Love Is… (Word that Makes Ur Heart Beat) P.1

Ini… FF pertama yang pernah ku publish.. ekekeke..
Jadi… yah.. semoga bisa diterima.

Love Is.. (Word That Makes Your Heart Beat)

Author : Vleese

Cast : SS501, Song Sum Yeong (fictional), Song Joong Ki, Lee Hyejin (cameo), EunHyuk (cameo)

Genre : drama

PART 1

When I first met love of my life,
I saw the bright smile of yours
The times that I’ve had with you are happiness
You’re the only one I see, But where are you looking at?
Can’t you feel my love for you ?
– Y’s –

I was secretly laughing at myself now
I can’t believe how deep I’m falling for you
You got into my mind with that charm
Now, I’m like a fool that has fallen in love
– S.Y –

==========================================================

—- Sum Yeong P.O.V —-

Taman Kampus. Siang Hari.

Hari ini seperti biasanya, kami berkumpul untuk menghabiskan waktu sore bersama dan membahas kegiatan grup kami. Tapi saat ini, baru aku, Hyun Joong, dan KyuJong yang berkumpul. Membahas apa yang akan kami tampilkan di Festival akhir tahun kampus kami.

Ditengah-tengah pembicaraan, HyunJoong tiba-tiba menanyaiku hal yang diluar ‘jalur’!

“Sum Yeong, kau ….. menyukainya? Ah, anii.. Mencintainya.” tanya HyunJoong.

“Hah? Aku? Pada Siapa?”

“Young Saeng. Heo Young Saeng!” jawabnya tersenyum jahil.

Aku tercekat, nyaris tidak percaya dengan apa yang kudengar. “Anii. Aku hanya menyukainya, tidak mencintainya.”

“Pufh~ Kyu-ah, bagaimana menurutmu?”

“Sama sepertimu Hyung.” Kyu menjawab sambil tetap membaca bukunya.

“See! We know it! Kau pikir, sepupumu ini sebegitu tumpulnya sampai tidak peka dalam hal ini? Yah, kecuali si bayi itu sih.”

“Tapi hyung, kurasa Hyungjun tidak sebodoh itu. Dia hanya…”

“Yeong ah~ Kalau memang mencintainya, itu bukan masalah. Kurasa YoungSaeng juga mencintaimu.”

YoungSaeng mencintaiku? Oh tidak, tidak! Jangan! “Andwae! Dia tidak boleh mencintaiku.”

“Ahh~ Noona, kau memang mencintainya. Apa yang kau takutkan?” tanya Kyu.

“Kondisimu? Kurasa bukan masalah untuknya. Betul Kyu?” Kyu mengangguk.

“Tidak. Aku tidak bisa. Kalian juga tahu, aku tidak ingin pacaran saat ini. Aku lebih suka bersahabat dengan mereka.”

“Karena itu kau selalu menolak yang menyatakan cinta padamu?” Aku mengangguk.

“Tapi-”

Hei! Hei Apple! Hei.. Apple!
Apple.. Apple.. Heii Apple!

HP-ku berbunyi. Pesan masuk dari Hyewon. Saat Hyunjoong akan mendebat lagi, kata-katanya terhenti karena aku mengangkat tanganku tepat didepan wajahnya.

“Sorry, kita lanjutkan lain kali. Er.. lebih baik tidak usah dilanjutkan. Hehehe.. Aku duluan, sampaikan salamku pada yang lain.” Aku beranjak pergi. “Ah ya, lebih baik kalian pikirkan ide untuk perform kita di festival akhir tahun. See Ya!” tambahku.

“Noona! Jangan terlalu lelah!!” Kyujong berteriak.

—- HyunJoong P.O.V —-

“Tcih! Dia itu.. Padahal, jelas-jelas mencintai Youngsaeng.”

“Sudahlah hyung. Itulah noona. Kau seperti baru mengenalnya.”

“Apa yang kau baca?” kataku sambil menunjuk buku yang dibaca Kyu daritadi.

“Oh ini?” Aku mengangguk. “Ini.. seputar kondisi noona.”

“Lalu, ada yang kau temukan?” Kyujong tersenyum lebar.

“Kita harus mencari donor yang cocok, dan itu sulit. Aku yakin kau tahu maksudku.”

“Yang penting kita coba dulu.” Kyu mengangguk.

—- YoungSaeng P.O.V —-
Same day, other place same area. ^^,

DRAP… DRAP… DRAP…

“YoungSaeng~ Hyung tolong aku~” rengek Hyungjun memasuki ruang musik.

“Kura-kura sialan! Awas kau!!” teriak Jungmin.

Mereka ini, tiada hari tanpa membuat onar. Tapi setidaknya itu berarti ‘Normal’.

Mereka berdua kejar-kejaran sambil teriak-teriakan saling ledek disekitar ku. Kubiarkan saja sambil aku membereskan berkas-berkas partitur dan sketsa gambarku.

Buk! Srrraaakkk~~ *gini kah bunyi kertas jatuh berantakan?*

Hyungjun menabrakku. Partiturku~~ Sketsa gambarku~~

“JungMin ah~ iya iya ampun! Aargh~” Hyungjun menyerah. Jungmin tersenyum puas.

“Hyung, kau sedang ap- Ups! Mianhae Hyung..” HyungJun melihatku membereskan kertas partitur yang berantakan dan membantuku membereskannya. “Apa ini?”

“Kembalikan!” Buru-buru kuambil gambar sketsa itu sebelum Jungmin melihatnya.

“Hyung! Hyungjun! Ayo cepat! Noona dan yang lain sudah menunggu.” teriak Jungmin.

“Haa~~ahh” aku menghela nafas.

“kekekeke.. sabar Hyung. Kajja!” ajak Hyungjun.

Yah mau bagaimana lagi, Jungmin memang begitu. Sebenarnya aku juga tidak sabar untuk bertemu SumYeong. Seharusnya aku memanggilnya noona, tapi SumYeong selalu marah kalau aku memanggilnya noona. ‘Kita hanya berbeda 2 bulan’, katanya. Dan, aku menyukai SumYeong! Bukan hanya menyukai, aku mencintainya. Tapi aku tidak berani mengungkapkannya. Otokhae? T-T

Ah itu mereka! Eh, SumYeong mana?

“Hyung~” panggil Hyungjun. Hyunjoong dan Kyu melambaikan tangannya. “Hyung, noona mana?” tanya Hyungjun sesampainya disana.

“Ah, dia buru-buru pergi setelah menerima sms dari Hyewon.” jawab Kyu.

“Hyewon?” Kyu mengangguk. “AAHH!! I’m dead! I’m so, SO dead!! Hyung, aku pergi dulu!” Hyungjun panic.

“Wae eo Jun ah?” tanya HyunJoong.

“Aku ada latian dengan Hyewon untuk festival akhir tahun, dan Aku lupa!! She’s going to kill me. Daaahhh!! Nanti kabari aku ya.” Hyungjun langsung berlari kencang.

“Hahahaha.. Takut sekali dia pada Hyewon.” Jungmin tertawa.

Aku yang semenjak datang langsung duduk melanjutkan sketsa setengah jadi di sebelah HyunJoong, hanya bisa tersenyum mendengarkan kata-kata Jungmin.

“Hyewon marah = kau versi wanita! Bahkan lebih kejam! Kau lupa, dulu kau pernah ditendang olehnya karena kecerobohanmu? Hahaha..” kata Hyungjoong. Jungmin yang teringat itu meringis. “YoungSaeng, sedang apa kau?” tanyanya padaku.

“Ah igeo..” belum sempat kujawab, Jungmin menarik sketsa gambarku.

“Cake? Strawberry Choco Cheese Cake?” tanya Jungmin sambil mengedarkakan gambarku ke Kyu yang berakhir di Hyunjoong.

“Kau mau membuat cake? Untuk siapa?” Tanya Hyunjoong.

“Jangan-jangan… Hyung, sekarang tanggal berapa?” Tanya Kyujong tiba-tiba.

“Kyu, penyakit pelupamu kambuh lagi? Sekarang tanggal 17. Wae?” jawab Jungmin.

“AAHH!! SumYeong/Noona Saengil!!” teriak Hyunjoong dan Kyujong bersamaan.

“Masih 3 hari lagi.” kataku. Kyujong dan Hyunjoong hanya nyengir. Jungmin bengong.

“Jadi, kau ingin membuat kue itu untuk SumYeong?” tanya Hyunjoong. Aku mengangguk. “KyuJong-ah, tak masalah SumYeong makan ini nantinya?” lanjut Hyunjoong.

Masalah? Kenapa? Kulihat Kyujong menyikut pinggang Hyunjoong.

“Tidak masalah.” jawab Kyu. “Coklat bagus untuknya. Dan Noona sangat suka dark choco.”

“Nee, Arrayo. Aku memang pakai Dark Choco untuk coklatnya.”

“Hyung, cake itu hadiah untuk noona?” tanya Jungmin.

“Anii. Aku sudah menyiapkan hadiah untuknya. Sesange danhana!”

“Aigoo~ lihatlah.. imut sekali Youngsaeng hyung kita ini kalau sedang berseri-seri. Hyung, sekalian saja kau nyatakan perasaanmu nanti…” goda Jungmin. “Kalau begitu, kita buat surprise party untuk Noona! Party!! Ahahaha…” Hyunjoong dan Kyu juga ikut tertawa.

“Sudah.. Sudah.. Kita bahas perform kita dulu. Ulang tahun Sumyeong kita bahas nanti dirumah Kyu.” potong Hyunjoong.

“Ne.. daripada noona murka karena belum ada hasil.” Jungmin menanggapi.

“Mean.. tidak bisa dirumahku. Mulai hari ini, noona tinggal denganku.” kata Kyu polos.

“MWO?!?!”

—————————————————————————————————————-

TBC.

Pendek kah? maaph kalo pendek.. tadinya mau dijadiin 2 part.. tapi kayanya bakal jadi 3. ehehehehe…

4 thoughts on “Love Is… (Word that Makes Ur Heart Beat) P.1

  1. Karakternyaaa dapet bgt, sesuai sifat masing2 member :)

    Msh ngbayangin gmn cara leader ngomong english ‘see! We know it..’ heheheheee

    Btw itu yg ngomong ‘hyewon = min vrsi wanita’ si hyunjoong kan?? Dstu dtulis hyungjoong :) *maaf banyak omong*

    Kenalan dlu deh, kha imnida,. Salam kenal ^^

    Trus lanjut ya ff nya,..

Comment please? ( ื▿ ืʃƪ)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s