lagi lebih erat, membuatnya kaget.

“Kyu?” tanyanya bingung.

Kyuhyun tahu Sungmin sebenarnya bisa melepaskan diri dari pelukannya jika dia mau, mengingat dia jauh, sangat jauh, lebih kuat dari Kyuhyun dalam hal kekuatan. Tapi seperti Sungmin yang biasanya, dia memilih diam.

“Mianhaeyo, Min hyung,” kata Kyuhyun tanpa melepaskan pelukannya. Suaranya teredam di pundak Sungmin yang kokoh.

“Eh?” tanya Sungmin lagi, semakin bingung.

Kyuhyun kemudian melonggarkan pelukannya, memberikan kesempatan pada Sungmin untuk mendongak memandangnya bingung.

“Mianhae, Sungmin hyung. Congmahl mianhae-yo,” ulangnya sambil menatap mata Sungmin. Sungmin membelalakkan matanya.

“Untuk apa?” tanyanya.

“Karena telah mengabaikanmu, hyung. Karena aku tidak menepati janjiku. Mianhae,” jawab Kyuhyun bersungguh-sungguh.

“Kyuhyun-ah, aku tidak mengerti-“ kata-kata Sungmin terputus begitu Kyuhyun memeluknya lagi.

“Aku minta maaf karena mengabaikanmu selama kita di Cina kemarin, hyung. Aku sudah berjanji untuk selalu berada di sampingmu. Tapi aku malah mengabaikanmu. Aku tidak tahu apa yang membuatku menjadi seperti itu, hyung. Aku benar-benar kesal dengan diriku sendiri saat ini, hyung. Mianhae-yo,” kata Kyuhyun dengan cepat, berusaha mengungkapkan penyesalannya.

Sungmin dengan lembut melepaskan pelukan Kyuhyun di pingganya. Dia kemudian mendongak. “Kau tidak perlu meminta maaf, Kyu. Aku tidak memikirkannya,” katanya sambil menatap mata Kyuhyun. Kyuhyun tahu, meskipun Sungmin berkata seperti itu, sorot matanya berkata lain. Sorot mata itu menggelap, seakan-akan teringat kembali dengan sesuatu yang menyedihkan, yang dengan susah payah berusaha dia lupakan.

Kyuhyun menggeleng. “Kau memikirkannya, Sungmin hyung. Aku tahu itu. Kau hanya terlalu baik untuk mengatakannya padaku, untuk marah padaku,” kata Kyuhyun lagi.

“Kyu…” kata Sungmin tidak tahu harus bicara apa.

“Mianhae-yo, hyung. Aku berjanji, tidak, aku bersumpah tidak akan mengabaikanmu lagi,” kata Kyuhyun tegas, suaranya terdengar yakin.

Akhirnya, setelah terasa seperti selamanya, Sungmin mengangguk. “Tidak apa-apa, Kyu. Aku bisa mengerti,” jawabnya.

“Apakah kau sedih?” tanya Kyuhyun serius, menatap lurus mata Sungmin.

Sungmin terdiam selama beberapa saat sebelum menjawabnya. “Sedikit,” katanya pelan.

“Mianhae-yo,hyung. Mianhae, mianhae, mianhae,” kata Kyuhyun lagi berulang-ulang, membuat Sungmin menepuk-nepuk pundaknya.

“Aku sudah tidak apa-apa, Kyu. Berhentilah meminta maaf,” perintahnya lembut.

“Kalau begitu tersenyumlah.”

“Eh?”

“Tersenyumlah padaku seperti senyummu yang hanya kau tujukan padaku, hyung. Tersenyumlah seperti itu. Bukan seperti  senyummu dua hari ini. Aku akan lega saat kau melakukannya.”

Sungmin nampak sedikit kaget bercampur bingung mendengar perkataan Kyuhyun. Tapi dia mengabulkan permintaan dongsaeng tersayangnya itu tanpa banyak bertanya. Dia akhirnya tersenyum lembut pada Kyuhyun, matanya menghangat karena cinta dan rasa bahagia, meskipun dia sendiri tidak menyadarinya.

Kyuhyun tersenyum melihatnya. Senyuman itu akhirnya bisa dilihatnya lagi. Senyuman milik Sungmin yang hanya dialah yang bisa membuatnya muncul.

“Saranghae-yo, Sungmin hyung,” kata Kyuhyun lembut, mengusap-usap pipi Sungmin dengan sebelah tangannya. “Aku hanya mengatakan ini padamu. Jangan pernah meragukannya,” lanjutnya.

Sungmin menutup matanya sejenak, merasakan belaian lembut tangan Kyuhyun di pipinya. Dia kemudian tersenyum dan membuka matanya lagi. “Aku tahu. Nado, saranghae, Kyuhyun-ah,” jawabnya sambil memandang Kyuhyun lembut.

Senyuman Kyuhyun semakin lebar. Dia kemudian mendekatkan wajahnya ke arah Sungmin, bermaksud menciumnya. Sungmin, yang menyadari apa yang akan Kyuhyun lakukan, langsung menutup matanya. Bibir mereka tinggal berjarak satu centimeter lagi, dan jantung mereka berdua berdetak semakin cepat.

“Yah! Yah! Jika kalian lupa, aku masih ada di sini!” terdengar suara seseorang, jelas sangat kesal, dari belakang mereka.

Kyuhyun dan Sungmin serentak berhenti dan menoleh melihat siapa yang berbicara. Dan wajah kesal Eunhyuk muncul di hadapan mereka. Duduk di kursi di belakang mereka entah sejak kapan.

“Apakah hobimu memang menganggu percintaan orang lain, hyung?” tanya Kyuhyun terdengar kesal. “Sana cari Donghae hyung!”

Eunhyuk mendelik padanya. “Halo?! Aku dari tadi sudah duduk di sini, Kyuhyun-ah. Bahkan sebelum kau datang! Aku diam saja karena takut mengganggu perdebatan kalian. Tapi ini sudah mulai berlebihan. Setidaknya pergilah ke kamar dulu dan lakukanlah apa yang ingin kalian lakukan di sana! Aku tidak butuh siaran langsung tanpa sensor!” katanya marah-marah.

Wajah Sungmin memerah mendengarnya. Dia kemudian berusaha melepaskan diri dari pelukan Kyuhyun. Tapi Kyuhyun malah mengeratkan pelukannya. “Jangan pedulikan dia, Sungmin hyung,” kata Kyuhyun sambil meyeringai.

Dan akhirnya mereka berdua melanjutkan apa yang seharusnya terjadi sekitar 2 menit yang lalu jika Eunhyuk tidak menginterupsi mereka, membuat Eunhyuk buru-buru berdiri dan meninggalkan ruangan sambil berguma-gumam, “Dasar magnae tidak tahu sopan santun! Semoga aku tidak mimpi buruk malam ini!” mengiringi kepergiannya.

 

Fin.

 

 

 

A/N        : Untuk Zhoumi bias dan Qmi shipper, bener-bener mianhae ya~

Tidak ada maksud apapun ko,, hanya fiction biasa. ^^

Rokkugo Rokkugo Rokkugo Marhaemar!!

 

 

Advertisements

16 thoughts on “[Freelance] Just Smile Like That For Me

  1. Ya ,,,
    jdi kyuhyun ma sungmin itu ???
    hahahahhahaha ,,,
    i see ,,,
    mkana kyuppa jdi cowox jgn trlalucuek ,,
    okee ,,,

  2. aaaaaaaaaaaahhhhhhhhhhhh ….

    Sungmin kenapa pasrah aja sih di perlakukan kyak gitu
    sama si EVIL KYU’

    tapi emang Sungmin baik hati , suka menabung dan tidak sombong <>

    luluh juga dengan rayuan alias rengek_an si EVIL Magnae …..

    ………………………… KYU_MIN ………… nado saranghe …..

  3. yah,
    tadi aku pikir sungmin ngadu ke eunhyuk,
    terus selingkuh dan hidup bahagia (?) /dorrr #dibuangkelautsamaEunHaeKyuMinshipper
    awawaw,
    tapi bagus kok =))
    cerita simpel tapi sweet ;-]

  4. kamsahamnida chingu~~~
    pertama kali nge-post fanfic nie,,
    Haengbokka-yo~
    makasi uda mau baca n komen ya…

    hehehe,,
    hehe.

  5. unni~~ ^^
    keren…fighting!!
    congratulations!!
    I love KYUMIN…!!

    p.s. : kalo buat fanfic lgi, yesung yg eksis yah… he.he.

Comment please? ( ื▿ ืʃƪ)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s