Songfic-You Belong With Me

Author : Flameunrii

Cast : Widi, Minho, Kystal

Song : You Belong With Me – Taylor Swift


==================

Pada suatu hari, hiduplah seikat widi dan sekarung minho. Mereka bersahabat sudah sejak lama. Persahabatan mereka terjalin semenjak mereka belum lahir (Lho?) Mereka sangat akrab, pergi dan pulang sekolah selalu bersama-sama kecuali hari minggu.

Hari itu, minho sedang bertelepon ria dengan ceweknya, krystal. “Eh, masak ya kemaren itu pak Jumino kesandung bunga (A/N: Bunga adalah nama samaran guru biologinya author). Trus dia bilangnya ‘Maaf, bu saya ga liat’ Halah, masak bunga segede tronton gitu ga liat. Dusta kali! Buahaha” Minho tertawa terpingkal-pingkal sampe air mata keluar dari hidungnya. Widi ikut ketawa. Tapi dari sebrang telepon suasana mendadak hening.

“Krystal! Krystal!” Minho teriak-teriak manggil nama krystal. Dikirain krystal kenapa-kenapa. Mungkin langsung epilepsi denger cerita minho.

Enggak berapa lama kemudian, terdengar suara krystal menarik nafas panjang, “Minho,” Panggil krystal, suaranya terdengar lembut. “Ya krys?” Tanya minho deg-deg an. Widi juga jadi cenat-cenut.

“CERITA LU GA LUCU WOI! PUIH! APO PULAK TU!! BASI!! TUT TUT TUT” Panggilannya langsung ditutup. Minho sedih, untung dia ga langsung niat buat nyeduh baygon.

You’re on the phone, with your girlfriend she’s upset. She’s going off about something that you said. She doesn’t get your humor like i do~

Ini selasa malam, widi lagi dikamar dengerin musik kpop kayak biasanya. Satu rumah didengungin musik kpop karna widi nyetel volumenya ampe bikin telinga hampir berdarah. Ya, satu rumah resmi mabok kpop. Minho yang tinggal dirumah sebelah aja nyaris pengsan denger lagu Lucifer di obok-obok sama Hello. Menjadi Hello Lucifer. Beda dengan krystal, tetangga belakang rumah widi. Telinganya menjret-menjret denger musik itu. Krystal kesal, hampir aja dia berniat nyirem bensin kerumah widi. Tapi untung ga jadi. Bensin lagi mahal soalnya.

Widi dengerin musik sambil ngapain? Ngupil? Salah! Dia lagi buka album foto yang isinya muka dia ama minho semua. Dari mulai mereka kecil, besar, sampe kecil lagi #eh O.O

I’m in the room, is a typical tuesday night. I’m listening to the kind of music she’s doesn’t like. She’ll never know your story like i do~

Minho sudah pacaran dengan krystal semenjak mereka bertemu dilapangan basket. Ya, minho kapten basket. Krystal kapten cheers. Bukankah mereka sangat cocok? Itu kata orang. Tapi aslinya? Tidak! Selera mereka beda jauh. Krystal suka keju minho suka singkong. Bukan, itu hanya perumpamaan. Saya enggak tau pasti apa memang minho beneran suka singkong. (Kenapa jadi melenceng? o_o)

Yang jelas selera mereka berbeda jauh. Lalu bagaimana dengan widi? Dia berbeda dengan krystal. Dia tau selera minho, dia juga punya banyak hal yang disukai dan itu sejalan dengan minho!

Tapi kenapa? Kenapa minho lebih milih krystal? Kenapa? Karna krystal yang cantik dan anggun selalu mengenakan daster? Maaf, maksudnya rok pendek. Atau karna krystal yang kapten cheers? Krystal kan anak eksis, dia idola disekolah. Sedangkan widi? Dia cuma cewek biasa yang kemana-mana selalu pake t-shirt. Dia bukan siapa-siapa. Hanya orang yang selalu duduk dibangku penonton dan meneriaki nama minho dari sana. Dia, bukan siapa-siapa.

Author ulang… BUKAN SIAPA-SIAPA.

Biar lebih terkesan dramatis, author ulang sekali lagi *ditimpuk*

Dia…BUKAN SIAPA-SIAPA.

But she wears short skirts. I wears t-shirt. She’s cheers captain and i’m on the bleachers~

Dulu, widi paling benci dengan kata ‘Coba’. Kenapa? Karna tiap dia beli ale-ale atau monti. Selalu bacaan gosok-gosoknya ‘Coba lagi’ , ‘Coba terus’, ‘Jangan menyerah’, ‘Coba lebih giat’ (yang terakhir ga ada ya kayaknya ._.)

Tapi, semenjak minho pacaran dengan krystal, widi selalu memikirkan kata coba.

‘Coba aja kalau minho enggak pacaran dengan krystal’

‘Coba aja aku bisa jadi seperti krystal’

‘Coba aja aku bisa menang undian ale-ale’ (Loh?)

‘Coba aja ada hari dimana minho bangun dan buka mata. Kalau orang yang selama ini dia cari itu aku. Orang yang selalu ada didekat dia sepanjang waktu,’

Dreaming bout the day when you wake-up and find that what you’re looking for has been here the whole time~

Hari ini kayak biasa, minho sama widi pulang berdua. Krystal? Paling masih disekolah. Jualan batagor bandung gocap *dihajar biasnya krys*

Maksudnya, kayak biasalah. Krystal selalu punya alasan buat ga jalan kaki pulang sama-sama minho.

‘Mau latian cheers’ Elak krystal hari ini. Akhirnya minho cuman pulang berdua dengan widi. Widi sih senang-senang aja. Sampe dia ngeliat display hapenya minho.

“Foto siapa itu ho?” Tanya widi.

“Kystal.” Kata minho santai. Dia tidak mengalihkan pandangannya sedikitpun dari foto itu. Masih tersenyum memandangi foto krystal yang lagi cheers dengan ketek basah.

If you could see that i’m the one who understand you. Been here all along, so why can’t you see? You belongs with me~

Widi dan minho berjalan beriringan. Widi diam minho apalagi. Suasana jadi hening sampai langit mendadak gelap lalu ada badai kencang terus tiba-tiba aja ada yang jatoh dari langit kedepan mereka sambil teriak-teriak “Lucifer !! Lucifer datang!! Dunia hancur lebur!!” widi sama minho kaget, mereka langsung mencet-mencet tombol ditangannya dan berubah menjadi power ranger pink dan power ranger merah *Plak!* (Hem, maaf kayaknya rada nyasar kecerita power ranger. )

Ralat ya, widi dan minho berjalan pulang. Mereka melintasi sebuah taman, dilihatnya ada bangku taman nganggur. Dengan bringas mereka duduki bangku malang itu. Minho duduk di kiri, widi duduk dilantai. Maksudnya, di sebelahnya minho. Mereka masih diam sampai widi (tanpa) sengaja ngelihat celananya minho yang usang, buluk dan butek *Digampar flames*. Widi ketawa, demi menjaga kerukunan dan kekompakan minho juga ketawa. Suasa yang tadinya hening sekarang sudah cerah kembali. Hore~ mereka menikah dan hidup bahagia selama-lamanya *dibacok*

Walking the streets with you and your worn-out jeans. I can’t help thinking this is how it ought to be. Laughing on a park bench, thinking to myself. Hey, isn’t this easy?~

Widi selesai ketawa. Pegel, kalau kelamaan sekrup dimulutnya ntar jadi kendor lagi (Bukan, widi bukan robocop! Dia manusia). Sementara minho masih asik menertawai dirinya sendiri. Widi senyum, ngelihat minho ketawa. Minho diam… Lalu balas tersenyum pada widi. Widi berpikir, rasanya uda jarang ngelihat minho bisa kaya gini. Minho terlalu sibuk dengan pacarnya. Sampai widi ngerasa minho udah jarang ngasi senyum kewidi. Tapi sejujurnya, widi ga pernah ngelihat minho bisa kaya gini waktu bersama krystal. Ntahlah, kalau itu diluar sepengetahuan widi.

And you’ve got a smile that could light up this whole town. I haven’t seen it in a while since she brought you down. You say you’re fine, I know you better than that. Hey, what ya doing with a girl like that?~

Sabtu malam, waktu widi lagi asik-asiknya ngemil sambil baca-baca komik conan *promosi* (Hey aoyama gosho beri aku royalti ! XD)

Dor!! Dor!! Dor!! pintu widi digedor-gedor dari luar. (kenapa lebih mirip suara pistol ya O.O) Widi bolohok, hampir aja citatonya salah masuk kehidung. Widi murka! *Jeger!!* Dia langsung ngambil kampak dari bawah kasur dan berjalan menuju pintu. Ya, dulu widi memang sempat menjadi anggota kampak merah. Tapi widi sudah bertobat ketika dia digigit ular (Lah, itu mah AA GYM) Widi membuka pintu, sesosok kepala mamanya berdiri didepan pintu tanpa tangan dan kaki #eh

Mamanya widi bilang, dibawah ada minho. Widi manggut-manggut, dia menyerahkan kampak keramat dari perguruan tinggi negri itu kepada mamanya. Lalu widi berjalan menuruni tangga. Widi melihat jam di ruang tamu. Sudah hampir jam 12 malam. Ada apa minho bertamu semalam ini?

Widi keluar, menemui minho dihalaman. Dia melihat minho duduk meringkuk. Widi mendekati minho dan duduk disebelahnya. “Minho kenapa?”

Minho mengangkat kepalanya. Widi kaget, ada air disudut mata minho. Minho menangis. Aigoo~ Minho menceritakan kalau dia baru aja pulang dari rumah sakit. Papanya minho…koma. Minho syok, dia gatau harus nemuin siapa. Tapi dia butuh seseorang untuk curhat. Saat memacu mobilnya tanpa arah tujuan. Cuma satu yang tempat yang terlintas dibenak minho. Rumah widi. Jreng jreng jreng *Pake gebukan drum biar lebih meriah*

Minho bercerita, kalau dia sama papanya sejak dulu punya sebuah mimpi. Yaitu mandi air hangat bersama ikan sapu-sapu ditaman laut bunaken. Abnormal memang, author paham *Digorok flames* Widi ketawa ngedenger impian begonya minho dan papanya *author enggak kapok* Minho yang ngeliat widi ketawa ampe gesek-gesek kepala ditanah, ikutan ketawa-ketiwi hip hura-hura. Yey,yey,yey aku suka dia!! Ow ow ow *plak! author  malah kesambet lagu hip hip hura*

Widi tersadar, dia bertanya pada minho. “Apa krystal tau tentang ini?” “Tidak dia tidak tau,” jawab minho, “Kau tidak menceritakan padanya?”

“Kurasa krystal tidak akan tertarik dengan ini,”

Oh, I remember you driving to my house in the middle of the night. I’m the one who makes you laugh when you know you’re ’bout to cry. And I know your favorite songs and you tell me ’bout your dreams. Think I know where you belong, think I know it’s with me~

Minho sudah merasa lebih baikan. Dia berpamitan pada widi dan pulang kerumahnya. Disebelah rumah widi juga sih -_-. Widi melambai-lambai pada minho sampai minho masuk kedalam mobil dan tiba-tiba hilang O.O Malamnya widi tidak bisa tidur, dia berpikir… Minho dan krystal pacaran. Tapi kenapa minho malah datang padanya? Kenapa minho justru curhat pada widi? Bukan krystal? Apa minho mulai menyadari sesuatu? Apa ini artinya minho mulai sadar, mengabaikan krystal dan mulai melihat widi?

Can’t you see that I’m the one who understands you? Been here all along, so why can’t you see? You belong with me~

Besoknya, disekolah widi berjalan dengan riang gembira, suka cita, makmur sejahtera. Dia bahkan bersenandung kecil ketika melewati lorong kelas 1. Tapi dia seketika diam terpaku ketika melewati lapangan basket. Dilihatnya sepasang remaja yang tengah asik berduaan di bangku yang ada disana. Minho dan Krystal. Minho hanya tersenyum kecil sementara krystal tertawa-tawa sambil mengapit lengan minho. Widi tersenyum, untuk kebahagian minho…dan menertawakan dirinya. Selama ini dia selalu bersama minho, dia selalu ada untuk minho. Dia akan tertawa ketika minho menceritakan hal yang tidak lucu sekalipun. Dia akan berbuat konyol untuk menghibur minho yang sedih.Dia akan terjaga hingga tengah malam jika minho membutuhkannya! Tapi apa yang widi harapkan? Minho melakukan hal yang sama? Hah, mimpi. Minho bahkan tidak pernah melihatnya.

Standing by and waiting at your back door. All this time, how could you not know? Baby, you belongs with me, you belong with me~

Widi menelan ludah, dia melanjutkan langkahnya kekelas. Dalam hati dia berkata, ‘Apa yang kau harapkan widi? Kau hanya pecundang’. Ketika bel pulang berbunyi, widi segera mengemaskan barangnya dan berjalan pulang seorang diri. Dia…tidak mau menunggu minho lagi. Widi terus berjalan seorang diri, dia merasakan pandangannya mulai buram. Ditundukkannya kepalanya masih sambil berjalan. Satu tetes, dua tetes, tiga tetes. Ya, widi menangis. Rasanya dadanya sakit sekali.

“Widi!” sahut sebuah suara laki-laki. Dari suaranya saja widi sudah tahu, itu minho. Minho berlari menghampiri widi. Dengan cepat widi menyeka air matanya. “Eh, widi nangis?” Tanya minho heran. Widi tersenyum kearah minho, “Tadi mataku kelilipan” Kilah widi. “Oh~.” Respon minho, dia balas tersenyum. “Mana krystal?” Tanya widi, kali ini memasakkan untuk tersenyum. “Dia bilang sudah ada janji main kerumah sulli” Jawab minho , lalu berjalan beriringin pulang bersama widi. Seperti hari-hari biasanya. Mungkin akan terus seperti ini. Tidak pernah berubah.

You belong with me. Have you ever thought just maybe. You belong with me? You belong with me~

5 thoughts on “Songfic-You Belong With Me

  1. romantis’a…… :) keren nie ff’a mix ama b.english! belajar.. lanjtukan bwtt ff yg romance. kyuhyuny :) (hehehehe~ nawar)

  2. aigoo~ sumpah ceritanya daebak !!!
    awalnya sukses bikin ketawa ngakak , akhirnya sukses bikin mata berkaca-kaca huhuhu
    nice ff chingu~~~

Comment please? ( ื▿ ืʃƪ)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s