It’s Only You [part 9]

Author            : Afi

Cast                : all members, khususnya cho kyuhyun, kim heechul, lee hyuk jae,

choi si won. Dan beberapa cast tambahan/ khayalan

Kategori         : on writing (long story), 16+

* Part 9 *

KyuHyun PoV

Aku membuka kedua mataku peralahan. Aku mencium sesuatu yang lezat hari ini, aku bangkit perlahan dari tempat tidur dan mencoba merenggangkan otot otot ku. Aku berjalan pelahan melewati SungMin hyung yang masih tersembunyi dibalik selimut berwarna pinknya. Aku membuka pintu kamar dan langsung beranjak menuju kamar mandi

Setelah membersihkan diri, kulangkahkan kakiku menuju dapur dan melihat sosok wanita yang asik bermain didapur. Ku langkahkan kakiku lebih cepat dan langsung membantunya membereskan piring piring di meja makan.

“Pagi bener datangnya, kami masih ada schedule nanti siang masih sangat lama. Lihat belum ada yang bangun kan ?”

“Arasso, tapi aku ada kuliah pagi jadinya aku datang pagi”

“Kalau kau kuliah tidak perlu datang, kami tidak ingin merepotkanmu Airi ah”

“Nde?”Tanyanya membuatku bingung dan sedikit menjulurkan lidahku kearah yang berlawanan

“Ani… jika Leeteuk hyung tahu ini. Kami yang akan dimarahi”ujar ku membuatnya mengangkat bahunya pelan

Sudah hampir sebulan EunMi selalu mengurusi kami layaknya seorang ibu, sudah hampir sebulan juga kami merasakan bertemu kembali dengan Airi. Ya ini salah, kami menganggap keberadaan EunMi hanya sebagai pengganti Airi, walau sebenarnya hati ku berkata lain. Sampai sekarang aku masih mencintai EunMi. Bagaimanapun EunMi adalah wanita pertama yang sangat ku cintai.

Suara terbukanya pintu kamar membuyarkan semua lamunanku. Aku menggeleng kepala sedikit dan melihat sosok Yesung Hyung yang keluar dari kamarnya. Ia segera masuk kekamar mandi, aku menghela nafas pelan dan kembali membantu EunMi didapur.

“Oppa aku pergi dulu, sampai nanti”ujarnya

“Ne, gomawo ya. Hati hati dijalan”ujarku sambil melambaikan tanganku

Aku berjalan perlahan memasuki rumah dan langsung duduk disofa sambil menyalakan televisi. Ku mainkan jemariku di remote TV sambil terus mencari acara yang bisa membuatku terpaku. Belum lama bertaut dengan TV tiba tiba terdengar suara telfon yang langsung membuatku bangkit berdiri dan mengangkatnya

“Yoboseyo ?”jawabku

“Yoboseyo, Kyunie ah”

“Heechul hyung ? wae ?”

“Apa ada Eunhyuk disana ?”

“Ne, tapi dia belum bangun. Mau ku bangunkan ?”

“ani… gwenchana, nanti ku telfon lagi”

“ne… arasso”ujarku dan langsung meletakkan telfon dan melirik kearah jam dinding yang sudah menunjukkan pukul 8 pagi.

Tidak biasanya Hyung bangun sesiang ini. Aku berjalan perlahan dan mencoba membuka kamar Eunhyuk hyung. Pintunya terbuka dengan mudah, tidak mungkin Eunhyuk hyung lupa mengunci pintunya. Ku buka pintu kamarnya dan tidak ada siapapun disana. Eunhyuk hyung dimana ? pikirku, kulangkahkan kakiku dan melihat beberapa foto berserakan di atas meja.

Ini semua foto Airi, hyung benar benar tidak bisa melupakannya. Hyung tidak boleh seperti ini terus dia harus sembuh dari pilu hatinya. Aku langsung membenahi foto foto itu dan menaruhnya kembali di dalam laci meja. Aku berjalan perlahan menuju kamarku dan segera mempersiapkan diri untuk schedule siang ini.

Tidak ku sangka. Saat EunMi dan aku putus, aku sangat kecewa sampai sampai melakukan hal yang bodoh. Aku terlalu berlebihan saat itu. Ku kenakan kemeja putihku dan kembali bercermin. Bagaimana perasaan EunHyuk hyung ya. Selama ini dia selalu tertawa dan ceria dihadapan kami. Tanpa kami sadari, ia benar benar merasa kehilangan Airi didalam hatinya

***

“Kalian mau makan apa ? masih ada waktu 1 jam sebelum acara dimulai”

Suasana menjadi sangat ramai ketika manager hyung bertanya seperti itu, semua mengutarakan pendapatnya. Hanya aku dan SiWon hyung yang tetap diam disudut ruangan, SiWon hyung masih bertaut dengan ponselnya. Sementara aku hanya sibuk dengan gameku yang ada di laptop ku.

“Kyunie ah ? kau mau jajangmyeon ?”

“Ne, apa saja boleh hyung”jawabku singkat

“Kau ini sudahi dulu main gamenya, sebentar lagi kita makan”ujar Heechul hyung sambil menepuk bahuku

“Ne hyung”ujarku dan segera mematikan laptop ku dan langsung duduk di sebelah SiWon hyung yang masih sibuk dengan ponselnya

“Wae ?”tanyanya saat aku bersandar lemas di sofa

“Ani… aku tidak apa apa kok”

“Aku sudah lama mengenalmu babo ! ini main punya ku saja”ujar SiWon hyung sambil memberikan PSPnya padaku, aku terkekeh pelan dan segera mengambil PSPnya

“Gomawo … ini untuk hyung”ujarku sambil memberikan sebotol cola kesukaannya

“Magnae yang menggemaskan”ujarnya sambil menepuk bahuku dan beranjak dari tempat duduknya

Aku tersenyum kecil dan kembali berfikir, SiWon hyung saja sepertinya sudah bisa melupakan Airi sedikit demi sedikit. Padahal seperti yang kita ketahui sebelumnya, hyunglah yang paling mencintai Airi dari awal pertemuan sampai Airi sudah tiada. Dan mungkin sampai sekarang, Eunhyuk hyung juga harus bisa melakukan itu.

Aku melihat kearah kanan ku dimana Eunhyuk hyung sudah merebahkan tubuhnya dan tertidur dengan menunduk. Ditengah kesibukan dan dalam keadaan menunggu seperti ini biasanya Eunhyuk hyung dan Leeteuk hyung mencuri waktu untuk tidur sejenak, agar saat tampil mereka penuh dengan konsentrasi

Tapi berbeda dengan Leeteuk hyung yang bisa menjaga keseimbangan dalam tidurnya, Eunhyuk hyung sangat sulit menjaga keseimbangan hingga dia hampir terjatuh berkali kali. Aku mendekat kearahnya dan menyodorkan pundakku untuk dijadikan tempat kepalanya bersandar, Eunhyuk hyung terkekeh pelan dan langsung menyandarkan kepalanya di pundakku.

Ku dengar dengkuran halus dari Eunhyuk hyung membuatku merasa nyaman dan tenang, aku tenang karna hyungku dapat tidur dan beristirahat sejenak.

“Oi~ baru tadi kuperingatkan jangan main game sudah main game lagi”

“Hyung, bisa dipelankan sedikit suaranya ? Eunhyuk hyung sedang tidur”

“Aigoooo~ arasso, sebentar lagi makanan datang jangan lupa bangunkan dia”

“Ne,hyung”ujarku membuat Heechul hyung beranjak meninggalkan tempatnya berdiri

Aku beralih ke sisi kananku dan cukup kaget melihat sosok Kairi Noona yang sudah duduk disebelah Leeteuk hyung, sejak kapan Noona ada disana ? aku tersenyum melihat Leeteuk hyung yang menyandarkan kepalanya di pundak Kairi Noona dan menggenggam tangan Kairi Noona. Melihat sosok Kairi Noona, aku jadi semakin merindukan Airi. Seandainya dia masih ada, mungkin kami tidak akan menunggu makanan seperti ini.

Pasti dia sudah datang sambil membawa keranjang bamboo yang penuh makanan yang lezat. Aigooo~ aku ini berfikir apa sih ? ayo Kyuhyun kau harus berfikir lebih realistis lagi, jangan memikirkan hal yang tidak tidak.

Tiba tiba Eunhyuk Hyung menggerakkan kepalanya dan membuka kedua matanya perlahan, Ia beranjak duduk seperti biasanya dan menyandarkan dirinya disofa. Eunhyuk hyung menguap pelan dan sedikit menggelengkan kepalanya.

“Gwenchana hyung ?”

“Ne, gomawo ya. Aku mau cuci muka dulu”

“Eunhyuk ah ini makanan mu”ujar Donghae hyung sambil melemparkan sebungkus kotak makan pada Eunhyuk hyung

“Ne, gamshamnida”ujarnya dan langsung membuka kotak makannya

“tidak jadi cuci muka hyung ?”

“Nanti saja, aku makan saja”ujarnya dan langsung melahap makan siangnya “Lagi pula tidak ada lagi yang akan memarahiku karna hal ini”

Aku terdiam dan berhenti menyuap jajangmyeon yang ada ditanganku. Ku tatap wajah Eunhyuk hyung yang sibuk menyembunyikan matanya yang memerah. Ia terus melahap makanannya, hingga ia tersedak. Aku segera memberikan sebotol air mineral padanya.

“Huah~ bisa tersedak seperti ini”ujarnya sambil mengeluarkan air mata “aigo~ sampai menjatuhkan air mata” ujarnya di balik tawa mirisnya padaku.

Aku hanya tersenyum dan menggangguk kecil, padahal aku tahu Hyung bukan mengeluarkan air mata karna tersedak, tapi dia memikirkan Airi lagi. Airi ah kenapa ? kenapa setiap tahun kami jadi seperti ini ? setelah mengunjungi tempatmu, kami jadi makin merindukanmu. Aku meletakkan semangkuk jajangmyeon ku di meja dan segera beranjak dari tempat dudukku sekarang.

Aku berjalan melalui lorong kecil dan duduk disebuah ruang tunggu yang sepi. Aku terpaku pada seorang wanita bertubuh mungil yang berada di ruang tunggu, di terlihat sedang menelfon. Aku berjalan kearah ruang tunggu dan tak sengaja berpapasan dengan wanita itu, saat ia lewat diarah yang berlawanan denganku

“Baik oppa, aku sedang berjalan kesana” ujar gadis itu membuatku segera berbalik dan menatap punggungnya yang mulai menjauh dari tatapan mataku.

Sweet pea ? wangi dan suara tadi, Airi ?.  Tidak itu tidak mungkin, aku segera duduk di kursi tunggu. Aku menghela nafas panjang sambil mengaruk kepalaku, kenapa jadi seperti ini sih. Kenapa kau selalu membuat aku bingung Airi ! bentakku dalam hati. Aku membenamkan wajahku dibalik kedua tanganku dan terdiam sampai kudengar suara langkah kaki dari arah belakang.

“Oppa kau kenapa ?”ujar seorang wanita dari belakang, aku berbalik dan ternyata kulihat sosok SeoHyun dibalik baju army sambil membawa sebuah tas berwarna pink

“Nde ? ani… ani gwenchana, sedang apa disini ?”

“Aku tadi sedang berkeliling mencari tempat yang enak untuk makan siang, aku lebih suka tempat ini”

“Oh, ne. Kalau begitu aku permisi dulu”ujarku sambil beranjak dari tempat dudukku, kruk~ aigoooo kenapa perutku , aku menunduk pelan dan tak lama dari itu ku dengar tawa riang dari SeoHyun.

“Oppa gwenchana, aku bisa berbagi makanan kok. Duduklah,kaja”ujarnya sambil menarik tanganku, Ia membuka kotak makannya dan menyodorkannya padaku

“Ani… kau lebih membutuhkannya dari pada aku”

“Gwenchana, ibuku membuatnya cukup banyak. Sementara aku tidak boleh makan terlalu banyak, kaja”paksanya sambil menyodorkan kotak makan pinknya padaku

“Gomawo, aku jadi merepotkanmu”

“Gwenchana, ini aku juga beli sebotol teh madu. Ini bagus untuk persiapan suaramu Oppa”ujarnya dengan senyuman yang lembut

“Kalau boleh aku tahu, apa hubungan kalian dengan EunMi shi seperti hubungan kalian dengan Airi shi ?”

“Nde ?”

“itu kalau aku boleh tahu, kalau tidak juga tidak apa”

“Anio, hubungan Super Junior dengan EunMi tidak sedekat itu”

“Jinjja ? tapi yang ku dengar dia rutin menyiapkan sarapan untuk kalian oppa ?”

“Ne , itu benar tapi sesungguhnya itu hanya permintaan tolong dari Airi”

“Airi shi ?”

“ne, ini memang konyol. Tapi begitu kenyataannya”

“Dulu aku sangat iri dengan keberadaan Airi shi diantara kalian”

“ke..kenapa begitu ?”

“Oppa… mungkin bukan aku saja yang iri, ELF juga sangat iri dengannya. Seorang wanita biasa bisa bebas keluar masuk ke dorm kalian, ikut setiap schedule kalian, tahu apapun tentang kalian, bahkan dia bisa pergi kapanpun dengan kalian. Layaknya Geum JanDi di Kdrama Boys Before Flower kan ?”

“Kau ini, kami bukan F4 tapi F13”

“Ne… aku tahu, aku saja yang sudah berkerja keras untuk debut belum bisa sedekat itu dengan kalian”tambahnya membuat tersenyum kecil

“Airi bukan wanita biasa Seohyun shi, dia wanita luar biasa. Dan… jika ingin dekat kami kau tidak perlu repot seperti itu, kami terbuka dengan siapapun kok”

“Dia memang hebat, dia bisa membuat sifat seseorang berubah jadi lebih baik”

“Ne, kau benar. Dia benar benar luar biasa”

“Kyuhyun ah !”teriak seseorang dari belakang kami “TaeYoon shi, SeoHyun shi ada disini ”seru Leeteuk hyung membuatku berbalik dan tersenyum

“Jinjja syukurlah !”

“Sepertinya kita dicariin sama Leader masing masing”

“Ne… sama kakak tertua juga Oppa”

“Aigo~ magnae kita yang satu ini, pergi kemana saja ? Onnie dari tadi mencarimu”

“Mianhae onnie, aku hanya makan siang”

“Kau juga ! Magnae yang sangat sulit ditebak, pergi tidak bilang bilang”

“Mianhae hyung ah”ujarku sambil memeluk bahunya pelan

“Arasso kaja, kita kembali ke waiting room”ujar Leeteuk hyung “Ne, kami duluan. Sampai ketemu”ujarnya sambil menunduk sopan

“Ne sampai ketemu ”

“Sampai Ketemu Oppa”ujar mereka bersamaan

Aku berjalan mengikuti Leeteuk hyung hingga ke ruang tunggu, kulihat Eunhyuk hyung yang sudah merekahkan senyumannya saat bertemu dengan Shinee Minho. Ku ambil jasku dan segera memakainya. Ku lihat semua hyungku yang sudah siap dengan pakaian masing masing, bahkan Donghae hyung juga sudah melatih koreonya sendiri. Semua kembali seperti semula sampai kenangan Airi akan teringat lagi.

***

EunMi PoV

Aku meringkuk disudut ruangan sambil memeluk lututku sendiri, kupandangi semua orang yang berlalu lalang dihadapanku. Aku berada disebuah kamar yang cukup berantakan dengan lukisan yang berjejeran dilantai.Setelah selesai merias,aku kembali meringkuk disini. Ini dingin sekali, udara diluar juga sampai pada 3 derajat celcius. Ku gesekan kedua tanganku agar mendapatkan kehangatan.

“EunMi ah ~ gwenchana ?”ujar seseorang yang langsung duduk disebelahku dan memberikanku segelas teh hangat

“Wa… hangat. Joengmal gomawo Oppa”ujarku

“Maaf ya seharusnya kau tidak repot dengan syuting video klip ini”

“Ani… gwenchana, aku yang mau datang. Oh ya bagaimana dengan lukisan EunHo ?”

“tenang saja, kami memakainya kok. Luar biasa karya adikmu tidak pernah mengecewakan”

“Arasso, gomawo atas pujiannya”

“Heechul sshi ! kaja kita mau take”

“Ne arasso. Ahm EunMi aku tinggal dulu”ujarnya sambil beranjak dari tempat duduknya

Aku megangguk pelan dan tersenyum kecil. Saat sang sutradara berteriak take, sosok Heechul Oppa benar benar berubah. Alunan musik yang menusuk hati mulai memberikan efek kesedihan padanya. Ia berbaring ditempat tidur, wajahnya benar benar sedih karna dalam kisah ini Heechul Oppa dan Victoria shi baru saja memutuskan hubungan dan merasakan kesakitan yang amat sangat.

Heechul Oppa benar benar luar biasa, dia benar benar menghayati perannya. Tidak perlu menunggu lama, air matanya sudah jatuh kepipinya tepat saat reff teralun ditelinga. Aku cukup terpukau dengan actingnya yang luar biasa, aku seakan ingin ikut menangis dan terlihat ii semua seperti kenyataan dimataku. Aku merasakan debaran kencang didadaku, sampai saat sutradara mengangkat tangannya dan mengatakan ‘Cut’.

Dengan serentak semua orang bertepuk tangan dan memuji acting dari Heechul Oppa. Aku melihat wajah Heechul oppa yang mash terlihat sedih, Ia menunduk sopan dan segera keluar dari ruangan ini. Sontak aku langsung berdiri dan berjalan mengikutinya keluar dari ruangan. Aku menoleh ke kanan dan ke kiri mencari sosok Heechul Oppa, hingga aku berhenti di perempatan lorong kecil.

Aku berhenti karna mendengar isak tangis disana, aku menoleh kearah kananku dan terlihat sosok Heechul Oppa yang bersandar didinding lemah sambil menangis. Ia memeluk kedua lututnya dan menyembunyikan wajahnya disana. Aku sedikit bersembunyi dibalik dinding dan terus mendengarkan isak tangisnya

“Mereka memujiku,mereka memuji acting ku. Tanpa mereka sadari, ini bukan rekayasa, aku benar benar merasakan hal ini dulu”gumamnya membuatku terdiam

Aku baru tahu sekarang, yang dipikirkan Heechul oppa adalah Airi shi, pasti Airi shi. Aku kembali melihat kearah Heechul oppa yang masih meringkuk disudut dinding, Tiba tiba ku dengar langkah kaki seseorang dari arah kiriku. Bagaimana ini ? apa yang harus kulakukan, aku tida mungkin membiarkan mereka menemukan Heechul Oppa dalam keadaan seperti ini.

Aku segera membuka mantel dan jaket tebalku dan segera mendekat kearah heechul Oppa yang masih meringkuk di pojokan ruangan. Ku balut tubuh Heechul Oppa dibalik mantel panjangku, Ia segera menyadari keberadaanku dan menatapku bingung

“Diam lah sebentar”ujarku dan berdiri didepanya

“Ah~ EunMi shi ! apa kau melihat heechul sshi ?”Tanya seorang PD pada ku

“Ne ? mianhae aku tidak melihatnya. Mungkin dia sedang ke toilet tunggu saja sebentar lagi”ujarku sambil tersenyum kecil padanya

Setelah PD itu pergi aku segera duduk dan membuka mantel yang menutupi tubuh Heechul Oppa. Aku menghela nafas lega dan memakai mantelku lagi, Tubuh Heechul Oppa makin gemetar, dia terlihat kurang sehat sekarang

“Oppa gwenchana ? apa Oppa sakit ?”

“Kau tidak perlu melakukan ini ! Minggir”ujarnya sambil menepis tanganku

“Ya ! Sudah ditolongin bukannya berterima kasih”seruku sedikit kesal

“Kau tidak perlu menolongku, minggir”ujarnya dan segera berjalan keluar dari lorong itu. Aku bersandar di dinding dan tersenyum kecil.

Apa Heechul oppa punya diary seperti Eunhyuk Oppa dan Kyuhyun Oppa ? Aku ingin tahu bagaimana cara menahlukkan manusia yang satu itu. Aigooo~ aku kesal sekali. Tapi tidak apa, menarik juga pribadi yang seperti ini. Aku tersenyum kecil dan segera berjalan keluar dari lorong itu menuju ruang studio

To Be Continued….

6 thoughts on “It’s Only You [part 9]

  1. aku agak bgung deh thor… :o (?)
    yp ttp daebak koq crita’a…! I like it! :)

    next part next part next part next part next part ^-^

Comment please? ( ื▿ ืʃƪ)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s