Hate Become Love *part 3*

Author : Hyuniminnie a.k.a Lee Hyunjin

Title : Hate Become Love

Cast : Lee Donghae, Lee Hyukjae, Lee Sungmin, Leeteuk

Genre : Romance(?)

Author said : mian baru sekarang bisa publish lagi..*tabok author*. Yg nunggu-nunggu nie fanfic mianhae…*emg ada yg nunggu ya?*. Terserah deh, yg penting ini aku persembahkan untuk para reader tercinta..

***

”Terima kasih sudah mau menemaniku” kata Eunhyuk dan langsung membuka pintu rumahnya yang tidak dikunci.

Sesampainya di dalam, mereka melihat sesosok laki-laki sedang bercengkrama dengan Sungmin. Laki-laki itu tidak asing dimata Yoomin.

”OPPA!!” teriak Yoomin memanggil laki-laki itu.

****

”Hai!! Kelihatannya kau sangat merindukanku?” kata laki-laki itu sambil melebarkan kedua tangannya siap untuk menerima pelukan dari gadis yang ada dihadapannya. Yoomin langsung memeluknya tanpa basa-basi lagi.

”Lama sekali kau baru datang?” tanya Yoomin.

”Ada beberapa hal yang harus aku urus” jawabnya singkat.

”Hyung dia siapa?” tanya Eunhyuk kepada Sungmin.

”Kau lupa? Ayah bilangkan Yoomin mempunyai seorang kakak yang seumuran denganku. Dan inilah orangnya” melihat wajah Eunhyuk yang agak bingung, laki-laki itu memperkenalkan dirinya.

”Maaf aku lupa memperkenalkan diri. Perkenalkan aku Jung Soo, panggil saja aku Eeteuk. Aku kakaknya Yoomin, maaf selama aku tidak ada dia sudah merepotkan kalian”

”Eeteuk??” tanya Eunhyuk dengan mimik wajah yang bingung.

”Ya, aku juga tidak tahu nama itu didapat dari mana. Tapi aku memang sering dipanggil seperti itu” jelasnya.

”Sudahlah, aku ingin ke kamar dulu. Kalian berbincang-bincanglah” Yoomin segera pergi menuju kamarnya.

”Aku juga pergi ke kamar dulu” Eunhyuk pamit.

Makan malam…

”Semuanya!!! Makan malam sudah siap!!” teriak Bibi Han dari ruang makan.

Semua penghuni rumah bergegas pergi ke ruang makan dan akan menyantap makanan mereka.

Saat Donghae akan menyuap makanannya yang pertama, tiba-tiba…

”Jangan ada yang menyantap makanannya dulu!” perintah Tuan Lee kepada anak-anaknya termasuk Yoomin dan Eeteuk.

Donghae kesal dengan perkataan ayahnya barusan, dan mau tidak mau dia meletakkan makanannya kembali.

”Ada apa yah?” tanya Eunhyuk penasaran.

“Saya ingin mengucapkan selamat datang untuk Jung Soo” Eeteuk langsung senyum dan menundukkan sedikit kepalanya.

“Kemudian, karena kalian sudah tinggal bersama ayah harap kalian berlima rukun-rukun, terutama Donghae dan Yoomin” Mereka berdua saling berpandangan dan beberapa detik kemudian langsung memalingkan masing-masing wajah mereka kearah lain.

Eeteuk yang merasa aneh dengan kelakuan kedua makhluk itu, menjadi penasaran dan merasa ingin tahu apa yang telah terjadi sebenarnya.

”Silahkan lanjutkan makan kalian” Tuan Lee menutup pembicaraan.

Dengan cepatnya Donghae menyantap makanannya, seperti takut makanan itu lari dan tidak akan kembali.

”Rakus!” kata Yoomin sedikit berbisik. Kata itu didengar oleh Donghae yang langsung menatap Yoomin tajam.

”Apa kau bilang?” tanya Donghae kepada Yoomin dengan mulut yang penuh dengan makanan.

”Tolong jangan ada pertengkaran di meja makan!” teriak bibi Han yang sedang melihat kelakukan mereka berdua dari dapur.

Yoomin segera menyantap makanannya tanpa memperdulikan pertanyaan Donghae yang akan membuat suasana menjadi panas.

Di kamar Sungmin…

Tok…tok…tok…

Seseorang mengetuk pintu kamar Sungmin yang tidak dikunci.

”Masuk! Tidak dikunci kok” Sungmin menyuruh orang yang mengetuk kamarnya malam-malam itu masuk. Orang itupun masuk dengan wajah yang sangat penasaran.

”Oh, Eeteuk. Ada apa malam-malam begini?” Sungmin menanyakan maksud kedatangan Eeteuk.

“Sebenarnya apa yang terjadi antara Yoomin dan Donghae?” tanya Eeteuk tanpa basa basi lagi.

“Oh itu..ini hanya pertengkaran biasa. Awal mereka bertemu tidak baik, sampai sekarang hubungan mereka belum membaik” perkataan Sungmin semakin membuat Eeteuk penasaran.

”Awal pertemuan?” tanyanya lagi.

”Begini, waktu pertama mereka bertemu tanpa sengaja Donghae menabrak Yoomin hingga tangannya luka…” Sungmin menceritakan secara detail kepada Eeteuk yang sudah terkena penyakit penasaran stadium akhir.

”Hanya gara-gara hal sekecil itu, terjadi pertengkaran separah itu? Mereka seperti anak kecil” komentar Eeteuk.

”Aku sebenarnya tidak tahu yang sebenarnya, ini yang diceritakan Hyuk kepadaku. Karena dia yang ada di TKP saat itu”

”Baiklah, aku sudah tenang sekarang” kata Eeteuk lega.

”Memangnya kenapa?”

”Tidak, aku hanya mengkhawatirkan Yoomin”

”Ohh..”

Eeteuk langsung keluar dari kamar Sungmin, dan kembali ke kamarnya. Malam ini dia bisa tidur nyenyak karena mengetahui tidak terjadi apa-apa dengan adik semata wayangnya itu.

Sungmin’s classroom…

”Anak-anak, hari ini kita kedatangan teman baru. Silahkan perkenalkan dirimu!”

”Terima kasih, Bu. Irumun Park Jung Sooiyeyo”

”Baiklah Jung Soo, silahkan duduk di samping Sungmin”

Eeteuk segera pergi menuju tempat duduknya. Tapi, dia tidak sengaja melihat kearah seorang gadis yang duduk di dekat jendela, dan sedang memandangi pemandangan yang ada di luar jendela itu.

Karena tidak sadar dengan apa yang dilakukannya, tanpa sengaja Eeteuk menabrak kursi yang seharusnya dia duduki bukan untuk ditabrak.

”Awww…” erangnya.

”Gwenchanayo?” tanya Sungmin yang sedikit menahan tawa.

”Ya, aku tidak apa-apa” Eeteuk segera duduk di bangkunya, dan gadis itu memperhatikan Eeteuk yang masih memegang kakinya yang terkena kursi. Ditambah sedikit senyuman yang membuatnya tambah manis.

”Lain kali hati-hati saat berjalan. Kita lanjutkan pelajaran sekarang” Mereka memulai pelajaran, tapi selama pelajaran berlangsung perhatian Eeteuk selalu mengarah ke gadis itu.

’Teng…teng’

Jam istirahat…

”Kau tadi kenapa?” tanya Sungmin yang melihat Eeteuk terus-terusan mengelus-elus kakinya yang masih sedikit sakit.

”Yang duduk disana itu siapa?” tanya Eeteuk sambil menunjuk tempat duduk gadis yang membuatnya tidak konsentrasi dalam belajar itu.

”Oh, namanya Eunmin. Memangnya kenapa?”

”Jadi namanya Eunmin” Eeteuk mengangguk dan terus mengelus-elus kakinya.

”Apa sangat sakit?” tanya Sungmin membuyarkan lamunan Eeteuk.

”Ah…apa? oh, hanya sedikit lecet” kata Eeteuk seraya memberitahu Sungmin ’jangan khawatir’.

Tiba-tiba…

”Hyung!!!tolong aku!!!” teriak Eunhyuk mengagetkan dua orang yang asik mengobrol itu.

”Hyuk, ada apa??” tanya Sungmin kepada adiknya itu.

”Mereka, mereka, mereka…” Eunhyuk hanya mengatakan hal yang sama, dan membuat Sungmin dan Eeteuk bingung.

”Ada apa??” tanya Eeteuk lagi.

”Mereka, Yo..Yoomin…da..dan…Donghae” mendengar dua nama yang disebutkan oleh Eunhyuk, kedua orang itu langsung berlari dan menuju ke TKP. Eeteuk langsung berlari tanpa memperdulikan kakinya yang sedang sakit itu.

Di kantin…

Semua mata tertuju kepada kedua orang yang sedang bercakap hebat dengan nada suara yang tinggi.

”Kenapa mereka tidak pernah damai jika sudah bertemu?” tanya Youngra mesekipun dia tahu tidak akan ada yang bisa menjawab pertanyaannya itu.

”Sekarang aku tidak perduli lagi jika kau adalah seorang perempuan!” teriak Donghae dan hendak melemparkan pukulan kepada Yoomin yang sudah menunggu untuk menerima pukulan dari Donghae.

”Jangan Donghae, kau jangan membuat masalah disini” cegah Kibum yang langsung menggapai tangan Donghae agar tidak mengenai Yoomin.

Tapi tangan itu mengarah tepat diwajah Ryeowook yang sedang menahan Yoomin.

Ryeowook pun teriak kesakitan. Tapi teriakan itu tidak membuat kedua orang itu berhenti berkelahi.

Karena lepas dari Ryeowook, Yoominpun melancarkan serangan untuk Donghae. Tapi pukulan itu juga meleset ke arah Kibum yang sedang menahan Donghae.

Haemin dan Youngra langsung berlari ke arah pasangan masing-masing.

”Wookie-ah kau tidak apa-apa?” tanya Haemin khawatir. Begitu juga dengan Youngra dan Kibum.

Kedua makhluk yang sedang dilanda emosi itu tidak sadar akan kedua temannya yang yang sedang kesakitan akibat ulah mereka.

Melihat kejadian yang terjadi dikantin tersebut, Sungmin dan Eeteuk langsung berlari menuju ke si pembuat masalah.

”Donghae hentikan, kau tidak melihat keadaan Kibum dan Ryeowook akibat ulah kalian berdua?” kata Sungmin dan menyadarkan adiknya akan keadaan yang ada disekitarnya.

”Yoomin, hentikan. Kau lihat teman-temanmu itu” kata Eeteuk sambil memeluk Yoomin yang matanya masih mengarah ke Donghae.

Akhirnya mereka berdua berhenti dan segera berlari kearah dua korban yang terluka akibat pertengkaran diantara mereka.

”Kau tidak apa-apakan, maaf aku tidak sengaja tadi” kata Yoomin khawatir dengan keadaan teman sebangkunya itu.

Kibum mengangguk dan tersenyum, meskipun pipinya masih sakit menerima tinjuan yang dahsyat dari seorang Yoomin.

”Wookie kau tidak apa-apakan. Wookie sadarlah, jangan tinggalkan aku. Aku tidak sengaja tadi. Ayo, sadarlah..” Donghae berusah membangunkan Ryeowook yang dari tadi sudah tak sadarkan diri.

”Donghae, cepat bantu aku membawa Wookie ke UKS” kata Haemin khawatir dengan keadaan pacarnya itu.

Donghae segera membantu Haemin membawa Ryeowook ke UKS. Sungmin dan Eeteuk membawa Kibum yang tak mampu untuk berjalan.

Yoomin merasa bersalah, dan berlari menuju taman sekolah yang sepi dari keramaian.

Eunhyuk mengikuti Yoomin, karena khawatir dengan gadis yang sudah dianggapnya sebagai adik sendiri itu.

Di taman sekolah…

”Kenapa aku memukulnya?kenapa?aku bodoh seharusnya aku tidak memukulnya!!” Yoomin terus menyalahkan dirinya, dan telah menjatuhkan air matanya.

Eunhyuk yang khawatir dengan keadaan Yoomin, mendekatinya dan berusaha menghiburnya.

”Kau tidak salah, kau tidak sengaja memukulnya. Jadi jangan salahkan dirimu sendiri” tapi Yoomin masih terus menyalahkan dirinya dan mengulang-ulang perkataan yang sama.

Eunhyuk merasa tidak diperhatikan oleh Yoomin, dan akhirnya memeluk Yoomin yang pikirannya sedang kacau itu. Yoomin terkejut dengan tingkah laki-laki yang berusaha menghiburnya itu.

”Jangan menyalahkan dirimu sendiri. Kau tadi sama sekali tidak sengaja. Jangan menangis lagi, OK?” hibur Eunhyuk sambil memeluk Yoomin.

”Terima kasih, oppa” kata Yoomin dan membalas pelukan Eunhyuk.

”Tidak perlu berterima kasih, aku sudah menganggapmu sebagai adik sendiri” kata Eunhyuk didalam hati.

Di UKS…

”Dia hanya terkejut, terus pingsan. Nanti kalau sudah sadar dia akan sehat kembali…..” seorang gadis yang sedang merawat Ryeowook dan Kibum memberitahu keadaan kedua korban itu.

Sungmin melihat kearah Eeteuk yang pandangannya terus kearah gadis itu.

”Eunmin-ah, aku titip anak-anak ini ya. Ada yang harus aku kerjakan. Ayo!!” Sungmin langsung keluar UKS, dan menarik tangan Eeteuk yang tak henti-hentinya melihat gadis yang berama Eunmin itu.

”Oppa!!” teriak Yoomin dan membuat Eeteuk terkejut.

“Ah!!!Yoomin. Kau mengagetkanku!” kata Eeteuk yang tak kalah nyaringnya.

“Lagian, dari tadi melamun terus. Apa yang dilihat sih?” Yoomin melihat ke dalam ruangan UKS, dan mendapatkan seorang gadis yang cantik sedang merawat teman-temannya.

”Kau menyukainya ya?” kata Yoomin asal.

”Ah…tidak, aku tidak menyukainya” sangkal Eeteuk, dan perkataan adiknya itu berhasil membuat wajah Eeteuk merah.

”Kalau kau tidak menyukainya, kenapa wajahmu merah?” ledek Yoomin lagi. Sungmin dan Eunhyuk tertawa dengan kerasanya.

”Aisshhh, sudahlah” Eeteuk tak bisa lagi melawan perkatan demi perkataan yang dilontarkan oleh adiknya itu.

”Sudahlah, Hyuk mau ikut nggak. Sebentar lagi pelajaran dimulai” ajak Sungmin kepada Eunhyuk.

”Kau masuk saja, aku kekelas dulu” kata Eunhyuk kepada Yoomin yang langsung masuk ke ruangan UKS.

”Mereka tidak apa-apa kan?” tanya Yoomin kepada seluruh orang yang sedang ada di UKS.

”Tidak apa-apa. Nanti kalau sudah sadar dia akan sehat kembali” jawab Haemin sambil memegang tangan Ryeowook yang sedang tak sadarkan diri.

”Kalian berdua masuk ke kelas saja dulu, nanti kami menyusul kalau mereka sudah sadar” tambah Youngra.

Donghae dan Yoominpun mengikuti perintah teman-temannya itu.

Diperjalanan menuju ke kelas, kedua orang itu hanya bungkam. Takut akan menambah korban luka akibat perbuatan mereka.

TBC

5 thoughts on “Hate Become Love *part 3*

  1. wow…ini makin seru nih…malah plus adegan pukul…ganas banget mereka berdua…

    Hyuk segitu pengennya punya adek cewek,,,lanjut author^^

  2. Yaakk~ oppa,, jng maen pkul2an! Baonk! :9 Mening bunuh2an ajj,, ting ting ting ^_-a

    Daebak ff’a.. mkin seru! Aku mw jd yoomin! Biar d peluk kunyuk oppa! hehehekekeke~ :)

Comment please? ( ื▿ ืʃƪ)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s