love for me part 1

 

Author :: Yoon Park aka Sarah

Cast ::

Jay Park

Jiyeon

Sandara

Yoon Shi Yoon

 

 

LOVE FOR ME

 

*Ji Yeon POV*

 

“Wah.. beruntung sekali kau..” Sandara, sahabat ku histeris setelah aku bercerita tentang kedekatan ku dengan Jay Park.

Jay Park adalah presiden SMA Yoochun, tempat ku bersekolah. Yah, dia tampan, pintar, dan juga, dia seorang kapten tim sepak bola. Aku sangat suka dengan gayanya. Dia tidak sok keren, tp dia memang keren ^^

“Kamu tau, banyak sekali yg berharap untuk bisa dekat dengan Jay Park. Tapi kamu sungguh beruntung bisa dekat dengan nya.” Ujar Sandara sambil merebahkan tubuhnya ke sofa.

“ya, benar, aku merasa sangat beruntung. Malam ini dia mengajakku makan malam bersama..” ujar ku.

“benarkah? Ini sudah jam 5, cepat mandi dan setelah itu aku akan mengubahmu menjadi seorang putri” canda Sandara.

 

 

“Kau pandai sekali berdandan. Aku yakin, besar nanti kamu akan membuka usaha salon” ujar ku.

Aku memandangi diri ku dicermin. Sandara benar2 mengubahku menjadi seorang putri.

“ahh.. bisa saja kau.. ehmm sudah jam setengah 7, sebentar lagi Jay Park akan menjemputmu, lebi baik aku pulang dulu.. sampai jumpa besok disekolah” Sandara berpamitan untuk pulang.

“Sandara.. maaf merepotkanmu..” ujar ku mersa bersalah karna aku mengundang nya kerumah hanya untuk mendandaniku.

“Tidak merepotkan kok.. aku pulang dulu ya” Sandara berjalan keluar.

“Gomawo, Sandara” aku tidak lupa untuk berterima kasih.

Sandara membalikan badan dan tersenyum pada ku.

 

 

 

 

*JiYeon POV*

Sekarang aku sudah sampai disebuah restoran besar. Restoran ini didesain menyerupai sebuah kerajaan. Sangat mewah. Seorang pelayan mengantarkanku dan JayPark kesebuah ruangan yang luas. Ada sebuah piano di pojok ruangan. Lampu diruangan itu tidak terlalu terang, bisa dibilang, remang-remang, tapi ada beberapa lilin yang indah di tengah meja makan. Ruangan ini mungkin khusus untuk “candle light dinner”. Pelayan itu lalu meninggalkan ruangan setelah mengantarkan kami.

Jay Park menarik kursi dan mempersilakan aku untuk duduk. Seorang pelayan kembali masuk untuk mengantarkan makanan. Dan pemain piano mulai memainkan instrument sebuah lagu.

 

*JayPark POV*

 

“Ji Yeon.. kamu cantik sekali..” aku memuji Jiyeon yang memang sangat cantik.

Ji Yeon hanya membalas dengan senyuman.

Aku dan Jiyeon mulai menyantap makanan yang ada.

“Apa makanan nya enak?” Tanya ku

“Ya.. sangat enak.. suasana nya juga sangat romantis” jawab Jiyeon. Walau tak begitu terang, tapi aku bisa melihat wajahnya memerah.

“Kau suka?” Tanya ku lagi

“Ya..” jawab nya.

Setelah kami menghabiskan makanan, seorang pelayanan membersihkan mejanya, dan seorang pelayan lagi membawa sebuah kotak cincin dan memberikannya padaku. Malam ini aku akan menyatakan perasaan ku pada Jiyeon. Aku membuka kotak cincin itu dan memberikannya pada JiYeon.

“Would you be my girlfriend, Ji Yeon?”

“Yes” Jiyeon menjawab singkat.

Aku memakaikan cincin itu ke jari Ji Yeon.

Kita resmi jadian =)

 

*Ji Yeon*

 

Di sekolah..

Aku menceritakan semua kejadian tadi malam pada Sandara.

“Kamu benar benar sangat sangat sangat beruntung jadi pacar presiden sekolah kita” komentar Sandara.

Aku tersenyum mendengar komentar Sandara. Dia benar, aku memang beruntung. Banyak sekali yang suka dengan Jay Park. Salah satunya adalah Hyunah, ketua tim cheerleader. Aku kira Jay Park juga menyukai Hyunah, tapi ternyata tidak.

 

Tapi sepertinya hubungan ku tidak berjalan baik. Baru 1 minggu kita jadian, sudah ada masalah.

Aku menemukan sms dari Hyunah di handphone milik Jay Park. Hyunah memanggil Jay Park dengan panggilan “sayang”.

“Hyunah memang selalu memanggil ku seperti ini.. tapi aku gak pernah membalas sms nya” ujar Jay Park saat aku meminta penjelasan.

Aku hanya menundukan kepala dan menangis. Aku tak tau harus percaya atau tidak.

“Jiyeon.. please..percaya sama aku” mohon JayPark

Aku berdiri dan pergi meninggalkan JayPark.

 

 

*JayPark POV*
Aku sudah berkali-kali mencoba menghubungi Ji Yeon, tp nomor nya tetap tidak aktif.

“ahh.. Aku harus cari Sandara. Lebih baik aku meminta bantuan nya” pikir ku

Aku mendapat nomor handphone Sandara dari teman sekelasnya yang juga temanku dalam tim sepak bola. Aku langsung menghubungi Sandara.
“Sandara.. apa kita bisa bertemu? Ok, di taman dekat sekolah” aku menyudahi percakapan ku di telepon.

 

Di taman..

“Jay Park.. ada apa mencari ku?” Tanya Sandara

“aku mau minta tolong.. Jiyeon sedang marah pada ku.” Jawab ku

“Masalah Hyunah?”

“Ya.. bagaimana kau bisa tau?”

“Jiyeon cerita pada ku”

“emm.. aku sudah jelaskan, tapi sepertinya dia tidak percaya”

“Ok.. aku akan bantu”

“apa kau ada ide? Apa aku harus memberi bunga pada Ji Yeon agar dia tak marah lagi?”

Sandara tertawa mendengar ide ku

“Cara mu kuno sekali”Ledek sandara.  “Ji Yeon suka hal yang romantis, bagaimana kalau kau bernyanyi di depan rumahnya?”

“ide bagus”

“ok, kita atur”

 

*Sandara POV*

 

AKu mulai menjalankan strategi ini. Mungkin ini terlihat konyol.

Aku menekan bel rumah Ji Yeon. Pasti orang tua Ji Yeon tak ada dirumah. Mereka sibuk di luar negri. Dan hanya pulang 1 kali dalam 2 bulan. Itupun hanya 4 hari mereka pulang kerumah, setelah itu mereka pergi lagi.

Seorang pembantu keluar dan membukakan pintu. Aku masuk dan menuju kamar Ji Yeon. Setelah mengetuk pintu cukup lama, Ji Yeon akhirnya membukakan pintu.

“Tumben sekali kau ke sini tanpa mengabariku” ujar Ji Yeon

“aku sudah menghubungi mu berkali-kali, tapi HP mu tidak aktif” Jelas ku

“hehe.. aku lupa.. HP ku memang aku matikan”

“dasar kau ini..”

“Ji Yeon, kita duduk di paviliun*kaia teras kecil gtu.. hehe =)* saja..aku ingin menikmati angin sore” pinta ku. Kita lalu keluar dan duduk di paviliun kamar. Karna Kamar Ji Yeon berada di lantai atas, dari atas paviliun itu, kita bisa melihat keadaan sekitar di bawah.

 

*Jay Park POV*

 

“ahh.. itu Ji Yeon sudah keluar” batinku

Aku memulai memetik gitar dan menyanyikan sebuah lagu. Aku menyanyikan lagu berjudul “I am sorry” milik B2ST

 
Shiganee heureugo heuluhsuh
Ahpeumee choouhkee dwell ddaemyun
Nareul saranghetdun geu maheumeuro
Doragaol su eetdamyun

I’m sorry girl I’m sorry girl
I’m sorry girl I’m sorry girl
I’m sorry girl I’m sorry girl

Ahmooruhjido ahneun chuk nun wooseumyuh
Dashi naegae dorawajo

 

Selesai menyanyikan lagu iu, aku menelepon Sandara. Sandara memberikan handphone nya pada Ji Yeon agar aku bisa berbicara pada Ji Yeon.

 

“Ji Yeon, aku minta maaf.. tapi tolong percaya sama aku.. aku cuma sayang kamu” ujar ku di telepon.

“ya.. aku percaya sama kamu” jawab Ji yeon

 

 

*Ji Yeon POV*

 

“ya.. aku percaya sama oppa..” ujar ku ditelepon

Aku dan Sandara turun menemui Jay Park.

 

“Kamu gak malu nyanyi ditengah jalan seperti ini?” Tanya ku

“ehhmm.. Gak.. aku nyanyi buat kamu. Gak ada kata malu” jawab Jay Park

“sepertinya, aku mengganggu kalian, aku pulang dulu saja” ujar Sandara

“Biar Jay Park yang mengantar kamu..” ujar ku

“Ya. Biar ku antar, sebagai ucapan terima kasih juga sudah membantu aku”

“hahaha.. baiklah” Sandara mengangguk

“Setelah aku antar Sandara, aku akan kembali ke sini” ujar Jay Park

“Tak perlu, oppa. Aku harus belajar untuk ulangan besok. Lebih baik oppa pulang saja.. sampai bertemu disekolah” ujar ku.

“ok. Bye..” Jay Park dan Sandara pamit untuk pulang.

 

 

*Sandara POV*

Setelah pamit, Aku masuk ke dalam mobil.

Jay Park akan mengantarku pulang.

“Oppa.. boleh aku jujur?” Tanya ku

 

3 thoughts on “love for me part 1

  1. thor lanjutin nya cepet ya. Penasaran!
    Oh ia,aku usulin bnyakin jiyeon ama si yoon nya ya.aku suka jiyoon couple! Please thor..
    Saran ke2. Bikin adegan Nc ya!haha *ditabokauthor

Comment please? ( ื▿ ืʃƪ)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s